• Tidak ada hasil yang ditemukan

LP Debridement

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LP Debridement"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENDAHULUAN DEBRIDEMENT LAPORAN PENDAHULUAN DEBRIDEMENT

DI RUANG OK SENTRAL / IBS DI RUANG OK SENTRAL / IBS RSUD ULIN BANJARMASIN RSUD ULIN BANJARMASIN

DI SUSUN OLEH : DI SUSUN OLEH : Devi Kharismawati Devi Kharismawati 14.IK.385 14.IK.385

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SARI MULIA BANJARMASIN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SARI MULIA BANJARMASIN

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

2018 2018

(2)

LEMBAR PERSETUJUAN LEMBAR PERSETUJUAN

JUDUL

JUDUL KASUS KASUS : : DebridementDebridement TEMPAT

TEMPAT PENGAMBILAN PENGAMBILAN KASUS KASUS : : OK OK Sentral/IBSSentral/IBS NAMA

NAMA : : Devi Devi KharismawatiKharismawati NIM

NIM : : 14.IK.38514.IK.385

Banjarmasin,………...

Banjarmasin,………...2018...2018

Menyetujui, Menyetujui,

RSUD

RSUD Ulin Ulin BanjarmasiBanjarmasin n Program Program Studi Studi Ilmu Ilmu KeperawatanKeperawatan STIKES Sari Mulia

STIKES Sari Mulia Preseptor

Preseptor Klinik Klinik (PK) (PK) Preseptor Preseptor Akademik Akademik (PA)(PA)

………

……… ……….……….

NIK. NIK.

(3)

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL

JUDUL KASUS KASUS : : DebridementDebridement TEMPAT

TEMPAT PENGAMBILAN PENGAMBILAN KASUS KASUS : : OK OK Sentral/IBSSentral/IBS NAMA

NAMA : : Devi Devi KharismawatiKharismawati NIM

NIM : : 14.IK.38514.IK.385

Banjarmasin,………...

Banjarmasin,………...2018...2018

Menyetujui, Menyetujui,

RSUD

RSUD Ulin Ulin BanjarmasiBanjarmasin n Program Program Studi Studi Ilmu Ilmu KeperawatanKeperawatan STIKES Sari Mulia

STIKES Sari Mulia Preseptor

Preseptor Klinik Klinik (PK) (PK) Preseptor Preseptor Akademik Akademik (PA)(PA)

………

……… ……….……….

NIK. NIK.

(4)

Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan

Debridement Debridement

 A.

 A. DefinisiDefinisi

Debridement merupakan suatu tindakan eksisi yang bertujuan untuk Debridement merupakan suatu tindakan eksisi yang bertujuan untuk membuang jaringan nekrosis maupun debris yang menghalangi proses membuang jaringan nekrosis maupun debris yang menghalangi proses penyembuhan luka dan potensial terjadi atau berkembangnya infeksi sehingga penyembuhan luka dan potensial terjadi atau berkembangnya infeksi sehingga merupakan tindakan pemutus rantai respon inflamasi sistemik dan maupun merupakan tindakan pemutus rantai respon inflamasi sistemik dan maupun sepsis (Chadwick, 2012).

sepsis (Chadwick, 2012).

B. Tujuan B. Tujuan

Menurut OTA (2010) tujuan dilakukan tindakan debridement yaitu : Menurut OTA (2010) tujuan dilakukan tindakan debridement yaitu :

1.

1. Ekstensi dari Ekstensi dari luka aluka akibat trauma kibat trauma untuk identifikasi untuk identifikasi zona zona cidera (cidera ( injuryinjury zone

zone)) 2.

2. Deteksi dan Deteksi dan membuang membuang benda-benda asing benda-benda asing terutama yang terutama yang organikorganik 3.

3. Deteksi dan Deteksi dan membuang membuang jaringan yang jaringan yang tidaktidak viableviable 4.

4. Reduksi Reduksi kontaminasi kontaminasi bakteribakteri 5.

5. Membuat Membuat luka baru luka baru yang yang resisten terhadap resisten terhadap kontaminasi bakterikontaminasi bakteri C.

C. Indikasi Indikasi dan dan KontrindikasiKontrindikasi 1. Indikasi

1. Indikasi

Indikasi dilakukannya tindakan debridement menurut Majid (2011) sebagai Indikasi dilakukannya tindakan debridement menurut Majid (2011) sebagai berikut :

berikut : a.

a. Luka denLuka dengan proses gan proses pemulihan lambat pemulihan lambat disertai fraktur tulandisertai fraktur tulang akibatg akibat kecelakaan atau

kecelakaan atau trauma. trauma.  Jenis fraktur ini biasanya merusak kulit  Jenis fraktur ini biasanya merusak kulit sehingga luka terus mengeluarkan darah dan hematoma. Jika sehingga luka terus mengeluarkan darah dan hematoma. Jika kondisi fraktur sangat parah dan memerlukan pencangkokan kondisi fraktur sangat parah dan memerlukan pencangkokan tulang, debridemen akan dilakukan untuk membersihkan dan tulang, debridemen akan dilakukan untuk membersihkan dan mempersiapkan area fraktur untuk prosedur cangkok.

mempersiapkan area fraktur untuk prosedur cangkok. b.

b. Pasien Pasien yang yang terdiagnosisterdiagnosis  osteomielitis. osteomielitis. Kondisi ini ditandai dengan Kondisi ini ditandai dengan tulang yang meradang akibat infeksi. Kondisi ini jarang terjadi di tulang yang meradang akibat infeksi. Kondisi ini jarang terjadi di negara maju dan umumnya disebabkan oleh bakteri negara maju dan umumnya disebabkan oleh bakteri

(5)

Staphylococcus aureus yang dapat menyebar hingga sumsum Staphylococcus aureus yang dapat menyebar hingga sumsum tulang.

tulang. c.

c. Pasien yang terdiagnosis pertumbuhan Pasien yang terdiagnosis pertumbuhan lesi jinak pada tulang.lesi jinak pada tulang. Dalam kasus tertentu, pencangkokan tulang diperlukan untuk Dalam kasus tertentu, pencangkokan tulang diperlukan untuk menyempurnakan pengobatan, dan debridemen tulang merupakan menyempurnakan pengobatan, dan debridemen tulang merupakan salah satu proses yang harus dijalani.

salah satu proses yang harus dijalani. d.

d. Pasien diabetes Pasien diabetes dengan luka terbuka dengan luka terbuka pada tangan pada tangan atau kaki yatau kaki yangang beresiko mengalami infeksi. Infeksi kaki cukup umum di antara beresiko mengalami infeksi. Infeksi kaki cukup umum di antara pasien diabetes, umumnya memerlukan perawatan khusus dan pasien diabetes, umumnya memerlukan perawatan khusus dan agresif untuk menyelamatkan anggota tubuh dari amputasi total. agresif untuk menyelamatkan anggota tubuh dari amputasi total. e.

e. Korban kebakaran, Korban kebakaran, terutama dengan terutama dengan cedera yang cedera yang agak dagak dalamalam 2. Kontraindikasi

2. Kontraindikasi

Kontraindikasi dilakukannya tindakan debridement menurut Majid (2011) Kontraindikasi dilakukannya tindakan debridement menurut Majid (2011) sebagai berikut :

sebagai berikut : a.

a. Kondisi Kondisi fisik fisik yang yang tidak tidak memungkinkanmemungkinkan b.

b. Gangguan Gangguan pada pada proses proses pembekuan pembekuan darahdarah c.

c. Tidak tersedia donor Tidak tersedia donor yang cukup yang cukup untuk menutup untuk menutup permukaan terbukapermukaan terbuka (raw surface) yang timbul

(raw surface) yang timbul

D.

D. Penatalaksanaan/JeniPenatalaksanaan/Jenis-jenis s-jenis tindakantindakan

Tabel 1. Jenis- jenis debridement (Vowden and Vowden, 2011) Tabel 1. Jenis- jenis debridement (Vowden and Vowden, 2011) Tipe

Tipe MekanismeMekanisme kerja kerja

kelebihan kekurangan

kelebihan kekurangan Siapa Siapa TindakanTindakan autolytic

autolytic Proses Proses alamialami dimana enzim dimana enzim dan dan kelembaban kelembaban tubuh tubuh merehidrasi, merehidrasi, melembutkan melembutkan dan dan melarutkan melarutkan eschar dan eschar dan slough keras. slough keras. Dressing Dressing oklusif atau oklusif atau semi-occlusive semi-occlusive Dapat Dapat digunakan digunakan sebelum atau sebelum atau di antara di antara metode metode debridemen debridemen lainnya lainnya (misalnya (misalnya hidrogel dapat hidrogel dapat diterapkan diterapkan untuk untuk melembutkan melembutkan  jaringan  jaringan sebelum terapi sebelum terapi Prosesnya Prosesnya lambat, lambat, meningkatka meningkatka n potensi n potensi infeksi dan infeksi dan maserasi maserasi Generali Generali s dan s dan spesialis spesialis Debride Debride menggunakan menggunakan dressing yang dressing yang tepat untuk tepat untuk penyembuhan penyembuhan luka yang luka yang lembab lembab

(6)

(hidrogel, (hidrogel, hidrokoloid, hidrokoloid, alginat atau alginat atau Hydrofiber®) Hydrofiber®) membantu membantu mencapai mencapai keseimbangan keseimbangan kelembaban, kelembaban, dengan dengan menyerap menyerap kelebihan kelebihan eksudat atau eksudat atau menyumbang menyumbang kelembaban. kelembaban.

larva), bila ada larva), bila ada sejumlah kecil sejumlah kecil  jaringan yang  jaringan yang tidak layak di tidak layak di luka, yaitu luka, yaitu debridemen debridemen perawatan perawatan Mekanis Metode Mekanis Metode basah-ke-kering kering tradisional tradisional tidak tidak disarankan di disarankan di Inggris. Inggris. Metode yang Metode yang lebih baru lebih baru termasuk termasuk menghilangka menghilangka n jaringan n jaringan yang tidak yang tidak layak dari luka layak dari luka menggunakan menggunakan bantalan bantalan lembut lembut monofilamen monofilamen (Debrisoft®, (Debrisoft®, Activa Activa Healthcare) Healthcare) Menggunakan Menggunakan Debrisoft® bisa Debrisoft® bisa lebih selektif, lebih selektif, cepat dan cepat dan mudah. Hal ini mudah. Hal ini dapat dapat mencapai mencapai penghapusan penghapusan hiperkeratosis hiperkeratosis yang efektif. yang efektif. Nyeri sedikit Nyeri sedikit dialami. Pasien dialami. Pasien bisa bisa menggunakan menggunakan nya di bawah nya di bawah pengawasan pengawasan Tidak cocok Tidak cocok untuk untuk digunakan digunakan pada eschar pada eschar keras dan keras dan kering. Dapat kering. Dapat digunakan digunakan sebagai sebagai prekursor prekursor atau tindak atau tindak lanjut terapi lanjut terapi larva atau larva atau debridement debridement tajam. Tidak tajam. Tidak cocok untuk cocok untuk luka yang luka yang sudah terasa sudah terasa sakit. sakit. Generali Generali s dan s dan spesialis spesialis Debride Debride menggunakan menggunakan Debrisoft® OR Debrisoft® OR Autolytically Autolytically debride dan debride dan mengatur mengatur Debrisoft® Debrisoft® untuk waktu untuk waktu berikutnya. berikutnya. Terapi Terapi larva larva (biosurgis (biosurgis )) Larva lalat Larva lalat botol hijau botol hijau (Lucilia (Lucilia sericata) sericata) mengeluarkan mengeluarkan  jaringan  jaringan devitalised devitalised yang basah yang basah dari luka. dari luka. Larva juga Larva juga mampu mampu Sangat selektif Sangat selektif dan cepat dan cepat Biaya unit Biaya unit lebih tinggi lebih tinggi daripada daripada debridemen debridemen autolitik autolitik namun namun waktu waktu pengobatann pengobatann ya singkat. ya singkat. Perlu Perlu direncanaka direncanaka Generali Generali s dan s dan spesialis spesialis Debride jika Debride jika peralatan peralatan tersedia, atau tersedia, atau rencanakan rencanakan untuk untuk memiliki memiliki peralatan dan peralatan dan debride secara debride secara autolitik untuk autolitik untuk sementara sementara waktu, atau waktu, atau

(7)

menelan menelan organisme organisme patogen yang patogen yang ada. Larva ada. Larva tersedia tersedia longgar atau longgar atau dalam saus dalam saus 'dikantongi' 'dikantongi' n terlebih n terlebih dahulu. Tidak dahulu. Tidak cocok untuk cocok untuk semua semua pasien atau pasien atau luka. luka. Misalnya, lesi Misalnya, lesi ganas; luka ganas; luka yang mudah yang mudah berdarah; berdarah; Mereka yang Mereka yang berkomunika berkomunika si dengan si dengan rongga tubuh rongga tubuh organ atau organ atau berada di berada di dekat dekat pembuluh pembuluh darah utama; darah utama; luka dengan luka dengan  jaringan  jaringan devitalised devitalised kering; luka kering; luka dengan dengan eksudat eksudat berlebihan berlebihan atau dimana atau dimana larva tidak larva tidak dapat dapat terlindung terlindung dari dari kerusakan. kerusakan. Hati-hati Hati-hati dengan dengan antikoagulan antikoagulan rujuk jika rujuk jika sensitif sensitif terhadap terhadap waktu waktu ultrasonik Perangkat ultrasonik Perangkat mengirimkan mengirimkan ultrasound ultrasound baik secara baik secara langsung langsung dengan dengan tempat tidur tempat tidur luka atau luka atau melalui melalui larutan yang larutan yang terionisasi terionisasi Segera dan Segera dan selektif. Dapat selektif. Dapat digunakan digunakan untuk untuk debridemen debridemen excisional dan excisional dan / atau / atau debridemen debridemen perawatan perawatan selama selama beberapa sesi. beberapa sesi. Ketersediaan Ketersediaan terbatas terbatas karena biaya karena biaya dan dan kebutuhan kebutuhan peralatan peralatan khusus yang khusus yang lebih tinggi. lebih tinggi. Membutuhk Membutuhk an waktu an waktu penyiapan penyiapan spesialis

spesialis Rujuk Rujuk jikajika tidak ada tidak ada spesialis spesialis

(8)

(MIST®; (MIST®; Celleration). Celleration). Sebagian Sebagian besar besar mencakup mencakup sistem irigasi sistem irigasi built-in dan built-in dan dilengkapi dilengkapi dengan dengan berbagai berbagai probe untuk probe untuk  jenis luka yang  jenis luka yang

berbeda berbeda Memiliki Memiliki beberapa beberapa aktivitas aktivitas antimikroba antimikroba dan dan pembersihan pembersihan yang lebih yang lebih lama lama (melibatkan (melibatkan sterilisasi sterilisasi potongan potongan tangan) tangan) daripada daripada debridemen debridemen tajam. tajam. Mungkin Mungkin memerlukan memerlukan beberapa beberapa perawatan perawatan hydrosurg hydrosurg ical ical Penghapusan Penghapusan  jaringan mati  jaringan mati menggunakan menggunakan sinar garam sinar garam berenergi berenergi tinggi sebagai tinggi sebagai alat pemotong alat pemotong Waktu Waktu pengobatan pengobatan singkat dan singkat dan selektif. selektif. Mampu Mampu menghapus menghapus sebagian sebagian besar, jika besar, jika tidak semua, tidak semua,  jaringan  jaringan devitalised dari devitalised dari luka tidur luka tidur tanpa tanpa mengorbankan mengorbankan  jaringan sehat.  jaringan sehat. Bisa juga Bisa juga menghilangkan menghilangkan  jaringan  jaringan hiperkeratotik hiperkeratotik dari pinggir dari pinggir luka luka Membutuhk Membutuhk an peralatan an peralatan dan dan pelatihan pelatihan khusus. khusus. Potensi Potensi penyebaran penyebaran infeksi infeksi aerosol. Bisa aerosol. Bisa menyakitkan. menyakitkan. Tidak selalu Tidak selalu tersedia dan tersedia dan dikaitkan dikaitkan dengan biaya dengan biaya yang lebih yang lebih tinggi, meski tinggi, meski seringkali seringkali hemat biaya hemat biaya bila bila dibandingka dibandingka n dengan n dengan debridemen debridemen bedah, bedah, karena tidak karena tidak memerlukan memerlukan waktu teater. waktu teater. spesialis

spesialis Rujuk Rujuk jikajika tidak ada tidak ada spesialis spesialis Tajam Penghapusan Tajam Penghapusan  jaringan mati  jaringan mati atau jaringan atau jaringan devitalised devitalised menggunakan menggunakan Selektif dan Selektif dan cepat. Tidak cepat. Tidak ada analgesia ada analgesia yang biasanya yang biasanya dibutuhkan. dibutuhkan. Praktisi harus Praktisi harus dapat dapat membedaka membedaka n jenis n jenis  jaringan dan  jaringan dan Praktisi Praktisi terlatih terlatih (ahli (ahli penyakit penyakit kaki, kaki, Rujuk jika Rujuk jika tidak ada tidak ada spesialis spesialis

(9)

pisau bedah, pisau bedah, gunting dan / gunting dan / atau forsep atau forsep tepat di atas tepat di atas tingkat tingkat  jaringan yang  jaringan yang layak. layak. Dilaksanakan Dilaksanakan bersamaan bersamaan dengan terapi dengan terapi lain (misalnya lain (misalnya debridemen debridemen autolitik). autolitik). Bentuk Bentuk debridemen debridemen yang paling yang paling umum umum digunakan digunakan dalam dalam mengelola kaki mengelola kaki diabetic diabetic Bekerja paling Bekerja paling baik pada baik pada eschar yang eschar yang lebih keras lebih keras yang bisa yang bisa digenggam digenggam dengan dengan forceps forceps memahami memahami anatomi anatomi karena karena prosedur prosedur membawa membawa risiko risiko kerusakan kerusakan pada pada pembuluh pembuluh darah, saraf darah, saraf dan tendon. dan tendon. Tidak Tidak seefektif seefektif peleburan peleburan empuk empuk lembut. lembut. Tidak Tidak menghasilka menghasilka n n debridemen debridemen total dari total dari semua semua  jaringan yang  jaringan yang tidak layak tidak layak perawat perawat spesialis spesialis ) dengan ) dengan pelatiha pelatiha n n spesialis. spesialis. Bisa Bisa dilakuka dilakuka n di n di samping samping tempat tempat tidur tidur atau di atau di klinik klinik bedah

bedah Eksisi Eksisi atauatau reseksi yang reseksi yang lebih luas dari lebih luas dari  jaringan yang  jaringan yang tidak layak, tidak layak, termasuk termasuk pengangkatan pengangkatan  jaringan sehat  jaringan sehat dari celah dari celah luka, sampai luka, sampai tempat tidur tempat tidur luka berdarah luka berdarah yang sehat yang sehat tercapai. tercapai. Selektif dan Selektif dan paling baik paling baik digunakan digunakan pada area pada area yang luas yang luas dimana dimana diperlukan diperlukan pemindahan pemindahan yang cepat yang cepat Hal ini dapat Hal ini dapat menyakitkan menyakitkan bagi pasien bagi pasien dan anestesi dan anestesi biasanya biasanya diperlukan. diperlukan. Terkait Terkait dengan biaya dengan biaya yang lebih yang lebih tinggi terkait tinggi terkait dengan dengan waktu waktu Harus Harus dilakuka dilakuka n oleh n oleh ahli ahli bedah, bedah, podiatris podiatris t atau t atau perawat perawat spesialis spesialis dengan dengan pelatiha pelatiha n yang n yang sesuai, sesuai, di ruang di ruang operasi operasi Lihat Lihat

(10)

E.

E. Pemeriksaan Pemeriksaan penunjangpenunjang

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan sebelum tindakan debridement Pemeriksaan penunjang yang dilakukan sebelum tindakan debridement menurut Majid (2011) sebagai berikut :

menurut Majid (2011) sebagai berikut : 1. Rontgen

1. Rontgen 2.

2. Laboratorium: darah lengkap, Laboratorium: darah lengkap, tes fungsi tes fungsi ginjal, tes ginjal, tes fungsi hati, fungsi hati, analisa gasanalisa gas darah (untuk penderita luka bakar dengan kecurigaan trauma inhalasi), darah (untuk penderita luka bakar dengan kecurigaan trauma inhalasi), serum elektrolit, serum albumin.

serum elektrolit, serum albumin.

F.

F. Pahtway Pahtway KeperawatanKeperawatan

Ulkus, luka bakar, jaringan nekrotik Ulkus, luka bakar, jaringan nekrotik

Pembedahan debridement Pembedahan debridement

Pre

Pre operasi operasi Intra Intra operasi operasi Post Post operasioperasi

Tindakan pembedahan Tindakan pembedahan Luka insisi Luka insisi Sumber : (Mutaqqin, 2008) Sumber : (Mutaqqin, 2008) Kerusakan Integritas kulit

Kerusakan Integritas kulit

Resiko Infeksi Resiko Infeksi Nyeri Nyeri Akut Akut ansietas ansietas Resiko perdarahan Resiko perdarahan Ulkus, luka Ulkus, luka bakar, bakar,  jaringan  jaringan nekrotik nekrotik Kurangnya Kurangnya informasi informasi Merangsang Merangsang area sensorik area sensorik Jaringan Jaringan terputus terputus Pengeluaran Pengeluaran histamine dan histamine dan prostaglandin prostaglandin Jaringan Jaringan terbuka terbuka Proteksi Proteksi kurang kurang Masuknya Masuknya mikroorganisme mikroorganisme

(11)

G. Gambar G. Gambar

(12)

H.

H. Diagnosa Diagnosa Keperawatan Keperawatan dan dan Intervensi KeperawatanIntervensi Keperawatan

Diagnosa Keperawatan dan Intervensi Keperawatan menurut NANDA (2012) Diagnosa Keperawatan dan Intervensi Keperawatan menurut NANDA (2012) 1.

1. Pre Pre operasioperasi Diagnosa Diagnosa Keperawatan Keperawatan NOC NIC NOC NIC Kerusakan Kerusakan integritas kulit integritas kulit berhubungan berhubungan dengan dengan penurunan penurunan sirkulasi sirkulasi

Tissue integrity : skin Tissue integrity : skin

and mucous and mucous membranes membranes Setelah dilakukan Setelah dilakukan tindakan keperawatan tindakan keperawatan masalah teratasi masalah teratasi dengan kriteria hasil : dengan kriteria hasil : 1. Tidak ada luka/lesi 1. Tidak ada luka/lesi

pada kulit pada kulit 2.

2. Perfusi Perfusi jaringan jaringan baikbaik 3. Mampu 3. Mampu mempertahankan mempertahankan kelembaban kulit kelembaban kulit 4. Menunjukan 4. Menunjukan pemahaman dalam pemahaman dalam proses perbaikan proses perbaikan kulit dan mencegah kulit dan mencegah terjadinya cedera terjadinya cedera berulang berulang Pressure Management Pressure Management 1.

1. Anjurkan Anjurkan pasienpasien

pasien untuk pasien untuk menggunakan pakaian menggunakan pakaian yang longgar yang longgar

2. Hindari kerutan pada 2. Hindari kerutan pada

tempat tidur tempat tidur 3.

3. Jga Jga kebersihan kebersihan kulitkulit 4.

4. Mobilisasi Mobilisasi pasienpasien setiap 2 jam sekali setiap 2 jam sekali 5.

5. Monitor Monitor kulit kulit akanakan adanya kemerahan adanya kemerahan  Ansietas  Ansietas berhubungan berhubungan dengan dengan tindakan invasif tindakan invasif  A

 A nxnxiety siety s elf-contrelf-controlol Setelah dilakukan Setelah dilakukan tindakan keperawatan tindakan keperawatan kecemasan teratasi kecemasan teratasi dengan kriteria hasil : dengan kriteria hasil : 1.

1. Vital Vital sign sign dalamdalam batas normal (TD,N, batas normal (TD,N, S,RR)

S,RR) 2.

2. Klien Klien mampumampu mengidentifikasi dan mengidentifikasi dan mengungkapkan mengungkapkan gejela cemas gejela cemas 3. Mengidentifikasi, 3. Mengidentifikasi, mengungkapkan mengungkapkan dan menunjukkan dan menunjukkan teknik untuk teknik untuk mengontrol cemas mengontrol cemas 4.

4. Cemas Cemas berkurangberkurang

 A

 A nxnxiety reduiety reductictionon 1.

1. kaji kaji tingkat tingkat kecemasankecemasan klien klien 2. 2. observasi observasi TTVTTV (TD,N,S,R) (TD,N,S,R) 3.

3. Gunakan Gunakan pendekatanpendekatan yang menenangkan yang menenangkan 4.

4. Jelaskan semua Jelaskan semua proseprose dur dan apa yang dir  dur dan apa yang dir 

asakan selama asakan selama prosedur  prosedur  5. Anjurkan 5. Anjurkan kepada

kepada keluarga keluarga untukuntuk selalu mendampingi selalu mendampingi klien

klien 6.

6. InstruksikaInstruksikan n pada pada pasipasi en untuk menggunaka en untuk menggunaka n

n tehnik tehnik relaksasirelaksasi seperti nafas dalam. seperti nafas dalam.

(13)

2. Intra Operasi 2. Intra Operasi Diagnosa Diagnosa Keperawatan Keperawatan NOC NIC NOC NIC Resiko Resiko perdarahan perdarahan dengan faktor dengan faktor resiko proses resiko proses pembedahan pembedahan B

B loolood ld losos e e ss everityeverity Setelah dilakukan Setelah dilakukan tindakan keperawatan tindakan keperawatan selama proses selama proses keperawatan keperawatan diharapkan masalah diharapkan masalah risiko perdarahan tidak risiko perdarahan tidak terjadi dengan kriteria terjadi dengan kriteria hasil:

hasil: 1.

1. Tidak Tidak terjaditerjadi perdarahan perdarahan 2.

2. TTV TTV dalam dalam batasbatas normal

normal 3.

3. Hb Hb dan dan Hmt Hmt dalamdalam batas normal

batas normal 4.

4. Tidak Tidak ada ada distensidistensi abdominal

abdominal

Bleeding precautions Bleeding precautions 1.

1. Monitor Monitor vital vital signsign 2.

2. Monitor Monitor perdarahanperdarahan pada

pada

daerah pembedahan daerah pembedahan 3.

3. Ingatkan Ingatkan operator operator dandan asisten bila terjadi asisten bila terjadi perdarahan hebat perdarahan hebat 4.

4. Pertahankan Pertahankan patensi patensi IVIV line

line 5.

5. Monitor Monitor status status intakeintake dan output cairan dan output cairan

3.

3. Post Post OperasiOperasi Diagnosa Diagnosa Keperawatan Keperawatan NOC NIC NOC NIC Nyeri akut Nyeri akut berhubungan berhubungan dengan agen dengan agen injury fisik injury fisik Pain control Pain control Setelah dilakukan Setelah dilakukan tindakan keperawatan tindakan keperawatan diharapkan masalah diharapkan masalah nyeri berkurang atau nyeri berkurang atau hilang dengan kriteria hilang dengan kriteria hasil:

hasil: 1.

1. Melaporkan Melaporkan nyerinyeri berkurang

berkurang 2.

2. Menyatakan Menyatakan rasarasa nyaman

nyaman 3.

3. Mampu Mampu mengenalimengenali nyeri (skala,

nyeri (skala,

intensitas, frekuensi, intensitas, frekuensi, dan tanda nyeri) dan tanda nyeri)

P

Pain manaain managg emeementnt 1.

1. Pertahankan Pertahankan tirahtirah baring dan posisi yang baring dan posisi yang nyaman

nyaman 2.

2. Kaji Kaji nyeri nyeri menggunkanmenggunkan metode (PQRST) metode (PQRST)

meliputi skala, frekuensi meliputi skala, frekuensi nyeri, dll

nyeri, dll 3.

3. Ajarkan Ajarkan teknik teknik relaksasirelaksasi napas dalam

napas dalam 4.

4. Monitor Monitor TandaTanda – – tanda tanda vital

vital 5.

5. Kolaborasi Kolaborasi untukuntuk pemberian analgetik pemberian analgetik

(14)

4.

4. pasien pasien mampumampu mengontrol nyeri mengontrol nyeri Resiko infeksi Resiko infeksi dengan faktor dengan faktor resiko prosedur resiko prosedur invasive invasive R

R isis k k conconttrolrol

setelah dilakukan setelah dilakukan asuhan keperawatan asuhan keperawatan diharapkan resiko diharapkan resiko infeksi dapat dicegah infeksi dapat dicegah dan teratasi dengan dan teratasi dengan kriteria hasil :

kriteria hasil : 1.

1. Pasien Pasien bebas bebas daridari tanda gejala infeksi tanda gejala infeksi 2. Menunjukkan 2. Menunjukkan kemampuan untuk kemampuan untuk mencegah mencegah timbulnya infeksi timbulnya infeksi 3.

3. Jumlah Jumlah leukositleukosit dalam batas normal dalam batas normal 4. Menunjukkan

4. Menunjukkan

perilaku hidup sehat perilaku hidup sehat

Infection control Infection control 1.

1. Pertahankan Pertahankan teknikteknik aseptic

aseptic 2.

2. Observasi Observasi tanda-tandatanda-tanda infeksi

infeksi 3.

3. Meningkatkan Meningkatkan intakeintake nutrisi

nutrisi 4.

4. Berikan Berikan perawatan perawatan lukaluka 5.

5. Inspeksi Inspeksi kondisikondisi luka/insisi bedah luka/insisi bedah 6.

6. Kolaborasi Kolaborasi pemberianpemberian antibiotik

(15)

Daftar Pustaka Daftar Pustaka

Chadwick, H, S. 2012. Debridement of diabetic foot wounds.

Chadwick, H, S. 2012. Debridement of diabetic foot wounds. Nursing standard/RCNNursing standard/RCN Publishing.

Publishing. 26 (24). 51-5826 (24). 51-58 Majid, A. 2011.

Majid, A. 2011. Buku Asuhan Keperawatan Perioperatif Edisi Pertama.Buku Asuhan Keperawatan Perioperatif Edisi Pertama. Yogyakarta:Yogyakarta: Gosyen Publising

Gosyen Publising Muttaqin,Arif. 2008.

Muttaqin,Arif. 2008. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan SistemBuku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Imunologi 

Imunologi . Jakarta: Salemba Medika. Jakarta: Salemba Medika

NANDA. alih bahasa Made Sumarwati dan Nike Budhi Subekti. 2012.

NANDA. alih bahasa Made Sumarwati dan Nike Budhi Subekti. 2012. NANDANANDA International Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2012-2014.

International Diagnosis Keperawatan Definisi dan Klasifikasi 2012-2014. Jakarta : EGC.

Jakarta : EGC.

OTA Open Fracture Study Group. A New Classification Scheme for Open Fractures. OTA Open Fracture Study Group. A New Classification Scheme for Open Fractures.

J Orthop Trauma

J Orthop Trauma. 2010; 24 (8) 457-65. 2010; 24 (8) 457-65

Vowden, K & Vowden, P. 2011. Debridement made easy.

Gambar

Tabel 1. Jenis- jenis debridement (Vowden and Vowden, 2011)Tabel 1. Jenis- jenis debridement (Vowden and Vowden, 2011) Tipe

Referensi

Dokumen terkait

Wanita yang menghadapi bentuk-bentuk kanker yang mengancam nyawa, misalnya kanker payudara atau ginekologis, dapat bereaksi secara psikologis terhadap stres penyakit dan dampak

Hukum sama saat/serentak  tanggapan yang dialami dalam waktu bersamaan cenderung untuk berasosiasi antara satu dengan yang lainnya,. misalnya bentuk benda dengan

Penelitian lain yang dilakukan oleh Reni Nuryani (2014) yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan terapi suportif pada klien dengan hipertensi

Adenomiosis sering kali menimbulkan nyeri yang lebih hebat dan gangguan in+ertilitas yang lebih berat elama wanita tersebut masih mendapatkan haid, maka pada saat yang

(Kesalahan kebiasaan makan menunjang terjadinya aterosklerosis dan kegemukan yang merupakan predisposisi untuk hipertensi dan komplikasinya, misalnya, stroke,

Misalnya ketika anak autis diberikan permainan (menyusun puzzle, membaca cerita, meronce, bermain basket, pengenalan gambar, menyusun bentuk) dalam terapi dia

eritrosit yang baru dan pigmen bilirubin yang dikelurkan bersamaan dari usus halus ;ari sebagian merozoit memasuki sel3sel darah merah dan berkembang di sini

2ialisis atau dikenal dengan nama ui dara# adala# suatu metode terapi yang bertujuan untuk menggantikan fungsiBkerja ginjal yaitu membuang !at-!at sisa dan kelebi#an