• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMKN 1 Tambun Utara Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif

Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C2) Mata Pelajaran : Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Kelas / Semester : X / I

Tahun Pelajaran : 2020-2021

Jam Pelajaran : 5 JP (@ 45 Menit) A. Kompetensi Inti

KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional

KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

(2)

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.5 Mengidentifikasi jenis-jenis alat ukur mekanik dan fungsinya

4.5 Menggunakan alat-alat ukur mekanik sesuai operation manual

3.5.1 Peserta didik mampu memahami unit-unit pengukuran dalam metrik

3.5.2 Peserta didik mampu memahami jenis-jenis alat ukur mekanik

3.5.3 Peserta didik mampu memahami prosedur penggunaan masing-masing alat-alat ukur mekanik

4.5.1 Peserta didik mampu mengkonversikan unit pengukuran dalam metrik

4.5.2 Peserta didik mampu melakukan pengukuran dan melakukan perawatan alat ukur mekanik

4.5.3 Peserta didik mampu menerapkan K3 dalam menggunakan alat-alat ukur mekanik

C. Tujuan Pembelajaran

 Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik memahami jenis-jenis alat ukur mekanik serta fungsinya, mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data, menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi pengetahuan (memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi),

 Melalui langkah pembelajaran model Discovery Learning dengan pendekatan saintifik peserta didik mampu menggunakan (mengoperasikan) jenis-jenis alat ukur mekanik, mengajukan pertanyaan, mengajukan jawaban sementara, mengumpulkan data,

(3)

menganalisa data, menyusun simpulan untuk dapat mencapai kompetensi keterampilan (mengamati, mencoba, menyaji, dan menalar), dan sikap (jujur, santun, dan tanggungjawab).

D. Materi Pembelajaran

Materi Faktual

dapat diamati dengan indera atau alat

 Alat ukur mekanik  Besaran, panjang,luas  Mistar Baja

 Feeler Gauge

 Jangka Sorong (Vernier Caliper)  Micrometer

 Dial bore gauge

Materi Konseptual

Gabungan antar fakta-fakta yang saling berhubungan

 Alat Ukur Mekanik

Materi Prinsip

Generalisasi hubungan antar konsep-konsep yang saling terkait

 Pengertian alat ukur

 Macam-macam dan fungsi alat ukur mekanik

Materi Prosedural

Sederetan langkah yang sistematis dalam menerapkan prinsip

 Mengoperasikan penggunaan alat-alat ukur mekanik sesuai prosedur yang benar

 Menerapkan K3 dalam menggunakan alat-alat ukur mekanik

E. Pendekatan, Strategi dan Metode  Pendekatan : Saintifik

 Metode : Diskusi, Tanya Jawab, Demonstrasi, Praktek dan Penugasan  Model : Discovery Learning

(4)

F. Alat dan Media Pembelajaran

 Mode Pembelajaran Daring: Google meeting, Google Classroom, Google Form dan aplikasi whatsapp.

G. Sumber Belajar

 Buku Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 2013  Internet H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke- 1 Tahap pemebelajaran Sintaks Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Langkah Saintifik PPK Waktu M 1 M 2 M 3 M 4 M 5 Kegiatan Awal  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Religiusitas 15 menit  Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Disiplin

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.

 Rasa ingin tahu

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung  Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik  Literasi  Guru menyampaikan tatacara sistem

(5)

penilaian dalam belajar.  Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan peserta didik ke materi yang akan dipelajari Kegiatan Inti Stimulus  Guru memberikan penjelasan atau simulasi tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik  195 menit  Peserta didik mengamati dan memahami simulasi yang ditampilkan Identifikasi masalah  Guru mengkondisikan situasi belajar untuk membiasakan

mengajukan

pertanyaan tentang tayangan slide presentasi yang telah disajikan

 Peserta didik memberikan pertanyaan secara aktif dan mandiri tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik Pengumpulan data  Guru mengkondisikan situasi belajar peserta

didik untuk berkelompok membahas tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik  Peserta didik menggali informasi

(6)

dengan membaca, berdiskusi atau percobaan mengumpulkan dan mengolah data tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik Pembuktian  Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik  Peserta didik menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan  Peserta didik menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik

 Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai memahami unit-unit pengukuran dalam metrik  Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan guru  Peserta didik menyimpulkan materi tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik

(7)

Penutup

 Guru dan peserta didik merefleksi materi tentang memahami unit-unit pengukuran dalam metrik 15 menit  Guru merefleksi kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan  Guru menyampaikan

materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya  Guru mengakhiri pembelajaran dan mengarahkan peserta didik untuk berdo’a setelah melaksanakan pembelajaran. Religiusitas Pertemuan ke- 2 Tahap pemebelajaran Sintaks Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Langkah Saintifik PPK Waktu M 1 M 2 M 3 M 4 M 5 Kegiatan Awal  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdo’a untuk memulai pembelajaran Religiusitas 15 menit  Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Disiplin

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.

 Rasa ingin tahu

(8)

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung  Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya  Literasi  Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar.  Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan peserta didik ke materi yang akan dipelajari Kegiatan Inti Stimulus  Guru memberikan penjelasan atau simulasi tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik  195 menit  Peserta didik mengamati dan memahami simulasi yang ditampilkan Identifikasi masalah  Guru mengkondisikan situasi belajar untuk membiasakan mengajukan pertanyaan tentang tayangan slide presentasi yang telah disajikan

 Peserta didik memberikan pertanyaan secara aktif dan mandiri tentang memahami memahami

(9)

jenis-jenis alat ukur mekanik Pengumpulan data  Guru mengkondisikan situasi belajar peserta didik untuk

berkelompok membahas tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik  Peserta didik menggali informasi dengan membaca, berdiskusi atau percobaan mengumpulkan dan mengolah data tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik Pembuktian  Guru memberikan beberapa pertanyaan yang berkenaan tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik  Peserta didik menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diberikan guru secara berkelompok. Menarik kesimpulan  Peserta didik menyajikan dalam bentuk hasil diskusi kelompok tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik

 Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok mengenai memahami

(10)

jenis-jenis alat ukur mekanik

 Peserta didik

menerima tanggapan dari peserta didik lain dan guru  Peserta didik menyimpulkan materi tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik

Penutup

 Guru dan peserta didik merefleksi materi tentang memahami jenis-jenis alat ukur mekanik 15 menit  Guru merefleksi kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan  Guru menyampaikan

materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya  Guru mengakhiri pembelajaran dan mengarahkan peserta didik untuk berdo’a setelah melaksanakan pembelajaran. Religiusitas Pertemuan ke- 3 Tahap pemebelajaran Sintaks Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Langkah Saintifik PPK Waktu M 1 M 2 M 3 M 4 M 5 Kegiatan Awal  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdo’a untuk memulai pembelajaran

Religiusitas 15 menit

(11)

 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin

Disiplin

 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.  Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.

 Rasa ingin tahu

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung  Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi sebelumnya  Literasi  Guru menyampaikan tatacara sistem penilaian dalam belajar.  Melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan peserta didik ke materi yang akan dipelajari

 Guru

mengkondisikan peserta didik untuk melaksanakan observasi ke bengkel otomotif

 Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

kepada peserta didik

Kegiatan Inti Stimulus  Guru meminta

peserta didik melihat 

195 menit

(12)

alat ukur mekanik untuk melakukan prosedur pengukuran dan melakukan perawatan alat ukur mekanik dengan jangka sorong  Peserta didik mengamati dan memahami simulasi yang ditampilkan Identifikasi masalah  Guru mengkondisikan situasi belajar untuk membiasakan mengajukan pertanyaan tentang prosedur melakukan pengukuran dan melakukan

perawatan alat ukur mekanik dengan jangka sorong  Peserta didik

memberikan pertanyaan secara aktif dan mandiri tentang memahami memahami jenis-jenis alat ukur mekanik dengan jangka sorong Pengumpulan data  Guru membentuk kelompok peserta didik yang terdiri dari 5-6 orang  Peserta didik

membentuk kelompok yang terdiri dari 5-6 orang

 Guru menugaskan kepada peserta didik untuk melakukan prosedur pengukuran dan melakukan perawatan alat ukur

(13)

mekanik dengan jangka sorong LKPD yang telah dibagikan.  Peserta didik melakukan LKPD yang ditugaskan dengan menggunakan sumber belajar (benda konkrit, buku, modul, internet)

Pembuktian

 Guru sesekali memberikan arahan kepada peserta didik pada saat melakukan prosedur pengukuran alat ukur mekanik jenis jangka sorong

 Peserta didik berdasarkan kelompok menyimpulkan informasi dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan pada LKPD tentang hasil pengukuran benda kerja menggunakan alat ukur mekanik jenis jangka sorong

Menarik kesimpulan

 Guru menugaskan peserta didik untuk memaparkan pengalaman yang di dapatkan  Peserta didik memaparkan/ mempresentasikan hasil dari pengalamannya  Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain dan guru

(14)

 Peserta didik menyimpulkan materi tentang melakukan pengukuran benda kerja menggunakan alat ukur mekanik jenis jangka sorong

Penutup

 Guru dan peserta didik merefleksi materi tentang melakukan

pengukuran benda kerja menggunakan alat ukur mekanik jenis jangka sorong

15 menit  Guru merefleksi kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan  Guru menyampaikan

materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.  Guru mengakhiri pembelajaran dan mengarahkan peserta didik untuk berdo’a setelah melaksanakan pembelajaran.

Religiusitas

I. Penilaian Pembelajaran  Penilaian Skala Sikap

 Teknik penilaian : Observasi : sikap religius dan sikap sosial  Bentuk penilaian : lembar pengamatan

 Instrumen penilaian : jurnal (terlampir)  Pengetahuan

 Jenis/Teknik tes : tertulis, lisan dan penugasan  Bentuk tes : uraian

 Instrumen Penilaian : (terlampir)  Keterampilan

(15)

 Praktik/Performance  Fortofolio

 Instrumen Penilaian : (terlampir)  Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya.

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : SMKN 1 TAMBUN UTARA

Kelas/Semester : X (SEPULUH)

Mata Pelajaran : PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF Tanggal Ulangan Harian : Oktober 2020

Bentuk Ulangan Harian : Tes Tertulis

Materi Ulangan Harian : Alat Ukur Mekanik

(KD / Indikator) : Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya

KKM : 75 No Nama Peserta Didik Nilai Ulangan Indikator yang Belum Dikuasai Bentuk Tindakan Remedial Nilai Setelah Remedial Keterangan 1 2 dst  Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :

1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan. 2. Mencari informasi secara online tentang materi

3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi 4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar.

Mengetahui, Bekasi, Juli 2020

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Firdaus B. Sellomo, S.Pd Mukhamad Ali Zuhdi, S.Pd

(16)

Lampiran Instrumen Penilaian

1. INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP - Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

No Nama Peserta didik

Sikap

spiritual Sikap sosial Jumlah

Skor Mensyukuri 1-4 Jujur 1-4 Kerja sama 1-4 Harga diri 1-4 1 Zulkifli 2 Sugih Handoyo 3 Nanang Haryono 4 Wiwid 5 Said a. Sikap Spiritual

Indikator sikap spiritual “mensyukuri”:

• Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran

• Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut • Saling menghormati, toleransi

• Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas. Rubrik pemberian skor:

• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. b. Sikap Sosial

1. Sikap jujur

Indikator sikap sosial “jujur” • Tidak berbohong

• Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu • Tidak nyontek, tidak plagiarism

• Terus terang.

Rubrik pemberian skor

• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut.

(17)

2. Sikap kerja sama

Indikator sikap sosial “kerja sama” • Peduli kepada sesama

• Saling membantu dalam hal kebaikan • Saling menghargai/ toleran

• Ramah dengan sesama. Rubrik pemberian skor

• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 3. Sikap Harga diri

Indikator sikap sosial “harga diri” • Tidak suka dengan dominasi asing

• Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek • Cinta produk negeri sendiri

• Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri. Rubrik pemberian skor

• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut • 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut • 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut • 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut. 2. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN

Kisi Kisi Soal Uraian

Nama Sekolah : SMKN 1 TAMBUN UTARA

Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif

Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C2) Mata Pelajaran : Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Kelas / Semester : X / I KD Kompetensi Dasar Bahan/ Kelas Semester

Konten/ Materi Level

Kognitif Indikator Soal

No Soal 3.5 Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya. X / 1 Menjelaskan

pengertian alat ukur C1

Peserta didik diminta menjelaskan

pengertian alat ukur

1 Mengidentifikasi macam-macam dan C2 Peserta didik diminta mengidentifikasi 2 dst

(18)

fungsi alat ukur mekanik

macam-macam dan fungsi alat ukur mekanik Soal Uraian :

1. Sebutkan 3 jenis alat ukur jarak! 2. Jelaskan fungsi dari mistar baja! 3. Jelaskan fungsi dari kunci momen!

4. Bagaimana cara menggunakan alat ukur kunci momen sesuai SOP

5. Sebutkan apa yang dimaksud dengan jangka sorong, fungsi, jenis dan uraikan bagian dari jangka sorong berikut?

Pedoman Penskoran Soal Uraian :

NO

SOAL KUNCI JAWABAN SKOR

1. Jawab: - Mistar baja - Fuller gauge

- Vernier caliper/jangka sorong - Mikrometer

SKOR MAKSIMUM 10

2. Jawab:

Mistar baja digunakan untuk mengukur panjang, tebal, tinggi dan lebar suatu benda kerja ( komponen ).

SKOR MAKSIMUM 10

3. Jawab:

Kunci momen (torque wrench) digunakan untuk mengukur gaya puntir pada baut dan mur, agar mencapai kekencangan tertentu

SKOR MAKSIMUM 10

4. Jawab:

Cara menggunakan alat ukur kunci momen:

 Setel mur pemutar pada skala yang dikehendaki

 Sesuaikan arah putaran dengan kebutuhan pengencangan  Pasang kunci socket pada kepala kunci momen.

 Masukkan kunci socket pada mur yang akan dikencangkan

SKOR MAKSIMUM 10

5. Jawab

Pengertian Jangka Sorong

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorong di bawah 30 cm dan 0.01 untuk yang di atas 30 cm.

(19)

Kegunaan jangka sorong adalah:

 untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;

 untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur;

 untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara "menancapkan/menusukkan" bagian pengukur. Bagian pengukur tidak terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang.

Jenis Jangka Sorong  Jangka sorong digital  Jangka sorong analog

Bagian-bagian Jangka Sorong 1. Rahang dalam

Terdiri dari rahang geser dan rahang tetap. Rahang dalam memiliki fungsi untuk mengukur dimensi luar atau sisi bagian luar sebuah benda misal tebal, lebar sebuah benda kerja.

2. Rahang luar

Terdiri dari rahang geser dan rahang tetap. Rahang luar memiliki fungsi untuk mengukur diameter dalam atau sisi bagian dalam sebuah benda misalnya diamater hasil pengeboran. ( pada gambar ditunjukkan dengan nama pengukuran dalam ).

3. Depth probe atau pengukur kedalaman

Seperti namanya bagian ini mempunyai fungsi untuk mengukur kedalaman sebuah benda.

4. Skala Utama (dalam cm)

Skala utama dalam bentuk satuan cm memiliki fungsi untuk menyatakan ukuran utama dalam bentuk centimeter (cm).

5. Skala utama (dalam inchi)

Skala utama dalam bentuk satuan inchi memiliki fungsi untuk menyatakan ukuran utama dalam bentuk inchi.

6. Skala nonius (dalam mm)

Skala nonius dalam bentuk milimeter berfungsi sebagai skala pengukuran fraksi dalam bentuk mm.

7. Skala Nonius (dalam inchi)

Skala nonius dalam bentuk inchi berfungsi sebagai skala pengukuran fraksi dalam bentuk inchi..

8. Pengunci

Mempunyai fungsi untuk menahan bagian-bagian yang bergerak saat berlangsungnya proses pengukuran misal rahang dan Depth probe

SKOR MAKSIMUM 60

TOTAL SKOR MAKSIMUM 100

(20)

Jenjang Sekolah : SMK

Mata Pelajaran : Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif

Kurikulum : 2013

Kelas : X

Bentuk Soal : Pilihan Ganda No KD Kompetensi Dasar Bahan/ Kelas Semester

Konten/ Materi Level

Kognitif Indikator Soal No Soal 3.5 Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya. X / I Menjelaskan pengertian alat ukur C1 Peserta didik diminta menjelaskan pengertian alat ukur 1 Mengidentifikasi macam-macam dan fungsi alat ukur mekanik

C2 Peserta didik diminta

mengidentifikasi macam-macam dan fungsi alat ukur mekanik

2

Soal Pilihan Ganda :

1. Setiap kali putaran penuh 3600 pada skala timble micrometer menunjukkan gerakan sepanjang adalah : a. 1 mm b. 0,5 mm c. 0,1 mm d. 0,05 mm

2. Alat untuk mengukur keolengan velg roda / rim wheel adalah : a. Dial gauge

b. Micrometer c. Vernier Caliper d. Cylinder gauge

3. Hasil akhir pengukuran diameter silinder adalah 53,54 mm, maka rod dan washer yang digunakan adalah : a. Rod 50 mm, washer 3 mm + 0,5 mm b. Rod 50 mm, washer 2 mm + 1 mm c. Rod 50 mm, washer 3 mm + 1 mm d. Rod 50 mm, washer 2 mm + 0,5 mm

4. Penggunaan jangka sorong berikut yang paling tepat berdasarkan nilai ketelitiannya adalah pada pengukuran :

(21)

b. Ketebalan kanvas kopling c. Jarak main (free play) pedal rem d. Diameter luar piston

5. Fungsi utama skala vernier adalah untuk :

a. Mengetahui diameter luar benda kerja silindris

b. Menambah ketelitian pengukuran sampai angka desimal c. Menyesuaikan panjang suatu benda kerja

d. Menunjukan angka nominal hasil pengukuran

6. Suatu jangka sorong dengan ketelitian 0,05 mm menampilkan data pengukuran sebagai berikut : "angka 0 skala vernier tepat segaris dengan angka 10 skala utama". Pembacaan tersebut sama dengan : a. 0,0 mm b. 10,10 mm c. 0,10 mm d. 10,0 mm

7. Yang berfungsi sebagai skala utama paada micrometer adalah : a. Skala vernier

b. Skala sleeve c. Rachet d. Skala timble

8. Untuk mengukur diameter luar piston, maka alat ukur yang paling tepat digunakan adalah : a. Jangka sorong

b. Micrometer c. Dial gauge d. Cylinder gauge

9. Angka ketelitian yang sering dijumpai pada peralatan ukur jangka sorong / mistar geser adalah : a. 0,002 dan 0,005 mm

b. 0,2 dan 0,5 mm c. 0,02 dan 0,05 mm d. 0,01 dan 0,001 mm

10. Berikut ini adalah jenis-jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh dial gauge / jam pengukur, kecuali :

a. Mengukur kerataan permukaan bidang datar b. Mengukur kerataan serta kebulatan sebuah poros c. Kerataan permukaan dinding silinder

d. Mengukur diameter luar suatu poros Pedoman Penskoran Soal Pilihan Ganda : NO

SOAL KUNCI JAWABAN

SKOR

(22)

1 Jawaban : A 1 0 2 Jawaban : A 1 0 3 Jawaban : A 1 0 4 Jawaban : B 1 0 5 Jawaban : D 1 0 6 Jawaban : D 1 0 7 Jawaban : B 1 0 8 Jawaban : B 1 0 9 Jawaban : C 1 0 10 Jawaban : D 1 0

TOTAL SKOR MAKSIMUM 10 0

3. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN

Nama Sekolah : SMKN 1 Tambun Utara Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa Program Keahlian : Teknik Otomotif

Kompetensi Keahlian : Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (C2) Mata Pelajaran : Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Kelas / Semester : X / I

Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal Bentuk

Soal No Soal 4.5 Mengguna-kan alat-alat ukur mekanik 4.5.1 Mengoperasi-kan penggunaan alat-alat ukur mekanik sesuai prosedur yang benar 4.5.2 Menerapkan K3 dalam menggunaka n alat-alat ukur mekanik  Alat Ukur Mekanik  Peserta didik diminta mengoperasi-kan penggunaan alat-alat ukur mekanik sesuai prosedur yang benar Tes Praktek No Komponen/Sub Komponen

Penilaian Indikator Skor

1 Persiapan Kerja

a. Penggunaan alat dan bahan Penggunaan alat dan bahan sesuai prosedur 91 - 100 Penggunaan alat dan bahan kurang sesuai prosedur 80 - 90 Penggunaan alat dan bahan tidak sesuai prosedur 70 - 79 b. Ketersediaan alat dan bahan Ketersediaan alat dan bahan lengkap 91 - 100

(23)

Ketersediaan alat dan bahan kurang lengkap 70 - 79 2 Proses dan Hasil Kerja

a. Memahami Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya.

Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya. tinggi 91 - 100 Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya. cukup 80 - 90 Menerapkan alat ukur mekanik serta fungsinya. kurang 70 - 79 b. Kemampuan menggunakan

alat-alat ukur mekanik

Kemampuan menggunakan alat-alat ukur mekanik

tinggi 91 - 100

Kemampuan menggunakan alat-alat ukur mekanik

cukup 80 - 90

Kemampuan menggunakan alat-alat ukur mekanik

kurang 70 - 79

c. Kemampuan mendapatkan informasi

Kemampuan mendapatkan informasi lengkap 91 - 100 Kemampuan mendapatkan informasi cukup lengkap 80 - 90 Kemampuan mendapatkan informasi kurang lengkap 70 - 79 d. Kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam bekerja tepat 91 - 100

Kemampuan dalam bekerja cukup tepat 80 - 90 Kemampuan dalam bekerja kurang tepat 70 - 79

e. Laporan Hasil Laporan disusun rapih 91 - 100

Hasil Laporan disusun cukup rapih 80 - 90 Hasil Laporan disusun kurang rapih 70 - 79

3 Sikap kerja

a. Keterampilan dalam bekerja Bekerja dengan terampil 91 -100

Bekerja dengan cukup terampil 80 - 90

Bekerja dengan kurang terampil 70 - 79

b. Kedisiplinan dalam bekerja Bekerja dengan disiplin 91 - 100

Bekerja dengan cukup disiplin 80 - 90

Bekerja dengan kurang disiplin 70 - 79

c. Tanggung jawab dalam bekerja Bertanggung jawab 91 - 100

Cukup bertanggung jawab 80 - 90

Kurang bertanggung jawab 70 - 79

d. Konsentrasi dalam bekerja Bekerja dengan konsentrasi 91 - 100 Bekerja dengan cukup konsentrasi 80 - 90 Bekerja dengan kurang konsentrasi 70 - 79

4 Waktu

Penyelesaian pekerjaan Selesai sebelum waktu berakhir 91 - 100

Selesai tepat waktu 80 - 90

(24)

Pengolahan Nilai Keterampilan :

Nilai Praktik (NP) Persiapan Proses dan

Hasil Kerja Sikap Kerja Waktu ∑ NK

1 2 3 5 6 Skor Perolehan Skor Maksimal Bobot 10% 60% 20% 10% NK Keterangan:

 Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian  Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian

 Bobot diisi dengan persentase setiap komponen. Besarnya persentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100

 NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal

𝐍𝐊 = ∑ 𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐏𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡𝐚𝐧

𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐌𝐚𝐤𝐬𝐢𝐦𝐚𝐥 × 𝐁𝐨𝐛𝐨𝐭  NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK

Mengetahui, Bekasi, Juli 2020

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Firdaus B. Sellomo, S.Pd Mukhamad Ali Zuhdi, S.Pd

Referensi

Dokumen terkait

Penutup Peserta didik membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru. Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan

Guru memberi salam dilanjutkan dengan menanyakan kabar Peserta didik dan kesiapan belajar. Melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang akan

b. Apersepsi 1) Guru memberikan apersepsi dengan mengaitkan peserta didik pada materi yang telah dipelajari, yaitu fungsi kuadrat. 2) Peserta didik dirangsang untuk bertanya

materi sebelumnya dengan materi yang akan dilakukan pembelajaran dengan pengalaman peserta didik dalam sistem persamaan linear tiga variable; dengan mengajukan

5) Peserta didik menerima apersepsi dengan mengingat kembali materi yang sudah diberikan sebelum pembelajaran dilaksanakan. 6) Peserta didik menjawab beberapa pertanyaan guru

Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai cara Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai

 Peserta didik menjawab pertanyaan guru atau peserta didik lain yang mengajukan pertanyaan untuk bertanya seputar kemungkinan penyebab kerusakan pada sistem bahan bakar

Guru akan membimbing seluruh peserta didik selama proses pembelajaran dan mengarahkan supaya pembahasan materi sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.. Guru dan peserta didik