• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA USAHA MAMA E (MARTABAK MANIS ENAK) Naskah Publikasi. diajukan oleh Zarwin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA USAHA MAMA E (MARTABAK MANIS ENAK) Naskah Publikasi. diajukan oleh Zarwin"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA USAHA

MAMA’E (MARTABAK MANIS ENAK)

Naskah Publikasi

diajukan oleh

Zarwin

07.11.1360

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM

YOGYAKARTA

2011

(2)
(3)

WEB DESAIGN AS A MEDIA PROMOTION ON MAMA’E BUSINESS (MARTABAK MANIS ENAK)

PERANCANGAN WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA USAHA MAMA’E (MARTABAK MANIS ENAK)

Zarwin

Jurusan Teknik Informatika STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

The progress of information technology continues to grow in line with the needs of people who want the speed and accuracy in obtaining the information, one of the Internet in the field of information technology development. Currently, many conventional businesses that use Internet technology to increase revenues, one of them by utilizing e-commerce web.

Likewise with Business MAMA'E (Martabak Manis Enak), which is engaged in food, to support the provision of information and promotion to the public require a medium to facilitate the promotion. Information Systems in business subscribers and simplify MAMA'E Martabak Manis lovers to get all the information available on the website of the latest news to products with a wide range of flavors.

Based on the above problem description, writer take the title of this essay is DESIGN WEB PROMOTION ON AS MEDIA BUSINESS MAMA'E (Martabak Manis Enak). The technology will be used for the manufacture of sale of the business information system MAMA'E is PHP and MySQL.

(4)

1. Pendahuluan

Pada masa dulu, perusahaan mempromosikan dan menginformasikan produknya melalui media sederhana seperti media cetak. Contohnya berupa brosur, panflet, spanduk dan lain-lain. Akan tetapi cara tersebut tidak efektif karena tidak bisa menjakau masyarakat secara luas.

Seiring perkembangan teknologi, masyarakat kemudian menggunakan media eloktronik untuk berpromosi contohnya radio dan televisi. Jika dibandingkan dengan media cetak, media elektronik lebih bisa menjakau masyarakat lebih luas. Akan tetapi lingkup jankaunya masih dalam skala nasional.

Di era modern sekarang ini perkembangan teknologi begitu mengagumkan. Dengan ditemukannya internet, semua orang di seluruh dunia bisa berinteraksi. Perkembangan internet saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini disebabkan karena internet yang mampu menutup berbagai kelemahan media informasi lain yang sudah ada, seperti keterbatasan waktu dalam menyajikan informasi, baik keterbatasan waktu terbit atau keterbatasan waktu tayang. Penyajian informasi di internet tanpa terbatasi ruang dan waktu dan hal itu tidak lepas dari keberadaan website sebagai sumber informasi.

Sebagai media promosi dan informasi web memunkinkan dilakukannya penyebaran dan pengumpulan informasi. Web digunakan pada jaringan computer internet dengan web server yang tersedia untuk umum agar informasi yang terkandung didalamnya dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia.

Untuk mengikuti perkembangan zaman dan keinginan menjadi yang terbaik maka usaha “MAMA’E” mulai menjadikan website sebagai media yang dapat dijadikan untuk meningkatkan pemasaran produk dan peningkatan keuntungan, karena melalui website akan memiliki area pasar yang lebih luas dengan biaya promosi yang tidak terlalu tinggi.

2. Landasan Teori

2.1 Konsep Dasar Sistem

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Suatu sistem mempunyai maksud tersendiri, ada yang menyebudnya sebagai suatu pencapaian suatu tujuan (goal) dan ada juga yang menyebutnya sebagai pencapaian suatu sasaran (objective). Goal biasanya dihubungkan ruang lingkup yang lebih sempit, misalnya sebuah sistem bisnis maka istilah goal lebih tepat digunakan. Untuk sistem yang lain yang merupakan bagian atau sub sistem dari sistem bisnis , maka istilah objective yang lebih tepat. Jadi tergantung dari ruang lingkup dari mana memandang sistem tersebut.

(5)

Pendekatan sistem tersebut yang menekankan pada komponen, akan lebih mudah dipelajari untuk tujuan analisis dan perancangan sistem harus dimengerti dahulu komponen-komponen atau elemen-elemen atau sub sistem dari elemen tersebut. Kadang kala sudah dirancang dengan baik, efesiensi dan sederhana, sistem tetap tidak akan berguna jika komponen-komponen tidak saling bekerjasama.

2.1.1 Karateristik Sistem

2.2 Konsep Dasar Sistem Informasi 2.2.1 Definisi Informasi

Informasi merupakan salah satu sumber daya yang dibutuhkan oleh manajer. Informasi digunakan oleh seorang manejer, non manejer, pribadi dan organisasi. Informasi yang berkualitas dapat mendukung dalam pengambilan keputusan oleh seorang manejer. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan fakta dan angka yang tidak dapat digunakan pada proses keputusan, karena data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian atau kesatuan nyata yang belum dapat digunakan karena belum diolah.

Informasi ibarat darah yang mengalir dalam sebuah organisasi atau perusahaan, sehingga informasi sangat penting dalam penentuan keputusan atau tujuan organisasi tersebut.

2.2.2 Kualitas informasi

Kualitas dari suatu informasi (quality of information) tergantung dari tiga hal yaitu:

a. Akurat (Accurate)

Yang berarti bahwa informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan serta harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat sebab dari sumber informasi sampai ke penerima kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah informasi tersebut. b. Tepat Waktu (Time Liness)

Yang berarti bahwa informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan, bila pengambil keputusan terlambat maka dapat berkibat fatal untuk organisasi. Dimasa ini mahalnya nilai informasi di sebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan teknologi-tenologi yang canggih untuk mendapakan dan mengolahnya.

(6)

c. Relevan (Relevance)

Yang berarti bahwa informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevasi informasi untuk tiap orang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pemakai.

2.2.3 Nilai informasi

2.3 Konsep Dasar Internet

2.4 Pengenalan Website

2.5 Konsep Dasar Pembuatan Web

3. Analisis dan Perancangan Sistem

3.1 Tinjauan Umum

3.1.1

Sejarah Singkat

Mama’e adalah singkatan dari martabak manis enak yang sudah menjadi merek dari usaha ini selama bertahun-tahun. Martabak manis atau sering disebut juga dengan terang bulan, Usaha ini dimulai dari tahun 2000 dan sekarang terus berkembang dan bersaing dengan usaha yang lainnya. Usaha ini dirintis oleh Aldi hinnga akhir hayatnya, setelah itu dilanjutin oleh ibu (Irdawati) dan adiknya (Desi). Rasa yang beda menjadi keunggulan dari usaha ini, Selama ini promosi dan informasi masih sebatas melalui pelanggan saja dan sering juga mengikuti pameran kuliner untuk bersaing dan sebagai ajang promosi bagi masyarakat luas pecinta martabak manis.

Selama Sepuluh tahun ini pertumbuhan usaha martabak manis atau terang bulan sangat pesat, hampir disetiap keramaian kita jumpai. Namun demikian usaha Mama’e ini terus berkembang dan bersaing dengan yang lainnya dengan demikian bisa menguasai pasar Jogjakarta khususnya. Dan Mama’e bisa menjadi merek dagang yang terkenal bagi usaha ini. Di samping itu semua masih ada keunggulan lagi yaitu usaha Mama’e sudah mendapatkan izin dari dari DEPKES (DEP.KES.RI.NO SP. 621/12.03/02)

3.1.2

Letak Usaha Mama’e

Untuk Kantor dan Pembuatan bahan martabak manis terletak dirumah yaitu rumah Ibu Irdawati selaku pemilik, jl. Candi Gebang Gang Anyelir II. Sedangkan untuk Mama’e satu terletak jl. Ring road Utara Depan Pasar condong Catur, Untuk Mama’e II jl. Terminal condong catur.

3.1.3

Visi Dan Misi

Usaha Mama’e Mempunyai Visi dan Misi untuk terus berkembang, adapa diantara visi dan misinya adalah sebagai berikut:

(7)

Visi-visi usaha Mama’e :

1. Menjadikan usaha Mama’e, sebagai badan usaha yang mampu mengangkat taraf hidup dan kehidupan pemilik usaha dan karyawan dalam bidang kehidupan ekonomi.

2. Membangun sikap mental dan keahlian profesional para karyawan dan pemilik dalam bidang pemasaran.

Misi usaha Mama’e :

1. Membangun usaha yang mandiri dan berkembang dan bisa menyerap banyak tenaga kerja.

2. Menciptakan sekaligus menghasilkan martabak manis dengan cita rasa yang berbeda serta unik dengan harga yang bersaing bagi penikmat martabak manis dan masyarakat luas.

3.1.4

Susuna Organisasi

3.2 Analisis Sistem

3.2.1 Indentifikasi Masalah

Pada tahapan analisis sistem, analis mempunyai tugas mendefinisikan masalah sistem, melakukan studi kelayakan, dan menganalisis kebutuhan system yang akan dikembangkan dalam perancangan website pada usaha Mama’e.

Masalah yang dipelajari analis system adalah masalah yang dihadapi pengguna. Dengan mempelajari masalah ini, maka analis bekerjasama dengan pemakai untuk mendapatkan permasalahan secara kasar. Masalah yang paling pokok adalah belum dimanfaatkannya media internet sebaga media dalam penyampaian informasi dan promosi. Selama ini sistem yang dipakai adalah dengan menginformasikan melalui pelanggan-pelanggan, ikut dalam acara pameran makanan serta pelayanan konsumn yang baik dan memuaskan.

Untuk mengindentifikasi masalah, maka kita harus melakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, keamanan aplikasi, efesiensi dan pelayanan pelanggan. Panduan ini dikenal dengan analisis PIECES (performance, information,

economy, control, efficiency, dan services).

3.2.2 Analisis Kinerja

Masalah kinerja terjadi ketika tugas-tugas bisnis yang dijalankan tidak mencapai sasaran. Kinerja diukur dengan jumlah produksi dan waktu tanggap. Jumlah produksi adalah jumlah pekerjaan yang bisa diselasaikan selama jangka waktu tertentu. Pada bagian pemasaran, kinerja diukur berdasarkan volume pekerjaan, pangsa pasar yang diraih, atau citra perusahaan.

(8)

Waktu tanggap adalah keterlambatan rata-rata antara sauatu transaksi dengan tanggapan yang diberikan kepada transaksi tersebut.

3.2.3 Analisis Informasi

Informasi merupakan hal yang sangat ditunggu oleh pengguna akhir, apalagi dalam sebuah website pelaku usaha. Evaluasi terhadap kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan informasi yang bermanfaat perlu dilakukan untuk menyikapi peluang dan menangani masalah yang muncul. Dalam hal ini meningkatkan kualitas informasi tidak dengan menambahkan jumlah informasi. Karena terlalu banyak informasi malah akan menimbulkan masalah baru.

3.2.4 Analisis Ekonomi

Alasan ekonomi barangkali merupakan motivasi paling utama bagi suatu proyek. Pijakan dasar bagi kebanyakan manajer adalah biaya. Persoalan ekonomis dan peluang berkaitan dengan masalah biaya. Sistem yang berjalan di usaha Mama’e memang tidak membutuhkan biaya banyak namun masih sangat tradisional sehingga informasi dan promosi tidak berjalan lancar.

3.2.5 Analisis Pengendalian

Keberadaan kendali atau kontrol dalam sebuah sistem sangat dibutuhkan untuk mendeteksi secara dini penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, dan apabila terjadi kesalahn atau turunnya kinerja yang dibawah standar langsung dapat diketahui.

1. Selama ini kontrol dilakukan secara individu yang berinteraksi.

2. Selain itu juga tidak ada pengendalian terhadap informasi yang terjadi.

3.2.6 Analisis Efesiensi

Efisiensi menyangkut bagaimana menghasilkan output sebanyak-banyaknya dengan input yang sekecil munkin. Berhubungan dengan sumber daya yang ada guna meminimalkan pemborosan. Efisiensi dari sistem yang dikembangkan adalah pemakaian secara maksimal atas sumber daya yang tersedia yang meliputi manusia, informasi, waktu, uang, peralatan, dan keterlambatan pengolahan data.

3.2.7 Analisis Pelayanan

Perkembangan sebuah usaha dan organisasi dipicu peningkatan pelayanan yang lebih baik.

(9)

2. Untuk pemesanan dalam jumlah banyak harus melalui individu atau langsung ketempat usaha yaitu rumah.

3.2.8 Analisis Kebutuhan Sistem

Tujuan dari fase analisis adalah memahami dengan sebenar-benarnya kebutuhan dari system baru dan mengembangkan sebuah sistem yang mewadahi kebutuhan tersebut, atau memutuskan bahwa pengembangan sistem baru tidak dibutuhkan. Maka dalam prancangan website ini perlu ditunjang teknologi yang memadai dari prangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya manusia.

3.2.8.1 Perangkat Keras 3.2.8.2 Perangkat Lunak 3.2.8.3 Sumber Daya Manusia

3.2.9 Studi Kelayakan

Setelah melakukan analisis maka tahap desain sistem bisa dimulai. Namun tidak semua kebutuhan sistem yang didefinisikan pada tahapan analisis kebutuhan sistem layak untuk dikembangkan pada sistem informasi. Maka untuk memastikan usulan tersebut bisa diteruskan menjadi rancangan yang menguntungkan maka analisis rancangan harus dievaluasi kelayakannya dari berbagai segi kelayakan.

3.2.6.1 Kelayakan Operasional

Kelayakan Operasional menyangkut beberapa aspek. Untuk disebut layak secara operasional. Sistem harus benar-benar bisa menjadi media informasi dan promosi bagi usaha Mama’e, dan informasi yang dihasilkan bisa diorganisasikan pada saat yang tepat untuk setiap orang yang membutuhkannya.

3.2.6.2 Kelayakan Ekonomi

Aspek yang paling dominan dari aspek kelayakan yang lain adalah kelayakan ekonomi. Tak dapat disangkal lagi motivasi pengembangan system informasi pada perusahaan atau organisasi adalah motif keuntungan.

Secara ekonomi perancangan system ini pada usaha Mama’e (Martabak Manis Enak) tidak akan menimbulkan kerugian karena biaya dasar tidak lebih besar dari manfaat dan keuntungan yang diperoleh khususnya dalam hal informasi dan promosi usaha. Pada analisis biaya dan manfaat, ada beberapa metode kuantitatif yang dapat digunakan adalah:

1. Analisis Payback (Payback Period). 2. Return On Investment (ROI). 3. Analisis Net Present Value. 4. Internal Rate of Return (IRR).

(10)

3.3 Perancangan Sistem

3.3.1 Konsep Perancangan Website

3.3.2 Struktur Link Desain Website

3.3.3 Perancangan Proses

Pemodelan proses sistem yang dibuat kali ini adalah menggunakan pemodelan fisik (phisycal model) yaitu dengan flowchart system dan pemodelan logic (logical model) yaitu DFD. D at a Pr of il_ K am i D at a Pr od uk D at a B er ita D at a H ub un gi _K am i D at a B uk u_ T am u In pu t D at a Pr of il_ K am i In pu t D at a Pr od uk In pu t d at a B er ita In pu t D at a H ub un gi _K am i In pu t D at a B uk u_ T am u Pe ng ol ah an D at a Pr of il_ K am i Pe ng ol ah an D at a Pr od uk Pe ng ol ah an D at a B er ita Pe ng ol ah an D at a H ub un gi _K am i Pe ng ol ah an D at a B uk u_ T am u Pe ny im pa na n D at a Pr of il_ K am i Pe ny im pa na n D at a Pr od uk Pe ny im pa na n D at a B er ita Pe ny im pa na n D at a H ub un gi _K am i Pe ny im pa na n D at a B uk u_ T am u D ok um en Pr of il_ K am i D ok um en Pr od uk D ok um en B er ita D ok um en H ub un gi _K am i D ok um en B uk u_ T am u Start Login Check Password Salah D at a Se tti ng In pu t D at a Se tti ng Pe ng ol ah an D at a Se tti ng Pe ny im pa na D at a Se tti ng D ok um en Se tti ng end Log Out Dokumen Profil_Kami Dokumen Produk Dokumen Berita Dokumen Hubungi_Ka mi Dokumen Buku_Tamu Benar Lihat Dokumen Lihat Dokumen end Dokumen Profil_Kami Dokumen Produk Dokumen Berita Dokumen Hubungi_Ka mi Dokumen Buku_Tamu

User Admin System

Gambar 3.3 Flowchart system

Menampilkan aliran data pada Flowchart System dari admin dan user. Seorang user bisa langsung mendapatkan informasi yang telah tersedia sedangkan seorang admin untuk meng-edit data dan informasi harus login terlebih dahulu.

(11)

3.3.4 DFD Usaha Mama’e 3.3.4.1 Diagram Konteks (level 0)

Admin

User

0 Sistem Web Informasi usaha Mama’e

Informasi usaha Mama’e

5 1,2,3,4,5

Gambar 3.4 Diagram konteks level 0 Ket:

1. data profil kami 2. data produk 3. data berita 4. hubungi kami 5. data buku tamu

3.3.4.2 DFD level 1 Sistem Website Usaha Mama’e

1 2 3 4 Berita Produk Buku Tamu Admin Profil kami 5 Admin User Input berita Input produk

Edit Buku Tamu

Input Profil kami Input Buku Tamu

7 Menampilkan Informasi Admin User Data Berita D1 Data Produk D2

Data Buku Tamu

D3

6 Hubungi Kami

(12)

3.3.4.3 DFD Level 2 Proses 1(Berita) User 1.1 Lihat Berita 1.3 Tambah Berita 1.4 Edit Berita

Tampilkan Data berita

Admin

Edit Data Berita Input Data Berita Hapus Data Berita

D1 Data Berita

Data berita

Hapus Data berita

Sinpan Data Berita Sinpan Data Berita

1.2

Hapus Berita

Gambar 3.6 DFD level 2 Proses 1(Berita) 3.3.4.4 DFD Level 2 Proses 2(Produk)

User Admin 2.1 Data Produk 2.2 Hapus Produk 2.3 Tambah Produk 2.4 Edit Produk Tampilkan Data Produk

Edit Data Produk Input Data Produk Hapus Data Produk Data Produk

Data Produk

Hapus Data Produk

Sinpan Data Produk

Sinpan Data Produk D3

(13)

3.3.4.5 DFD Level 2 proses 3 (Buku Tamu)

User

Admin 3.1

Data Buku Tamu

3.2

Hapus Buku Tamu

3.3

Edit Buku Tamu

Tampilkan Data Buku Tamu

Edit Data Buku Tamu Hapus Data Buku Tamu

Data Buku Tamu

Data Menu

Hapus Data Buku Tamu

Sinpan Data Buku Tamu D3

Data Buku Tamu

Gambar 3.8 DFD Level 2 Proses 3 (Buku Tamu) 3.3.4.6 DFD Level 2 Proses 4 (Admin)

Login Admin 4 Admin D4 Profil D3 Buku Tamu D5 Hubungi Kami D1 Berita D2 Profil (Ubah, Tambah, Hapus)

4.1 Buku Tamu (Tampil, Hapus) 4.5 Hubungi Kami (Tampil, Hapus) 4.4 Berita (Ubah, Tambah, Hapus)

4.3

Produk (Ubah, Tambah, Hapus)

4.2

Simpan Data Profil

Simpan Data Buku Tamu Simpan Data Hubungi Kami

Simpan Data Berita Simpan Data Produk

Data Buku Tamu Data Hubungi Kami

Data Berita Data Produk Data Profil

Produk

(14)

3.3.5 Perancangan Basis Data 3.3.5.1 Normalisasi

1. Normalisasi Bentuk Pertama

Bentuk normal pertama dilakukan dengan cara mengumpulkan semua field basisdata, data dibentuk dalam satu record demi record dan mempunyai nilai yang sifatnya “Atomic Value”, tiap field hanya memiliki satu pengertian, tidak ada field yang berulang atau bernilai ganda.

2. Normalisasi Bentuk Kedua

Bentuk normal kedua merupakan syarat yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria yang pertama. Attribut bukan kunci tergantung secara fungsi pada kunci utama atau primary key sehingga membentuk normalisasi kedua haruslah sudah ditentukan kunci utamanya (primary key).

id_admin password nama_lengkap email blokir id_menu judul nama_menu link keterangan gambar aktif urutan id_sensor kata ganti id_bukutamu nama email komentar tanggal id_berita Judul Judul_seo Isi_berita hari tanggal jam gambar dibaca id_komentar id_berita nama_komentar url isi_komentar tgl jam_komentar aktif id_Produk nama_menu harga_satuan keterangan hari tanggal file_gambar dibaca Admin id_admin* password nama_lengkap email blokir Buku_tamu id_bukutamu* nama email komentar tanggal Komentar id_komentar* id_berita nama_komentar url isi_komentar tgl jam_komentar aktif

(15)

3. Normalisasi Bentuk Ketiga

Bentuk normal ketiga merupakan syarat yaitu bentuk data telah memenuhi bentuk normal kedua setiap atribut buka kunci harus bergantung hanya pada primary key secara menyeluruh. Menu id_menu* judul nama_menu link keterangan gambar aktif urutan Berita id_berita* Judul Judul_seo Isi_berita hari tanggal jam gambar dibaca Produk id_Produk* nama_menu harga_satuan keterangan hari tanggal file_gambar dibaca Filter_kata id_sensor* kata ganti Komentar id_komentar* id_berita** nama_komentar url isi_komentar tgl jam_komentar aktif Admin id_admin* password nama_lengkap email blokir Buku_tamu id_bukutamu* nama email komentar tanggal Menu id_menu* judul nama_menu link keterangan gambar aktif urutan Berita id_berita* Judul Judul_seo Isi_berita hari tanggal jam gambar dibaca Produk id_Produk* nama_menu harga_satuan keterangan hari tanggal file_gambar dibaca Filter_kata id_sensor* kata ganti

(16)

3.3.5.2 Relasi Antar Tabel Admin id_user* nama_kategori password nama_lengkap email filter_kata id_sensor* kata ganti produk id_produk* nama_menu harga_satuan keterangan hari tanggal file_gambar dibaca Berita id_berita* Judul Judul_seo Isi_berita hari tanggal jam gambar dibaca Buku Tamu id_buku tamu* nama email komentar tanggal komentar id_komentar* id_berita** nama_komentar url isi_komentar tgl jam_komentar aktif Menu id_menu* judul nama_menu link keterangan gambar aktif urutan 4. Implementasi Sistem 4.1 Implementasi 4.1.1 Implementasi Database 4.1.2 Koneksi Ke Database 4.1.3 Koneksi Ke Database

Setelah melakukan query ke database, maka diperlukan perintah untuk koneksi. Menghadapi permasalahan ini supaya tidak menggunakan kode yang berulang-ulang, maka diperlukan file tersendiri untuk melakukan koneksi yang nantinya file ini akan dipanggil oleh file lainnya.

Script koneksi ke database adalah .php <?php

$server = "ns1.exploit-id.com"; $username = "mrtbmns"; $password = "7p,enOlf83gT"; $database = "mrtbmns_mamae";

// Koneksi dan memilih database di server

mysql_connect($server,$username,$password) or die("Koneksi gagal"); mysql_select_db($database) or die("Database tidak bisa dibuka"); ?>

(17)

4.1.4 Uji Coba Program

Dalam uji coba program ini terdapat 2 macam uji coba program yang dilakukan yaitu uji coba black box dan uji coba white box.

1. Uji coba black box

Uji coba black box dapat melakukan testing interface perangkat lunak. Test case ini bertujuan untuk menunjukkan fungsi perangkat lunak tentang cara beroperasi. Lebih spesifik, metode ini bertujuan untuk mencari kesalahan pada:

a. Fungsi yang salah/hilang b. Kesalahan pada interface

c. Kesalahan pada struktur data/akses database d. Kesalahan performa

e. Kesalahan instalasi dan tujuan akhir

Salah satu bentuk uji coba black box adalah testing validasi. Uji coba ini dinyatakan berhasil jika fungsi-fungsi yang ada pada perangkat lunak sesuai dengan apa yang diharapkan pemakai. Contoh testing validasi sebagai berikut.

Saat pengisian login username dan password, admin diwajibkan untuk memasukkan username dan password. Jika tidak diisi ketika tombol login di klik maka akan menampilkan pesan kesalahan bahwa username dan password harus dimasukkan. Contoh pesan kesalahan tersebut adalah sebagai berikut.

Gambar 4.8 Tampilan pesan kesalahan jika user dan password salah 2. Uji coba white box

Uji coba white box adalah perancangan test case yang menggunakan struktur kontrol dari perancangan prosedural untuk mendapatkan test case. Dengan metode

white box perekayasa dapat meakukan test yang :

a. Memberikan jaminan bahwa semua jalur independent pada semua modul telah digunakan paling tidak satu kali.

b. Menggunakan keputusan yang logis pada sisi true dan false. c. Mengeksekusi semua loop pada batasan operasional.

d. Menggunakan struktur data internal untuk menjamin faliditasnya.

Test ini dimaksudkan untuk meramalkan cara kerja perangkat lunak secara detail. Karena logical patch (jalur logika) perangkat lunak akan di test dengan menyediakan test case yang akan mengerjakan kumpulan kondisi dan atau pengulangan

(18)

secara fisik.

Kesalahan logika adalah kesalahan yang ditimbulkan oleh faktor alur logika yang dibuat. Kesalahan seperti ini sulit ditemukan karena tidak ada pemberitahuan mengenai kesalahan dan tetap akan didapatkan hasil dari proses program tetapi hasilnya salah, kesalahan ini berbahaya apabila tidak disadari dan tidak ditemukan karena hasil yang salah dapat menyesatkan bagi yang menggunakannya sebagai contoh kesalahan ini sering terjadi pada logika kondisi seprti : if pilihan 1, else pilihan 2.

Kesalahan sintaks adalah kesalahan penulisan baris kode program karena kekurang telitian, sehingga ketika program dijalankan maka akan muncul suatu pesan

error. Sehingga dapat mengetahui letak kesalahannya untuk kemudian dilakukan

pembetulan. misal tanda (;),(“”) atau (“,”) seperi contoh di cek_login.php: <?php include "../include/config.php"; function antiinjection($data){ $filter_sql = mysql_real_escape_string(stripslashes(strip_tags(htmlspecialchars($data,ENT_ QUOTES)))); return $filter_sql; } $username = antiinjection($_POST[username]); $pass = antiinjection(md5($_POST[password]));

$login=mysql_query("SELECT * FROM admin WHERE id_admin='$username' AND password='$pass' AND blokir='N'");

$ketemu=mysql_num_rows($login); $r=mysql_fetch_array($login);

// Apabila username dan password ditemukan if ($ketemu > 0){ session_start(); session_register("namauser"); session_register("namalengkap"); session_register("passuser"); session_register("leveluser"); $_SESSION[namauser] = $r[username]; $_SESSION[namalengkap] = $r[nama_lengkap]; $_SESSION[passuser] = $r[password]; $_SESSION[leveluser] = $r[level]; header('location:media.php?module=home'); } else{

echo "<link href=../include/adminstyle.css rel=stylesheet type=text/css>"; echo "<center>LOGIN GAGAL! <br>

Username atau Password Anda tidak benar.<br> Atau account Anda sedang diblokir.<br>";

(19)

5. Penutup 5.1 Kesimpulan

Berikut adalah beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari sistem yang dibuat : 1. Dalam kegiatan perancangan sistem baru dapat diperoleh kesimpulan bahwa komponen-komponen sistem sudah sesuai dengan pembuatannya dan sudah bisa digunakan sebagai media promosi dan pemberian informasi bagi masyarakat pengguna internet.

2. Setelah selesai pembuatan, website bisa langsung diakses oleh pengguna internet guna mencari informasi tetang usaha Mama’e dan berbagai macam informasi lainnya yang berkenaan tetang usaha Mama’e.

5.2 Saran

Ada beberapa saran yang dapat diberikan berhubungan dengan sistem yang dibuat :

1. Dengan adanya sistem informasi komputerisasi diharapkan kontrol terhadap kegiatan pemasaran dan pengupdetan informasi dilakukan sesering mungkin guna untuk mendeteksi adanya penyalahgunaan.

2. Supaya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyelesaikan permasalahan pihak MAMA’E khususnya dalam permasalahan pemberian informasi dan perluasan pemasaran dan penjualan produk -produk yang tersedia di website MAMA’E.

3. Mulai memakai website ini untuk melakukan promosi dan pemberian informasi kepada masyarakat sehingga dapat menghemat biaya karena tidak memakai cara manual lagi.

4. Mencantumkan nama website pada bungkusan Martabak Manis sehingga masyarakat bisa mengaksesnya dengan mudah.

(20)

DAFTAR PUSAKA

Al Fatta Hanif. 2007. Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi. ANDI Yogyakarta. Amikom. 2009. Pedoman Penyusunan Penulisan Proposal Penelitian Dan Skripsi. Arief M Rudyanto. 2006. Pemrograman Basis Data Menggunakan Transact SQL dengan

Microsoft SQL Server 2000, ANDI Yogyakarta.

Kadir Abdul. 2003. Pengenalan Sisitem Informasi, ANDI Yogyakarta.

Suyanto. M, 2003, Multimedia Alat untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing, Yogyakarta; Andi Offset.

---. 2003. Strategi Periklanan Pada e-Commerce Perusahaan Top Dunia, ANDI Yogyakarta.

---. 2004. Analisis & Desain Aplikasi Multimedia untuk Pemasaran, ANDI, Yogyakarta.

Wibowo Amin, 2000, Sistem Informasi Manajemen ;edisi pertama,Yogyakarta:UPP AMP YKP.

Gambar

Gambar 3.3 Flowchart system
Gambar 3.5 DFD level 1 Sistem Website Usaha Mama’e
Gambar 3.6 DFD level 2 Proses 1(Berita)  3.3.4.4  DFD Level 2 Proses 2(Produk)
Gambar 3.8 DFD Level 2 Proses 3 (Buku Tamu)   3.3.4.6  DFD Level 2 Proses 4 (Admin)
+2

Referensi

Dokumen terkait

Padahal sebenarnya bahan-baku yang digunakan untuk produksi sebuah jenis barang khususnya produksi seni kaligrafi dapat lebih bervariasi jika dengan memanfaatkan sumber

Penyebab asam urat yang paling utama adalah makanan atau faktor dari luar. Asam urat dapat meningkat dengan cepat antara lain disebabkan karena nutrisi dan

Variabel prediktor yang diteliti adalah usia anak, jenis kelamin anak, jumlah anggota rumah tangga (ART), usia Kepala Rumah Tangga (KRT), jenis kelamin KRT, tingkat pendidikan

Oleh karena itu berdasarkan latar belakang di atas, dengan mengacu pada strategi eksporitori, penulis akan melakukan penelitian dengan judul yaitu,

Dalam pene- litian ini, beberapa permasalahan yang dapat dirumuskan, yaitu (1) Apakah para pelaku UKM sudah menerapkan akun- tansi atau belum, (2) apa saja

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadarannya composmentis atau sadar penuh 84,4 % dengan penanganan tanggap darurat tepat dan 15,6 % samnolent sedangan 32,3

Apakah usulan Sejalan dengan Rancangan Awal RKPD; Apakah Sesuai Dengan Arah Kebijakan Daerah;. Prioritas 2, Kegiatan Rancangan

Dilihat dari kemudahan untuk melepaskan atom hidrogen maka adanya gugus substituen pendonor elektron pada posisi para dapat meningkatkan aktivitas antioksidan sedangkan gugus