• Tidak ada hasil yang ditemukan

SAP MANAJEMEN PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SAP MANAJEMEN PENDIDIKAN"

Copied!
429
0
0

Teks penuh

(1)

SAP MANAJEMEN PENDIDIKAN

Nama Mata Kuliah : Manajemen Pendidikan Kode / Jumlah SKS : 3 Sks

Semester : 1

Syarat/Kosyarat :

-Dosen : Prof. Dr. Slameto, M.Pd

TUJUAN

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menguasai kemampuan teoritik tentang manajemen pendidikan di satuan pendidikan formal maupun non formal; Dengan demikian mahasiswa mampu:

1. Menganalisis masalah dan memberi solusi yang terkait dengan penentuan kebijakan dan pengelolaan pendidikan pada tingkat makro, messo, dan mikro.

2. Berkontribusi dalam upaya perbaikan dan peningkatan kinerja organisasi berdasarkan prinsip dasar bidang kajian ilmu manajemen pendidikan.

3. Membuat keputusan-keputusan strategik berdasarkan pendekatan ilmiah dengan kajian teoritis dan empiris atau kontekstual.

4. Berkontribusi dalam pengembangan keilmuan melalui penelitian dengan pendekatan interdisipliner/multidisiplin menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara nasional dan atau internasional.

DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini membahas konsep dasar, teori, prinsip, ruang lingkup, proses dan aspek manajemen pendidikan. Cakupan bahasan mata kuliah ini adalah:

1. Konsep dasar manajemen pendidikan: pengertian administrasi, organisasi dan manajemen pendidikan, hakikat, peran, fungsi dan ruang lingkup manajemen pendidikan, manajemen sebagai sistem

2. Falsafah dan tori manajemen pendidikan: falsafah manajemen, berbagai pendekatan dalam manajemen pendidikan: klasik, neo klasik dan modern, perkembangan teori manajemen

3. Standar pengelolaan dalam sistem pendidikan nasional

4. Manajemen sebagai proses penerapan fungsi-fungsi manajemen: planning, organizing, staffing, actuiting/ kepemimpinan, dan controlling

5. Bidang garapan dalam manajemen pendidikan: kurikulum atau program pendidikan, kesiswaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendidikan, keuangan dan pembiayaan, manajemen sistem informasi pendidikan.

6. Kepemimpinan dalam organisasi 7. Supervisi Pendidikan

8. Teknik dan alat manajemen: pemanfaatanya dalam menghadapi perubahan, pengambilan keputusan dan untuk meningkatkan kinerja

(2)

PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Pokok bahasan untuk setiap pertemuan disusun sebagaimana jadwal terlampir. Mahasiswa diharapkan telah membaca bahan yang telah ditentukan sebelum mengikuti perkuliahan. Dengan demikian mahasiswa akan siap dan dapat mengikuti kuliah dengan lebih efektif dan kontributif.

Untuk mencapai tujuan perkuliahan, kegiatan perkuliahan ini lebih dikonsentrasikan pada peningkatan kemampuan belajar mandiri secara individual dalam mengikuti: ceramah, diskusi kelompok, serta analisis kasus, problem solving sehingga lebih siap dalam pembuatan tugas individu dan kelompok;

Media yang digunakan dalam perkuliahan ini adalah: whiteboard, lcd, komputer, buku/materi wajib, tesis dan pedoman penulisan tesis, serta pedoman membuat kajian kritis dan best practice.

Tugas individu adalah melakukan Kajian kritis atas hasil penelitian terpublikasi dalam bidang manajemen pendidikan yang sesuai ruang lingkup kajian manajemen pendidikan (contoh kajian kritis dan laporan best practise disediakan).

Tugas kelompok adalah melakukan analisis praktek manajemen yang berhasil baik/good atau best; bisa hanya pada salah satu aspek manajemen atau keseluruhan manajemen di sekolah atau luar sekolah dalam menerapkan salah satu teori atau pendekatan manajemen.

EVALUASI

Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam: partisipasi kegiatan kelas, pembuatan dan penyajian tugas kelompok, tugas individual dan tas (20%, 30% dan 50%); tes akhir semester diselenggarakan pada akhir semester sesuai jadwal; pada tahun ini yaitu minggu ke 2 Bulan April 2014.

RINCIAN MATERI DAN PERTEMUAN

Pertemuan 1 : Orientasi Perkuliahan: Tujuan, GBPP dan SAP, Strategi perkuliahan,

Tagihan/sistem penilaian sumber

Pertemuan 2-4 : Konsep dasar manajemen pendidikan: pengertian administrasi,

organisasi dan manajemen pendidikan, hakikat, peran, fungsi dan ruang lingkup manajemen pendidikan, manajemen sebagai sistem Pertemuan 4-5 : Falsafah dan tori manajemen pendidikan: falsafah manajemen,

berbagai pendekatan dalam manajemen pendidikan: klasik, neo klasik dan modern, perkembangan teori manajemen

Pertemuan 6 : Standar pengelolaan dalam sistem pendidikan nasional

Pertemuan 7-8 : Manajemen sebagai proses penerapan fungsi-fungsi manajemen:

planning, organizing, staffing, actuiting/ kepemimpinan, dan controlling

Pertemuan 9 : Tagihan tugas individual

Pertemuan 10-11 : Bidang garapan dalam manajemen pendidikan: kurikulum atau

program pendidikan, kesiswaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendidikan, keuangan dan pembiayaan, manajemen sistem informasi pendidikan, dll.

(3)

Pertemuan 12 : Kepemimpinan dalam organisasi

Pertemuan 13 : Supervisi Pendidikan

Pertemuan 14 : Teknik dan alat manajemen: pemanfaatanya dalam menghadapi

perubahan, pengambilan keputusan dan untuk meningkatkan kinerja Pertemuan 15 : Tagihan tugas kelompok dan refleksi.

Pertemuan 16 : TAS.

SUMBER

Duke, Daniel l. & Canady R.L., 1991, Schooling Policy, New York; McGraw-Hill. Inc.

Frans Mardi Hartono, 2009, Paradigma Baru Manajemen Indonesia, Bandung; Mizan Hoy. W.K. & Miskel, C.G., 2008, Educational Administration, (Theory, research, and

Practice), New York ; McGraw Hill Higher Educational

Lunenburg, F.C. & Irby, B.J., 2006 The Principalship, (Vision to Actiona), USA: Wadswoth Cengage Learning

Macgilchrist, Barbara, etc. 2004, The Intelegent School, New Delhi; Sage Publication Nanang Fattah, 2009, Ekonomi Dan Pembiayaan Pendidikan, Bandung; PT. Remaja

Rosda Karya

Nanang Fattah, 2009, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung; PT. Remaja Rosda Karya

Razikta & Swanson A.D. 1995, Fundamental Concepts Of Educational Leadership

And Managemen, New Jersey: Merril an inprint of Prentice hall, Englewood Cliffs

Rivai, V. dan Murni, S. 2009. Education Management: Analisis Teori dan Praktik. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Scheerens, Jaap, 1992, Effective Schooling, (Research, Theory and Practice), London; British Library Cataloguing in Publication Data

Silver harold, 1994, Good Schools, Effective Schools, London; british Library Cataloguing in Publication Data

Thomas, J. Alan, 1971, The Productive School, USA; John Wiley & Sons, Inc. Sumber-dumber lain yang relevan, seperti jurnal dan artikel dari internet

(4)

Konsep Dasar

Konsep Dasar

Manajemen

Manajemen Pendidikan

Pendidikan

Oleh

Oleh

Slameto

Slameto

(5)

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

Proses pengembangan kegiatan kerjasama

Proses pengembangan kegiatan kerjasama

sekelompok orang untuk mencapai tujuan

sekelompok orang untuk mencapai tujuan

pendidikan yang telah ditetapkan

pendidikan yang telah ditetapkan..

Proses pengendalian kegiatan kelompok yg

Proses pengendalian kegiatan kelompok yg

minimal mencakup: perencanaan

minimal mencakup: perencanaan (planning),

(planning),

pengorganisasian

pengorganisasian (organizing),

(organizing), penggerakan

penggerakan

(actuating),

(actuating), dan pengawasan

dan pengawasan (controlling)

(controlling)

sebagai suatu proses untuk menjadikan visi

sebagai suatu proses untuk menjadikan visi

menjadi aksi.

menjadi aksi.

Manajemen pendidikan sama artinya dengan

Manajemen pendidikan sama artinya dengan

administrasi pendidikan

administrasi pendidikan

Proses pengembangan kegiatan kerjasama

Proses pengembangan kegiatan kerjasama

sekelompok orang untuk mencapai tujuan

sekelompok orang untuk mencapai tujuan

pendidikan yang telah ditetapkan

pendidikan yang telah ditetapkan..

Proses pengendalian kegiatan kelompok yg

Proses pengendalian kegiatan kelompok yg

minimal mencakup: perencanaan

minimal mencakup: perencanaan (planning),

(planning),

pengorganisasian

pengorganisasian (organizing),

(organizing), penggerakan

penggerakan

(actuating),

(actuating), dan pengawasan

dan pengawasan (controlling)

(controlling)

sebagai suatu proses untuk menjadikan visi

sebagai suatu proses untuk menjadikan visi

menjadi aksi.

menjadi aksi.

Manajemen pendidikan sama artinya dengan

Manajemen pendidikan sama artinya dengan

administrasi pendidikan

(6)

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

 Memiliki berbagai kegiatan yg kompleks & salingMemiliki berbagai kegiatan yg kompleks & saling berhubungan.

berhubungan.

 Merupakan sekumpulan fungsi untuk menjamin efisiensiMerupakan sekumpulan fungsi untuk menjamin efisiensi dan efektifitas pelayanan pendidikan melalui

dan efektifitas pelayanan pendidikan melalui

perencanaan, pengambilan keputusan, perilaku perencanaan, pengambilan keputusan, perilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, stimulus dan koordinasi personil, penciptaan iklim stimulus dan koordinasi personil, penciptaan iklim oorganisasi yang kondusif, serta penentuan

oorganisasi yang kondusif, serta penentuan

pengembangan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengembangan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat di masa depan.

peserta didik dan masyarakat di masa depan.

 Serangkaian kegiatan bersama atau keseluruhan prosesSerangkaian kegiatan bersama atau keseluruhan proses pengendalian usaha atas kerjasama sekelompok orang pengendalian usaha atas kerjasama sekelompok orang dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara terencana dan sistematis, yang diselenggarakan secara terencana dan sistematis, yang diselenggarakan pada suatu lingkungan tertentu.

pada suatu lingkungan tertentu.

 Memiliki berbagai kegiatan yg kompleks & salingMemiliki berbagai kegiatan yg kompleks & saling berhubungan.

berhubungan.

 Merupakan sekumpulan fungsi untuk menjamin efisiensiMerupakan sekumpulan fungsi untuk menjamin efisiensi dan efektifitas pelayanan pendidikan melalui

dan efektifitas pelayanan pendidikan melalui

perencanaan, pengambilan keputusan, perilaku perencanaan, pengambilan keputusan, perilaku kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, kepemimpinan, penyiapan alokasi sumber daya, stimulus dan koordinasi personil, penciptaan iklim stimulus dan koordinasi personil, penciptaan iklim oorganisasi yang kondusif, serta penentuan

oorganisasi yang kondusif, serta penentuan

pengembangan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengembangan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan masyarakat di masa depan.

peserta didik dan masyarakat di masa depan.

 Serangkaian kegiatan bersama atau keseluruhan prosesSerangkaian kegiatan bersama atau keseluruhan proses pengendalian usaha atas kerjasama sekelompok orang pengendalian usaha atas kerjasama sekelompok orang dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara terencana dan sistematis, yang diselenggarakan secara terencana dan sistematis, yang diselenggarakan pada suatu lingkungan tertentu.

(7)

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

 Suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber dayaSuatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama. turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama.

 Penataan mengandung makna: mengatur, memimpin, mengelolaPenataan mengandung makna: mengatur, memimpin, mengelola atau mengadministrasikan sumber daya yang meliputi

atau mengadministrasikan sumber daya yang meliputi

perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pembinaan. perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pembinaan.

 Sumber daya terdiri dari sumber daya manusia (peserta didik,Sumber daya terdiri dari sumber daya manusia (peserta didik, pendidik, dan pemakai jasa pendidikan), sumber belajar dan pendidik, dan pemakai jasa pendidikan), sumber belajar dan

kurikulum (segala sesuatu yang disediakan lembaga pendidikan kurikulum (segala sesuatu yang disediakan lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan), serta fasilitas (peralatan, barang, dan untuk mencapai tujuan), serta fasilitas (peralatan, barang, dan keuangan yang menunjang kemungkinan terjadinya pendidikan). keuangan yang menunjang kemungkinan terjadinya pendidikan).

 Tujuan pendidikan yang produktif berupa prestasi yang efektif danTujuan pendidikan yang produktif berupa prestasi yang efektif dan susana atau proses yang efisien, sedangkan keberhasilan

susana atau proses yang efisien, sedangkan keberhasilan

pencapaian tujuan pendidikan yang produktif dapat dilihat dari pencapaian tujuan pendidikan yang produktif dapat dilihat dari sudut administratif psikologis dan ekonomis.

sudut administratif psikologis dan ekonomis.

 Suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber dayaSuatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama. turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama.

 Penataan mengandung makna: mengatur, memimpin, mengelolaPenataan mengandung makna: mengatur, memimpin, mengelola atau mengadministrasikan sumber daya yang meliputi

atau mengadministrasikan sumber daya yang meliputi

perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pembinaan. perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pembinaan.

 Sumber daya terdiri dari sumber daya manusia (peserta didik,Sumber daya terdiri dari sumber daya manusia (peserta didik, pendidik, dan pemakai jasa pendidikan), sumber belajar dan pendidik, dan pemakai jasa pendidikan), sumber belajar dan

kurikulum (segala sesuatu yang disediakan lembaga pendidikan kurikulum (segala sesuatu yang disediakan lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan), serta fasilitas (peralatan, barang, dan untuk mencapai tujuan), serta fasilitas (peralatan, barang, dan keuangan yang menunjang kemungkinan terjadinya pendidikan). keuangan yang menunjang kemungkinan terjadinya pendidikan).

 Tujuan pendidikan yang produktif berupa prestasi yang efektif danTujuan pendidikan yang produktif berupa prestasi yang efektif dan susana atau proses yang efisien, sedangkan keberhasilan

susana atau proses yang efisien, sedangkan keberhasilan

pencapaian tujuan pendidikan yang produktif dapat dilihat dari pencapaian tujuan pendidikan yang produktif dapat dilihat dari sudut administratif psikologis dan ekonomis.

(8)

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

 Pada hakekatnya menyangkut tujuan pendidikan, manusiaPada hakekatnya menyangkut tujuan pendidikan, manusia yang melakukan kerjasama, proses sistemik dan sistematik, yang melakukan kerjasama, proses sistemik dan sistematik, serta sumber

serta sumber--sumber yang didayagunakan.sumber yang didayagunakan.

 Merupakan suatu cabang ilmu manajemen yang mempelajariMerupakan suatu cabang ilmu manajemen yang mempelajari penataan sumber daya manusia, kurikulum, fasilitas, sumber penataan sumber daya manusia, kurikulum, fasilitas, sumber belajar dan dana, serta upaya mencapai tujuan lembaga

belajar dan dana, serta upaya mencapai tujuan lembaga secara dinamis.

secara dinamis.

 Berimplikasi terhadap aspekBerimplikasi terhadap aspek--aspek yang terkait denganaspek yang terkait dengan lingkungan pendidikan, baik secara makro, messo maupun lingkungan pendidikan, baik secara makro, messo maupun mikro untuk mencapai tujuan.

mikro untuk mencapai tujuan.

 Proses manajemen pendidikan memerlukan berbagaiProses manajemen pendidikan memerlukan berbagai pendekatan untuk mencapai tujuan, diantaranya adalah pendekatan untuk mencapai tujuan, diantaranya adalah pendekatan sistem, dan pendekatan terpadu.

pendekatan sistem, dan pendekatan terpadu.

 Pendekatan sistem mempelajari manajemen dari sudut sistem,Pendekatan sistem mempelajari manajemen dari sudut sistem, sub sistem, dan komponen sistem, dengan penekanan pada sub sistem, dan komponen sistem, dengan penekanan pada interaksi antar komponen didalamnya, sedangkan pendekatan interaksi antar komponen didalamnya, sedangkan pendekatan manajemen terpadu dilandasi oleh norma dan keadaan yang manajemen terpadu dilandasi oleh norma dan keadaan yang berlaku, menelaah kemasa silam, serta berorientasi ke masa berlaku, menelaah kemasa silam, serta berorientasi ke masa depan secara cermat.

depan secara cermat.

 Pada hakekatnya menyangkut tujuan pendidikan, manusiaPada hakekatnya menyangkut tujuan pendidikan, manusia yang melakukan kerjasama, proses sistemik dan sistematik, yang melakukan kerjasama, proses sistemik dan sistematik, serta sumber

serta sumber--sumber yang didayagunakan.sumber yang didayagunakan.

 Merupakan suatu cabang ilmu manajemen yang mempelajariMerupakan suatu cabang ilmu manajemen yang mempelajari penataan sumber daya manusia, kurikulum, fasilitas, sumber penataan sumber daya manusia, kurikulum, fasilitas, sumber belajar dan dana, serta upaya mencapai tujuan lembaga

belajar dan dana, serta upaya mencapai tujuan lembaga secara dinamis.

secara dinamis.

 Berimplikasi terhadap aspekBerimplikasi terhadap aspek--aspek yang terkait denganaspek yang terkait dengan lingkungan pendidikan, baik secara makro, messo maupun lingkungan pendidikan, baik secara makro, messo maupun mikro untuk mencapai tujuan.

mikro untuk mencapai tujuan.

 Proses manajemen pendidikan memerlukan berbagaiProses manajemen pendidikan memerlukan berbagai pendekatan untuk mencapai tujuan, diantaranya adalah pendekatan untuk mencapai tujuan, diantaranya adalah pendekatan sistem, dan pendekatan terpadu.

pendekatan sistem, dan pendekatan terpadu.

 Pendekatan sistem mempelajari manajemen dari sudut sistem,Pendekatan sistem mempelajari manajemen dari sudut sistem, sub sistem, dan komponen sistem, dengan penekanan pada sub sistem, dan komponen sistem, dengan penekanan pada interaksi antar komponen didalamnya, sedangkan pendekatan interaksi antar komponen didalamnya, sedangkan pendekatan manajemen terpadu dilandasi oleh norma dan keadaan yang manajemen terpadu dilandasi oleh norma dan keadaan yang berlaku, menelaah kemasa silam, serta berorientasi ke masa berlaku, menelaah kemasa silam, serta berorientasi ke masa depan secara cermat.

(9)

Pengertian Administrasi

Pengertian Administrasi

 Administrasi Pendidikan ialah segenap proses pengarahanAdministrasi Pendidikan ialah segenap proses pengarahan

dan penintegrasian segala sesuatu baik personal , dan penintegrasian segala sesuatu baik personal , spiritual

spiritual dan material yang bdersangkut paut dengandan material yang bdersangkut paut dengan tercapainya tujuan pendidikan.

tercapainya tujuan pendidikan.

 Administrasi pendidikan adalah suatu proses keseleruhanAdministrasi pendidikan adalah suatu proses keseleruhan

kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi perencanaan , pengorganisasian ,pengarahan ,

perencanaan , pengorganisasian ,pengarahan , pengkoordinasiaan, pengawasan, pembiyaan dan pengkoordinasiaan, pengawasan, pembiyaan dan

pelaporan dengan menggunakan atau memanfaatkan pelaporan dengan menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersdia , baik opersonal , material maupun fasilitas yang tersdia , baik opersonal , material maupun sepritual untuk mencapai tujuan pendidikan secara efesien sepritual untuk mencapai tujuan pendidikan secara efesien dan efektif.

dan efektif.

 Administrasi Pendidikan ialah segenap proses pengarahanAdministrasi Pendidikan ialah segenap proses pengarahan

dan penintegrasian segala sesuatu baik personal , dan penintegrasian segala sesuatu baik personal , spiritual

spiritual dan material yang bdersangkut paut dengandan material yang bdersangkut paut dengan tercapainya tujuan pendidikan.

tercapainya tujuan pendidikan.

 Administrasi pendidikan adalah suatu proses keseleruhanAdministrasi pendidikan adalah suatu proses keseleruhan

kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi kegiatan bersama dalam bidang pendidikan yang meliputi perencanaan , pengorganisasian ,pengarahan ,

perencanaan , pengorganisasian ,pengarahan , pengkoordinasiaan, pengawasan, pembiyaan dan pengkoordinasiaan, pengawasan, pembiyaan dan

pelaporan dengan menggunakan atau memanfaatkan pelaporan dengan menggunakan atau memanfaatkan fasilitas yang tersdia , baik opersonal , material maupun fasilitas yang tersdia , baik opersonal , material maupun sepritual untuk mencapai tujuan pendidikan secara efesien sepritual untuk mencapai tujuan pendidikan secara efesien dan efektif.

(10)

Pengertian Administrasi

Pengertian Administrasi

 Adminitrasi pendidikan adalah suatuAdminitrasi pendidikan adalah suatu caracara bekerja denganbekerja dengan

orang

orang ––orang dalam rangka usaha mencapai tujuanorang dalam rangka usaha mencapai tujuan

pendidikan yang efektif , yang berarti mendatangkan hasil pendidikan yang efektif , yang berarti mendatangkan hasil yang baik dan tepat , sesuai dengan tujuan pendidikan

yang baik dan tepat , sesuai dengan tujuan pendidikan

yang telah ditentukan.atau administrasi pendidikan adalah yang telah ditentukan.atau administrasi pendidikan adalah semua kegiatan sekolah yang meliputi usaha

semua kegiatan sekolah yang meliputi usaha--usaha besarusaha besar seperti perumusan polis, pengarahan usaha , koordinasi, seperti perumusan polis, pengarahan usaha , koordinasi, konsultasi, korespondensi, control dan seterusnya ,

konsultasi, korespondensi, control dan seterusnya , sampai kepada usaha

sampai kepada usaha--usaha kecil dan sederhana sepertiusaha kecil dan sederhana seperti menjaga sekolah , menyapu halaman dan lain sebagainya menjaga sekolah , menyapu halaman dan lain sebagainya ..

 Adminitrasi pendidikan adalah suatuAdminitrasi pendidikan adalah suatu caracara bekerja denganbekerja dengan

orang

orang ––orang dalam rangka usaha mencapai tujuanorang dalam rangka usaha mencapai tujuan

pendidikan yang efektif , yang berarti mendatangkan hasil pendidikan yang efektif , yang berarti mendatangkan hasil yang baik dan tepat , sesuai dengan tujuan pendidikan

yang baik dan tepat , sesuai dengan tujuan pendidikan

yang telah ditentukan.atau administrasi pendidikan adalah yang telah ditentukan.atau administrasi pendidikan adalah semua kegiatan sekolah yang meliputi usaha

semua kegiatan sekolah yang meliputi usaha--usaha besarusaha besar seperti perumusan polis, pengarahan usaha , koordinasi, seperti perumusan polis, pengarahan usaha , koordinasi, konsultasi, korespondensi, control dan seterusnya ,

konsultasi, korespondensi, control dan seterusnya , sampai kepada usaha

sampai kepada usaha--usaha kecil dan sederhana sepertiusaha kecil dan sederhana seperti menjaga sekolah , menyapu halaman dan lain sebagainya menjaga sekolah , menyapu halaman dan lain sebagainya ..

(11)

Pengertian Administrasi

Pengertian Administrasi

a.

a. Bahwa seluruh administrasi pendidikan itu merupakanBahwa seluruh administrasi pendidikan itu merupakan proses keseluruhan dan kegiatan

proses keseluruhan dan kegiatan--kegiatan bersama yangkegiatan bersama yang harus dilakukan oleh semua pihak yang

harus dilakukan oleh semua pihak yang adaada sangkutsangkut pautnya dengan tugas

pautnya dengan tugas--tugas pendidikan.tugas pendidikan. b.

b. Bahwa administrasi pendidikan itu mencakup kegiatanBahwa administrasi pendidikan itu mencakup kegiatan--kegiatan yang luas yang meliputi kegiatan--kegiatan perencanaan , kegiatan yang luas yang meliputi kegiatan perencanaan , pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan ,

pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan , khususnya dalam bidang pendidikan yang

khususnya dalam bidang pendidikan yang diselenggarakan di sekolah

diselenggarakan di sekolah--sekolah.sekolah. c.

c. Bahwa administrasi pendidikan itu bukan hanya sekedarBahwa administrasi pendidikan itu bukan hanya sekedar kegiatan tata usaha seperti dilakukan di kantor

kegiatan tata usaha seperti dilakukan di kantor--kantor ,kantor , inspeksi pendidikan lainnya.

inspeksi pendidikan lainnya. a.

a. Bahwa seluruh administrasi pendidikan itu merupakanBahwa seluruh administrasi pendidikan itu merupakan proses keseluruhan dan kegiatan

proses keseluruhan dan kegiatan--kegiatan bersama yangkegiatan bersama yang harus dilakukan oleh semua pihak yang

harus dilakukan oleh semua pihak yang adaada sangkutsangkut pautnya dengan tugas

pautnya dengan tugas--tugas pendidikan.tugas pendidikan. b.

b. Bahwa administrasi pendidikan itu mencakup kegiatanBahwa administrasi pendidikan itu mencakup kegiatan--kegiatan yang luas yang meliputi kegiatan--kegiatan perencanaan , kegiatan yang luas yang meliputi kegiatan perencanaan , pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan ,

pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan , khususnya dalam bidang pendidikan yang

khususnya dalam bidang pendidikan yang diselenggarakan di sekolah

diselenggarakan di sekolah--sekolah.sekolah. c.

c. Bahwa administrasi pendidikan itu bukan hanya sekedarBahwa administrasi pendidikan itu bukan hanya sekedar kegiatan tata usaha seperti dilakukan di kantor

kegiatan tata usaha seperti dilakukan di kantor--kantor ,kantor , inspeksi pendidikan lainnya.

(12)

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

Pada dasarnya organisasi adalah

Pada dasarnya organisasi adalah tempat atau

tempat atau

wadah dimana orang

wadah dimana orang--orang berkumpul,

orang berkumpul,

kerjasama secara rasional dan sistematis,

kerjasama secara rasional dan sistematis,

terencana, terorganisasi, terpimpin dan

terencana, terorganisasi, terpimpin dan

terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya

terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya

(sumber daya seperti uang, material, mesin,

(sumber daya seperti uang, material, mesin,

metode, lingkungan), sarana

metode, lingkungan), sarana--parasarana,

parasarana, data

data,,

dan lain sebagainya yang digunakan secara

dan lain sebagainya yang digunakan secara

efisien dan efektif untuk mencapai tujuan

efisien dan efektif untuk mencapai tujuan

organisasi

organisasi

Pada dasarnya organisasi adalah

Pada dasarnya organisasi adalah tempat atau

tempat atau

wadah dimana orang

wadah dimana orang--orang berkumpul,

orang berkumpul,

kerjasama secara rasional dan sistematis,

kerjasama secara rasional dan sistematis,

terencana, terorganisasi, terpimpin dan

terencana, terorganisasi, terpimpin dan

terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya

terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya

(sumber daya seperti uang, material, mesin,

(sumber daya seperti uang, material, mesin,

metode, lingkungan), sarana

metode, lingkungan), sarana--parasarana,

parasarana, data

data,,

dan lain sebagainya yang digunakan secara

dan lain sebagainya yang digunakan secara

efisien dan efektif untuk mencapai tujuan

efisien dan efektif untuk mencapai tujuan

organisasi

(13)

Tata Kerja

Tata Kerja

Tata Kerja adalah

Tata Kerja adalah cara

cara dimana yang

dimana yang

bertujuan untuk mencapai tingkat efesien

bertujuan untuk mencapai tingkat efesien

dan maksimal dengan cara melaksanakan

dan maksimal dengan cara melaksanakan

suatu pekerjaan dengan benar dan

suatu pekerjaan dengan benar dan

berhasil sesuai dengan apa yang telah

berhasil sesuai dengan apa yang telah

direncanakan.

direncanakan.

Tata Kerja adalah

Tata Kerja adalah cara

cara dimana yang

dimana yang

bertujuan untuk mencapai tingkat efesien

bertujuan untuk mencapai tingkat efesien

dan maksimal dengan cara melaksanakan

dan maksimal dengan cara melaksanakan

suatu pekerjaan dengan benar dan

suatu pekerjaan dengan benar dan

berhasil sesuai dengan apa yang telah

berhasil sesuai dengan apa yang telah

direncanakan.

(14)

PENGERTIAN

PENGERTIAN MANAJEMEN

MANAJEMEN

 KataKata ManajemenManajemen berasal dari bahasa Perancis kunoberasal dari bahasa Perancis kuno ménagement,ménagement,

yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur." yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur."

 Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secaraManajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara

universal. universal.

 MaryMary ParkerParker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagaiFollet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai

seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan

bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

 RickyRicky W. GriffinW. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah prosesmendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses

perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan

pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien.

dan efesien.

 Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai denganEfektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan

perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang

yang adaada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuaidilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal

dengan jadwal

 KataKata ManajemenManajemen berasal dari bahasa Perancis kunoberasal dari bahasa Perancis kuno ménagement,ménagement,

yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur." yang memiliki arti "seni melaksanakan dan mengatur."

 Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secaraManajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara

universal. universal.

 MaryMary ParkerParker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagaiFollet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai

seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan

bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

 RickyRicky W. GriffinW. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah prosesmendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses

perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan

pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien.

dan efesien.

 Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai denganEfektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan

perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang

yang adaada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuaidilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal

(15)

Pengertian manajemen

Pengertian manajemen

1. Manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang 1. Manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang

selanjutnya menjadi cikal bakal Manajemen sebagai suatu profesi. selanjutnya menjadi cikal bakal Manajemen sebagai suatu profesi. Manajemen sebbagai suatu ilmu menekankan perhatian kepada Manajemen sebbagai suatu ilmu menekankan perhatian kepada ketrampilan dan kemampun manajerial yang diklasifikasikan ketrampilan dan kemampun manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/ketrampilan teknikal,manusiawi dan menjadi kemampuan/ketrampilan teknikal,manusiawi dan konsepsual.

konsepsual.

2. Manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang 2. Manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang

sitematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen. sitematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen.

3. Manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (Style) 3. Manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (Style) seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lin seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lin untuk mencapai tujuan.

untuk mencapai tujuan.

1. Manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang 1. Manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang

selanjutnya menjadi cikal bakal Manajemen sebagai suatu profesi. selanjutnya menjadi cikal bakal Manajemen sebagai suatu profesi. Manajemen sebbagai suatu ilmu menekankan perhatian kepada Manajemen sebbagai suatu ilmu menekankan perhatian kepada ketrampilan dan kemampun manajerial yang diklasifikasikan ketrampilan dan kemampun manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/ketrampilan teknikal,manusiawi dan menjadi kemampuan/ketrampilan teknikal,manusiawi dan konsepsual.

konsepsual.

2. Manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang 2. Manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang

sitematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen. sitematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen.

3. Manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (Style) 3. Manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (Style) seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lin seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lin untuk mencapai tujuan.

(16)

Hubungan Manajemen dan

Hubungan Manajemen dan

Organisasi

Organisasi

 Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yangManajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang

erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja

kerja teamteam, ibaratkan di suatu perusahaan seorang, ibaratkan di suatu perusahaan seorang

manajer membagikan tugas kepada anggota team nya manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas

tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas

mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas

memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan

kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.

organisasi.

  

 Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yangManajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang

erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja

kerja teamteam, ibaratkan di suatu perusahaan seorang, ibaratkan di suatu perusahaan seorang

manajer membagikan tugas kepada anggota team nya manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas

tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas

mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas

memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan

kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.

organisasi.

 

(17)

Hubungan Manajemen dan

Hubungan Manajemen dan

Tata Kerja

Tata Kerja

Manajemen dan Tata Kerja merupakan

Manajemen dan Tata Kerja merupakan

faktor utama dalam tercapainya target,

faktor utama dalam tercapainya target,

seperti manajemen yang teroganisir dan

seperti manajemen yang teroganisir dan

tata kerja yang terencana dengan baik

tata kerja yang terencana dengan baik

akan mampu menyelesaikan pekerjaan

akan mampu menyelesaikan pekerjaan

sesuai target yang ditetapkan.

sesuai target yang ditetapkan.

Manajemen dan Tata Kerja merupakan

Manajemen dan Tata Kerja merupakan

faktor utama dalam tercapainya target,

faktor utama dalam tercapainya target,

seperti manajemen yang teroganisir dan

seperti manajemen yang teroganisir dan

tata kerja yang terencana dengan baik

tata kerja yang terencana dengan baik

akan mampu menyelesaikan pekerjaan

akan mampu menyelesaikan pekerjaan

sesuai target yang ditetapkan.

(18)

Hubungan Manajemen,

Hubungan Manajemen,

Organisasi dan Tata Kerja

Organisasi dan Tata Kerja

Hal

Hal ini

ini tentang bagaimana caranya seorang manager

tentang bagaimana caranya seorang manager

memanajemen bawahannya melalui beberapa proses

memanajemen bawahannya melalui beberapa proses

perancaan, seperti yang dikatakan Mary

perancaan, seperti yang dikatakan Mary Parker

Parker Follet

Follet

manajer harus mempersiapkan proses perencanaan,

manajer harus mempersiapkan proses perencanaan,

pengorganisasian, pengkoordinasian, dan

pengorganisasian, pengkoordinasian, dan

pengontrolan sumber daya.

pengontrolan sumber daya.

Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke

Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke

organisasi, untuk mendapatkan

organisasi, untuk mendapatkan hasil yang baik

hasil yang baik

dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata

dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata

kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.

kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.

Hal

Hal ini

ini tentang bagaimana caranya seorang manager

tentang bagaimana caranya seorang manager

memanajemen bawahannya melalui beberapa proses

memanajemen bawahannya melalui beberapa proses

perancaan, seperti yang dikatakan Mary

perancaan, seperti yang dikatakan Mary Parker

Parker Follet

Follet

manajer harus mempersiapkan proses perencanaan,

manajer harus mempersiapkan proses perencanaan,

pengorganisasian, pengkoordinasian, dan

pengorganisasian, pengkoordinasian, dan

pengontrolan sumber daya.

pengontrolan sumber daya.

Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke

Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke

organisasi, untuk mendapatkan

organisasi, untuk mendapatkan hasil yang baik

hasil yang baik

dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata

dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata

kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.

kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.

(19)

PERBEDAAN ADMINISTRASI DAN

PERBEDAAN ADMINISTRASI DAN

MANAJEMEN

MANAJEMEN

 Dalam Bahasa Inggris kata Administrasi dan Manajemen digunakanDalam Bahasa Inggris kata Administrasi dan Manajemen digunakan

dalam konteks dan beberapa variasi pengertian. Dalam beberapa dalam konteks dan beberapa variasi pengertian. Dalam beberapa konteks keduanya mempunyai persamaan arti dengan kandungan konteks keduanya mempunyai persamaan arti dengan kandungan makna to control yang berarti mengatur dan mengurus.

makna to control yang berarti mengatur dan mengurus.

 Dalam kamus Hornby (1984) kata administration diartikan sebagaiDalam kamus Hornby (1984) kata administration diartikan sebagai

management of affairs (pengelolaan urusan), dan kata management management of affairs (pengelolaan urusan), dan kata management diartikan sebagai control atau handle (mengatur atau mengurus), diartikan sebagai control atau handle (mengatur atau mengurus), sedangkan Sutisna menyatakan bahwa administrasi sama artinya sedangkan Sutisna menyatakan bahwa administrasi sama artinya dengan manajemen, tetapi di bidang pendidikan, pemerintahan, dengan manajemen, tetapi di bidang pendidikan, pemerintahan, rumah sakit dan kemiliteran umumnya dipakai istilah admistrasi rumah sakit dan kemiliteran umumnya dipakai istilah admistrasi sedangkan di bidang industri dan perusahaan menggunakan istilah sedangkan di bidang industri dan perusahaan menggunakan istilah manajemen (Sutisna dalam Usman, 2006:4)

manajemen (Sutisna dalam Usman, 2006:4)

 Dalam Bahasa Inggris kata Administrasi dan Manajemen digunakanDalam Bahasa Inggris kata Administrasi dan Manajemen digunakan

dalam konteks dan beberapa variasi pengertian. Dalam beberapa dalam konteks dan beberapa variasi pengertian. Dalam beberapa konteks keduanya mempunyai persamaan arti dengan kandungan konteks keduanya mempunyai persamaan arti dengan kandungan makna to control yang berarti mengatur dan mengurus.

makna to control yang berarti mengatur dan mengurus.

 Dalam kamus Hornby (1984) kata administration diartikan sebagaiDalam kamus Hornby (1984) kata administration diartikan sebagai

management of affairs (pengelolaan urusan), dan kata management management of affairs (pengelolaan urusan), dan kata management diartikan sebagai control atau handle (mengatur atau mengurus), diartikan sebagai control atau handle (mengatur atau mengurus), sedangkan Sutisna menyatakan bahwa administrasi sama artinya sedangkan Sutisna menyatakan bahwa administrasi sama artinya dengan manajemen, tetapi di bidang pendidikan, pemerintahan, dengan manajemen, tetapi di bidang pendidikan, pemerintahan, rumah sakit dan kemiliteran umumnya dipakai istilah admistrasi rumah sakit dan kemiliteran umumnya dipakai istilah admistrasi sedangkan di bidang industri dan perusahaan menggunakan istilah sedangkan di bidang industri dan perusahaan menggunakan istilah manajemen (Sutisna dalam Usman, 2006:4)

(20)

PERBEDAAN ADMINISTRASI DAN

PERBEDAAN ADMINISTRASI DAN

MANAJEMEN

MANAJEMEN

 Dengan mengesampingkan proDengan mengesampingkan pro--kontra perbedaan antarakontra perbedaan antara

administrasi dan manajemen, yang jelas keduanya administrasi dan manajemen, yang jelas keduanya mengacu kepada bagaimana mengelola suatu urusan mengacu kepada bagaimana mengelola suatu urusan (affairs).

(affairs).

 Bertolak dari pengertian di atas, maka penulisBertolak dari pengertian di atas, maka penulis

menggunakan istilah manajemen. menggunakan istilah manajemen.

 Oleh karena yang dikelola adalah urusan pendidikan,Oleh karena yang dikelola adalah urusan pendidikan,

maka dikenal istilah Manajemen Pendidikan. maka dikenal istilah Manajemen Pendidikan.

 Dengan mengesampingkan proDengan mengesampingkan pro--kontra perbedaan antarakontra perbedaan antara

administrasi dan manajemen, yang jelas keduanya administrasi dan manajemen, yang jelas keduanya mengacu kepada bagaimana mengelola suatu urusan mengacu kepada bagaimana mengelola suatu urusan (affairs).

(affairs).

 Bertolak dari pengertian di atas, maka penulisBertolak dari pengertian di atas, maka penulis

menggunakan istilah manajemen. menggunakan istilah manajemen.

 Oleh karena yang dikelola adalah urusan pendidikan,Oleh karena yang dikelola adalah urusan pendidikan,

maka dikenal istilah Manajemen Pendidikan. maka dikenal istilah Manajemen Pendidikan.

(21)

Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen

Pendidikan

Pendidikan

 Suatu penataan bidang garapan pendidikan yang dilakukanSuatu penataan bidang garapan pendidikan yang dilakukan

melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian, melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengkomonikasian, pemotivasian, penggangaran, pengkomonikasian, pemotivasian, penggangaran,

pengendalian, pengawasan, penilaian dan pelaporan secara pengendalian, pengawasan, penilaian dan pelaporan secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan secara

sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan secara berkualitas.

berkualitas.

 Rangkaian segala kegiatan yang menunjuk kepada usahaRangkaian segala kegiatan yang menunjuk kepada usaha

kerjasama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan kerjasama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

pendidikan yang telah ditetapkan.

 Suatu penataan bidang garapan pendidikan yang dilakukanSuatu penataan bidang garapan pendidikan yang dilakukan

melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian, melalui aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengkomonikasian, pemotivasian, penggangaran, pengkomonikasian, pemotivasian, penggangaran,

pengendalian, pengawasan, penilaian dan pelaporan secara pengendalian, pengawasan, penilaian dan pelaporan secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan secara

sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan secara berkualitas.

berkualitas.

 Rangkaian segala kegiatan yang menunjuk kepada usahaRangkaian segala kegiatan yang menunjuk kepada usaha

kerjasama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan kerjasama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

(22)

Pengertian Manajemen

Pengertian Manajemen

Pendidikan

Pendidikan

 Kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa prosesKegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses

pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabug

tergabug dalam organisasi pendidikan, untuk mencapaidalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah

tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya, agarditetapkan sebelumnya, agar efektif dan efisien.

efektif dan efisien.

 Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan suatu usahaDilakukan Manajemen agar pelaksanaan suatu usaha

pendidikan terencana secara sistematis dan dapat pendidikan terencana secara sistematis dan dapat

dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan efisien.

efisien.

 Kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa prosesKegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses

pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabug

tergabug dalam organisasi pendidikan, untuk mencapaidalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah

tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya, agarditetapkan sebelumnya, agar efektif dan efisien.

efektif dan efisien.

 Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan suatu usahaDilakukan Manajemen agar pelaksanaan suatu usaha

pendidikan terencana secara sistematis dan dapat pendidikan terencana secara sistematis dan dapat

dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan efisien.

(23)

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

1 Manajemen merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan 1 Manajemen merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan

yang dilakukan dari, oleh dan bagi manusia. yang dilakukan dari, oleh dan bagi manusia.

2 Rangkaian kegiatan itu merupakan suatu proses 2 Rangkaian kegiatan itu merupakan suatu proses

pengelolaan dari suatu rangkaian kegiatan pendidikan pengelolaan dari suatu rangkaian kegiatan pendidikan yang sifatnya kompleks dan unik yang berbeda dengan yang sifatnya kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar

sebesar--besarnya ;besarnya ; Tujuan kegiatan

Tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas dari tujuanpendidikan ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan secara umum dan tujuan

pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yangpendidikan yang telah ditetapkan oleh suatu bangsa

telah ditetapkan oleh suatu bangsa..

1 Manajemen merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan 1 Manajemen merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan

yang dilakukan dari, oleh dan bagi manusia. yang dilakukan dari, oleh dan bagi manusia.

2 Rangkaian kegiatan itu merupakan suatu proses 2 Rangkaian kegiatan itu merupakan suatu proses

pengelolaan dari suatu rangkaian kegiatan pendidikan pengelolaan dari suatu rangkaian kegiatan pendidikan yang sifatnya kompleks dan unik yang berbeda dengan yang sifatnya kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar

sebesar--besarnya ;besarnya ; Tujuan kegiatan

Tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas dari tujuanpendidikan ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan secara umum dan tujuan

pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yangpendidikan yang telah ditetapkan oleh suatu bangsa

(24)

Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan

3 Proses pengelolaan itu dilakukan bersama oleh sekelompok 3 Proses pengelolaan itu dilakukan bersama oleh sekelompok

manusia yang tergabung

manusia yang tergabung dalam suatu organisasi sehinggadalam suatu organisasi sehingga kegiatannya harus dijaga agar tercipta kondisi kerja

kegiatannya harus dijaga agar tercipta kondisi kerja yangyang harmonis tanpa mengorbankan unsur

harmonis tanpa mengorbankan unsur--unsur manusia yangunsur manusia yang terlibat dalam kegiatan pendidikan itu.

terlibat dalam kegiatan pendidikan itu.

4 Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan 4 Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan

yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini

meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap

yang diemban oleh tiap--tiap organisasi pendidikan (skalatiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus).

tujuan khusus).

55 ProsesProses pengelolaanpengelolaan ituitu dilakukandilakukan agaragar tujuannyatujuannya dapatdapat dicapaidicapai secara

secara efektifefektif dandan efisien.efisien.

3 Proses pengelolaan itu dilakukan bersama oleh sekelompok 3 Proses pengelolaan itu dilakukan bersama oleh sekelompok

manusia yang tergabung

manusia yang tergabung dalam suatu organisasi sehinggadalam suatu organisasi sehingga kegiatannya harus dijaga agar tercipta kondisi kerja

kegiatannya harus dijaga agar tercipta kondisi kerja yangyang harmonis tanpa mengorbankan unsur

harmonis tanpa mengorbankan unsur--unsur manusia yangunsur manusia yang terlibat dalam kegiatan pendidikan itu.

terlibat dalam kegiatan pendidikan itu.

4 Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan 4 Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan

yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini

meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap

yang diemban oleh tiap--tiap organisasi pendidikan (skalatiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus).

tujuan khusus).

55 ProsesProses pengelolaanpengelolaan ituitu dilakukandilakukan agaragar tujuannyatujuannya dapatdapat dicapaidicapai secara

(25)

Fungsi manajemen

Fungsi manajemen

1.

1. Perencanaan (Planning)Perencanaan (Planning)

Pemilihan dan penentuan tujuan organisasi, dan penyusunan Pemilihan dan penentuan tujuan organisasi, dan penyusunan strategi, kebijaksanaan, program, dan lain

strategi, kebijaksanaan, program, dan lain--lain.lain. 2.

2. Pengorganisasian (Organizing)Pengorganisasian (Organizing)

Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan, Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan, menyusun organisasi atau

menyusun organisasi atau

kelompok kerja, penugasan wewenang dan tanggungjawab serta kelompok kerja, penugasan wewenang dan tanggungjawab serta koordinasi.

koordinasi. 3.

3. Pengarahan (Actuating)Pengarahan (Actuating)

Motivasi, komunikasi kepemimpinan untuk mengarahkan Motivasi, komunikasi kepemimpinan untuk mengarahkan karyawan mengerjakan sesuatu yang ditugaskan padanya. karyawan mengerjakan sesuatu yang ditugaskan padanya. 4.

4. Pengawasan (Controlling)Pengawasan (Controlling)

Penetapan standar, pengukuran pelaksanaan, dan pengambilan Penetapan standar, pengukuran pelaksanaan, dan pengambilan tindakan korektif

tindakan korektif 1.

1. Perencanaan (Planning)Perencanaan (Planning)

Pemilihan dan penentuan tujuan organisasi, dan penyusunan Pemilihan dan penentuan tujuan organisasi, dan penyusunan strategi, kebijaksanaan, program, dan lain

strategi, kebijaksanaan, program, dan lain--lain.lain. 2.

2. Pengorganisasian (Organizing)Pengorganisasian (Organizing)

Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan, Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan, menyusun organisasi atau

menyusun organisasi atau

kelompok kerja, penugasan wewenang dan tanggungjawab serta kelompok kerja, penugasan wewenang dan tanggungjawab serta koordinasi.

koordinasi. 3.

3. Pengarahan (Actuating)Pengarahan (Actuating)

Motivasi, komunikasi kepemimpinan untuk mengarahkan Motivasi, komunikasi kepemimpinan untuk mengarahkan karyawan mengerjakan sesuatu yang ditugaskan padanya. karyawan mengerjakan sesuatu yang ditugaskan padanya. 4.

4. Pengawasan (Controlling)Pengawasan (Controlling)

Penetapan standar, pengukuran pelaksanaan, dan pengambilan Penetapan standar, pengukuran pelaksanaan, dan pengambilan tindakan korektif

(26)

1. Fungsi dari Perencanaan

1. Fungsi dari Perencanaan

a. Menjelaskan dan merinci dan tujuan yang ingin dicapai memberikan a. Menjelaskan dan merinci dan tujuan yang ingin dicapai memberikan

pegangan dan menetapkan kegiatan

pegangan dan menetapkan kegiatan--kegiatan yang harus dilakukan untukkegiatan yang harus dilakukan untuk tujuan tersebut.

tujuan tersebut.

b. Organisasi menperoleh standar sumber daya terbaik dan b. Organisasi menperoleh standar sumber daya terbaik dan

mendayagunakannya sesuai tugas pokok fungsiyang telah ditetapkan mendayagunakannya sesuai tugas pokok fungsiyang telah ditetapkan menjadi rujukan anggota organisasi dalam melaksanakan aktivitas yang menjadi rujukan anggota organisasi dalam melaksanakan aktivitas yang konsisten prosedur dan tujuan.

konsisten prosedur dan tujuan.

c. Memberikan batas kewenangan dan tanggung jawab bagi seluruh c. Memberikan batas kewenangan dan tanggung jawab bagi seluruh

pelaksana. pelaksana.

d. Memonitor dan mengukur berbagai keberhasilan secara intensip sehingga d. Memonitor dan mengukur berbagai keberhasilan secara intensip sehingga

bisa menemukan dan memperbaiki kepemimpinan secara dini. bisa menemukan dan memperbaiki kepemimpinan secara dini.

e. Memungkinkan untuk terpeliharanya persesuain antara kegiatan internal e. Memungkinkan untuk terpeliharanya persesuain antara kegiatan internal

dengan situas eksternal dengan situas eksternal f. Menghindari pemborosan. f. Menghindari pemborosan.

a. Menjelaskan dan merinci dan tujuan yang ingin dicapai memberikan a. Menjelaskan dan merinci dan tujuan yang ingin dicapai memberikan

pegangan dan menetapkan kegiatan

pegangan dan menetapkan kegiatan--kegiatan yang harus dilakukan untukkegiatan yang harus dilakukan untuk tujuan tersebut.

tujuan tersebut.

b. Organisasi menperoleh standar sumber daya terbaik dan b. Organisasi menperoleh standar sumber daya terbaik dan

mendayagunakannya sesuai tugas pokok fungsiyang telah ditetapkan mendayagunakannya sesuai tugas pokok fungsiyang telah ditetapkan menjadi rujukan anggota organisasi dalam melaksanakan aktivitas yang menjadi rujukan anggota organisasi dalam melaksanakan aktivitas yang konsisten prosedur dan tujuan.

konsisten prosedur dan tujuan.

c. Memberikan batas kewenangan dan tanggung jawab bagi seluruh c. Memberikan batas kewenangan dan tanggung jawab bagi seluruh

pelaksana. pelaksana.

d. Memonitor dan mengukur berbagai keberhasilan secara intensip sehingga d. Memonitor dan mengukur berbagai keberhasilan secara intensip sehingga

bisa menemukan dan memperbaiki kepemimpinan secara dini. bisa menemukan dan memperbaiki kepemimpinan secara dini.

e. Memungkinkan untuk terpeliharanya persesuain antara kegiatan internal e. Memungkinkan untuk terpeliharanya persesuain antara kegiatan internal

dengan situas eksternal dengan situas eksternal f. Menghindari pemborosan. f. Menghindari pemborosan.

(27)

2. Fungsi Pengorganisasian

2. Fungsi Pengorganisasian

Pengorganisasian sangat penting dalam

Pengorganisasian sangat penting dalam

manajemen karena membuat posisi orang

manajemen karena membuat posisi orang

jelas dalam struktur dan pekerjaannya dan

jelas dalam struktur dan pekerjaannya dan

melalui pemilihan, pengalokasian dan

melalui pemilihan, pengalokasian dan

pendistribusian kerja yang profesional

pendistribusian kerja yang profesional

dan organisasi dapat mencapai tujuan

dan organisasi dapat mencapai tujuan

secara efektif dan efisien.

secara efektif dan efisien.

Pengorganisasian sangat penting dalam

Pengorganisasian sangat penting dalam

manajemen karena membuat posisi orang

manajemen karena membuat posisi orang

jelas dalam struktur dan pekerjaannya dan

jelas dalam struktur dan pekerjaannya dan

melalui pemilihan, pengalokasian dan

melalui pemilihan, pengalokasian dan

pendistribusian kerja yang profesional

pendistribusian kerja yang profesional

dan organisasi dapat mencapai tujuan

dan organisasi dapat mencapai tujuan

secara efektif dan efisien.

(28)

3. Fungsi Pengarahan

3. Fungsi Pengarahan

Pemimpin lebih menekankan pada

Pemimpin lebih menekankan pada

upaya mengarahkan dan memotivasi

upaya mengarahkan dan memotivasi

para personil agar dapat melaksanakan

para personil agar dapat melaksanakan

tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

Pemimpin lebih menekankan pada

Pemimpin lebih menekankan pada

upaya mengarahkan dan memotivasi

upaya mengarahkan dan memotivasi

para personil agar dapat melaksanakan

para personil agar dapat melaksanakan

tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

(29)

4. Fungsi Pengawasan

4. Fungsi Pengawasan

Fungsi Pengawasan Mencakup Empat Unsur: Fungsi Pengawasan Mencakup Empat Unsur:

Agar tenaga atau karyawan pada lembaga mampu mengemban Agar tenaga atau karyawan pada lembaga mampu mengemban tugas atau fungsinya masing

tugas atau fungsinya masing--masing maka harus dilakukan suatumasing maka harus dilakukan suatu pengawasan.

pengawasan. Langkah

Langkah--langkah dalam melakukakan pengawasan, yaitulangkah dalam melakukakan pengawasan, yaitu

a.

a. Menetapan standard pelaksanaan,Menetapan standard pelaksanaan,

b. Mengukur performa aktual. b. Mengukur performa aktual.

c. Pengukuran pelaksaan nyata dan membandingkannya dengan c. Pengukuran pelaksaan nyata dan membandingkannya dengan

standar yang telah ditetapkan, standar yang telah ditetapkan,

d. Pengambilan tindakan koreksi yang diperlukan bila pelaksanaan d. Pengambilan tindakan koreksi yang diperlukan bila pelaksanaan

menyimpang dari standar. menyimpang dari standar.

Fungsi Pengawasan Mencakup Empat Unsur: Fungsi Pengawasan Mencakup Empat Unsur:

Agar tenaga atau karyawan pada lembaga mampu mengemban Agar tenaga atau karyawan pada lembaga mampu mengemban tugas atau fungsinya masing

tugas atau fungsinya masing--masing maka harus dilakukan suatumasing maka harus dilakukan suatu pengawasan.

pengawasan. Langkah

Langkah--langkah dalam melakukakan pengawasan, yaitulangkah dalam melakukakan pengawasan, yaitu

a.

a. Menetapan standard pelaksanaan,Menetapan standard pelaksanaan,

b. Mengukur performa aktual. b. Mengukur performa aktual.

c. Pengukuran pelaksaan nyata dan membandingkannya dengan c. Pengukuran pelaksaan nyata dan membandingkannya dengan

standar yang telah ditetapkan, standar yang telah ditetapkan,

d. Pengambilan tindakan koreksi yang diperlukan bila pelaksanaan d. Pengambilan tindakan koreksi yang diperlukan bila pelaksanaan

menyimpang dari standar. menyimpang dari standar.

(30)

Manajemen dalam sistem

Manajemen dalam sistem

pendidikan

pendidikan

1. Bidang garapan peserta didik 1. Bidang garapan peserta didik

2. Bidang garapan tenaga kependidikan. 2. Bidang garapan tenaga kependidikan. 3. Bidang garapan kurikulum

3. Bidang garapan kurikulum

4. Bidang garapan sarana prasana 4. Bidang garapan sarana prasana 5. Bidang garapan keuangan

5. Bidang garapan keuangan

6. Bidang garapan kemitraan kepada masyarakat 6. Bidang garapan kemitraan kepada masyarakat

7. Bidang garapan bimbingan dan pelayanan khusus. 7. Bidang garapan bimbingan dan pelayanan khusus. 1. Bidang garapan peserta didik

1. Bidang garapan peserta didik

2. Bidang garapan tenaga kependidikan. 2. Bidang garapan tenaga kependidikan. 3. Bidang garapan kurikulum

3. Bidang garapan kurikulum

4. Bidang garapan sarana prasana 4. Bidang garapan sarana prasana 5. Bidang garapan keuangan

5. Bidang garapan keuangan

6. Bidang garapan kemitraan kepada masyarakat 6. Bidang garapan kemitraan kepada masyarakat

7. Bidang garapan bimbingan dan pelayanan khusus. 7. Bidang garapan bimbingan dan pelayanan khusus.

(31)

6 langkah manajemen pendidikan

6 langkah manajemen pendidikan

1.

1. Mengidentifikasi kebutuhan dan masalahMengidentifikasi kebutuhan dan masalah--masalah.masalah. 2.

2. Mengumpulkan berbagai pemecahan masalah danMengumpulkan berbagai pemecahan masalah dan mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah. mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah. 3.

3. Memilih atau menentukan strategi pemecahan masalah danMemilih atau menentukan strategi pemecahan masalah dan perangkat yang memungkinkan dari berbagai alternatif tadi. perangkat yang memungkinkan dari berbagai alternatif tadi. 4.

4. Melaksanakan strategi pemecahan masalah. Termasuk diMelaksanakan strategi pemecahan masalah. Termasuk di dalamnya manajemen dan kontrol strategi dan perangkat dalamnya manajemen dan kontrol strategi dan perangkat yang dipilih.

yang dipilih. 5.

5. Mengevaluasi proses pelaksanaan strategi (efektivitas).Mengevaluasi proses pelaksanaan strategi (efektivitas). 6.

6. Merevisi berbagai langkah atau bagian strategi yang salahMerevisi berbagai langkah atau bagian strategi yang salah atau kurang tepat atau yang memungkinkan pencapaian atau kurang tepat atau yang memungkinkan pencapaian tujuan meleset.

tujuan meleset.

Sehingga pendidikan menjadi responsif, efektif dan efisien. Sehingga pendidikan menjadi responsif, efektif dan efisien. 1.

1. Mengidentifikasi kebutuhan dan masalahMengidentifikasi kebutuhan dan masalah--masalah.masalah. 2.

2. Mengumpulkan berbagai pemecahan masalah danMengumpulkan berbagai pemecahan masalah dan mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah. mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah. 3.

3. Memilih atau menentukan strategi pemecahan masalah danMemilih atau menentukan strategi pemecahan masalah dan perangkat yang memungkinkan dari berbagai alternatif tadi. perangkat yang memungkinkan dari berbagai alternatif tadi. 4.

4. Melaksanakan strategi pemecahan masalah. Termasuk diMelaksanakan strategi pemecahan masalah. Termasuk di dalamnya manajemen dan kontrol strategi dan perangkat dalamnya manajemen dan kontrol strategi dan perangkat yang dipilih.

yang dipilih. 5.

5. Mengevaluasi proses pelaksanaan strategi (efektivitas).Mengevaluasi proses pelaksanaan strategi (efektivitas). 6.

6. Merevisi berbagai langkah atau bagian strategi yang salahMerevisi berbagai langkah atau bagian strategi yang salah atau kurang tepat atau yang memungkinkan pencapaian atau kurang tepat atau yang memungkinkan pencapaian tujuan meleset.

tujuan meleset.

Sehingga pendidikan menjadi responsif, efektif dan efisien. Sehingga pendidikan menjadi responsif, efektif dan efisien.

(32)

Tujuan Manajemen

Tujuan Manajemen

Pendidikan

Pendidikan

Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan

Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan

suatu usaha terencana secara sistematis

suatu usaha terencana secara sistematis

dan dapat dievaluasi secara benar,

dan dapat dievaluasi secara benar,

akurat dan lengkap sehingga mencapai

akurat dan lengkap sehingga mencapai

tujuan secara produktif, berkualitas,

tujuan secara produktif, berkualitas,

efektif dan efisien.

efektif dan efisien.

Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan

Dilakukan Manajemen agar pelaksanaan

suatu usaha terencana secara sistematis

suatu usaha terencana secara sistematis

dan dapat dievaluasi secara benar,

dan dapat dievaluasi secara benar,

akurat dan lengkap sehingga mencapai

akurat dan lengkap sehingga mencapai

tujuan secara produktif, berkualitas,

tujuan secara produktif, berkualitas,

efektif dan efisien.

(33)

TUJUAN MANAJEMEN

TUJUAN MANAJEMEN

Efektivitas

Efektivitas

Pertama,Pertama, tujuan manajemen itu diupayakan dalamtujuan manajemen itu diupayakan dalam

rangka mencapai efektivitas. Suatu program kerja rangka mencapai efektivitas. Suatu program kerja dikatakan efektif apabila program kerja tersebut dapat dikatakan efektif apabila program kerja tersebut dapat mencapai tujuan, yang telah ditetapkan sebelumnya. mencapai tujuan, yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan kata lain, tujuan diterapkannya manajemen Dengan kata lain, tujuan diterapkannya manajemen pada sebuah program adalah agar program tersebut pada sebuah program adalah agar program tersebut dapat mencapai tujuan.

dapat mencapai tujuan.

Pertama,Pertama, tujuan manajemen itu diupayakan dalamtujuan manajemen itu diupayakan dalam

rangka mencapai efektivitas. Suatu program kerja rangka mencapai efektivitas. Suatu program kerja dikatakan efektif apabila program kerja tersebut dapat dikatakan efektif apabila program kerja tersebut dapat mencapai tujuan, yang telah ditetapkan sebelumnya. mencapai tujuan, yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan kata lain, tujuan diterapkannya manajemen Dengan kata lain, tujuan diterapkannya manajemen pada sebuah program adalah agar program tersebut pada sebuah program adalah agar program tersebut dapat mencapai tujuan.

Referensi

Dokumen terkait

Jadi, manajemen kurikulum pendidikan islam dapat disimpulkan sebagai proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran dalam mengelola sejumlah

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) didefinisikan sebagai penyerasian sumber daya yang dilakukan secara mandiri untuk mencapai tujuan mutu sekolah.. dalam

berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik untuk mencapai tujuan yang

Manajemen adalah pengelolaan berbagai sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, berbagai sumber daya yang ada harus ditetapkan

DILENGKAPI DENGAN SUMBER DAYA PRODUKSI BERUPA : MAN, MATERIAL, MACHINE, METHOD, MONEY, N MARKET UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI YANG TELAH..

mengelola seluruh sumber daya yang terlibat dalam sebuah proyek untuk mencapai sasaran yang

Proses manajemen adalah kegiatan di mana organisasi membuat sumber daya manusia danmateri tersedia secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi.. bila tersedia sumber

pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan dari pada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan terlebih dahulu atau sebelumnya.. Menurut