8 2.1. Konsep Dasar Sistem
Sistem suatu hal yang terpenting dalam membuat perancangan sistem. Sistem adalah suatu kelompok yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.
2.1.1. Sistem
Menurut Pratama dalam Risdiansyah (2017) “Sistem didefinisikan sebagai sekumpulan prosedur yang saling berkaitan dan saling terhubung untuk melakukan suatu tugas bersama-sama”.
Hopwood dan Bodnar dalam Cahyaningsih & Putra (2016) Sistem merupakan sekumpulan dari bagian-bagian yang berupa manusia sebagai penggerak, alat-alat prosedur ,yang telah dirancang dan diterapkan menjadi satuan sumber daya yang saling terkait menjadi satu untuk mencapai tujuan bersama atau tertentu.
Dapat di simpulakan bahwa Sistem sekumpulan prosedur atau komponen dan himpunan yang saling berkaitan dan saling berinteraksi, saling tergantung untuk mencapai tujuan yang sama.
2.1.2. Sistem Informasi
Menurut Pratama dalam Risdiansyah (2017) bahwa “Sistem informasi merupakan gabungan dari empat bagian utama. Keempat bagian utama tersebut mencakup perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), infrastruktur, dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih.
Sistem informasi adalah kumpulan atau susunan yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak serta tenaga pelaksananya yang bekerja dalam sebuah proses berurutan dan secara bersama-sama saling mendukung untuk menghasilkan suatu produk. (Sholikhah, Sairan, & Syamsiah, 2017).
Dari dua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah sebuah sistem yang dapat mengelola data menjadi informasi dengan tujuan pengambilan keputusan dan keperluan pemakai lainnya.
2.1.3. Sistem Informasi Akuntansi
Menurut Jogiyanto dalam Cahyaningsih & Putra (2016) “Sistem informasi akuntansi didefinisikan sebagai sistem informasi yang merubah data transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya”.
Menurut TMBooks (2015:2) “Sitem Informasi merupakan sistem yang menyediakan informasi akuntansi dan keuangan beserta informasi lainnya yang diperoleh dari proses rutin transaksi akuntansi. Informasi – informasi yang dihasilkan pada sistem informasi akuntansi antara lain meliputi informasi mengenai order penjualan, penjualan, penerimaan kas, order pembelian, pembelian, penerimaan barang, pembayaran, dan penggajian.
Disimpulkan dari penjelasan diatas bahwa Sistem informasi akuntansi adalah suatu subsistem dari SIM yang menyediakan informasi akuntansi dan keuangan dan transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya.
2.1.4. Program
Menurut (Nugraha, Muhammad, dan Steven, 2018) “Program adalah kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang
diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer.
Menurut Jogiyanto dalam Dewi, Kurniati, & Irmayani (2017) “Program merupakan kegiatan menulis kode program yang akan di eksekusi oleh komputer”.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Program ialah ekspresi pernyataan atau kombinasi yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur, berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemograman sehingga dapat dieksekusikan oleh komputer.
2.2. Peralatan Pendukung
Pada bagian ini penulis menerangkan mengenai pengertian dari peralatan pendukung yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir.
2.2.1. Java
Menurut Budiharto dalam Arizona & Kaunen (2017) “Java adalah sebuah bahasa pemograman dan platform yang handal untuk mengambangkan aplikasi enterprise yang didesain untuk menjadi suatu bahasa kecil, mudah dan portabel terhadap berbagai platform”.
Java Menurut (Arizona & Kaunen, 2017) “Java adalah sebuah bahasa pemograman yang berorientasi objek yang bisa digunakan diberbagai platform”.
Dari penjelasan diatas java adalah pemograman dan platform yang handal untuk mengambangkan aplikasi enterprise yang didesain untuk menjadi suatu bahasa kecil, mudah. Juga merupakan sebuah bahasa pemograman yang berorientasi objek yang bisa digunakan diberbagai platform.
2.2.2. NetBeans
Menurut Wahana Komputer dalam Arizona & Kaunen (2017) “Netbeans
adalah IDE (Integred Development Environment) open source yang seringkali diasosiasikan dengan java”.
Menurut Nofriadi dalam Arizona & Kaunen (2017) “Netbeans Merupakan sebuah aplikasi Integred Development Environment (IDE) yang berbasis java dari
Sun Microsystems yang berjalan diatas swing dan banyak digunakan sebagai editor untuk berbagai pemograman”.
Dari dua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Netbeans adalah aplikasi berbasis java dari Sun Microsystems yang berjalan diatas swing dan banyak digunakan sebagai editor untuk berbagai pemograman.
2.2.3. UML (Unified Modelling Language)
Menurut Rosa dalam Irmayani & Susyatih (2017) “UML adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan didunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek”.
.2.2.4. Uce Case Diagram
Menurut (Setiawan & Khairuzzaman, 2017) “Diagram use case
menyajikan interaksi antara use case dan actor. Dimana aktor dapat berupa orang, peralatan atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang sedang dibangun.
Use case menggambarkan fungsionalitas sistem atau persyaratan yang harus dipenuhi sistem dari pandangan”.
Menurut (Lisnawanty, 2014) “Use Case merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) aplikasi perangkat lunak yang akan dibuat. Use Case
mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih actor dengan aplikasi yang akan dibuat.
Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Use Case
menggambarkan fungsionalitas sistem atau persyaratan yang harus dipenuhi sistem dari pandangan dan sebuah interaksi antara satu atau lebih actor dengan aplikasi yang akan dibuat.
2.2.5. Activity Diagram
Menurut (Lisnawanty, 2014) menjelaskan “Activity Diagram adalah teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus”.
Menurut (Irmayani & Susyatih, 2017) “Activity Diagram menggambarkan aktivitas utama dari user pada sistem informasi yang dibuat”.
Disimpulkan dari dua penjelasan diatas bahwa Activity Diagram teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus.
Berdasarkan beberapa teori diatas disimpulkan bahwa Activity Diagram
ialah aktivitas utama dari user pada sistem informasi yang dibuat dan merupakan teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus
2.2.6. Sequence Diagram
Menurut (Irmayani & Susyatih, 2017) ”Sequence Diagram
menggambarkan bagaimana sistem merespon kegiatan user. Sequence Diagram
yang dibuat yaitu yang berhubungan langsung dengan kegiatan utama dari sistem informasi anggaran pendapatan dan belanja desa berbasis objek”.
Menurut Sukamto dan shalahuddin (2015:165) menyimpulkan bahwa : Diagram sekuen menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima antar objek. Oleh karena itu untuk menggambarkan diagram sekuen maka harus diketahui objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki kelas yang diinstansiasi menjadi objek itu. Membuat diagram sekuen juga dibutuhkan untuk melihat skenario yang ada pada use case.
Jadi, dari penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa Sequence Diagram
menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki kelas yang diinstansiasi menjadi objek itu. Membuat diagram sekuen juga dibutuhkan untuk melihat skenario yang ada pada use case.
2.2.7. Deployment Diagram
Menurut (Irmayani & Susyatih, 2017) “Deployment Diagram
menggambarkan hubungan antara software dan hardware terhadap sistem dan apa saja output yang dihasilkan. Software yang digunakan antara lain xampp sebagai server, phpmyadmin sebagai database dan NetBeans IDE 8.1 sebagai editor bahasa pemrograman java”.
Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2015:154) memberikan batasan bahwa, “ Diagram deployment atau deployment diagram menunjukkan konfigurasi komponen dalam proses eksekusi aplikasi.
Dapat disimpulkan bahwa Deployment Diagram menggambarkan hubungan antara software dan hardware terhadap sistem dan apa saja output yang dihasilkan dan menunjukkan konfigurasi komponen dalam proses eksekusi aplikasi.
2.2.8. ERD (Entity Relationship Diagram)
Menurut Raharjo dalam Lisnawanty (2014) “Entity Relationship Diagram
(ERD) merupakan salah satu alat bantu (berupa gambar) dalam model database
relasional yang berguna untuk menjelaskan hubungan atau relasi antartabel yang terdapat di dalam database.
Menurut Supardi dalam Suryanto (2016) menyatakan bahwa “ERD merupakan salah satu alat (tool) berbentuk grafis, yang populer untuk desain
database”.
Dari dua penjelasan diatas ditarik kesimpulan bahwa Entity Relationship Diagram (ERD) adalah salah satu alat (tool) berbentuk grafis, alat bantu (berupa gambar) dalam model database relasional yang berguna untuk menjelaskan hubungan atau relasi antartabel.
2.2.9. LRS (Logical Relationship Structure)
Menurut Frieyadie dalam Suryanto (2016) “LRS merupakan hasil dari
Entity Relationship (ER) berserta atributnya sehingga bisa terlihat hubungan-hubungan antara entitas ”.
Menurut Rusmanto dalam Nurhadi, Indrayuni, & Sinnun (2015) “LRS adalah representasi dari struktur record-record pada tabel- table yang terbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas”.
Berdasarkan Pendapat diatas ditarik kesimpulan bahwa merupakan hasil dari Entity Relationship (ER) berserta atributnya sehingga bisa terlihat hubungan-hubungan antara entitas dan representasi dari struktur record-record pada tabel- table yang terbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas.
2.2.10. Black Box Testing
Menurut Al Fatta dalam Maulana (2014) “Black-Box Testing terfokus pada unit program apakah memenuhi kebutuhan(requirment)”.
Menurut Sommerville dalam Octafian (2015) “Proses black-box testing
adalah pengujian yang berasal dari spesifikasi sistem. Sistem diperlakukan seperti sebuah kotak hitam (black-box) yang mana perilaku hanya bisa ditentukan dengan mempelajari inputan dan keluaran yang berhubungan”.
Disimpulkan dari dua pendapat diatas bahwa Black-BoxTesting adalah pengujian yang berasal dari spesifikasi system dan Sistem diperlakukan seperti sebuah kotak hitam (black-box).
2.2.11. XAMPP
Menurut (Nurhadi et al., 2015) “XAMPP merupakan sebuah tool yang meyediakan beberapa paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. XAMPP sama dengan PHP yang sudah sering digunakan oleh programer web dalam membuat aplikasi web”.
Menurut Dadan dan Karendi (2015:28) memberikan batasan bahwa, “XAMPP adalah salah satu aplikasi web server apache yang terintegrasi dengan
MySQL dan phpmyadmin. XAMPP adalah singkatan dari X, Apache Server, MySQL, PHPMyadmin, dan phyton. Huruf X didepan menandakan XAMPP bisa diinstal diberbagai operating system.
Berdasarkan kutipan ahli, dapat disimpulkan bahwa XAMPP merupakan merupakan sebuah paket perangkat lunak atau paket server web PHP dan database MySQL juga sebuah tool yang sudah sering digunakan oleh programer web dalam membuat aplikasi web.
2.2.12. MySQL
Menurut Sibero dalam (Arizona & Kaunen, 2017) ”MySQL adalah sebuah
Relational Database Management System (RDBMS) yaitu sebuah aplikasi yang menjalankan fungsi pengolahan data”.
Menurut (Lisnawanty, 2014) “MySQL merupakan software yang tergolong sebagai DBMS (Database Management System) yang bersifat Open Source.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa MySQL adalah sebuah aplikasi yang menjalankan fungsi pengolahan data software yang tergolong sebagai DBMS
(Database Management System) yang bersifat Open Source.
2.2.13. Basis Data (Database)
Menurut (Lisnawanty, 2014) “Database berarti koleksi data yang saling terkait dan dianggap sebagai suatu penyusunan data yang terstruktur yang disimpan dalam media pengingat (hard disk) yang tujuannya adalah agar data tersebut dapat diakses dengan mudah dan cepat”.
Menurut (Nurhadi et al., 2015) “Basis data secara umum berarti kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut”.
Dari dua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa basis data adalah berarti koleksi data yang saling terkait dan dianggap sebagai suatu penyusunan data yang terstruktur yang disimpan dalam media pengingat dan dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.