RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) Nama Sekolah : SMK DEK Business School Padang
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas / Semester : X/ 1
Materi Pokok : Kewenangan Lembaga-lembaga Negara menurut UUD NRI Tahun 1945
Alokasi Waktu : 10 menit
Pertemuan : 2
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 1 3.1 Menganalisis fungsi dan
kewenangan lembaga lembaga Negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
4.1 Menyajikan
pengelompokkan berbagai fungsi dan kewenangan lembaga-lembaga Negara menurut UUD Negara RI Tahun 1945 dalam bentuk tulisan dan/atau media lain
3.1.1 Menganalisis fungsi dan kewenangan lembaga- lembaga negara menurut UUD Negara RI Tahun 1945 setelah amandemen
4.1.1 Mempresentasikan hasil pengelompokkan berbagai fungsi dan kewenangan lembaga- lembaga Negara dalam bentuk tulisan dan/atau media lain
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran ini menggunakan model Discovery Larning dengan pendekatan saintifik, peserta didik mampu berfikir secara kritis dan kreatif dalam menganalisis fungsi dan kewenangan lembaga-lembaga negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 setelah amandemen. Diharapkan juga agar peserta didik dapat menyajikan berupa presentasi lembaga-lembaga negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 setelah amandemen.
C. Materi Pembelajaran
Fakta
Fakta yang berhubungan dengan permasalahan tentang Lembaga-lembaga Negara
RIKonsep
- Konsep/Pengertian tentang Lembaga-lembaga Negara RI menurut UUD NRI Tahun 1945
Prinsip
Landasan hukum/Peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Lembaga- lembaga Negara RI menurut UUD NRI Tahun 1945 setelah amandemen.
Prosedur
Prosedur atau tata cara dalam mengetahui Lembaga-lembaga Negara RI menurut UUD NRI Tahun 1945 setelah amandemen
D. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning
3. Metode : Tanya jawab, demontrasi, diskusi dan presentasi E. Media Pembelajaran
1. Media/ Alat : Worksheet atau lembar kerja (siswa), Lembar penilaian 2. Bahan : Print out susunan lembaga Negara RI Tahun 1945
setelah amandemen, spidol, papan tulis, gunting, lem, Laptop
3. Sumber Belajar : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Kelas X. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Internet
F. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (2 menit) Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran serta mengucapsyukur kepada TYME
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikapdisiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran, serta mengecek kebersihan kelas
Apersepsi
Mengingatkan kembali materi minggu sebelumnya
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Menjelaskan tujuan pembelajaran,penilaian dan menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran dalam kehidupan sehari- hari.
Kegiatan Inti (6 menit)
Peserta didik diminta untuk membuat kelompok dengan cara berdiri, kemudian berhitung 1 hingga 4. Kemudian anak dengan nomor sama membentuk sebuah kelompok
Sebagai pemantik materi yang akan dipelajari, pada awal pembelajaran guru memberikan stimulus dengan menjelaskan sedikit tentang lembaga-lembaga negara yang terdapat di Indonesia menurut UUD 1945 sebelum amandemen
Dilanjutkan dengan tanya jawab/komunikasi 2 arah tentang lembaga-lembaga negara yang terdapat di Indonesia menurut UUD 1945 setelah amandemen
Guru menentukan tema kelompok yang masuk ke dalam lembaga-lembaga negara yang terdapat di Indonesia menurut UUD 1945 setelah amandemen pada masing-masing kelompok.
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok
Peserta didik yang lain dan guru memberikan tanggapan serta menganalisis hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya.
Catatan : Selama kegiatan pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap peserta didik Kegiatan Penutup (2 menit)
Peserta didik :
Melakukan refleksi terhadap pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dilakukan
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang lembaga-lembaga negara yang terdapat di Indonesia menurut UUD 1945 setelah amandemen yang baru dilakukan.
Melakukan penugasan padagoogle formhttps://bit.ly/3HVpeKr Guru :
a. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran
b. Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya c. Menutup kegiatan dengan mengucap syukur
G. Penilaian Hasil Pembelajaran 1. Penilaian Afektif (Sikap)
1. Teknik penilaian : Observasi 2. Bentuk Instrumen : Jurnal - Indikator :
Disiplin, Peduli, Kerja sama, Tangung jawab, Santun, Responsif, dan Pro aktif.
OBSERVASI
Nama Sekolah : SMK DEK Business School Padang Tahun Ajaran : 2021-2022
Kelas/Semester : X 1/2
Mata pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan No. Hari/Tanggal Nama
Siswa (Kelas) Butir
sikap Sikap/Perilaku Tindak lanjut Positif Negatif
1 2 dst
2 Penilaian Pengetahuan (Kognitif) melalui google formhttps://bit.ly/3HVpeKr
Pedoman Penskoran :
2. Penilaian Psikomotor (Keterampilan) a. Teknik penilaian : Proyek
b. Bentuk Instrumen: Laporan kelompok
Nama Sekolah : SMK DEK Business School Padang Tahun Ajaran : 2021-2022
Kelas/Semester : X /1
Mata pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kompetensi dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 4.1 Menyajikan pengelompokkan berbagai
fungsi dan kewenangan lembaga- lembaga Negara menurut UUD Negara RI Tahun 1945 dalam bentuk tulisan dan/atau media lain
Mempresentasikan hasil pengelompokkan berbagai fungsi dan kewenangan lembaga-lembaga Negara dalam bentuk tulisan dan/atau media lain
No Instrumen Skala Kuantitatif Nilai =Jumlah x 10
40
1 2 3 4
1. Menjelaskan pengertian fungsi dari lembaga-lembaga negara menurut UUD Negara RI
Tahun 1945 setelah
amandemen
2. Mengelompokkan lembaga-
lembaga negara menurut UUD Negara RI Tahun 1945 setelah amandemen
3. Memiliki rasa ingin tahu (curiosity)
4. Menunjukkan ketekunan dan tanggung jawab dalam belajar dan bekerja baik
Keterangan :
4 = jika mengerjakan tugas dengan cepat dan betul 3 = jika mengerjakan tugas dengan betul tapi agak lambat 2 = jika mengerjakan tugas dengan betul tapi sangat lambat 1 = jika mengerjakan tugas tapi salah
Mengetahui, Padang, Juni 2022
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Zulfadli, S.Pd.,Gr Rosna Linny, S.H
Lampiran Materi :
Lembaga Negara Sesudah Amandemen UUD 1945
Jika sebelum amandemen, ada 6 lembaga tinggi negara, sesudah Amandemen UUD 1945, ada 8 lembaga tinggi negara. Lembaga-lembaga negara hasil Amandemen UUD 1945 dijabarkan sebagai berikut :
1. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Perubahan mendasar akibat amandemen UUD 1945 adalah perubahan kedudukan, tugas dan kewenangan yang dimiliki oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebelum amandemen, MPR merupakan lembaga tertinggi negara bahkan kedudukan presiden sebagai mandataris MPR.
Sebelum amandemen, MPR memegang penuh kendali kedaulatan rakyat. Namun setelah amandemen UUD 1945, kedudukan MPR menjadi sejajar atau setingkat dengan lembaga- lembaga tinggi lainnya. Dengan demikian, MPR bersifat saling bekerja sama dan melengkapi dengan lembaga negara yang lain.
2. DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)
Dewan perwakilan rakyat (DPR) merupakan tempat bergabungnya wakil-wakil rakyat dan mengemban amanat seluruh rakyat untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Lembaga ini tidak hanya sebagai penampung aspirasi rakyat, tetapi juga sebagai penjelmaan dari kedaulatan rakyat dalam kehidupan bernegara. Selain DPR, ada pula DPRD. DPR berkedudukan di tingkat pusat, sedangkan yang berada di tingkat provinsi disebut DPRD provinsi dan yang berada di kabupaten/kota disebut DPRD kabupaten/kota.
3. Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
DPD merupakan salah satu lembaga negara yang kedudukannya ada di setiap provinsi.
Keanggotan DPD ditentukan empat orang untuk tiap-tiap provinsi yang dipilih melalui pemilihan umum.
4. Presiden dan Wakil Presiden
Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial, oleh karena itu presiden juga memegang peranan yang sangat penting dalam pemerintahan. Fungsi yang dijalankan oleh presiden antara lain sebagai berikut.
1) Legislatif yaitu wewenang dalam mengajukan rancangan undang-undang bersama-sama dengan DPR.
2) Eksekutif yaitu memegang kekuasaan untuk menjalankan pemerintahanyang dibantu oleh wakil presiden dan para menteri.
5. BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)
BPK merupakan lembaga pemeriksa keuangan yang bersifat bebas dan mandiri. Badan ini sekaligus berperan sebagai lembaga audit keuangan negara.
6. MA (Mahkamah Agung)
Mahkamah Agung merupakan lembaga negara yang memegang kekuasaan kehakiman. MA diketuai oleh seorang Hakim Agung dan dibantu oleh hakim-hakim agung. Jumlah Hakim Agung paling banyak 60 orang. Hakim Agung merupakan pejabat tinggi negara setingkat menteri negara yang diangkat oleh Presiden atas usul DPR. Hakim Agung yang diusulkan oleh DPR berasal dari usulan Komisi Yudisial
7. MK (Mahkamah Konstitusi)
Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga negara yang baru dibentuk setelah amandemen UUD 1945. Mahkamah Konstitusi beranggotakan sembilan hakim konstitusi yang ditetapkan oleh presiden. Yang mana, tiga orang diajukan oleh MA, tiga orang diajukan oleh DPR, dan tiga orang lagi diajukan oleh presiden.
8. Komisi Yudisial (KY)
Komisi Yudisial merupakan lembaga negara yang baru dibentuk setelah adanya amandemen UUD 1945. Lembaga ini dibentuk untuk mengawasi perilaku para hakim
Lampiran Lembar kerja peserta didik : Petunjuk
1. Amati lembaga-lembaga Negara menurut UUD Negara RI Tahun 1945 setelah amandemen di bawah ini.
2. Guntinglah peralatan di bawah ini.
3. Tempelkan lembaga-lembaga Negara menurut UUD Negara RI Tahun 1945 setelah amandemen di bawah ini di kertas yang telah disediakan sesuai dengan kelompoknya.