• Tidak ada hasil yang ditemukan

kewarganegaraan, bagi pengembangan kepentingan kewarganegar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "kewarganegaraan, bagi pengembangan kepentingan kewarganegar"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Kompetensi Dasar Indikator Pengalaman Pembelajaran

Materi Ajar Waktu Alat/Bahan/Sumbe r Belajar

Peni- laian Mengidentifikasi latar

belakang perlunya pendidikan

kewarganegaraan (civic education) yang berorientasi kepenti- ngan kewarganegaraan dan memahami

pengertian Visi dan Misi pendidikan kewarganegaraan, serta urgensi PKn dalam pengembangan kepribadian bangsa, serta mengerti Garis Besar dan Ruang Lingkup perkuliahan PKN

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan latar belakang

pendidikan kewarganegaraan 2. Menjelaskan pengertian

pendidikan kewarganegaraan 3. Mendiskripsi Visi dan Misi

PKn dalam MPK 4. Menjelaskan urgensi

pendidikan kewarganegaraan bagi pengembangan

kepribadian bangsa

5. Menyebut Garis besar dan ruang lingkup perkuliahan PKn

1. Mengkaji latar belakang Pkn di Indonesia dan di beberapa negara lain 2. Mengkaji

konsep dasar PKn dalam prientasi kepentingan kewarganegar aan.

3. Mengkaji Visi dan Misi PKn dalam kontek MPK PKn 4. Mendiskusika

n permasalah- an dan urgensi PKn dalam pengembanga n kepribadian bangsa

5. Mencatat Garis Besar

1. Pengertian PKn 2. PKn di

Indonesia dan beberapa PKn di beberapa negara

3. Visi dan Misi PKn dalam MPK 4. Urgensi Pkn

bagi

pengembangan kepribadian 5. Garis Besar

dan ruang lingkup MK PKn

150’ White Board, LCD, Laptop.

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab I.

Class room asses ment, Porto folio, Tes essey dala m UTS

(2)

dan ruang lingkup perkuliahan PKn

Memahami paradigma pemahaman Pancasila sebagai sistem filsafat dan sebagai ideologi.

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan Pancasila

sebagai system filsafat

dengan pendekatan ontologis, epistemologis, dan

aksiologis.

2. Menjelaskan dan membedakan Pancasila sebagai ideologi: Pandangan Hidup bangsa, dasar negara 3. Menyebutkan Fungsi-fungsi

ideologi

4. Menerangkan Fungsi PS sebagai ideologi: fungsi etis, hirarkhis norma hukum

1. Mengkaji dan mendiskusika n Pancasila dari sudut:

ontologis, epistemologis dan

aksiologis.

2. Pengertian ideologi, ps sebagai ideologi, 3. Fungsi

ideologi, 4. Fungsi PS

sebagai ideologi:

fungsi etis, dan ideo- politik

1. PS sebagi system filsafat:

Ontologis PS:

Hakikat ps, sejarah, ps hirarkis pyramidal.

Epistemologis PS: ps sebagai kajian

keilmuan, metode.

Aksiologis ps makna dan fungsi 2. pengertian

ideology 3. Fungsi

ideology 4. Fungsi ps

sebagai ideology, fungsi etis, ideo-politik

300’ White board LCD, Laptop.

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab II.

Class room asses ment, Porto folio, Tes essey dala m UTS

1. Memahami dan memiliki wawasan Negara/Negara bangsa.

2. Memahami dan memiliki wawasan serta sikap

1. Menjelaskan: pengertian negara, konsepsi negara bangsa, Indonesia sebagai negara bangsa

2. Menjelaskan : pengertian nasionalisme,

teori/ajaran/paham

1. Mengkaji dan mendiskusika n pengertian, konsepsi negara bangsa, Indonesia

1. Pengertian dan unsur Negara , tugas negara, hubungannya dengan warganegara, negara bangsa,

300’ White board LCD, Laptop. . Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab III.

Class room asses ment, Porto folio, Tes

(3)

nasionalisme.

3. Memahami dan mencintai identitas nasional Indonesia

nasionalisme, menyikapi nasionalisme indonesia 3. Menjelaskan: Pengertian,

Identitas nasional, interaksi faktor subyekti dan obyektif, watak identitas nasional

sebagai negara bangsa

2. Mengkaji pengertian, teori/ajaran, paham, menyikapi nasionalisme Indonesia.

3. Mengkaji proses ineraksi dan akibat

interaksi yang melahirkan watak /karakter identitas nasional Indonesia

Indonesia sbg negara bangsa.

2. Pengertian dan teori.

Legitimasi politik nasionlisme, nasionalisme:

ethnocentrism, polycentrism, nasionalisme geopolitik.

3. Teori identitas nasional.

Faktor2 serta interaksi antar faktor identitas nasional, watak identitas nasional.

obye ktif UAS

1. Memahami dan memiliki wawasan tentang Sistem Politik, khususnya Indonesia

2. Memahami dan memiliki wawasan mengenai sistem perintahan, sistem pemerintahan Indonesia 3. Memahami dan

memiliki wawasan mengenai sistem perintahan Daerah (otonomi Daerah)

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan : Pengertian

system politik, mekenisme proses system politik, political role, politial structure, political culture, ciri-ciri system politik, arah dan sasaran dukungan sistem politik, structure dan fungsi politik.

2. Menjelaskan dan

menguraikan Pengertian Pemerintah/pemerintahan dalam arti sempit dan luas, system dan proses sistem

1. Mengkaji dan mendiskusikan pengertian, mekanisme sistem politik, political role, politial structure, political culture, ciri- ciri system politik, arah dan sasaran dukungan sistem politik, structure dan

1. pengertian sistem politik, mekanisme proses sistem politik, political role, political structure, political

culture, ciri-ciri system politik, arah dan sasaran dukungan sistem politik, structure dan 2. Pengertian

300’ White board LCD, Laptop.

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab IV;

Muchtar Mas’ud, Perbandingan sistem Politik, Yogyakarta:

Pustaka Pelajar 1999; Ni’matul Huda, Negara Hukum,

Demokrasi, dan Judicial review,

Class room asses ment, Porto folio, Tes obye ktif UAS.

(4)

pemerintahan, khususnya menurut konstitusi Indonesia.

3. Menjelaskan,sistem perintahan daerah, kosepsi otonomi daerah. Asas

desentralisasi, dekonsentrasi, tugas perbantuan, struktur penda, pemilihan kepala Daerah, pembentukan kawasan khusus, pembagian urusan pusat dan daerah, asas penyelenggaraan

pemerintahan

fungsi politik 2. Mengkaji dan

mendiskusikan Pengertian Pemerintah/pe merintahan dalam arti sempit dan luas,sistem dan proses sistem pemerintahan, kedudukan dan fungsi lembaga negara,

hubungan antar lembaga negara.

3. Mengkaji dan mendiskusikan sistem

perintahan daerah, kosepsi otonomi daerah. Asas desentralisasi, dekonsentrasi, tugas

perbantuan, struktur penda, pemilihan kepala Daerah, pembentukan kawasan khusus, pembagian urusan pusat dan daerah,

Pemerintah/pe merintahan dalam arti sempit dan luas, sistem dan proses sistem pemerintahan, kedudukan dan fungsi lembaga negara,

hubungan antar lembaga

negara, Asas Good

Governance 3. sistem

perintahan daerah UU no.

22 th 1999 &

UU no. 32 th.

2004, kosepsi otonomi daerah. Asas desentralisasi, dekonsentrasi, tugas

perbantuan, struktur pemda, pemilihan kepala Daerah, pembentukan kawasan khusus, pembagian urusan pusat dan daerah, asas

Yogyakarta: UII Press, 2004 Ridwan HR, 2003, Hukum Administrasi Negara,

Yogyakarta: UII Press

(5)

asas

penyelenggara an

pemerintahan

penyelenggaraa n pemerintahan

Memahami dan memiliki sikap positif mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), dan implementasi HAM di Indonesia, serta kewajiban

menghargai HAM

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan pengertian

HAM dan Rule of Law.

2. Mendiskripsikan sejarah HAM.

3. Mendiskripsikan periodesasi HAM PBB.

4. Mengklasifiksasikan macam dan sifat HAM

5. Menjelaskan HAM

perspektif Indonesia menurut UUD 1945 dan regulasi lainnya

1. Mengkaji dan mendiskusikan pengertian Hak, HAM, dan

Kewajiban etis dan hukum dalam menghargai HAM.

2. Mengkaji dan mendiskusikan sejarah HAM 3. Mengkaji dan mendiskusikan periodesasi HAM PBB 4. Mengkaji dan

mendiskusikan klasifikasi HAM.

5. Mendiskusikan dan menyikapi HAM

persepektif Indonesia (UUD 1945 &

Regulasi lainnya)

1. pengertian Hak, HAM, dan Kewajiban etis dan hukum dalam menghargai HAM.

2. Sejarah HAM:

Ajaran Agama, Magna Charta, Pendapat Filsuf, US Declaration of Independence 1776,

Déclaration des Droits de l’homme et du citoyen 1789, HAM PBB 3. Periodesasi

Ham PBB: Hak Sipil dan politik; Hak Ekonomi, social, budaya;

Hak Rakyat (people rights) 4. Klasifikasi

HAM:

Derogable dan

300’ White board LCD, Laptop.

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab V;

ICCPR 1966, ICESCR 1966, Hak Asasi Perempuan/kove nsi CEDAW 2005, konvensi Hak Anak 2005

Class room asses ment, Porto folio, Tes obye ktif UAS

(6)

Non derogable rights; Hak asasi: negatif /liberal, aktif/

demokrasi, positif, dan sosial.

5. HAM dan wajib asasi persepektif UUD 1945

Memahami dan memiliki wawasan tentang Hak dan kewajiban Warganegara.

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat:

1. Menjelaskan Pengertian WN, asas kewarganegaraan

Indonesia, asas khusus kearganegaraan.

2. Menjelaskan dan mendiskripsi hak dan kewajiban

warganegara.

Mengkaji dan mendiskusikan:

1. Pengertian dan asas umum dan khusus

kewarganegara an Indonesia 2. Hak dan

kewajiban Warganegara Indonesia

1. Pengertian warganegara dan

kewarganegara an, asas umum kewarganegara an, asas khusus kewarganegara an Indonesia 2. Hak dan

kewajiban warga negara menurut UUD 1945: hak kesetararan dalam hukum dan

pemerintahan, pekerjaan dgn penghidupan yang layak, hak dan kewajiban dalam upaya belanegara, hak bersyarikat

150 White board LCD, Laptop.

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab VI;

UU no. 12 Th 2006 tentang Kewarganegaran RI

Class room asses ment, Porto folio, Tes obye ktif UAS.

(7)

berkumpul dan berpendapat, hak kebebasan berkeyakinan dan beragama, hak budaya, hak atas

pendidikan, hak kesejahteraan ekonomi, dan jaminan kesejahteraan sosial

Memahami dan memiliki wawasan tentang Demokrasi dan civil society atau masyarakat madani, serta memiliki sikap dan prilaku demokratis

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :

1. Menjelaskan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi, serta nilai-nilai demokrasi 2. Paradigma demokrasi

Indonesia

3. Implementasi demokrasi 4. Budaya demokrasi dan civil

society/mas. Madani.

5. Pendidikan demokrasi:

pengerian, peran infra dan supra struktur politik

6. Memiliki sikap dan perilaku demokratis

1. Mengkaji dan mendiskusikan pengertian, prinsip-prinsip serta nilai-nilai demokrasi 2. Paradigma demokrasi 3. Implementasi

demokrasi 4. Budaya

demokrasi dan civil society/

masy. Madani 5. Pendidikan

demokrasi:

pengertian, peran infra dan supra struktur politik.

6. Mengkhayati prinsip2 dan nilai-nilai

1. Pengertian, prinsip-prinsip serta nilai-nilai demokrasi 2. Paradigma demokrasi 3. Implementasi

demokrasi 4. Budaya

demokrasi dan civil society/

masy. Madani 5. Pendidikan

demokrasi:

pengertian, peran infra dan supra struktur politik.

6. menilai

kenyataan/fakta implementasi prinsip2 dan nilai-nilai

300’ White board LCD, Laptop.

Film

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab VII;

Ni’matul Huda, Negara Hukum dan demokrasi, UII Pres, 2005 UU No. 12 Tahun 2006

Class room asses ment, Porto folio, Tes obye ktif UAS.

(8)

demokrasi untuk membentuk sikap dan perilaku demokratis

demokrasi dalam praktek kehidupan dalam bentuk sikap dan perilaku

demokratis atau anti demokratis

Memahami dan memiliki wawasan tentang Kewilayahan Negara Indonesia dan hokum kewilayahan Negara Indonesia

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :

1. Menerangkan dinamika perkembangan kewilayahan negara Indonesia: prolog 8 wilayah BPUPKI, Aturan Peralihan Ayat II UUD 1945 (sebelum amandemen) 2. Menjelaskan Konsepsi dan

kelemahan hukum

kewilayahan TZeMKO 1939 3. Menjelaskan Konsepsi dan

keuntungan kewilayahan berdasarkan deklarasi Djuanda 1957 dan UU no 4/PRP/1960 asas negara kepulauan.

4. Konsepsi ZEE Indonesia 200 mil

5. Menjelaskan dan menujukkan perbedaan ketentuahn hukum: yuridis Indonesia, yurisdiksi nasional

6.

Mengkaji dan mendiskusikan:

1. Dinamika perkembangan kewilayahan negara Indonesia:

prolog 8 wilayah BPUPKI, Aturan

Peralihan Ayat II UUD 1945 (sebelum amandemen) 2. Konsepsi

hukum kewilayahan TZeMKO 1939 3. Konsepsi

kewilayahan berdasarkan deklarasi Djuanda 1957 dan UU no 4/PRP/1960 asas negara

1. Dinamika perkembangan kewilayahan negara Indonesia:

prolog 8 wilayah BPUPKI, Aturan

Peralihan Ayat II UUD 1945 (sebelum amandemen) 2. Konsepsi

hukum kewilayahan TZeMKO 1939,

kelemahan dan manfaatnya 3. Konsepsi dan

keuntungan kewilayahan berdasarkan deklarasi Djuanda 1957 dan UU no 4/PRP/1960

150’ White board LCD, Laptop.

Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab VIII

; Peta Wilayah dan peta landas kontinen Indonesia;

Class room asses ment, Porto folio, Tes obye ktif UAS

(9)

kepulauan.

4. Konsepsi ZEE Indonesia 200 mil

asas negara kepulauan.

4. Konsepsi ZEE Indonesia 200 mil, UU No. 5 Tahun 1983 tentang Zona konomi Eksklusif Indonesia, dan UU No. 17 Tahun 1985 tentang pengesahan United Nation Convension on the Law of the Sea.

5. Ketentuan Yuridis kewilayahan Indonesia dan Yurisdiksi nasional

Memahami dan memiliki wawasan tentang Geopolitik dan geostrategi Indonesia, dan

Implementasinya pada pembangunan nasional serta hubungan

internasional dalam rangkan peran Indonesia bagi upaya

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat:

1. Menjelaskan pengertian dan latar belakang geopoltik dan geostrategi Indonesia

2. Menguraikan aplikasi geopolitik dan geostrategi dalam pembangunan nasional 3. Menganalisa geopolstra

dalam konteks hubungan internasional

Mengkaji dan mendiskusikan:

1. Pengertian dan latar belakang geopoltik dan geostrategi Indonesia 2. Aplikasi

geopolitik dan geostrategi dalam

1. Pengertian dan latar belakang geopoltik dan geostrategi Indonesia 2. Aplikasi

geopolitik dan geostrategi dalam

pembangunan nasional

150’ White board, LCD & Screen, Leptop; Sumber:

buku oleh Tim Dosen PKn, Pendidikan Kewarganegaraa n 2008: Bab IX;

Peta Wilayah dan peta landas kontinen

Porto folio dan tes essay serta tes obye ktif.

(10)

perdamaian dunia. 4. Mengkreasikan peran geopolstra Indonesia bagi upaya perdamaian dunia.

pembangunan nasional 3. Geopolstra

dalam konteks hubungan internasional.

4. Kemungkinan peran

geopolstra Indonesia bagi upaya

perdamaian dunia

3. Geopolstra dalam konteks hubungan internasional.

4. Kemungkinan peran

geopolstra Indonesia bagi upaya

perdamaian dunia

Indonesia;.

Referensi

Dokumen terkait

Langkah-langkah yang harus dilakukan ketika kita menyusun perencanaan pementasan seni teater kontemporer yang benar adalah.... Membuat konsep tata pentas,menadaptasi naskah,

Menurut hirarki upaya pengendalian diri ( controling controling ), alat pelindung diri sesungguhnya ), alat pelindung diri sesungguhnya merupakan hirarki terakhir dalam

• Rule 9 : Jika ponsel dapat dinyalakan Dan LCD menyala Dan tampil provider Dan aplikasi ponsel berjalan dengan baik Dan keypad pada ponsel tidak berfungsi Maka Keyboard

Untuk menghasilkan lulusan yang mampu memiliki kompetensi baik dalam penguasaan ilmu maupun pemecahan masalah atau kasus dibidang bisnis, maka kurikulum dirancang dengan tetap

Untuk meningkatkan keandalan hasil model yang terbentuk dengan tujuan memprediksi habitat optimum untuk ikan teri, maka diperlukan data lapangan yang memadai dalam

Bermacam-macam bentuk energi antara lain gerak, cahaya, panas, tenaga kimia, dan tenaga atom.Energi dapat diubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain... Para ahli

Ditemukan juga persamaan alasan penerapan pola asuh yang berbeda dari masa kecil ibu.Dalam hal pendidikan anak, kedua partisipan memberika stimulus yang

Teman-teman saya yang tidak dapat saya sampaikan satu persatu yang selalu bersedia membantu dan menemani saya pada waktu bersamaan menyelesaikan studi di STIE Perbanas