Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Nusa Tenggara Barat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) pangsa pengeluaran pangan layak dijadikan indikator ketahanan pangan, dan berdasarkan indikator tersebut hasil pembangunan selama ini
Data sumber yang digunakan pada penelitian ini adalah data indikator ketahanan pangan kabupaten di wilayah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa
Berdasarkan perhitungan ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2010 dengan menyilangkan kondisi pangsa pengeluaran untuk pangan dan
Kategori kelompok yang paling rentan pangan (Prioritas 1 dan 2) mengalami penurunan kondisi kerentanan terhadap kerawanan pangan dan gizi dari 5,2 persen pada 2009 menurun
Berdasarkan Indikator Kinerja Utama Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian pada tahun 2013, sasaran Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan
Berdasarkan perhitungan ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2010 dengan menyilangkan kondisi pangsa pengeluaran untuk pangan dan
Pangan mungkin tersedia di suatu wilayah tetapi tidak dapat diakses oleh rumah tangga tertentu karena terbatasnya: 1 Akses ekonomi: kemampuan keuangan untuk membeli pangan yang cukup
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran indikator ketahanan pangan mana yang paling berpengaruh terhadap komposit ketahanan pangan di setiap desa Kabupaten Bandung menggunakan Geographically Weighted Regression dan Strategi