Karya-Karya Monumental Adam Smith
Adam Smith merupakan mahaguru dari Universitas Glasgow yang sekaligus mahaguru bagi penganut Ekonomi liberal. Smith Lahir di kota Kirkcaldy, Skotlandia, tahun 1723. Ia memperoleh gelar kesarjanaannya di Universitas Oxford.
Karya Smith yang fenomanal berjudul : Theory of Moral Sentiments
Dalam buku ini, Smith berargumentasi mengenai betapa pentingnya memberikan penghargaan berupa imbalan dan memberikan penghukuman dalam kehidupan sosial.
Hukuman dan imbalan memiliki fungsi sosial yang sangat penting. Menurutnya, secara alamiah setiap orang menyetujui dan menghargai tindakan yang menguntungkan masyarakat, sebaliknya menolak dan menghukum tindakan yang membahayakan masyarakat. Premis dasar yang membentuk keajaiban dasar dari karya Adam Smith ini adalah idealisme naluriah dari eksistensi individu. Dengan landasan individual itu, Ia menggambarkan bahwa Alam telah melengkapi kita dengan "selera" dan "penolakan", yang mana keduanya berfungsi mempromosikan kelangsungan hidup spesies manusia dan masyarakat. Inilah yang oleh Adam Smith disebut-sebut sebagai tangan gaib (Invicible Hand) yang membimbing perilaku setiap orang. Dengan kata lain, "Selara" dan "penolakan" adalah mesin penggerak manusiauntuk melakukan aktivitas dalam hidup mereka, mengingat yang menjadi kunci pembahasan buku ini adalah moral, maka dalam buku ini kita dapat mengetahui bagaimana moral manusia tumbuh dan bilamana moral manusia mulai bergerak mundur.
An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations
K
ontribusi Pemikiran
A
dam
Smith
terhadap
Teknik Industri
John Adam Smith (lahir di Kirkcaldy, Skotlandia, 5 Juni 1723 – meninggal di Edinburgh, Skotlandia, 17 Juli 1790 pada umur 67 tahun), adalah seorang filsuf berkebangsaan Skotlandia yang menjadi pelopor ilmu ekonomi modern. Karyanya yang terkenal adalah buku An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The Wealth of Nations) adalah buku pertama yang menggambarkan sejarah perkembangan industri dan perdagangan di Eropa serta dasar-dasar perkembangan perdagangan bebas dan kapitalisme. Adam Smith adalah salah satu pelopor sistem ekonomi Kapitalisme. Sistem ekonomi ini muncul pada abad 18 di Eropa Barat dan pada abad 19 mulai terkenal disana.
Adam Smith melalui bukunya yang berjudul “The Wealth of Nation” (1776), mengemukakan konsep perancangan proses produksi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja, yang menekankan pentingnya spesialisasi. Dimana pada saat itu 10 pekerja dapat menghasilkan 48000 pins tiap harinya. Hal ini benar-benar merupakan sesuatu yang sangat positif pada masa Adam Smith.
Disiplin ini akhirnya berkembang untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli dan terampil dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian serta pengendalian suatu sistem produksi yang luas dan kompleks. Kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas merupakan pendorong berdirinya disiplin teknik industri.
Analisis Sejarah Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
Mereka itu adalah tokoh-tokoh aliran klasik yang memiliki pemikiran yang saling mendukung dengan pemikiran Adam Smith. Seperti David Ricardo (1815), Thomas Robert Malthus (1798), Jean Baptise Say (1832) dan John Stuart Mill (1848) dan teori ekonomi dari pemikiran mereka ini sering disebut dan dianggap sebagai pondasi dasar dari teori ekonomi mikro.
Pemikiran David Ricardo yang popular adalah teori harga relative berdasar biaya-biaya produksi, yang kemudian melahirkan teori biaya-biaya sewa tanah, teori biaya-biaya capital (bunga), dan teori upah tenaga kerja (nilai kerja dan upah alami).
Thomas Robert Malthus pemikirannya yang popular adalah teori populasi, yang dari pemikirannya tersebut memicu pemerintahan untuk menggalakkan dua hal, yaitu program Keluarga Berencana (KB) dan atau meningkatkan produksi nasional (PDB).
JB. Say yang mendukung pemikiran Malthus untuk meningkatkan produksi nasional, sebab penawaran itu akan menghasilkan permintaannya sendiri, artinya setiap produksi yang dihasilkan akan mampu dibeli/diserap oleh konsumen/masyarakat. Dengan begitu, produksi harus terus ditingkatkan demi mengatasi problem ekonomi dalam pandangan mereka, yaitu Scarcity (kelangkaan).
Di tengah-tengah masa resesi ini munculah pemikir ekonomi John Maynard Keyness bersama bukunya The General Theory of Employment, Interest and Money (Teori Umum Pengangguran, Bunga dan Uang) pada tahun 1936. pemikirannya mengkritik teori tokoh ekonomi seperti Adam Smith dkk..