• Tidak ada hasil yang ditemukan

5. BAB V VISI MISI TUJUAN DAN SASARAN - 29 AGUSTUS 2018 MENPAN RB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "5. BAB V VISI MISI TUJUAN DAN SASARAN - 29 AGUSTUS 2018 MENPAN RB"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

5.1 Visi

Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna merumuskan rencana pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada.

Visi merupakan kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam 5 (lima) tahun mendatang, sekaligus memberikan arah pembangunan atau clarity of direction. Visi juga harus menjawab permasalahan pembangunan daerah dan /atau isu strategis yang harus diselesaikan dalam jangka menengah serta sejalan dengan visi dan arah pembangunan jangka panjang daerah.

Dengan mempertimbangkan kondisi daerah, permasalahan pembangunan, tantangan yang dihadapi serta isu-isu strategis, dirumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan jangka menengah daerah. Maka Visi Jangka Menengah (Tahun 2016-2021) Kabupaten Pangandaran adalah:

“K

ABUPATEN

P

ANGANDARAN

S

EBAGAI

T

UJUAN

W

ISATA

B

ERKELAS

D

UNIA

Penjabaran Visi di atas adalah sebagai berikut:

“Kabupaten Pangandara n”

(2)

“Tujuan

Wisata” : Adalah kawasan geografs yang berada dalamsatu atau lebih wilayah administratif yang didalamnya terdapat daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas wisata, aksesibilitas dan masyarakat yang saling terkait dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan. Simpul-simpul kegiatan pariwisata eksisting maupun simpul-simpul baru yang berpotensi untuk dikembangkan akan ditata secara terpadu membentuk suatu kawasan pariwisata dengan menonjolkan kekhasan potensinya masing-masing.

“Berkelas

Dunia” : Terpenuhinya standar kualitas yang tinggi dalampenyediaan infrastruktur, fasilitas dan penataan lingkungan alami. Standar kualitas yang tinggi juga diterapkan dalam pembinaan pelaku wisata dan masyarakat sehingga mewujudkan pelayanan wisata yang berkualitas (merujuk standar UNWTO dan GSTC).

(3)

5.2

Misi

Misi disusun dalam rangka mengimplementasikan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mewujudkan visi yang telah dipaparkan di atas. Rumusan misi merupakan penggambaran arah menuju visi yang ingin dicapai dan menguraikan upaya-upaya apa yang harus dilakukan. Rumusan misi disusun untuk memberikan kerangka bagi tujuan dan sasaran serta arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan jalan yang akan ditempuh untuk mencapai visi.

Rumusan misi disusun dengan memperhatikan kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang ada dalam pembangunan daerah serta faktor-faktor lingkungan strategis, baik eksternal dan internal yang mempengaruhi. Misi disusun untuk memperjelas jalan atau langkah yang akan dilakukan dalam rangka mencapai perwujudan visi.

Dengan gambaran misi yang demikian, tim menelaah misi kepala daerah dan makna serta implikasinya bagi perencanaan pembangunan, lalu menerjemahkannya ke dalam pernyataan misi sesuai kriteria pernyataan misi sebagaimana telah dijelaskan di atas.

Tabel 5.1

Keterkaitan Visi dan Misi Kepala Daerah

Visi Misi

KABUPATEN PANGANDARAN SEBAGAI TUJUAN WISATA BERKELAS

DUNIA

1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani

2. Mewujudkan penataan ruang yang

harmonis dan pengendalian

pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan

(4)

Visi Misi

4. Memperkuat ketahanan nilai-nilai kearifan lokal

5. Membangun sumberdaya manusia yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing

6. Membangun perekonomian yang tangguh, maju, berkeadilan dan berkelanjutan

Misi Pertama: Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani. Dimaksudkan untuk mewujudkan pelayanan birokrasi Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang prima, menjalankan fungsi birokrasi sebagai pelayan masyarakat yang didukung dengan kompetensi aparat yang profesional dan sistem modern berbasis IPTEK menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Dalam upaya pencapaian Misi Ke-1 maka dirumuskan Perencanaan Terintegratif dalam Langkah Pencapaian Misi Ke-1 sebagai berikut :

Gambar 5.1

Pemerintahan yang akuntabel,

bersih dan melayani

Birokrasi Dg Pelayanan

Publik Berkualitas

Birokrasi Yang Efektif Dan

Efisien Birokrasi Yang

Bersih Dan Akuntabel

BPKD Inspektorat

Bag. Barjas Setda Bag. Organisasi Setda

BKPSDM Kominfo SP Inspektorat

(5)

Perencanaan Terintegrasi Misi 1

Misi Kedua: Mewujudkan penataan ruang yang harmonis dan pengendalian pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan. Dimaksudkan untuk menciptakan keharmonisan dalam penataan lingkungan melalui pembangunan dengan mempertimbangkan kelestarian alam serta memperhatikan daya tampung dan daya dukung lingkungan. Pembudidayaan kawasan diarahkan untuk tetap menjaga kesetimbangan ekologis guna terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development).

Dalam upaya pencapaian Misi Ke-2 maka dirumuskan Perencanaan Terintegratif dalam Langkah Pencapaian Misi Ke-2 sebagai berikut :

Gambar 5.2

Perencanaan Terintegrasi Misi 2

Misi Ketiga: Menyediakan infrastruktur dan fasilitas yang berkualitas. Dimaksudkan untuk menciptakan kenyamanan bagi seluruh warga Kabupaten Pangandaran melalui pembangunan

Ruang Yang Harmonis

dan Berwawasan Lingkungan

Ruang Yang Harmonis

dan Berwawasan Lingkungan

Kualitas Lingkungan

Hidup Kesesuaian

Terhadap RTRW

Dinas PU & TR

(6)

Infrastruktur dan Fasilitas Yang

Berkualitas

Bangunan Pusat Pemerintahan

Menurunnya Risiko Bencana

Infrastruktur Berkualitas

infrastruktur dan fasilitas yang berkualitas. Infrastruktur mencakup jaringan jalan, drainase, sewerage, dan lain lain yang memenuhi standar tinggi sebagai dukungan langsung terhadap terciptanya kawasan wisata yang berkelas dunia. Pembangunan insfrastruktur juga diarahkan untuk membuka wilayah-wilayah baru, untuk menghubungkan antar objek wisata serta untuk menyediakan jalan alternatif bagi jalan yang sudah ada. Untuk memenuhi standar kualitas yang mampu mewujudkan kepariwisataan berkelas dunia, sudah barang tentu juga diperlukan dukungan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna membentuk sistem infrastruktur yang cerdas. Terciptanya sistem infrastruktur cerdas, sistem pemerintahan cerdas, sistem ekonomi cerdas, sistem masyarakat cerdas, sistem hidup cerdas serta sistem lingkungan cerdas diharapkan bersama-sama akan mewujudkan Pangandaran Kabupaten Cerdas.

Dalam upaya pencapaian Misi Ke-3 maka dirumuskan Perencanaan Terintegratif dalam Langkah Pencapaian Misi Ke-3 sebagai berikut :

Gambar 5.3

Dinas PU & TR

Dishub Dinas PU &

TR

(7)

Perencanaan Terintegrasi Misi 3

Misi Keempat: Memperkuat katahanan nilai-nilai kearifan lokal. Dimaksudkan untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Nilai nilai kearifan lokal merupakan warisan budaya yang terbentuk melalui proses interaksi antar manusia dan manusia dengan lingkungannya dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhan yang dipengaruhi oleh pandangan, sikap dan prilaku. Nilai nilai kearifan lokal berorientasi pada keseimbangan, kelestarian dan harmoni manusia, alam, dan budaya. Dalam era globalisasi saat ini, banyak ditemui ancaman global yang akan berdampak terhadap krisis nilai nilai kearifan lokal, sehingga upaya-upaya penguatan ketahanannya perlu dilakukan.

Dalam upaya pencapaian Misi Ke-4 maka dirumuskan Perencanaan Terintegratif dalam Langkah Pencapaian Misi Ke-4 sebagai berikut :

Gambar 5.4

Perencanaan Terintegrasi Misi 4

Pelestarian Seni Budaya dan Pengamalan

Nilai2 Kebangsaan &

Keagamaan

Masyarakat Berkepribadia

n dlm Kebudayaan

Partisipasi Masy. Dlm Berpolitik &

Organisasi

Disparbud Disdikpora

Kesbangpol Kesbangpol

(8)

Misi Kelima : Membangun sumberdaya manusia yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing. Dimaksudkan untuk mewujudkan warga Kabupaten Pangandaran yang sehat, cerdas, dan berbudaya yang bercirikan meningkatnya ketahanan keluarga, menurunnya jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), tingginya peran pemuda dalam pembangunan, meningkatnya prestasi olah raga dan lain-lain. Melalui misi ini warga Kabupaten Pangandaran juga dibangun untuk mempunyai keahlian, profesional, produktif dan mandiri serta dapat meningkatkan keunggulan kompetitifnya sehingga mampu menangkap kesempatan kerja dan atau mengembangkan kewirausahan sehingga dapat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran dan juga diarahkan untuk terwujudnya masyarakat yang berharkat, bermartabat, berakhlak mulia dan mampu bersaing di era globalisasi.

Dalam upaya pencapaian Misi Ke-5 maka dirumuskan Perencanaan Terintegratif dalam Langkah Pencapaian Misi Ke-5 sebagai berikut :

SDM Mandiri, Berkualitas dan

Berdaya Saing

Angka Kemiskinan

Daya Saing Pemuda & Olah

Raga

Pertumbuha n Penduduk Layanan

Pendidikan, Kesehatan &

Daya Beli

Disdikpora Dinkes

Dinas PU & TR DPMPTSP Dinas KB & PPA Dinas PU & TR Dinsos PMD Disdikpora Dinkes

(9)

Gambar 5.5

Perencanaan Terintegrasi Misi 5

Misi Keenam : Membangun perekonomian yang tangguh, maju, berkeadilan dan berkelanjutan. Dimaksudkan untuk meningkatkan kesempatan kerja dan perlindungan tenaga kerja, menciptakan iklim usaha yang kondusif, mengembangkan koperasi dan UMKM, mewujudkan pariwisata yang berdaya saing dan bekelanjutan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mengembangkan sistem pembiayaan daerah terpadu.

Dalam upaya pencapaian Misi Ke-6 maka dirumuskan Perencanaan Terintegratif dalam Langkah Pencapaian Misi Ke-6 sebagai berikut :

Perekonomian Yang Tangguh, Maju Berkeadilan

& Berkelanjutan

Ekonomi Sektor Unggulan

Tingkat Penganggura

n Kesenjangan

Antar Wilayah

DPMPTSP UMKMP

Dinas KB & PPA Dinas PU & TR Dinsos PMD Disdikpora Disnakerin Dinkes

Disnaker in DPMPTSP

(10)

Gambar 5.6

Perencanaan Terintegrasi Misi 6

Misi dalam RPJMD Kabupaten Pangandaran Tahun 2016-2021 tersebut mengacu pada RPJPD Kabupaten Pangandaran Tahun 2016-2025, sehingga terdapat hubungan yang kuat antara Misi dalam RPJPD dengan Misi dalam RPJMD sebagaimana tabel berikut ini.

Tabel 5.2

Keselarasan Misi RPJMD Kabupaten PangandaranTahun 2016-2021

dengan Misi RPJPD Kabupaten Pangandaran Tahun 2016-2025

MISI RPJMD 2016 - 2021 MISI RPJPD 2016 – 2025

Misi 1: Mewujudkan tata kelola

pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani

Misi 1: Menciptakan pemerintahan

yang akuntabel dan bersih

Misi 2: Mewujudkan penataan ruang yang harmonis dan pengendalian pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan

Misi 4: Mewujudkan pemanfaatan

ruang dan penyediaan

infrastruktur fasilitas yang berwawasan lingkungan

Misi 3: Menyediakan infrastruktur dan

fasilitas yang berkualitas Misi 4: Mewujudkanruang dan pemanfaatanpenyediaan

infrastruktur fasilitas yang berwawasan lingkungan

Misi 3: Mewujudkan perekonomian

masyarakat yang berdaya saing

Misi 4: Memperkuat katahanan

nilai-nilai kearifan lokal Misi 2:berkualitas, mandiri dan religiusMembangun SDM yang

Misi 5: Mewujudkan kehidupan

sosial budaya yang bertumpu pada nilai religius dan kearifan lokal

Misi 5: Membangun sumberdaya

manusia yang mandiri,

berkualitas dn berdaya saing

Misi 2: Membangun SDM yang

berkualitas, mandiri dan religius Misi 5: Mewujudkan kehidupan sosial

budaya yang bertumpu pada nilai religius dan kearifan lokal

Misi 6: Membangun perekonomian yang tangguh, maju, berkeadilan dan berkelanjutan

Misi 3: Mewujudkan perekonomian masyarakat yang berdaya saing Misi 6: Menciptakan pembiayaan

(11)

5.3 Tujuan dan Sasaran

Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam RPJMD Kabupaten Pangandaran 2016-2021 yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan.

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai lima tahun. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu analisis strategis. Berdasarkan visi, misi dan isu-isu strategis yang ada, maka ditetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam kurun waktu 5 tahun sebagai dijelaskan di bawah ini.

5.3.1 Tujuan dan Sasaran Misi-1

Dalam rangka pencapaian misi Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani, maka tujuan pembangunan ditetapkan sebagai berikut :

a. Terwujudnya Reformasi Birokrasi, dengan sasaran pembangunan adalah Meningkatnya Tatakelola Pemerintahan yang efektif dan akuntabel, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Birokrasi yang bersih dan akuntabel; 2) Birokrasi yang efektif dan efsien;

3) Birokrasi yang memiliki pelayanan publik yang berkualitas;

Pemahaman terhadap linieritas Misi, Tujuan hingga Sasaran kemudian dapat dengan mudah dipahami melalui gambar di bawah ini :

Terwujudnya Reformasi Birokrasi

i Birokrasi yang bersih

(12)

Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pangandaran Tahun 2016 - 2021

Gambar 5.7 Pencapaian Misi-1

5.3.2 Tujuan dan Sasaran Misi-2

Dalam rangka pencapaian misi Mewujudkan penataan ruang yang harmonis dan pengendalian pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan, maka tujuan pembangunan ditetapkan sebagai berikut :

a. Terciptanya Ruang Wilayah Kabupaten yang harmonis dan berwawasan lingkungan, dengan sasaran pembangunan adalah : 1) Meningkatnya kesesuaian pembangunan terhadap rencana tata

ruang wilayah;

2) Meningkatnya kualitas lingkungan hidup.

Pemahaman terhadap linieritas Misi, Tujuan hingga Sasaran kemudian dapat dengan mudah dipahami melalui gambar di bawah ini :

Terciptanya ruang wilayah kabupaten yang harmonis dan berwawasan lingkungan

Meningkatnya kesesuaian pembangunan terhadap rencana

tata ruang wilayah

(13)

Gambar 5.8 Pencapaian Misi-2

5.3.3 Tujuan dan Sasaran Misi-3

Dalam rangka pencapaian misi Menyediakan infrastruktur dan fasilitas yang berkualitas, maka tujuan pembangunan ditetapkan sebagai berikut :

a. Meningkatnya cakupan layanan infrastruktur yang berkualitas, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Meningkatnya ketersediaan Infrastruktur yang berkualias;

b. Meningkatnya Mitigasi bencana dalam pembangunan, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Menurunnya risiko bencana di daerah rawan bencana.

c. Terwujudnya sarana dan prasarana pusat pemerintahan, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Mewujudkan pemenuhan bangunan pusat pemerintahan.

Pemahaman terhadap linieritas Misi, Tujuan hingga Sasaran kemudian dapat dengan mudah dipahami melalui gambar di bawah ini : di daerah rawan

(14)

Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pangandaran Tahun 2016 - 2021

Gambar 5.9 Pencapaian Misi-3

5.3.4 Tujuan dan Sasaran Misi-4

Dalam rangka pencapaian misi Memperkuat ketahanan nilai-nilai kearifan lokal, maka tujuan pembangunan ditetapkan sebagai berikut :

a. Terwujudnya pelestarian seni budaya dan pengamalan nilai-nilai keagamaan adalah :

1) Terwujudnya masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan dan keagamaan;

2) Meningkatnya Kesatuan Bangsa;

3) Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berpolitik dan berorganisasi.

Pemahaman terhadap linieritas Misi, Tujuan hingga Sasaran kemudian dapat dengan mudah dipahami melalui gambar di bawah ini :

Terwujudnya pelestarian seni budaya, pengamalan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan

Meningkatny a Kesatuan

Bangsa

Meningkatnya partisipasi masyarakat

dalam berpolitik dan berorganisasi Terwujudnya masyarakat

yang berkepribadian dalam kebudayaan dan

(15)

Gambar 5.10 Pencapaian Misi-4

5.3.5 Tujuan dan Sasaran Misi-5

Dalam rangka pencapaian misi Membangun sumberdaya manusia yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing, maka tujuan pembangunan ditetapkan sebagai berikut :

a. Meningkatnya kualitas pendidikan, derajat kesehatan dan daya beli masyarakat secara berkelanjutan, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Meningkatnya layanan pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat.

b. Terkendalinya Pertumbuhan Penduduk, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Terkendalinya Laju Pertumbuhan Penduduk.

c. Meningkatnya pengarusutamaan Gender, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Meningkatnya Pemberdayaan dan Kesetaraan Gender.

d. Meningkatnya Daya Saing Pemuda & Olahraga, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Meningkatnya Daya Saing Pemuda & Olahraga

e. Menurunnya tingkat kemiskinan, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Menurunnya angka kemiskinan

Pemahaman terhadap linieritas Misi, Tujuan hingga Sasaran kemudian dapat dengan mudah dipahami melalui gambar di bawah ini :

a Daya Saing Pemuda & kesehatan dan daya beli

masyarakat secara Kesehatan dan daya

(16)

Gambar 5.11 Pencapaian Misi-5

5.3.6 Tujuan dan Sasaran Misi-6

Dalam rangka pencapaian misi Membangun Perekonomian Yang Tangguh, Maju, Berkeadilan dan Berkelanjutan, maka tujuan pembangunan ditetapkan sebagai berikut :

a. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan, dengan sasaran pembangunan adalah :

1) Menurunnya kesenjangan antar wilayah; 2) Menurunnya tingkat pengangguran;

3) Meningkatnya Laju Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan;

Pemahaman terhadap linieritas Misi, Tujuan hingga Sasaran kemudian dapat dengan mudah dipahami melalui gambar di bawah ini :

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan

Menurunnya kesenjangan antar wilayah

Menurunnya tingkat pengang-guran

(17)

Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pangandaran Tahun 2016 - 2021

Gambar 5.12 Pencapaian Misi-6

Kesesuaian Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran dalam RPJMD menjadi tuntutan yang perlu diperhatikan. Konsistensi penjabaran Visi dan Misi kedalam Tujuan, Sasaran dan Indikator Kinerja menentukan efektivitas pembangunan daerah sesuai dengan amanat pembangunan yang tertuang dalam Visi dan Misi Bupati/Wakil Bupati terpilih. Berangkat dari tuntutan tersebut, maka dapat dijabarkan konsistensi Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran tersebut kedalam matriks berikut ini :

(18)

Tabel 5.3

Matrik Konsistensi Hubungan Tujuan, Sasaran dan Indikator Sasaran

TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN INDIKATORSASARAN SATUAN

Kinerja pada Awal Periode

RPJMD

TARGET KINERJA SASARAN

Targe t Kinerj

a pada Akhir Perio de RPJM

D

2016 2019 2020 2021

1 2 3 4 5 9 10 11 12 13

Misi 1 : Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, bersih dan melayani

Terwujudnya Reformasi

Birokrasi Indeks Reformasi Birokrasi Target kinerja = Indeks 60 1. Birokrasi yang bersih dan akuntabel Opini BPK terhadap LKPD LaporanStatus WDP WTP WTP WTP WTP Tingkat Kapabilitas

APIP

( 1 s/d 5) Skor n.a 2 3 3 3

Tingkat Kematangan implementasi SPIP

( 1 s/d 5) Skor n.a 2 3 3 3

Nilai AKIP Nilai C B B BB BB

Persentase Penggunaan E-Procurement thd Belanja Pengadaan

Persen n.a 90 91 92 92

3. Birokrasi yang efektif dan efsien

Indeks Profesionalitas ASN

(1 s/d 100) Skor

n.a 60 65 70 70

Tingkat Kematangan E-Goverment

(0 s/d 5) Indeks

n.a 2 2,25 3 3

Indeks Reformasi

Birokrasi Indeks n.a 45 55 60 60

4. Birokrasi yang memiliki

(19)

berkualitas ( 0 s/d 10)

Survey Kepuasan

Masyarakat Predikat n.a Baik Baik SangatBaik SangatBaik

TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN INDIKATORSASARAN SATUAN

Kinerja

Misi 2 :Mewujudkan penataan ruang yang harmonis dan pengendalian pemanfaatan ruang yang berwawasan lingkungan

Terciptanya Ruang Wilayah Kabupaten yang harmonis dan berwawasan lingkungan

Ketaatan terhadap RTRW Target kinerja : 40%

1. Meningkatnya

kesesuaian pembangunan terhadap rencana tata ruang wilayah

Ketaatan terhadap

RTRW persen n.a 20 30 40 40

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup

Target kinerja : Indeks 63,36

2. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup

Indeks Kualitas

Lingkungan Hidup Indeks n.a 62,46 62,91 63,36 63,36

Misi 3 : Menyediakan infrastruktur dan fasilitas yang berkualitas

1. Meningkatnya cakupan layanan infrastruktur yang berkualitas

Persentase infrastruktur dalam kondisi mantap = 95%

1. Meningkatnya

ketersediaan Infrastruktur yang berkualias

Persentase jalan

dalam kondisi mantap Persen n.a 65 75 85 85

Tingkat kecelakaan lalu lintas

Rasio jaringan irigasi teknis dalam kondisi

baik Rasio n.a 60 65 70 70

Persentase Rumah Tangga Dengan Akses

air minum Persen n.a 55 65 75 75

Persentase Rumah

(20)

2. Meningkatnya Mitigasi bencana dalam

pembangunan.

Indeks Risiko Bencana Target kinerja = Indeks 140

2. Menurunnya risiko bencana di daerah rawan

bencana Indeks Risiko Bencana Indeks n.a

150,

6 145 140 140

3. Terwujudnya sarana dan prasarana pusat

pemerintahan

Persentase sarana dan prasarana pusat

pemerintahan yang terpenuhi Target kinerja = 80

3. Mewujudkan pemenuhan bangunan

pusat pemerintahan Persentase sarana dan prasarana pusat pemerintahan yang terpenuhi

Persen n.a 18 22 80 80

TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN INDIKATORSASARAN SATUAN

Kinerja

Misi 4 : Memperkuat ketahanan nilai-nilai kearifan lokal

Terwujudnya pelestarian seni budaya, pengamalan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan

Angka Konflk Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan Target kinerja = 8

1. Terwujudnya masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan dan keagamaan

Persentase Pemajuan

Kebudayaan Lokal Persen n.a 35 70 80 80

Persentase skala sikap peserta didik yang

berkepribadian baik Persen n.a 75 85 90 90

2. Meningkatnya Kesatuan

Bangsa Angka Konflk Suku, Agama, Ras dan Antar

Golongan Angka n.a 11 10 8 8

3. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berpolitik dan berorganisasi

Persentase partisipasi masyarakat dalam

pemilu Persen n.a 81%

81,5

% 82% 82%

Misi 5: Membangun sumberdaya manusia yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing

1. Meningkatnya kualitas pendidikan, derajat kesehatan dan daya beli masyarakat secara berkelanjutan

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Target kinerja = indeks 67,42

1.Meningkatnya layanan pendidikan, kesehatan dan daya beli

masyarakat

Indeks Pembangunan

(21)

2. Terkendalinya

Pertumbuhan Penduduk Persentase Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Target kinerja = 0,57%

2. Terkendalinya Laju

Pertumbuhan Penduduk Persentase Laju Pertumbuhan Penduduk

(LPP) Persen n.a 0,57 0,57 0,57 0,57

3. Meningkatnya

pengarusutamaan Gender Indeks Pemberdayaan Gender (IPG) Target kinerja = indeks 66,55

3. Meningkatnya Pemberdayaan dan

Kesetaraan Gender Indeks Pemberdayaan Gender (IPG) Indeks n.a 65,67 66,55 66,55 66,55

4. Meningkatnya Daya

Saing Pemuda & Olahraga Indeks Pembangunan Keolahragaan Target kinerja = indeks 85

4. Meningkatnya Daya

Saing Pemuda & Olahraga Indeks Pembangunan Kepemudaan Indeks n.a 0,25 0,26 0,27 0,27 Indeks Pembangunan

Keolahragaan Indeks n.a 0,75 0,80 0,85 0,85

5. Menurunnya tingkat kemiskinan

Persentase penurunan angka miskin

Target kinerja = 0,75%

5. Menurunnya angka

kemiskinan Persentase penurunanangka kemiskinan Persen 7,77 0,25 0,25 0,25 0,75

TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN INDIKATORSASARAN SATUAN

Kinerja

Misi 6 : Membangun Perekonomian Yang Tangguh, Maju, Berkeadilan dan Berkelanjutan

Meningkatnya

pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Persentase pertumbuhan PDRB

Target kinerja = 11

1. Menurunnya kesenjangan antar wilayah

Indek Gini

Indeks n.a 0,337 0,320 0,309 0,309

2. Menurunnya tingkat pengangguran

Persentase Tingkat pengangguran

terbuka persen n.a 3,23 3,23 3,22 3,22

3. Meningkatnya Laju Pertumbu-han Ekonomi

Sektor Unggulan Persentase pertumbuhan PDRB persen n.a 9 10 11 11

Persentase Usaha

Mikro terhadap UMKM persen n.a 87 89 90 90

Jumlah Koperasi yang

(22)

Pola Pangan Harapan Poin 82 91 94 97 97

Jumlah kunjungan

wisata Jumlah n.a Juta5 Juta5,5 6 Juta 6 juta

Jumlah destinasi wisata yang memperoleh

pengakuan dari Global Sustainable Tourist Council (GSTC)

(23)

Gambar

Gambar 5.1 V-4
Gambar 5.2 Perencanaan Terintegrasi Misi 2
Gambar 5.3 V-6
Gambar 5.4 Perencanaan Terintegrasi Misi 4
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kapang pelapuk putih selektif (contoh: Ceriporiopsis subvermispora, Dichomitus squalens, Phanerochaete chrysosporium, Phlebia radiata), lignin dan hemiselulosa

Dari data hasil perhitungan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa hasil uji penerimaan oleh panelis untuk produk acuan dan pengembangan hasilnya hampir sama dari segi warna,

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala karunia, kenikmatan, kesehatan, hidayah dan taufiq-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan

PMKP 7 Manajemen data yang meliputi butir a) sampai dengan c) dalam Pedoman manajemen data dan informasi (MIRM 1.1 dan PMKP 2.1), termasuk analisis (PMKP 7.1), dan validasi (PMKP

Dalam penelitian ini diketahui bahwa tingkat pengetahuan dapat memberikan pengaruh terhadap kepatuhan seseorang dalam pengobatan TB paru, di mana pemahaman yang

Distribusi responden yang memiliki kategori kondisi fisik tubuh yang baik mengenai : jika responden sedang dibawah pengaruh obat- obatan terlarang, tidak boleh

Terkait dengan konteks kebutuhan sosial tersebut, dalam Karya Tulis Ilmiah ini penulis akan melihat apakah perusahaan sudah memenuhi kebutuhan sosial terhadap karyawan yang

Perancangan Sistem kepegawaian berbasis komputer ini diharapkan mampu menjawab permasalahan yang ada mengenai sistem kepegawaian yang terkomputerisasi sehingga akan