• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDEKATAN MUTU DAN KEPUASAN PELANGGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENDEKATAN MUTU DAN KEPUASAN PELANGGAN"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

PENDEKATAN MUTU

PENDEKATAN MUTU

DAN

DAN

(2)

Pemahama

Pemahama

n Mutu

n Mutu

Mutu produk dan jasa adalah seluruh gabungan sifat-sifat produk atau jasa pelayanan dari pemasaran, engineering,

manufaktur, dan pemeliharaan di mana produk atau jasa pelayanan dalam penggunaannya akan bertemu dengan

harapan pelanggan

(3)

Beberapa Defnisi Profesional

Beberapa Defnisi Profesional

tentang mutu, antara lain :

tentang mutu, antara lain :

Mutu

Mutu

gambaran total sifat dari suatu

gambaran total sifat dari suatu

produk atau jasa pelayanan yang

produk atau jasa pelayanan yang

berhubungan dengan kemampuannya

berhubungan dengan kemampuannya

untuk memberikan kebutuhan kepuasan

untuk memberikan kebutuhan kepuasan

(American Society for Quality Control).

(American Society for Quality Control).

Mutu

Mutu

“Fitness for use”,

“Fitness for use”,

atau

atau

kemampuan kecocokan penggunaan (J.M.

kemampuan kecocokan penggunaan (J.M.

Juran).

Juran).

Mutu

Mutu

kesesuaian terhadap permintaan

kesesuaian terhadap permintaan

persyaratan

persyaratan

(The conformance of

(The conformance of

(4)

Mutu sebagai keistimewaan Produk

Mutu sebagai keistimewaan Produk

Di mata pelanggan, semakin baik

Di mata pelanggan, semakin baik

keistimewaan produk semakin tinggi

keistimewaan produk semakin tinggi

mutunya.

mutunya.

Mutu berarti bebas dari kekurangan

Mutu berarti bebas dari kekurangan

(defsiensi)

(defsiensi)

Di mata pelanggan semakin sedikit

Di mata pelanggan semakin sedikit

kekurangan, semakin baik mutunya.

(5)

Keistimewaan produk yang

Keistimewaan produk yang

memenuhi kebutuhan pelanggan :

memenuhi kebutuhan pelanggan :

Mutu yang lebih tinggi dari produk

Mutu yang lebih tinggi dari produk

memungkinkan (memberikan manfaat) untuk :

memungkinkan (memberikan manfaat) untuk :

– Meningkatkan kepuasan pelanggan.Meningkatkan kepuasan pelanggan.

– Membuat produk mudah laku dijualMembuat produk mudah laku dijual – Memenangkan persainganMemenangkan persaingan

– Meningkatkan pangsa pasarMeningkatkan pangsa pasar

– Memperoleh pemasukan dari penjualanMemperoleh pemasukan dari penjualan – Menjamin harga premiumMenjamin harga premium

– Dampak yang teruatama adalah terhadap penjualanDampak yang teruatama adalah terhadap penjualan – Biasanya, mutu yang lebih tinggi membutuhkan Biasanya, mutu yang lebih tinggi membutuhkan

biaya lebih banyak

(6)

Mutu yang bebas dari

Mutu yang bebas dari

kekurangan :

kekurangan :

Mutu yang lebih tinggi memungkinkan

Mutu yang lebih tinggi memungkinkan

untuk :

untuk :

– Mengurangi tingkat kesalahnMengurangi tingkat kesalahn

– Mengurangi pekerjaan ulang dan pemborosanMengurangi pekerjaan ulang dan pemborosan

– Mengurangi kegagalan di lapangan, beban Mengurangi kegagalan di lapangan, beban

garansi

garansi

– Mengurangi ketidakpuasan pelangganMengurangi ketidakpuasan pelanggan

– Mengurangi keharusan memeriksa dan mengujiMengurangi keharusan memeriksa dan menguji – Memendekkan waktu guna melempar produk Memendekkan waktu guna melempar produk

baru ke pasar

baru ke pasar

– Tingkatkan hasil/kapasitasTingkatkan hasil/kapasitas

– Meningkatkan kinerja pengirimanMeningkatkan kinerja pengiriman – Dampak utama biayaDampak utama biaya

(7)

Beberapa Faktor-Faktor yang

Beberapa Faktor-Faktor yang

Berorientasi waktu yang perlu

Berorientasi waktu yang perlu

diperhatikan yang berkaitan

diperhatikan yang berkaitan

dengan

dengan

fitnieisisitfor tussiei

fitnieisisitfor tussiei

, yaitu :

, yaitu :

Availibility

Availibility

(tersedianya)

(tersedianya)

Reiliability

Reiliability

(daya tahan atau

(daya tahan atau

kehandalan)

kehandalan)

Mainitainiability

Mainitainiability

(kemampuan

(kemampuan

pemeliharaan)

pemeliharaan)

P rduscibility/maniusfoactus abilityt

P rduscibility/maniusfoactus abilityt

(Kemampuan Menghasilkan)

(8)

Trilogi Juran :

Trilogi Juran :

Perencanaan Mutu

Perencanaan Mutu

(Quality

(Quality

Planning)

Planning)

Pengendalian Mutu

Pengendalian Mutu

(Quality

(Quality

Control)

Control)

Peningkatan Mutu

Peningkatan Mutu

(Quality

(Quality

(9)

Perencanaan Mutu :

Perencanaan Mutu :

Suatu mutu seharusnya direncanakan atau

Suatu mutu seharusnya direncanakan atau

dirancang, yang terdiri atas tahap-tahap

dirancang, yang terdiri atas tahap-tahap

sebagai berikut :

sebagai berikut :

Menetapakan (Identifikasi) siapa pelanggan

Menetapakan (Identifikasi) siapa pelanggan

Menetapkan (identifikasi) kebutuhan pelanggan

Menetapkan (identifikasi) kebutuhan pelanggan

mengembangkan keistimewaan produk

mengembangkan keistimewaan produk

merespon kebutuhan pelanggan.

merespon kebutuhan pelanggan.

mengembangkan proses yang mampu

mengembangkan proses yang mampu

menghasilkan keistimewaan produk

menghasilkan keistimewaan produk

Mengarahkan perencanaan ke kegiatan-

Mengarahkan perencanaan ke

kegiatan-kegiatan operasioanal

(10)

Pengendalian Mutu :

Pengendalian Mutu :

Kontrol mutu adalah proses deteksi dan koreksi

Kontrol mutu adalah proses deteksi dan koreksi

adanya penyimpangan atau perubahan segera

adanya penyimpangan atau perubahan segera

setelah terjadi, sehingga mutu dapat

setelah terjadi, sehingga mutu dapat

dipertahankan.

dipertahankan.

Langkah Kegiatan yang dikerjakan, antara lain :

Langkah Kegiatan yang dikerjakan, antara lain :

Evaluasi kinerja dan kontrol produk

Evaluasi kinerja dan kontrol produk

Membandingkan kinerja aktual terhadap tujuan

Membandingkan kinerja aktual terhadap tujuan

produk.

produk.

Bertindak terhadap perbedaan atau

Bertindak terhadap perbedaan atau

penyimpangan mutu yang ada.

(11)

Peningkatan Mutu :

Peningkatan Mutu :

Peningkatan mutu mencakup dua hal yaitu :

Peningkatan mutu mencakup dua hal yaitu :

1.

1.

Fitness for use

Fitness for use

2.

2.

Mengurangi tingkat kecacatan dan kesalahan

Mengurangi tingkat kecacatan dan kesalahan

Kegiatan-kegiatan Peningkatan Mutu :

Kegiatan-kegiatan Peningkatan Mutu :

Mengadakan infrastruktur yang diperlukan bagi upaya

Mengadakan infrastruktur yang diperlukan bagi upaya

peningkatan mutu.

peningkatan mutu.

Identifikasi apa yang perlu ditingkatkan dan proyek

Identifikasi apa yang perlu ditingkatkan dan proyek

peningkatan mutu.

peningkatan mutu.

Menetapkan tim proyek

Menetapkan tim proyek

Menyediakan tim dengan sumber daya, pelatihan,

Menyediakan tim dengan sumber daya, pelatihan,

motivasi untuk :

motivasi untuk :

 Mendiagnose penyebabMendiagnose penyebab

 Merangsang perbaikanMerangsang perbaikan

(12)

Meningkatkan

Meningkatkan

fitnieisisitfor t

fitnieisisitfor t

ussiei

ussiei

mempunyai

mempunyai

beberapa Manfaat :

beberapa Manfaat :

Mutu lebih baik dari pengguna

Mutu lebih baik dari pengguna

Pangsa Pasar yang besar untuk

Pangsa Pasar yang besar untuk

manufaktur

manufaktur

Harga premi bagi manufaktur

Harga premi bagi manufaktur

(13)

Mengurangi tingkat

Mengurangi tingkat

Kecacatan dan kesalahan

Kecacatan dan kesalahan

mempunyai manfaat :

mempunyai manfaat :

Mengurangi biaya dan

Mengurangi biaya dan

beberapa gesekan pengguna

beberapa gesekan pengguna

Mengurangi secara dramatis

Mengurangi secara dramatis

pembiayaan bagi manufaktur.

pembiayaan bagi manufaktur.

Meningkatkan produktivitas

Meningkatkan produktivitas

lebih mudah diproduksi

lebih mudah diproduksi

Mengurangi inventaris dalam

Mengurangi inventaris dalam

mendukung konsep tepat

mendukung konsep tepat

waktu

(14)

Manajemen Mutu Philip B.

Manajemen Mutu Philip B.

Crosby

Crosby

Menurut, Philip B. Crosby, ada “empat hal yang

Menurut, Philip B. Crosby, ada “empat hal yang

mutlak (absolut)” menjadi bagian integral dari

mutlak (absolut)” menjadi bagian integral dari

manajemen mutu, yaitu bahwa :

manajemen mutu, yaitu bahwa :

Defnisi mutu adalah kesesuaian terhadap

Defnisi mutu adalah kesesuaian terhadap

persyaratan

persyaratan

(The

(The

defnition of Quality is

defnition of Quality is

conformance to requirements)

conformance to requirements)

Sistem mutu adalah pencegahan (

Sistem mutu adalah pencegahan (

The system

The system

of quality is

of quality is

prevention)

prevention)

Standar penampilan adalah tanpa cacat

Standar penampilan adalah tanpa cacat

(The

(The

performance

performance

standard is Zero Defects)

standard is Zero Defects)

Ukuran mutu adalah harga ketidaksesuaian

Ukuran mutu adalah harga ketidaksesuaian

(The measurement

(The measurement

of quality is the price of

of quality is the price of

nonconformance)

(15)

Ada 14 langkah yang diperlukan

Ada 14 langkah yang diperlukan

untuk pelaksanaan rencana Zero

untuk pelaksanaan rencana Zero

Defects, yaitu :

Defects, yaitu :

Komitmen Manajemen (Management Commitment)Komitmen Manajemen (Management Commitment)Tim Peningkatan Mutu (Quality improvement Team)Tim Peningkatan Mutu (Quality improvement Team)Pengukuran-Pengukuran (Measurement)Pengukuran-Pengukuran (Measurement)

Biaya Mutu (Cost of Quality)Biaya Mutu (Cost of Quality)

Sadar akan Mutu (Quality awareness)Sadar akan Mutu (Quality awareness)Kegiatan koreksi (Corrective action)Kegiatan koreksi (Corrective action)Rencana ZD (zero defects planning)Rencana ZD (zero defects planning)

Pelatihan pekerja (employee education)Pelatihan pekerja (employee education)Hari ZD (zero defects day)Hari ZD (zero defects day)

Menyusun tujuan (Goal setting)Menyusun tujuan (Goal setting)

Mengganti penyebab kesalahan (error cause Mengganti penyebab kesalahan (error cause

removal) removal)

Pengakuan (recognition)Pengakuan (recognition)

Dewan Mutu (Quality council)Dewan Mutu (Quality council)

(16)

Manajemen Mutu Deming

Manajemen Mutu Deming

Menurut, Deming terdapat 14 butir pedoman

Menurut, Deming terdapat 14 butir pedoman

manajemen yang menetapkan

manajemen yang menetapkan

langkah-langkah yang diperlukan untuk

langkah yang diperlukan untuk

mentransformasi

mentransformasi

“budaya mutu”

“budaya mutu”

atau

atau

perubahan budaya organisasi. 14 butir

perubahan budaya organisasi. 14 butir

manajemen mutu Deming yaitu :

manajemen mutu Deming yaitu :

1.

1.

* Create and publish to all employees a statement of * Create and publish to all employees a statement of the aims

the aims and purposes of the company or other and purposes of the company or other organization. The

organization. The management must demonstrative management must demonstrative constantly their commitment

constantly their commitment to this statement.to this statement. ** Create constancy of purpose

** Create constancy of purpose of purpose for of purpose for continual improvement of

(17)

Manajemen Mutu Deming

Manajemen Mutu Deming

2.

2.**Learn the new philosopy, top management and everybodyLearn the new philosopy, top management and everybody ** Adopt the new philosopy for economic stability

** Adopt the new philosopy for economic stability 3.

3.**Understand the purpose of inspection, for improvement of Understand the purpose of inspection, for improvement of processess and

processess and reduction of cost.reduction of cost.

** Cease dependence on inspection to achieve quality ** Cease dependence on inspection to achieve quality 4.

4.**End the practise of awarding business on the basis of price End the practise of awarding business on the basis of price tag alone

tag alone 5.

5.**Improve constantly and forever the system of production Improve constantly and forever the system of production and service

and service 6.

6.**Institute trainingInstitute training

** Institute training on the job ** Institute training on the job 7.

7.**Teach and institute leadershipTeach and institute leadership

** Adopt and institute modern methods of supervision and ** Adopt and institute modern methods of supervision and leadership.

(18)

Manajemen Mutu Deming

Manajemen Mutu Deming

8.

8.**Drive out fear. Create trust. Create a climate for Drive out fear. Create trust. Create a climate for innovation.

innovation.

** Drive out fear ** Drive out fear 9.

9.**Optimize toward the aims and purposes of the company Optimize toward the aims and purposes of the company the eforts of the

the eforts of the learns, groups, staf areas.learns, groups, staf areas. ** Breek down barries between departments and ** Breek down barries between departments and individuals

individuals 10.

10.** Eliminate exhortations for the work forceEliminate exhortations for the work force

** Eliminate the use of slogans, posters and exhortations ** Eliminate the use of slogans, posters and exhortations 11.

11.** a. Eliminate numerical quotas for production, insteed, a. Eliminate numerical quotas for production, insteed, learns, group and

learns, group and institute methods for improvement.institute methods for improvement. b. Eliminate management by objektive

b. Eliminate management by objektive

(19)

Manajemen Mutu Deming

Manajemen Mutu Deming

12.

12.

*

*

Remove barriers that rob people of pride of

Remove barriers that rob people of pride of

workmanship

workmanship

** Remove barriers that rob the hourly worker of the

** Remove barriers that rob the hourly worker of the

right to pride in

right to pride in

workmanship

workmanship

13.

13.

*

*

Encourage education and self-improvement

Encourage education and self-improvement

for everyone

for everyone

** Institute a vigorous programme of education and

** Institute a vigorous programme of education and

retraining

retraining

14.

14.

*

*

Take action to accomplish the

Take action to accomplish the

transformation

transformation

** Defne top managements permanent commitment

** Defne top managements permanent commitment

to ever improving

(20)

Manajamen Mutu Atau 14 Anjuran

Manajamen Mutu Atau 14 Anjuran

Deming Dapat di Ringkas Dalam

Deming Dapat di Ringkas Dalam

Pengertian Segitiga

Pengertian Segitiga

Deming,Segitiga Joiner Atau

Deming,Segitiga Joiner Atau

Segitiga TQM

Segitiga TQM

* Aksioma 1 : Komitmen tingkat puncak

* Aksioma 1 : Komitmen tingkat puncak

untuk perbaikan mutu.

untuk perbaikan mutu.

* Aksioma 2 : Menatap setiap aspek secara

* Aksioma 2 : Menatap setiap aspek secara

efektif untuk meyakinkan bahwa produk

efektif untuk meyakinkan bahwa produk

atau jasa di rancang, dibangun, dan

atau jasa di rancang, dibangun, dan

diantarkan sesuai dengan harapan

diantarkan sesuai dengan harapan

pelanggan.

pelanggan.

* Aksioma 3 : Setiap anggota organisasi

* Aksioma 3 : Setiap anggota organisasi

menyadari pentingnya peranan dirinya

menyadari pentingnya peranan dirinya

(21)

Management Commitment to improvement

Apply the statisticals methodology

Improve

Interrelationshi

p Deming`s

Triangle

The TQM Triangle The Joiner

Triangle

Aksioma 2 : Pengetahuan Ilmiah

(Scientifc Knowledge) Aksioma 3 :

Keterlibatan (Involvement ) Improve Interrelationshi p

All in One Team

Obsession of Quality

(22)

Faktor-faktor Fundamental

Faktor-faktor Fundamental

yang mempengaruhi mutu 9 M

yang mempengaruhi mutu 9 M

Men

Men

Money

Money

Materials

Materials

Machines

Machines

Modern Information Methods

Modern Information Methods

Markets

Markets

Management

Management

Motivation

Motivation

(23)

Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya

Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya

Q0 : Permintaan/kebutuhan/keinginan/penggunaan

Q0 : Permintaan/kebutuhan/keinginan/penggunaan

yang merupakan akhir kepuasan pelanggan.

yang merupakan akhir kepuasan pelanggan.

Q1 : Permintaan untuk usaha memperoleh

Q1 : Permintaan untuk usaha memperoleh

pelanggan.

pelanggan.

Q2 : Tujuan mutu untuk riset dan pengembangan

Q2 : Tujuan mutu untuk riset dan pengembangan

operasional.

operasional.

Q3 : Instruksi mutu (tujuan) spesifk oleh manajer

Q3 : Instruksi mutu (tujuan) spesifk oleh manajer

puncak untuk mutu baru produk akan datang

puncak untuk mutu baru produk akan datang

Q4 : Permintaan mutu spesifk dalam gambar dan

Q4 : Permintaan mutu spesifk dalam gambar dan

spesifkasi.

spesifkasi.

Q5 : Mutu produk protipe baru.

Q5 : Mutu produk protipe baru.

Q6 : Desain proses mencapai mutu.

(24)

Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya

Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya

Q7 : Mutu produk yang disuplai

Q7 : Mutu produk yang disuplai

Q8 : Mutu pada masing – masing produk proses

Q8 : Mutu pada masing – masing produk proses

Q9 : Mutu yang dijamin dengan test dan inspeksi

Q9 : Mutu yang dijamin dengan test dan inspeksi

Q10 : Mutu ketika produk dikirim ke pelanggan

Q10 : Mutu ketika produk dikirim ke pelanggan

Q11 : Mutu pelayanan oleh personil pendukung

Q11 : Mutu pelayanan oleh personil pendukung

produk pada pelanggan

produk pada pelanggan

Mutu dalam Audit : Mutu diidentifkasi melalui

Mutu dalam Audit : Mutu diidentifkasi melalui

audit mutu oleh manajer puncak atau bagian

audit mutu oleh manajer puncak atau bagian

Total Quality Control atau bagian Quality

Total Quality Control atau bagian Quality

Assurance

Assurance

Mutu dalam menangani keluhan : Mutu atau

Mutu dalam menangani keluhan : Mutu atau

efsiensi atau efektiftas dan klaim pelanggan

efsiensi atau efektiftas dan klaim pelanggan

atau penanganan keluhan

(25)

Klasifikasi mutu dalam

Klasifikasi mutu dalam

“Product Life Cycle”

“Product Life Cycle”

Mutu di dalam Perencanaan

Mutu di dalam Perencanaan

Mutu di dalam Desain

Mutu di dalam Desain

Mutu di dalam Produksi

Mutu di dalam Produksi

(26)

Proses Kendali Mutu

Proses Kendali Mutu

Susun

Standar-standar

Umur dan

Monitor kerja Bandingkan Kinerja dan standar

Apakah Standar Dipenuhi

?

Ambil Tindakan

Koreksi Lanjutkan Cara

Pelaksanaan tersebut

Y a

(27)

Kepuasan Pelanggan

Kepuasan Pelanggan

Kepuasan adalah tingkat

keadaan yang dirasakan

seseorang yang merupakan

hasil dari membandingka

penampilan atau outcome

produk yang dirasakan

dalam hubungannya dengan

harapan seseorang

(28)

Pendekatan dan perilaku petugas, perasaan

Pendekatan dan perilaku petugas, perasaan

pasien terutama saat pertama kali datang.

pasien terutama saat pertama kali datang.

Mutu informasi yang diterima, seperti apa yang

Mutu informasi yang diterima, seperti apa yang

dikerjakan, apa yang dapat diharap

dikerjakan, apa yang dapat diharap

Prosedur perjanjian

Prosedur perjanjian

Waktu tunggu

Waktu tunggu

Fasilitas umum yang tersedia

Fasilitas umum yang tersedia

Fasilitas perhotelan

Fasilitas perhotelan

Outcome terapi dan perawatan yang diterima

Outcome terapi dan perawatan yang diterima

Kepuasan pelanggan rumah sakit atau organiasi

pelayanan kesehatan lain atau kepuasan pasien

(29)

Mengukur

Mengukur

Kepuasan

Kepuasan

Pelanggan

Pelanggan

Puas atau tidak puas seseorang tergantung

Puas atau tidak puas seseorang tergantung

pada :

pada :

Sikapnya terhadap ketidaksesuaian (rasa

Sikapnya terhadap ketidaksesuaian (rasa

senang atau tidak senang).

senang atau tidak senang).

Tingkatan daripada evaluasi

Tingkatan daripada evaluasi

“baik atau

“baik atau

tidak”

tidak”

untuk dirinya, melebihi atau di

untuk dirinya, melebihi atau di

bawah standar.

(30)

Stanida t

Stanida t

adalah suatu harapan

adalah suatu harapan

dimana nilai yang diharapkan akan

dimana nilai yang diharapkan akan

terwujud, sebelumnya lebih dulu

terwujud, sebelumnya lebih dulu

melakukan pembelian atau

melakukan pembelian atau

penggunaan. Standar dapat berupa :

penggunaan. Standar dapat berupa :

Penampilan yang diperkirakan

Penampilan yang diperkirakan

Berdasarkan norma dan pengalaman

Berdasarkan norma dan pengalaman

Kewajaran

Kewajaran

Nilai-nilai

Nilai-nilai

Ideal

Ideal

Toleransi minimum

Toleransi minimum

Kepantasan

Kepantasan

(31)

Pelanggan

Pelanggan

adalah :

adalah :

 Orang yang paling penting dalam setiap kesibukan atau Orang yang paling penting dalam setiap kesibukan atau bisnis kita

bisnis kita

 Tidak tergantung pada kita. Kita bergantung pada Tidak tergantung pada kita. Kita bergantung pada mereka

mereka

 Tidak merepotkan kita, mereka adalah yang kita maksudTidak merepotkan kita, mereka adalah yang kita maksud  Bagian dari kita, bukan di luar kitaBagian dari kita, bukan di luar kita

 Tidak sekedar statistik. Mereka memiliki perasaan, Tidak sekedar statistik. Mereka memiliki perasaan, seperti kita.

seperti kita.

 Orang yang datang kepada kita dengan kebutuhan dan Orang yang datang kepada kita dengan kebutuhan dan keinginannya adalah tugas kita untuk memenuhinya keinginannya adalah tugas kita untuk memenuhinya  Mereka adalah darah kehidupan organisasi, tanpa Mereka adalah darah kehidupan organisasi, tanpa

(32)

Produk dan Kepuasan

Produk dan Kepuasan

Pelanggan

Pelanggan

Beberapa definisi menurut

Beberapa definisi menurut

J. M. Juran

J. M. Juran

:

:

o

Produk adalah keluaran (output) dari proses.

Produk adalah keluaran (output) dari proses.

o

Barang adalah benda-benda fisik seperti mobil,

Barang adalah benda-benda fisik seperti mobil,

televisi

televisi

o

Jasa adalah pekerjaan yang dikerjakan untuk

Jasa adalah pekerjaan yang dikerjakan untuk

orang lain seperti transportasi, hotel, rumah

orang lain seperti transportasi, hotel, rumah

sakit, dll

sakit, dll

o

Keistimewaan produk adalah sifat yang dimiliki

Keistimewaan produk adalah sifat yang dimiliki

oleh suatu produk yang dimaksudkan untuk

oleh suatu produk yang dimaksudkan untuk

memenuhi kebutuhan tertentu dari konsumen.

memenuhi kebutuhan tertentu dari konsumen.

o

Kekurangan (defisiensi) produk adalah

Kekurangan (defisiensi) produk adalah

kegagalan produk yang mengakibatkan

kegagalan produk yang mengakibatkan

(33)

Kepuasan Sepenuhnya

Pelanggan

Big Quality

Keamanan Penghantaran

Tepat Jumlah Tepat Waktu

Tepat Tempat Biaya

Biaya Harga Mutu

Pekerjaan Sehari-hari Produk/Jasa

Moral Pegawai

(34)

Mutu Berdasarkan Kepuasan

Mutu Berdasarkan Kepuasan

Pelanggan

Pelanggan

Paling penting kondisi bagi pelanggan adalah : Paling penting kondisi bagi pelanggan adalah :

 Kenyataan penggunaan akhirKenyataan penggunaan akhir  Harga jual produk dan jasa Harga jual produk dan jasa

Yang dapat direfleksikan dalam sepuluh kondisi yaitu Yang dapat direfleksikan dalam sepuluh kondisi yaitu

 Spesifikasi Dimensi dan karakter Operasional (Spesifikasi Dimensi dan karakter Operasional (The Spesification ofThe Spesification of

Dimensions and Operoting Characteristics Dimensions and Operoting Characteristics))

 Sasaran daya tahan dan lamanya bertahan (Sasaran daya tahan dan lamanya bertahan (The Live and ReliabilityThe Live and Reliability

Objective Objective))

 Standar yang Relevan (Standar yang Relevan (The Relevants StandardsThe Relevants Standards))  Persyaratan Keamanan (The Safety RequirementsPersyaratan Keamanan (The Safety Requirements))  Biaya Biaya Engineering,ManufacturingEngineering,Manufacturing dan Biaya Mutu dan Biaya Mutu  Instalasi Lapangan Instalasi Lapangan

(35)

“NILAI PELANGGAN”

Nilai Pelanggan (

Nilai Pelanggan (

Cussitrmei tValusei

Cussitrmei tValusei

)

)

dapat

dapat

di defnisikan sebagai hasil penjumlahan dari

di defnisikan sebagai hasil penjumlahan dari

manfaat yang diperoleh dan pengorbanan

manfaat yang diperoleh dan pengorbanan

yang diberikan,yang hasilnya sebagai

yang diberikan,yang hasilnya sebagai

konsekuensinya adalah pelanggan

konsekuensinya adalah pelanggan

menggunakan produk atau jasa pelayanan

menggunakan produk atau jasa pelayanan

untuk memenuhi kebutuhannya

(36)

Nilai yang Disampaikan Pelanggan

Nilai yang Disampaikan Pelanggan

Nilai Produk

Biaya

Moneter WaktuBiaya Nilai Service

Biaya Energi Nilai Service

Biaya Psikis Nilai Image

Nilai Total Pelanggan

Biaya Total Pelanggan

Nilai Yang Disampaikan

Pelanggan

+ +

+ + +

(37)

Hubungan

Hubungan

Desain,Produk,Pelang

Desain,Produk,Pelang

gan dan Nilai

gan dan Nilai

Pelanggan

Pelanggan

Mutu Penampil an

Mutu Desain

DES

AIN Mutu

Kesesu aian

PRO DUK

Mutu Penampil an

(38)

Marketing Mix dan Pelayanan Pelanggan

Marketing Mix dan Pelayanan Pelanggan

Fungsi pemasaran terdiri atas tiga

Fungsi pemasaran terdiri atas tiga

komponen :

komponen :

Marketing mix

Marketing mix

Product, Price, Promotion, place

Product, Price, Promotion, place

Market forces

Market forces

Pelanggan, Perilaku industri, kompetitor,

Pelanggan, Perilaku industri, kompetitor,

pemerintah dan peraturan

pemerintah dan peraturan

perundang-undangan

undangan

Matching Proces

Matching Proces

People, process, Customer Service

(39)

Dimensi Mutu

Dimensi Mutu

Delapan dimensi Mutu :

Delapan dimensi Mutu :

Penampilan (performance), suatu karakter

Penampilan (performance), suatu karakter

utama hasil produk

utama hasil produk

Gambaran atau keistimewaan (features)

Gambaran atau keistimewaan (features)

Ketahanan (reliability)

Ketahanan (reliability)

Kesesuaian (conformance)

Kesesuaian (conformance)

Lama bertahan (durability)

Lama bertahan (durability)

Kemampuan pelayanan (serviceability)

Kemampuan pelayanan (serviceability)

Estetika (Asthetics)

Estetika (Asthetics)

(40)

Pandangan Pasien

Pandangan Pasien

terhadap Mutu

terhadap Mutu

Pandangan pasien terhadap Mutu Klinik, yaitu :

Pandangan pasien terhadap Mutu Klinik, yaitu :

1.

1.

Dokter terlatih dengan baik

Dokter terlatih dengan baik

2.

2.

Melihat dokter yang sama setiap visite

Melihat dokter yang sama setiap visite

3.

3.

Perhatian pribadi dokter terhadap pasien

Perhatian pribadi dokter terhadap pasien

4.

4.

Privacy dalam diskusi penyakit

Privacy dalam diskusi penyakit

5.

5.

Ongkos klinik terbuka

Ongkos klinik terbuka

6.

6.

Waktu tunggu dokter yang singkat

Waktu tunggu dokter yang singkat

7.

7.

Informasi dari dokter

Informasi dari dokter

8.

8.

Ruang istirahat yang baik

Ruang istirahat yang baik

9.

9.

Staf yang menyenangkan

Staf yang menyenangkan

10.

(41)

Pandangan Provider

Pandangan Provider

terhadap Mutu

terhadap Mutu

Pandangan provider terhadap Mutu Klinik, yaitu :

Pandangan provider terhadap Mutu Klinik, yaitu :

1.

1. Perilaku seseorang terhadap pasien, dokter dsbPerilaku seseorang terhadap pasien, dokter dsb

2.

2. Koordinasi antar peran masing-masing, Koordinasi antar peran masing-masing,

interdepartemen

interdepartemen

3.

3. Jumlah kontak dengan pasienJumlah kontak dengan pasien

4.

4. Kepuasan pasien dan hal-hal yang menyenangkanKepuasan pasien dan hal-hal yang menyenangkan

5.

5. Keterampilan medis dan fsilitasKeterampilan medis dan fsilitas

6.

6. Fasilitas fsikFasilitas fsik

7.

7. Kelangsungan perawatan, dokter yang sama Kelangsungan perawatan, dokter yang sama

visite pasien berikutnya

visite pasien berikutnya

8.

8. Follow-up, seperti janji pasien kembaliFollow-up, seperti janji pasien kembali

9.

9. Penyukuhan pasien dan pemahamannyaPenyukuhan pasien dan pemahamannya

10.

10. Hubungan pasien stafHubungan pasien staf

11.

11. Sistem pencatatanSistem pencatatan

12.

12. Penekanan risetPenekanan riset

13.

(42)

Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)

Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)

ke dalam lima komponen atau dimensi,

ke dalam lima komponen atau dimensi,

kemudian dibuat daftar atribut

kemudian dibuat daftar atribut

sebagaimana daftar berikut :

sebagaimana daftar berikut :

Preventif

Preventif

• Check UpCheck Up

• Pemeriksaan Rectal Pemeriksaan PelvicPemeriksaan Rectal Pemeriksaan Pelvic • Papanicolau smearPapanicolau smear

• Prenatal Check UpPrenatal Check Up • ImunisasiImunisasi

• Pemeriksaan BayiPemeriksaan Bayi • SerologiSerologi

• Nasihat menghindari masalah yang dapat terjadi Nasihat menghindari masalah yang dapat terjadi

akan datang

akan datang

Komprehensif

Komprehensif

(43)

Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)

Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)

ke dalam lima komponen atau dimensi,

ke dalam lima komponen atau dimensi,

kemudian dibuat daftar atribut

kemudian dibuat daftar atribut

sebagaimana daftar berikut :

sebagaimana daftar berikut :

Koordinasi

Koordinasi

Rujukan spesialis

Rujukan spesialis

Rujukan Paramedik

Rujukan Paramedik

Pelayanan Konsultasi

Pelayanan Konsultasi

Kelangsungan

Kelangsungan

Follow up visite

Follow up visite

Follow up visite yang diminta

Follow up visite yang diminta

Kelangsungan tenaga medis

Kelangsungan tenaga medis

Catatan Kemajuan

Catatan Kemajuan

(44)

Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)

Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)

ke dalam lima komponen atau dimensi,

ke dalam lima komponen atau dimensi,

kemudian dibuat daftar atribut

kemudian dibuat daftar atribut

sebagaimana daftar berikut :

sebagaimana daftar berikut :

Rasionalitas

Rasionalitas

– Keluhan utamaKeluhan utama - Pengobatan : resep- Pengobatan : resep

– RiwayatRiwayat - Pengobatan : yang lain- Pengobatan : yang lain

– Pemeriksaan FisikPemeriksaan Fisik - - Pemeriksaan darah lengkapPemeriksaan darah lengkap

– DiagnosisDiagnosis - Pemeriksaan Urine- Pemeriksaan Urine

– Permintaan LAboratoriumPermintaan LAboratorium - Pekerjaan Lab - Pekerjaan Lab yang lain

yang lain

– Catatan Hasil laboratoriumCatatan Hasil laboratorium - Pekerjaan - Pekerjaan radiologi lain

radiologi lain

– Pengamatan DokterPengamatan Dokter – PembedahanPembedahan

(45)

Beberapa Defnisi Profesional

Beberapa Defnisi Profesional

tentang mutu Pelayanan

tentang mutu Pelayanan

Kesehatan, antara lain :

Kesehatan, antara lain :

MustustPeilayanianitKeisieihataniMustustPeilayanianitKeisieihatani adalah penampilan adalah penampilan

yang pantas dan sesuai (yang berhubungan

yang pantas dan sesuai (yang berhubungan

dengan standar-standar) dari suatu intervensi

dengan standar-standar) dari suatu intervensi

yang diketahui aman, yang dapat memberikan

yang diketahui aman, yang dapat memberikan

hasil kepada masyarakat yang bersangkutan

hasil kepada masyarakat yang bersangkutan

dan yang telah mempunyai kemampua untuk

dan yang telah mempunyai kemampua untuk

menghasilkan dampat pada kematian,

menghasilkan dampat pada kematian,

kesakitan, ketidakmampuan dan kekurangan

kesakitan, ketidakmampuan dan kekurangan

gizi (

gizi (MiltrnitItRreimei tdanitCtMrnitryatAgusila ,tMiltrnitItRreimei tdanitCtMrnitryatAgusila ,t WHO,t1988).

WHO,t1988).

MustustMustustadalah suatu sifat yang dimiliki dan adalah suatu sifat yang dimiliki dan

merupakan suatu keputusan terhadap unit

merupakan suatu keputusan terhadap unit

pelayanan tertentu dan bahwa pelayanan

pelayanan tertentu dan bahwa pelayanan

dibagi ke dalam paling sedikit dua bagian :

dibagi ke dalam paling sedikit dua bagian :

teknik dan interpersonal (Avedis Donabedian,

teknik dan interpersonal (Avedis Donabedian,

1980)

(46)

A titMustustPeilayanianitKeisieihatanitda it

A titMustustPeilayanianitKeisieihatanitda it

beibei apa

beibei apa

tSusdusttPanidanig

tSusdusttPanidanig

Pasien, Petugas Kesehatan dan Manajer Pasien, Petugas Kesehatan dan Manajer

Mutu merupakan fokus sentral dari tiap uapaya untuk memberikan

Mutu merupakan fokus sentral dari tiap uapaya untuk memberikan

pelayanan kesehatan

pelayanan kesehatan

Pasien dan MasyarakatPasien dan Masyarakat

Mutu pelayanan berarti suatu empathi, respek dan tanggap akan

Mutu pelayanan berarti suatu empathi, respek dan tanggap akan

kebutuhannya, pelayanan harus sesuai dengan kebutuhan mereka

kebutuhannya, pelayanan harus sesuai dengan kebutuhan mereka

diberikan dengan cara yang ramah pada waktu mereka berkunjung.

diberikan dengan cara yang ramah pada waktu mereka berkunjung.

Petugas KesehatanPetugas Kesehatan

Mutu pelayanan berarti bebas melakukan segala sesuatu secara

Mutu pelayanan berarti bebas melakukan segala sesuatu secara

profesional untuk meningkatkan derajat kesehatan pasien dan

profesional untuk meningkatkan derajat kesehatan pasien dan

masyarakat sesuai dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang

masyarakat sesuai dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang

maju, mutu peralatan yang baik dan memenuhi standar yang baik.

maju, mutu peralatan yang baik dan memenuhi standar yang baik.

Kepuasan PraktisionerKepuasan Praktisioner

Suatu ketetapan “kebagusan” terhadap penyediaan dan keadaan

Suatu ketetapan “kebagusan” terhadap penyediaan dan keadaan

dari pekerja praktisioner, untuk pelayanan oleh kolega-kolega atau

dari pekerja praktisioner, untuk pelayanan oleh kolega-kolega atau

dirinya sendiri

dirinya sendiri

Manajer Manajer

(47)

DIMENSI MUTU

DIMENSI MUTU

PELAYANAN KESEHATAN

PELAYANAN KESEHATAN

Kompetensi Teknis

Kompetensi Teknis

(Technical

(Technical

competence)

competence)

Akses terhadap pelayanan

Akses terhadap pelayanan

(Access to

(Access to

service)

service)

Efektivitas

Efektivitas

(Efectiveness)

(Efectiveness)

Efsiensi

Efsiensi

(Efciency)

(Efciency)

Kontinuitas

Kontinuitas

(Continuity)

(Continuity)

Keamanan

Keamanan

(Safety)

(Safety)

Hubungan antar manusia

Hubungan antar manusia

(Interpersonal

(Interpersonal

relations)

relations)

(48)

PeiniilaianitMustustPeilayanianit

PeiniilaianitMustustPeilayanianit

Keisieihatani

Keisieihatani

Pada umumnya untuk meningkatkan mutu

Pada umumnya untuk meningkatkan mutu

pelayanan ada dua cara:

pelayanan ada dua cara:

1. Meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya,

1. Meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya,

tenaga, biaya, peralatan,

tenaga, biaya, peralatan, perlengkapan dan perlengkapan dan material

material

2. Memperbaiki metode atau penerapan teknologi

2. Memperbaiki metode atau penerapan teknologi

yang dipergunakan

yang dipergunakan dalam kegiatan pelayanan dalam kegiatan pelayanan

Ada tiga Pendekatan evaluasi (penilaian) mutu,

Ada tiga Pendekatan evaluasi (penilaian) mutu,

yaitu :

yaitu :

Struktur

Struktur

Proses

Proses

(49)

Struktur

Struktur

Struktur meliputi sarana fsik

Struktur meliputi sarana fsik

perlengkapan dan peralatan, organisasi

perlengkapan dan peralatan, organisasi

dan manajemen, keuangan, sumber daya

dan manajemen, keuangan, sumber daya

manusia lainnya di fasilitas kesehatan.

manusia lainnya di fasilitas kesehatan.

Struktur = input

Struktur = input

Baik tidaknya struktur sebagai input

Baik tidaknya struktur sebagai input

dapat diukur dari :

dapat diukur dari :

Jumlah, besarnya input

Jumlah, besarnya input

(50)

Outcomes

Outcomes

Outcome adalah hasil akhir kegiatan dan

Outcome adalah hasil akhir kegiatan dan

tindakan tenaga kesehatan profesional

tindakan tenaga kesehatan profesional

terhadap pasien.

terhadap pasien.

Dapat berarti adanya perubahan derajat

Dapat berarti adanya perubahan derajat

kesehatan dan kepuasan baik positif maupun

kesehatan dan kepuasan baik positif maupun

negatif.

negatif.

Outcome jangka pendek adalah hasil dari

Outcome jangka pendek adalah hasil dari

segala suatu tindakan tertentu atau prosedur

segala suatu tindakan tertentu atau prosedur

tertentu.

tertentu.

Outcome jangka panjang adalah status

Outcome jangka panjang adalah status

kesehatan dan kemampuan fungsional pasien.

(51)

Proses

Proses

Proses merupakan semua kegiatan yang

Proses merupakan semua kegiatan yang

dilaksanakan secara profesional oleh tenaga

dilaksanakan secara profesional oleh tenaga

kesehatan (dokter, perawat dan tenaga profesi

kesehatan (dokter, perawat dan tenaga profesi

lain) dan interaksinya dengan pasien.

lain) dan interaksinya dengan pasien.

Proses mencakup diagnosa, rencana

Proses mencakup diagnosa, rencana

pengobatan, indikasi tindakan, prosedur dan

pengobatan, indikasi tindakan, prosedur dan

penanganan kasus.

penanganan kasus.

Baik tidaknya proses dapat diukur dari :

Baik tidaknya proses dapat diukur dari :

Relevan tidaknya proses itu bagi pasien

Relevan tidaknya proses itu bagi pasien

Fleksibilitas dan efektiftas

Fleksibilitas dan efektiftas

Mutu proses itu sendiri sesuai dengan

Mutu proses itu sendiri sesuai dengan

standar pelayanan yang semestinya

standar pelayanan yang semestinya

(52)

PeinideikatanitMustustPeilanigganit

PeinideikatanitMustustPeilanigganit

PeilayanianitKeisieihatani

PeilayanianitKeisieihatani

Pada umumnya pendekatan terhadap mutu

Pada umumnya pendekatan terhadap mutu

pelayanan kesehatan ada dua cara:

pelayanan kesehatan ada dua cara:

Pendekatan kesehatan masyarakat

Pendekatan kesehatan masyarakat

Pendekatan ini menyangkut seluruh sistem

Pendekatan ini menyangkut seluruh sistem

pelayanan kesehatan dari tingkat dasar

pelayanan kesehatan dari tingkat dasar

(grass root) sampai yang tertinggi.

(grass root) sampai yang tertinggi.

Pendekatan institusional atau individual

Pendekatan institusional atau individual

pendekatan ini berkaitan dengan mutu

pendekatan ini berkaitan dengan mutu

pelayanan kesehatan terhadap perorangan

pelayanan kesehatan terhadap perorangan

oleh suatu institusi atau fasilitas kesehatan.

(53)

Peilanigganitdalamtpeilayanianit

Peilanigganitdalamtpeilayanianit

Keisieihatani

Keisieihatani

Pelanggan InternalPelanggan Internal

Para tenaga medis, paramedis, nonmedis atau

Para tenaga medis, paramedis, nonmedis atau

pelaksana fungsional lainnya seperti

pelaksana fungsional lainnya seperti

laboratorium, radiologi, gizi, ambulance, blood

laboratorium, radiologi, gizi, ambulance, blood

bank, yang kesemuanya saling membutuhkan,

bank, yang kesemuanya saling membutuhkan,

saling tergantung dalam suatu sistem pelayanan

saling tergantung dalam suatu sistem pelayanan

kesehatan intern

kesehatan intern

Pelanggan EksternalPelanggan Eksternal

pelanggan yang sesungguhnya menjadi sasaran

pelanggan yang sesungguhnya menjadi sasaran

dari misi organisasi pelayanan kesehatan, yaitu

dari misi organisasi pelayanan kesehatan, yaitu

para pasien, famili dan sahabatnya serta

para pasien, famili dan sahabatnya serta

pihak-pihak lain yang berkepentingan

(54)

Pelayanan Medis yang

Pelayanan Medis yang

Baik :

Baik :

 Pelayanan medis yang baik adalah praktek kedokteran Pelayanan medis yang baik adalah praktek kedokteran

(pengobatan) yang rasional yang berdasarkan ilmu (pengobatan) yang rasional yang berdasarkan ilmu

pengetahuan. pengetahuan.

 Pelayanan medis yan baik, menekankan pencegahanPelayanan medis yan baik, menekankan pencegahan

 Pelayanan medis yang baik, memerlukan kerjasama yang Pelayanan medis yang baik, memerlukan kerjasama yang

cerdik (intilligent) antara pasien yang awam dan para cerdik (intilligent) antara pasien yang awam dan para

praktisi yang ilmiah medis praktisi yang ilmiah medis

 Pelayanan medis yang baik, memerlukan individu seutuhnyaPelayanan medis yang baik, memerlukan individu seutuhnya  Pelayanan medis yang baik, mempertahankan hubungan Pelayanan medis yang baik, mempertahankan hubungan

pribadi yang akrab dan berkesinambungan antara dokter dan pribadi yang akrab dan berkesinambungan antara dokter dan

pasien pasien

 Pelayanan medis yang baik dikoordinasikan dengan Pelayanan medis yang baik dikoordinasikan dengan

pekerjaan kesejahteraan sosial pekerjaan kesejahteraan sosial

 Pelayanan kesehatan yang baik, mengkordinasikan semua Pelayanan kesehatan yang baik, mengkordinasikan semua

jenis pelayanan kesehatan jenis pelayanan kesehatan

 Pelayanan medis yang baik termasuk pelaksanaan semua Pelayanan medis yang baik termasuk pelaksanaan semua

pelayanan yang diperlukan dari ilmu kedokteran modern pelayanan yang diperlukan dari ilmu kedokteran modern

(55)

Mutu pelayanan Kesehatan dalam

Mutu pelayanan Kesehatan dalam

Peraturan Perundang-undangan :

Peraturan Perundang-undangan :

UU No. 23 tahun 1992 tentang

UU No. 23 tahun 1992 tentang

Kesehatan

Kesehatan

Mutu dalam Sistem kesehatan

Mutu dalam Sistem kesehatan

Nasional (SKN)

Nasional (SKN)

RP3JPK (1983)

RP3JPK (1983)

Referensi

Dokumen terkait

Juga disebutkan dalam Kisah Para Rasul 22:3 "Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti

Meskipun manajemen didefinisikan berbeda-beda oleh para pakar, akan tetapi pada hakekatnya terdapat kesamaan yang menyatakan bahwa manajemen sebagai suatu proses, manajemen

Hasil menunjukkan bahwa perlakuan perendaman larva dalam larutan tiroksin dan kejutan salinitas 20 ppt dapat meningkatkan perkembangan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup

Dengan ketuntasan mencapai 91% yang telah melewati indikator keberhasilan sebanyak 80% anak harus tuntas, maka pembelajaran dan penelitian dengan menerapkan model

2.1.2.b Dokumen produksi kayu (LHP) M Bahwa pada periode audit sertifikasi bulan Desember 2019 s/d bulan November 2020, PT Anugerah Energitama tidak terdapat membuat/menerbitkan

Bab pertama pendahuluan yang berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, penelitian terdahulu, definisi operasional,

Semakin banyak tepung terigu semakin tinggi proteinnya karena dari jahe hanya mengandung protein sebesar 1,5% dan biji alpukat mengandung kadar protein 6,5% (Wibowo, 2016)

Pada proses ini stereotip merupakan struktur kognitif yag terdiri dari sekumpulan harapan mengenai kelompok sosial, stereotip itu sendiri dapat dianggap sebagai