PENDEKATAN MUTU
PENDEKATAN MUTU
DAN
DAN
Pemahama
Pemahama
n Mutu
n Mutu
Mutu produk dan jasa adalah seluruh gabungan sifat-sifat produk atau jasa pelayanan dari pemasaran, engineering,
manufaktur, dan pemeliharaan di mana produk atau jasa pelayanan dalam penggunaannya akan bertemu dengan
harapan pelanggan
Beberapa Defnisi Profesional
Beberapa Defnisi Profesional
tentang mutu, antara lain :
tentang mutu, antara lain :
Mutu
Mutu
gambaran total sifat dari suatu
gambaran total sifat dari suatu
produk atau jasa pelayanan yang
produk atau jasa pelayanan yang
berhubungan dengan kemampuannya
berhubungan dengan kemampuannya
untuk memberikan kebutuhan kepuasan
untuk memberikan kebutuhan kepuasan
(American Society for Quality Control).
(American Society for Quality Control).
Mutu
Mutu
“Fitness for use”,
“Fitness for use”,
atau
atau
kemampuan kecocokan penggunaan (J.M.
kemampuan kecocokan penggunaan (J.M.
Juran).
Juran).
Mutu
Mutu
kesesuaian terhadap permintaan
kesesuaian terhadap permintaan
persyaratan
persyaratan
(The conformance of
(The conformance of
Mutu sebagai keistimewaan Produk
Mutu sebagai keistimewaan Produk
Di mata pelanggan, semakin baik
Di mata pelanggan, semakin baik
keistimewaan produk semakin tinggi
keistimewaan produk semakin tinggi
mutunya.
mutunya.
Mutu berarti bebas dari kekurangan
Mutu berarti bebas dari kekurangan
(defsiensi)
(defsiensi)
Di mata pelanggan semakin sedikit
Di mata pelanggan semakin sedikit
kekurangan, semakin baik mutunya.
Keistimewaan produk yang
Keistimewaan produk yang
memenuhi kebutuhan pelanggan :
memenuhi kebutuhan pelanggan :
Mutu yang lebih tinggi dari produk
Mutu yang lebih tinggi dari produk
memungkinkan (memberikan manfaat) untuk :
memungkinkan (memberikan manfaat) untuk :
– Meningkatkan kepuasan pelanggan.Meningkatkan kepuasan pelanggan.– Membuat produk mudah laku dijualMembuat produk mudah laku dijual – Memenangkan persainganMemenangkan persaingan
– Meningkatkan pangsa pasarMeningkatkan pangsa pasar
– Memperoleh pemasukan dari penjualanMemperoleh pemasukan dari penjualan – Menjamin harga premiumMenjamin harga premium
– Dampak yang teruatama adalah terhadap penjualanDampak yang teruatama adalah terhadap penjualan – Biasanya, mutu yang lebih tinggi membutuhkan Biasanya, mutu yang lebih tinggi membutuhkan
biaya lebih banyak
Mutu yang bebas dari
Mutu yang bebas dari
kekurangan :
kekurangan :
Mutu yang lebih tinggi memungkinkan
Mutu yang lebih tinggi memungkinkan
untuk :
untuk :
– Mengurangi tingkat kesalahnMengurangi tingkat kesalahn
– Mengurangi pekerjaan ulang dan pemborosanMengurangi pekerjaan ulang dan pemborosan
– Mengurangi kegagalan di lapangan, beban Mengurangi kegagalan di lapangan, beban
garansi
garansi
– Mengurangi ketidakpuasan pelangganMengurangi ketidakpuasan pelanggan
– Mengurangi keharusan memeriksa dan mengujiMengurangi keharusan memeriksa dan menguji – Memendekkan waktu guna melempar produk Memendekkan waktu guna melempar produk
baru ke pasar
baru ke pasar
– Tingkatkan hasil/kapasitasTingkatkan hasil/kapasitas
– Meningkatkan kinerja pengirimanMeningkatkan kinerja pengiriman – Dampak utama biayaDampak utama biaya
Beberapa Faktor-Faktor yang
Beberapa Faktor-Faktor yang
Berorientasi waktu yang perlu
Berorientasi waktu yang perlu
diperhatikan yang berkaitan
diperhatikan yang berkaitan
dengan
dengan
fitnieisisitfor tussiei
fitnieisisitfor tussiei
, yaitu :
, yaitu :
Availibility
Availibility
(tersedianya)
(tersedianya)
Reiliability
Reiliability
(daya tahan atau
(daya tahan atau
kehandalan)
kehandalan)
Mainitainiability
Mainitainiability
(kemampuan
(kemampuan
pemeliharaan)
pemeliharaan)
P rduscibility/maniusfoactus abilityt
P rduscibility/maniusfoactus abilityt
(Kemampuan Menghasilkan)
Trilogi Juran :
Trilogi Juran :
Perencanaan Mutu
Perencanaan Mutu
(Quality
(Quality
Planning)
Planning)
Pengendalian Mutu
Pengendalian Mutu
(Quality
(Quality
Control)
Control)
Peningkatan Mutu
Peningkatan Mutu
(Quality
(Quality
Perencanaan Mutu :
Perencanaan Mutu :
Suatu mutu seharusnya direncanakan atau
Suatu mutu seharusnya direncanakan atau
dirancang, yang terdiri atas tahap-tahap
dirancang, yang terdiri atas tahap-tahap
sebagai berikut :
sebagai berikut :
Menetapakan (Identifikasi) siapa pelanggan
Menetapakan (Identifikasi) siapa pelanggan
Menetapkan (identifikasi) kebutuhan pelanggan
Menetapkan (identifikasi) kebutuhan pelanggan
mengembangkan keistimewaan produk
mengembangkan keistimewaan produk
merespon kebutuhan pelanggan.
merespon kebutuhan pelanggan.
mengembangkan proses yang mampu
mengembangkan proses yang mampu
menghasilkan keistimewaan produk
menghasilkan keistimewaan produk
Mengarahkan perencanaan ke kegiatan-
Mengarahkan perencanaan ke
kegiatan-kegiatan operasioanal
Pengendalian Mutu :
Pengendalian Mutu :
Kontrol mutu adalah proses deteksi dan koreksi
Kontrol mutu adalah proses deteksi dan koreksi
adanya penyimpangan atau perubahan segera
adanya penyimpangan atau perubahan segera
setelah terjadi, sehingga mutu dapat
setelah terjadi, sehingga mutu dapat
dipertahankan.
dipertahankan.
Langkah Kegiatan yang dikerjakan, antara lain :
Langkah Kegiatan yang dikerjakan, antara lain :
Evaluasi kinerja dan kontrol produk
Evaluasi kinerja dan kontrol produk
Membandingkan kinerja aktual terhadap tujuan
Membandingkan kinerja aktual terhadap tujuan
produk.
produk.
Bertindak terhadap perbedaan atau
Bertindak terhadap perbedaan atau
penyimpangan mutu yang ada.
Peningkatan Mutu :
Peningkatan Mutu :
Peningkatan mutu mencakup dua hal yaitu :
Peningkatan mutu mencakup dua hal yaitu :
1.1.
Fitness for use
Fitness for use
2.
2.
Mengurangi tingkat kecacatan dan kesalahan
Mengurangi tingkat kecacatan dan kesalahan
Kegiatan-kegiatan Peningkatan Mutu :
Kegiatan-kegiatan Peningkatan Mutu :
Mengadakan infrastruktur yang diperlukan bagi upaya
Mengadakan infrastruktur yang diperlukan bagi upaya
peningkatan mutu.
peningkatan mutu.
Identifikasi apa yang perlu ditingkatkan dan proyek
Identifikasi apa yang perlu ditingkatkan dan proyek
peningkatan mutu.
peningkatan mutu.
Menetapkan tim proyek
Menetapkan tim proyek
Menyediakan tim dengan sumber daya, pelatihan,
Menyediakan tim dengan sumber daya, pelatihan,
motivasi untuk :
motivasi untuk :
Mendiagnose penyebabMendiagnose penyebab
Merangsang perbaikanMerangsang perbaikan
Meningkatkan
Meningkatkan
fitnieisisitfor t
fitnieisisitfor t
ussiei
ussiei
mempunyai
mempunyai
beberapa Manfaat :
beberapa Manfaat :
Mutu lebih baik dari pengguna
Mutu lebih baik dari pengguna
Pangsa Pasar yang besar untuk
Pangsa Pasar yang besar untuk
manufaktur
manufaktur
Harga premi bagi manufaktur
Harga premi bagi manufaktur
Mengurangi tingkat
Mengurangi tingkat
Kecacatan dan kesalahan
Kecacatan dan kesalahan
mempunyai manfaat :
mempunyai manfaat :
Mengurangi biaya dan
Mengurangi biaya dan
beberapa gesekan pengguna
beberapa gesekan pengguna
Mengurangi secara dramatis
Mengurangi secara dramatis
pembiayaan bagi manufaktur.
pembiayaan bagi manufaktur.
Meningkatkan produktivitas
Meningkatkan produktivitas
lebih mudah diproduksi
lebih mudah diproduksi
Mengurangi inventaris dalam
Mengurangi inventaris dalam
mendukung konsep tepat
mendukung konsep tepat
waktu
Manajemen Mutu Philip B.
Manajemen Mutu Philip B.
Crosby
Crosby
Menurut, Philip B. Crosby, ada “empat hal yang
Menurut, Philip B. Crosby, ada “empat hal yang
mutlak (absolut)” menjadi bagian integral dari
mutlak (absolut)” menjadi bagian integral dari
manajemen mutu, yaitu bahwa :
manajemen mutu, yaitu bahwa :
Defnisi mutu adalah kesesuaian terhadap
Defnisi mutu adalah kesesuaian terhadap
persyaratan
persyaratan
(The
(The
defnition of Quality is
defnition of Quality is
conformance to requirements)
conformance to requirements)
Sistem mutu adalah pencegahan (
Sistem mutu adalah pencegahan (
The system
The system
of quality is
of quality is
prevention)
prevention)
Standar penampilan adalah tanpa cacat
Standar penampilan adalah tanpa cacat
(The
(The
performance
performance
standard is Zero Defects)
standard is Zero Defects)
Ukuran mutu adalah harga ketidaksesuaian
Ukuran mutu adalah harga ketidaksesuaian
(The measurement
(The measurement
of quality is the price of
of quality is the price of
nonconformance)
Ada 14 langkah yang diperlukan
Ada 14 langkah yang diperlukan
untuk pelaksanaan rencana Zero
untuk pelaksanaan rencana Zero
Defects, yaitu :
Defects, yaitu :
Komitmen Manajemen (Management Commitment)Komitmen Manajemen (Management Commitment) Tim Peningkatan Mutu (Quality improvement Team)Tim Peningkatan Mutu (Quality improvement Team) Pengukuran-Pengukuran (Measurement)Pengukuran-Pengukuran (Measurement)
Biaya Mutu (Cost of Quality)Biaya Mutu (Cost of Quality)
Sadar akan Mutu (Quality awareness)Sadar akan Mutu (Quality awareness) Kegiatan koreksi (Corrective action)Kegiatan koreksi (Corrective action) Rencana ZD (zero defects planning)Rencana ZD (zero defects planning)
Pelatihan pekerja (employee education)Pelatihan pekerja (employee education) Hari ZD (zero defects day)Hari ZD (zero defects day)
Menyusun tujuan (Goal setting)Menyusun tujuan (Goal setting)
Mengganti penyebab kesalahan (error cause Mengganti penyebab kesalahan (error cause
removal) removal)
Pengakuan (recognition)Pengakuan (recognition)
Dewan Mutu (Quality council)Dewan Mutu (Quality council)
Manajemen Mutu Deming
Manajemen Mutu Deming
Menurut, Deming terdapat 14 butir pedoman
Menurut, Deming terdapat 14 butir pedoman
manajemen yang menetapkan
manajemen yang menetapkan
langkah-langkah yang diperlukan untuk
langkah yang diperlukan untuk
mentransformasi
mentransformasi
“budaya mutu”
“budaya mutu”
atau
atau
perubahan budaya organisasi. 14 butir
perubahan budaya organisasi. 14 butir
manajemen mutu Deming yaitu :
manajemen mutu Deming yaitu :
1.
1.
* Create and publish to all employees a statement of * Create and publish to all employees a statement of the aimsthe aims and purposes of the company or other and purposes of the company or other organization. The
organization. The management must demonstrative management must demonstrative constantly their commitment
constantly their commitment to this statement.to this statement. ** Create constancy of purpose
** Create constancy of purpose of purpose for of purpose for continual improvement of
Manajemen Mutu Deming
Manajemen Mutu Deming
2.
2.**Learn the new philosopy, top management and everybodyLearn the new philosopy, top management and everybody ** Adopt the new philosopy for economic stability
** Adopt the new philosopy for economic stability 3.
3.**Understand the purpose of inspection, for improvement of Understand the purpose of inspection, for improvement of processess and
processess and reduction of cost.reduction of cost.
** Cease dependence on inspection to achieve quality ** Cease dependence on inspection to achieve quality 4.
4.**End the practise of awarding business on the basis of price End the practise of awarding business on the basis of price tag alone
tag alone 5.
5.**Improve constantly and forever the system of production Improve constantly and forever the system of production and service
and service 6.
6.**Institute trainingInstitute training
** Institute training on the job ** Institute training on the job 7.
7.**Teach and institute leadershipTeach and institute leadership
** Adopt and institute modern methods of supervision and ** Adopt and institute modern methods of supervision and leadership.
Manajemen Mutu Deming
Manajemen Mutu Deming
8.
8.**Drive out fear. Create trust. Create a climate for Drive out fear. Create trust. Create a climate for innovation.
innovation.
** Drive out fear ** Drive out fear 9.
9.**Optimize toward the aims and purposes of the company Optimize toward the aims and purposes of the company the eforts of the
the eforts of the learns, groups, staf areas.learns, groups, staf areas. ** Breek down barries between departments and ** Breek down barries between departments and individuals
individuals 10.
10.** Eliminate exhortations for the work forceEliminate exhortations for the work force
** Eliminate the use of slogans, posters and exhortations ** Eliminate the use of slogans, posters and exhortations 11.
11.** a. Eliminate numerical quotas for production, insteed, a. Eliminate numerical quotas for production, insteed, learns, group and
learns, group and institute methods for improvement.institute methods for improvement. b. Eliminate management by objektive
b. Eliminate management by objektive
Manajemen Mutu Deming
Manajemen Mutu Deming
12.
12.
*
*
Remove barriers that rob people of pride of
Remove barriers that rob people of pride of
workmanship
workmanship
** Remove barriers that rob the hourly worker of the
** Remove barriers that rob the hourly worker of the
right to pride in
right to pride in
workmanship
workmanship
13.
13.
*
*
Encourage education and self-improvement
Encourage education and self-improvement
for everyone
for everyone
** Institute a vigorous programme of education and
** Institute a vigorous programme of education and
retraining
retraining
14.
14.
*
*
Take action to accomplish the
Take action to accomplish the
transformation
transformation
** Defne top managements permanent commitment
** Defne top managements permanent commitment
to ever improving
Manajamen Mutu Atau 14 Anjuran
Manajamen Mutu Atau 14 Anjuran
Deming Dapat di Ringkas Dalam
Deming Dapat di Ringkas Dalam
Pengertian Segitiga
Pengertian Segitiga
Deming,Segitiga Joiner Atau
Deming,Segitiga Joiner Atau
Segitiga TQM
Segitiga TQM
* Aksioma 1 : Komitmen tingkat puncak
* Aksioma 1 : Komitmen tingkat puncak
untuk perbaikan mutu.
untuk perbaikan mutu.
* Aksioma 2 : Menatap setiap aspek secara
* Aksioma 2 : Menatap setiap aspek secara
efektif untuk meyakinkan bahwa produk
efektif untuk meyakinkan bahwa produk
atau jasa di rancang, dibangun, dan
atau jasa di rancang, dibangun, dan
diantarkan sesuai dengan harapan
diantarkan sesuai dengan harapan
pelanggan.
pelanggan.
* Aksioma 3 : Setiap anggota organisasi
* Aksioma 3 : Setiap anggota organisasi
menyadari pentingnya peranan dirinya
menyadari pentingnya peranan dirinya
Management Commitment to improvement
Apply the statisticals methodology
Improve
Interrelationshi
p Deming`s
Triangle
The TQM Triangle The Joiner
Triangle
Aksioma 2 : Pengetahuan Ilmiah
(Scientifc Knowledge) Aksioma 3 :
Keterlibatan (Involvement ) Improve Interrelationshi p
All in One Team
Obsession of Quality
Faktor-faktor Fundamental
Faktor-faktor Fundamental
yang mempengaruhi mutu 9 M
yang mempengaruhi mutu 9 M
◙
Men
Men
◙Money
Money
◙Materials
Materials
◙Machines
Machines
◙
Modern Information Methods
Modern Information Methods
◙Markets
Markets
◙
Management
Management
◙Motivation
Motivation
Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya
Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya
Q0 : Permintaan/kebutuhan/keinginan/penggunaan
Q0 : Permintaan/kebutuhan/keinginan/penggunaan
yang merupakan akhir kepuasan pelanggan.
yang merupakan akhir kepuasan pelanggan.
Q1 : Permintaan untuk usaha memperoleh
Q1 : Permintaan untuk usaha memperoleh
pelanggan.
pelanggan.
Q2 : Tujuan mutu untuk riset dan pengembangan
Q2 : Tujuan mutu untuk riset dan pengembangan
operasional.
operasional.
Q3 : Instruksi mutu (tujuan) spesifk oleh manajer
Q3 : Instruksi mutu (tujuan) spesifk oleh manajer
puncak untuk mutu baru produk akan datang
puncak untuk mutu baru produk akan datang
Q4 : Permintaan mutu spesifk dalam gambar dan
Q4 : Permintaan mutu spesifk dalam gambar dan
spesifkasi.
spesifkasi.
Q5 : Mutu produk protipe baru.
Q5 : Mutu produk protipe baru.
Q6 : Desain proses mencapai mutu.
Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya
Jenis-jenis Mutu menurut Tempatnya
Q7 : Mutu produk yang disuplai
Q7 : Mutu produk yang disuplai
Q8 : Mutu pada masing – masing produk proses
Q8 : Mutu pada masing – masing produk proses
Q9 : Mutu yang dijamin dengan test dan inspeksi
Q9 : Mutu yang dijamin dengan test dan inspeksi
Q10 : Mutu ketika produk dikirim ke pelanggan
Q10 : Mutu ketika produk dikirim ke pelanggan
Q11 : Mutu pelayanan oleh personil pendukung
Q11 : Mutu pelayanan oleh personil pendukung
produk pada pelanggan
produk pada pelanggan
Mutu dalam Audit : Mutu diidentifkasi melalui
Mutu dalam Audit : Mutu diidentifkasi melalui
audit mutu oleh manajer puncak atau bagian
audit mutu oleh manajer puncak atau bagian
Total Quality Control atau bagian Quality
Total Quality Control atau bagian Quality
Assurance
Assurance
Mutu dalam menangani keluhan : Mutu atau
Mutu dalam menangani keluhan : Mutu atau
efsiensi atau efektiftas dan klaim pelanggan
efsiensi atau efektiftas dan klaim pelanggan
atau penanganan keluhan
Klasifikasi mutu dalam
Klasifikasi mutu dalam
“Product Life Cycle”
“Product Life Cycle”
Mutu di dalam Perencanaan
Mutu di dalam Perencanaan
Mutu di dalam Desain
Mutu di dalam Desain
Mutu di dalam Produksi
Mutu di dalam Produksi
Proses Kendali Mutu
Proses Kendali Mutu
Susun
Standar-standar
Umur dan
Monitor kerja Bandingkan Kinerja dan standar
Apakah Standar Dipenuhi
?
Ambil Tindakan
Koreksi Lanjutkan Cara
Pelaksanaan tersebut
Y a
Kepuasan Pelanggan
Kepuasan Pelanggan
Kepuasan adalah tingkat
keadaan yang dirasakan
seseorang yang merupakan
hasil dari membandingka
penampilan atau outcome
produk yang dirasakan
dalam hubungannya dengan
harapan seseorang
Pendekatan dan perilaku petugas, perasaan
Pendekatan dan perilaku petugas, perasaan
pasien terutama saat pertama kali datang.
pasien terutama saat pertama kali datang.
Mutu informasi yang diterima, seperti apa yang
Mutu informasi yang diterima, seperti apa yang
dikerjakan, apa yang dapat diharap
dikerjakan, apa yang dapat diharap
Prosedur perjanjian
Prosedur perjanjian
Waktu tunggu
Waktu tunggu
Fasilitas umum yang tersedia
Fasilitas umum yang tersedia
Fasilitas perhotelan
Fasilitas perhotelan
Outcome terapi dan perawatan yang diterima
Outcome terapi dan perawatan yang diterima
Kepuasan pelanggan rumah sakit atau organiasi
pelayanan kesehatan lain atau kepuasan pasien
Mengukur
Mengukur
Kepuasan
Kepuasan
Pelanggan
Pelanggan
Puas atau tidak puas seseorang tergantung
Puas atau tidak puas seseorang tergantung
pada :
pada :
Sikapnya terhadap ketidaksesuaian (rasa
Sikapnya terhadap ketidaksesuaian (rasa
senang atau tidak senang).
senang atau tidak senang).
Tingkatan daripada evaluasi
Tingkatan daripada evaluasi
“baik atau
“baik atau
tidak”
tidak”
untuk dirinya, melebihi atau di
untuk dirinya, melebihi atau di
bawah standar.
Stanida t
Stanida t
adalah suatu harapan
adalah suatu harapan
dimana nilai yang diharapkan akan
dimana nilai yang diharapkan akan
terwujud, sebelumnya lebih dulu
terwujud, sebelumnya lebih dulu
melakukan pembelian atau
melakukan pembelian atau
penggunaan. Standar dapat berupa :
penggunaan. Standar dapat berupa :
Penampilan yang diperkirakan
Penampilan yang diperkirakan
Berdasarkan norma dan pengalaman
Berdasarkan norma dan pengalaman
Kewajaran
Kewajaran
Nilai-nilai
Nilai-nilai
Ideal
Ideal
Toleransi minimum
Toleransi minimum
Kepantasan
Kepantasan
Pelanggan
Pelanggan
adalah :
adalah :
Orang yang paling penting dalam setiap kesibukan atau Orang yang paling penting dalam setiap kesibukan atau bisnis kita
bisnis kita
Tidak tergantung pada kita. Kita bergantung pada Tidak tergantung pada kita. Kita bergantung pada mereka
mereka
Tidak merepotkan kita, mereka adalah yang kita maksudTidak merepotkan kita, mereka adalah yang kita maksud Bagian dari kita, bukan di luar kitaBagian dari kita, bukan di luar kita
Tidak sekedar statistik. Mereka memiliki perasaan, Tidak sekedar statistik. Mereka memiliki perasaan, seperti kita.
seperti kita.
Orang yang datang kepada kita dengan kebutuhan dan Orang yang datang kepada kita dengan kebutuhan dan keinginannya adalah tugas kita untuk memenuhinya keinginannya adalah tugas kita untuk memenuhinya Mereka adalah darah kehidupan organisasi, tanpa Mereka adalah darah kehidupan organisasi, tanpa
Produk dan Kepuasan
Produk dan Kepuasan
Pelanggan
Pelanggan
Beberapa definisi menurut
Beberapa definisi menurut
J. M. Juran
J. M. Juran
:
:
o
Produk adalah keluaran (output) dari proses.
Produk adalah keluaran (output) dari proses.
o
Barang adalah benda-benda fisik seperti mobil,
Barang adalah benda-benda fisik seperti mobil,
televisi
televisi
o
Jasa adalah pekerjaan yang dikerjakan untuk
Jasa adalah pekerjaan yang dikerjakan untuk
orang lain seperti transportasi, hotel, rumah
orang lain seperti transportasi, hotel, rumah
sakit, dll
sakit, dll
o
Keistimewaan produk adalah sifat yang dimiliki
Keistimewaan produk adalah sifat yang dimiliki
oleh suatu produk yang dimaksudkan untuk
oleh suatu produk yang dimaksudkan untuk
memenuhi kebutuhan tertentu dari konsumen.
memenuhi kebutuhan tertentu dari konsumen.
o
Kekurangan (defisiensi) produk adalah
Kekurangan (defisiensi) produk adalah
kegagalan produk yang mengakibatkan
kegagalan produk yang mengakibatkan
“Kepuasan Sepenuhnya
Pelanggan”
Big Quality
Keamanan Penghantaran
Tepat Jumlah Tepat Waktu
Tepat Tempat Biaya
Biaya Harga Mutu
Pekerjaan Sehari-hari Produk/Jasa
Moral Pegawai
Mutu Berdasarkan Kepuasan
Mutu Berdasarkan Kepuasan
Pelanggan
Pelanggan
Paling penting kondisi bagi pelanggan adalah : Paling penting kondisi bagi pelanggan adalah :
Kenyataan penggunaan akhirKenyataan penggunaan akhir Harga jual produk dan jasa Harga jual produk dan jasa
Yang dapat direfleksikan dalam sepuluh kondisi yaitu Yang dapat direfleksikan dalam sepuluh kondisi yaitu
Spesifikasi Dimensi dan karakter Operasional (Spesifikasi Dimensi dan karakter Operasional (The Spesification ofThe Spesification of
Dimensions and Operoting Characteristics Dimensions and Operoting Characteristics))
Sasaran daya tahan dan lamanya bertahan (Sasaran daya tahan dan lamanya bertahan (The Live and ReliabilityThe Live and Reliability
Objective Objective))
Standar yang Relevan (Standar yang Relevan (The Relevants StandardsThe Relevants Standards)) Persyaratan Keamanan (The Safety RequirementsPersyaratan Keamanan (The Safety Requirements)) Biaya Biaya Engineering,ManufacturingEngineering,Manufacturing dan Biaya Mutu dan Biaya Mutu Instalasi Lapangan Instalasi Lapangan
“NILAI PELANGGAN”
Nilai Pelanggan (
Nilai Pelanggan (
Cussitrmei tValusei
Cussitrmei tValusei
)
)
dapat
dapat
di defnisikan sebagai hasil penjumlahan dari
di defnisikan sebagai hasil penjumlahan dari
manfaat yang diperoleh dan pengorbanan
manfaat yang diperoleh dan pengorbanan
yang diberikan,yang hasilnya sebagai
yang diberikan,yang hasilnya sebagai
konsekuensinya adalah pelanggan
konsekuensinya adalah pelanggan
menggunakan produk atau jasa pelayanan
menggunakan produk atau jasa pelayanan
untuk memenuhi kebutuhannya
Nilai yang Disampaikan Pelanggan
Nilai yang Disampaikan Pelanggan
Nilai Produk
Biaya
Moneter WaktuBiaya Nilai Service
Biaya Energi Nilai Service
Biaya Psikis Nilai Image
Nilai Total Pelanggan
Biaya Total Pelanggan
Nilai Yang Disampaikan
Pelanggan
+ +
+ + +
Hubungan
Hubungan
Desain,Produk,Pelang
Desain,Produk,Pelang
gan dan Nilai
gan dan Nilai
Pelanggan
Pelanggan
Mutu Penampil an
Mutu Desain
DES
AIN Mutu
Kesesu aian
PRO DUK
Mutu Penampil an
Marketing Mix dan Pelayanan Pelanggan
Marketing Mix dan Pelayanan Pelanggan
Fungsi pemasaran terdiri atas tiga
Fungsi pemasaran terdiri atas tiga
komponen :
komponen :
Marketing mix
Marketing mix
Product, Price, Promotion, place
Product, Price, Promotion, place
Market forces
Market forces
Pelanggan, Perilaku industri, kompetitor,
Pelanggan, Perilaku industri, kompetitor,
pemerintah dan peraturan
pemerintah dan peraturan
perundang-undangan
undangan
Matching Proces
Matching Proces
People, process, Customer Service
Dimensi Mutu
Dimensi Mutu
Delapan dimensi Mutu :
Delapan dimensi Mutu :
Penampilan (performance), suatu karakter
Penampilan (performance), suatu karakter
utama hasil produk
utama hasil produk
Gambaran atau keistimewaan (features)
Gambaran atau keistimewaan (features)
Ketahanan (reliability)
Ketahanan (reliability)
Kesesuaian (conformance)
Kesesuaian (conformance)
Lama bertahan (durability)
Lama bertahan (durability)
Kemampuan pelayanan (serviceability)
Kemampuan pelayanan (serviceability)
Estetika (Asthetics)
Estetika (Asthetics)
Pandangan Pasien
Pandangan Pasien
terhadap Mutu
terhadap Mutu
Pandangan pasien terhadap Mutu Klinik, yaitu :
Pandangan pasien terhadap Mutu Klinik, yaitu :
1.1.
Dokter terlatih dengan baik
Dokter terlatih dengan baik
2.
2.
Melihat dokter yang sama setiap visite
Melihat dokter yang sama setiap visite
3.
3.
Perhatian pribadi dokter terhadap pasien
Perhatian pribadi dokter terhadap pasien
4.
4.
Privacy dalam diskusi penyakit
Privacy dalam diskusi penyakit
5.
5.
Ongkos klinik terbuka
Ongkos klinik terbuka
6.
6.
Waktu tunggu dokter yang singkat
Waktu tunggu dokter yang singkat
7.
7.
Informasi dari dokter
Informasi dari dokter
8.
8.
Ruang istirahat yang baik
Ruang istirahat yang baik
9.
9.
Staf yang menyenangkan
Staf yang menyenangkan
10.
Pandangan Provider
Pandangan Provider
terhadap Mutu
terhadap Mutu
Pandangan provider terhadap Mutu Klinik, yaitu :
Pandangan provider terhadap Mutu Klinik, yaitu :
1.
1. Perilaku seseorang terhadap pasien, dokter dsbPerilaku seseorang terhadap pasien, dokter dsb
2.
2. Koordinasi antar peran masing-masing, Koordinasi antar peran masing-masing,
interdepartemen
interdepartemen
3.
3. Jumlah kontak dengan pasienJumlah kontak dengan pasien
4.
4. Kepuasan pasien dan hal-hal yang menyenangkanKepuasan pasien dan hal-hal yang menyenangkan
5.
5. Keterampilan medis dan fsilitasKeterampilan medis dan fsilitas
6.
6. Fasilitas fsikFasilitas fsik
7.
7. Kelangsungan perawatan, dokter yang sama Kelangsungan perawatan, dokter yang sama
visite pasien berikutnya
visite pasien berikutnya
8.
8. Follow-up, seperti janji pasien kembaliFollow-up, seperti janji pasien kembali
9.
9. Penyukuhan pasien dan pemahamannyaPenyukuhan pasien dan pemahamannya
10.
10. Hubungan pasien stafHubungan pasien staf
11.
11. Sistem pencatatanSistem pencatatan
12.
12. Penekanan risetPenekanan riset
13.
Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)
Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)
ke dalam lima komponen atau dimensi,
ke dalam lima komponen atau dimensi,
kemudian dibuat daftar atribut
kemudian dibuat daftar atribut
sebagaimana daftar berikut :
sebagaimana daftar berikut :
Preventif
Preventif
• Check UpCheck Up
• Pemeriksaan Rectal Pemeriksaan PelvicPemeriksaan Rectal Pemeriksaan Pelvic • Papanicolau smearPapanicolau smear
• Prenatal Check UpPrenatal Check Up • ImunisasiImunisasi
• Pemeriksaan BayiPemeriksaan Bayi • SerologiSerologi
• Nasihat menghindari masalah yang dapat terjadi Nasihat menghindari masalah yang dapat terjadi
akan datang
akan datang
Komprehensif
Komprehensif
Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)
Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)
ke dalam lima komponen atau dimensi,
ke dalam lima komponen atau dimensi,
kemudian dibuat daftar atribut
kemudian dibuat daftar atribut
sebagaimana daftar berikut :
sebagaimana daftar berikut :
Koordinasi
Koordinasi
–
Rujukan spesialis
Rujukan spesialis
–
Rujukan Paramedik
Rujukan Paramedik
–
Pelayanan Konsultasi
Pelayanan Konsultasi
Kelangsungan
Kelangsungan
–
Follow up visite
Follow up visite
–
Follow up visite yang diminta
Follow up visite yang diminta
–
Kelangsungan tenaga medis
Kelangsungan tenaga medis
–
Catatan Kemajuan
Catatan Kemajuan
Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)
Mutu Pelayanan dibuat dalil (postulate)
ke dalam lima komponen atau dimensi,
ke dalam lima komponen atau dimensi,
kemudian dibuat daftar atribut
kemudian dibuat daftar atribut
sebagaimana daftar berikut :
sebagaimana daftar berikut :
Rasionalitas
Rasionalitas
– Keluhan utamaKeluhan utama - Pengobatan : resep- Pengobatan : resep
– RiwayatRiwayat - Pengobatan : yang lain- Pengobatan : yang lain
– Pemeriksaan FisikPemeriksaan Fisik - - Pemeriksaan darah lengkapPemeriksaan darah lengkap
– DiagnosisDiagnosis - Pemeriksaan Urine- Pemeriksaan Urine
– Permintaan LAboratoriumPermintaan LAboratorium - Pekerjaan Lab - Pekerjaan Lab yang lain
yang lain
– Catatan Hasil laboratoriumCatatan Hasil laboratorium - Pekerjaan - Pekerjaan radiologi lain
radiologi lain
– Pengamatan DokterPengamatan Dokter – PembedahanPembedahan
Beberapa Defnisi Profesional
Beberapa Defnisi Profesional
tentang mutu Pelayanan
tentang mutu Pelayanan
Kesehatan, antara lain :
Kesehatan, antara lain :
MustustPeilayanianitKeisieihataniMustustPeilayanianitKeisieihatani adalah penampilan adalah penampilan
yang pantas dan sesuai (yang berhubungan
yang pantas dan sesuai (yang berhubungan
dengan standar-standar) dari suatu intervensi
dengan standar-standar) dari suatu intervensi
yang diketahui aman, yang dapat memberikan
yang diketahui aman, yang dapat memberikan
hasil kepada masyarakat yang bersangkutan
hasil kepada masyarakat yang bersangkutan
dan yang telah mempunyai kemampua untuk
dan yang telah mempunyai kemampua untuk
menghasilkan dampat pada kematian,
menghasilkan dampat pada kematian,
kesakitan, ketidakmampuan dan kekurangan
kesakitan, ketidakmampuan dan kekurangan
gizi (
gizi (MiltrnitItRreimei tdanitCtMrnitryatAgusila ,tMiltrnitItRreimei tdanitCtMrnitryatAgusila ,t WHO,t1988).
WHO,t1988).
MustustMustustadalah suatu sifat yang dimiliki dan adalah suatu sifat yang dimiliki dan
merupakan suatu keputusan terhadap unit
merupakan suatu keputusan terhadap unit
pelayanan tertentu dan bahwa pelayanan
pelayanan tertentu dan bahwa pelayanan
dibagi ke dalam paling sedikit dua bagian :
dibagi ke dalam paling sedikit dua bagian :
teknik dan interpersonal (Avedis Donabedian,
teknik dan interpersonal (Avedis Donabedian,
1980)
A titMustustPeilayanianitKeisieihatanitda it
A titMustustPeilayanianitKeisieihatanitda it
beibei apa
beibei apa
tSusdusttPanidanig
tSusdusttPanidanig
Pasien, Petugas Kesehatan dan Manajer Pasien, Petugas Kesehatan dan Manajer
Mutu merupakan fokus sentral dari tiap uapaya untuk memberikan
Mutu merupakan fokus sentral dari tiap uapaya untuk memberikan
pelayanan kesehatan
pelayanan kesehatan
Pasien dan MasyarakatPasien dan Masyarakat
Mutu pelayanan berarti suatu empathi, respek dan tanggap akan
Mutu pelayanan berarti suatu empathi, respek dan tanggap akan
kebutuhannya, pelayanan harus sesuai dengan kebutuhan mereka
kebutuhannya, pelayanan harus sesuai dengan kebutuhan mereka
diberikan dengan cara yang ramah pada waktu mereka berkunjung.
diberikan dengan cara yang ramah pada waktu mereka berkunjung.
Petugas KesehatanPetugas Kesehatan
Mutu pelayanan berarti bebas melakukan segala sesuatu secara
Mutu pelayanan berarti bebas melakukan segala sesuatu secara
profesional untuk meningkatkan derajat kesehatan pasien dan
profesional untuk meningkatkan derajat kesehatan pasien dan
masyarakat sesuai dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang
masyarakat sesuai dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang
maju, mutu peralatan yang baik dan memenuhi standar yang baik.
maju, mutu peralatan yang baik dan memenuhi standar yang baik.
Kepuasan PraktisionerKepuasan Praktisioner
Suatu ketetapan “kebagusan” terhadap penyediaan dan keadaan
Suatu ketetapan “kebagusan” terhadap penyediaan dan keadaan
dari pekerja praktisioner, untuk pelayanan oleh kolega-kolega atau
dari pekerja praktisioner, untuk pelayanan oleh kolega-kolega atau
dirinya sendiri
dirinya sendiri
Manajer Manajer
DIMENSI MUTU
DIMENSI MUTU
PELAYANAN KESEHATAN
PELAYANAN KESEHATAN
Kompetensi Teknis
Kompetensi Teknis
(Technical
(Technical
competence)
competence)
Akses terhadap pelayanan
Akses terhadap pelayanan
(Access to
(Access to
service)
service)
Efektivitas
Efektivitas
(Efectiveness)
(Efectiveness)
Efsiensi
Efsiensi
(Efciency)
(Efciency)
Kontinuitas
Kontinuitas
(Continuity)
(Continuity)
Keamanan
Keamanan
(Safety)
(Safety)
Hubungan antar manusia
Hubungan antar manusia
(Interpersonal
(Interpersonal
relations)
relations)
PeiniilaianitMustustPeilayanianit
PeiniilaianitMustustPeilayanianit
Keisieihatani
Keisieihatani
Pada umumnya untuk meningkatkan mutu
Pada umumnya untuk meningkatkan mutu
pelayanan ada dua cara:
pelayanan ada dua cara:
1. Meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya,
1. Meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya,
tenaga, biaya, peralatan,
tenaga, biaya, peralatan, perlengkapan dan perlengkapan dan material
material
2. Memperbaiki metode atau penerapan teknologi
2. Memperbaiki metode atau penerapan teknologi
yang dipergunakan
yang dipergunakan dalam kegiatan pelayanan dalam kegiatan pelayanan
Ada tiga Pendekatan evaluasi (penilaian) mutu,
Ada tiga Pendekatan evaluasi (penilaian) mutu,
yaitu :
yaitu :
–
Struktur
Struktur
–
Proses
Proses
Struktur
Struktur
Struktur meliputi sarana fsik
Struktur meliputi sarana fsik
perlengkapan dan peralatan, organisasi
perlengkapan dan peralatan, organisasi
dan manajemen, keuangan, sumber daya
dan manajemen, keuangan, sumber daya
manusia lainnya di fasilitas kesehatan.
manusia lainnya di fasilitas kesehatan.
Struktur = input
Struktur = input
Baik tidaknya struktur sebagai input
Baik tidaknya struktur sebagai input
dapat diukur dari :
dapat diukur dari :
–
Jumlah, besarnya input
Jumlah, besarnya input
Outcomes
Outcomes
Outcome adalah hasil akhir kegiatan dan
Outcome adalah hasil akhir kegiatan dan
tindakan tenaga kesehatan profesional
tindakan tenaga kesehatan profesional
terhadap pasien.
terhadap pasien.
Dapat berarti adanya perubahan derajat
Dapat berarti adanya perubahan derajat
kesehatan dan kepuasan baik positif maupun
kesehatan dan kepuasan baik positif maupun
negatif.
negatif.
Outcome jangka pendek adalah hasil dari
Outcome jangka pendek adalah hasil dari
segala suatu tindakan tertentu atau prosedur
segala suatu tindakan tertentu atau prosedur
tertentu.
tertentu.
Outcome jangka panjang adalah status
Outcome jangka panjang adalah status
kesehatan dan kemampuan fungsional pasien.
Proses
Proses
Proses merupakan semua kegiatan yang
Proses merupakan semua kegiatan yang
dilaksanakan secara profesional oleh tenaga
dilaksanakan secara profesional oleh tenaga
kesehatan (dokter, perawat dan tenaga profesi
kesehatan (dokter, perawat dan tenaga profesi
lain) dan interaksinya dengan pasien.
lain) dan interaksinya dengan pasien.
Proses mencakup diagnosa, rencana
Proses mencakup diagnosa, rencana
pengobatan, indikasi tindakan, prosedur dan
pengobatan, indikasi tindakan, prosedur dan
penanganan kasus.
penanganan kasus.
Baik tidaknya proses dapat diukur dari :
Baik tidaknya proses dapat diukur dari :
–
Relevan tidaknya proses itu bagi pasien
Relevan tidaknya proses itu bagi pasien
–
Fleksibilitas dan efektiftas
Fleksibilitas dan efektiftas
–
Mutu proses itu sendiri sesuai dengan
Mutu proses itu sendiri sesuai dengan
standar pelayanan yang semestinya
standar pelayanan yang semestinya
PeinideikatanitMustustPeilanigganit
PeinideikatanitMustustPeilanigganit
PeilayanianitKeisieihatani
PeilayanianitKeisieihatani
Pada umumnya pendekatan terhadap mutu
Pada umumnya pendekatan terhadap mutu
pelayanan kesehatan ada dua cara:
pelayanan kesehatan ada dua cara:
–
Pendekatan kesehatan masyarakat
Pendekatan kesehatan masyarakat
Pendekatan ini menyangkut seluruh sistem
Pendekatan ini menyangkut seluruh sistem
pelayanan kesehatan dari tingkat dasar
pelayanan kesehatan dari tingkat dasar
(grass root) sampai yang tertinggi.
(grass root) sampai yang tertinggi.
–
Pendekatan institusional atau individual
Pendekatan institusional atau individual
pendekatan ini berkaitan dengan mutu
pendekatan ini berkaitan dengan mutu
pelayanan kesehatan terhadap perorangan
pelayanan kesehatan terhadap perorangan
oleh suatu institusi atau fasilitas kesehatan.
Peilanigganitdalamtpeilayanianit
Peilanigganitdalamtpeilayanianit
Keisieihatani
Keisieihatani
– Pelanggan InternalPelanggan Internal
Para tenaga medis, paramedis, nonmedis atau
Para tenaga medis, paramedis, nonmedis atau
pelaksana fungsional lainnya seperti
pelaksana fungsional lainnya seperti
laboratorium, radiologi, gizi, ambulance, blood
laboratorium, radiologi, gizi, ambulance, blood
bank, yang kesemuanya saling membutuhkan,
bank, yang kesemuanya saling membutuhkan,
saling tergantung dalam suatu sistem pelayanan
saling tergantung dalam suatu sistem pelayanan
kesehatan intern
kesehatan intern
– Pelanggan EksternalPelanggan Eksternal
pelanggan yang sesungguhnya menjadi sasaran
pelanggan yang sesungguhnya menjadi sasaran
dari misi organisasi pelayanan kesehatan, yaitu
dari misi organisasi pelayanan kesehatan, yaitu
para pasien, famili dan sahabatnya serta
para pasien, famili dan sahabatnya serta
pihak-pihak lain yang berkepentingan
Pelayanan Medis yang
Pelayanan Medis yang
Baik :
Baik :
Pelayanan medis yang baik adalah praktek kedokteran Pelayanan medis yang baik adalah praktek kedokteran
(pengobatan) yang rasional yang berdasarkan ilmu (pengobatan) yang rasional yang berdasarkan ilmu
pengetahuan. pengetahuan.
Pelayanan medis yan baik, menekankan pencegahanPelayanan medis yan baik, menekankan pencegahan
Pelayanan medis yang baik, memerlukan kerjasama yang Pelayanan medis yang baik, memerlukan kerjasama yang
cerdik (intilligent) antara pasien yang awam dan para cerdik (intilligent) antara pasien yang awam dan para
praktisi yang ilmiah medis praktisi yang ilmiah medis
Pelayanan medis yang baik, memerlukan individu seutuhnyaPelayanan medis yang baik, memerlukan individu seutuhnya Pelayanan medis yang baik, mempertahankan hubungan Pelayanan medis yang baik, mempertahankan hubungan
pribadi yang akrab dan berkesinambungan antara dokter dan pribadi yang akrab dan berkesinambungan antara dokter dan
pasien pasien
Pelayanan medis yang baik dikoordinasikan dengan Pelayanan medis yang baik dikoordinasikan dengan
pekerjaan kesejahteraan sosial pekerjaan kesejahteraan sosial
Pelayanan kesehatan yang baik, mengkordinasikan semua Pelayanan kesehatan yang baik, mengkordinasikan semua
jenis pelayanan kesehatan jenis pelayanan kesehatan
Pelayanan medis yang baik termasuk pelaksanaan semua Pelayanan medis yang baik termasuk pelaksanaan semua
pelayanan yang diperlukan dari ilmu kedokteran modern pelayanan yang diperlukan dari ilmu kedokteran modern
Mutu pelayanan Kesehatan dalam
Mutu pelayanan Kesehatan dalam
Peraturan Perundang-undangan :
Peraturan Perundang-undangan :
UU No. 23 tahun 1992 tentang
UU No. 23 tahun 1992 tentang
Kesehatan
Kesehatan
Mutu dalam Sistem kesehatan
Mutu dalam Sistem kesehatan
Nasional (SKN)
Nasional (SKN)
RP3JPK (1983)
RP3JPK (1983)