• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Kadar CD4

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Kadar CD4"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang mematikan di dunia. Ini terjadi karena banyaknya infeksi oportunistik yang menyebabkan HIV/AIDS semakin berat. Sejalan dengan berkembangnya penyakit ini, kadar CD4+ dalam tubuh akan menurun , sehingga penyakit infeksi lain terutama Tuberkulosis dapat memperberat HIV/AIDS.

Penelitian ini dibuat untuk m engetahui apakah ada hubungan kadar CD4+ dengan riwayat penularan pada penderita HIV/AIDS dengan Infeksi Tuberkulosis disertai dengan pengaruhnya terhadap demografi yaitu umur, jenis kelamin, dan pekerjaan.

Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desai n potong lintang yang dilakukan di RSUP Haji Adam Malik Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis data pada rekam medis penerita HIV/AIDS -TB selama tahun 2012.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi HIV/AIDS dengan TB Paru pada tahun 2012 adalah 13,04%. Selain itu, 50% penderita HIV/AIDS-TB mempunyai kadar CD4+ yang sangat rendah yaitu <50 sel/mm3, laki-laki lebih banyak mengalami infeksi oportunistik ini sebanyak 73.3%, riwayat penularan yang paling sering adalah seks bebas sebanyak 60%, dan rentan terkena pada penderita yang bekerja yaitu sebanyak 80%.

Dari hasil uji statistik, tidak terdapat hubungan antara nilai CD4+ dengan umur, jenis kelamin, riwayat penularan, dan pekerjaan.

Kata kunci : HIV/AIDS, Tuberkulosis, CD4+, Riwayat Penularan

(2)

ABSTRACT

HIV / AIDS is one of the deadly diseases in the world. This occurs because of the many opportunistic infections that cause HIV / AIDS increasingly severe. In line with the development of this disease, CD4+ levels in the body will decrease, so the other infectious disesases especially tuberculosis may aggravate HIV/AIDS.

This research is an analytic study using cross sectional method which arranged in Haji Adam Malik General Hospital Center, Medan. Data collection was conducted through analysis of medical records on HIV/AIDS -TB patients during 2012.

The results showed that the prevalence of HIV/AIDS with pulmonary tuberculosis during 2012 is 13,04%. And then, 50% of people with HIV / AIDS-TB have CD4+ levels are very low at <50 cells/mm3, men are more likely to have the opportunistic infections as many as 73.3%, transmission history is the most frequent sex as much as 60%, and susceptible affected in patients who work as many as 80%.

The results of statistic test, there are no relation between CD4+ level with age, gender, transmission history, and occupation.

Keyword : HIV/AIDS, Tuberculosis, CD4+, Transmission History

Referensi

Dokumen terkait

Karakteristik Pasien HIV/AIDS dengan Kandidiasis Orofaringeal di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo Jakarta.. JointsUnited Programme on

5 hubungan total lymphocyte count dengan pemeriksaan jumlah CD4 pada pasien HIV/AIDS sehingga pada daerah dengan fasilitas terbatas dimana jumlah CD4 tidak dapat diperoleh

Seiring dengan peningkatan kasus HIV/AIDS di Indonesia dan diare kronis sebagai salah satu infeksi oportunistik yang paling sering ditemukan, kejadian infeksi Cryptosporidium

Untuk mengetahui apakah kadar CD4 pasien HIV/AIDS mempengaruhi terhadap kejadian Anemia pada pasien yang mendapat terapi ARV dengan rejimen yang mengandung zidovudin.

Penelitian menggunakan metode retrospektif, sedangkan banyak pasien yang berisiko terkena retinitis (misalnya pasien dengan CD4 &lt; 50 sel/µL, pasien HIV / AIDS

ANALISIS MODEL MATEMATIKA TINGKAT INFEKSI VIRUS HIV PADA CD4 SEL-T DENGAN PENGOBATAN

Hasil: Terdapat perbedaan kadar CD4 sebelum dan enam bulan sesudah terapi ARV pada pasien HIV-AIDS di Rumah Sakit Sele be solu dan Puskesmas Sorong dengan nilai p &lt;

Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara jumlah CD4 dengan derajat klinis Distal Sensory Polyneuropathy (DSP) pada penderita HIV/AIDS