1
DISCLAIMERThis report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
NEWS HEADLINES
JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART
Sinyalemen teknis untuk IHSG terkonfirmasi melanjutkan konsolidasi dalam pekan ini. Terindikasi dari indikator MACD dan Stochastic mengisyaratkan downtrend. Hal yang sama juga tercermin dari lagging indicator baik MA5 dan MA20 terkonfirmasi fase bearish bagi IHSG..
JAKARTA INDICES STATISTICS
CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)
IHSG 6035.508 +35.034 12,595.449 7,700.483
LQ-45 1019.229 +7.106 3,155.703 4,838.982
MARKET REVIEW
MARKET VIEW
Sell-off terjadi di bursa saham Asia pada Rabu (6/12). Hanya bursa saham Shenzhen dan Indonesia yang menguat. Isu ketegangan di Semenanjung Korea dan rally ekuitas global sejauh ini memicu kekhawatiran investor. Di tengah berbagai isu global, presiden Donald Trump berencana mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel. Trump mengarahkan Departemen Luar Negeri AS untuk mulai memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv. Padahal di bawah resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), status Yerusalem sebagai status quo. Kedaulatan Israel atas Yerusalem tidak pernah diakui secara internasional, sehingga semua negara mempertahankan kedutaan mereka di Tel Aviv. Para pemimpin dunia memperingatkan bahwa hal itu akan merusak upaya perdamaian dan berpotensi memicu protes di seluruh wilayah. Rencana Trump itu berpotensi memprovokasi umat Islam dunia dan menambah konflik kawasan Timur Tengah serta menyulut ketegangan geopolitik baru.
Bursa saham Cina melemah, kecuali Shenzhen, karena telah menguat tinggi. Cina akan mengadakan pertemuan tahunan kebijakan ekonomi utama Cina. Target pertumbuhan biasanya diumumkan pada Maret dalam pertemuan legislatif. Bursa Hong Kong sell-off di tengah kekhawatiran inflow dari Cina daratan akan melambat dan karena pasar ekuitas global melemah. Bursa saham Jepang terkoreksi seiring pelemahan di bursa Asia dan karena apresiasi Yen terhadap USD menyusul isu Yerusalem. Sementara bursa Korea Selatan melemah di saat pemerintah menaikkan pajak penghasilan untuk perusahaan berpendapatan tinggi, berkebalikan dengan kebijakan AS dan Jepang. Investor berhitung cost benefit bagi perusahaan atas kebijakan ini.
Bursa saham Indonesia melanjutkan trend positif. IHSG rally dan menguat 0,584% di 6035,508 kemarin, menjaga tetap berada di atas level psikologis 6000. Kenaikan IHSG ditopang oleh sektor aneka industri dimana indeksnya menguat 1,568%, sektor keuangan +1,4% dan sektor industri dasar +1,274%. Meski demikian investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 451,60 miliar.
Bursa saham Eropa tentatif melemah mengikuti bursa Asia. Data factory orders Jerman bulan Oktober melambat, hanya naik 0,5% MoM dari periode sebelumnya naik 1% dan secara tahunan tumbuh 6,9% YoY atau lebih rendah dari periode sebelumnya 9,5%. Data retail PMI bulan November naik ke level 54,6 dari 51,2 dan data construction PMI turun ke 53,1 dari 53,3. Namun kenaikan itu tetap dinilai sebagai momentum kuatnya ke tahun 2018. Inggris mengumumkan rencana penghematan senilai ₤ 15 miliar (USD 20 miilar) per tahun dengan meningkatkan produktivitas di sektor-sektor seperti konstruksi dan transpor. Investasi di infrastruktur mendorong produktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Di akhir tahun 2017 ini selain data ekonomi, investor mencermati kebijakan moneter The Fed, perkembangan geopolitik di Semenanjung Korea, Timur Tengah, serta situasi politik-ekonomi AS. AS menghadapi government shutdown jika Kongres tidak mnyepakati anggaran hingga batas waktu 8 Desember 2017. Sentimen ini mengimbangi sentimen positif reformasi pajak AS. Investor diperkirakan menghindari posisi berisiko menjelang akhir tahun dan di saat situasi geopolitik memanas.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai Pilkada 2018 akan memberi dampak terangkatnya perekonomian nasional dari sektor konsumsi. Namun, di sisi lain, investasi diprediksi dapat melambat. Bambang menilai pertumbuhan ekonomi akan berjalan tanpa terganggu oleh politik. Jelang pesta demokrasi investor asing lebih bersikap wait and see, sambil menunggu kepastian keamanan di tengah pesta demokarasi.
Dari AS, Presiden Donald Trump akan memangkas tarif pajak korporasi dari 35% menjadi 15%. RUU Reformasi Pajak yang dicanangkan Trump dan Partai Republik ini telah disahkan oleh Senat AS. Diharapkan dengan pemotongan tarif pajak diperkirakan pendapatan perusahaan di AS dapat meningkat pada 2018. Kendati sisi lain, pemotongan pajak akan menambah tumpukan utang dan dapat meningkatkan tingkat suku bunga yang lebih agresif di AS. Pemotongan pajak telah menjadi daya tarik bagi pasar saham AS.
Sisi lain, berkaitan Trump yang mengumumkan pemindahan kantor Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, Rabu, Trump mengatakan tidak ingin mengganggu upaya negosiasi damai Israel-Palestina dengan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Berkenaan dengan hal ini sebelumnya menjadi kecemasan besar negara-negara di Timur Tengah .
Sementara hasil jajak pendapat Reuters kepada para ekonom, mayoritas memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunganya tiga kali lagi di tahun depan. Survei tersebut dilakukan sebelum Senat AS menyetujui rencana pemotongan pajak yang diperkirakan akan menambah utang AS senilai US$ 1,4 triliun. Sekitar 80% ekonom yang disurvei pada bulan Oktober 2017 lalu mengatakan pemotongan pajak tersebut sebetulnya tidak diperlukan. Ekspektasi kenaikan suku bunga tiga kali Bank Sentral AS di tahun depan tersebut sejalan dengan proyeksi The Fed. Tapi pandangan pemimpin The Fed akan terpecah mengenai prospek inflasi AS yang masih rendah. Kenaikan suku bunga The Fed ini menjadi tantangan bagi nilai tukar rupiah.
Berkenaan dengan Opec, negara produsen minyak global ini sepakat memperpanjang pemangkasan produksi sampai akhir 2018. Perpanjangan pemangkasan produksi itu disepakati para anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) maupun Non-OPEC, yang dipimpin Rusia. OPEC akan memeriksa kemajuan pada pertemuan reguler berikutnya di bulan Juni 2018 dengan agendanya memberi kesempatan penyesuaian kesepakatan berdasarkan kondisi pasar saat itu. Perpanjangan pemangkasan produksi diperkirakan mempengaruhi bagi pergerakan minyak dunia kedepannya.
Selain sentimen di atas ditambah faktor indeks saham pasar Asia yang diperkirakan apresiasi akan membuka peluang bagi IHSG untuk kembali melanjutkan kenaikan pada hari..
•JSMR naikkan tarif 5 ruas tol 6,7%-10% mulai 8 Desember 2017
•JSMR minat akuisisi tol WSKT
•Kenaikan 4 tol milik JSMR ditunda
•Kontrak baru ACST lampaui target
•JKON tambah modal Rp 40 miliar ke PT Jaya Beton Indonesia
•LPKR umumkan First REIT & LMRT RUPSLB 20 Desember
•PPRO akan groundbreaking 7 proyek
•MUFG akan akuisisi 40% Asia Financial Pte & 40% saham BDMN
•BBCA integrasikan uang elektronik
•AGRO targetkan kredit tumbuh 35% di 2018
•BJBR catatkan obligasi Rp 15 triliun & Subordinasi Rp 1 triliun
•BJTM akan buy back Rp1,01 miliar
•ADMF akan terbitkan obligasi Rp 1,3 triliun
•AKRA lepas bisnis sorbitol di China
•PGAS komitmen dukung pembentukan holding migas
•MBAP sertakan modal 13,33% ke PT Duta Bara Utama
•MDKA targetkan produksi emas naik 20,83%
•TOWR akan bagi dividen interim 2017 Rp 30/saham
•MYOR tawarkan kupon 8,25%
•Laba bersih TPIA naik 15,8% YoY hingga kuartal III-2017
DAILY REPORT
07 December 2017
Support Level 6010/5984/5966 Resistance Level 6053/6070/6096
Major Trend Up
DAILY NEWS
7 December 2017
Jasa Marga (JSMR) mengumumkan kenaikan tarif 5 ruas tol yang dikelolanya mulai 8 Desember 2017 pukul 00.00 WIB dengan besaran kenaikan antara 6,7% - 10%. Kenaikan tarif 5 ruas ini sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 Pasal 48 ayat 3 tentang Jalan Tol. Kelima ruas yang mengalami kenaikan adalah pertama, ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit atau yang dikenal Tol Dalam Kota Jakarta. Kedua, ruas Tol Surabaya-Gempol. Ketiga, ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa. Keempat ruas Tol Palimanan-Kanci. Kelima Tol Semarang (Seksi A, B, C). Penyesuaian dan evaluasi tarif tol setiap dua tahun ini dilakukan berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan laju inflasi.
Jasa Marga (JSMR) menjajaki peluang untuk mengakuisisi jalan tol
yang dikelola Waskita Karya (WSKT), terutama ruas yang
bersinggungan dengan tol yang dimilikinya. Sementara itu, hingga tahun 2019, JSMR menargetkan sekitar 600 km jalan tol yang tengah dikonstruksi dapat diselesaikan.
Pemerintah menunda kenaikan tarif empat dari sembilan ruas jalan
tol yang diajukan Jasa Marga (JSMR) karena tidak memenuhi
persyaratan standar pelayanan minimum . Empat ruas tersebut
adalah Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang),
Padalarang-Cileunyi, JORR Non S, Pondok Aren-Ulujami, dan JORR W2 Utara.
Acset Indonusa (ACST) membukukan kontrak baru Rp7,8 triliun sampai akhir November 2017 atau telah melampaui target kontrak baru sepanjang tahun sebesar Rp7,5 triliun. Salah satu kontrak berasal dari kontrak proyek kereta ringan (light rail transit/LRT)
Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi sebagai subkontraktor dariAdhi
Karya (ADHI).
Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) menambah modal anak usahanya, PT Jaya Beton Indonesia, senilai Rp 40 miliar melalui mekanisme penerbitan saham baru. Perseroan mengambil bagian saham Jaya Beton Indonesia sebanyak 40 juta saham dengan nilai Rp 40 miliar. Saham tersebut merupakan saham baru yang diterbitkan oleh Jaya Beton Indonesia. Modal kerja Jaya Beton Indonesia itu antara lain digunakan untuk pembelian material untuk produksi, termasuk juga peralatan pendukung operasional serta perlengkapan pendukungnya dan biaya operasional lainnya khususnya di bidang infrastruktur jalan tol.
Lippo Karawaci (LPKR) mengumumkan bahwa First REIT dan Lippo Mall Indonesia Retail Trust (LMRT) akan mengadakan RUPS Luar biasa pada 20 Desember 2017 guna mendapatkan persetujuan atas akuisisi bersama Lippo Jogja (LPJ dan Siloam Hospiltas Yogyakarta (SHYG) senilai SGD 88,1 juta atau Rp 834,6 miliar. Penyelesaian akuisisi atas 2 properti di Yogya tersebut pada akhir tahun akan memberikan kontribusi baik terhadap pendapatan dan laba perseroan 2017.
PP Properti (PPRO) berencana melakukan pemancangan tiang
perdana (groundbreaking) 7 proyek yang terdiri dari 5 apartemen
dan 2 hotel pada Desember 2017. Tujuh proyek itu terletak di Bekasi, Bekasi, Bandung, Malang, Surabaya dan Lombok. PP
Properti akan melakukangroundbreaking2 tower sekaligus yang
berada di kawasan superblock Grand Kamala Lagoon (GKL) di Bekasi. Tower Victoria telah terjual 70% dari total 1.137 unit yang
dijual. Tower kedua yang akan groundbreakingdi GKL adalah
Tower Isabella, dengan mengusung konsep Rusunami Tower Isabella yang telah terjual 100% dari 600 unit. PP Properti juga akan membangun apartemen The Louvin di Jatinangor akan
dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektar.Tower pertama The
Louvin direncanakan selesai tahun 2020 terdiri dari 706 unit. Apartemen lainnya adalah apartemen Begawan di Malang, Jawa Timur.
Investor Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dikabarkan akan mengakuisisi saham pemilik Bank Danamon (BDMN), yakni Asia Financial (Indonesia) Pte, secara bertahap, atau tidak langsung mengambil kepemilikan sebesar 40%. Di tahap
kedua, MUFG baru akan menyelesaikan akuisisi 40% sahamBank
Danamon (BDMN). Hal itu sesuai pertemuan yang sudah dilakukan antara pemegang saham Danamon, Temasek melalui Asia Financial (Indonesia) Pte, dan BTMU. Negosiasi kepemilikan saham yang akan diakuisisi dan juga nominalnya akan selesai pada awal tahun 2018. Saat ini MUFG masih melakukan uji tuntas (due dilligence) kondisi Danamon. Saat ini porsi kepemilikan saham di Danamon adalah 67,37% milik Asia Financial (Indonesia) Pte, LTd, 6,5% milik JPMCB-Frankiln Templeton Investment Funds dan 25,7% dikuasai publik.
Bank Central Asia (BBCA) berencana mengembangkan produk layanan uang elektronik berbasis server yang akan terkoneksi dengan tabungan untuk memudahkan transaksi terutama di jalan tol. Dengan intregasi tersebut, diharapkan nasabah tidak perlu lagi repot melakukan transaksi isi ulang atau top up karena saldo uang elektronik secara otomatis terhubung dengan saldo rekening tabungan. Selama rekening di tabungan mencukupi, maka nasabah tidak perlu melakukan isi ulang uang elektronik secara terpisah.
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO) menargetkan kredit tumbuh hingga 35% pada 2018 dengan mengoptimalkan segmen ritel dan menengah. Perseroan juga akan fokus pada lapangan usaha yang risikonya terjaga seperti kelapa sawit.
Bank Jabar Banten (BJBR) akan mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2017 senilai Rp 1,5 triliun dan Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2017 senilai Rp 1 triliun pada Kamis (7/12) di Bursa Efek Indonesia. Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2017 ini terdiri dari 3 seri yakni seri A dengan nilai Rp 251,7 miliar dan bunga 7,5% dengan jangka waktu 3 tahun, seri B senilai Rp 468,3 miliar dengan bunga 8,15% dan jangka waktu 5 tahun serta seri C dengan senilai Rp 780 miliar dengan bunga 8,85% dan jangka waktu 7 tahun. Sedangkan Obligasi Subordinasi terdiri dari 2 seri yakni seri A senilai Rp 307 miliar dengan bunga 9,6% dan jangka waktu 5 tahun serta seri B senilai Rp 693 miliar dengan bunga 9,9% dan jangka waktu 7 tahun. Pefindo memberikan peringkat idAA- untuk Obligasi dan idA untuk obligasi subordinasi.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) akan melakukan buy back atau pembelian kembali saham di pasar reguler senilai total Rp1,01 miliar dalam rangka pelaksanaan long term incentive (LTI) manajemen dan karyawan perseroan. Adapun dana buy back saham tersebut berasal dari saldo laba yang belum memiliki rencana penggunaan yakni sebesar Rp1,13 triliun.
DAILY NEWS
7 December 2017
3
DISCLAIMERThis report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
AKR Corporindo (AKRA) akan menghentikan operasional pabrik sorbitol di China sebelum akhir tahun. Penghentian ini sejalan dengan keinginan pemerintah China untuk membeli areal pabrik sorbitol perseroan. AKRA akan mendapat uang kompensasi sebagai ganti pemberhentian operasional pabrik dan penyerahan wilayah yang akan dibukukan pada laporan keuangan 2018.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyatakan terus berkomitmen mendukung program pemerintah di sektor energi. Salah satunya adalah rencana pemerintah untuk merealisasikan pembentukan holding BUMN. Kementerian BUMN memproyeksikan PT Pertamina sebagai induk holding migas. Saat ini Pertamina memiliki anak usaha yang juga bergerak di bidang usaha gas bumi, yakni PT Pertagas. Dengan holding ini, Pertagas akan dilebur ke PGAS, kemudian PGAS menjadi anak usaha dari PT Pertamina.
Mitrabara Adiperdana (MBAP) telah melakukan penyertaan modal sebesar 13,33% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan yang baru diterbitkan PT Duta Bara Utama pada 5 Desember 2017. Tujuan dari penyertaan modal tersebut untuk meningkatkan nilai ekonomis perseroan.
Merdeka Copper Gold (MDKA) menargetkan kenaikan produksi
emas sebesar 20,83% menjadi 145.000ouncepada tahun 2018
dari target tahun 2017 sebanyak 120.000ounce. Pedoman
produksi emas pada tahun 2018 meningkat menjadi 135.000 ounce
- 145.000ounce. Pedoman untuk biaya keseluruhan operasional
yang berkesinambungan (all-in sustaining cost/AISC) setahun
penuh untuk 2018 berkurang menjadi USD 425 per ounce – USD
475 perounce. Perseroan menargetkan produksi emas pada tahun
2017 dari tambang emas Tujuh Bukit diperkirakan akan melebihi
pedoman sebelumnya yaitu 110.000ounce- 120.000ounce.
Sarana Menara Nusantara (TOWR) akan membagikan dividen interim tahun buku 2017 sebesar Rp 30 per saham. Dividen interim tersebut akan dibagikan pada 22 Desember 2017. Jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 11 dan 12 Desember 2017 di pasar tunai 14 dan 15 Desember 2017 dengan DPS hingga 14 Desember 2017.
Mayora Indah (MYOR) akan menerbitkan obligasi berkelanjtuan I tahap II/2017 senilai Rp550 miliar dengan kupon 8,25% per tahun. Semula, penerbitan tahap kedua ini direncanakan sebesar Rp500 miliar atau sama dengan penerbitan tahap pertama. Namun, melihat tingginya minat pasar, maka perseroan bersama underwriter memutuskan untuk meningkatkan nilai emisi tersebut.
Chandra Asri Petrochemical (TPIA) membukukan laba bersih sebesar USD 250,6 juta hingga kuartal III-2017, naik 15,8% YoY. Pertumbuhan itu sebagian besar disebabkan oleh tingginya volume dan margin produk yang sehat, diimbangi dengan meningkatnya harga bahan baku yang mencerminkan kenaikan harga minyak mentah. Pendapatan meningkat 28,6% YoY menjadi USD 1,79 miliar hingga kuartal III-2017. Peningkatan tersebut dipicu oleh kenaikan volume penjualan dari tingkat utilisasi pabrik yang lebih tinggi.
Sepatu Bata (BATA) akan membagikandividen interim tahun buku 2017 sebesar Rp 15,69 per saham. Dviden interim tersebut akan dibagikan pada 20 Desember 2017 dengan cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 12-13 Desember 2017 dan di pasar tunai 15-16 Desember 2017 dengan DPS hingga 15 Desember 2017. Total nilai dividen interim sebesar Rp 20.397.000.000. Dividen interim tersebut diambil dari laba bersih hingga 30 September 2017 yang mencapai Rp 36.959.095.000.
Zebra Nusantara (ZBRA) membukukan kenaikan pendapatan usaha per September 2017 menjadi Rp 11,57 miliar dibandingkan sebelumnya Rp 8,26 miliar. Laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk diraih Rp 1,61 miliar dari sebelumnya rugi Rp 3,43 miliar per September 2016.
Pembangunan Graha Lestari (PGLI) akan membagikan dividen interim tahun buku 2017 sebesar Rp 1 per saham pada 27 Desember 2017. Jadwal cum dan ex di pasar reguler/negosiasi pada 11-12 Desember 2017 dan di pasar tunai 14-15 Desember 2017 dengan DPS hingga 14 Desember 2017.
Asiaplast Industries (APLI) membeli 49.900 saham atau 99,8% saham Tiga Berlian Electric (TBE) dari Maco Amangraha. Nilai transaksi keseluruhan yaitu sebesar Rp 50,27 miliar atau 20,09% dari total ekuitas. TBE melakukan kegiatan usaha khususnya di bidang industri dan perdagangan peralatan listrik/elektronika rumah tangga, terutama produk showcase, chest freezer, dan kulkas.
MARKET DATA
7 December 2017
COMMODITIES
DUAL LISTING
Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR)
Crude Oil (US$)/Barrel 56.10 0.14 TLKM (US) 31 4,176 -3
Natural Gas (US$)/mmBtu 2.91 -0.01 ANTM (GR) 0.03 512 0
Gold (US$)/Ounce 1264.13 0.79
Nickel (US$)/MT 10865.00 -520.00
Tin (US$)/MT 19525.00 0.00
Coal (NEWC) (US$)/MT* 97.10 34.70
Coal (RB) (US$)/MT* 95.20 31.84
CPO (ROTH) (US$)/MT 683.75 -6.25
CPO (MYR)/MT 2449.00 -50.00
Rubber (MYR/Kg) 743.00 0.00
Pulp (BHKP) (US$)/per ton 955.47 2.47
*weekly
GLOBAL INDICES VALUATION
Change PER (X) PBV (X) Market Cap
Country Indices Price
%Day %YTD 2016E 2017F 2016E 2017F (USD Bn)
USA DOW JONES INDUS. 24140.91 -0.16 22.15 19.25 17.58 3.78 3.59 6,670.2
USA NASDAQ COMPOSITE 6776.38 0.21 25.88 24.35 21.82 4.07 3.66 10,442.3
ENGLAND FTSE 100 INDEX 7348.03 0.28 2.87 14.91 14.02 1.89 1.83 1,712.6
CHINA SHANGHAI SE A SH 3449.83 -0.30 6.16 14.59 12.88 1.63 1.48 4,944.0
CHINA SHENZHEN SE A SH 1965.97 0.68 -4.56 25.25 19.94 2.97 2.65 3,474.6
HONG KONG HANG SENG INDEX 28224.80 -2.14 28.29 12.63 11.51 1.30 1.22 2,359.0
INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 6035.51 0.58 13.95 17.56 15.72 2.60 2.36 495.4
JAPAN NIKKEI 225 22177.04 -1.97 16.02 18.71 16.65 1.82 1.70 3,523.9
MALAYSIA KLCI 1718.33 -0.38 4.67 15.83 14.87 1.54 1.48 250.9
SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3397.21 -1.19 17.93 15.58 14.11 1.25 1.19 439.6
FOREIGN EXCHANGE
FOREIGN EXCHANGE
Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change
USD/IDR 13,546.00 27.00 1000 IDR/ USD 0.07 -0.0001
EUR/IDR 15,991.05 -19.18 EUR / USD 1.18 0.0009
JPY/IDR 120.61 -0.11 JPY / USD 0.01 0.0000
SGD/IDR 10,042.26 -7.07 SGD / USD 0.74 0.0001
AUD/IDR 10,247.55 -24.28 AUD / USD 0.76 0.0001
GBP/IDR 18,135.38 -10.97 GBP / USD 1.34 -0.0005
CNY/IDR 2,047.80 0.40 CNY / USD 0.15 0.0001
MYR/IDR 3,323.11 0.06 MYR / USD 0.25 -0.0006
KRW/IDR 12.39 -0.04 100 KRW / USD 0.09 -0.0006
CENTRAL BANK RATE
INTERBANK LENDING RATE
Description Country Rate (%) Description Country Rate (%)
FED Rate (%) US 1.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.89
BI 7-Day Repo Rate (%) Indonesia 4.25 LIBOR (GBP) England 0.50
ECB Rate (%) Euro 0.00 SIBOR (USD) Singapore 0.17
BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.05
BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.05
PBOC Rate (%) China 4.35 SHIBOR (RENMINBI) China 4.34
INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS
IDR AVERAGE DEPOSIT
Description November-17 October-17 Description Rate (%)
Inflation YTD % 2.87 2.67 1M 5.62
Inflation YOY % 3.30 3.58 3M 5.78
Inflation MOM % 0.20 0.01 6M 5.78
Foreign Reserve (USD) 126.55 Bn 129.40 Bn 12M 5.78205
5
DISCLAIMERThis report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
MARKET DATA
7 December 2017
BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR
Date Agenda Expectation
07 Dec Indonesia Consumer Confidence Index
--07 Dec US Initial Jobless Claims Naik menjadi 240 ribu dari 238 ribu 07 Dec US Continuing Claims Turun menjadi 1900 ribu dari 1957 ribu
08 Dec Indonesia Foreign Reserves
--08 Dec Indonesia Net Foreign Assets
--08 Dec US Consumer Credit Turun menjadi $17.00 Bn dari $20.83 Bn
08 Dec US Unemployment Rate Tetap 4.1%
08 Dec US Underemployment Rate
--08 Dec US Wholesale Inventories MoM Naik menjadi 0.1% dari -0.4% 08 Dec US Wholesale Trade Sales MoM Turun menjadi 0.3% dari 1.3%
12 Dec US PPI Final Demand MoM Tetap 0.4%
12 Dec US PPI Final Demand YoY Naik menjadi 3.0% dari 2.8%
13 Dec US Monthly Budget Statement Defisit naik menjadi $135.0 Bn dari $63.2 Bn
Ket: (*) US Time (^ ) Tentative
LEADING MOVERS
LAGGING MOVERS
Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt
BBRI IJ 3460 3.28 12.41 ISAT IJ 5000 -4.76 -1.26
BBCA IJ 21300 1.43 6.77 PGAS IJ 1580 -3.36 -1.23
ASII IJ 8350 1.83 5.61 RMBA IJ 330 -8.33 -1.01
BDMN IJ 5575 8.25 3.73 JSMR IJ 6275 -2.33 -1.01
SMBR IJ 2490 16.36 3.21 WSKT IJ 1870 -4.10 -1.00
MAYA IJ 4560 14.00 2.80 BUMI IJ 260 -5.11 -0.85
ICBP IJ 8850 2.31 2.16 ADRO IJ 1755 -1.40 -0.74
SCMA IJ 2450 5.15 1.62 SILO IJ 10525 -4.32 -0.71
KLBF IJ 1645 2.17 1.52 TOWR IJ 3900 -1.76 -0.66
BBNI IJ 8525 0.89 1.28 SMMA IJ 9750 -1.02 -0.59
UPCOMING IPO’S
Company Business IPO Price
(IDR)
Issued
Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter
PT Panca Budi Idaman Manufacture & Industries
850.00 738.80 30 Nov – 05 Dec’17 11 Dec’17 Bahana, CIMB Sekuritas, BCA Sekuritas
PT Dwi Guna Lausana Coal Mining & Energy
140-150 3,100.00 04-06 Dec’17 13 Dec’17 Sinarmas Sekuritas
PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi
Banking & Finance
130-150 400.00 11 Dec’17 14 Dec’17 Jasa Utama Capital Sekuritas
PT Ice Cream Campina Industry
Consumer 310.400 885.00 08-12 Dec’17 19 Dec’17 Shinhan Sekuritas
PT Jasa Armada Indonesia
Port Handling Service
325-530 1,743.98 15-18 Dec’17 22 Dec’17 Danareksa, Mandiri
7 December 2017
CORPORATE INFO
7 December 2017
DIVIDEND
Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment
KMTR 25.45 Cash Dividend 11 Dec 2017 12 Dec 2017 14 Dec 2017 20 Dec 2017
PGLI 1.00 Cash Dividend 11 Dec 2017 12 Dec 2017 14 Dec 2017 27 Dec 2017
TOWR 30.00 Cash Dividend 11 Dec 2017 12 Dec 2017 14 Dec 2017 22 Dec 2017
CORPORATE ACTIONS
Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period
SDPC Rights Issue 4:3 110.00 24 Nov 2017 27 Nov 2017 04 - 08 Dec 2017
MEDC Rights Issue 3:1 600.00 07 Dec 2017 08 Dec 2017 14 - 20 Dec 2017
TRAM Rights Issue 10:41 150.00 08 Dec 2017 11 Dec 2017 15 - 21 Dec 2017
PTBA Stock Split 1:5 -- TBA TBA
--GMCW Stock Split 1:8 -- TBA TBA
--HADE Reverse Stock 5:1 -- TBA TBA
--GENERAL MEETING
Emiten AGM/EGM Date Agenda
INRU RUPST 07 Dec 2017
MLPL RUPSLB 08 Dec 2017
MPPA RUPSLB 08 Dec 2017
SHIP RUPST 08 Dec 2017
JKON RUPSLB 11 Dec 2017
KARW RUPSLB 11 Dec 2017
BATA RUPSLB 12 Dec 2017
BIPI RUPSLB 12 Dec 2017
AKKU RUPSLB 13 Dec 2017
BRPT RUPSLB 13 Dec 2017
SQBB RUPSLB 13 Dec 2017
SQBI RUPSLB 13 Dec 2017
CMPP RUPSLB 14 Dec 2017
LPKR RUPSLB 15 Dec 2017
MPMX RUPSLB 15 Dec 2017
FIRE RUPST 18 Dec 2017
7 December 2017
TECHNICAL ANALYSIS
7 December 2017DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
KLBF
TRADING BUY
S1 1620 R1 1655 Trend Grafik Major Up Minor Down
S2 1585 R2 1690
Closing
Price 1645
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area oversold •Harga berada dalam area upper band
Prediksi •Trading range Rp 1620-Rp 1690 •Entry Rp 1645, take Profit Rp 1690
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 29.35 Positif
MACD 10.07 Positif
True Strength Index (TSI) -10.48 Positif
Bollinger Band (Mid) 1622 Positif
MA5 1620 Positif
1,500 1,600 1,700 1,800 1,900 2,000 2,100
May Jun Jul August September October November December KLBF BroadeningWedge 1,645 1,633.75 1,622 1,620 1,600 1,584.24 1,584.24 1,645 1,645 1,675 1,677.75 2,109.52 2,109.52 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 KLBF -Stochastic %D(6,3,3)= 17.10,Stochastic %K= 28.89,Overbought Level= 80.00,Oversold Level= 20.00
20 17.1044 17.1044 28.8889 28.8889 80 -12.0 -6.0 0.0 6.0 12.0 0.0 KLBF -MACD (5,3)= -1.62,Signal()= 1.82
-1.62308 1.8243 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 KLBF -TSI(3,5,3)= -10.48,
Volume()= 10,990,300.00
-10.4826 -15.5662 0.00000 10,990,300
KLBF -William's % R(14)= -40.00,Volume()= 10,990,300.00 -40 10,990,300
Created with AmiBroker - advanced charting and technical analysis software. http://www.amibroker.com
PPRO
TRADING BUY
S1 175 R1 202 Trend Grafik Major Down Minor Down
S2 147 R2 230
Closing
Price 189
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area oversold •Harga berada dalam area lower band
Prediksi •Trading range Rp 175-Rp 230 •Entry Rp 189, take Profit Rp 230
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 6.24 Positif
MACD -2.68 Negatif
True Strength Index (TSI) -51.46 Positif
Bollinger Band (Mid) 201 Negatif
MA5 189.8 Negatif
180.0 200.0 220.0 240.0 260.0 280.0 300.0
May Jun Jul August September October November December PPRO Downward SlopingChannel
193.75 189.8 189 189 189 178.909 178.909 197.636 197.636 200.5 202 206 218.74 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 PPRO -Stochastic %D(6,3,3)= 8.96,Stochastic %K= 16.67,Overbought Level= 80.00,Oversold Level= 20.00
16.6667 8.96465 8.96465 16.6667 20 80 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 0.0 PPRO -MACD (5,3)= 2.25,Signal()= 2.62
2.24861 2.62054 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 PPRO -TSI(3,5,3)= -51.46,Volume()= 179,286,704.00
-51.4632 -67.134 0.00000
179,286,70
PPRO -William's % R(14)
7 December 2017
TECHNICAL ANALYSIS
7 December 2017BJTM
TRADING BUY
S1 705 R1 720 Trend Grafik Major Up Minor Up
S2 690 R2 735
Closing
Price 710
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area oversold •Harga berada dalam area upper band
Prediksi •Trading range Rp 705-Rp 735 •Entry Rp 710, take Profit Rp 735
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 55.39 Negatif
MACD 0.26 Negatif
True Strength Index (TSI) -5.00 Positif
Bollinger Band (Mid) 709 Positif
MA5 716 Negatif
600.0 650.0 700.0 750.0 800.0 850.0
May Jun Jul August September October November December BJT MUpwardSlopingChannel
710 710 708.5 708.056 708.056 705 683.711 710 713.75 716 736.522 736.522 740 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 BJT M-Stochastic %D(6,3,3)= 39.95,Stochastic %K= 19.05,Overbought Level= 80.00,Oversold Level= 20.00
20 19.0476 19.0476 39.9471 39.9471 80 -8.0 -6.0 -4.0 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 0.0 BJT M-MACD (5,3)= 1.38,Signal()= 0.49
0.492684 1.37646 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 BJT M-TSI(3,5,3)= -5.00,Volume()= 3,052,400.00
0.00000
-4.99838 4.31415 3,052,400
BJT M-William's % R(14)= -60.00,Volume()= 3,052,400.00 -60 3,052,400
Created with AmiBroker - advanced charting and technical analysis software. http://www.amibroker.com
LPKR
TRADING BUY
S1 535 R1 560 Trend Grafik Major Down Minor Down
S2 510 R2 585
Closing
Price 550
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area oversold •Harga berada dalam area lower band
Prediksi •Trading range Rp 535-Rp 585 •Entry Rp 550, take Profit Rp 585
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 24.81 Positif
MACD -11.46 Negatif
True Strength Index (TSI) -701.31 Positif
Bollinger Band (Mid) 610 Negatif
MA5 562 Negatif
540.0 600.0 660.0 720.0 780.0 840.0
May Jun Jul August September October November December LPKRDownward Sloping Channel
550 550 550 511.875 511.875 506.071 506.071 562 565 582.5 609.5 640 685.67 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 LPKR-Stochastic %D(6,3,3)= 17.40,Stochastic %K= 25.44,Overbought Level= 80.00,Oversold Level= 20.00
20 17.4014 17.4014 25.4434 25.4434 80 -10.0 -5.0 0.0 5.0 10.0 15.0 0.0 LPKR-MACD (5,3)= 9.27,Signal()= 10.24
9.27388 10.2436 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 LPKR-TSI(3,5,3)= -70.31,Volume()= 133,473,200.00
-67.8073 -70.3121 0.00000 133,473,20
LPKR-William's % R(14)= -69.23,Volume()= 133,473,200.00 -69.2308 133,473,20
7 December 2017
TECHNICAL ANALYSIS
7 December 2017DISCLAIMER
This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.
LPPF
TRADING BUY
S1 9825 R1 10325 Trend Grafik Major Down Minor Down
S2 9325 R2 10825
Closing
Price 10100
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area oversold • Harga berada dalam area lower band
Prediksi •Trading range Rp 9825-Rp 10325 •Entry Rp 10100, take Profit Rp 10325
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 36.05 Positif
MACD -139.30 Negatif
True Strength Index (TSI) -62.61 Positif
Bollinger Band (Mid) 10734 Negatif
MA5 10425 Negatif
8,000 9,000 10,000 11,000 12,000 13,000 14,000 15,000 16,000
May Jun Jul August September October November December LPPF Wedge 10,737.5 10,733.8 10,425 10,100 10,100 10,100 9,178.71 10,850 11,525 11,525 11,525 11,600 11,920 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 LPPF -Stochastic %D(6,3,3)= 13.62,Stochastic %K= 13.54,Overbought Level= 80.00,Oversold Level= 20.00
13.6214 13.5384 13.5384 13.6214 20 80 -200 -100 0 100 200 300 400 0 LPPF -MACD (5,3)= 187.44,Signal()= 179.38
179.375 187.44 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 LPPF -TSI(3,5,3)= -62.61,Volume()= 4,511,800.00
-55.2415
-62.6115 0.00000
4,511,800
LPPF -William's % R(14)= -82.89,Volume()= 4,511,800.00 -82.8947 4,511,800
Created with AmiBroker - advanced charting and technical analysis software. http://www.amibroker.com
MAPI
TRADING BUY
S1 6525 R1 6850 Trend Grafik Major Up Minor Down
S2 6200 R2 7175
Closing
Price 6700
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area upper band
Prediksi •Trading range Rp 6525-Rp 6850 •Entry Rp 6700, take Profit Rp 6850
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 81.12 Positif
MACD 31.11 Negatif
True Strength Index (TSI) 9.85 Positif
Bollinger Band (Mid) 6489 Positif
MA5 6675 Positif
5,600 5,800 6,000 6,200 6,400 6,600 6,800 7,000 7,200 7,400
May Jun Jul August September October November December MAPI Downward Sloping Channel
6,675 6,615.63 6,488.75 6,035.63 5,950 5,875 5,875 6,700 6,700 6,700 6,917.5 6,917.5 6,925 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 MAPI -Stochastic %D(6,3,3)= 63.59,Stochastic %K= 48.84,Overbought Level= 80.00,Oversold Level= 20.00
48.8443 48.8443 20 63.5912 63.5912 80 -80.0 -40.0 0.0 40.0 80.0 0.0 MAPI -MACD (5,3)= -13.25,Signal()= -19.53
-19.5329 -13.2544 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 MAPI -TSI(3,5,3)= 9.85,Volume()= 1,338,700.00
9.84601
0.00000
17.3075 1,338,700
MAPI -William's % R(14)= -23.08,Volume()= 1,338,700.00 -23.0769 1,338,700
7 December 2017
TRADING VIEW
7 December 2017
THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING
Price Support Resistance Indicators 1 Month
Ticker Rec
05-12-17 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low
Agriculture
AALI Trading Sell 13350 13350 13250 12950 13250 13550 13850 Negatif Negatif Negatif 14900 13400 LSIP Trading Sell 1355 1355 1345 1325 1345 1365 1385 Negatif Negatif Negatif 1570 1350 SGRO Trading Sell 2590 2590 2550 2490 2550 2610 2670 Positif Positif Positif 2600 2300 Mining
PTBA Trading Buy 11100 11100 11225 10825 11025 11225 11425 Positif Positif Negatif 12100 10450 ADRO Trading Buy 1755 1755 1780 1700 1740 1780 1820 Positif Positif Negatif 1925 1680 MEDC Trading Sell 1020 1020 1010 985 1010 1035 1060 Negatif Negatif Positif 1035 740 INCO Trading Sell 2680 2680 2630 2550 2630 2710 2790 Negatif Negatif Negatif 3340 2690
ANTM Trading Sell 610 610 600 570 600 630 660 Negatif Negatif Negatif 725 625
TINS Trading Buy 775 775 785 745 765 785 805 Positif Positif Negatif 950 775
Basic Industry and Chemicals
WTON Trading Sell 510 510 500 476 500 525 550 Negatif Negatif Negatif 705 520
SMGR Trading Buy 9375 9375 9500 9050 9275 9500 9725 Negatif Negatif Negatif 11100 9350 INTP Trading Sell 18950 18950 18650 18175 18650 19125 19600 Positif Positif Positif 23950 18375
SMCB Trading Sell 795 795 780 780 790 800 810 Negatif Negatif Negatif 850 795
Miscellaneous Industry
ASII Trading Buy 8350 8350 8500 7850 8175 8500 8825 Positif Positif Positif 8600 7900
GJTL Trading Buy 710 710 730 650 690 730 770 Positif Positif Positif 780 665
Consumer Goods Industry
INDF Trading Sell 7325 7325 7275 7175 7275 7375 7475 Negatif Negatif Negatif 8500 7275 GGRM Trading Buy 80325 80325 81325 77725 79525 81325 83125 Positif Positif Positif 83100 61925 UNVR Trading Buy 49650 49650 49975 48825 49400 49975 50550 Positif Positif Positif 51000 48900 KLBF Trading Buy 1645 1645 1690 1585 1620 1655 1690 Positif Positif Positif 1685 1585 Property, Real Estate and Building Construction
BSDE Trading Buy 1590 1590 1610 1540 1575 1610 1645 Positif Positif Negatif 1785 1560 PTPP Trading Sell 2400 2400 2340 2180 2340 2500 2660 Negatif Negatif Negatif 2960 2440 WIKA Trading Sell 1600 1600 1565 1475 1565 1655 1745 Negatif Negatif Negatif 2070 1655 ADHI Trading Sell 1735 1735 1690 1565 1690 1815 1940 Negatif Negatif Negatif 2300 1830 WSKT Trading Sell 1870 1870 1830 1715 1830 1945 2060 Negatif Negatif Negatif 2250 1940 Infrastructure, Utilities and Transportation
PGAS Trading Sell 1580 1580 1540 1445 1540 1635 1730 Negatif Negatif Negatif 1900 1610 JSMR Trading Buy 6275 6275 6375 5925 6150 6375 6600 Negatif Negatif Negatif 6775 6000 ISAT Trading Sell 5000 5000 4920 4670 4920 5175 5425 Negatif Negatif Negatif 6225 5250 TLKM Trading Buy 4200 4200 4270 4120 4170 4220 4270 Negatif Negatif Positif 4350 3910
Finance
BMRI Trading Sell 7475 7475 7375 7375 7450 7525 7600 Negatif Negatif Positif 7600 6825 BBRI Trading Buy 3460 3460 3510 3250 3380 3510 3640 Positif Positif Positif 3410 3090 BBNI Trading Sell 8525 8525 8400 8175 8400 8625 8850 Negatif Negatif Positif 8450 7525 BBCA Trading Buy 21300 21300 21450 20700 21075 21450 21825 Positif Positif Positif 21625 20200 BBTN Trading Sell 3380 3380 3320 3200 3320 3440 3560 Negatif Negatif Positif 3400 2690
Trade, Services and Investment
UNTR Trading Sell 32675 32675 32500 32150 32500 32850 33200 Negatif Negatif Negatif 37250 30775