PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG, TRIWULAN I TAHUN 2017
Teks penuh
Dokumen terkait
Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q ‐ to ‐ q) Provinsi Kalimantan Selatan di triwulan II tahun 2014 mengalami pertumbuhan
Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) Indonesia pada triwulan III tahun 2015 turun sebesar 1,31 persen dari triwulan II tahun 2015, sementara
Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang ( y-on-y ) pada triwulan IV tahun 2014 mengalami kenaikan sebesar 4,63 persen dari periode yang sama tahun
Jika dibandingkan dengan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur pada triwulan III tahun 2014 yang mengalami kontraksi sebesar 2,60 persen, maka
Pertumbuhan produksi Industri Mikro dan Kecil (IMK) di tingkat nasional pada triwulan IV Tahun 2014 mengalami pertumbuhan sebesar 2,39 persen (q-to-q), pertumbuhan pada triwulan
Pada periode Juli-September 2013 atau triwulan III/2013 pertumbuhan (q to q) produksi industri mikro dan kecil di Jawa Tengah menunjukkan penurunan yakni sebesar – 6,82
Untuk pertumbuhan Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) triwulan IV tahun 2015 Provinsi Gorontalo terjadi kenaikan sebesar 4,32 persen jika dibandingkan dengan triwulan
Pertumbuhan (y on y) produksi industri manufaktur mikro dan kecil Jawa Tengah yang mengalami kenaikan sebesar 5,11 persen memberikan kontribusi pertumbuhan