• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 1 November 2016 1

BPS PROVINSI LAMPUNG

                                 

No. 08/11/18/Th.VII, 1 November 2016

PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN

SEDANG DAN PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR

MIKRO DAN KECIL PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III TAHUN 2016

LAMPUNG

Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q-to-q) Provinsi Lampung pada triwulan III tahun 2016 mencatat pertumbuhan sebesar 1,74 persen dari triwulan II tahun 2016. Hal ini mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan produksi produk-produk industri besar dan sedang pada triwulan ini dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) Provinsi Lampung pada triwulan III tahun 2016 sedikit meningkat dari triwulan yang sama tahun sebelumya yakni sebesar 0,37 persen, hal ini memperlihatkan bahwa produksi di triwulan yang sama tahun 2016 di sektor industri lebih besar dari tahun 2015.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) Provinsi Lampung pada triwulan III tahun 2016 meningkat sebesar 5,22 persen dari triwulan II tahun 2016. Untuk Pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) bila dilihat pada triwulan III tahun ini, pertumbuhannya menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,74 persen dari triwulan yang sama tahun sebelumnya.

INDONESIA

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q-to-q) Indonesia triwulan III tahun 2016 sedikit meningkat sebesar 0,89 persen dari triwulan II tahun 2016. Hal ini menunjukkan produksi pada produk-produk industri pengolahan nasional pada triwulan ini dibandingkan triwulan sebelumnya mengalami sedikit peningkatan.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) Indonesia triwulan III tahun 2016 menunjukkan peningkatan pertumbuhan cukup baik sebesar 5,07 persen bila dibandingkan dengan triwulan III tahun 2015. Hal ini mengindikasikan perekonomian sektor industri yang berbasis perusahaan besar dan sedang di Indonesia pada triwulan III di tahun ini lebih baik dibandingkan triwulan III tahun sebelumnya.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) Indonesia pada triwulan III tahun 2016 turun sebesar -2,06 persen dari triwulan II tahun 2016, sementara untuk Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) meningkat cukup baik sebesar 5,75 persen pada triwulan III 2016 jika dibandingkan dengan keadaan triwulan yang sama tahun sebelumnya.

(2)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 1 November 2016 2

1. PENDAHULUAN

Perusahaan Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Provinsi Lampung tersebar di hampir semua kabupaten/kota dan sebagian besar berada di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Bandar Lampung. Sektor Industri Manufaktur Besar dan Sedang merupakan salah satu sektor andalan pembangunan nasional. Selain merupakan sektor penyerap hasil pertanian dan pertambangan, sektor ini juga memiliki peran penting dalam penyerapan tenaga kerja.

Pada sektor industri, selain perusahaan industri Manufaktur besar dan sedang juga terdapat industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK). Data statistik IMK memiliki arti penting bagi pembangunan dan memberi andil terhadap kebijakan pemerintah yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Di Provinsi Lampung pengumpulan data IMK dilakukan secara sampel dan tersebar di hampir semua kabupaten/kota.

2. PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG

Selama setahun terakhir, Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) menunjukkan perkembangan pertumbuhan yang cukup dinamis. Hal ini terutama ditunjukkan oleh perkembangan di Triwulan I dan Triwulan II tahun 2016. Pada Triwulan I tahun 2016, produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang menunjukkan adanya pertumbuhan negatif sebesar -6,24. Namun demikian, pada Triwulan II tahun 2016 terjadi peningkatan yang berarti pada produksi Industri ini yakni mencatat pertumbuhan sebesar 6,16 %. Pada Triwulan III 2016 kembali terjadi penurunan angka pertumbuhan meski tetap bernilai positif yakni sebesar 1,74%. Pergerakan pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang ini terutama dipengaruhi oleh pergerakan pertumbuhan Industri Makanan yang pada triwulan II menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,16 namun pada Triwulan III hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,76.

Gambar 1 dibawah ini menggambarkan secara visual pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Propinsi Lampung setiap triwulannya selama setahun terakhir.

Gambar 1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Lampung (q-to-q) Per Triwulan Selama Setahun Terakhir (Persen)

3.09 -6.24 6.16 1.74 -8 -6 -4 -2 0 2 4 6 8

(3)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 1 November 2016 3

Pertumbuhan produksi IBS juga ditunjukkan secara year on year (y-on-y) dimana pada triwulan III 2016 tercatat pertumbuhan sebesar 0,37 %. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan produksi hasil pengolahan produk-produk industri Manufaktur Besar dan Sedang pada triwulan III tahun ini bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Indonesia (q-to-q) pada triwulan III 2016 juga sedikit meningkat sebesar 0,89 persen dibanding triwulan II tahun 2016. Adapun pertumbuhan secara year on year, Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,07 % dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya.

Besar pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang, baik secara q-to-q maupun y-on-y pada triwulan II dan III tahun 2016 adalah sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 1 berikut ini

Tabel 1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Triwulan II dan Triwulan III Tahun 2016 di Provinsi Lampung dan Pertumbuhan Total Indonesia

Wilayah Pertumbuhan Pertumbuhan (%) q-to-q y-on-y Triw II 2016 Triw III 2016 Triw II 2016 Triw III 2016 (1) (2) (3) (4) (5) IBS Lampung 6,16 1,74 3,47 0,37 IBS Indonesia 3,54 0,89 5,54 5,07

(4)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 1 November 2016 4

3. PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR MIKRO DAN KECIL

Pertumbuhan produksi Industri manufaktur Mikro dan Kecil pada Triwulan III 2016 menunjukkan kondisi yang lebih baik dari triwulan sebelumnya. Dibandingkan dengan triwulan II 2016, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil di triwulan III 2016 mengalami peningkatan dengan pertumbuhan sebesar 5,22 persen. Hal yang sama juga terjadi pada pertumbuhan secara y-on-y dimana tercatat pertumbuhan sebesar 10,74 persen.

Kondisi pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil di Provinsi Lampung tersebut diatas lebih baik bila dibandingkan dengan pertumbuhan secara nasional. Bila pada tiga triwulan sebelumnya pertumbuhan q-to-q Indonesia senantiasa menunjukkan nilai positif, pada Triwulan II 2016 tercatat nilai pertumbuhan negatif sebesar -2,06 . Namun demikian, secara year on year, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) triwulan III 2016 di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan positif yakni sebesar 5,75 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya. Gambar 2 berikut ini dapat menunjukkan secara visual pergerakan pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil baik di Provinsi Lampung maupun di Indonesia selama setahun yang lalu.

Gambar 2. Pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Per Triwulan (q-to-q) Selama Setahun di Provinsi Lampung dan Indonesia

-1.56 4.83 1.98 5.22 1.35 0.76 5.74 -2.06 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 Triwulan IV 2015 Triwulan I 2016 Triwulan II 2016 Triwulan III 2016 Lampung Indonesia

(5)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 1 November 2016 5 Secara lebih rinci, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil dapat dilihat pada Tabel 2 dibawah ini

Tabel 2. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Triwulan III Tahun 2016 Provinsi Lampung dan Total Pertumbuhan IMK di Indonesia

No Kode KBLI Jenis Industri

Pertumbuhan Triw III (persen) q-to-q y-on-y

(1) (2) (3) (4) (6)

1 10 Industri Makanan -0.03 2.61

2 11 Industri Minuman -0.48 14.14

3 13 Industri Tekstil 16.21 4.37

4 14 Industri Pakaian Jadi -1.57 -2.12

5 15 Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki -3.03 -8.94

6 16

Industri Kayu, Barang dari Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu,

Rotan dan Sejenisnya -4.84 4.17

7 18 Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman 56.05 37.98 8 20 Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia -8.17 15.06 9 21 Industri Farmasi, Produk Obat Kimia Dan Obat Tradisonal 51.01 79.21 10 22 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik -1.97 -29.99

11 23 Industri Barang Galian Bukan Logam -0.29 1.70

12 25 Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya -0.69 10.16

13 28 Industri Mesin dan Perlengkapan YTDL 0.00 -6.06

14 29 Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer 47.56 49.51

15 31 Industri Furnitur -0.86 10.71

16 32 Industri Pengolahan Lainnya 2.50 2.84

IMK (Industri Mikro dan Kecil) Lampung 5.22 10.74

(6)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 1 November 2016 6

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Jl. Basuki Rahmat No. 54 Teluk Betung Bandar Lampung 35215 Telepon (0721) 482909, 484329 ; Faksimili (0721) 484329

Email: [email protected]

Homepage: http:// lampung.bps.go.id Keterangan lebih lanjut hubungi :

Bidang Statistik Produksi

Up. Aryanto, S.Si.,M.M.

Tlpn (0721) 482909/484329 Pswt 130

 Email: [email protected]

Gambar

Gambar  1  dibawah  ini  menggambarkan  secara  visual  pertumbuhan  produksi  Industri  Manufaktur  Besar dan Sedang di Propinsi Lampung setiap triwulannya selama setahun terakhir
Tabel 1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Triwulan II dan Triwulan III  Tahun 2016 di Provinsi Lampung dan Pertumbuhan Total Indonesia
Gambar 2.      Pertumbuhan Industri Manufaktur  Mikro dan Kecil Per Triwulan (q-to-q)  Selama  Setahun di Provinsi Lampung dan Indonesia
Tabel 2. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Triwulan III Tahun 2016  Provinsi Lampung dan Total Pertumbuhan IMK di Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) Indonesia triwulan IV tahun 2015 menunjukkan peningkatan pertumbuhan cukup baik sebesar 4,02

  Jika  dibandingkan  pertumbuhan  produksi  Triwulan  III‐2014,  pertumbuhan  Produksi  Industri  Manufaktur  Mikro  dan  Kecil  ( y ‐ on ‐ y )  Provinsi 

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) Provinsi Lampung pada triwulan II tahun 2015 terus meningkat dari triwulan yang sama tahun sebelumya sebesar 8,63

Pada periode Juli-September 2013 atau triwulan III/2013 pertumbuhan (q to q) produksi industri mikro dan kecil di Jawa Tengah menunjukkan penurunan yakni sebesar – 6,82

Untuk pertumbuhan Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) triwulan IV tahun 2015 Provinsi Gorontalo terjadi kenaikan sebesar 4,32 persen jika dibandingkan dengan triwulan

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Triwulanan (y-on-y) Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (y-on-y) pada triwulan III tahun 2017

Industri Mikro dan Kecil (IMK) Kalimantan Barat Triwulan III Tahun 2017 Apabila dibandingkan dengan triwulan III 2016, secara (y-on-y) pada triwulan III Tahun 2017 sektor Industri

Naiknya pertumbuhan produksi IBS NTT pada triwulan III tahun 2017 (q-to-q) NTT sebesar 2,29 persen dipengaruhi oleh kontribusi pertumbuhan positif Industri