• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kehadiran penyandang disabilitas merupakan bagian dari keseluruhan komunitas masyarakat yang memerlukan perhatian dari seluruh elemen terkait di dalamnya. Kehadiran Penyandang disabilitas dalam suatu keluarga dan lingkungan sosial secara sosiologis terkadang menimbulkan masalah yang mengakibatkan ketidak berfungsian sosial keluarga dan lingkungan serta perlakuan salah terhadap penyandang disabilitas sehingga memerlukan penanganan serta pelayanan yang terpadu, terarah, berkesinambungan serta profesionalisme.

Upaya meningkatkan kesejahteraan sosial penyandang disabilitas di masyarakat tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini oleh Dinas Sosial, Dinas Kesehatan atau Dinas Pendidikan tetapi juga masyarakat baik melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial yaitu Yayasan Pendidikan Luar Biasa atau Yayasan Sosial pelayanan penyandang disabilitas ,dan harus dilakukan secara sinergis di seluruh sektor.

Jumlah penyandang disabilitas berdasarkan data dari Kabupaten /Kota sampai dengan bulan Desember 2011 sebanyak 153.909 orang, dari jumlah tersebut dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2011 yang sudah mendapat Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang disabilitas melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat baik melalui Balai maupun luar Balai sebanyak 14.840 orang atau kurang lebih 9,64 % yang tersebar di 26 Kabupaten / Kota di Jawa Barat. Dengan demikian jumlah penyandang disabilitas yang ditangani oleh Dinas Sosial selama ini secara proporsional dipandang belum sebanding dengan jumlah populasi penyandang disabilitas.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Kesejahteraan Sosial khususnya Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat masih sangat terbatas. Pemerintah melalui APBD Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat pada Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di Masyarakat

(2)

2 sampai September 2012 telah dilaksanakan sub-sub kegiatannya sebagai berikut :

1. Rapat Persiapan

2. Identifikasi dan Verifikasi Proposal Bantuan Sosial 3. Bimbingan Sosial Bagi Penyandang Disabilitas 4. Monitoring Pelaksanaan Bimbingan Sosial

5. Pelatihan Pendamping

6. Rapat Assesment PIPRV Penyandang Disabilitas

B. LANDASAN OPERASIONAL

1. Undang – Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Disabilitas

2. Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial 3. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1998, tentang Upaya

Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas.

4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000, tentang Kewenangan Pemerintah Pusat dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom. 5. Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 1999, tentang Lembaga

Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas.

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2011 tentang Perubahan kedua Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

7. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 10 Tahun 2006, tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas.

8. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat

9. Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

10. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 68 Tahun 2009 tentang Tugas Pokok Fungsi, Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

(3)

3 11. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 10 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Cacat

12. Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 910/Kep.18-Keu/2012 Tentang Penunjukan Pengelola Keuangan Daerah pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2012

13. Dokumen Pelaksanaan Anggaran ( DPA ) Nomor : 1.13.01.70.15.5.2 Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di Masyarakat Tahun Anggaran 2012

14. Keputusan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Nomor 910/KEP.440-KEU/2012 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Nomor 910/Kep.06-KEU/2012 tentang Penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Penatausahaan Keuangan Daerah dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Dokumen Pelaksanaan Anggaran- APBD Tahun Anggaran 2012 Di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

C. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan Tujuan Pembuatan laporan ini adalah sebagai berikut :

1. Sebagai pertanggungjawaban teknis maupun administratif Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di Masyarakat Tahun Anggaran 2012

2. Sebagai bahan Evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan sehingga dapat digunakan sebagai bahan dalam penentuan kebijakan yang akan datang.

(4)

4

B A B II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. JENIS KEGIATAN

Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di Masyarakat Tahun Anggaran 2012 sampai dengan Bulan September 2012 ( B9 ) sebagai berikut :

1. RAPAT PERSIAPAN

Target : 38 ( tiga puluh delapan) Orang Sasaran : Petugas dari 19 Kabupaten/Kota

Kegiatan yang dilakukan adalah Rapat Persiapan Tingkat Provinsi, maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu untuk menginformasikan dan mengkomunikasikan seluruh kegiatan baik administrasi maupun teknis operasional kegiatan, sehingga tercipta kesamaan pemahaman, kesepakatan dan dukungan dari semua pihak yang terkait dalam kegiatan ini, yang meliputi :

a. Kelompok dan target sasaran dari pelayanan kegiatan b. Tahapan Kegiatan

c. Mekanisme pelaksanaan dan keterpaduan dengan semua pihak terkait sesuai dengan fungsi dan kewenangan

d. Pembinaan dan pengembangan program kegiatan sesuai dengan peran dan fungsinya oleh masing – masing pihak terkait.

Pelaksanaan Rapat Persiapan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2012 di Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, dihadiri oleh:

a. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat

b. Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial

c. Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas d. Pengelola Kegiatan

(5)

5

2. IDENTIFIKASI DAN VERIFIKASI PROPOSAL BANTUAN SOSIAL

Target : 500 ( Lima ratus ) orang CPCL

Sasaran : Penyandang disabilitas di 26 Kabupaten / Kota

a. Maksud

Menetapkan calon penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif ( UEP ) bantuan Gubernur Tahun 2013 yang sesuai dengan kriteria dan persyaratan.

b. Tujuan

Identifikasi dan verifikasi bertujuan untuk memperoleh Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) yang tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat pemanfaatannya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut :

TABEL 1 : KEGIATAN IDENTIFIKASI DAN VERIFIKASI DI 26 KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA BARAT

TAHUN ANGGARAN 2012 NO LOKASI JUMLAH CPCL TANGGAL PELAKSANAAN 1 2 3 4

1 Kabupaten Garut 20 orang 20 Maret 2012 2 Kabupaten Purwakarta 20 orang 21 Maret 2012

24 Maret 2012 3 Kabupaten Cianjur 20 orang 21 Maret 2012 4 Kabupaten Bandung Barat 20 orang 22 Maret 2012 30 Maret 2012

5 Kot a Sukabumi 20 orang 26 Maret 2012

6 Kabupaten Ciamis 20 orang 26 Maret 2012 7 Kabupaten Banjar 20 orang 26 orang 2012 8 Kabupaten Sumedang 20 orang 27 orang 2012 29 orang 2012 9 Kota Tasikmalaya 20 orang 28 Maret 2012 10 Kabupaten Tasikmalaya 20 orang 28 Maret 2012

(6)

6

1 2 3 4

11 Kabupaten Cirebon 20 orang 28 Maret 2012 12 Kabupaten Majalengka 20 orang 29 Maret 2012 13 Kabupaten Kuningan 20 orang 30 Maret 2012 14 Kabupaten Sukabumi 20 orang 30 Maret 2012 15 Kabupaten Bekasi 15 orang 30 Maret 2012

16 Kota Bandung 20 orang 4 April 2012

17 Kota Bekasi 15 orang 5 April 2012

18 Kabupaten Karawang 20 orang 9 April 2012

19 Kota Cirebon 20 orang 10 April 2012

20 Kota Depok 15 orang 7 Mei 2012

21 Kabupaten Subang 20 orang 7 Mei 2012 9 Mei 2012

22 Kota Bogor 20 orang 8 Mei 2012

23 Kabupaten Indramayu 20 orang 8 Mei 2012 24 Kabupaten Bandung 20 orang 9 Mei 2012 11 Mei 2012

25 Kabupaten Bogor 20 orang 10 Mei 2012

26 Kota Cimahi 15 orang 14 Mei 2012

3. BIMBINGAN SOSIAL BAGI PENYANDANG CACAT DI MASYARAKAT

Target : 395 ( Tiga ratus sembilan puluh lima) orang Sasaran : Penyandang Disabilitas di 19 Kabupaten /Kota

Bimbingan Sosial merupakan salah satu jenis pelayanan sosial yang melibatkan intervensi pada interaksi timbal balik yang saling menguntungkan antar individu/penerima manfaat, keluarga dan lingkungannya.

a. Maksud

Bimbingan Sosial bermaksud untuk memberikan wawasan dan bekal pengetahuan dalam pengelolaan bantuan yang bersifat Usaha Ekonomis Produktif ( UEP ) bagi penyandang disabilitas.

(7)

7 b. Tujuan

Adapun tujuannya agar Penyandang disabilitas mempunyai pengetahuan, kemampuan untuk mengelola, meningkatkan, dan mengembangkan Usaha Ekonomis Produktif yang diharapkan dapat mandiri sehingga mampu memenuhi kebutuhannya baik pribadi maupun keluarganya untuk melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar serta terwujudnya kesejahteraan sosial penyandang disabilitas.

Kegiatan Bimbingan Sosial dan Keterampilan bagi penyandang disabilitas dilaksanakan di 19 Kabupaten /Kota Provinsi Jawa Barat, waktu pelaksanaan pada bulan April sampai dengan Bulan September 2012, dengan jumlah peserta sebanyak 395 orang. Adapun kegiatan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

TABEL 2 : KEGIATAN BIMBINGAN SOSIAL DI 19 KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA BARAT

TAHUN ANGGARAN 2012 NO LOKASI JUMLAH PESERTA TANGGAL PELAKSANAAN MATERI YANG DIBERIKAN 1 2 3 4 5

1 Kabupaten Cianjur 20 orang 3 s/d 4 Mei 2012 Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

2 Kabupaten Garut 20 orang 3 s/d 4 Mei 2012 Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

3 Kabupaten Bandung Barat

24 orang 3 s/d 4 Mei 2012 Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

4 Kota Bandung 38 orang 3 s/d 4 Mei 2012 Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

5 Kabupaten Karawang 20 orang 13 s/d 14 Juni Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

6 Kabupaten Majalengka 20 orang 14 s/d 15 Juni Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

7 Kabupaten Purwakarta 20 orang 18 s/d 19 Juni Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

8 Kabupaten Bekasi 20 orang 18 s/d 19 Juni Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

9 Kabupaten Cirebon 20 orang 17 s/d 18 Juli Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

(8)

8

1 2 3 4 5

10 Kabupaten Kuningan 20 orang 18 s/d 19 Juli Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

11 Kabupaten Indramayu 20 orang 18 s/d 19 Juli Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

12 Kabupaten Sumedang 20 orang 18 s/d 19 Juli Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

13 Kota Tasikmalaya 15 orang 18 s/d 19 Juli Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

14 Kota Cimahi 15 orang 19 s/d 20 Sept Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

15 Kabupaten Subang 20 orang 20 s/d 21 Sept Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

16 Kabupaten Tasikmalaya 23 orang 24 s/d 25 Sept Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

17 Kota Banjar 20 orang 25 s/d 26 Sept Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

18 Kabupaten Ciamis 20 orang 25 s/d 26 Sept Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

19 Kabupaten Sukabumi 20 orang 26 s/d 27 Sept Kewirausahaan, UEP, Koperasi, dan Teknik Pemasaran

4. MONITORING PELAKSANAAN BIMBINGAN SOSIAL

Target : 26 Kabupaten / Kota Sasaran : PNS Provinsi

a. Maksud

Monitoring Bimbingan Sosial bermaksud untuk memantau Kegiatan Bimbingan Sosial yang dilaksanakan di Kabupaten / Kota

b. Tujuan

Monitoring Bimbingan Sosial bertujuan agar Bimbingan Sosial di Kabupaten/Kota dilaksanakan sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan yang telah ditentukan.

Monitoring Bimbingan Sosial dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Bimbingan Sosial di Kabupaten/ Kota yang dilaksanakan pada bulan Mei 2012 sampai dengan bulan September 2012

(9)

9

5. PELATIHAN PENDAMPING

Target : 38 ( Tiga puluh delapan ) orang pendamping UEP

Sasaran : Pendamping UEP Penyandang Disabilitas di 19 Kabupaten /Kota

a. Maksud

Dilaksanakannya pelatihan pendamping dengan maksud untuk meningkatkan kemampuan pendamping dalam melaksanakan tugas pendampingan kepada Penyandang disabilitas khususnya calon penerima bantuan sosial Tahun Anggaran 2012.

b. Tujuan

1. Meningkatkan pengetahuan pendamping tentang permasalahan penyandang disabilitas dan metoda/teknik pendampingan

2. Meningkatkan pengetahuan pendamping tentang pengelolaan Usaha Ekonomis Produktif ( UEP ) Penyandang disabilitas

3. Meningkatkan pengetahuan pendamping tentang sumber-sumber kesejahteraan sosial

Kegiatan Pelatihan Pendamping dilaksanakan di Hotel Endah Parahyangan Bandung selama 3 hari, waktu pelaksanaan pada Tanggal 4 s/d 6 Juni 2012, dengan jumlah peserta sebanyak 38 orang. Daftar Nama Pendamping terlampir. Jadwal Pelaksanaan Pelatihan Pendamping sebagai berikut:

(10)

10 JADWAL PELAKSANAAN

PELATIHAN PENDAMPING PENYANDANG DISABILITAS PENERIMA BANTUAN UEP TAHUN 2012

NO HARI/TANGGAL WAKTU MATERI PENGAJAR JAMLAT

I Senin 08.00 - 09.00 Pendaftaran peserta

4 Juni 2012 09.00 - 09.45 Pembukaan Kegiatan Pelatihan

09.45 - 10.00 Istirahat /coffee break

10.00 - 12.00 Dinamika kelompok TIM BPLTS 8 Jamlat

12.00 - 13.00 Istirahat /sholat

13.00 - 15.15 Kewirausahaan

15.15 - 15.30 Istirahat /coffee break

II Selasa 08.00 - 10.00 Program Pendampingan bagi TIM STKS 8 Jamlat

5 Juni 2012 Penyandang disabilitas

10.00 - 10.15 Istirahat /coffee break

10.15 - 12.30 Lanjutan Program Pendampingan

12.30 - 13.30 Istirahat /sholat

13.30 - 15.00 Lanjutan Program Pendampingan

15.00 - 15.15 Istirahat /coffee break

15.15 -18.00 Kegiatan mandiri

III Rabu 08.00 - 10.00 Pengendalian Bantuan UEP Penyandang Disabilitas TIM STKS 8 Jamlat

6 Juni 2012

10.00 - 10.15 Istirahat /coffee break

10.15 - 12.30 Lanjutan Pengendalian bantuan UEP

12.30 - 13.30 Istirahat /sholat

13.30 - 15.00 Lanjutan Pengendalian bantuan UEP

15.00 - 15.30 Istirahat /coffee break

15.30 - 17.00 Pembulatan dan Penutupan

(11)

11

6. KEGIATAN RAPAT ASSESMENT PADA PUSAT INFORMASI PELAYANAN DAN REHABILITASI VOKASIONAL PENYANDANG CACAT (PIPRVPC)

Target : 40 (Empat puluh) orang

Sasaran : Para penyandang disabilitas dan Petugas Assesment

Kegiatan Pusat Informasi Pelayanan dan Rehabilitasi Vocasional Penyandang disabilitas dilaksanakan guna menginformasikan program pelayanan rehabilitasi vokasional dan melakukan assessment terhadap penyandang disabilitas sebanyak 40 orang yang selanjutnya akan dirujuk ke BBRSBD Solo dan BBRVBD Bogor. Kegiatan Pusat Informasi Pelayanan dan Rehabilitasi Vokasional Penyandang Cacat (PIPRVPC) yang sudah dilaksanakan sebagai berikut :

1. Pengiriman Peserta ke BBRVBD Cibinong sebanyak 23 orang yang dilaksanakan tanggal 9 Maret 2012

2. Pengiriman Peserta ke BBRSBD Solo sebanyak 10 orang yang dilaksanakan tanggal 16 Juli 2012

3. Rapat Asessment dilaksanakan di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Cibabat pada tanggal 9 Juli 2012 diikuti oleh 43 orang yang terdiri atas Kepala Balai. Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial BRSPC Cibabat, Pekerja Sosial, Instruktur, dan siswa/siswi BRSPC Cibabat Cimahi.

Adapun nama-nama peserta pengiriman penyandang disabilitas ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Vocasional Bina Daksa (BBRVBD) Cibinong Bogor dan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Solo sebagai berikut :

(12)

12

DAFTAR NAMA-NAMA PESERTA PENGIRIMAN KE BBRVBD CIBINONG TAHUN ANGGARAN 2012

NO N A M A

JENIS

KELAMIN KEJURUAN ASAL DAERAH

1 Meypudin L Penjahitan

Kabupaten Bandung Barat

2 Kamaludin L Penjahitan Kab.Sukabumi

3 Arbi Bathrobi L Penjahitan Kota Bogor

4 Ahmad Satibi L Penjahitan Kota Bogor

5 Saefulloh L Penjahitan Kab. Subang

6 Evih Nur Selvioktavia P Komputer Kota Bogor

7 Erik Sugianto L Komputer Kab.Purwakarta

8 Irfan Handoko L Komputer Kab.Karawang

9 Sutarno L Komputer Kab.Karawang

10 Dian Handayani P Komputer Kab.Bekasi

11 Juprianto L Komputer Kota Cirebon

12 Febrianto L Desain Grafis Kota Bandung

13 Prisca Rina Putri P Desain Grafis Kab.Bandung Barat

14 Deden Muhammad Yusuf L Desain Grafis Kab.Garut

15 Ridwan L Elektronika Kab.Garut

16 Sandi Kurnia L Elektronika Kab.Garut

17 Lela Komala Sari P Elektronika Kota Bandung

18 Rico L Elektronika Kota Bogor

19 Rolan Sidampoy L Pekerjaan Logam Kota Cimahi

20 Ade Setiawan L Pekerjaan Logam Kota Banjar

(13)

12

DAFTAR NAMA - NAMA PESERTA PENGIRIMAN KE BBRSBD SOLO TAHUN ANGGARAN 2012

No Nama L/P Jenis Kecacatan Rehabilitasi Alamat

Jenis Keterampilan

Medis

1 Warto L Non U Fraktur Fremur Operasi Selesai Kab.Indramayu

Sebab Utama Trauma Medis Umum Rawat

Fotografi

2 Husein Yusuf L Spastic Ringan

Medis Umum Perawatan Kesehatan

Kp.Cikurubuk Rt.04/01 Kel.Linggajaya

Kec.Mangkubumi Fotografi

Kota Tasikmalaya

3 Roni Maulana L Cacat Fisik

Medis Umum Perawatan Kesehatan

Kp.Cihaji Rt.03/03 Kel.Sukanegara Kec.Purbaratu

Kota Tasikmalaya

4 Ahmad L Cacat Fisik

Medis Umum Perawatan Kesehatan Kp.Kopiluhur Rt.02/08 Kel.Argasunya Kec.Harjamukti Kota Cirebon 5 Andika Indra

Saputra L Cacat Fisik

Medis Umum Perawatan Kesehatan

Jln.Jendral Ahmad Yani Rt.03/011 Kel.Pagambiran

Kec.Lemahwungkuk Kota Cirebon

6 Asep Nurcahyo L Kaki Polio LLB Dx, BUS+3 Cm, perawatan

kesehatan Kp.Toblong Rt.01/02 Desa Neglasari Salon

Fisio Terapi Kec.Majalaya Kabupaten Bandung

7 Mujid Bin Resida L Dislokasi Pinggul Kanan Operasi Medis + EF

Blok Pejagon Asem Rt.002/001 Ds.Kedung

Bunder Kec.Gempol Kab.Cirebon Penjahitan

(14)

13

No Nama L/P Jenis Kecacatan Rehabilitasi Alamat

Jenis Keterampilan Medis 8 Abi Hayat L Cacat Fisik

Medis Umum Perawatan Kesehatan

Dsn. Timbangan Ds Timbagan Kec. Kadipaten Kab. Majalengka

Menjahit

9 Hendrik L Cacat Fisik Medis Umum Perawatan

Kesehatan

Dsn. III Rt 010/03 Ds. Timbang Kec. Cigandamekar Kab. Kuningan

Menjahit

10 Fauzi Eka Priyatna L Cacat Fisik

Medis Umum Perawatan Kesehatan Kp.Cihaji Rt.03/03 Kel.Sukanegara Kec.Purbaratu Fotografi Kota Tasikmalaya

(15)

12

B. KESIMPULAN

1. Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di Masyarakat Tahun Anggaran 2012 sampai dengan triwulan III ( B 9 ) dapat dilaksanakan dengan baik.

2. Realisasi Keuangan sampai dengan akhir Triwulan ke III sebesar 62.60 % ( Rp . 486,342,000 ) sedangkan Target yang ditetapkan sebesar 80 % . Alasan tidak tercapainya target keuangan karena ada kegiatan yang masih dalam proses LS

3. Realisasi Fisik sebesar ( 72,22 % )

C. REKOMENDASI

Sebagaimana diketahui bahwa pelayanan sosial bagi penyandang disabilitas harus dilaksanakan bersama antara Pemerintah dan Masyarakat, mengingat populasinya setiap tahun cenderung menunjukkan angka kenaikan, maka program penanganannya dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Oleh karena itu diperlukan upaya perbaikan untuk pelaksanaan kegiatan Penanganan Penyandang Disabilitas di Masyarakat pada tahun berikutnya , sebagai berikut :

1. Perlunya Sumber Daya Manusia yang terampil, terlatih baik petugas Provinsi maupun petugas Kabupaten/Kota dalam melakukan kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di Masyarakat Tahun Anggaran 2012 terutama pada tahap asesmen dan seleksi harus dilakukan secara benar sehingga menghasilkan peserta kegiatan yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

2. Pendampingan terhadap Calon Penerima Calon Lokasi ( CPCL ) harus tetap dilaksanakan dan dilakukan pemantauan secara berkala supaya dapat memanfaatkan bantuan yang diterima secara efektif dan efisien .

(16)

13

BAB III

P E N U T U P

Demikian Laporan Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di Masyarakat Tahun Anggaran 2012. Laporan ini kami susun sebagai bahan pertanggung jawaban dalam melaksanakan kegiatan program dimaksud baik secara administratif maupun fungsional Kegiatan.

Dengan laporan ini diharapkan dapat memberikan informasi dan di tindaklanjuti oleh pihak terkait pada masa-masa yang akan datang.

Cimahi, 28 September 2012 KUASA PENGGUNA ANGGARAN,

Hj. ENDEN SITI RAHAYU R, SH, MM

Pembina Tk. I NIP 19571206 198303 2 008

(17)

14

(18)

15

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt, atas limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya, alhamdulillah Laporan Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kemampuan Dalam Rangka pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Tahun Anggaran 2012 yang bersumber dari dana APBD Provinsi Jawa Barat dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Laporan ini dibuat sebagai pertanggungjawaban dalam pelaksanaan kegiatan maupun teknis operasional dan administrasi.

Pelaksanaan Kegiatan sampai dengan Triwulan III ( B 9 ) dapat dilaksanakan berkat dukungan dan kerjasama yang terjalin dengan baik serta perhatian dan bantuan semua pihak, untuk menselaraskan pelaksanaan kegiatan di lokasi yang telah ditetapkan untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam pelaksanaan maupun penyusunan laporan ini, mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat dipergunakan untuk peningkatan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2012.

Cimahi, 28 September 2012 KUASA PENGGUNA ANGGARAN ,

Hj. ENDEN SITI RAHAYU R, SH, MM

Pembina Tk. I

NIP. 19571206 198303 2 008

(19)

16 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………. i DAFTAR ISI………. ii BAB I PENDAHULUAN ……… 1 A. LATAR BELAKANG ………. 1 B. LANDASAN OPERASIONAL ………... 2

C. MAKSUD DAN TUJUAN ………... 3

BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN………. 4

A. JENIS KEGIATAN ………. 4

1. RAPAT PERSIAPAN ……….. 4

2 IDENTIFIKASI DAN VERIFIKASI PROPOSAL BANTUAN SOSIAL … 5

3 BIMBINGAN SOSIAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS ………. 6

4 MONITORING PELAKSANAAN BIMBINGAN SOSIAL……… 8

5 PELATIHAN PENDAMPING ………... 9

6 RAPAT ASSESSMENT PIPRV PENYANDANG DISABILITAS ……… B. KESIMPULAN ………... 14

C. REKOMENDASI ……….. 14

BAB III PENUTUP ……….. 15 LAMPIRAN

1. KEPUTUSAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN TENTANG PENETAPAN PENDAMPING

2. DOKUMENTASI

(20)

17 Ibu Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial didampingi Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Penyandang Cacat sedang memberikan pengarahan

dalam rapat persiapan Tahun Anggaran 2012

Peserta rapat persiapan sedang mendengarkan pengarahan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat

(21)

18 Bimbingan Sosial di Kabupaten Karawang

(22)

19 Bimbingan Sosial di Kabupaten Sumedang

(23)

20

]

Kegiatan Rapat Assessment PIPRV Penyandang Disabilitas Kegiatan Rapat Assessment PIPRV Penyandang Disabilitas

(24)

21 Kegiatan Pelatihan Pendamping

(25)

22 Kegiatan Identifikasi dan Verifikasi Proposal Bantuan Sosial Tahun 2013

di Kabupaten Ciamis

Kegiatan Identifikasi dan Verifikasi Proposal Bantuan Sosial Tahun 2013 di Kota Bandung

Gambar

TABEL 1 : KEGIATAN IDENTIFIKASI DAN VERIFIKASI   DI 26 KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA BARAT
TABEL 2 : KEGIATAN BIMBINGAN SOSIAL   DI 19 KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA BARAT

Referensi

Dokumen terkait

Penerapan rekayasa nilai (value engineering) dalam proses produksi kripik tempe di UMKM TRIAD’99 melalui penggunaan mesin perajang tempe otomatis dan mesin kemas

konduktivitas panas rendah sehingga panas yang sampai ke permukaan tanah akan lebih sedikit dibandingkan dengan tanpa mulsa atau mulsa dengan konduktivitas panas

Napsu badan jeung sagala panga- jakna teh ku jelema anu geus jadi kagungan Kristus Yesus mah geus Ka pan urang teh geus maot tina dosa, piraku bisa keneh hirup dina

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumtif terjadi pada partisipan karena pemberian uang saku dari orang tua yang dapat dibelikan sesuatu

- Guru memberikan contoh ekspresi untuk bertanya jawab dengan siswa yaitu contoh- contoh pertanyaan yang menanyakan like dan dislike.. - Siswa secara berpasangan

Dua puluh tablet ditimbang, kemudian digerus dalam mortir. Serbuk ditimbang sejumlah tertentu yang setara dengan 200 mg simetidin. Keseluruhan serbuk dimasukkan ke

Berdasarkan pada arti pentingnya inventarisasi dan legalisasi aset/barang milik daerah bagi kebijakan pengelolaan aset/barang milik selanjutnya, maka perlu dilakukan

Melihat fenomena perilaku konsumtif pada remaja maka mendorong untuk dilakukannya penelitian tentang bagaimana cara mereduksi perilaku konsumtif pada remaja melalui teknik