• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENJA SKPD 2016 KABUPATEN BATANG Renja DISLUTKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RENJA SKPD 2016 KABUPATEN BATANG Renja DISLUTKAN"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu kesatuan dalam sistem perencanaan

pembangunan nasional. Hal ini dimaksudkan agar perencanaan pembangunan daerah senantiasa

konsisten, sejalan dan selaras dengan kebijakan perencanaan pembangunan dari Pemerintah

Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selaras dengan hal tersebut, perencanaan

pembangunan daerah Kabupaten Batang Tahun 2015 mengacu pada perencanaan nasional dan

provinsi sehingga diharapkan ada kesinambungan program-program pembangunan dari tingkat

pusat hingga daerah.

Selain itu, perencanaan pembangunan daerah dilakukan bersama-sama dengan para

pemangku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing, mengintegrasikan

rencana tata ruang dengan rencana pembangunan daerah serta mempertimbangkan kondisi dan

potensi yang dimiliki, sesuai dengan dinamika perkembangan daerah dan nasional.

Disamping itu, perencanaan pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi riil yang

dialami oleh Kabupaten Batang dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,

dimana kapasitas fiskal memegang peranan penting dan menentukan dalam memilih arah

kebijakan pembangunan yang akan ditempuh.

Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENJA SKPD) Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang adalah bagian dari suatu sistem perencanaan pembangunan yang

merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menggambarkan permasalahan pembangunan

daerah serta indikasi daftar program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2015 oleh Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang untuk memecahkan permasalahan pembangunan

daerah secara terencana melalui sumber pembiayaan baik Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah Kabupaten (APBD II), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi (APBD I)

maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Rencana Kerja (RENJA SKPD) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang disusun

berdasarkan dan berpedoman pada Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang dan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

Kabupaten Batang, yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengoperasionalkan

RKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

dalam menjalankan visi jangka menengah daerah.

Visi dan Misi Rencana Jangka Menengah Daerah

Visi dan Misi rencana Jangka Menengah Daerah Kabupaten Batang Tahun 2012 – 2017

adalah :

VISI : Terwujudnya pemerintahan yang bersih, efektif, efisien dan profesional, untuk

(2)

MISI 1 : Mengembangkan penataan dan pembinaan birokrasi di semua tingkatan demi

terciptanya pemerintahan yang baik, bersih dan berpelayanan publik yang prima.

MISI 2 : Menciptakan iklim investasi yang baik dan mendukung usaha pengembangan

ekonomi yang berorientasi pada peningkatan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat dan

peningkatan pendapatan daerah.

MISI 3 : Meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk menunjang peningkatan ekonomi

daerah dan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

MISI 4 : Meningkatkan kualitas sumberdaya masyarakat supaya dapat berpartisipasi aktif

dalam pembangunan.

1.2. Landasan Hukum

Dasar hukum penyusunan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

Tahun 2015 adalah sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Batang

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 52, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 2757) ;

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan

Perundang-undangan;

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

Nasional;

5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah

beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang

Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Daerah;

6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Nasional (RPJMN) Tahun 2007-2025;

7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan

Keuangan Daerah;

8. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 13 Tahun 2007 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Batang Tahun 2005 – 2025

(Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2007 Nomor 13 Seri E Nomor 7);

9. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang Tahun 2012 – 2017 (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2012 Nomor 2);

10. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara

Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Batang

Tahun 2008 Nomor 8 Seri E Nomor 2);

11. Peraturan Bupati Batang Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Batang Tahun 2014;.

12. Peraturan Bupati Batang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Rencana Kerja Pembangunan

(3)

1.3. Maksud dan Tujuan 1.3.1. Maksud

1. Terciptanya sinergitas dan sinkronisasi pelaksanaan pembangunan Kelautan dan

Perikanan antar wilayah dan antar sektor, terutama yang diampu oleh Dinas Kelautan

dan Perikanan Kabupaten Batang.

2. Terciptanya efisiensi dan alokasi sumber daya kelautan dan perikanan dalam

pembangunan daerah kabupaten batang, khususnya yang dilaksanakan oleh Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

1.3.2. Tujuan

Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang akan dilaksanakan

oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang pada tahun anggaran 2015.

1.4. Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penyusunan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten

Batang Tahun 2015 adalah sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan

Bab ini memberi gambaran umum tentang penyusunan RENJA SKPD Dinas Kelautan

dan Perikanan Kabupaten Batang Tahun 2015.

1.1. Latar Belakang

Bagian ini mengemukakan pengertian ringkas tentang RENJA SKPD Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang, proses penyusunannya, dan

keterkaitannya dengan dokumen RKPD, Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan

serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.

1.2. Landasan Hukum

Bagian ini memuat peraturan-peraturan yang mendasari penyusunan RENJA SKPD

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

1.3. Maksud dan Tujuan

Bagian ini memberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan dari penyusunan

RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

1.4. Sistematika Penulisan

Bagian ini menguraikan pokok bahasan dalam penulisan RENJA SKPD Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang serta susunan garis besar isi dokumen.

Bab II Evaluasi Pelaksanaan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

Tahun 2013.

Bab ini memuat kajian terhadap hasil evaluasi pelaksanaan RENJA SKPD Dinas

Kelautan dan Perikanan Tahun 2013 dan perkiraan Tahun 2016.

2.1. Evaluasi Pelaksanaan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2013

dan Capaian Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

Bagian ini menguraikan review hasil evaluasi pelaksanaan RENJA SKPD Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang tahun 2013 dan realisasi Renstra Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang mengacu pada hasil Laporan Kinerja

(4)

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

Bagian ini menguraikan capaian kinerja pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Batang berdasarkan indikator yang sudah ditentukan.

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Batang.

Bagian ini menguraikan tingkat kinerja pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Batang, permasalahan dan hambatan, dampak terhadap visi/misi,

tantangan dan peluang, dan rekomendasi serta catatan strategis untuk ditindak

lanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun 2013.

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Bagian ini menguraikan proses pembandingan rancangan awal dengan analisis

kebutuhan, dan temuan-temuan yang ada setelah proses tersebut.

2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Bagian ini menguraikan hasil kajian terhadap program/kegiatan yang diusulkan.

Bab III Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan

Bab ini menguraikan tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang direncanakan

3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

Bagian ini menguraikan tentang telaahan terhadap kebijakan nasional yang

menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional terkait dengan

tugas pokok dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

Kabupaten Batang

3.2. Tujuan dan Sasaran RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten

Batang Kabupaten Batang

Bagian ini merumuskan tujuan dan sasaran didasarkan atas isu penting

penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten

Batang yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang.

3.3. Program dan Kegiatan

Bagian ini menguraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

Bab IV Penutup

Bab ini menguraikan tentang catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam

rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan

(5)

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BATANG TAHUN 2013

2.1. Evaluasi Pelaksanaan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Tahun 2013 dan Capaian Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.

Rencana Kerja suatu SKPD adalah Penjabaran Perencanaan tahunan dari Rencana

Strategis SKPD tersebut. Sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008

tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana

Pembangunan Daerah, setiap dokumen perencanaan harus dievaluasi dalam pelaksanaannya.

Oleh karena itu RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten

Batang Tahun 2013 juga harus dilakukan evaluasi. Evaluasi terhadap RENJA SKPD Dinas

Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang Tahun 2013 meliputi 3 (tiga) hal,

yaitu kebijakan perencanaan program & kegiatan, pelaksanaan rencana program & kegiatan, dan

hasil rencana program & kegiatan.

Penyusunan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang

Tahun 2015, memperhatikan beberapa unsur pokok sebagaimana berikut :

a. Masalah – masalah yang dihadapi dan sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya;

b. Tujuan yang dikehendaki;

c. Sasaran – sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya;

d. Kebijakan – kebijakan untuk melaksanakannya serta seksi pelaksana;

Penyusunan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang

Tahun 2015 juga memperhatikan hal – hal sebagai berikut :

a. Hasil evaluasi capaian kinerja tahun 2013 sebagai entry point dalam penyusunan

perencanaan tahun 2015;

b. Memperhatikan keberlanjutan (sustainable development) untuk menjaga stabilitas dan konsistensi pembangunan. Masalah-masalah yang dihadapi dan sumber daya yang akan

digunakan serta pengalokasiannya;

Evaluasi Program Tahun 2013

Alokasi Anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang

Tahun 2013 adalah sebesar Rp 12.551.879.909,- (termasuk Belanja Tidak Langsung) dengan 11

program dan 43 kegiatan. Dari jumlah dana tersebut terealisasi sebesar Rp 10.966.091.716,-

dengan capaian kinerja fisik sebesar 100% dan capaian kinerja keuangan sebesar 87,37%.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan sebagaimana tercantum dalam Laporan

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten

(6)

1. Meningkatkan produk dan produktivitas yang berdaya saing

Tujuan tersebut mencakup 1 (satu) sasaran strategis sebagai berikut :

1) Meningkatnya Produksi Perikanan Tangkap dan produksi perikanan budidaya

Capaian peningkatan produksi perikanan tangkap dan produksi perikanan budidaya

tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

a. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap dengan kegiatan

penyediaan dan rehabilitasi sarana prasarana produksi perikanan tangkap,

Kegiatan pemeliharaan alur muara dan kolam tambat.

b. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Budidaya dengan kegiatan

penyediaan dan rehabilitasi sarana prasarana produksi perikanan budidaya,

kegiatan Pengembangan dan Pelayanan Unit Pembenihan Rakyat dan

Pembudidayaan Perikanan dan kegiatan pengelolaan balai benih ikan.

Gambaran ketercapaian sasaran sasaran tersebut diatas diukur dengan indikator

kinerja sebagai berikut :

No Indikator Target Realisasi % Capaian % Kenaikan/

penurunan

2013 2012

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Produksi Perikanan Tangkap (ton)

32.806,1 78

32.71 6,500

27.544, 700

99,73 18,77

2 Produksi Perikanan

Budidaya (ton) 2.250,70 1.796,10

1.152,2 0

79,80 55,88

Rata-rata capaian kinerja sasaran 89,765 37,33

Capaian kinerja sasaran peningkatan produksi perikanan tangkap dan produksi

perikanan budidaya adalah sebesar 89,765 %, maka capaian kinerja tersebut masuk

dalam kategori Baik walaupun tidak memenuhi target yang ditetapkan. Capaian kinerja tersebut diukur dari capaian peningkatan produksi perikanan tangkap dan

produksi perikanan budidaya. Dari hasil produksi perikanan tangkap dan perikanan

budidaya tersebut belum memenuhi target. Tidak tercapainya target tersebut karena

kondisi cuaca sepanjang tahun 2013 yang seringkali ekstrem sehingga menyebabkan

nelayan tidak maksimal dalam melaksanakan penangkapan ikan, sedangkan bagi para

pembudidaya cuaca ekstrem menyebabkan beberapa kolam menjadi kebanjiran, hal ini

menyebabkan produksi/panen budidaya tidak maksimal. Akan tetapi melihat

prosentase capaiannya masih dalam kategori amat baik.

Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran tersebut

mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya sarana prasarana yang tersedia dan kenaikan jumlah armada penangkapan ikan serta semakin intensifnya usaha

(7)

Sampai dengan tahun 2013, capaian kinerja sasaran produksi perikanan tangkap dan

produksi perikanan budidaya adalah 32.718.296,10 ton, capaian kinerja tersebut

belum memenuhi target akhir periode RPJMD tahun 2012 - 2017 sebesar

32.808.428,50 ton. Kondisi tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem di

perairan jawa dan sekitarnya, menyebabkan menurunya aktivitas penangkapan ikan

oleh nelayan, begitu juga dengan kondisi cuaca di daratan dengan curah hujan yang

cukup tinggi menyebabkan beberapa kolam budidaya/tambak masyarakat kebanjiran

sehingga panen/produksi menjadi tidak maksimal.

Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja

tersebut adalah dengan melaksanakan upaya mitigasi terhadap bencana dan

peningkatan sarpras produksi.

2. Mengelola sumberdaya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan

Tujuan tersebut mencakup 2 (dua) sasaran strategis sebagai berikut :

1) Meningkatnya kesadaran, kemampuan/pengetahuan mitigasi dan usaha

pelestarian/rehabilitasi sumberdaya dari masyarakat.

Capaian peningkatan tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

 Program Pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya dengan kegiatan pembinaan kelompok masyarakat pengawas,

Kegiatan Koordinasi pengendalian sumberdaya kelautan dan perikanan dan

Mitigasi Kerusakan lingkungan pesisir dan laut.

2) Mengelola kawasan konservasi secara komprehensif dari pemerintah disertai dengan

identifikasi dan kajian potensi sumberdayanya. Capaian peningkatan tersebut didukung

oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

 Program Rehabilitasi dan Konservasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan dengan kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Konservasi

Perairan, Keg. Penyusunan profil kawasan konservasi perairan, Keg.

Pendampingan program bidang kelautan.

Gambaran ketercapaian sasaran sasaran tersebut diatas diukur dengan

(8)

No Indikator Target

Realisasi

% Capai

an

% Kenaikan/ penuruna n

2013 2012

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Cakupan Bina

Kelompok Pengawasan (orang)

270 250 200 92,59 20

2 Tingkat Pengelolaan Konservasi

Dikelola minimum

Dikelola secara minimum

Didir ikan

100 100

Rata-rata capaian kinerja sasaran 96,29

Capaian kinerja sasaran pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara

berkelanjutan adalah sebesar 96,29%, maka capaian kinerja tersebut masuk dalam

kategori Amat Baik walaupun pada cakupan bina kelompok pengawasan tidak memenuhi target yang ditetapkan. Capaian kinerja tersebut diukur dari cakupan bina

kelompok pengawasan dan tingkat pengelolaan konservasi. Dari hasil cakupan bina

kelompok pengawasan tersebut belum memenuhi target. Tidak tercapainya target

tersebut karena keterbatasan anggaran yang diterima, sehingga tidak mencakup

kelompok sesuai dengan target yang ditetapkan. Akan tetapi melihat prosentase

capaiannya masih dalam kategori amat baik. Sedangkan untuk capaian tingkat

pengelolaan konservasi telah sesuai dengan target dimana kawasan konservasi telah

dikelola secara minimum, dengan dibangunnya beberapa sarpras pendukung

konservasi.

Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran tersebut

mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana serta dukungan anggaran yang lebih besar.

Sampai dengan tahun 2013, capaian kinerja cakupan bina kelompok pengawasan

adalah sebanyak 250 orang, capaian kinerja tersebut belum memenuhi target akhir

periode RPJMD tahun 2012 - 2017 sebesar 270 orang. Kondisi tersebut karena

keterbatasan anggaran sehingga kegiatan yang dilaksanakan tidak mampu untuk

mencakup kelompok sesuai dengan target yang dilaksanakan. Sedangkan untuk

tingkat pengelolaan konservasi telah memenuhi target yang ditetapkan dimana

kawasan konservasi telah dikelola secara minimum.

Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja

tersebut adalah dengan mengupayakan penambahan anggaran pada tahun anggaran

2014 dimana kegiatan sosialisasi dapat mencakup seluruh kelompok yang tersedia,

(9)

3. Memperluas Akses Pemasaran dan Tingkat Konsumsi Ikan.

Tujuan tersebut mencakup 2 (dua) sasaran strategis sebagai berikut :

1) Meningkatkan usaha pembinaan dan pengembangan usaha perikanan. Capaian

peningkatan tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

a. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap dengan kegiatan

Pendampingan Program Perikanan Tangkap.

b. Program Pemberdayaan Ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan

kegiatan Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan Tangkap.

2) Meningkatnya konsumsi ikan pada masyarakat. Capaian peningkatan tersebut

didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

 Program Optimalisasi Pengolahan dan Pemasaran Produksi Perikanan dengan kegiatan Penyediaan dan rehabilitasi Sarana dan prasarana pengolahan,

peningkatan mutu, dan pemasaran hasil perikanan, kegiatan Pengembangan

sistem rantai dingin, Pemberdayaan kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar)

No Indikator Target

Realisasi

% Capai

an

% Kenaikan/ penuruna n

2013 2012

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Cakupan Bina

Kelompok Tangkap (kelompok)

59 49 35 83,3 40

2 Cakupan Bina

Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Kelompok)

30 14 10 46,67 40

3 Tingkat Konsumsi Ikan (Kg/Kapita/Th)

14,5 24,17 14 166,6

8

72,64

Rata-rata capaian kinerja sasaran 98,83

Capaian kinerja sasaran untuk memperluas akses pemasaran dan peningkatan

konsumsi makan ikan adalah sebesar 98,83%, maka capaian kinerja tersebut masuk

dalam kategori Amat Baik dimana perluasan akses pemasaran dan peningkatan konsumsi ikan telah tercapai.

Walaupun pada cakupan bina kelompok tangkap dan cakupan bina kelompok

poklahsar tidak memenuhi target yang ditetapkan akan tetapi prosentase capaian

mencapai >90% karena pada tingkat konsumsi ikan melebihi target yang telah

ditetapkan.

Capaian kinerja tersebut diukur dari cakupan bina kelompok tangkap, bina kelompok

poklahsar dan tingkat konsumsi ikan. Dari hasil cakupan bina kelompok tangkap dan

(10)

partisipasi masyarakat nelayan dan pengolah berkurang disebabkan kesalahan dalam

menentukan time schedule pelaksanaan kegiatan dimana pada saat pelaksanaan

kegiatan, masyarakat nelayan telah mulai aktif melaut dan aktivitas penangkapan

maupun pelelangan sudah meningkat. Akan tetapi untuk tingkat konsumsi ikan

melebihi target yang ditentukan.

Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran tersebut

mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya tingkat partisipatif dan kesadaran masyarakat terhadap program kegiatan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten

batang melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Batang.

Sampai dengan tahun 2013, capaian kinerja cakupan bina kelompok tangkap adalah

sebanyak 49 orang, capaian kinerja tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan

dalam RPJMD tahun 2012 - 2017 sebesar 59 kelompok begitu juga dengan cakupan

bina kelompok poklahsar juga tidak memenuhi target yang ditetapkan sebesar 30

kelompok. Kondisi tersebut karena penentukan jadwal pelaksanaan kegiatan yang

tidak pas dengan aktivitas masyarakat nelayan dan pengolah sehingga tingkat

partisipatifnya menurun.

Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja

tersebut adalah dengan mempersiapkan lebih matang terhadap perencanaan awal

kegiatan dimana jadwala pelaksanaan dapat menyesuaikan aktivitas kegiatan nelayan

dan pengolah/bakul.

4. Meningkatkan kapasitas SDM Masyarakat Kelautan dan Perikanan.

Tujuan tersebut mencakup 2 (dua) sasaran strategis sebagai berikut :

1) Meningkatnya status klas pada kelompok budidaya. Capaian peningkatan tersebut

didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

a. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Budidaya dengan kegiatan

Pendampingan program bidang perikanan budidaya;

b. Program Pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan

kegiatan Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan);

2) Bertambahnya jumlah kelompok masyarakat kelautan dan perikanan. Capaian

peningkatan tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :

 Program pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan kegiatan Pemberdayaan kelompok usaha bersama (KUB) Perikanan tangkap,

kegiatan pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan, kegiatan pemberdayaan

kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.

Gambaran ketercapaian sasaran sasaran tersebut diatas diukur dengan indikator

(11)

No Indikator Target

Realisasi

% Cap aian

% Kenaikan/ penuruna n

2013 2012

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Cakupan Bina Kelompok Budidaya (kelompok)

5 kelomp

ok madya

4 kelomp

ok madya

2 kelompo k madya

80 100

2 Cakupan Bina

Kelompok Pengawasan (orang)

270 250 200 92,5

9

20

3 Cakupan Bina

Kelompok Tangkap (kelompok)

59 49 35 83,3 40

4 Cakupan Bina

Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Kelompok)

30 14 10 46,6

7

40

Rata-rata capaian kinerja sasaran 75,6

4

Capaian kinerja sasaran untuk Meningkatkan kapasitas SDM Masyarakat Kelautan dan

Perikanan adalah sebesar 75,64%, maka capaian kinerja tersebut masuk dalam

kategori Cukup Baik dimana Peningkatan Kapasitas SDM Masyarakat Kelautan dan Perikanan belum optimal tercapai.

Sebagaimana telah diuraikan pada capaian sasaran sebelumnya, bahwa melihat

prosentase tingkat cakupan bina kelompok (tangkap, buddidaya, pengawasan dan

poklahsar) tidak optimal karena pelaksanaan kegiatan kurang sesuai dengan jadwal

kegiatan masyarakat.

Akan tetapai jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran

tersebut relatif mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program kegiatan yang dilaksanakan

pemerintah.

Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan

Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja

tersebut adalah dengan mempersiapkan lebih matang terhadap perencanaan awal

kegiatan dimana jadwala pelaksanaan dapat menyesuaikan aktivitas kegiatan nelayan

(12)

Adapun perbandingan antara rencana anggaran dan realisasi penggunaan anggaran

yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang pada tahun 2012

adalah sebagai berikut :

Tabel Rencana Anggaran dan Realisasi Penggunaan Anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

Tahun Anggaran 2013

U

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 264.862.367,00 96,85

Belanja Langsung 8.624.861.784,00

100,00

Penyediaan jasa surat menyurat 2.850.000,00

76,05 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 24.392.617,00

94,49 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan

dinas/operasional

7.200.000,00

100,00

Penyediaan jasa kebersihan kantor 20.000.000,00

11.663.250,00 99,72 Penyediaan alat tulis kantor

Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 16.077.450,00 99,70

100,00 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan

kantor

5.500.000,00

98,25

Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor 19.649.500,00

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 2.340.000,00 100,00

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 113.834.550,00 99,93 99,99

Kegiatan Pengelolaan Keuangan SKPD 41.355.000,00

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 391.878.967,00 94,88

pengadaan Kendaraan dinas/operasional 211.225.000,00 99,63

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 38.274.000,00 99,25

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 137.879.967,00 87,29

100,00

Pemeliharaan rutin/berkala Komputer 4.500.000,00

85,17

Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya 7.793.500,00 85,17

Program peningkatan disiplin aparatur 7.793.500,00

Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

23.840.000,00 95,36

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

5.000.000,00 100,00

94,20

Monitoring dan Evaluasi 18.840.000,00

98,39 Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan

Tangkap

67.581.000,00 96,54 Program pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan

dan perikanan

396.086.400,00

Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) 98.865.000,00 98,72

Penyusunan Profil Desa Pesisir Tangguh 162.357.500,00 98,40

Pemberdayaan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Hasil Perikanan

(13)

Perkiraan Pencapaian Tahun Anggaran 2014

Sedangkan untuk tahun berjalan yakni tahun anggaran 2014 dengan usulan sebesar

Rp. 12.485.272.798,- terurai dalam 11 program dan 42 kegiatan, diharapkan keberhasilan kinerja

mencapai 100 % atau minimal sama dengan tahun 2013, baik realisasi keuangan maupun

realisasi fisik kegiatan.

Apabila dikaitkan dengan pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Batang, pada dasarnya

kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang adalah sebagai

Pelaksana”. Setiap program pembangunan dan sistem yang akan memberikan kemudahan bagi SKPD untuk menentukan arah dan sasaran kegiatan, lingkup dan pengukuran tingkat

kesuksesannya.

Berdasarkan hasil yang diperoleh melalui penilaian kinerja terhadap program maupun

kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2013 serta perkiraan capaian program dan kegiatan 143.250.000,00

Program pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan dan perikanan

139.593.500,00 97,45

99,91

Pembinaan Kelompok Masyarakat Pengawas 24.978.000,00

24.910.000,00 99,64 Koordinasi Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan

99,81 Mitigasi Kerusakan Lingkungan Pesisir dan Laut 39.922.500,00

Intensifikasi Pengawas Mutu Hasil Perikanan 21.070.000,00 99,15

9.893.500,00 98,94 Pengendalian Lingkungan Budidaya Perikanan dan Kesehatan

Ikan

18.819.500,00 85,54 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengawasan

100,00

Program peningkatan mitigasi bencana alam laut dan prakiraan iklim laut

30.000.000,00 100,00

Gerakan Bersih Pantai 30.000.000,00

75,45

Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana Prasarana Produksi Perikanan Budidaya

1.663.368.000,00 73,74

Program pengembangan dan pengelolaan perikanan budidaya

1.824.701.300,00

99,68

Pengelolaan Balai Benih Ikan 62.440.300,00

Pengembangan dan Pelayanan Unit Pembenihan Rakyat dan Pembudidayaan Perikanan

89.887.500,00 99,88

90,06

Pendampingan Program Perikanan Budidaya 9.005.500,00

Program pengembangan dan pengelolaan perikanan tangkap

4.429.460.900,00 84,08

Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana Prasarana Produksi Perikanan Tangkap

831.097.500,00 56,96

321.158.000,00 98,82 Pengelolaan TPI

97,16

Pendampingan Program Perikanan Tangkap 136.027.500,00

Pemeliharaan Alur Muara dan Kolam Tambat Labuh 3.141.177.900,00 93,93

91,84

Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Pengolahan, Peningkatan Mutu, dan Pemasaran Hasil Perikanan

800.733.150,00 91,25

Program Optimalisasi pengolahan dan pemasaran produksi perikanan

864.682.650,00

99,92

Pengembangan Sistem Rantai Dingin 63.949.500,00

Program Rehabilitasi dan Konservasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan

251.962.200,00 96,91

99,61 Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Konservasi Perairan 39.843.000,00

96,65 Penyusunan Profil Kawasan Konservasi Perairan 48.325.000,00

Rehabilitasi Ekosistem Pesisir 99.401.850,00 99,40

91,99

Pendampingan Program Bidang Kelautan 64.392.350,00

10.966.091.716,00

(14)

tahun 2014, dapat dikemukakan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan program dan

kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang sebagai berikut :

1. Terbatasnya jumlah PNS pelaksana kegiatan pada Dinas Kelautan dan Perikanan, sehingga

efektifitas pelaksanaan kegiatan menjadi kurang.

2. Belum optimalnya pemanfaatan dari stakeholder perikanan terhadap sarana dan prasarana

kelautan dan perikanan yang telah dibangun, menyebabkan tidak optimalnya nilai manfaat

bangunan;

3. Masih rendahnya penguasaan teknologi perikanan dan kesadaran serta peran masyarakat

dalam menjaga kelestarian lingkungan dan belum adanya pengaturan tata ruang pesisir dan

laut.

4. Kurang maksimalnya penataan ruang pemanfaatan lahan di kawasan pengembangan PPI,

menyebabkan alur keluar masuk kapal menjadi tidak lancar.

5. Masih rendahnya kemampuan pembudidaya ikan dalam penerapan Cara Budidaya Ikan Yang

Baik (CBIB) atau Good Aquaculture Practices (GAP) agar memenuhi jaminan mutu dan

keamanan hasil perikanan sebagaimana yang dipersyaratkan oleh pasar global.

6. Masih terbatasnya pemanfaatan lahan budidaya air tawar, budidaya air payau dan mahalnya

harga pakan tambahan ikan peliharaan, serta masih rendahnya konsumsi ikan masyarakat

kabupaten Batang.

7. Sering terjadinya perubahan iklim secara ekstrim seperti curah hujan yang tinggi, suhu yang

fluktuatif, ombak yang besar, dsb yang dapat mengakibatkan resiko kematian ikan dan

hambatan untuk menangkap ikan di laut.

Dari identifikasi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Batang dalam pelaksanaan urusan kelautan dan perikanan, maka peningkatan kinerja

organisasi melalui kegiatan tahunan yang dilaksanakannya, menjadi hal yang mutlak dilakukan

secara sistematis dan terukur.

Dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan

berdasarkan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Tahun 2012-2017, maka

strategi dan kebijakan yang akan ditempuh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

pada tahun 2015 adalah sebagai berikut :

MISI : Mensejahterakan masyarakat kelautan dan perikanan

Misi ini diupayakan dengan pelaksanaan strategi / arah kebijakan sebagai berikut :

1. Mengembangkan usaha perikanan yang diarahkan pada percepatan penanggulangan

kemiskinan dan ketahanan pangan menuju terwujudnya produk perikanan prima yang berdaya

saing dengan strategi kebijakan pengembangan usaha Perikanan, diarahkan pada percepatan

penanggulangan kemiskinan dan ketahanan pangan melalui penyempurnaan regulasi,

pendampingan usaha ekonomi produktif dan industrialisasi perikanan menuju terwujudnya

produk perikanan prima yang berdaya saing;

2. Melaksanakan monitoring, pengendalian, pengawasan dan penegakan hukum dapat

mengendalikan eksploitasi sumberdaya kelautan dan perikanan serta penggunaan bahan

tambahan makanan berbahaya pada produk perikanan dengan strategi Pelaksanaan

(15)

dapat mengendalikan eksploitasi sumberdaya kelautan dan perikanan serta penggunaan

bahan tambahan makanan berbahaya pada produk perikanan;

3. Komitmen pemerintah terhadap Pembangunan sektor kelautan dan perikanan dapat menjamin

mitigasi, dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan perairan dengan strategi Komitmen pemerintah

terhadap Pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang disertai dukungan APBD/ APBN

dan stakeholder dapat menjamin terlaksananya mitigasi dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan

perairan yang disebabkan oleh pencemaran, perusakan oleh manusia, maupun fenomena

alam;

4. Melaksanakan pengelolaan BBI (Balai Benih Ikan), PBI (Pasar Benih Ikan), TPI (Tempat

Pelelangan Ikan), Kawasan Koservasi, kawasan/ lahan budidaya, dan kawasan pelabuhan

perikanan, menuju industrialisasi perikanan yang berwawasan lingkungan dengan strategi

Pengelolaan BBI (Balai Benih Ikan), PBI (Pasar Benih Ikan), TPI (Tempat Pelelangan Ikan),

Kawasan Koservasi, kawasan/ lahan budidaya, dan kawasan pelabuhan perikanan, menuju

industrialisasi perikanan yang berwawasan lingkungan.

5. Memanfaatkan Potensi Sumber daya Alam secara optimal dapat meningkatkan minat

investasi yang berwawasan lingkungan dengan strategi Pemanfaatan Potensi Sumber daya

Alam secara optimal dapat dilakukan melalui Identifikasi, kajian, Penguatan kapasitas

kelembagaan, peningkatan kemampuan SDM, pemanfaatan aset sehingga dapat

meningkatkan minat investasi yang berwawasan lingkungan;

6. Pengembangan usaha dan industri perikanan dengan strategi Pelaku usaha perikanan yang

proaktif, serta iklim dunia usaha yang semakin kondusif dapat menjadi motivasi UMKM untuk

menghasilkan branding product yang berdaya saing.

7. Memotivasi UMKM untuk menghasilkan branding product yang berdaya saing dengan strategi

pelaku usaha perikanan yang proaktif, serta iklim dunia usaha yang semakin kondusif dapat

menjadi motivasi UMKM untuk menghasilkan branding product yang berdaya saing.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang

Dalam beberapa tahun terakhir, secara umum, kualitas penyelenggaraan pelayanan bidang

kelautan dan perikanan di Kabupaten Batang terus mengalami peningkatan. Beberapa indikator

yang menyebabkan adanya peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan di bidang kelautan

dan perikanan tersebut meliputi :

1. Peningkatan jumlah sarana dan prasarana perikanan yang tersedia di Kawasan

Pengembangan PPI Klidang Lor, Kawasan Konservasi Perairan dan Balai Benih Ikan (BBI);

2. Meningkatnya kapasitas Sumberdaya masyarakat pengolah dan masyakarat pesisir dalam

hal aset dan wawasan / pengetahuan teknologi melalui pelatihan dan bantuan permodalan;

3. Peningkatan jumlah produksi perikanan (tangkap dan budidaya);

4. Peningkatan luas area yang tertanami mangrove di pesisir kab. batang;

(16)

Tabel 1.

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD Tahun

(17)

SKPD : Dinas Kelautan dan Perikanan

Indikator Kinerja Program / Sasaran Kegiatan

Rencana Tahun 2015

Catatan Penting

Prakiraan Maju Tahun 2016

Lokasi target capaian

kinerja Volume

Kebutuhan Dana/ pagu indikatif dan

Sumber Dana target capaian

kinerja materai, perangko dan lembar/surat negara lainnya kebutuhan telpon, listrik dan air

Dinas pemeliharaan dan perizinan

kendaraan dinas/operasional

(18)

00 00 01 10 Penyediaan alat tulis kantor

Tersedianya alat tulis kantor barang cetakan dan penggandaan komponen intalasi listrik / penerangan bangunan kantor peralatan dan perlengkapan kantor

(19)

undangan undangan

00 00 01 17 Penyediaan makanan dan minuman

Tersedianya jasa penyediaan kordinasi dan konsultasi ke luar daerah

Tercukupinya kebutuhan belanja perjalanan dinas dalam dan luar kuantitas sarana dan kualitas peralatan gedung kantor

Meningkatnya sarana peralatan gedung kantor kebutuhan sarana kerja mebeulair prasarana gedung

Dinas Kelautan

(20)

gedung kantor kantor Dinas dan Perikanan

00 00 02 24 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional

Terpeliharanya kondisi baik kendaraan dinas/operasional sebagai sarana penunjang fungsi pelayanan aparatur

Dinas Kelautan dan Perikanan

1 Tahun 1 Tahun 260.000.000 0 0 - 1 Tahun 265.000.000

00 00 02 28 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

Terpeliharanya fungsi peralatan gedung kantor

Dinas Kelautan dan Perikanan

1 paket 1 Paket 25.000.000 0 0 - 1 paket 30.000.000

00 00 03 Program peningkatan disiplin aparatur

00 00 03 02 Pengadaan pakaian dinas beserta

perlengkapannya

Terwujudnya pakaian dinas (PDH) bagi aparatur

Dinas Kelautan dan Perikanan

55 set 55 Set 15.000.000 0 0 - 55 set 15.000.000

00 00 05 Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

00 00 05 01 Pendidikan dan pelatihan formal

Terwujudnya peningkatan kapasitas SDM Aparatur

Dinas Kelautan dan Perikanan

1 paket 1 Paket 60.000.000 0 0 - 1 paket 65.000.000

00 00 06 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

(21)

00 00 06 01 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

Tersusunnya laporan capaian kinerja dan realisasi kinerja SKPD

pengawasan dan pengendalian kapasitas SDM masyarakat kapasitas SDM masyarakat kapasitas SDM masyarakat dan Pengelolaan Perikanan pelelangan ikan, peningkatan sarpras

1 Keg 350.000.000 0 0 - Terlasananya kelancaran pelelangan ikan, peningkatan sarpras

(22)

pelelengan dan peningkatan raman / pendapatan

pelelengan dan peningkatan kebutuhan akan sarpras perikanan tangkap sebanyak 1 paket jumlah sarpras perikanan jumlah sarpras perikanan program perikanan tangkap

Terlaksananya kegiatan program pemerintah pusat di daerah (PUMP) penambahan kub perikanan tangkap

sebanyak 10 KUB

1 Keg 150.000.000 0 0 - Terbentuknya penambahan kub perikanan tangkap

sebanyak 10 KUB

175.000.000 kegiatan pelatihan pemberdayaan pada kelompok usaha bersama perikanan tangkap kelompok usaha masyarakat

1 Keg 80.000.000 0 0 - Terpenuhinya peningkatan kapasitas kelembagaan / kelompok usaha masyarakat kelancaran alur muara sungai dan

pengerukan dan normalisasi alur muara dan kolam

pengerukan dan normalisasi alur muara dan kolam Pelaporan Bidang Perikanan evaluasi tidak terakomodir di

Tersusunya 1 dokumen monev

(23)

Tangkap program pelelangan ikan dan peningkatan sarpras pelelangan ikan pelelangan ikan sebanyak 1 paket pelelangan ikan sebanyak 1 paket kelompok usaha (KUB) perikanan tangkap

Meningkatnya kapasitas dan jumlah kelompok usaha bersama bidang perikanan tangkap (KUB kelompok usaha bersama (KUB) perikanan tangkap menjadi sebanyak 61 kelompok

1 Keg 95.000.000 0 0 - Terbentuknya kelompok usaha bersama (KUB) perikanan tangkap menjadi sebanyak 63 kelompok

95.000.000

02 05 26 02 Pemberdayaan kelompok

pembudidaya ikan (pokdakan)

Peningkatan status klas kelompok budidaya kapasitas SDM Dan kelembagaan

Dinas Kelautan dan

Meningkatnya kapasitas SDM pada masyarakat

1 Keg 125.000.000 0 0 - Meningkatnya kapasitas SDM pada masyarakat

(24)

usaha masyarakat pesisir

Perikanan pesisir sebanyak 25 kelompok

pesisir sebanyak 25 kelompok kapasitas SDM dan kuantitas kelompok

pengolah dan pemasar hasil perikanan jumlah kelompok usaha pengolah dan pemasar menjadi sebanyak 35 kelompok

1 Keg 80.000.000 0 0 - Terbentuknya jumlah kelompok usaha pengolah dan pemasar

Pengawasan dan Pengendalia gerakan bersih pantai dengan luas area seluas 10 ha

(25)

02 05 27 03 Mitigasi kerusakan lingkungan pesisir dan laut

Terlaksananya sosialisasi dan pelatihan mitigasi kerusakan lingkungan pesisir dan laut. kapasitas dan pengetahuan kapasitas dan pengetahuan program bidang kelautan dari kegiatan kementerian kelautan dan perikanan sebanyak 1 keg

1 Keg 200.000.000 0 0 - Terselenggaranya kegiatan

pendampingan dari kegiatan kementerian kelautan dan perikanan sebanyak 1 keg

200.000.000

02 05 27 05 Penyediaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana pengawasan

Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana kegiatan dan prasarana kegiatan dan prasarana kegiatan pengawas mutu hasil perikanan

Terselenggarannya kegiatan sosialisasi pengawasan mutu hasil perikanan budidaya dalam

1 Keg 80.000.000 0 0 - Tercapaianya cakupan bina kelompok budidaya dalam

(26)

kesehatan ikan lingkungan budidaya dan kesehatan ikan serta bantuan obat-obatan dan probiotik

kegiatan

sosialisasi dan bintek serta

sosialisasi dan bintek serta

Rehalibitasi dan Konservasi rehabilitasi sarana dan prasarana pemberdayaan ekonomi

masyarakat di wilayah pesisir

Meningkatnya aktivitas pengelolaan kawasan pesisir menjadi optimum kawasan pesisir menjadi optimum

1 Paket 450.000.000 0 4.500.000.000 - Meningkatnya aktivitas pengelolaan kawasan pesisir menjadi optimum

450.000.000

02 05 28 02 Pengelolaan dan pengembangan kawasan taman pesisir

Meningkatnya aktivitas pengelolaan kawasan pesisir menjadi dikelola minimum kawasan pesisir menjadi minimum wilayah pesisir dan laut

Peningkatan kualitas data potensi kelautan dan perikanan kualitas data potensi kelautan dan perikanan sebanyak 1 dokumen

1 Paket 100.000.000 0 0 - Peningkatan kualitas data potensi kelautan dan perikanan sebanyak 1 dokumen

(27)

02 05 29 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan

02 05 29 01 Penyediaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana pengolahan, peningkatan mutu dan pemasaran hasil perikanan

Meningkatnya jumlah sarpras pengolahan dan tempat pemasaran hasil perikanan jumlah sarpras pengolahan dan tempat

pemasaran hasil perikanan sebanyak 7 paket

1 Paket 100.000.000 0 1.000.000.000 - Meningkatnya jumlah sarpras pengolahan dan tempat

pemasaran hasil perikanan sebanyak 4 paket

2.000.000.000

02 05 29 03 Safari gemar makan ikan

Meningkatnya indeks tingkat konsumsi makan ikan konsumsi makan ikan sebanyak 2%

1 Keg 100.000.000 0 0 - Meningkatnya konsumsi makan ikan sebanyak 5%

100.000.000

02 05 29 04 Pengembangan sisten rantai dingin

Meningkatnya sarpas pengolahan hasil perikanan

pengolahan hasil perikanan sebanyak 5 paket

1 Paket 125.000.000 0 0 - Meningkatnya sarpas

pengolahan hasil perikanan 3 paket

150.000.000

02 05 29 07 Pengembangan informasi

pengolahan dan pemasaran hasil perikanan

meningkatnya validitas data p2hp

Dinas

pengolahan hasil perikanan sebanyak 1 dokumen

1 Paket 55.000.000 0 0 - Meningkatnya sarpas

pengolahan hasil perikanan dan Pengelolaan Perikanan Budidaya

(28)

rehabilitasi sarana dan prasarana produksi perikanan budidaya

peningkatan jumlah sarpras, dan produksi jumlah sarpras sebanyak 4 paket

penambahan jumlah sarpras sebanyak 4 paket

02 05 30 02 Pengembangan balai benih ikan

Tercapainya peningkatan jumlah sarpras dan produksi perikanan budidaya jumlah sarpras sebanyak 5 paket pekerjaan

1 Paket 200.000.000 0 0 - Peningkatan jumlah sarpras sebanyak 5 paket pekerjaan

225.000.000

02 05 30 03 Pengembangan dan pelayanan unit pembenihan rakyat dan

pembudidayaan perikanan

Terpenuhinya peningkatan kapasitas modal dan ketrampilan kelompok pada UPR dan kapasitas modal dan ketrampilan kelompok pada UPR dan pembudiaya sejumlah 20 UPR

1 Paket 250.000.000 0 0 - Terpenuhinya peningkatan kapasitas modal dan ketrampilan kelompok pada UPR dan pembudiaya sejumlah 30 UPR

300.000.000

02 05 30 06 Pendampingan program perikanan budidaya

Peningkatan kapasitas usaha mina pedesaan kapasitas usaha mina pedesaan pada 40 kelompok

1 Paket 125.000.000 0 0 - Peningkatan kapasitas usaha mina pedesaan 55 kelompok

150.000.000

02 05 30 08 Intensifikasi produksi perikanan budidaya

Meningkatnya intensitas produksi perikanan budidaya sebesar 5%

1 Paket 225.000.000 0 0 - Meningkatnya intensitas produksi perikanan budidaya sebesar 3%

250.000.000

(29)

Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi

Sampai saat ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang dipimpin oleh seorang

Kepala Dinas yang bertanggung jawab langsung kepada Bupati Batang.

Susunan organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang

sebagai mana yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2008 terdiri dari:

a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat, membawahkan:

1) Sub Bagian Program;

2) Sub Bagian Keuangan;

3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.

c. Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan membawahkan:

1) Seksi Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan;

2) Seksi Sarana dan Prasarana Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan.

d. Bidang Perikanan Budidaya, membawahkan:

1) Seksi Usaha Perikanan Budidaya;

2) Seksi Sarana dan Prasarana Perikanan Budidaya.

e. Bidang Perikanan Tangkap, membawahkan:

1) Seksi Usaha Perikanan Tangkap;

2) Seksi Sarana dan Prasarana Perikanan Tangkap.

f. Bidang Kelautan, membawahkan:

1) Seksi Pesisir dan Konservasi Laut;

2) Seksi Pengawasan Sumberdaya kelautan dan Perikanan;

g. Unit Pelaksana Teknis Dinas;

h. Kelompok Jabatan Fungsional.

Adapun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas adalah sebagai berikut :

a. Dinas dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang mempunyai tugas pokok

melaksanakan urusan pemerintahan daerah dan Tugas Pembantuan di Bidang

Kelautan Dan Perikanan.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Dinas mempunyai

fungsi :

1) Perumusan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan;

2) penyusunan rencana teknis dan pengkoordinasian di bidang kelautan dan

perikanan;

3) Pembinaan umum dan teknis di bidang kelautan dan perikanan;

4) Pembinaan, Pengelolaan, pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan;

5) Pembinaan usaha, kelembagaan dan sosial masyarakat kelautan dan perikanan;

6) Pengawasan, pengendalian dan perlindungan sumber daya hayati dan non

hayati kelautan dan perikanan;

7) Penerbitan rekomendasi, perijinan dan sertifikasi di bidang kelautan dan

perikanan;

8) pengawasan dan pengendalian perijinan usaha di bidang kelautan dan

(30)

9) pembinaan dan pengembangan usaha kelautan dan perikanan;

10) pengelolaan tempat pelelangan ikan (TPI), pasar ikan, balai benih ikan (BBI) dan

kawasan konservasi;

11) pengawasan standart teknis kapal perikanan dan alat penangkapan ikan;

12) penyelenggaraan penyuluhan, bimbingan teknis kelautan dan perikanan;

13) pelaksanaan kerjasama bidang kelautan dan perikanan;

14) pembinaan terhadap unit pelaksana teknis dinas;

15) penyelenggaraan kesekretariatan yang meliputi segala kegiatan di bidang umum,

kepegawaian, keuangan dan program;

16) pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan

fungsinya;

Untuk menunjang pencapaian tugas pokok dan fungsinya, Dinas Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Batang ditopang oleh struktur/susunan organisasi sebagai berikut:

1. Kepala Dinas

Kepala Dinas bertugas untuk memimpin tugas pokok dan fungsi, sebagaimana tersebut di

atas.

2. Sekretariat

Sekretariat Dinas Kelautan dan Perikanan dipimpin oleh seorang Sekretaris yang

mempunyai tugas tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas untuk

merencanakan, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengevaluasi, dan melaporkan

kegiatan di bidang kesekretariatan meliputi program dan kegiatan, keuangan, umum, dan

kepegawaian

Untuk menyelenggarakan tugas pokoknya, Sekretariat Dinas mempunyai fungsi :

1. penyusunan bahan kebijakan, perencanaan, pengkoordinasian, monitoring, evaluasi dan

pelaporan program dan kegiatan dinas, sesuai dengan peraturan perundang-undangan

yang berlaku;

2. pengendalian administrasi keuangan dinas;

3. pengendalian administrasi umum, kepegawaian dan rumah tangga dinas;

4. Pengkoordinasian penyelenggaraan program dan kegiatan Dinas.

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi, Sekretaris Dinas mempunyai uraian tugas :

a. Membantu kepala dinas dalam melaksanakan tugas di bidang kesekretariatan;

b. mengkoordinasikan bahan rencana program dan kegiatan dinas berdasarkan peraturan

perundang-undangan yang berlaku;

c. merencanakan program dan kegiatan kesekretariatan dinas;

d. mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan

memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;

e. membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;

f. memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;

g. melaksanakan koordinasi dengan bidang-bidang lain di lingkungan dinas;

(31)

i. menyiapkan dan mengkoordinasikan bahan penyusunan rencana program legislasi

daerah / produk hukum daerah sesuai dengan bidang kewenangan dinas;

j. mengkoordinasikan penyiapan naskah dinas perijinan dibidang kelautan dan perikanan;

k. menyusun program dan kegiatan berdasarkan hasil rangkuman rencana kegiatan

bidang-bidang dalam rangka penyusunan anggaran pendapatan dan belanja dinas;

l. menyelenggarakan penatausahaan keuangan dan akuntansi dinas;

m. menyelenggarakan kegiatan pengendalian administrasi umum kepegawaian, kearsipan,

perpustakaan, perlengkapan, dan rumah tangga dinas;

n. menyelenggarakan pengendalian dan evaluasi program dan kegiatan dinas, administrasi

keuangan, administrasi umum dan kepegawaian dinas;

o. mengkoordinasikan penyusunan laporan dinas;

p. mengkoordinasikan pelaksanaan penelitian dan pengembangan sumberdaya kelautan

dan perikanan di wilayah kabupaten;

q. mengkoordinasikan dan menyusun rencana kerjasama internasional bidang kelautan

dan perikanan;

r. mengkoordinasikan perencanaan pembangunan kelautan perikanan skala kabupaten;

s. menyiapkan bahan/data pelaksanaan kebijakan pembinaan serta penyelenggaraan

diklat fungsional, teknis, keahlian, manajemen dan kepemimpinan bidang kelautan dan

perikanan;

t. menyiapkan bahan/data pelaksanaan kebijakan akreditasi dan sertifikasi diklat bidang

kelautan dan perikanan;

u. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan guna

kelancaran pelaksanaan tugas;

v. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan kebijakan;

w. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk kelancaran

pelaksanakan tugas.

Sekretariat membawahkan:

2.1. Subbagian Program:

Dipimpin oleh kepala subag Program yang mempunyai tugas pokok merencanakan,

mengkoordinasikan, mengevaluasi, menyusun, melaporkan pelaksanaan program

dan kegiatan dinas, Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud,

Kepala Sub Bagian Program mempuyai uraian tugas :

a. Membantu sekretaris dinas dalam melaksanakan tugas urusan program;

b. Menyusun rencana program dan kegiatan kesekretariatan dinas berdasarkan

peraturan perundang-undangan yang berlaku;

c. Mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan

memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;

d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas

(32)

f. Menyediakan bahan/data dalam rangka penyusunan rencana program dan

kegiatan Dinas;

g. Mengkoordinasikan penyusunan rencana program dan kegiatan dinas

berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

h. Menghimpun, meneliti dan mengkoreksi bahan usulan program dan kegiatan dan

bahan laporan kegiatan dari masing-masing bidang dan sekretariat sebagai bahan

penyusunan perencanaan program kegiatan dan pelaporan;

i. Menyusun konsep perencanaan pembangunan kelautan dan perikanan skala

kabupaten;

j. Menyusun rencana jadwal/agenda pelaksanaan program dan kegiatan dinas;

k. Menyusun konsep rencana program legislasi daerah/produk hukum daerah sesuai

dengan bidang kewenangan dinas;

l. Menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas,

bahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati (LKPJ), bahan laporan

keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan bupati (LKPJ-AMJ) dan

laporan berkala lainnya;

m. Memfasilitasi proses perizinan sesuai kewenangan dinas;

n. Melaksanakan koordinasi dengan Sub Bagian dan seksi di lingkungan dinas

dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

o. Melaksanakan koordinasi penelitian dan pengembangan sumberdaya kelautan

dan perikanan di wilayah kabupaten;

p. Melaksanakan penyusunan rencana kerjasama bidang kelautan dan perikanan;

q. Melaksanakan pengendalian dan Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas;

r. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan seabgai bahan masukan

guna kelancaran pelaksanaan tugas;

s. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan

kebijakan;

t. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk

kelancaran pelaksanakan tugas.

2.2. Subbagian Keuangan:

Dipimpin oleh kepala subag Keuangan yang mempunyai tugas pokok merencanakan,

mengkoordinasikan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan

kegiatan pengelolaan administrasi keuangan dan pertanggungjawaban keuangan

dinas, Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Sub Bagian

Keuangan mempunyai uraian tugas :

a. Membantu sekretaris dinas dalam melaksanakan tugas urusan keuangan;

b. Menyusun rencana program dan kegiatan subbagian keuangan berdasarkan

peraturan perundang-undangan yang berlaku;

c. Mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan

memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;

(33)

e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas

bawahan;

f. Menyediakan bahan/data dalam rangka penyusunan rencana anggaran

pendapatan dan belanja dinas;

g. Menghimpun, meneliti dan mengoreksi bahan usulan rencana anggaran

pendapatan dan belanja dari masing-masing bidang;

h. Menyusun dokumen anggaran pendapatan dan belanja dinas;

i. Melaksanakan penatausahaan dan pelaporan keuangan dinas;

j. Melaksanakan koordinasi dengan Sub Bagian dan seksi di lingkungan dinas

dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

k. Melaksanakan pengendalian dan evaluasi administrasi keuangan dinas;

l. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan

guna kelancaran pelaksanaan tugas;

m. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan

kebijakan;

n. melaksanakan kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk kelancaran

pelaksanaan tugas

2.3. Subbagian Umum dan Kepegawaian:

Dipimpin oleh kepala subag umum dan kepegawaian yang mempunyai tugas pokok

merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan

pelaksanaan kegiatan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, Untuk

melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Sub Bagian Umum dan

Kepegawaian mempunyai uraian tugas:

a. Membantu sekretaris dinas dalam melaksanakan tugas urusan umum dan

kepegawaian;

b. menyusun rencana program dan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku;

c. Mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan

memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;

d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;

e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas

bawahan;

f. Melaksanakan kegiatan pengelolaan urusan administrasi umum;

g. Melaksanakan penatausahaan barang milik negara/daerah;

h. Merencanakan dan melaksanakan pengelolaan urusan perlengkapan dan rumah

tangga dinas;

i. Melaksanakan kegiatan dokumentasi, perpustakaan, kearsipan, dan kehumasan;

j. Melaksanakan koordinasi dengan sub bagian dan seksi di lingkungan dinas dalam

rangka kelancaran pelaksanaan tugas;

k. Menyediakan bahan/data pelaksanakan kebijakan pembinaan serta

penyelenggaraan diklat fungsional, teknis, keahlian, manajemen dan

(34)

l. menyediakan bahan / data pelaksanakan kebijakan akreditasi dan sertifikasi diklat

bidang kelautan dan perikanan di kabupaten;

m. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan

guna kelancaran pelaksanaan tugas;

n. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan

kebijakan;

o. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk

kelancaran pelaksanakan tugas;

3. Bidang Kelautan

Bidang Kelautan dipimpin oleh seorang kepala bidang yang mempunyai tugas pokok

melaksanakan sebagian tugas kepala dinas untuk menyiapkan bahan perencanaan,

mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan bidang

kelautan.

Untuk menyelenggarakan tugas pokok dimaksud, Bidang Kelautan mempunyai fungsi :

a. perumusan kebijakan, penyusunan rencana program dan pengelolaan petunjuk teknis

bidang kelautan;

b. pengoordinasian dan fasilitasi kegiatan bidang kelautan;

c. pengendalian, pemantauan dan pelaporan pelaksanaan kegiatan bidang kelautan;

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi kepala bidang Kelautan mempunyai uraian tugas:

a. membantu kepala dinas dalam melaksanakan tugas di bidang kelautan;

b. menyusun rencana program dan kegiatan bidang kelautan berdasarkan peraturan

perundang-undangan yang berlaku;

c. mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan

memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;

d. membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;

e. memantau, mengendalikan, mengevaluasi, dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;

f. melaksanakan koordinasi dengan sekretariat dan bidang-bidang di lingkungan dinas;

g. melaksanakan koordinasi dengan sekretariat dan bidang-bidang di lingkungan dinas;

h. menyiapkan petunjuk teknis dan naskah dinas bidang kelautan guna pengambilan

kebijakan atasan;

i. menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama penyuluhan bidang kelautan dengan

instansi terkait;

j. menyelenggarakan peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia

di bidang kelautan;

k. menyelenggarakan bimbingan teknis dalam peningkatan kapasitas kelembagaan dan

sumber daya manusia bidang kelautan;

l. menyelenggarakan rehabilitasi ekosistem kawasan pesisir yang mengalami

(35)

m. menyelenggarakan kebijakan pengelolaan wilayah pesisir , pengelolaan kawasan

konservasi, pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan;

n. menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat pesisir;

o. menyelenggarakan kebijakan rehabilitasi pantai dan mitigasi bencana alam di wilayah

pesisir dan laut;

p. menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan daerah lain terutama dengan

wilayah yang berbatasan dalam rangka pengelolaan laut terpadu;

q. menyelenggarakan kebijakan pengembangan wilayah pesisir;

r. menyelenggarakan mitigasi kerusakan lingkungan pesisir dan laut;

s. menyelenggarakan pengawasan pemanfaatan dan perlindungan sumberdaya pesisir

dan laut;

t. menyelenggarakan koordinasi pengelolaan terpadu dan pemanfaatan sumberdaya

pesisir dan laut;

u. menyelenggarakan penataan ruang pesisir dan laut sesuai dengan peta potensi;

v. menyiapkan, menganalisa bahan/data perizinan terpadu pengelolaan dan

pemanfaatan wilayah pesisir dan laut;

w. menyelenggarakan pengelolaan dan konservasi plasma nutfah spesifik lokasi di

wilayah pesisir dan laut;

x. menyelenggarakan bimbingan teknis dan pelaksanaan eksplorasi, eksploitasi,

konservasi dan pengelolaan kekayaan pesisir dan laut;

y. menyelenggarakan kebijakan penempatan terumbu karang buatan dan

pemanfaatannya di perairan laut;

z. menyiapkan dan menganalisa bahan/data penyusunan zonasi dan tata ruang pesisir

dan laut;

aa. menyelenggarakan koordinasi , pengelolaan kawasan konservasi dan rehabilitasi

pesisir dan laut;

bb. menyelenggarakan perencanaan, pemanfaatan pengawasan dan pengendalian tata

ruang pesisir dan laut;

cc. menyelenggarakan sistem perencanaan dan pemetaan serta riset potensi

sumberdaya dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut;

dd. menyelenggarakan pengawasan pemanfaatan dan perlindungan plasma nutfah

sumber daya ikan di wilayah pesisir dan laut;

ee. menyelenggarakan pengawasan dan koordinasi penegakan hukum di wilayah laut

dan pemberian informasi apabila terjadi pelanggaran di luar batas kewenangan

kabupaten;

ff. menyelenggarakan koordinasi perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan plasma

nutfah sumberdaya ikan;

gg. menyelenggarakan pengawasan dan pemanfaatan benda berharga dari kapal

tenggelam berdasarkan wilayah kewenangannya dengan pemerintah pusat dan

pemerintah provinsi;

hh. menyelenggarakan pengelolaan jasa kelautan dan kemaritiman di wilayah laut

(36)

ii. menyelenggarakan pencegahan pencemaran dan kerusakan sumberdaya pesisir dan

laut;

jj. menyelenggarakan pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang kelautan;

kk. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan

guna kelancaran pelaksanaan tugas;

ll. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan

kebijakan;

mm. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk kelancaran

pelaksanaan tugas.

Bidang Kelautan membawahkan:

3.1. Seksi Pesisir dan Konservasi Laut;

dipimpin oleh seorang kepala seksi yang mempunyai tugas pokok merencanakan,

mengkoordinasikan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan

pemberdayaan masyarakat pesisir dan konservasi laut

Sedangkan untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, kepala seksi konservasi dan

tata ruang laut mempunyai uraian tugas sebagaimana :

a. membantu kepala bidang kelautan dalam melaksanakan tugas urusan pesisir dan

konservasi laut;

b. menyusun rencana program dan kegiatan seksi pesisir dan konservasi laut

berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

c. mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan

memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;

d. membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;

e. memantau, mengendalikan, mengevaluasi, dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;

f. melaksanakan koordinasi dengan subbagian dan seksi-seksi di lingkungan dinas

dalam rangka kelancaran tugas;

g. menyediakan bahan/data konsep petunjuk teknis dan naskah dinas untuk kegiatan

pesisir dan konservasi laut;

h. menyediakan bahan/data pelaksanaan penelitian dan pengembangan pesisir dan

konservasi laut ;

i. melaksanakan rehabilitasi ekosistem kawasan pesisir yang mengalami kerusakan

(kawasan mangrove, lamun ,terumbu karang, dan habitat ikan)

j. melaksanakan kebijakan pengelolaan wilayah pesisir dan laut;

k. melaksanakan kebijakan pemberdayaan masyarakat pesisir;

l. melaksanakan kebijakan rehabilitasi pantai dan konservasi pesisir dan laut;

m. melaksanakan kebijakan pengembangan wilayah pesisir dan laut;

n. melaksanakan koordinasi pengelolaan terpadu dan pemanfaatan sumberdaya pesisir

dan laut;

o. melaksanakan koordinasi antar kabupaten/kota dalam hal pelaksanaan rehabilitasi

dan peningkatan sumberdaya ikan serta lingkungannya;

Gambar

Tabel Rencana Anggaran dan Realisasi Penggunaan Anggaran Dinas Kelautan dan

Referensi

Dokumen terkait

Dengan mempertimbangkan keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang telah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya dan masalah dan tantangan yang masih akan dihadapi pada pelaksanaan

2 05 01 24 01 Kajian kawasan budidaya laut, air payau dan air tawar Terlasananya Pedataan Potensi Kelautan dan Perikanan Tahun 2015. Tersedianya data

Batang pada Dinas Kelautan dan Perlh,anan Yabupaten Batang TA 201,'1, , dengan ini Panitta PengarJaan Bamng/Ja.n Dinas Kelautan dan Per*ananYab.. Batang

Investasi Sub Sektor Perikanan Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan Kajian Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan Kabupaten Tulang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengelolaan kawasan konservasi Taman Pesisir Ujungnegoro-Roban oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang sudah dilaksanakan

Program – program pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2014 belum sepenuhnya mampu mengurangi. permasalahan tahun 2013

Katagorisasi ini menjelaskan bahwa pegawai Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Batang mempunyai persepsi cukup baik terhadap kepemimpinan yang dijalankan,

Buku Pedoman Akademik Fakultas Kelautan dan Perikanan UNUD Buku Pedoman Akademik Fakultas Kelautan dan Perikanan UNUD halaman 2 Untuk alasan yang lebih spesifik pula,