BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Perencanaan pembangunan daerah merupakan suatu kesatuan dalam sistem perencanaan
pembangunan nasional. Hal ini dimaksudkan agar perencanaan pembangunan daerah senantiasa
konsisten, sejalan dan selaras dengan kebijakan perencanaan pembangunan dari Pemerintah
Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selaras dengan hal tersebut, perencanaan
pembangunan daerah Kabupaten Batang Tahun 2015 mengacu pada perencanaan nasional dan
provinsi sehingga diharapkan ada kesinambungan program-program pembangunan dari tingkat
pusat hingga daerah.
Selain itu, perencanaan pembangunan daerah dilakukan bersama-sama dengan para
pemangku kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing, mengintegrasikan
rencana tata ruang dengan rencana pembangunan daerah serta mempertimbangkan kondisi dan
potensi yang dimiliki, sesuai dengan dinamika perkembangan daerah dan nasional.
Disamping itu, perencanaan pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi riil yang
dialami oleh Kabupaten Batang dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,
dimana kapasitas fiskal memegang peranan penting dan menentukan dalam memilih arah
kebijakan pembangunan yang akan ditempuh.
Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENJA SKPD) Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang adalah bagian dari suatu sistem perencanaan pembangunan yang
merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menggambarkan permasalahan pembangunan
daerah serta indikasi daftar program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2015 oleh Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang untuk memecahkan permasalahan pembangunan
daerah secara terencana melalui sumber pembiayaan baik Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Kabupaten (APBD II), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi (APBD I)
maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Rencana Kerja (RENJA SKPD) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang disusun
berdasarkan dan berpedoman pada Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang dan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Kabupaten Batang, yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengoperasionalkan
RKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
dalam menjalankan visi jangka menengah daerah.
Visi dan Misi Rencana Jangka Menengah Daerah
Visi dan Misi rencana Jangka Menengah Daerah Kabupaten Batang Tahun 2012 – 2017
adalah :
VISI : Terwujudnya pemerintahan yang bersih, efektif, efisien dan profesional, untuk
MISI 1 : Mengembangkan penataan dan pembinaan birokrasi di semua tingkatan demi
terciptanya pemerintahan yang baik, bersih dan berpelayanan publik yang prima.
MISI 2 : Menciptakan iklim investasi yang baik dan mendukung usaha pengembangan
ekonomi yang berorientasi pada peningkatan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat dan
peningkatan pendapatan daerah.
MISI 3 : Meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk menunjang peningkatan ekonomi
daerah dan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.
MISI 4 : Meningkatkan kualitas sumberdaya masyarakat supaya dapat berpartisipasi aktif
dalam pembangunan.
1.2. Landasan Hukum
Dasar hukum penyusunan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
Tahun 2015 adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Batang
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 52, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 2757) ;
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan
Perundang-undangan;
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional;
5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah
beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah;
6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Nasional (RPJMN) Tahun 2007-2025;
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah;
8. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 13 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Batang Tahun 2005 – 2025
(Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2007 Nomor 13 Seri E Nomor 7);
9. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang Tahun 2012 – 2017 (Lembaran Daerah Kabupaten Batang Tahun 2012 Nomor 2);
10. Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara
Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Batang
Tahun 2008 Nomor 8 Seri E Nomor 2);
11. Peraturan Bupati Batang Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Batang Tahun 2014;.
12. Peraturan Bupati Batang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Rencana Kerja Pembangunan
1.3. Maksud dan Tujuan 1.3.1. Maksud
1. Terciptanya sinergitas dan sinkronisasi pelaksanaan pembangunan Kelautan dan
Perikanan antar wilayah dan antar sektor, terutama yang diampu oleh Dinas Kelautan
dan Perikanan Kabupaten Batang.
2. Terciptanya efisiensi dan alokasi sumber daya kelautan dan perikanan dalam
pembangunan daerah kabupaten batang, khususnya yang dilaksanakan oleh Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
1.3.2. Tujuan
Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang akan dilaksanakan
oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang pada tahun anggaran 2015.
1.4. Sistematika Penulisan
Adapun sistematika penyusunan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Batang Tahun 2015 adalah sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Bab ini memberi gambaran umum tentang penyusunan RENJA SKPD Dinas Kelautan
dan Perikanan Kabupaten Batang Tahun 2015.
1.1. Latar Belakang
Bagian ini mengemukakan pengertian ringkas tentang RENJA SKPD Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang, proses penyusunannya, dan
keterkaitannya dengan dokumen RKPD, Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan
serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD.
1.2. Landasan Hukum
Bagian ini memuat peraturan-peraturan yang mendasari penyusunan RENJA SKPD
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
1.3. Maksud dan Tujuan
Bagian ini memberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan dari penyusunan
RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
1.4. Sistematika Penulisan
Bagian ini menguraikan pokok bahasan dalam penulisan RENJA SKPD Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang serta susunan garis besar isi dokumen.
Bab II Evaluasi Pelaksanaan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
Tahun 2013.
Bab ini memuat kajian terhadap hasil evaluasi pelaksanaan RENJA SKPD Dinas
Kelautan dan Perikanan Tahun 2013 dan perkiraan Tahun 2016.
2.1. Evaluasi Pelaksanaan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2013
dan Capaian Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
Bagian ini menguraikan review hasil evaluasi pelaksanaan RENJA SKPD Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang tahun 2013 dan realisasi Renstra Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang mengacu pada hasil Laporan Kinerja
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
Bagian ini menguraikan capaian kinerja pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Batang berdasarkan indikator yang sudah ditentukan.
2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Batang.
Bagian ini menguraikan tingkat kinerja pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Batang, permasalahan dan hambatan, dampak terhadap visi/misi,
tantangan dan peluang, dan rekomendasi serta catatan strategis untuk ditindak
lanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun 2013.
2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD
Bagian ini menguraikan proses pembandingan rancangan awal dengan analisis
kebutuhan, dan temuan-temuan yang ada setelah proses tersebut.
2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Bagian ini menguraikan hasil kajian terhadap program/kegiatan yang diusulkan.
Bab III Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan
Bab ini menguraikan tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang direncanakan
3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
Bagian ini menguraikan tentang telaahan terhadap kebijakan nasional yang
menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional terkait dengan
tugas pokok dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
Kabupaten Batang
3.2. Tujuan dan Sasaran RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Batang Kabupaten Batang
Bagian ini merumuskan tujuan dan sasaran didasarkan atas isu penting
penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Batang yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang.
3.3. Program dan Kegiatan
Bagian ini menguraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
Bab IV Penutup
Bab ini menguraikan tentang catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam
rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BATANG TAHUN 2013
2.1. Evaluasi Pelaksanaan RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Tahun 2013 dan Capaian Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang.
Rencana Kerja suatu SKPD adalah Penjabaran Perencanaan tahunan dari Rencana
Strategis SKPD tersebut. Sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008
tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah, setiap dokumen perencanaan harus dievaluasi dalam pelaksanaannya.
Oleh karena itu RENJA SKPD Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten
Batang Tahun 2013 juga harus dilakukan evaluasi. Evaluasi terhadap RENJA SKPD Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang Tahun 2013 meliputi 3 (tiga) hal,
yaitu kebijakan perencanaan program & kegiatan, pelaksanaan rencana program & kegiatan, dan
hasil rencana program & kegiatan.
Penyusunan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang
Tahun 2015, memperhatikan beberapa unsur pokok sebagaimana berikut :
a. Masalah – masalah yang dihadapi dan sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya;
b. Tujuan yang dikehendaki;
c. Sasaran – sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya;
d. Kebijakan – kebijakan untuk melaksanakannya serta seksi pelaksana;
Penyusunan Renja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang
Tahun 2015 juga memperhatikan hal – hal sebagai berikut :
a. Hasil evaluasi capaian kinerja tahun 2013 sebagai entry point dalam penyusunan
perencanaan tahun 2015;
b. Memperhatikan keberlanjutan (sustainable development) untuk menjaga stabilitas dan konsistensi pembangunan. Masalah-masalah yang dihadapi dan sumber daya yang akan
digunakan serta pengalokasiannya;
Evaluasi Program Tahun 2013
Alokasi Anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang
Tahun 2013 adalah sebesar Rp 12.551.879.909,- (termasuk Belanja Tidak Langsung) dengan 11
program dan 43 kegiatan. Dari jumlah dana tersebut terealisasi sebesar Rp 10.966.091.716,-
dengan capaian kinerja fisik sebesar 100% dan capaian kinerja keuangan sebesar 87,37%.
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan sebagaimana tercantum dalam Laporan
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
1. Meningkatkan produk dan produktivitas yang berdaya saing
Tujuan tersebut mencakup 1 (satu) sasaran strategis sebagai berikut :
1) Meningkatnya Produksi Perikanan Tangkap dan produksi perikanan budidaya
Capaian peningkatan produksi perikanan tangkap dan produksi perikanan budidaya
tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
a. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap dengan kegiatan
penyediaan dan rehabilitasi sarana prasarana produksi perikanan tangkap,
Kegiatan pemeliharaan alur muara dan kolam tambat.
b. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Budidaya dengan kegiatan
penyediaan dan rehabilitasi sarana prasarana produksi perikanan budidaya,
kegiatan Pengembangan dan Pelayanan Unit Pembenihan Rakyat dan
Pembudidayaan Perikanan dan kegiatan pengelolaan balai benih ikan.
Gambaran ketercapaian sasaran sasaran tersebut diatas diukur dengan indikator
kinerja sebagai berikut :
No Indikator Target Realisasi % Capaian % Kenaikan/
penurunan
2013 2012
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Produksi Perikanan Tangkap (ton)
32.806,1 78
32.71 6,500
27.544, 700
99,73 18,77
2 Produksi Perikanan
Budidaya (ton) 2.250,70 1.796,10
1.152,2 0
79,80 55,88
Rata-rata capaian kinerja sasaran 89,765 37,33
Capaian kinerja sasaran peningkatan produksi perikanan tangkap dan produksi
perikanan budidaya adalah sebesar 89,765 %, maka capaian kinerja tersebut masuk
dalam kategori Baik walaupun tidak memenuhi target yang ditetapkan. Capaian kinerja tersebut diukur dari capaian peningkatan produksi perikanan tangkap dan
produksi perikanan budidaya. Dari hasil produksi perikanan tangkap dan perikanan
budidaya tersebut belum memenuhi target. Tidak tercapainya target tersebut karena
kondisi cuaca sepanjang tahun 2013 yang seringkali ekstrem sehingga menyebabkan
nelayan tidak maksimal dalam melaksanakan penangkapan ikan, sedangkan bagi para
pembudidaya cuaca ekstrem menyebabkan beberapa kolam menjadi kebanjiran, hal ini
menyebabkan produksi/panen budidaya tidak maksimal. Akan tetapi melihat
prosentase capaiannya masih dalam kategori amat baik.
Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran tersebut
mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya sarana prasarana yang tersedia dan kenaikan jumlah armada penangkapan ikan serta semakin intensifnya usaha
Sampai dengan tahun 2013, capaian kinerja sasaran produksi perikanan tangkap dan
produksi perikanan budidaya adalah 32.718.296,10 ton, capaian kinerja tersebut
belum memenuhi target akhir periode RPJMD tahun 2012 - 2017 sebesar
32.808.428,50 ton. Kondisi tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem di
perairan jawa dan sekitarnya, menyebabkan menurunya aktivitas penangkapan ikan
oleh nelayan, begitu juga dengan kondisi cuaca di daratan dengan curah hujan yang
cukup tinggi menyebabkan beberapa kolam budidaya/tambak masyarakat kebanjiran
sehingga panen/produksi menjadi tidak maksimal.
Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja
tersebut adalah dengan melaksanakan upaya mitigasi terhadap bencana dan
peningkatan sarpras produksi.
2. Mengelola sumberdaya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan
Tujuan tersebut mencakup 2 (dua) sasaran strategis sebagai berikut :
1) Meningkatnya kesadaran, kemampuan/pengetahuan mitigasi dan usaha
pelestarian/rehabilitasi sumberdaya dari masyarakat.
Capaian peningkatan tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
Program Pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya dengan kegiatan pembinaan kelompok masyarakat pengawas,
Kegiatan Koordinasi pengendalian sumberdaya kelautan dan perikanan dan
Mitigasi Kerusakan lingkungan pesisir dan laut.
2) Mengelola kawasan konservasi secara komprehensif dari pemerintah disertai dengan
identifikasi dan kajian potensi sumberdayanya. Capaian peningkatan tersebut didukung
oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
Program Rehabilitasi dan Konservasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan dengan kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Konservasi
Perairan, Keg. Penyusunan profil kawasan konservasi perairan, Keg.
Pendampingan program bidang kelautan.
Gambaran ketercapaian sasaran sasaran tersebut diatas diukur dengan
No Indikator Target
Realisasi
% Capai
an
% Kenaikan/ penuruna n
2013 2012
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Cakupan Bina
Kelompok Pengawasan (orang)
270 250 200 92,59 20
2 Tingkat Pengelolaan Konservasi
Dikelola minimum
Dikelola secara minimum
Didir ikan
100 100
Rata-rata capaian kinerja sasaran 96,29
Capaian kinerja sasaran pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan secara
berkelanjutan adalah sebesar 96,29%, maka capaian kinerja tersebut masuk dalam
kategori Amat Baik walaupun pada cakupan bina kelompok pengawasan tidak memenuhi target yang ditetapkan. Capaian kinerja tersebut diukur dari cakupan bina
kelompok pengawasan dan tingkat pengelolaan konservasi. Dari hasil cakupan bina
kelompok pengawasan tersebut belum memenuhi target. Tidak tercapainya target
tersebut karena keterbatasan anggaran yang diterima, sehingga tidak mencakup
kelompok sesuai dengan target yang ditetapkan. Akan tetapi melihat prosentase
capaiannya masih dalam kategori amat baik. Sedangkan untuk capaian tingkat
pengelolaan konservasi telah sesuai dengan target dimana kawasan konservasi telah
dikelola secara minimum, dengan dibangunnya beberapa sarpras pendukung
konservasi.
Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran tersebut
mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana serta dukungan anggaran yang lebih besar.
Sampai dengan tahun 2013, capaian kinerja cakupan bina kelompok pengawasan
adalah sebanyak 250 orang, capaian kinerja tersebut belum memenuhi target akhir
periode RPJMD tahun 2012 - 2017 sebesar 270 orang. Kondisi tersebut karena
keterbatasan anggaran sehingga kegiatan yang dilaksanakan tidak mampu untuk
mencakup kelompok sesuai dengan target yang dilaksanakan. Sedangkan untuk
tingkat pengelolaan konservasi telah memenuhi target yang ditetapkan dimana
kawasan konservasi telah dikelola secara minimum.
Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja
tersebut adalah dengan mengupayakan penambahan anggaran pada tahun anggaran
2014 dimana kegiatan sosialisasi dapat mencakup seluruh kelompok yang tersedia,
3. Memperluas Akses Pemasaran dan Tingkat Konsumsi Ikan.
Tujuan tersebut mencakup 2 (dua) sasaran strategis sebagai berikut :
1) Meningkatkan usaha pembinaan dan pengembangan usaha perikanan. Capaian
peningkatan tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
a. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap dengan kegiatan
Pendampingan Program Perikanan Tangkap.
b. Program Pemberdayaan Ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan
kegiatan Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan Tangkap.
2) Meningkatnya konsumsi ikan pada masyarakat. Capaian peningkatan tersebut
didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
Program Optimalisasi Pengolahan dan Pemasaran Produksi Perikanan dengan kegiatan Penyediaan dan rehabilitasi Sarana dan prasarana pengolahan,
peningkatan mutu, dan pemasaran hasil perikanan, kegiatan Pengembangan
sistem rantai dingin, Pemberdayaan kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar)
No Indikator Target
Realisasi
% Capai
an
% Kenaikan/ penuruna n
2013 2012
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Cakupan Bina
Kelompok Tangkap (kelompok)
59 49 35 83,3 40
2 Cakupan Bina
Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Kelompok)
30 14 10 46,67 40
3 Tingkat Konsumsi Ikan (Kg/Kapita/Th)
14,5 24,17 14 166,6
8
72,64
Rata-rata capaian kinerja sasaran 98,83
Capaian kinerja sasaran untuk memperluas akses pemasaran dan peningkatan
konsumsi makan ikan adalah sebesar 98,83%, maka capaian kinerja tersebut masuk
dalam kategori Amat Baik dimana perluasan akses pemasaran dan peningkatan konsumsi ikan telah tercapai.
Walaupun pada cakupan bina kelompok tangkap dan cakupan bina kelompok
poklahsar tidak memenuhi target yang ditetapkan akan tetapi prosentase capaian
mencapai >90% karena pada tingkat konsumsi ikan melebihi target yang telah
ditetapkan.
Capaian kinerja tersebut diukur dari cakupan bina kelompok tangkap, bina kelompok
poklahsar dan tingkat konsumsi ikan. Dari hasil cakupan bina kelompok tangkap dan
partisipasi masyarakat nelayan dan pengolah berkurang disebabkan kesalahan dalam
menentukan time schedule pelaksanaan kegiatan dimana pada saat pelaksanaan
kegiatan, masyarakat nelayan telah mulai aktif melaut dan aktivitas penangkapan
maupun pelelangan sudah meningkat. Akan tetapi untuk tingkat konsumsi ikan
melebihi target yang ditentukan.
Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran tersebut
mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya tingkat partisipatif dan kesadaran masyarakat terhadap program kegiatan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten
batang melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Batang.
Sampai dengan tahun 2013, capaian kinerja cakupan bina kelompok tangkap adalah
sebanyak 49 orang, capaian kinerja tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan
dalam RPJMD tahun 2012 - 2017 sebesar 59 kelompok begitu juga dengan cakupan
bina kelompok poklahsar juga tidak memenuhi target yang ditetapkan sebesar 30
kelompok. Kondisi tersebut karena penentukan jadwal pelaksanaan kegiatan yang
tidak pas dengan aktivitas masyarakat nelayan dan pengolah sehingga tingkat
partisipatifnya menurun.
Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja
tersebut adalah dengan mempersiapkan lebih matang terhadap perencanaan awal
kegiatan dimana jadwala pelaksanaan dapat menyesuaikan aktivitas kegiatan nelayan
dan pengolah/bakul.
4. Meningkatkan kapasitas SDM Masyarakat Kelautan dan Perikanan.
Tujuan tersebut mencakup 2 (dua) sasaran strategis sebagai berikut :
1) Meningkatnya status klas pada kelompok budidaya. Capaian peningkatan tersebut
didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
a. Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Budidaya dengan kegiatan
Pendampingan program bidang perikanan budidaya;
b. Program Pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan
kegiatan Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan);
2) Bertambahnya jumlah kelompok masyarakat kelautan dan perikanan. Capaian
peningkatan tersebut didukung oleh program dan kegiatan sebagai berikut :
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan dengan kegiatan Pemberdayaan kelompok usaha bersama (KUB) Perikanan tangkap,
kegiatan pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan, kegiatan pemberdayaan
kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.
Gambaran ketercapaian sasaran sasaran tersebut diatas diukur dengan indikator
No Indikator Target
Realisasi
% Cap aian
% Kenaikan/ penuruna n
2013 2012
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Cakupan Bina Kelompok Budidaya (kelompok)
5 kelomp
ok madya
4 kelomp
ok madya
2 kelompo k madya
80 100
2 Cakupan Bina
Kelompok Pengawasan (orang)
270 250 200 92,5
9
20
3 Cakupan Bina
Kelompok Tangkap (kelompok)
59 49 35 83,3 40
4 Cakupan Bina
Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Kelompok)
30 14 10 46,6
7
40
Rata-rata capaian kinerja sasaran 75,6
4
Capaian kinerja sasaran untuk Meningkatkan kapasitas SDM Masyarakat Kelautan dan
Perikanan adalah sebesar 75,64%, maka capaian kinerja tersebut masuk dalam
kategori Cukup Baik dimana Peningkatan Kapasitas SDM Masyarakat Kelautan dan Perikanan belum optimal tercapai.
Sebagaimana telah diuraikan pada capaian sasaran sebelumnya, bahwa melihat
prosentase tingkat cakupan bina kelompok (tangkap, buddidaya, pengawasan dan
poklahsar) tidak optimal karena pelaksanaan kegiatan kurang sesuai dengan jadwal
kegiatan masyarakat.
Akan tetapai jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2012, capaian kinerja sasaran
tersebut relatif mengalami kenaikan karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program kegiatan yang dilaksanakan
pemerintah.
Upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Batang untuk menyempurnakan capaian indikator kinerja
tersebut adalah dengan mempersiapkan lebih matang terhadap perencanaan awal
kegiatan dimana jadwala pelaksanaan dapat menyesuaikan aktivitas kegiatan nelayan
Adapun perbandingan antara rencana anggaran dan realisasi penggunaan anggaran
yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang pada tahun 2012
adalah sebagai berikut :
Tabel Rencana Anggaran dan Realisasi Penggunaan Anggaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
Tahun Anggaran 2013
U
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 264.862.367,00 96,85
Belanja Langsung 8.624.861.784,00
100,00
Penyediaan jasa surat menyurat 2.850.000,00
76,05 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 24.392.617,00
94,49 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan
dinas/operasional
7.200.000,00
100,00
Penyediaan jasa kebersihan kantor 20.000.000,00
11.663.250,00 99,72 Penyediaan alat tulis kantor
Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 16.077.450,00 99,70
100,00 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan
kantor
5.500.000,00
98,25
Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor 19.649.500,00
Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 2.340.000,00 100,00
Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 113.834.550,00 99,93 99,99
Kegiatan Pengelolaan Keuangan SKPD 41.355.000,00
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 391.878.967,00 94,88
pengadaan Kendaraan dinas/operasional 211.225.000,00 99,63
Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 38.274.000,00 99,25
Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 137.879.967,00 87,29
100,00
Pemeliharaan rutin/berkala Komputer 4.500.000,00
85,17
Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya 7.793.500,00 85,17
Program peningkatan disiplin aparatur 7.793.500,00
Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
23.840.000,00 95,36
Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
5.000.000,00 100,00
94,20
Monitoring dan Evaluasi 18.840.000,00
98,39 Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan
Tangkap
67.581.000,00 96,54 Program pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan
dan perikanan
396.086.400,00
Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) 98.865.000,00 98,72
Penyusunan Profil Desa Pesisir Tangguh 162.357.500,00 98,40
Pemberdayaan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Hasil Perikanan
Perkiraan Pencapaian Tahun Anggaran 2014
Sedangkan untuk tahun berjalan yakni tahun anggaran 2014 dengan usulan sebesar
Rp. 12.485.272.798,- terurai dalam 11 program dan 42 kegiatan, diharapkan keberhasilan kinerja
mencapai 100 % atau minimal sama dengan tahun 2013, baik realisasi keuangan maupun
realisasi fisik kegiatan.
Apabila dikaitkan dengan pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Batang, pada dasarnya
kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang adalah sebagai
“Pelaksana”. Setiap program pembangunan dan sistem yang akan memberikan kemudahan bagi SKPD untuk menentukan arah dan sasaran kegiatan, lingkup dan pengukuran tingkat
kesuksesannya.
Berdasarkan hasil yang diperoleh melalui penilaian kinerja terhadap program maupun
kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2013 serta perkiraan capaian program dan kegiatan 143.250.000,00
Program pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan dan perikanan
139.593.500,00 97,45
99,91
Pembinaan Kelompok Masyarakat Pengawas 24.978.000,00
24.910.000,00 99,64 Koordinasi Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan
99,81 Mitigasi Kerusakan Lingkungan Pesisir dan Laut 39.922.500,00
Intensifikasi Pengawas Mutu Hasil Perikanan 21.070.000,00 99,15
9.893.500,00 98,94 Pengendalian Lingkungan Budidaya Perikanan dan Kesehatan
Ikan
18.819.500,00 85,54 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengawasan
100,00
Program peningkatan mitigasi bencana alam laut dan prakiraan iklim laut
30.000.000,00 100,00
Gerakan Bersih Pantai 30.000.000,00
75,45
Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana Prasarana Produksi Perikanan Budidaya
1.663.368.000,00 73,74
Program pengembangan dan pengelolaan perikanan budidaya
1.824.701.300,00
99,68
Pengelolaan Balai Benih Ikan 62.440.300,00
Pengembangan dan Pelayanan Unit Pembenihan Rakyat dan Pembudidayaan Perikanan
89.887.500,00 99,88
90,06
Pendampingan Program Perikanan Budidaya 9.005.500,00
Program pengembangan dan pengelolaan perikanan tangkap
4.429.460.900,00 84,08
Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana Prasarana Produksi Perikanan Tangkap
831.097.500,00 56,96
321.158.000,00 98,82 Pengelolaan TPI
97,16
Pendampingan Program Perikanan Tangkap 136.027.500,00
Pemeliharaan Alur Muara dan Kolam Tambat Labuh 3.141.177.900,00 93,93
91,84
Penyediaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Pengolahan, Peningkatan Mutu, dan Pemasaran Hasil Perikanan
800.733.150,00 91,25
Program Optimalisasi pengolahan dan pemasaran produksi perikanan
864.682.650,00
99,92
Pengembangan Sistem Rantai Dingin 63.949.500,00
Program Rehabilitasi dan Konservasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
251.962.200,00 96,91
99,61 Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Konservasi Perairan 39.843.000,00
96,65 Penyusunan Profil Kawasan Konservasi Perairan 48.325.000,00
Rehabilitasi Ekosistem Pesisir 99.401.850,00 99,40
91,99
Pendampingan Program Bidang Kelautan 64.392.350,00
10.966.091.716,00
tahun 2014, dapat dikemukakan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan program dan
kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang sebagai berikut :
1. Terbatasnya jumlah PNS pelaksana kegiatan pada Dinas Kelautan dan Perikanan, sehingga
efektifitas pelaksanaan kegiatan menjadi kurang.
2. Belum optimalnya pemanfaatan dari stakeholder perikanan terhadap sarana dan prasarana
kelautan dan perikanan yang telah dibangun, menyebabkan tidak optimalnya nilai manfaat
bangunan;
3. Masih rendahnya penguasaan teknologi perikanan dan kesadaran serta peran masyarakat
dalam menjaga kelestarian lingkungan dan belum adanya pengaturan tata ruang pesisir dan
laut.
4. Kurang maksimalnya penataan ruang pemanfaatan lahan di kawasan pengembangan PPI,
menyebabkan alur keluar masuk kapal menjadi tidak lancar.
5. Masih rendahnya kemampuan pembudidaya ikan dalam penerapan Cara Budidaya Ikan Yang
Baik (CBIB) atau Good Aquaculture Practices (GAP) agar memenuhi jaminan mutu dan
keamanan hasil perikanan sebagaimana yang dipersyaratkan oleh pasar global.
6. Masih terbatasnya pemanfaatan lahan budidaya air tawar, budidaya air payau dan mahalnya
harga pakan tambahan ikan peliharaan, serta masih rendahnya konsumsi ikan masyarakat
kabupaten Batang.
7. Sering terjadinya perubahan iklim secara ekstrim seperti curah hujan yang tinggi, suhu yang
fluktuatif, ombak yang besar, dsb yang dapat mengakibatkan resiko kematian ikan dan
hambatan untuk menangkap ikan di laut.
Dari identifikasi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Batang dalam pelaksanaan urusan kelautan dan perikanan, maka peningkatan kinerja
organisasi melalui kegiatan tahunan yang dilaksanakannya, menjadi hal yang mutlak dilakukan
secara sistematis dan terukur.
Dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan
berdasarkan Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Tahun 2012-2017, maka
strategi dan kebijakan yang akan ditempuh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
pada tahun 2015 adalah sebagai berikut :
MISI : Mensejahterakan masyarakat kelautan dan perikanan
Misi ini diupayakan dengan pelaksanaan strategi / arah kebijakan sebagai berikut :
1. Mengembangkan usaha perikanan yang diarahkan pada percepatan penanggulangan
kemiskinan dan ketahanan pangan menuju terwujudnya produk perikanan prima yang berdaya
saing dengan strategi kebijakan pengembangan usaha Perikanan, diarahkan pada percepatan
penanggulangan kemiskinan dan ketahanan pangan melalui penyempurnaan regulasi,
pendampingan usaha ekonomi produktif dan industrialisasi perikanan menuju terwujudnya
produk perikanan prima yang berdaya saing;
2. Melaksanakan monitoring, pengendalian, pengawasan dan penegakan hukum dapat
mengendalikan eksploitasi sumberdaya kelautan dan perikanan serta penggunaan bahan
tambahan makanan berbahaya pada produk perikanan dengan strategi Pelaksanaan
dapat mengendalikan eksploitasi sumberdaya kelautan dan perikanan serta penggunaan
bahan tambahan makanan berbahaya pada produk perikanan;
3. Komitmen pemerintah terhadap Pembangunan sektor kelautan dan perikanan dapat menjamin
mitigasi, dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan perairan dengan strategi Komitmen pemerintah
terhadap Pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang disertai dukungan APBD/ APBN
dan stakeholder dapat menjamin terlaksananya mitigasi dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan
perairan yang disebabkan oleh pencemaran, perusakan oleh manusia, maupun fenomena
alam;
4. Melaksanakan pengelolaan BBI (Balai Benih Ikan), PBI (Pasar Benih Ikan), TPI (Tempat
Pelelangan Ikan), Kawasan Koservasi, kawasan/ lahan budidaya, dan kawasan pelabuhan
perikanan, menuju industrialisasi perikanan yang berwawasan lingkungan dengan strategi
Pengelolaan BBI (Balai Benih Ikan), PBI (Pasar Benih Ikan), TPI (Tempat Pelelangan Ikan),
Kawasan Koservasi, kawasan/ lahan budidaya, dan kawasan pelabuhan perikanan, menuju
industrialisasi perikanan yang berwawasan lingkungan.
5. Memanfaatkan Potensi Sumber daya Alam secara optimal dapat meningkatkan minat
investasi yang berwawasan lingkungan dengan strategi Pemanfaatan Potensi Sumber daya
Alam secara optimal dapat dilakukan melalui Identifikasi, kajian, Penguatan kapasitas
kelembagaan, peningkatan kemampuan SDM, pemanfaatan aset sehingga dapat
meningkatkan minat investasi yang berwawasan lingkungan;
6. Pengembangan usaha dan industri perikanan dengan strategi Pelaku usaha perikanan yang
proaktif, serta iklim dunia usaha yang semakin kondusif dapat menjadi motivasi UMKM untuk
menghasilkan branding product yang berdaya saing.
7. Memotivasi UMKM untuk menghasilkan branding product yang berdaya saing dengan strategi
pelaku usaha perikanan yang proaktif, serta iklim dunia usaha yang semakin kondusif dapat
menjadi motivasi UMKM untuk menghasilkan branding product yang berdaya saing.
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang
Dalam beberapa tahun terakhir, secara umum, kualitas penyelenggaraan pelayanan bidang
kelautan dan perikanan di Kabupaten Batang terus mengalami peningkatan. Beberapa indikator
yang menyebabkan adanya peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan di bidang kelautan
dan perikanan tersebut meliputi :
1. Peningkatan jumlah sarana dan prasarana perikanan yang tersedia di Kawasan
Pengembangan PPI Klidang Lor, Kawasan Konservasi Perairan dan Balai Benih Ikan (BBI);
2. Meningkatnya kapasitas Sumberdaya masyarakat pengolah dan masyakarat pesisir dalam
hal aset dan wawasan / pengetahuan teknologi melalui pelatihan dan bantuan permodalan;
3. Peningkatan jumlah produksi perikanan (tangkap dan budidaya);
4. Peningkatan luas area yang tertanami mangrove di pesisir kab. batang;
Tabel 1.
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD Tahun
SKPD : Dinas Kelautan dan Perikanan
Indikator Kinerja Program / Sasaran Kegiatan
Rencana Tahun 2015
Catatan Penting
Prakiraan Maju Tahun 2016
Lokasi target capaian
kinerja Volume
Kebutuhan Dana/ pagu indikatif dan
Sumber Dana target capaian
kinerja materai, perangko dan lembar/surat negara lainnya kebutuhan telpon, listrik dan air
Dinas pemeliharaan dan perizinan
kendaraan dinas/operasional
00 00 01 10 Penyediaan alat tulis kantor
Tersedianya alat tulis kantor barang cetakan dan penggandaan komponen intalasi listrik / penerangan bangunan kantor peralatan dan perlengkapan kantor
undangan undangan
00 00 01 17 Penyediaan makanan dan minuman
Tersedianya jasa penyediaan kordinasi dan konsultasi ke luar daerah
Tercukupinya kebutuhan belanja perjalanan dinas dalam dan luar kuantitas sarana dan kualitas peralatan gedung kantor
Meningkatnya sarana peralatan gedung kantor kebutuhan sarana kerja mebeulair prasarana gedung
Dinas Kelautan
gedung kantor kantor Dinas dan Perikanan
00 00 02 24 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
Terpeliharanya kondisi baik kendaraan dinas/operasional sebagai sarana penunjang fungsi pelayanan aparatur
Dinas Kelautan dan Perikanan
1 Tahun 1 Tahun 260.000.000 0 0 - 1 Tahun 265.000.000
00 00 02 28 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
Terpeliharanya fungsi peralatan gedung kantor
Dinas Kelautan dan Perikanan
1 paket 1 Paket 25.000.000 0 0 - 1 paket 30.000.000
00 00 03 Program peningkatan disiplin aparatur
00 00 03 02 Pengadaan pakaian dinas beserta
perlengkapannya
Terwujudnya pakaian dinas (PDH) bagi aparatur
Dinas Kelautan dan Perikanan
55 set 55 Set 15.000.000 0 0 - 55 set 15.000.000
00 00 05 Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
00 00 05 01 Pendidikan dan pelatihan formal
Terwujudnya peningkatan kapasitas SDM Aparatur
Dinas Kelautan dan Perikanan
1 paket 1 Paket 60.000.000 0 0 - 1 paket 65.000.000
00 00 06 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
00 00 06 01 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
Tersusunnya laporan capaian kinerja dan realisasi kinerja SKPD
pengawasan dan pengendalian kapasitas SDM masyarakat kapasitas SDM masyarakat kapasitas SDM masyarakat dan Pengelolaan Perikanan pelelangan ikan, peningkatan sarpras
1 Keg 350.000.000 0 0 - Terlasananya kelancaran pelelangan ikan, peningkatan sarpras
pelelengan dan peningkatan raman / pendapatan
pelelengan dan peningkatan kebutuhan akan sarpras perikanan tangkap sebanyak 1 paket jumlah sarpras perikanan jumlah sarpras perikanan program perikanan tangkap
Terlaksananya kegiatan program pemerintah pusat di daerah (PUMP) penambahan kub perikanan tangkap
sebanyak 10 KUB
1 Keg 150.000.000 0 0 - Terbentuknya penambahan kub perikanan tangkap
sebanyak 10 KUB
175.000.000 kegiatan pelatihan pemberdayaan pada kelompok usaha bersama perikanan tangkap kelompok usaha masyarakat
1 Keg 80.000.000 0 0 - Terpenuhinya peningkatan kapasitas kelembagaan / kelompok usaha masyarakat kelancaran alur muara sungai dan
pengerukan dan normalisasi alur muara dan kolam
pengerukan dan normalisasi alur muara dan kolam Pelaporan Bidang Perikanan evaluasi tidak terakomodir di
Tersusunya 1 dokumen monev
Tangkap program pelelangan ikan dan peningkatan sarpras pelelangan ikan pelelangan ikan sebanyak 1 paket pelelangan ikan sebanyak 1 paket kelompok usaha (KUB) perikanan tangkap
Meningkatnya kapasitas dan jumlah kelompok usaha bersama bidang perikanan tangkap (KUB kelompok usaha bersama (KUB) perikanan tangkap menjadi sebanyak 61 kelompok
1 Keg 95.000.000 0 0 - Terbentuknya kelompok usaha bersama (KUB) perikanan tangkap menjadi sebanyak 63 kelompok
95.000.000
02 05 26 02 Pemberdayaan kelompok
pembudidaya ikan (pokdakan)
Peningkatan status klas kelompok budidaya kapasitas SDM Dan kelembagaan
Dinas Kelautan dan
Meningkatnya kapasitas SDM pada masyarakat
1 Keg 125.000.000 0 0 - Meningkatnya kapasitas SDM pada masyarakat
usaha masyarakat pesisir
Perikanan pesisir sebanyak 25 kelompok
pesisir sebanyak 25 kelompok kapasitas SDM dan kuantitas kelompok
pengolah dan pemasar hasil perikanan jumlah kelompok usaha pengolah dan pemasar menjadi sebanyak 35 kelompok
1 Keg 80.000.000 0 0 - Terbentuknya jumlah kelompok usaha pengolah dan pemasar
Pengawasan dan Pengendalia gerakan bersih pantai dengan luas area seluas 10 ha
02 05 27 03 Mitigasi kerusakan lingkungan pesisir dan laut
Terlaksananya sosialisasi dan pelatihan mitigasi kerusakan lingkungan pesisir dan laut. kapasitas dan pengetahuan kapasitas dan pengetahuan program bidang kelautan dari kegiatan kementerian kelautan dan perikanan sebanyak 1 keg
1 Keg 200.000.000 0 0 - Terselenggaranya kegiatan
pendampingan dari kegiatan kementerian kelautan dan perikanan sebanyak 1 keg
200.000.000
02 05 27 05 Penyediaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana pengawasan
Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana kegiatan dan prasarana kegiatan dan prasarana kegiatan pengawas mutu hasil perikanan
Terselenggarannya kegiatan sosialisasi pengawasan mutu hasil perikanan budidaya dalam
1 Keg 80.000.000 0 0 - Tercapaianya cakupan bina kelompok budidaya dalam
kesehatan ikan lingkungan budidaya dan kesehatan ikan serta bantuan obat-obatan dan probiotik
kegiatan
sosialisasi dan bintek serta
sosialisasi dan bintek serta
Rehalibitasi dan Konservasi rehabilitasi sarana dan prasarana pemberdayaan ekonomi
masyarakat di wilayah pesisir
Meningkatnya aktivitas pengelolaan kawasan pesisir menjadi optimum kawasan pesisir menjadi optimum
1 Paket 450.000.000 0 4.500.000.000 - Meningkatnya aktivitas pengelolaan kawasan pesisir menjadi optimum
450.000.000
02 05 28 02 Pengelolaan dan pengembangan kawasan taman pesisir
Meningkatnya aktivitas pengelolaan kawasan pesisir menjadi dikelola minimum kawasan pesisir menjadi minimum wilayah pesisir dan laut
Peningkatan kualitas data potensi kelautan dan perikanan kualitas data potensi kelautan dan perikanan sebanyak 1 dokumen
1 Paket 100.000.000 0 0 - Peningkatan kualitas data potensi kelautan dan perikanan sebanyak 1 dokumen
02 05 29 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan
02 05 29 01 Penyediaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana pengolahan, peningkatan mutu dan pemasaran hasil perikanan
Meningkatnya jumlah sarpras pengolahan dan tempat pemasaran hasil perikanan jumlah sarpras pengolahan dan tempat
pemasaran hasil perikanan sebanyak 7 paket
1 Paket 100.000.000 0 1.000.000.000 - Meningkatnya jumlah sarpras pengolahan dan tempat
pemasaran hasil perikanan sebanyak 4 paket
2.000.000.000
02 05 29 03 Safari gemar makan ikan
Meningkatnya indeks tingkat konsumsi makan ikan konsumsi makan ikan sebanyak 2%
1 Keg 100.000.000 0 0 - Meningkatnya konsumsi makan ikan sebanyak 5%
100.000.000
02 05 29 04 Pengembangan sisten rantai dingin
Meningkatnya sarpas pengolahan hasil perikanan
pengolahan hasil perikanan sebanyak 5 paket
1 Paket 125.000.000 0 0 - Meningkatnya sarpas
pengolahan hasil perikanan 3 paket
150.000.000
02 05 29 07 Pengembangan informasi
pengolahan dan pemasaran hasil perikanan
meningkatnya validitas data p2hp
Dinas
pengolahan hasil perikanan sebanyak 1 dokumen
1 Paket 55.000.000 0 0 - Meningkatnya sarpas
pengolahan hasil perikanan dan Pengelolaan Perikanan Budidaya
rehabilitasi sarana dan prasarana produksi perikanan budidaya
peningkatan jumlah sarpras, dan produksi jumlah sarpras sebanyak 4 paket
penambahan jumlah sarpras sebanyak 4 paket
02 05 30 02 Pengembangan balai benih ikan
Tercapainya peningkatan jumlah sarpras dan produksi perikanan budidaya jumlah sarpras sebanyak 5 paket pekerjaan
1 Paket 200.000.000 0 0 - Peningkatan jumlah sarpras sebanyak 5 paket pekerjaan
225.000.000
02 05 30 03 Pengembangan dan pelayanan unit pembenihan rakyat dan
pembudidayaan perikanan
Terpenuhinya peningkatan kapasitas modal dan ketrampilan kelompok pada UPR dan kapasitas modal dan ketrampilan kelompok pada UPR dan pembudiaya sejumlah 20 UPR
1 Paket 250.000.000 0 0 - Terpenuhinya peningkatan kapasitas modal dan ketrampilan kelompok pada UPR dan pembudiaya sejumlah 30 UPR
300.000.000
02 05 30 06 Pendampingan program perikanan budidaya
Peningkatan kapasitas usaha mina pedesaan kapasitas usaha mina pedesaan pada 40 kelompok
1 Paket 125.000.000 0 0 - Peningkatan kapasitas usaha mina pedesaan 55 kelompok
150.000.000
02 05 30 08 Intensifikasi produksi perikanan budidaya
Meningkatnya intensitas produksi perikanan budidaya sebesar 5%
1 Paket 225.000.000 0 0 - Meningkatnya intensitas produksi perikanan budidaya sebesar 3%
250.000.000
Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi
Sampai saat ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang dipimpin oleh seorang
Kepala Dinas yang bertanggung jawab langsung kepada Bupati Batang.
Susunan organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang Kabupaten Batang
sebagai mana yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2008 terdiri dari:
a. Kepala Dinas;
b. Sekretariat, membawahkan:
1) Sub Bagian Program;
2) Sub Bagian Keuangan;
3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
c. Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan membawahkan:
1) Seksi Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan;
2) Seksi Sarana dan Prasarana Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan.
d. Bidang Perikanan Budidaya, membawahkan:
1) Seksi Usaha Perikanan Budidaya;
2) Seksi Sarana dan Prasarana Perikanan Budidaya.
e. Bidang Perikanan Tangkap, membawahkan:
1) Seksi Usaha Perikanan Tangkap;
2) Seksi Sarana dan Prasarana Perikanan Tangkap.
f. Bidang Kelautan, membawahkan:
1) Seksi Pesisir dan Konservasi Laut;
2) Seksi Pengawasan Sumberdaya kelautan dan Perikanan;
g. Unit Pelaksana Teknis Dinas;
h. Kelompok Jabatan Fungsional.
Adapun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas adalah sebagai berikut :
a. Dinas dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang mempunyai tugas pokok
melaksanakan urusan pemerintahan daerah dan Tugas Pembantuan di Bidang
Kelautan Dan Perikanan.
b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Dinas mempunyai
fungsi :
1) Perumusan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan;
2) penyusunan rencana teknis dan pengkoordinasian di bidang kelautan dan
perikanan;
3) Pembinaan umum dan teknis di bidang kelautan dan perikanan;
4) Pembinaan, Pengelolaan, pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan;
5) Pembinaan usaha, kelembagaan dan sosial masyarakat kelautan dan perikanan;
6) Pengawasan, pengendalian dan perlindungan sumber daya hayati dan non
hayati kelautan dan perikanan;
7) Penerbitan rekomendasi, perijinan dan sertifikasi di bidang kelautan dan
perikanan;
8) pengawasan dan pengendalian perijinan usaha di bidang kelautan dan
9) pembinaan dan pengembangan usaha kelautan dan perikanan;
10) pengelolaan tempat pelelangan ikan (TPI), pasar ikan, balai benih ikan (BBI) dan
kawasan konservasi;
11) pengawasan standart teknis kapal perikanan dan alat penangkapan ikan;
12) penyelenggaraan penyuluhan, bimbingan teknis kelautan dan perikanan;
13) pelaksanaan kerjasama bidang kelautan dan perikanan;
14) pembinaan terhadap unit pelaksana teknis dinas;
15) penyelenggaraan kesekretariatan yang meliputi segala kegiatan di bidang umum,
kepegawaian, keuangan dan program;
16) pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan
fungsinya;
Untuk menunjang pencapaian tugas pokok dan fungsinya, Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Batang ditopang oleh struktur/susunan organisasi sebagai berikut:
1. Kepala Dinas
Kepala Dinas bertugas untuk memimpin tugas pokok dan fungsi, sebagaimana tersebut di
atas.
2. Sekretariat
Sekretariat Dinas Kelautan dan Perikanan dipimpin oleh seorang Sekretaris yang
mempunyai tugas tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas untuk
merencanakan, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengevaluasi, dan melaporkan
kegiatan di bidang kesekretariatan meliputi program dan kegiatan, keuangan, umum, dan
kepegawaian
Untuk menyelenggarakan tugas pokoknya, Sekretariat Dinas mempunyai fungsi :
1. penyusunan bahan kebijakan, perencanaan, pengkoordinasian, monitoring, evaluasi dan
pelaporan program dan kegiatan dinas, sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku;
2. pengendalian administrasi keuangan dinas;
3. pengendalian administrasi umum, kepegawaian dan rumah tangga dinas;
4. Pengkoordinasian penyelenggaraan program dan kegiatan Dinas.
Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi, Sekretaris Dinas mempunyai uraian tugas :
a. Membantu kepala dinas dalam melaksanakan tugas di bidang kesekretariatan;
b. mengkoordinasikan bahan rencana program dan kegiatan dinas berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
c. merencanakan program dan kegiatan kesekretariatan dinas;
d. mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan
memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;
e. membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;
f. memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
g. melaksanakan koordinasi dengan bidang-bidang lain di lingkungan dinas;
i. menyiapkan dan mengkoordinasikan bahan penyusunan rencana program legislasi
daerah / produk hukum daerah sesuai dengan bidang kewenangan dinas;
j. mengkoordinasikan penyiapan naskah dinas perijinan dibidang kelautan dan perikanan;
k. menyusun program dan kegiatan berdasarkan hasil rangkuman rencana kegiatan
bidang-bidang dalam rangka penyusunan anggaran pendapatan dan belanja dinas;
l. menyelenggarakan penatausahaan keuangan dan akuntansi dinas;
m. menyelenggarakan kegiatan pengendalian administrasi umum kepegawaian, kearsipan,
perpustakaan, perlengkapan, dan rumah tangga dinas;
n. menyelenggarakan pengendalian dan evaluasi program dan kegiatan dinas, administrasi
keuangan, administrasi umum dan kepegawaian dinas;
o. mengkoordinasikan penyusunan laporan dinas;
p. mengkoordinasikan pelaksanaan penelitian dan pengembangan sumberdaya kelautan
dan perikanan di wilayah kabupaten;
q. mengkoordinasikan dan menyusun rencana kerjasama internasional bidang kelautan
dan perikanan;
r. mengkoordinasikan perencanaan pembangunan kelautan perikanan skala kabupaten;
s. menyiapkan bahan/data pelaksanaan kebijakan pembinaan serta penyelenggaraan
diklat fungsional, teknis, keahlian, manajemen dan kepemimpinan bidang kelautan dan
perikanan;
t. menyiapkan bahan/data pelaksanaan kebijakan akreditasi dan sertifikasi diklat bidang
kelautan dan perikanan;
u. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan guna
kelancaran pelaksanaan tugas;
v. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan kebijakan;
w. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk kelancaran
pelaksanakan tugas.
Sekretariat membawahkan:
2.1. Subbagian Program:
Dipimpin oleh kepala subag Program yang mempunyai tugas pokok merencanakan,
mengkoordinasikan, mengevaluasi, menyusun, melaporkan pelaksanaan program
dan kegiatan dinas, Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud,
Kepala Sub Bagian Program mempuyai uraian tugas :
a. Membantu sekretaris dinas dalam melaksanakan tugas urusan program;
b. Menyusun rencana program dan kegiatan kesekretariatan dinas berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan
memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas
f. Menyediakan bahan/data dalam rangka penyusunan rencana program dan
kegiatan Dinas;
g. Mengkoordinasikan penyusunan rencana program dan kegiatan dinas
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
h. Menghimpun, meneliti dan mengkoreksi bahan usulan program dan kegiatan dan
bahan laporan kegiatan dari masing-masing bidang dan sekretariat sebagai bahan
penyusunan perencanaan program kegiatan dan pelaporan;
i. Menyusun konsep perencanaan pembangunan kelautan dan perikanan skala
kabupaten;
j. Menyusun rencana jadwal/agenda pelaksanaan program dan kegiatan dinas;
k. Menyusun konsep rencana program legislasi daerah/produk hukum daerah sesuai
dengan bidang kewenangan dinas;
l. Menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas,
bahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati (LKPJ), bahan laporan
keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan bupati (LKPJ-AMJ) dan
laporan berkala lainnya;
m. Memfasilitasi proses perizinan sesuai kewenangan dinas;
n. Melaksanakan koordinasi dengan Sub Bagian dan seksi di lingkungan dinas
dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
o. Melaksanakan koordinasi penelitian dan pengembangan sumberdaya kelautan
dan perikanan di wilayah kabupaten;
p. Melaksanakan penyusunan rencana kerjasama bidang kelautan dan perikanan;
q. Melaksanakan pengendalian dan Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas;
r. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan seabgai bahan masukan
guna kelancaran pelaksanaan tugas;
s. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan
kebijakan;
t. Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk
kelancaran pelaksanakan tugas.
2.2. Subbagian Keuangan:
Dipimpin oleh kepala subag Keuangan yang mempunyai tugas pokok merencanakan,
mengkoordinasikan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan
kegiatan pengelolaan administrasi keuangan dan pertanggungjawaban keuangan
dinas, Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Sub Bagian
Keuangan mempunyai uraian tugas :
a. Membantu sekretaris dinas dalam melaksanakan tugas urusan keuangan;
b. Menyusun rencana program dan kegiatan subbagian keuangan berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan
memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas
bawahan;
f. Menyediakan bahan/data dalam rangka penyusunan rencana anggaran
pendapatan dan belanja dinas;
g. Menghimpun, meneliti dan mengoreksi bahan usulan rencana anggaran
pendapatan dan belanja dari masing-masing bidang;
h. Menyusun dokumen anggaran pendapatan dan belanja dinas;
i. Melaksanakan penatausahaan dan pelaporan keuangan dinas;
j. Melaksanakan koordinasi dengan Sub Bagian dan seksi di lingkungan dinas
dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
k. Melaksanakan pengendalian dan evaluasi administrasi keuangan dinas;
l. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan
guna kelancaran pelaksanaan tugas;
m. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan
kebijakan;
n. melaksanakan kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk kelancaran
pelaksanaan tugas
2.3. Subbagian Umum dan Kepegawaian:
Dipimpin oleh kepala subag umum dan kepegawaian yang mempunyai tugas pokok
merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan
pelaksanaan kegiatan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, Untuk
melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepala Sub Bagian Umum dan
Kepegawaian mempunyai uraian tugas:
a. Membantu sekretaris dinas dalam melaksanakan tugas urusan umum dan
kepegawaian;
b. menyusun rencana program dan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. Mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan
memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas
bawahan;
f. Melaksanakan kegiatan pengelolaan urusan administrasi umum;
g. Melaksanakan penatausahaan barang milik negara/daerah;
h. Merencanakan dan melaksanakan pengelolaan urusan perlengkapan dan rumah
tangga dinas;
i. Melaksanakan kegiatan dokumentasi, perpustakaan, kearsipan, dan kehumasan;
j. Melaksanakan koordinasi dengan sub bagian dan seksi di lingkungan dinas dalam
rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
k. Menyediakan bahan/data pelaksanakan kebijakan pembinaan serta
penyelenggaraan diklat fungsional, teknis, keahlian, manajemen dan
l. menyediakan bahan / data pelaksanakan kebijakan akreditasi dan sertifikasi diklat
bidang kelautan dan perikanan di kabupaten;
m. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan
guna kelancaran pelaksanaan tugas;
n. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan
kebijakan;
o. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk
kelancaran pelaksanakan tugas;
3. Bidang Kelautan
Bidang Kelautan dipimpin oleh seorang kepala bidang yang mempunyai tugas pokok
melaksanakan sebagian tugas kepala dinas untuk menyiapkan bahan perencanaan,
mengkoordinasikan, menyelenggarakan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan bidang
kelautan.
Untuk menyelenggarakan tugas pokok dimaksud, Bidang Kelautan mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan, penyusunan rencana program dan pengelolaan petunjuk teknis
bidang kelautan;
b. pengoordinasian dan fasilitasi kegiatan bidang kelautan;
c. pengendalian, pemantauan dan pelaporan pelaksanaan kegiatan bidang kelautan;
Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi kepala bidang Kelautan mempunyai uraian tugas:
a. membantu kepala dinas dalam melaksanakan tugas di bidang kelautan;
b. menyusun rencana program dan kegiatan bidang kelautan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
c. mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan
memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;
d. membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;
e. memantau, mengendalikan, mengevaluasi, dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
f. melaksanakan koordinasi dengan sekretariat dan bidang-bidang di lingkungan dinas;
g. melaksanakan koordinasi dengan sekretariat dan bidang-bidang di lingkungan dinas;
h. menyiapkan petunjuk teknis dan naskah dinas bidang kelautan guna pengambilan
kebijakan atasan;
i. menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama penyuluhan bidang kelautan dengan
instansi terkait;
j. menyelenggarakan peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia
di bidang kelautan;
k. menyelenggarakan bimbingan teknis dalam peningkatan kapasitas kelembagaan dan
sumber daya manusia bidang kelautan;
l. menyelenggarakan rehabilitasi ekosistem kawasan pesisir yang mengalami
m. menyelenggarakan kebijakan pengelolaan wilayah pesisir , pengelolaan kawasan
konservasi, pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan;
n. menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat pesisir;
o. menyelenggarakan kebijakan rehabilitasi pantai dan mitigasi bencana alam di wilayah
pesisir dan laut;
p. menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan daerah lain terutama dengan
wilayah yang berbatasan dalam rangka pengelolaan laut terpadu;
q. menyelenggarakan kebijakan pengembangan wilayah pesisir;
r. menyelenggarakan mitigasi kerusakan lingkungan pesisir dan laut;
s. menyelenggarakan pengawasan pemanfaatan dan perlindungan sumberdaya pesisir
dan laut;
t. menyelenggarakan koordinasi pengelolaan terpadu dan pemanfaatan sumberdaya
pesisir dan laut;
u. menyelenggarakan penataan ruang pesisir dan laut sesuai dengan peta potensi;
v. menyiapkan, menganalisa bahan/data perizinan terpadu pengelolaan dan
pemanfaatan wilayah pesisir dan laut;
w. menyelenggarakan pengelolaan dan konservasi plasma nutfah spesifik lokasi di
wilayah pesisir dan laut;
x. menyelenggarakan bimbingan teknis dan pelaksanaan eksplorasi, eksploitasi,
konservasi dan pengelolaan kekayaan pesisir dan laut;
y. menyelenggarakan kebijakan penempatan terumbu karang buatan dan
pemanfaatannya di perairan laut;
z. menyiapkan dan menganalisa bahan/data penyusunan zonasi dan tata ruang pesisir
dan laut;
aa. menyelenggarakan koordinasi , pengelolaan kawasan konservasi dan rehabilitasi
pesisir dan laut;
bb. menyelenggarakan perencanaan, pemanfaatan pengawasan dan pengendalian tata
ruang pesisir dan laut;
cc. menyelenggarakan sistem perencanaan dan pemetaan serta riset potensi
sumberdaya dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut;
dd. menyelenggarakan pengawasan pemanfaatan dan perlindungan plasma nutfah
sumber daya ikan di wilayah pesisir dan laut;
ee. menyelenggarakan pengawasan dan koordinasi penegakan hukum di wilayah laut
dan pemberian informasi apabila terjadi pelanggaran di luar batas kewenangan
kabupaten;
ff. menyelenggarakan koordinasi perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan plasma
nutfah sumberdaya ikan;
gg. menyelenggarakan pengawasan dan pemanfaatan benda berharga dari kapal
tenggelam berdasarkan wilayah kewenangannya dengan pemerintah pusat dan
pemerintah provinsi;
hh. menyelenggarakan pengelolaan jasa kelautan dan kemaritiman di wilayah laut
ii. menyelenggarakan pencegahan pencemaran dan kerusakan sumberdaya pesisir dan
laut;
jj. menyelenggarakan pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang kelautan;
kk. menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan
guna kelancaran pelaksanaan tugas;
ll. melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar pengambilan
kebijakan;
mm. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan untuk kelancaran
pelaksanaan tugas.
Bidang Kelautan membawahkan:
3.1. Seksi Pesisir dan Konservasi Laut;
dipimpin oleh seorang kepala seksi yang mempunyai tugas pokok merencanakan,
mengkoordinasikan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan
pemberdayaan masyarakat pesisir dan konservasi laut
Sedangkan untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, kepala seksi konservasi dan
tata ruang laut mempunyai uraian tugas sebagaimana :
a. membantu kepala bidang kelautan dalam melaksanakan tugas urusan pesisir dan
konservasi laut;
b. menyusun rencana program dan kegiatan seksi pesisir dan konservasi laut
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c. mengatur pembagian tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan
memberikan arahan serta petunjuk guna kelancaran pelaksanaan tugas;
d. membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas;
e. memantau, mengendalikan, mengevaluasi, dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
f. melaksanakan koordinasi dengan subbagian dan seksi-seksi di lingkungan dinas
dalam rangka kelancaran tugas;
g. menyediakan bahan/data konsep petunjuk teknis dan naskah dinas untuk kegiatan
pesisir dan konservasi laut;
h. menyediakan bahan/data pelaksanaan penelitian dan pengembangan pesisir dan
konservasi laut ;
i. melaksanakan rehabilitasi ekosistem kawasan pesisir yang mengalami kerusakan
(kawasan mangrove, lamun ,terumbu karang, dan habitat ikan)
j. melaksanakan kebijakan pengelolaan wilayah pesisir dan laut;
k. melaksanakan kebijakan pemberdayaan masyarakat pesisir;
l. melaksanakan kebijakan rehabilitasi pantai dan konservasi pesisir dan laut;
m. melaksanakan kebijakan pengembangan wilayah pesisir dan laut;
n. melaksanakan koordinasi pengelolaan terpadu dan pemanfaatan sumberdaya pesisir
dan laut;
o. melaksanakan koordinasi antar kabupaten/kota dalam hal pelaksanaan rehabilitasi
dan peningkatan sumberdaya ikan serta lingkungannya;