• Tidak ada hasil yang ditemukan

FILM LONDON MICROSCHOOL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FILM LONDON MICROSCHOOL"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

FILM LONDON MICROSCHOOL

17 Oktober 2014: Batas Waktu Pendaftaran

23-27 Februari 2015: Sesi intensif 5 hari di Jakarta

Maret – Mei 2015: Bimbingan pasca Microschool

Daftar segera!

(2)

DAFTAR ISI

Latar Belakang

Tentang Film London Microschool Tujuan Tanggal Penting Konten Program Hasil, Manfaat Ketentuan Peserta Cara Mendaftar Kriteria Seleksi

Informasi Lebih Lanjut

(3)

LATAR BELAKANG

British Council dan Film London dengan bangga mempersembahkan sebuah program dengan model Microschool dari Film London. Setelah berdiskusi dengan pakar-pakar sektor film di Indonesia, kami mendapati bahwa pengembangan kapasitas untuk pembuat film masih sangat dibutuhkan di Indonesia, kendati adanya kenaikan jumlah produksi film. Untuk itu, tahun ini kami sangat bersemangat untuk mengadakan program Film London Microschool di Indonesia.

TENTANG FILM LONDON

MICROSCHOOL

Microschool adalah kesempatan untuk berpartisipasi dalam edisi spesial dari program bimbingan oleh Film London yang sudah diakui secara internasional. Sebuah ajang langka bagi tim pembuat film panjang dan proyek mereka untuk mendapatkan konsultasi langsung dari para ahli internasional, one-on-one mentoring dan workshop yang

mencakup berbagai aspek dari sebuah proyek film. Pendekatan cara ini telah

berkontribusi besar dalam produksi film-film sukses berikut: Lilting, Borrowed Time, Ill Manors, and Shifty.

Melalui program Microschool, peserta akan mendapat kesempatan untuk belajar dari peer learning, sharing sessions, dan bimbingan langsung oleh pakar-pakar terkemuka: Paul Fraser, Jay Basu, Olivier Kaempfer, Deborah Sathe and Tessa Inkelaar.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas produksi film di Indonesia, menstimulasi kewirausahaan dalam pembuatan film, dan mensuport pembuat film yang memiliki visi jelas terhadap audiens dan market mereka.

TUJUAN

Tujuan program ini adalah untuk para peserta yang terpilih agar dapat mengakselerasi proyek yang sedang dikerjakan, memperluas wawasan dan jaringan di industri film, menambah kepercayaan diri untuk merealisasikan proyek tersebut.

1. Mengembangkan kapasitas peserta yang sebelumnya sudah pernah menyelesaikan sebuah proyek dan dapat memproduksi sebuah film panjang dengan bujet produksi maksimal 3 miliyar Rupiah

2. Mendorong peserta untuk memiliki pendekatan kewirausahaan melalui perspektif yang baru dan inovatif

3. Mengidentifikasi permasalahan yang sering ditemui selama pengembangan proyek beserta solusinya

(4)

KONTEN PROGRAM

Program Microschool dirancang khusus untuk tim pembuat film (terdiri dari penulis naskah-sutradara dan produser, atau penulis naskah, sutradara, dan produser) Kesempatan ini terbuka untuk para pembuat film Indonesia yang proyek filmnya berada dalam naskah draf pertama.

Memetakan proses pembuatan film dari tahap naskah hingga tahap eksploitasi, program ini akan menyoroti isu-isu utama yang dihadapi para pembuat film yang bekerja dengan bujet di bawah 3 miliyar Rupiah.

Setiap tim dan proyek akan dipasangkan langsung dengan mentor penulis dan produser untuk bersama-sama dievaluasi secara mendalam di sesi one-to-one secara intensif selama 5 hari. Selain itu juga akan ada sesi ruang kelas untuk membahas berbagai topik sekitar Film Value Chain, Project Development, Pitching & Packaging, dan distribusi.

Pasca Microschool, peserta akan mengikuti sesi follow up melalui Skype dengan para mentor. Di tahap ini, mentor akan membaca revisi naskah dan menulis laporan evaluasi untuk masing-masing proyek.

Para peserta yang terpilih diharapkan dapat mengakselerasi proyek yang sedang dikerjakan, memperluas wawasan dan jaringan di industri film, menambah kepercayaan diri untuk merealisasikan proyek tersebut.

Film London Microschool terbuka untuk para pembuat film dari seluruh Indonesia. Microschool dan semua sesi tatap muka akan berlangsung di Jakarta*

*) Program ini TIDAK memungut biaya pendaftaran. Semua peserta yang lolos seleksi akan mengikuti program dengan GRATIS. Bagi peserta yang lolos seleksi dan berasal dari luar Jakarta, British Council akan menanggung biaya perjalanan sesuai dengan tarif yang diberlakukan dari British Council.

Tahap 1

Menyerahkan naskah draft pertama/kedua dan melengkapi materi aplikasi Tahap 2

Microschool program (meliputi pitching session, pemutaran film, acara networking)

Tahap 3

Sesi bimbingan melalui Skype Menyelesaikan tugas lanjutan

Menyerahkan paket proposal film terbaru, naskah, bujet dan strategi distribusi/marketing kepada mentor

Revisi oleh mentor Tahap 4

Hadir di EFX Equator Expo

Sesi evaluasi dengan British Council

(5)

TANGGAL PENTING

Tahap aplikasi

Pendaftaran dibuka : 17 September 2014

Batas waktu pendaftaran : 17 Oktober 2014

Tahap program

Program ini akan berjalan mulai bulan Januari – Mei 2015. Beberapa aktifitas penting yang wajib dihadiri meliputi:

Pengumuman peserta terpilih : 22 Januari 2015 Program Microschool dimulai : 23 Februari 2015

HASIL, MANFAAT

Hasil sukses yang diharapkan:

 Paket proposal film dengan naskah draft terbaru, siap untuk ditawarkan dan diproduksi

 Pengetahuan terhadap pasar domestic dan internasional yang sesuai dengan proyek masing-masing

Proyek siap untuk dipresentasikan di finance markets pada akhir 2015 ataupun siap untuk dikembangkan lebih jauh dengan bimbingan lanjutan

Manfaat untuk peserta:

 Peningkatan kemampuan pitching dan presentasi  Mengasah kemampuan untuk mengembangkan naskah  Kemampuan mengemas proyek dengan lebih baik

 Menambah wawasan dalam Marketing dan Distribusi, baik secara domestik maupun internasional

 Memperluas kontak dan jejaring, baik secara nasional maupun internasional  Akses ke jaringan industry kelas dunia

(6)

PERSYARATAN

Kami mencari 9 (sembilan) tim pembuat film yang:

 berpengalaman mendistribusikan 1 (satu) film panjang di pasar domestik.  sedang mengerjakan proyek yang kedua/selanjutnya

 membutuhkan pengembangan dan pelatihan lebih lanjut untuk kesuksesan proyek yang sedang dikerjakan, dengan menargetkan pasar domestic dan internasional Tim pembuat film harus sudah terbentuk dan masing-masing tim terdiri dari maksimal 3 orang: penulis naskah, sutradara, dan produser (atau 2 orang: penulis naskah/sutradara dan produser).

Berpengalaman dalam mendistribusikan 1 (satu) film panjang di pasar domestik dan salah satu dari proyek berikut: film pendek, no budget fiction, film panjang, TVC, artists’

films, atau video klip musik.

Memiliki proyek yang sedang dalam proses pengerjaan untuk dikembangkan dalam program Microschool.

Program ini dirancang khusus untuk pembuat film fiksi panjang, dan bukan untuk pembuat film dokumenter.

CARA MENDAFTAR

Menyerahkan formulir aplikasi yang sudah dilengkapi dalam Bahasa Inggris dan menyertakan aman file sharing site untuk mengunduh materi pendaftaran a. 20 halaman pertama naskah draft awal dalam Bahasa Indonesia

b. Laman untuk mengakses ‘show reel’ yang mencakup proyek-proyek sebelumnya (mohon tidak menyertakan klip cuplikan film)

c. Lembar prsentasi proyek, menerangkan: 1. Judul

2. Penulis naskah/pembuat film 3. Negara produksi

4. Durasi 5. Genre

6. Logline

7. Sinopsis

8. Gaya visual/Visual treatment

9. Author‘s statement of intent

10. Profil pembuat film, meliputi filmografi

11. Status proyek: Mohon informasikan pemain, kru, dan/atau status financing 12. Target penonton

(7)

disirkulasikan secara internal kepada pihak panel dan pihak Film London untuk keperluan seleksi.

KRITERIA SELEKSI

Peserta akan diseleksi berdasarkan kriteria berikut:  Cerita yang orisinil dan kontemporer.

 Kepekaan terhadap target penonton dan potensi komersial.

 Kemampuan dari tim pembuat film untuk merealisasikan proyek, mendemonstrasikan keterampilan dalam perencanaan, presiapan, dan manajemen system.

 Kondisi finansial (viability) proyek dalam kaitan naskah, jadwal, dan bujet.

 Potensi dan pengaruh proyek terhadap production company dan tim pembuat film.

TIM PENASEHAT/JURI

 Alex Sihar  Fauzan Zidni John Badalu Orlow Seunke Riri Riza Shanty Harmayn

INFORMASI LEBIH LANJUT

British Council Indonesia Levina Wirawan Programme Manager British Council

16th Floor, Indonesia Stock Exchange Tower 2 Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta

Tel : +62 515 5561 ext. 124

E-mail: [email protected]

Film London Microwave

Kevin Dolan / Alice Whittemore Film London

Suite 6.10, The Tea Building 56 Shoreditch High Street London, E1 6JJ

E-mail: [email protected]; [email protected] www.filmlondon.org.uk/microwave

(8)

PROGRAM

INI

BERKOLABORASI

DENGAN

Film London

PROGRAM INI DIDUKUNG OLEH

Ministry of Tourism and Creative Economy

APROFI (Asosiasi Produser Film Indonesia)

BPI (Badan Perfilman Indonesia)

PPFI (Persatuan Produser Film Indonesia)

IFDC (Indonesian Film Directors Club)

Dewan Kesenian Jakarta

Equator Film Expo

Kineforum

Referensi

Dokumen terkait

Kerangka teori yang dibahas dalam sub-judul ini merupakan pengertian atau definisi dari pembuatan film, seperti sinematografi, skenario, sutradara, produser dan modal, story

Penulis bersamaan dengan sutradara dan produser memikirkan banyaknya ide cerita untuk dipilih hingga akhirnya memilih cerita mengenai salah satu kisah yang dekat

1) Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran online pada http://lkts.gardatedu.info 2) Lomba diikuti oleh tim, yang terdiri dari produser, sutradara dan penulis skenario. 4)

Dalam tugas akhir berjudul “Peran Produser dalam Pendistribusian Film Pendek Rumah Setelah Badai” ini, penulis terfokus pada strategi produser dalam

Sutradara yang telah menerima naskah dari penulis skenario tentu tidak bisa lepas dari produser, penata kamera ( camera man ), penata artistik, penata musik,

Film Hollywood "The Runner" merupakan film yang berasal dari Amerika Serikat dengan genre Drama. Austin Stark bertindak sebagai Sutradara sekaligus pembuat

Review film "Gundala" yang disutradarai oleh Joko Anwar. Joko Anwar yang dapat dikatakan Sutradara dan produser film terkenal di Indonesia. Karya-karyanya yang sangat memiliki ciri khas. Dibalik film yang ia buat terselip isu-isu yang sedang marak dibahas ketika film itu

Review film "Gundala" yang disutradarai oleh Joko Anwar. Joko Anwar yang dapat dikatakan Sutradara dan produser film terkenal di Indonesia. Karya-karyanya yang sangat memiliki ciri khas. Dibalik film yang ia buat terselip isu-isu yang sedang marak dibahas ketika film itu