STANDAR ISI
Melaksanakan KTSP dibuktikan dengan dokumen kurikulum sekolah yang memuat:
mata pelajaran;
muatan lokal;
kegiatan pengembangan diri;
pengaturan beban belajar;
ketuntasan belajar;
kenaikan kelas dan kelulusan;
pendidikan kecakapan hidup berupa pengembangan keterampilan vokasional; dan
pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global.
Yang dimaksud dengan Tim Pengembang Kurikulum adalah tim yang bertugas antara lain menyusun kurikulum sekolah. Keterlibatan Tim Pengembang
Kurikulum dibuktikan dengan dokumen penugasan, berita acara dan notulen rapat, serta tanda tangan dari berbagai pihak yang terlibat seperti: guru, konselor, kepala sekolah, narasumber, dan komite sekolah atau penyelenggara lembaga pendidikan.
atau lembaga penyelenggara pendidikan atau sejenisnya.
Pengembangan KTSP sesuai dengan 7 prinsip berikut ini:
berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan siswa dan lingkungannya;
beragam dan terpadu;
tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
relevan dengan kebutuhan kehidupan;
menyeluruh dan berkesinambungan;
belajar sepanjang hayat; dan
seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.
Jawaban dibuktikan dengan referensi yang terdapat dalam dokumen tertulis pengembangan kurikulum.
Jawaban dibuktikan dengan melakukan observasi dan wawancara secara acak pada warga sekolah, serta berbagai dokumen yang meliputi:
dokumen program perbaikan dan pengayaan untuk perbaikan layanan pembelajaran;
dokumen pembelajaran di alam untuk prinsip mendayagunakan kondisi alam; dan
dokumen kegiatan sosial dan budaya untuk prinsip mendayagunakan kondisi sosial budaya.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen kurikulum pendidikan khusus yang memuat 8 -10 mata pelajaran, termasuk pengamatan terhadap proses
pembelajaran yang sedang berlangsung.
Jawaban dibuktikan dengan adanya mata pelajaran muatan lokal dan dokumen penyusunan kurikulum muatan lokal serta kurikulum berbasis pendidikan karakter yang melibatkan berbagai pihak seperti:
kepala sekolah;
instansi terkait di daerah.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen program pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler seperti: kepramukaan, sanggar seni (misalnya: musik, drama, puisi, dan lain-lain), tata boga, olahraga, atau keterampilan yang dipilih sesuai dengan bakat, minat, dan kondisi serta potensi ketunaan siswa.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen program pengembangan diri berupa kegiatan layanan konseling yang meliputi:
konseling karir (seperti: operator telepon, pemijat, penyanyi, pemusik, dan sebagainya);
konseling belajar;
konseling pribadi; dan
konseling sosial.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen kurikulum untuk pendidikan khusus yang memuat proporsi (dalam persentase) antara aspek akademis dan aspek keterampilan vokasional.
Jawaban dibuktikan dengan adanya standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) untuk semua mata pelajaran keterampilan vokasional (TIK) dan jadwal pelajaran yang sesuai struktur kurikulum pendidikan khusus.
kesesuaian alokasi waktu satu jam pembelajaran tatap muka selama 40 menit;
jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 38 jam; dan
jumlah minggu efektif per tahun minimal 34 minggu.
(dapat dilihat pada kalender akademik dan jadwal pelajaran)
yang dirancang dan dibimbing oleh guru di mana waktu penyelesaian penugasannya ditentukan oleh guru.
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah tugas pendalaman materi
pembelajaran oleh siswa yang dirancang dan dibimbing oleh guru di mana waktu penyelesaian penugasannya ditentukan oleh siswa.
Waktu penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur ini
maksimum 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pemberian tugas dari guru kepada siswa, hasil pekerjaan siswa, nilai tugas dan sejenisnya, serta pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk membaca dan mengerjakan topik tertentu.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen KTSP yang telah disahkan Dinas Pendidikan yang bersangkutan atau instansi yang berwenang.
Jawaban dibuktikan dengan adanya minimal 4 kegiatan pada kalender akademik yaitu menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif, pembelajaran efektif, dan hari libur.
STANDAR PROSES
Jawaban dibuktikan dengan mengecek dokumen silabus yang dikembangkan oleh sekolah dan siapa yang mengembangkannya.
standar kompetensi (SK);
kompetensi dasar (KD) dari silabus yang akan dicapai;
indikator pencapaian kompetensi;
tujuan pembelajaran;
materi ajar;
alokasi waktu yang diperlukan;
metode pembelajaran;
kegiatan pembelajaran;
penilaian hasil belajar; dan
sumber belajar.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek RPP yang memperhatikan 6 prinsip penyusunan RPP berikut.
prinsip perbedaan individu siswa;
mendorong partisipasi aktif siswa sesuai kebutuhan khusus;
mengembangkan budaya membaca dan menulis;
memberikan umpan balik dan tindak lanjut;
keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi dan pengembangannya, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar; serta
menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
Persyaratan untuk nomor ini disesuaikan dengan jenis program yang diselenggarakan oleh SMALB.
Khusus SMALB-A
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran meliputi:
rombongan belajar SMALB maksimal 8 siswa;
beban kerja guru setidaknya 60% guru memenuhi persyaratan minimal tatap muka dan melaksanakan tugas tambahan;
awas/cetak awas diperbesar dan buku bicara/rekaman dipilih dan dimodifikasi sesuai taraf kemampuan membaca siswa; serta
pengelolaan kelas termasuk jadwal kegiatan layanan individual bagi siswa yang membutuhkan.
Khusus SMALB-B
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran meliputi:
rombongan belajar SMALB maksimal 8 siswa;
beban kerja guru setidaknya 60% guru memenuhi persyaratan minimal tatap muka termasuk melaksanakan tugas tambahan;
tersedianya 1 buku teks pelajaran/kumpulan bahan ajar yang disusun oleh guru untuk setiap siswa setiap mata pelajaran, setidaknya 60% siswa memenuhi persyaratan ketersediaan buku teks dan buku panduan bagi guru;
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran meliputi:
rombongan belajar SMALB maksimal 8 siswa;
beban kerja guru setidaknya 60% guru memenuhi persyaratan minimal tatap muka termasuk melaksanakan tugas tambahan;
tersedianya 1 buku teks pelajaran/kumpulan bahan ajar yang disusun oleh guru untuk setiap siswa setiap mata pelajaran, setidaknya 60% siswa memenuhi persyaratan ketersediaan buku teks dan buku panduan bagi guru;
pengelolaan kelas termasuk jadwal kegiatan layanan individual bagi siswa yang membutuhkan, dan proses pembelajaran menggunakan pendekatan tematik.
Khusus SMALB-E
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran meliputi:
rombongan belajar SMALB maksimal 8 siswa;
beban kerja guru setidaknya 60% guru memenuhi persyaratan minimal tatap muka termasuk melaksanakan tugas tambahan;
tersedianya 1 buku teks pelajaran/kumpulan bahan ajar yang disusun oleh guru untuk setiap siswa setiap mata pelajaran, setidaknya 60% siswa memenuhi persyaratan ketersediaan buku teks dan buku panduan bagi guru; dan
Yang dimaksud dengan tatap muka adalah interaksi langsung antara guru dengan siswa.
Jawaban dibuktikan dengan surat keputusan tentang pembagian tugas mengajar guru.
Langkah-langkah pembelajaran meliputi:
kegiatan pendahuluan (seperti: kesiapan fisik, psikis, dan peralatan khusus yang diperlukan);
kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi); dan
kegiatan penutup (seperti: rangkuman, reviu dan penilaian, serta merencanakan tindak lanjut).
Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau melihat hasil supervisi kepala sekolah, dan/atau melihat kesesuai-an RPP dengan pelaksanaan proses pembelajaran, dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kekhususan siswa yang dilakukan oleh guru.
Jawaban dibuktikan dengan laporan empat tahap pemantauan proses pembelajaran disertai catatan kepala sekolah dan tanda tangan guru yang dipantau.
kinerja guru oleh kepala sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru, dan pengawas sekolah.
Bukti tindak lanjut meliputi:
pemberian penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar; dan/atau
pemberian teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar; dan/atau
pemberian kesempatan pada guru untuk mengikuti pelatihan/ penataran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen bukti tindak lanjut secara individu maupun kelompok sesuai dengan hasil pengawasan.
III. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Keterangan:
Untuk setiap kegiatan yang melibatkan partisipasi siswa, minimal diikuti oleh 60% siswa yang terdaftar.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tugas mata pelajaran dalam bentuk
pemecahan masalah yang memberikan kesempatan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen kumpulan hasil diskusi terbimbing atau laporan kegiatan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen kumpulan hasil diskusi terbimbing, laporan kegiatan hasil analisis tentang terjadinya gempa bumi, banjir, gejala sosial, pengangguran, dan masalah sosial lainnya.
Jawaban dibuktikan dengan difungsikannya sumber-sumber belajar dalam
kegiatan pembelajaran dan ditunjukkan dengan dokumen pemanfaatan berbagai fasilitas belajar.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan pembiasaan untuk mencari
informasi dari lingkungan sekitar, seperti: menggunakan braille, mendengarkan program audio, mengunjungi perpustakaan, museum, kebun, mendatangkan alumni.
memberikan pengalaman yang menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya seperti: berkebun, daur ulang sampah, membuat resapan air, mengunjungi taman bunga, kebun binatang, outbound dan lain-lain.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan untuk menunjukkan kemampuan mengekspresikan kegiatan seni dan budaya secara sederhana seperti: pekan bahasa, seni dan budaya, pentas seni, teater, latihan tari, latihan musik, membuat barang seni, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan mengapresiasi karya seni dan budaya secara sederhana seperti: mengunjungi pameran, menyaksikan penampilan seni suara, menyaksikan pertunjukan musik, mendengarkan program audio, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab seiring perkembangan siswa seperti: layanan konseling (misalnya: perencanaan karir, kehidupan pribadi, kemampuan sosial, dan lain-lain); dan/atau kegiatan ekstrakurikuler (misalnya: kegiatan kepramukaan, latihan
kepemimpinan, seni, olahraga, pecinta alam, jurnalistik, teater, keagamaan, bakti sosial, dan lain-lain).
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan penegakan aturan-aturan sosial
dan/atau peraturan-peraturan yang di dalamnya mengatur ketertiban siswa seperti: datang tepat waktu, pemakaian baju seragam, tidak terlibat tawuran, tidak terlibat penyalahgunaan obat-obat terlarang, menghadiri ceramah penanggulangan HIV, sosialisasi narkoba, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, dan bugar, seperti: olah raga bersama, membersihkan kelas, membersihkan pekarangan sekolah, berpakaian rapi dan bersih, pemeriksaan kesehatan, lomba kebersihan, dan sebagainya.
kabupaten/kota, provinsi, nasional, perlombaan seni budaya, penegakan disiplin sekolah, dan lain-lain.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dan bertanggungjawab seperti: keterlibatan siswa dalam upacara hari besar kenegaraan, pramuka, hari penyandang cacat, dan lain-lain.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan untuk membentuk karakter siswa, menumbuhkan sportivitas, dan kebersihan lingkungan seperti: program
pembiasaan 7K, prestasi bidang olahraga, pramuka, lomba kebersihan antarkelas, dan muatan lokal yang relevan, dan lain-lain.
IPS yang memuat materi tentang hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan masyarakat.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen kegiatan-kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama seperti: aktivitas ibadah bersama, peringatan hari-hari besar agama, membantu warga sekolah yang memerlukan, dan menolong warga masyarakat kurang mampu.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan untuk menghargai keberagaman dan kebanggaan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia seperti: peringatan hari-hari besar nasional, peringatan hari-hari besar keagamaan, pentas seni budaya, dan bulan bahasa, dan lain-lain.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui pembiasaan dan pengamalan, seperti: keteladanan pendidik dan tenaga
kependidikan, kegiatan keagamaan, kegiatan sosial keagamaan, dan lain-lain.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan diskusi dan/atau pembelajaran berkelompok.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok seperti: kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, seni suara, seni pertunjukan, dan lain-lain.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan belajar berkomunikasi secara jelas dan sederhana, seperti: membuat pantun, membuat dan membaca puisi, prosa, esai, monolog, naskah drama, naskah cerpen yang memperoleh
penghargaan/pujian, dan memiliki tradisi senyum, sapa, salam, santun, sabar (5S).
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang mengembangkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana, seperti: menulis, hasil
Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh sekolah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00 dan dihitung rata-rata nilai untuk 1 (satu) tahun terakhir.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan pengembangan vokasional dan pengembangan diri seiring dengan perkembangan siswa.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen kegiatan praktek kerja lapangan (PKL) sederhana untuk siswa kelas terakhir untuk membekali siswa agar dapat hidup mandiri di tengah-tengah masyarakat.
Jawaban dibuktikan dengan memperlihatkan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah guru berkualikasi minimum S1 atau D-IV dengan jumlah seluruh guru.
Jawaban dibuktikan dengan melihat jumlah guru mata pelajaran yang memiliki latar belakang pendidikan khusus yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. Perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah guru yang sesuai dengan jumlah seluruh guru.
Kehadiran guru dalam melaksanakan tugas utama merupakan indikator kuat kesehatan guru baik secara jasmani maupun rohani.
Yang dimaksud dengan tugas utama guru sesuai UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah: mendidik, mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi siswa.
Jawaban dibuktikan dengan rata-rata persentase kehadiran/presensi guru dalam satu semester.
Guru memiliki kompetensi pedagogik, jika:
menguasai karakteristik siswa dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual;
menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik;
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran;
memfasilitasi pengembangan potensi siswa untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki;
berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan siswa;
menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar;
memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran; dan
melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan persentase banyaknya guru yang telah melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan prinsip-prinsip pembelajaran, serta dokumen hasil supervisi akademik kepala sekolah dan catatan penilaian guru.
Guru memiliki kompetensi kepribadian, jika:
bertindak sesuai norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia;
berwibawa;
menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri;
menjunjung tinggi kode etik profesi guru; dan
menghargai/menghormati siswa berkebutuhan khusus.
Jawaban dibuktikan dengan menunjukkan bahwa:
guru tidak tersangkut perkara kriminal dan tidak ada pengaduan dari masyarakat;
jika ada guru yang melakukan pelanggaran, telah ditindak oleh sekolah seperti dibebastugaskan atau dikeluarkan;
melihat peraturan sekolah (kode etik guru) dan tindakan yang diambil; serta
jejak rekam perilaku dan kinerja guru selama satu tahun terakhir.
Pernyataan nomor ini merupakan bagian dari kompetensi sosial guru, yakni:
bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena
pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi;
beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya; dan
berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
Jawaban dibuktikan dengan menanyakan kepada pihak lain (siswa, tenaga kependidikan, orangtua siswa, maupun masyarakat) tentang komunikasi yang dilakukan guru di sekolah tersebut.
Pernyataan nomor ini merupakan bagian dari kompetensi profesional guru, yakni:
menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu;
menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/ bidang pengembangan yang diampu;
mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif;
mengembangkan sikap profesional secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif; serta
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen terkait.
kesesuaian latar belakang pendidikan guru dengan mata pelajaran yang diampu (96% 100% dari jumlah guru);
tahun terakhir).
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen keputusan dari yayasan/ penyelenggara pendidikan atau pemerintah, sertifikat pendidik, dan jadwal mengajar.
Jawaban dibuktikan dengan ijazah kepala sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman mengajar.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen yang menunjukkan pengembangan dalam pengelolaan yang meliputi 6 aspek berikut:
pengelolaan kesiswaan ditunjukkan dengan pertumbuhan jumlah peminat ke sekolah dan peningkatan prestasi siswa baik hasil ujian maupun berbagai kegiatan perlombaan dalam dua tahun terakhir;
pengelolaan guru dan tenaga kependidikan: seluruh guru telah memiliki kualifikasi S1 atau D-IV dan mengikutsertakan guru dalam pengembangan profesional;
pengembangan kurikulum: setiap guru sudah memiliki silabus dan/atau RPP lengkap untuk setiap mata pelajaran yang diampu;
sarana dan prasarana: perkembangan sarana prasarana pedidikan dalam dua tahun terakhir sesuai kebutuhan pembelajaran;
pembiayaan: adanya peningkatan jumlah pemasukan sekolah terutama dana dari masyarakat dalam dua tahun terakhir (dalam hal ada kebijakan
pemerintah/pemerintah daerah yang membebaskan biaya pendidikan, maka bagi sekolah negeri persyaratan ini dianggap sudah terpenuhi);
kepala sekolah dalam mengelola kegiatan produksi barang/jasa/ karya siswa sebagai sumber belajar dan menghasilkan dana, misalnya: produksi karya siswa, penjualan produk, pemasaran jasa, pentas seni, dan keterampilan siswa lainnya.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tentang:
perencanaan, pelaksanaan, pendekatan dan teknik yang digunakan, serta tindak lanjut hasil supervisi dan monitoring;
daftar guru yang disupervisi dan dimonitor setiap tahun.
Jawaban dibuktikan dengan menunjukkan ijazah kepala tenaga administrasi sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan pengalaman kerja kepala tenaga administrasi sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan ijazah tenaga perpustakaan dan/atau sertifikat pelatihan pustakawan.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian penugasan dengan ijazah yang bersangkutan atau sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Tenaga khusus bidang keterampilan adalah tenaga yang ditugaskan untuk menyelenggarakan program pembelajaran keterampilan.
Jawaban dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat pelatihan keterampilan tingkat terampil, tingkat mahir, dan/atau Tim Pelaksana Penguji Praktek (TP3), dan/atau sertifikat pelatihan.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian antara penugasan dengan ijazah/sertifikat pelatihan keterampilan yang bersangkutan.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen karyawan dan keberadaan petugas layanan khusus yang ada di sekolah.
STANDAR SARANA DAN PRASARANA
Lahan adalah bidang permukaan tanah yang di atasnya terdapat prasarana sekolah yang meliputi bangunan sekolah, lahan praktek, lahan untuk prasarana penunjang, dan lahan pertamanan untuk menjadikan sekolah suatu lingkungan yang secara ekologis nyaman dan sehat.
Jawaban dibuktikan dengan melihat dokumen dan mengamati luas lahan sekolah sesuai ketentuan luas minimum lahan SMALB seperti tercantum pada Tabel 1 berikut.
Tabel 1. Luas Minimum Lahan SMALB
Luas minimum lahan (m2)
rombel ketunaan
Bangunan satu lantai Bangunan dua lantai
2 6 1 – 2 1240 670
3 9 1 – 3 1440 770
870
Rombongan belajar (rombel) adalah kelompok siswa yang terdaftar pada satu satuan kelas. Ketunaan adalah jenis kelainan fisik, emosional dan/ atau mental yang berhubungan dengan kesulitan dalam mengikuti proses belajar.
Tabel 2. Luas Minimum Lahan SMALB yang Bergabung dengan SDLB dan/atau SMPLB
No Jenjang Banyak
Luas minimum lahan (m2)
pendidikan rombel
Bangunan satu lantai Bangunan dua lantai
1
950
SMALB
2
SMPLB dan SMALB 6
Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah serta prasarana yang tersedia.
Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah serta prasarana yang tersedia.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen tentang peruntukan, status hak atas tanah, dan ijin pemanfaatan bangunan.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati luas lantai bangunan sekolah sesuai ketentuan luas minimum lantai bangunan SMALB seperti tercantum pada Tabel 3 berikut.
Tabel 3. Luas Minimum Lantai Bangunan SMALB
No Banyak Jenis
Luas minimum lantai bangunan (m2)
rombel ketunaan
3 1 320 350
3 9 1 - 3 430 460
minimum lantai bangunan sebagaimana tercantum pada Tabel 4 berikut.
Tabel 4. Luas Minimum Lantai Bangunan SMALB yang
Bergabung dengan SDLB dan/atau SMPLB
No
Jenjang pendidikan Banyak
Luas minimum lantai bangunan (m2)
rombel
1
SDLB, SMPLB, dan 12
540 570
SMALB
2
SMPLB dan SMALB 6
yang ada.
77. Ventilasi udara yang memadai artinya ruangan tidak lembab.
Pencahayaan yang memadai artinya cahaya dalam ruangan cukup terang untuk membaca dan menulis.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati kondisi bangunan dan prasarana sekolah yang ada.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati keberadaan sanitasi di sekolah, yang meliputi:
sanitasi air bersih di dalam dan di luar bangunan;
saluran air kotor dan/atau air limbah;
tempat sampah dengan jumlah yang cukup; dan
saluran air hujan.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati keberadaan aksesibilitas yang mudah, aman, dan nyaman serta dilengkapi fasilitas pengarah jalan bagi siswa
berkebutuhan khusus.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati kondisi bangunan sekolah apakah terhindar dari gangguan kebisingan dan getaran, serta mengamati kondisi di setiap ruangan dalam bangunan apakah memiliki penghawaan dan pencahayaan yang baik.
sekolah tersebut.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati pemeliharaan bangunan sekolah yang meliputi:
Pemeliharaan ringan, dilakukan minimum sekali dalam 5 tahun, meliputi: pengecatan ulang, perbaikan sebagian daun jendela dan pintu, penutup lantai, penutup atap, plafon, instalasi air, dan listrik.
Pemeliharaan berat, dilakukan minimum sekali dalam 20 tahun, meliputi: penggantian rangka atap, rangka plafon, rangka kayu, kusen, dan semua penutup atap.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen izin mendirikan bangunan dan ijin penggunaan bangunan.
Yang dimaksud prasarana sekolah adalah fasilitas dasar yang diperlukan untuk menjalankan fungsi sekolah. Jawaban dibuktikan dengan mengamati
11 Jamban* 12 Gudang* Ruang sirkulasi* 14 Tempat bermain/ber olahraga*
Keterangan: * Satu ruang dapat digunakan bersama untuk lebih dari satu jenis ketunaan dan lebih dari satu jenjang pendidikan.
Ruang kelas adalah tempat kegiatan
pembelajaran teori dan praktik dengan alat sederhana yang mudah dihadirkan.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang kelas sekolah sesuai ketentuan berikut.
Kapasitas maksimum ruang kelas adalah 8 siswa.
Rasio minimum luas ruang kelas adalah 3 m2/siswa. Untuk rombongan belajar
dengan siswa kurang dari 5 orang, luas minimum ruang kelas adalah 15 m2. Lebar minimum ruang kelas adalah 3 m.
Ruang kelas memiliki jendela yang
memungkinkan pencahayaan yang
memadai untuk membaca buku dan untuk
memberikan pandangan ke luar ruangan.
Ruang kelas memiliki pintu yang memadai agar siswa dan guru dapat segera keluar ruangan jika terjadi bahaya, dan dapat dikunci dengan baik saat tidak digunakan.
Salah satu dinding ruang kelas dapat berupa dinding semi permanen agar pada suatu saat dua ruang kelas yang
sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 6.
Tabel 6. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Kelas
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1.1
Kursi siswa 1 buah/siswa
siswa. Ukuran sesuai dengan kelompok usia siswa
dan mendukung
pembentukan postur tubuh yang
baik. Desain dudukan dan sandaran membuat
siswa nyaman belajar.
1.2
Meja siswa 1 buah/siswa
Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan oleh
pembentukan postur tubuh yang
15
baik. Desain memungkinkan kaki siswa masuk
dengan leluasa ke bawah meja.
1.3
Kursi guru 1 buah/guru
Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan.
1.4
Meja guru 1 buah/guru
Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan.
Ukuran memadai untuk bekerja dengan nyaman.
1.5 Lemari 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk
Media Pendidikan
2.1
Papan tulis 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran minimum 90 cm x
200 cm. Ditempatkan pada posisi yang
2.2 Papan
1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran minimum 60 cm x
pajang
120 cm. Ditempatkan pada posisi yang mudah
diraih siswa. Dapat berupa papan flanel.
3
Perlengkapan Lain
3.1
3.2
Jam dinding 1 buah/ruang
3.3 Kotak
1 buah/ruang
kontak
1 buah/ruang
sampah
Ruang perpustakaan berfungsi sebagai tempat kegiatan siswa, guru dan orangtua siswa
memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka dengan
membaca, mengamati dan mendengar, dan sekaligus tempat petugas mengelola perpustakaan.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang perpustakaan sekolah sesuai ketentuan berikut.
Luas minimum ruang perpustakaan adalah 30 m2. Lebar minimum ruang perpustakaan adalah 5 m.
membaca buku.
Ruang perpustakaan terletak di bagian sekolah yang mudah dicapai.
Ruang perpustakaan dilengkapi sarana
sebagaimana tercantum pada Tabel 7.
Tabel 7. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Perpustakaan
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Rak buku 1 set/sekolah
Kuat, stabil, dan aman. Dapat menampung
seluruh koleksi dengan baik.
16
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1.2
Rak majalah
1 buah/sekolah
Kuat, stabil, dan aman. Dapat menampung
siswa menjangkau koleksi majalah dengan
mudah.
1.3
Rak surat kabar
1 buah/sekolah
Kuat, stabil, dan aman. Dapat menampung
suratkabar
dengan mudah.
1.4
Meja baca
10 buah/sekolah
Kuat, stabil, aman, dan mudah
memungkinkan kaki siswa masuk dengan
leluasa ke bawah meja.
1.5
Kursi baca
10 buah/sekolah
Kuat, stabil, aman, dan mudah
siswa nyaman
belajar.
1.6
Kursi kerja
1 buah/petugas
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
1.7
Meja kerja/
1 buah/petugas
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
sirkulasi
untuk bekerja dengan nyaman.
1.8
Lemari katalog
1 buah/sekolah
katalog. Lemari
katalog dapat diganti dengan meja untuk
menempatkan katalog.
1.9 Lemari
1 buah/sekolah
untuk menampung seluruh peralatan
untuk pengelolaan perpustakaan. Dapat
dikunci.
1.10 Papan
1 buah/sekolah
m2.
1.11 Meja
1 buah/sekolah
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
multimedia
2
Media Pendidikan
2.1 Peralatan
1 set/sekolah
Sekurang-kurangnya terdiri dari 1 set
multimedia
komputer (CPU, monitor minimum 15 inci,
komputer
dilengkapi dengan perangkat lunak screen
text-to-3
Peralatan Pendidikan
3.1
Papan braille
6 buat/sekolah
3.2 Braille kit
2 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
Terbuat dari besi stainles atau plastik
17
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
pena
27-3.4
Peta timbul 1 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
3.5 Abacus
6 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
3.6
Magnifier lens 2 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
Sistem Simbol 2 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
Braille
Indonesia
3.8 Papan
6 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
3.9
Globe timbul 1 buah/sekolah
Khusus untuk tunanetra
4
Perlengkapan Lain
4.1
Buku inventaris 1 buah/sekolah
4.2
Jam dinding 1 buah/ruang
4.4
Tempat sampah 1 buah/ruang
Jawaban dibuktikan dengan mengecek jenis dan rasio buku di
perpustakaan sesuai ketentuan seperti tercantum pada Tabel 8 berikut.
No Jenis Rasio Deskripsi
1
Buku teks
1 eksemplar/mata
Termasuk dalam daftar buku teks pelajaran
pelajaran
pelajaran/siswa, yang ditetapkan oleh Mendiknas dan daftar
ditambah 2
Bupati/Walikota.
pelajaran/sekolah
Jenis terbitan disesuaikan dengan kondisi
ketu-naan siswa. Untuk tunanetra disediakan buku
Braille, cetak awas
Buku
1 eksemplar/mata
panduan
pelajaran/guru mata
pendidik pelajaran
bersangkutan,
3 Buku
840 judul/sekolah.
Jenis terbitan disesuaikan dengan kondisi
pengayaan Terdiri dari 65%
ketunaan siswa. Untuk tunanetra disediakan
non-fiksi dan 35%
fiksi.
4 Buku
30 judul/sekolah. Sekurang-kurangnya meliputi Kamus Besar
referensi
daerah, buku
telepon, kitab undang-undang dan peraturan,
18
Untuk tunarungu meliputi Kamus Sistem Isyarat
Bahasa Indonesia (SIBI). Jenis terbitan
disesuaikan dengan kondisi ketunaan siswa.
Untuk tunanetra disediakan buku braille, cetak
awas diperbesar dan audiobook.
5 Sumber
pahlawan nasional,
CD pembelajaran, dan alat peraga matematika.
Jenis terbitan disesuaikan dengan kondisi
ketu-naan siswa. Untuk tunanetra disediakan buku
braille, cetak awas
diperbesar dan audiobook.
Keterangan:
siswa dan guru untuk setiap mata pelajaran.
Buku pengayaan adalah buku pelajaran yang melengkapi buku teks pelajaran untuk
memperkaya
pengetahuan siswa dan guru.
Buku referensi adalah rujukan untuk mencari informasi atau data tertentu seperti kamus, ensiklopedi, dan buku alamat.
Sumber belajar lainnya, khususnya untuk guru, adalah sumber informasi dalam bentuk selain buku seperti jurnal, majalah, surat kabar, poster, situs (website), dan compact disc.
Khusus untuk SMALB- A, B, D, dan E
Buku teks dapat berupa kumpulan bahan ajar yang dijilid dan disusun oleh guru dan sumber lain yang relevan termasuk buku teks yang
ditetapkan oleh Kemdikbud atau Gubernur.
yang dimiliki sekolah.
Khusus untuk SMALB- C, C1, D1, dan G
Buku pendukung pembelajaran adalah bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan mengecek kepemilikan dan penyusun buku pendukung pembelajaran.
Buku pelajaran dimaksud adalah buku yang telah ditetapkan untuk SMA, sebelum buku khusus untuk SMALB diterbitkan.
keterampilan sesuai dengan program keterampilan yang dipilih oleh tiap sekolah.
Ketentuan mengenai ruang keterampilan SMALB adalah sebagai berikut.
Pada setiap sekolah yang menyelenggarakan jenjang pendidikan SMALB minimum terdapat dua buah ruang keterampilan. Ruang tersebut digunakan untuk kegiatan pembelajaran keterampilan yang dapat dipilih dari tiga kelompok keterampilan: keterampilan rekayasa, keterampilan jasa atau keterampilan perkantoran.
Luas minimum 24 m2 dan lebar minimum 4 m.
Dilengkapi dengan sarana sesuai jenis keterampilan.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati prasarana yang ada di sekolah.
Ruang pimpinan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan pengelolaan sekolah, pertemuan dengan sejumlah guru, orang tua murid, unsur komite sekolah, petugas dinas pendidikan, atau tamu lainnya.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang pimpinan sekolah sesuai ketentuan berikut.
Luas minimum = 12 m2 dan lebar minimum = 3 m.
Tabel 9. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Pimpinan
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1.1
Kursi pimpinan 1 buah/ruang
Meja pimpinan 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
untuk bekerja dengan nyaman.
1.3
Kursi dan meja 1 set/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
tamu
untuk 5 orang duduk dengan nyaman.
untuk menyimpan perlengkapan pimpinan
sekolah. Dapat dikunci.
1.5
Papan statistik 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Berupa papan tulis
berukuran minimum 1 m2.
2
1 set/ruang
Terdiri dari Bendera Merah Putih, Garuda
kenegaraan
Pancasila, Gambar Presiden RI, dan Gambar
Wakil Presiden RI.
2.2
Tempat sampah 1 buah/ruang
2.3
tamu, baik siswa maupun tamu lainnya.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang guru sesuai ketentuan berikut.
Rasio minimum luas ruang guru adalah 4 m2/guru dan luas minimum adalah 32 m2.
Mudah dicapai dari halaman sekolah ataupun dari luar lingkungan sekolah, serta dekat dengan ruang pimpinan.
Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 10.
Tabel 10 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Guru
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
1.1
Kursi kerja 1 buah/guru
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk
duduk dengan nyaman.
1.2
Meja kerja 1 buah/guru
Kuat, stabil, dan aman. Model meja setengah
biro. Ukuran memadai untuk menulis,
Lemari 1 buah/guru
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk
atau 1 buah
menyimpan perlengkapan guru untuk persiapan
yang digunakan
dan pelaksanaan pembelajaran. Dapat dikunci.
bersama oleh
semua guru
1.4
berukuran minimum 1 m2.
1.5 Papan
1 buah/sekolah
Kuat, stabil, dan aman. Berupa papan tulis
pengumuman
berukuran minimum 1 m2.
2
Perlengkapan Lain
2.1
2.2
Jam dinding 1 buah/ruang
2.3
Tempat sampah 1 buah/ruang
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang tata usaha sesuai ketentuan berikut.
Rasio minimum luas ruang tata usaha adalah 4 m2/petugas dan luas minimum adalah 16 m2.
Mudah dicapai dari halaman sekolah ataupun dari luar lingkungan sekolah, serta dekat dengan ruang pimpinan.
Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 11.
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1.1
Kursi kerja 1 buah/petugas
1.2
Meja kerja 1 buah/petugas
Kuat, stabil, dan aman. Model meja setengah
biro. Ukuran memadai untuk melakukan
pekerjaan administrasi.
1.3 Lemari 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk
Papan statistik 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Berupa papan tulis
berukuran minimum 1 m2.
2
Perlengkapan Lain
2.1
2.2
Filing cabinet 1 buah/sekolah
2.3 Brankas
1 buah/sekolah
2.4 Telepon
1 buah/sekolah
2.5
Kotak kontak 1 buah/ruang
2.7
Penanda waktu 1 buah/sekolah
2.8
Tempat beribadah berfungsi sebagai tempat warga sekolah melakukan ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati tempat beribadat sesuai ketentuan berikut.
Banyak tempat beribadah sesuai dengan kebutuhan tiap sekolah, dengan luas minimum adalah 12 m2.
Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 12.
Tabel 12. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Beribadah
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
untuk menyimpan perlengkapan ibadah.
2
Perlengkapan lain
2.1
Perlengkapan Disesuaikan dengan
Jam dinding
1 buah/tempat ibadah
mengalami gangguan kesehatan di sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang UKS sesuai ketentuan berikut.
Luas minimum adalah 12 m2.
Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 13.
Tabel 13. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang UKS
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1 set/ruang
Kuat, stabil, dan aman.
1.2 Lemari 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci.
1.3 Meja
1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman.
1.4 Kursi
Perlengkapan Lain
2.1
Catatan kesehatan siswa 1 set/ruang
2.2
Perlengkapan P3K 1 set/ruang Tidak kadaluarsa.
2.4 Selimut 1 buah/ruang
2.5
Tensimeter 1 buah/ruang
2.6
Termometer badan 1 buah/ruang
2.7
Pengukur tinggi badan 1 buah/ruang
2.9
Tempat cuci tangan 1 buah/ruang
2.10
Jam dinding 1 buah/ruang
1 buah/ruang
Ruang konseling/asesmen berfungsi sebagai tempat siswa mendapatkan
layanan konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir, serta berfungsi sebagai tempat kegiatan dalam menggali data kemampuan awal siswa sebagai dasar layanan pendidikan selanjutnya.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang konseling/asesmen sesuai ketentuan berikut.
Luas minimum adalah 9 m2.
Dapat memberikan kenyamanan suasana dan menjamin privasi siswa.
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1.1
Meja kerja 1 buah/ruang
1.2
Kursi kerja 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
untuk duduk dengan nyaman.
1.3
Kursi tamu 2 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai
untuk duduk dengan nyaman.
Papan kegiatan 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman.
2
Peralatan Pendidikan
2.1
Instrumen konseling 1 set/ruang
2.2
2.3
Media pengembangan 1 set/ruang
Menunjang pengembangan kognisi,
kepribadian
emosi, dan motivasi siswa.
2.4
Perlengkapan asesmen 1 set/ruang
Disesuaikan dengan ketunaan siswa.
Jam dinding 1 buah/ruang
3.2
Tempat sampah 1 buah/ruang
Ruang organisasi kesiswaan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan kesekretariatan pengelolaan organisasi kesiswaan.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati ruang organisasi sesuai ketentuan berikut.
Luas minimum adalah 9 m2.
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1.1 Meja
1 buah/ruang
Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan.
1.2 Kursi
Papan tulis 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman.
1.4 Lemari 1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci.
2
Perlengkapan lain
2.1
2.2
Tempat sampah 1 buah/ruang
dibuktikan dengan mengamati jamban sesuai ketentuan berikut.
Minimum terdapat 2 unit jamban.
Pada sekolah untuk tunagrahita dan/atau tunadaksa, minimum salah satu unit jamban merupakan unit yang dapat digunakan oleh anak berkebutuhan
khusus, termasuk pengguna kursi roda.
Dilengkapi dengan peralatan yang mempermudah siswa berkebutuhan khusus untuk menggunakan jamban.
Luas minimum 1 unit jamban adalah 2 m2.
Harus berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan.
Tersedia air bersih di setiap unit jamban.
Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 16.
Tabel 16. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Jamban
No
Jenis
1
Perlengkapan Lain
1.1 Kloset
1 buah/unit
Khusus untuk SDLB, SMPLB dan SMALB
jamban
1.2
Tempat air
1 buah/unit
Volume 200 liter. Berisi air bersih.
1.3 Gayung
1 buah/unit
1.4
1.5
Tempat sampah
1 buah/ruang
Gudang berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan pembelajaran di luar kelas, tempat menyimpan sementara peralatan sekolah yang tidak/ belum berfungsi, dan tempat menyimpan arsip sekolah yang telah berusia lebih dari 5 tahun.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati gudang sesuai ketentuan berikut.
Luas minimum adalah 18 m2.
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Perabot
1.1 Lemari 1 buah/ruang
1.2 Rak
1 buah/ruang
Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai untuk
menyimpan peralatan olahraga, kesenian, dan
keterampilan.
Ruang sirkulasi horizontal berfungsi sebagai tempat penghubung antar ruang dalam bangunan sekolah dan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan bermain dan interaksi sosial siswa di luar jam pelajaran, terutama pada saat hujan ketika tidak memungkinkan kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung di halaman
sekolah.
Ruang sirkulasi horizontal berupa koridor yang menghubungkan ruang-ruang di dalam bangunan sekolah dengan luas minimum adalah 30% dari luas total
seluruh ruang pada bangunan, lebar minimum adalah 1,8 m, dan tinggi minimum adalah 2,5 m.
Ruang sirkulasi horizontal dapat menghubungkan ruang-ruang dengan baik, beratap, serta mendapat pencahayaan dan penghawaan yang cukup.
Koridor tanpa dinding pada lantai atas bangunan bertingkat dilengkapi pagar pengaman dengan tinggi 90 -110 cm.
Bangunan bertingkat dilengkapi tangga dan ramp.
Bangunan bertingkat dengan panjang lebih dari 30 m dilengkapi minimum dua buah tangga.
Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak lebih dari 25 m.
Lebar minimum tangga adalah 1,5 m, tinggi maksimum anak tangga adalah 17 cm, lebar anak tangga adalah 25-30 cm, dan dilengkapi pegangan tangan yang kokoh dengan tinggi 85-90 cm.
Kelandaian ramp tidak lebih terjal dari 1:12.
Ruang sirkulasi vertikal dilengkapi pencahayaan dan penghawaan yang cukup.
Tempat bermain/berolahraga berfungsi sebagai area bermain, berolahraga, pendidikan jasmani, upacara, dan kegiatan ekstrakurikuler, serta sebagai tempat latihan orientasi dan mobilitas bagi siswa tunanetra dan latihan mobilitas bagi siswa tunadaksa.
Jawaban dibuktikan dengan mengamati tempat bermain sesuai ketentuan berikut.
Minimum tempat bermain/berolahraga berukuran 20 m x 10 m yang memiliki permukaan datar, drainase baik, dan tidak terdapat pohon, saluran air, serta benda-benda lain yang mengganggu kegiatan.
Sebagian lahan di luar tempat bermain/berolahraga ditanami pohon yang berfungsi sebagai peneduh.
Lokasi tidak banyak mengganggu proses pembelajaran di kelas.
Tidak digunakan untuk tempat parkir.
Tabel 18. Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Bermain/Berolahraga
No
Jenis
Rasio
Deskripsi
1
Peralatan Pendidikan
1.1
Tiang bendera 1 buah/sekolah
Tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.
1.2 Bendera
Peralatan olah 3 set/sekolah
Jenis disesuaikan dengan jenis ketunaan siswa.
raga
VI. STANDAR PENGELOLAAN
Dinyatakan sering disosialisasikan, jika sekolah mensosialisasikan visi lembaga sebanyak 2 kali atau lebih kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir.
Dinyatakan sering disosialisasikan, jika sekolah mensosialisasikan misi lembaga sebanyak 2 kali atau lebih kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen tertulis RJKM empat tahunan dan RKT yang disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah. Di dalam RKT memuat ketentuan-ketentuan yang jelas tentang: kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan masyarakat, peranserta masyarakat dan kemitraan, rencana-rencana kerja lainnya yang mengarah pada peningkatan dan pengembangan mutu sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis yang mengatur 8 aspek pengelolaan berikut.
KTSP;
kalender pendidikan/akademik;
struktur organisasi sekolah;
pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan;
peraturan akademik;
tata tertib sekolah;
kode etik sekolah; dan
biaya operasional sekolah.
antara rencana kerja tahunan (RKT) dengan laporan pelaksanaan kegiatan.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen tertulis tentang kegiatan kesiswaan yang terdiri dari:
penerimaan siswa baru;
memberikan layanan konseling;
melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler;
melakukan pembinaan prestasi unggulan; dan
melakukan pendataan alumni.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen hasil pengembangan kurikulum dan pembelajaran yang terdiri dari:
KTSP;
kalender pendidikan;
program pembelajaran;
Jawaban dibuktikan dokumen tentang pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri dari:
pembagian tugas;
penentuan sistem penghargaan;
pengembangan profesi;
promosi dan penempatan; dan
mutasi.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen kegiatan pengelolaan sarana prasarana yang terdiri dari:
perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana pendidikan;
evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam mendukung proses pendidikan;
perlengkapan fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di sekolah;
penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat; serta
pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memperhatikan kesehatan dan keamanan lingkungan.
kewenangan dan tanggung jawab kepala sekolah dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya;
pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran; serta
penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah atau lembaga penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen pelaksanaan kegiatan sekolah untuk menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan yang kondusif seperti: seminar ilmiah, pelatihan, kebersihan, kedisiplinan, penanaman nilai-nilai kejuangan, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis tentang keterlibatan masyarakat dan/atau lembaga lain yang relevan dalam mendukung pengelolaan pendidikan di sekolah seperti: kemitraan sekolah dengan SDLB, SMPLB atau yang setara, dengan dunia usaha dan industri, perguruan tinggi, atau dengan organisasi ketunaan.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis tentang program pengawasan yang terdiri dari: pemantauan; supervisi; evaluasi; pelaporan; dan tindak lanjutnya.
Kegiatan evaluasi diri adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekolah untuk
mengetahui gambaran secara menyeluruh tentang kinerja dan keadaan dirinya melalui kajian dan analisis terkait dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan.
evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri dari:
kesesuaian penugasan dengan keahlian;
keseimbangan beban kerja;
kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan
tugas; serta
pencapaian prestasi pendidik dan tenaga kependidikan.
Jawaban dibuktikan dengan adanya komponen persiapan akreditasi yang terdiri atas:
dokumen yang diperlukan oleh instrumen akreditasi;
personal yang akan mendampingi asesor;
bukti fisik nondokumen; dan
dewan guru. Dalam hal tertentu di mana sekolah masih berada dalam taraf pengembangan, kepala sekolah dapat menugaskan guru untuk melaksanakan fungsi sebagai kepala sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen tertulis struktur kepemimpinan sekolah.
Petugas khusus adalah petugas yang diangkat berdasarkan surat keputusan kepala sekolah untuk menangani sistem informasi manajemen.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen keputusan pengangkatan petugas khusus yang menangani sistem informasi manajemen sekolah.
VII. STANDAR PEMBIAYAAN
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen tertulis nilai aset sarana dan prasarana secara menyeluruh selama 4 tahun terakhir.
Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi biaya
pendidikan lanjut, pelatihan, seminar dan lain-lain termasuk yang dibiayai oleh pemerintah/pemerintah daerah, yayasan, maupun lembaga lain. Jawaban dibuktikan dengan memeriksa daya serap alokasi biaya yang ditetapkan di dalam Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS).
Jawaban dibuktikan dengan melihat dokumen struktur dan sistem penggajian guru, serta dokumen RKAS.
Jawaban dibuktikan dengan melihat dokumen struktur dan sistem penggajian tenaga kependidikan, serta dokumen RKAS.
Biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran antara lain meliputi: pengadaan alat peraga, membraillekan bahan ajar/buku teks, CD pembelajaran, buku bicara, kamus, globe timbul, peta timbul, dan sejenisnya.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis laporan keuangan.
Kegiatan kesiswaan yang dibiayai sekolah antara lain: kegiatan pramuka, relly tongkat putih, kesenian, keterampilan, kerohanian, olahraga, UKS, dan lain sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek RKAS dan buku keuangan.
reglet, penggaris braille, penghapus, penggaris, stapler, kertas, buku administrasi, penggandaan atau fotocopi dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek alokasi dana dalam RKAS dan laporan keuangan untuk pengadaan alat tulis.
Bahan habis pakai adalah barang yang digunakan dan habis dalam waktu relatif singkat. Biaya pengadaan bahan habis pakai sekolah misalnya: pengadaan bahan praktek keterampilan, tinta, bahan kebersihan dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek alokasi dana dalam RKAS dan laporan keuangan pengadaan bahan habis pakai.
Biaya untuk pengadaan alat habis pakai sekolah seperti: alat-alat olahraga, alat kebersihan, gunting, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek alokasi dana dalam RKAS dan laporan keuangan pengadaan alat habis pakai.
Biaya rapat yang dibiayai antara lain: rapat penerimaan siswa baru, rapat evaluasi semester siswa, rapat kenaikan kelas, rapat kelulusan, rapat pemecahan masalah, rapat koordinasi, rapat wali murid, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek alokasi dana dalam RKAS dan laporan keuangan kegiatan rapat.
Biaya pengadaan transpor dan perjalanan dinas di antaranya: perjalanan dinas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
Biaya penggandaan soal ulangan/ujian seperti: ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian kenaikan kelas.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek alokasi dana dalam RKAS dan laporan keuangan penggandaan soal ujian.
Biaya pengadaan daya dan jasa misalnya: listrik, telepon, air, internet, surat kabar, dan sebagainya.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek alokasi dana dalam RKAS dan laporan keuangan daya dan jasa.
Biaya untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung di antaranya: uang lembur, konsumsi, asuransi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya RKAS dan laporan keuangan.
Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat berupa:
biaya yang dikeluarkan oleh calon siswa untuk dapat diterima sebagai siswa dengan berbagai istilah antara lain: uang pangkal, uang gedung, pembiayaan investasi sekolah.
berupa infaq, sumbangan, bantuan/bea siswa.
bantuan pemerintah, pemerintah daerah, maupun lembaga lain dapat dimasukkan sebagai bantuan.
Jawaban dibuktikan dengan buku pengelolaan (buku kas) dan dokumen laporan yang menunjukkan jenis penggunaan dana untuk kesejahteraan warga sekolah, pengembangan guru dan tenaga kependidikan, sarana prasarana,
pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran, serta kegiatan ketatausahaan.
Bila sekolah tidak memungut biaya pendidikan dari orangtua siswa maka pilihannya A.
Jawaban dibuktikan dengan data siswa tidak mampu, data siswa penerima beasiswa, data riil pemasukan pembayaran dari orangtua siswa yang ada pada buku kas atau laporan keuangan.
Bila sekolah tidak memungut biaya pendidikan dari orangtua siswa maka pilihannya A.
Biaya pendaftaran ulang merupakan biaya yang dikeluarkan oleh siswa pada awal tahun ajaran baru. Sekolah mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan setempat atau Yayasan.
Sekolah melakukan bantuan kepada siswa yang kurang mampu secara
ekonomi, baik melalui pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan (SPP), pemberian beasiswa dan sebagainya untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat mengikuti pendidikan secara teratur dan
berkelanjutan.
Bila sekolah tidak memungut biaya pendidikan dari orangtua siswa maka pilihannya A.
Biaya personal lain adalah biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uang sekolah yang relevan. Contoh 4 jenis biaya personal lain adalah:
biaya ujian;
biaya praktikum;
biaya perpisahan;
biaya study tour;
Sekolah yang pengelolaan pembiayaannya baik adalah sekolah yang telah memperhitungkan semua jenis kegiatan yang akan dilakukan pada tahun berjalan, sehingga semua pembiayaan kegiatan sudah masuk di dalam RKAS dan tidak melakukan pungutan setiap kali ada kegiatan.
dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.
Kepala sekolah melibatkan:
komite sekolah;
perwakilan guru;
perwakilan tenaga kependidikan;
perwakilan siswa; dan
penyelenggara pendidikan/yayasan untuk swasta.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen undangan, daftar hadir, berita acara/ notulen rapat, dan hasil rapat.
Dana dari masyarakat dapat berupa:
biaya yang dikeluarkan oleh calon siswa untuk dapat diterima sebagai siswa dengan berbagai istilah antara lain: uang pangkal, uang gedung, pembiayaan investasi sekolah;
sumbangan dari masyarakat (dunia usaha, komunitas agama, donatur) yang berupa infaq, sumbangan, bantuan/beasiswa;
Jawaban dibuktikan dengan buku pengelolaan (buku kas) dan dokumen laporan pertanggungjawaban keuangan.
Disebut transparan bila diumumkan atau dilaporkan secara periodik kepada komite sekolah atau yayasan atau diaudit secara internal dan eksternal; sistematis bila disusun sesuai dengan kaidah pelaporan keuangan; efisien bila penggunaan dana sesuai dengan alokasi; akuntabel bila seluruh pengeluaran dana dapat dipertanggungjawabkan yang disertai dengan dengan bukti-bukti nyata.
Dalam hal sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat, maka komite sekolah dapat diganti yayasan.
Bila sekolah tidak menerima dana dari masyarakat, maka pilihannya adalah A.
RKAS berpedoman pada pengelolaan keuangan yang diputuskan komite sekolah dan ditetapkan oleh kepala sekolah. Jawaban dibuktikan dengan tersedianya dokumen pedoman pengelolaan keuangan.
Jawaban dibuktikan dengan melihat buku kas untuk biaya operasional.
Jawaban dibuktikan dengan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan yang telah disampaikan kepada pemerintah atau yayasan dalam 4 tahun
VIII. STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
Jawaban dibuktikan dengan adanya bukti berupa bahan yang dibagikan kepada siswa atau bahan sosialisasi (foto) atau bukti sosialisasi lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan. Apabila tidak ada bukti dapat dilakukan wawancara secara acak kepada beberapa siswa.
Jawaban dibuktikan dengan kelengkapan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian dalam silabus.
Jawaban dibuktikan dengan perangkat penilaian atau tes buatan guru.
Empat teknik penilaian yang digunakan guru meliputi:
tes;
pengamatan;
tugas terstruktur; dan
kegiatan mandiri.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kumpulan arsip nilai tes, nilai pengamatan, dan nilai tugas terstruktur maupun kegiatan mandiri.
Jawaban dibuktikan dengan catatan perkembangan siswa, hasil tes, daftar nilai, dan sebagainya.
perbedaan antara RPP tahun lalu dengan tahun yang sedang berjalan baik dilihat dari materi, metode, strategi, dan alat evaluasi yang digunakan oleh guru.
Jawaban dibuktikan dengan adanya arsip hasil evaluasi belajar yang telah ditandatangani guru dan kepala sekolah.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya catatan laporan penilaian akhlak siswa dari guru-guru lain di kelas yang bersangkutan selain guru pendidikan agama atau wali kelas.
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya catatan laporan penilaian kepribadian siswa dari guru-guru lain di kelas yang bersangkutan selain guru pendidikan kewarganegaraan atau wali kelas.
Aspek yang harus diperhatikan dalam menentukan kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah:
karakteristik dan kemampuan siswa, dimaknai antara lain dengan mutu input siswa;
karakteristik mata pelajaran, dimaknai tingkat kesulitan masing- masing indikator SK, KD untuk setiap mata pelajaran; dan
kondisi satuan pendidikan, dimaknai dengan kelengkapan sarana prasarana dan kualitas SDM.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen yang memuat aspek penentuan KKM setiap mata pelajaran dan berita acara rapat dewan guru.
Jawaban dibuktikan dengan SK kepala sekolah tentang kepanitiaan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan kenaikan kelas atau notulen rapat koordinasi ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan kenaikan kelas.
Jawaban dibuktikan dengan berita acara rapat dan hasil rapat.
Jawaban dibuktikan dengan surat undangan, berita acara, dan hasil rapat penentuan nilai akhir.
Jawaban dibuktikan dengan undangan kepada wali murid, daftar hadir orang tua, dan buku laporan hasil belajar siswa serta laporan penjelasan guru tentang perkembangan siswa kepada orang tua siswa.
Jawaban dibuktikan dengan tanda terima dari Dinas Pendidikan atau instansi yang berwenang.
(SKHUN) atau surat keterangan hasil ujian sekolah (SKHUS) dari minimal 90% siswa yang mengikuti ujian.
Pedoman ketentuan ke