• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI f,"'" HI 0'/0(>

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SKRIPSI f,"'" HI 0'/0(>"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

KEPENTINGAN NASIONAL AMERIKA SERIKA T DALAM KEBIJAKAN SANKSI EKONOMI TERHADAP

KUBATAHUN 1996

SKRIPSI

f,"'" HI

0'/0(>

Web:

~i{7r

I<

- . - '{

NING INUN IRIS MARRIANI NIM : 079fi15133

PROGRAM STUDI ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU POUTIK DAN ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS AJRLANGGA SURABAYA

Semester Genap 20041 2005

(2)

KEPENTINGAN NASIONAL AMERIKA SERIKAT DALAM KEBIJAKAN SANKSI EKONOMI TERHADAP

KUBA TAHUN 1996

SKRlPSI

Dlallllwl Gao MolD'... 1'IIpo-1'lIpa d ..

M_..Ol . . . .

~DonIo

...

r ...

Gelar Sarjau

I&n18

S. III . . 0...

UIIinnIlM AlrluIP

0Ieh :

NING JNTEN IRIS MAJU)INff

NIM : 079615133

PROGRAM STUDI ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU POLITIK DAN ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

Semester Genap 2004 1200s

(3)

KEPENTlNGAN NASlONAL AMEIUKA SBRDCAT DALAM KEBIJAKAN SANKSI EKONOMI T&RBADAP KUBA TABU)l1996

SKIUPSJ

DIIj...

Go_ ... To... -T...

M _ u t

Saloll Sa..

lyon«

Dol... Mom,._

GoIorSarJa- . . . . a..hIIIIk V...Wn. .

0Id0 ,

NING INTINTBlS MABDIAlfl

NIM : 01K1Sl;U

, . .ilia... :

po. L lui! S!M!!o.I:LA.

NJP, 131937tT1

PROGRAM STUDIILMV HUBUNGAN INTERNASJONAL FAKULTASILMU POLrrIKDAN ILMU SOSlAL

UNIVERSITAS AlRLANGGA SllRABAYA

s.-ter Geap lOO4 1 2005

(4)

HALAMAN PERSETUJUAN

Setuj u untuk diujikan Surabaya, 24 Desember 2004

Dosen Pembimbing

Drs.I.Basis Susilo, M.A.

NIP: 130907977

(5)

HALAMAN PENGESAHAN

Skripsi berjudul:

KEPENTINGAN NASIONAL AMERIKA SERIKA T DALAM KEBIJAKAN

SANKSIEKONOMITERHADAPKUBATAHUN1~6

Telah dipertahankan di depan Komisi Penguji Pada hari Rilbu, 19 Januari 2005

Komisi Penguj

i

Ketua

Drs. Ajar Triharso, M.S.

!'lIP: 131289504

Anggota,

. D'oko Sulis!'o M.S. Drs. T. Soediadino

t

M.A .

NIP: 131453807 NIP: 130368697

(6)

ABSTRAK

Dalam penelitian tni penulis menggunakan judul "Kepentingan Naslonai Amcrika Serikat Dalam Kebijakan Sanksi Ekonomi Terbadap Kuba TOOuo 1996". Penulis melllakai judu! tersebut berdasarkan alasan bahwa hubungan permusuhan Amerika Serikat-Kuba yang terjadi sejak t:iliun 1 960·an hingga saat ini masih berlangsung. Berbagai usaha pemerintah Amerika Serikat untuk menggulingkan pemerintahan Fidel Castro yang kcbijakan­

kebijakannya dianggap bertentangan. mengancam dan merugikan kepentingan nasional Amerika Serikat terhadap Kuba terutatna penerapan komunisme dan.kebijakan nasionalisasi

terhadap properti dan usalla milik pemerintah Settn warga negara Amerika

Serikat

di Kubn

sejak Fidel Castro berkuasa, belum mencapai hasil seperti yang diharapkan. Salah satu usaha tersebut adalah dengan menerapkan kcbijakan sanksi ekonomi yang telab berlangsung

selama tigapuluh enam

tahun.

Amerika Serikat kembali memperketat kebijakan sanks!

ekonominya

terhadap Kuba

melalui

the Cuban Liberty and Dcnwcratic Solidarity (Libertad) Act of 1996

atau

t~

Helms~l1ur!on Act 1996, yang ditandatangani Presiden Bill Clinton pada 12 Maret 1996.

Helms~BurfOn Act yang berlaku sejak I Maret

1996 ini

mengusahakan sanksi intemasional terhadap Kuba yang bersifat ekstrateritorial, menye!uruh dan mengkodiflkasi kedua sanks}

ckonomi sebelumnya yaitu

sanksl

ekonomi tahun 1960

dan the Cuban Democracy Act 1992

beserta

aturan~aturan yang

menyertainya, Tujuan utama

dad Helms~BurlOtt Act adalah untuk

membawa Kuba ke

da~am

sustu

perubahan

ke

arah

pemerintahan

demokmsi

yang

stabi!

yang menghormati hak·hak asasi

manusia,

Suatu pemerintahan yang tidak menghendaki keterlibatan Fidel Castro dan Raul Castro,

Alasan di atas mendorong penulis untuk mengamati dan menganalisis mengenai kepentingllJ1 nasional Arnerika Serlkat

dalam

l'tlemberlakukan Helms~Burton Act dan faktor­

faktQr determinan

mana

yang meiatarbelakangi

kebijakllll tersebut

Dan

judul diatas penu!is menemukan suatu permasalaban, yaitu: mengapa Amerika Serikat memperketat sanksi

ekonomi

terbadap Kuba dengan mernherlakukan Helms-Burton Act

1996?

Pemlasalahan tersebut akan diteliti dengan menggllnakan tingkat analisis negara~

bangsa dan tingkat analisis sisrem,

serta menggunakan

teori

kebijakan

luar negeri,

konsep

kepentingllJ1 nasional dan strategi, Penelitian ini bertujl,18n

untuk

mengidentifikasi dan menganalisis kepenti:lgan oasiona! Amerika Serikat terhadap Kuba serta faktor·faktor yang melatarbelakangi

kebijakan

sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap

Kuba

tahun

1996.

Data·data yang ada untuk dianalisis mengemukakao bahwa kehijakan sanksl ekonomi Amerika Serikat terhadap Kuba talmn 1996 dipengaruhi o!eh faktor-faktor yang berasal dari luar (faktor eksternal) yaitu situasi sistem intemaslonal setelah herakhimya perang dingin dan b:lbarnya Uni Soviet. kegaga1an the Cuban Democracy Act 1992 serta peristiwa penembakan 24 februari 1996; dan faktor-faktor

yang

ada di dalam negeri (faklor iJ1tcrnal) meliputi kondis! ekonotlli

dan

politik domestil\ Amerika Sertkat

Sedangkan kepentingan naslonaJ yang mendasari kebijakan tersebut diatas. yaitu:

kepentingan polirik (mcnerapkan sanksi internasional tcrhadap pemerintahan Fidel Castro dan mendukung perh1asan nilai·nilai demokrasi dan hak~hak asasi manusia di Kuba), serta kepcntingan ekonomi (memberikan perlindungan terhadap hak milik warga negara. Amerika Serikat dan menerapkan sistcm ekonomi pasar di Kuba}.

Dalarn peneJitian inl Icbih menekankan pada alasan-alasan mengapa suatu kebijakan diambil dengan mengenyampingkan proses pernbuatan kebijakan tetsebut

Kata kunci: kebijakan luar negeri, kepentingan nasi(Jnal~ s:anksi ekonomi.

Referensi

Dokumen terkait

4.4 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Program Nuklir Iran era Pemerintahan Barrack Obama

Amerika Serikat mendukung upaya kemerdekaan di Sudan Selatan, bagian ini akan. membahas faktor yang melatarbelakangi dari faktor internal dan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang Fidel Castro menyebarkan komunisme di Kuba meliputi faktor intern yaitu campur tangan Amerika Serikat dalam urusan

oleh Amerika Serikat dalam kebijakan penggunaan PMCs pada invasi di Irak. dapat dilihatdari segi ekonomi, politik, dan respon publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi adanya disparitas penjatuhan sanksi pidana dalam putusan perkara pencabulan terhadap

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh yang ditimbulkan kebijakan moneter quantitative easing Amerika Serikat terhadap variabel indikator ekonomi Indonesia, yaitu

Sikap kebijakan Luar negeri yang terbuka yang dilakukan oleh Raul Castro menunjukan kemajuan dalam upaya normalisasi hubungan diplomatic Kuba dengan Amerika

Pendahuluan Sanksi ekonomi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa terhadap Rusia merupakan sanksi yang diberikan atas tindakan Rusia yang melakukan intervensi di dalam krisis Ukraina dan