• Tidak ada hasil yang ditemukan

DITJEN PAUD DAN DIKMAS PROGRAM UTAMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DITJEN PAUD DAN DIKMAS PROGRAM UTAMA"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Program Utama

Ditjen PAUD dan Dikmas

Th 2017

Wartanto

(2)

Tema 2017

BERSAMA KITA

MEMPERLUAS DAN

MENINGKATKAN

MUTU

PAUD DAN DIKMAS

YANG BERMARTABAT

Bersama : bergotong royong antara pusat, daerah, mitra dan stakeholder ( ekosistem

PAUD dan Dikmas)

Bersama : bergotong royong antara pusat, daerah, mitra dan stakeholder ( ekosistem

PAUD dan Dikmas)

Memperluas : menjangkau yang tidak terjangkau, anak

miskin, termarjinalkan terutama di daerah 3T

Memperluas : menjangkau yang tidak terjangkau, anak

miskin, termarjinalkan terutama di daerah 3T

Meningkatkan mutu:

pencapaian SNP (isi, proses, kompetensi Pendidik dan

Tenaga Kependidikan, Sarpras, pengelolaan, beaya,

evaluasi dan Standar Kompetensi lulusan)

Meningkatkan mutu:

pencapaian SNP (isi, proses, kompetensi Pendidik dan

Tenaga Kependidikan, Sarpras, pengelolaan, beaya,

evaluasi dan Standar Kompetensi lulusan)

Bermartabat : Jujur, bersih, prosedural, bebas korupsi,

kolusi, dan pungli. (berintegritas)

Bermartabat : Jujur, bersih, prosedural, bebas korupsi,

(3)

IMPLIKASI UU NO 23 TAHUN

2014 TENTANG

(4)

Implikasi UU No23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah

Kewenangan Pusat, Propinsi dan Kab/Kota

Propinsi : 1. Pendidikan Menengah 2. Pendidikan khusus dan Layanan Khusus 3. PTK Propinsi : 1. Pendidikan Menengah 2. Pendidikan khusus dan Layanan Khusus 3. PTK Kabupaten/Kota: 1. Pendidikan dasar 2. Paud dan Dikmas

(SKB sebagai satuan pendidikan

nonformal negeri) Kabupaten/Kota: 1. Pendidikan dasar 2. Paud dan Dikmas

(SKB sebagai satuan pendidikan

nonformal negeri)

• Sekolah Menengah

(SMU dan SMK)

• Pend Khusus dan

Layanan Khusus (Sekolah PKLK)

• Pendidik dan Tenaga

Kependidikan

• Sekolah Menengah

(SMU dan SMK)

• Pend Khusus dan

Layanan Khusus (Sekolah PKLK)

• Pendidik dan Tenaga Kependidikan • Balai Pengembangan kegiatan Belajar (UPT Propinsi) • Balai Pengembangan kegiatan Belajar (UPT Propinsi) Penyerah an Penyerah an PUSAT : Penyusunan NSPK Pembinaan dan Pengawasan PUSAT : Penyusunan NSPK Pembinaan dan Pengawasan

(5)

Berdasarkan UU No 23 tahun 2014 Pasal 16

(1) Pemerintah Pusat dalam

menyelenggarakan urusan pemerintahan

konkuren sebagaimana dimaksud dalam

pasal 9 ayat (3) berwenang untuk :

Menetapkan norma, standar, prosedur dan

kriteria dalam rangka penyelenggaraan

urusan pemerintahan dan

Melaksanakan pembinaan dan pengawasan

terhadap penyelenggaraan Urusan

(6)

UU NO 23 TAHUN 2014

TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

PASAL 26, 27 dan 28 UU NO 20 TAHUN 2003

Program PAUD dan Dikmas :

pendidikan

kecakapan hidup, pendidikan anak

usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan Satuan pendidikan nonformal :

terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim serta satuan pendidikan sejenis

Penerbita

n NSPK

Supervisi

dan

Pengawas

an

Penerbita

n NSPK

Supervisi

dan

Pengawas

an

Sebagai acuan pelaksanaan

BPKB/ BPPAUD DAN DIKMAS / P2PAUD DAN DIKMAS, UPT

PUSAT :

1. Pengembangan model dan, 2. Pengembang mutu /

pembinaan

satuan pendidikan dalam memenuhi SNP

Kewenang an Pusat

Kewenangan Pemerintah Daerah

Rumah Pintar, SKB, Sekolah Rumah

Pendidikan Keluarga

Sejak tahun 2017 ini secara resmi 21 BPKB Provinsi bergabung menjadi UPT Pusat (menjadi BP PAUD dan Dikmas), sehingga saat ini Ditjen PAUD dan Dikmas memiliki 2 Pusat dan 27 Balai yang bertugas

(7)

PROGRAM UTAMA

DITJEN PAUD DAN DIKMAS TAHUN

2017

(1) Tentang Mutu Satuan

Pendidikan

(8)

TUPOKSI PUSAT DAN BALAI PENGEMBANGAN PAUD DAN DIKMAS

(Permendikbud 68 dan 69 tahun 2015)

SEBAGAI PENGEMBANGAN MODEL DAN PENGEMBANGAN MUTU

PEMETAAN MUTU SATUAN DAN

PROGRAM

PENGEMBANGAN MODEL

PENGEMBANGAN SDM PAUD

DIKMAS

FASILITASI PEMBELAJARAN

SUPERVISI SATUAN DAN PROGRAM

SISTEM INFORMASI

MELAKUKAN KEMITRAAN/ KERJASAMA

URUSAN ADMINISTRASI

1

2

3

4

5

6

7

8

(9)

TUGAS DAN FUNGSI PP dan BP PAUD DAN DIKMAS (UPT PUSAT)

DI ERA BERLAKUNYA UU NO 23 TAHUN 2014

PENGEMBANGAN MODEL

Model Yang dikembangkan,

divalidasi dan diterapkan di

masyarakat

PENGEMBANGAN MUTU

Satuan Pendidikan yang

dibina mencapai standar

nasional pendidikan

FASILITASI

Melayani urusan daerah yang terkait

dengan kebijakan pusat (Unit

Layanan Terpadu PAUD dan Dikmas)

1

2

(10)

Program Pembinaan Kelembagaan PP/BP

PAUD dan Dikmas

Permasalahan :

1. Memperoleh 21 tambahan BP

PAUD dan Dikmas baru limpahan

dari BPKB Propinsi

2. Kondisi sarpras, SDM dan pola

kerja yang jauh dari standar

3. Rata2 kemampuan Pamong

dalam pengembangan model dan

pengembangan mutu terbatas

4. Hasil kerja pengembangan model

banyak yg tidak/belum divalidasi

dan diterapkan

5. Masih banyak praktek duplikasi,

plagiat dan asal jadi

6. Masih banyak pamong belajar

belum mampu melakukan

pembinaan satuan pendidikan

7. Tugas pamong belum sesuai

dengan tugas lembaga

Program 2017 :

1. Revitalisasi UPT sesuai UU no 23 tahun

2014 tentang pemerintahan daerah

2. Memperkuat kemampuan UPT dalam

pengembangan model dan mutu

3. Memperkuat kemampuan Pamong

belajar

4. Perubahan status pamong menjadi

Widyaprada (biro hukum dan

KemenPAN

5. Perbaikan dan memperbaiki

kelangkapan kerja

6. Penguatan jejaring antara pusat

daerah

(11)

Program Pembinaan Satuan Pendidikan

Permasalahan :

1. Banyak Lembaga pendidikan yang

bukan satuan pendidikan

2. Masih banyak satuan pendidikan

yang tidak memiliki NPSN, belum

terakreditasi

3. Pendidik dan tenaga

kependidikan Satuan Pendidikan

belum kompeten

4. Sistem jaminan pendanaan masih

belum stabil

5. Satuan Pendidikan hanya dikelola

oleh masyarakat

6. Sarpras Satuan pendidikan seadanya

Program 2017 :

1. Minimal 75% SKB sudah menjadi satuan pendidikan dan terakreditasi

2. Mempercepat satuan pendidikan terakreditasi

3. Memberikan dana bantuan (BOS/BOP) bagi Satuan Pendidikan

4. Memberikan dana revitalisasi fisik

5. Perubahan Pamong belajar SKB sebagai Pamong belajar/guru Nonformal (Dit GTK)

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

Bab I pasal 1 menyebutkan bahwa Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan

pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan jalur formal, nonformal dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

Pasal 60 ayat 1 menyatakan bahwa akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada

setiap jenjang dan jenis pendidikan, dan

Pasal 61 ayat 2 menyatakan bahwa Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai

(12)

POLA

KERJA SAMA UPT dan SATUAN PENDIDIKAN

Dirjen PAUD dan Dikmas

Sesditjen

Direktorat 2 Pusat dan 27 Balai2 Pusat dan 27 Balai

Dinas Pendidikan Satuan Pendidikan Satuan Pendidikan Masyarakat Mitra : Dinas/ penilik/ ormit Mitra : Dinas/ penilik/ ormit Mitra Melakukan Pembinaan Satuan PAUD Dikmas mencapai SNP NSPK, koordinasi teknis, fasilitasi dan pengawasan Koordinasi operasional Pelaksana Supporting Koordinasi dan sinkronisasi

Kebijakan unit utama

Perlunya kerjasama antara UPT, Pemda, Mitra dan BAN/BAP

(13)
(14)

DAFTAR TARGET PEMBINAAN SATUAN PAUD-DIKMAS TERAKREDITASI MENCAPAI

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TAHUN 2017

NO NAMA UPT WILAYAH KERJA

(PROVINSI) JUMLAH KAB/KOTA TARGET PEMBINAA N ANGGARAN

1 BP PAUD DIKMAS ACEH 1 23

300

2,880,523

2 BP PAUD DIKMAS SUMATERA UTARA 1 33

300

3,457,036

3 BP PAUD DIKMAS SUMATERA BARAT 1 19 300 2,666,519

4 BP PAUD DIKMAS RIAU 2 19

300

2,067,012

5 BP PAUD DIKMAS JAMBI 1 11

300

2,013,511

6 BP PAUD DIKMAS SUMATERA SELATAN 2 24

300

2,559,517

7 BP PAUD DIKMAS LAMPUNG 1 15 300 2,332,515

8 BP PAUD DIKMAS BENGKULU 1 10

300

1,735,010

9 BP PAUD DIKMAS BANTEN 1 8

150

1,373,008

10 PP PAUD DIKMAS JAWA BARAT 2 33

400

5,528,877

11 PP PAUD DIKMAS JAWA TENGAH 1 35 400 4,799,182

12 BP PAUD DIKMAS DI YOGYAKARTA 1 5

200

1,267,505

13 BP PAUD DIKMAS JAWA TIMUR 1 38

304

3,345,113

14 BP PAUD DIKMAS BALI 1 9 200 1,321,509

15 BP PAUD DIKMAS NUSA TENGGARA BARAT 1 10 300 2,159,025

16 BP PAUD DIKMAS NUSA TENGGARA TIMUR 1 22

250

2,627,022

17 BP PAUD DIKMAS KALIMANTAN BARAT 1 14

300

2,279,014

(15)

DAFTAR TARGET PEMBINAAN SATUAN PAUD-DIKMAS TERAKREDITASI MENCAPAI

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TAHUN 2017

NO NAMA UPT WILAYAH KERJA

(PROVINSI)

JUMLAH KAB/KOT

A

TARGET PEMBINA

AN ANGGARAN

18 BP PAUD DIKMAS KALIMANTAN TENGAH 1 14 200 1,769,014 19 BP PAUD DIKMAS KALIMANTAN SELATAN 1 13 300 3,313,276 20 BP PAUD DIKMAS KALIMANTAN TIMUR 2 15 200 1,655,010 21 BP PAUD DIKMAS SULAWESI UTARA 1 15 250 2,552,515 22 BP PAUD DIKMAS SULAWESI TENGAH 1 13 200 1,815,513 23 BP PAUD DIKMAS GORONTALO 1 6 250 1,496,006 24 BP PAUD DIKMAS SULAWESI SELATAN 1 24 300 2,868,319 25 BP PAUD DIKMAS SULAWESI TENGGARA 1 17 200 1,909,517 26 BP PAUD DIKMAS SULAWESI BARAT 1 6 150 1,121,006 27 BP PAUD DIKMAS MALUKU 1 11 200 2,048,511 28 BP PAUD DIKMAS MALUKU UTARA 1 10 200 1,635,010 29 BP PAUD DIKMAS PAPUA 2 42 300 4,393,912

  JUMLAH 34

514

7,654

70,989,507

(16)

PROGRAM UTAMA

DITJEN PAUD DAN DIKMAS

TAHUN 2017

(17)

PROYEKSI ANAK USIA PAUD USIA 3-6 TAHUN 2016

SASARAN POTENSIAL PAUD

(18)

Program Pembinaan PAUD

Permasalahan :

1. Paud tumbuh subur di

masyarakat (224.321 Lembaga

penyelenggara/2017)

2.Kompetensi PTK PAUD

masih lemah (rata-rata

hanya lulusan SLTA dan

belum memperoleh

pelatihan)

3. Banyak peserta didik PAUD

yang tidak dimasukkan dalam

Dapodik

4. Sarana dan Prasarana belajar

(gedung dan APE) sangat

terbatas

Program 2017 :

1. DAK BOP PAUD Rp 3,5 T

2. Dana Bantuan sarana dan

prasarana PAUD

3.Crash Program

Pendidikan PAUD (Dit

GTK)

4. Penguatan pembelajaran

PAUD

5. Pengembangan bahan ajar

PAUD

(19)

Program distribusi BOP DAK PAUD

Permasalahan :

1. Tahun 2016 serapan BOP DAK

PAUD 92%

2. Masih banyak

mempermasalahkan tentang:

a) Satuan PAUD berbadan

hukun, b) hibah hanya sekali,

c) pengelola PAUD negeri tidak

diberi dana BOP, d) beauty

contest bagi bank penyalur, dll

3. Masih ada daerah yang

melakukan penyelewengan /

pemotongan dan pungli

4. Data Anak Paud yang masuk

ke Dapodik masih rendah

Program 2017 :

1. Juknis sudah disebarkan dan

dilakukan rakor kepada kepala

Bidang dan BPKAD

2. UPT Pusat difungsikan sebagai

pembina/ memfasilitasi dan

pengawas pengelolaan BOP

DAK PAUD

(20)

Rintisan Wajib Prasekolah 1 tahun

PAUD usia 5-6 Tahun

(Prasekolah) PAUD usia 5-6

Tahun (Prasekolah)

PAUD usia <

5 tahun

PAUD usia <

5 tahun

Wajib Belajar 9 tahun

Wajib Belajar 9 tahun

Wajib

Belajar 6

Tahun

Wajib

Belajar 6

Tahun

Rintisan Wajib

Belajar 12

tahun

Rintisan Wajib

Belajar 12

tahun

Jumlah anak usia 5-6 tahun sekitar 9,5 juta anak,

diperkirakan sudah masuk ke SD 2,5 Juta anak, sehingga sekitar 7 juta anak masuk pra sekolah. Dana yg disediakan tahun 2017 sebanyak 3,5 T /Rp 600.000 = 5,8 juta anak. Dan tahun 2018 disediakan Rp 4.07 T /Rp 600.000 = 6,78 juta

anak. Jadi siap belajar prasekolah 1 tahun.

(21)

PROGRAM UTAMA

DITJEN PAUD DAN DIKMAS

TAHUN 2017

(22)

Program Pembinaan Kursus dan Pelatihan

Kerja

Permasalahan :

1. Lembaga Kursus didominasi milik pribadi

dan belum terakreditasi

2. Instruktur kursus banyak yg belum

memiliki sertifikat pendidik

3. LSK, Penguji uji kompetensi dan TUK

masih terbatas

4. Sarana praktek di LKP terbatas

5. Jenis keterampilan yang diselenggarakan

sangat terbatas (USUAL)

6. Banyak LKP yang belum terakreditasi

tetapi menerbitkan sertifikat kompetensi

(melanggar UU no 20 tahun 2003)

Program 2017:

1. PKK dan PKW melalui prosedur (bottom up)

2. Bantuan sarana dan prasarana kursus

3. Kursus unggulan kerjasama dengan organisasi dan

Lembaga (top down) 4. Bantuan Uji Kompetensi

5. Pengembangan SKKNI, SKL dan perangkat pelatihan kerja dan wirausaha

6. Penambahan LSK, Penguji dan TUK

7. Kerjasama dengan DU/DI

(23)

PESERTA DIDIK

TEST

BAKAT

DAN

MINAT

Dilatih berbagai keterampilan sesuai kebutuhan

pasar kerja local, nasional atau regional (KKNI,

SKKNI, SKL,)

Uji Kompete

nsi

Sertifikat Kompete

nsi

bekerja

Dilatih berbagai keterampilan usaha sesuai kebutuhan pasar barang dan jasa di

sekitar

Diberi/ dicarikan

dana bantuan

dan jaringan

usaha

Dilakuka n pembina

an berkala

(24)

PROGRAM UTAMA

DITJEN PAUD DAN DIKMAS

TAHUN 2017

(25)

Status Pekerjaan Utama <=SD/ sederaj at SMP/ sederaj at SMA/ sederaj at D1/2/3/ Akade mi Univers

itas Jumlah Berusaha sendiri tanpa dibantu

orang lain 11,5 4,0 4,4 0,2 0,4 20,5 Berusaha dibantu buruh tidak

tetap/ buruh tak dibayar 13,3 2,9 2,7 0,1 0,2 19,3 Berusaha dibantu buruh

tetap/buruh dibayar 1,6 0,7 1,3 0,2 0,4 4,2 Buruh/Karyawan/Pegawai 9,3 7,0 16,7 2,3 7,1 42,4 Pekerja bebas di pertanian 4,2 0,6 0,3 0,0 0,0 5,1 Pekerja bebas di nonpertanian 3,8 1,6 1,0 0,0 0,0 6,4 Pekerja keluarga/tak dibayar 10,3 3,4 2,7 0,1 0,2 16,8

Jumlah/Total 54,0 20,4 29,1 3,0 8,3 114,6

Catatan:

Data PDSP 2014 terdapat 1,6

juta anak/tahun DO dan tidak melanjutkan

Data dari TNP2K 2015 terdapat

3,6 juta anak usia sekolah tidak sekolah.

64,5 % angkatan kerja (114 juta

orang) hanya lulusan SMP ke bawah

Program Kesetaraan (Paket A, B dan C)

Program Kursus keterampilan

Program Kesetaraan (Paket A, B dan C)

Program Kursus keterampilan

Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak usia 9-21 tahun Program Indonesia Pintar (PIP)

bagi anak usia 9-21 tahun

Target Tahun 2017 minimal 500.000 anak usia sekolah tidak sekolah (usia 9-21 tahun) direkrut

masuk program kesetaraan atau kursus keterampilan untuk

memperoleh BOP dan PIP

(26)

PENERIMA PIP

13,8 JUTA ANAK

SEKOLAH PENERIMA

PIP

4,1 JUTA ANAK

USIA SEKOLAH

TIDAK SEKOLAH

(ATS)

17,9 JUTA

ANAK

CALON

PENERIMA

PIP

SUDAH DIURUS

OLEH SEKOLAH

SD, SMP, SMA,

SMK

Sudah disebarkan data ATS ke Kab/Kota

sebanyak 2,9 juta Dicari dan upayakan

masuk : a) masuk sekolah kembali, b) masuk kesetaraan atau c) masuk kursus dan pelatihan

1

a) Masukkan ke Dapodik

b) Masukkan ke

satuan pendidikan yang terdekat

c) Usulkan BOP dan PIP

2

Urusan

(27)

27

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan • Anak yang sedang belajar atau

mengikuti program Pend. Kesetaraan (Paket A, B, C) di lembaga pendidikan nonformal (SKB/PKBM/lembaga sejenis)

• Anak yang sedang mengikuti program

kursus di lembaga kursus dan pelatihan

Sasaran Penerima Dana PIP

Program Pendidikan Nonformal

• Terdaftar sebagai peserta didik di SKB/PKBM/Kursus/Lembaga sejenis

• Diusulkan oleh SKB/PKBM/Kursus/Lembaga sejenis melalui dinas pendidikan kabupaten/kota ke direktorat teknis di Kemendikbud.

(28)

Catatan:

Anak yang tidak boleh diusulkan dalam PIP: 1) anak usia > 21 tahun, 2) anak usia < 21 tahun, tidak tercatat sebagai peserta didik kesetaraan atau kursus di satuan pendidikan nonformal

(PKBM/SKB/KURSUS), dan 3) anak usia < 21 tahun, masih tercatat sebagai siswa di sekolah formal.

Anak yang sudah diusulkan memperoleh PIP lewat jalur formal, tidak boleh diusulkan lagi lewat jalur nonformal. 28

• Peserta Didik

Kesetaraan

• Peserta

Didik Kursus

Dikelola oleh satuan pendidikan

Dana bantuan digunakan oleh lembaga untuk mendukung proses pembelajaran dan pelatihan di setiap satuan pendidikan

Sifat dan Manfaat Dana Bantuan

BOP (Bantuan Operasional Penyelenggaraan

)

• Peserta Didik

Kesetaraan

• Peserta

Didik Kursus

Dikelola dan digunakan oleh peserta didik

Dana bantuan digunakan oleh peserta didik secara pribadi sebagai motivasi untuk

memperlancar mengikuti proses pembelajaran dan pelatihan

PIP (Program Indonesia Pintar)

Dana BOP

(29)

CARI

ATS

ANAK USIA 9-21

TAHUN (USIA

SEKOLAH) YANG TIDAK

SEKOLAH

IKUT

KESETARAAN :

-

PAKET A

-

PAKET B

-

PAKET C

(30)

CATATKAN

DAN

USULKAN

KE SATUAN

PENDIDIKAN

SEBAGAI

PESERTA

DIDIK (LKP,

PKBM, SKB, )

LAPORKAN DAN

USULKAN

PIP

KE DINAS

PENDIDIKAN

KAB/KOTA

(KABID PAUD

DAN DIKMAS)

MASUKKAN DALAM

DATA POKOK

PENDIDIKAN UNTUK

MEMPEROLEH NISN

(DATA PESERTA

(31)

PASTIKAN

DAN

USULKAN

YANG

DIUSULKAN

MEMPEROLEH

KARTU

INDONESIA

PINTAR

MENGIKUTI

PROSES BELAJAR

SEBAGAI WARGA

BELAJAR KURSUS

ATAU

KESETARAAN

MEMPEROLEH

PENETAPAN PENERIMA

PIP DI KAB/KOTA DAN

(32)

TARGET PIP DITJEN PAUD DAN DIKMAS

TAHUN 2017

500.000

ANAK

PENERIMA

PIP

PIP DARI JALUR

KESETARAAN

………. ANAK

PIP DARI JALUR

KURSUS

………. ANAK

(33)

PROGRAM UTAMA

DITJEN PAUD DAN DIKMAS

TAHUN 2017

(34)

Pola pendidikan di Sekolah/ satuan

pendidikan

Keluarga sebagai guru yg utama dan

pertama

Masyarakat yg

berpengaruh terhadap anak

Permasalahan:

Orang Tua sebagai Guru

yang Pertama dan Utama

bagi anak, tapi belum

memperoleh sentuhan

pendidikan orang tua

Prestasi Belajar anak

(35)

Pribad

i Pribad

i

Keteladanan: Kepribadian, Kecerdasan, Keterampilan, Spiritual, Aktifitas, finansial

Sarjana Pendidikan Keluarga: Pendidik, Pengelola, Dokter, ahli gizi, ustadah, Psikolog, Perbankan, Wirausaha, Pecinta, TI /medsos, menempatkan perannya

Pribadi

Keluarga

Masyara kat

Keterlibatan (hidup bersama masyarakat) : Lingkungan hidup, empati, kerjasama / gotong

royong, pemerintahan local, social spiritual, media social, budaya

Bangsa, Negara

dan Dunia

Keterlibatan (akses) : Ekonomi, Politik , Lingkungan, social,

budaya, pertahanan, keamanan,

PEM

IMPI

N KE

LUAR

GA M

EMBU

TUHK AN

KOM

PETE

NSI U

(36)

PENGARUH

PENDIDIKA

N

KELUARGA

Sikap perilaku, moral, kecerdasan, semangat belajar , interaksi, hubungan social, Prestasi belajar, Kehangatan, Ketentraman, saling mencintai , interaksi menghargai, saling

memiliki

Kehangatan, Ketentraman, saling mencintai dan interaksi,

menghargai, keceriaan dan tanggung jawab

bersama Terbangunnya

Negara yang kuat (SDM, daya saing Kekuatan bangsa, tingkat kesejahteraan, Produktifitas dan inovasi) Diterima oleh lingkungan (ling kerja, masyarakat), interaksi, produktif dan prestasi

Pengaruh Pendidikan Keluarga

(37)

3. EKOSISTEM PENDIDIKAN Keteladanan, membimbing, mengajar, memotivasi, mengarahkan, membina Mem bang un kom unika

si da lam

mem bina

ana k

1. Orang tua

(38)
(39)
(40)

©Kemendikbud 2017

POSTUR ANGGARAN PENDIDIKAN

APBN 2017

(41)

PROFIL ANGGARAN KEMENDIKBUD 2017

PER PROGRAM

anggaran dalam milyar rupiah

No Program APBN 2017

1 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian

Pendidikan dan Kebudayaan 1.868,73

2 Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian

Pendidikan dan Kebudayaan 194,19

3 Pendidikan Dasar dan Menengah 22.478,36

4 Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat 1.853,57

5 Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

1.099,44

6 Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra

403,43

7 Pelestarian Budaya 1.927,05

8 Guru dan Tenaga Kependidikan 9.998,32

Total Pagu Kemendikbud 39.823,12

Keterangan:

Dari total Pagu untuk Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat

(42)

42

Postur Anggaran

Ditjen PAUD-Dikmas Tahun 2016 dan 2017

Postur Anggaran

Ditjen PAUD-Dikmas Tahun 2016 dan 2017

APBN-P 2016

RP 1,82 Trilyun

APBN-P 2016

RP 1,82 Trilyun

RP 2.28 Trilyun

RP 2.28 Trilyun

DAK PAUD

DAK PAUD

5 Satker

Pusat Rp 1,55 T 85% 8 UPT Rp 265,1

M 12% 34 Dinas Provinsi (Dekonse ntrasi) Rp 73,9 M 3% Untuk:

514 Kabupaten/Kota34 Provinsi

Se-Indonesia

3.800.000 Anak Usia 3-6 thn

201

6

APBN 2017

RP 1.85 Trilyun

APBN 2017

RP 1.85 Trilyun

DAK PAUD

RP 3,8

Trilyun

DAK PAUD

RP 3,8

Trilyun

5 Satke r Pusat Rp 1,42

T 77,0%

29

UPT Rp 426,5 M 23,0%

Untuk:

514 Kabupaten/Kota34 Provinsi

Se-Indonesia

5.597.507 Anak

PAUD

(43)

ALOKASI ANGGARAN DITJEN PAUD DIKMAS 2017 (PUSAT)

ALOKASI ANGGARAN DITJEN PAUD DIKMAS 2017 (PUSAT)

43 PAUD 175,898,050 9.49% KURSUS 307,414,098 16.58% DIKTARA 491,532,417 26.52% DIKKEL 175,653,138 9.48% SETDITJEN 518,274,779 27.96% UPT 184,799,299 9.97%

Anggaran Setditjen termasuk untuk 21 BPKB yang masih dibintang/blokir PEGAWAI 240,829,036 12.99% BARANG 1,576,059,314 85.03% MODAL 35,743,431 1.93% BANSOS 940,000 0.05% PROPORSI ANGGARAN BERDASARKAN BELANJA PROPORSI ANGGARAN

(44)

Target dan Realisasi Penyerapan Anggaran

Ditjen PAUD dan Dikmas 2016

Target dan Realisasi Penyerapan Anggaran

Ditjen PAUD dan Dikmas 2016

44 © Paud-Dikmas 2017

Status 30 Desember 2016

Versi 2 Self Blocking

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nop Des

- 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 100.00

0.52 0.72

2.90

6.57 15.62 24.22 31.82 52.90 62.90 79.98 87.35 95.81

1.01 4.70 8.20 11.87 17.33 32.14 54.36 86.60

96.33 98.46 99.91100.00

Realisasi 2016 Target 2016

NO SATKER PAGU APBNP (Rp) REALISASI (Rp) %

1 BINSUSLAT 290,962,764 288,521,012 99.16

2 SETDITJEN 107,829,153 97,845,942 90.74

3 BINDIKKEL 199,492,346 185,747,701 93.11

4 BINPAUD 149,903,461 140,982,841 94.05

5 BINDIKTARA 524,429,170 516,801,300 98.55

6 UPT 226,603,322 213,951,821 94.42

7 DEKONSENTRASI 67,652,023 57,410,289 84.86

  JUMLAH 1,566,872,239

1,501,260,9

(45)

Referensi

Dokumen terkait

Kedudukan dan Struktur Kelembagaan.. sampai dengan usia enam tahun yang dilaksanakan di daerah perkebunan. Tujuan dari penyelenggaraan TPA berbasis perkebunan adalah untuk

pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat, pendidikan khusus,

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan | 14.. Dukungan Dapodik untuk Banper Binsuslat

Pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan

[Diprioritaskan bagi PAUD yang sudah memiliki peserta didik (PD) untuk program yang sesuai dengan bantuan sarana praktik yang diusulkan minimal satu tahun terakhir,

Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas) Kementerian Pendidikan dan

Rencana Strategis Balai Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Renstra BP- PAUD dan Dikmas) Jawa Timur Tahun 2015—2019 disusun berdasarkan arah dan kebijakan

Keberadaan Balai Pengembangan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat di Provinsi Gorontalo sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai