• Tidak ada hasil yang ditemukan

Melatih Pelaku UMKM Dalam Memanfaatan Digital Marketing Upaya Mengembangkan Usaha Berbasis Teknologi Di Dusun VII Manunggal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Melatih Pelaku UMKM Dalam Memanfaatan Digital Marketing Upaya Mengembangkan Usaha Berbasis Teknologi Di Dusun VII Manunggal"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1179

Melatih Pelaku UMKM Dalam Memanfaatan Digital Marketing Upaya Mengembangkan Usaha Berbasis Teknologi Di Dusun VII Manunggal

Robie Fanreza*

universitas Muhammadiyah Sumatera Utara [email protected]

Rivani Shilvana*

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara [email protected]

ABSTRAK

Teknologi digital sudah sangat familiar di era ini bahkan untuk segala usia.

Pemanfaatan teknologi digital yang tepat dapat memberikan dampak positif bagi penggunanya. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan pemasaran terhadap produk bisnis yang dimiliki oleh para pelaku UKM. Namun minimnya wawasan dan edukasi bagi para pengusaha UKM menyebabkan penggunaan internet yang kurang optimal dalam mendukung usahanya.

Salah satu pemanfaatan internet dalam manajemen bisnis adalah digital marketing yang merupakan salah satu upaya untuk memasarkan atau mempromosikan produk melalui media internet untuk mendapatkan target pasar yang lebih luas. Produk-produk UKM yang dimiliki oleh para pelaku usaha di Dusun VIII Desa Manunggal adalah produk makanan dan pemasarannya hanya dilakukan penjualan langsung dengan menawarkan melalui door to door atau tatap muka. Sulit untuk menjangkau target pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, pemberian pelatihan dan pendidikan tentang pemanfaatan digital marketing dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan pengusaha UMKM dalam pemanfaatan digital marketing.

Keywords : Pemasaran Digital, UMKM Dan Praktik

PENDAHULUAN

Siapa yang menyangka kalau sekarang tidak perlu repot dan ribet untuk datang ke sebuah toko yang menjual produk yang diinginkan. Dengan smartphone yang ada digenggaman cukup kita menekan aplikasi jual beli online dan pilih produk yang mau dibeli. Hanya menunggu beberapa waktu, maka produk yang diinginkan datang melalui jasa seorang kurir.

Tidak sedikit dampak posistif yang dirasakan oleh pembeli atau penjual produk, apalagi dimasa pandemic covid 19 ini justru lebih aman dan efektif. Di masa pandemi Covid 19 (Nur Rahmah Amini, 2021) ini memberikan dampak yang tidak sedikit yang dirasakan oleh semua kalangan masyarakat terutama terhadap para pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah. Dimana tingkat penjualan produk pedagang menjadi menurun bahkan mengalami kerugian besar sehingga mempengaruhi perekonomian keluarga. Diantara kendala yang dihadapi dan dirasakan oleh pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah adalah kurangnya akan pengetahuan dalam pemasaran produk yang dijual dikarenakan teknik yang digunakan hanya dengan menawarkan produk terhadap orang-orang yang dapat dijangkau seperti teman, kerabat, tetangga, rekan kerja dan para pelanggan tetap. Hal ini dikarenakan masih minimnya keterampilan dan pemahaman akan pemanfaatan teknologi sebagai digital marketing bagi para pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah di Desa tersebut. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini yaitu

(2)

1180 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata atau disingkat dengan KKN yang dilaksanakan secara Mandiri membuat dua program untuk memberikan edukasi terhadap pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah diantaranya. Pertama, melatihan pelaku usaha dalam pembuatan logo untuk membangun branding terhadap produk yang dijual. Kedua, melatihan dalam pemasaran Usaha Micro Kecil dan Menengah agar pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah dapat memasarkan produknya melalui e-commerce.

KAJIAN TEORI

Telah banyak yang melakukan penelitian dalam hal digital marketing upaya memasarkan produk kepada konsumen. Dimasa pandemic covid 19 yang mulai melandai juga membuat para penjual produk berpikir keras serta mencai solusi dalam memasarkan produk.

Dengan kemampuan yang kurang dalam pengetahuan dengan memakai aplikasi digital marketing. Dengan kurangnya pengetahuan pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah mengenai digital marketing menginspirasi kepada masyarakat desa Manunggal untuk membantu dalam memberikan dan menyampaikan sosialisasi serta melatih para penggiata usaha terutama bagi pemula dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi di era digital . Seandainya penggiat dan para pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah paham akan pentingnya digital marketing untuk usaha yang sedang dijalankan, diharapkan mereka akan termotivasi untuk menggunakan digital marketing sebagai sarana komunikasi dan promosi bagi usahanya selama pandemi Covid-19 dan seterusnya, serta dapat mempraktikkannya secara langsung dengan memanfaatkan media sosial (Media, 1994) dan internet (maxmanroe.com, 2014). Dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan praktek langsung kepada masyarakat ini, diperoleh wawasan bahwa sesungguhnya para pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah tertarik untuk menggunakan digital marketing dan juga memanfaatkan media sosial secara optimal, namun mereka menghadapi beberapa kendala (Yahya Ibnu Syifa, 2021) (Ginanjar Abdurrahman, 2020) (Elisa Susanti, 2020). Tidak sedikit kendala yang dihadapi misalnya saja kurang atau minimnya pengetahuan dan pemahaman terkait betapa pentingnya digital marketing dalam pemasaran produk. Dengan kurangnya pengetahuan mengenai teknologi informasi dan komunikasi serta cara-cara penggunaan dan pemanfaatan media sosial yang baik juga menjadi kendala lainnya. Kendala selanjutnya adalah kurangnya pemahaman untuk menciptakan “postingan” produk yang menarik.

METODE

Metodologi pelaksanaan porogram ini adalah pelatihan dan pendampingan yang dilakukan kepada para pelaku usaha sebagai berikut:

Survey Lapangan

Tentunya dengan mendatangi atau melakukan kunjungan kepada para pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah dengan target atau bertujuan untuk mendapatkan informasi awal mengenai kondisi atau keadaan serta kendala apasaja yang dihadapi dan yang dialami para pelaku atau penggiat Usaha Micro Kecil dan Menengah selama masa pandemic covid 19 ditempat melakukan usaha terserbut.

Sosialisasi Program

Dalam kegiatan sosialisasi program yang telah disusun dan direncanakan kemudian memberikan informasi tentang rencana yang telah disusun dengan rangkaian pelaksanaan program yang akan dibuat sebagai solusi atas permasalahan yang tengah di hadapi oleh pelaku usaha.

(3)

1181 Pelaksanaan Program

Dalam melaksanakan program terkait digital marketing atau Pelatihan dilakukan dalam satu hari dengan 2 sesi. Pertama, pelatihan pembuatan logo atau symbol usaha dan sesi kedua pelatihan pemasaran untuk Usaha Micro Kecil dan Menengah. Kedua, Pelaksanaan pelatihan pembuatan logo dengan menggunakan aplikasi canva yang mudah untuk di gunakan oleh para pemula. Pemasaran produk dengan memanfaatkan sosial media seperti snackvidio, bukalapak, instagram, market place, shopee, tik tok, youtube, facebook, dan media sosial lainnya.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kegiatan pelatihan digital marketing difokuskan dalam pembuatan konten yang menarik atau simbol kreatif serta dilaksanakan pelatihan dalam pemasaran dilakukan dengan beberapa cara membentuk kelompok yang dibagi menjadi 2 dengan menggunakan laptop atau smartphone yang digunakan sebagai media atau alat belajar dalam memberikan edukasi serta praktek langsung dalam proses pembuatan logo serta melakukan cara memasarkan produk kedalam atau melalui media social yang ada dijaringan internet.

Tahap Persiapan

Dalam tahap persiapaan akan mempetakan apa saja yang akan dilakukan sebelum melakukan pelatihan digital marketing. Tentunya setelah mempersiapkan peserta yang akan diberikan edukasi terkait hal tersebut. Maka mempersiapkan waktu dan tempat pelaksanakannya agar mendapatkan hasil yang baik atau sukses. Mulai dari perangkat laptop atau smatphone, paket data atau jaringan internet yang baik, tempat yang kondusif dalam memberikan pelatihan, materi atau bahan yang akan dipresentasekan, daftar hadir untuk para peserta, makanan ringan atau minuman, alat komunikasi dan dokumentasi sebagai bukti laporan kegiatan, dst.

Tahapan Pelaksanan

Dalam tahapan pelaksanaan kegiatan untuk melatih para pelaku usaha dalam pembuatan logo atau symbol. Dengan hadir langsung sebagai pemateri bersama para penggiat Usaha Micro Kecil dan Menengah secara bersalam melatih dalam menggunakan media sosial dengan perangkat laptop atau smartphone yang dimiliki para peserta. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya :

A. Melatih peserta dalam menggunakan laptop dan smartphone

1) Menjelaskan terlebih dahulu mengenai komponen-komponen yang ada pada aplikasi pembuatan logo.

2) Memberikan contoh pembuatan logo.

3) Menjelaskan pentingnya logo sebagai strategi branding dalam meningkatkan pemasaran pada sebuah produk.

4) Membuat contoh logo untuk sebuah produk.

(4)

1182 Gambar 1 : Melatih pelaku usaha dalam menggunakan perangkat laptop

B. Melatih peserta cara pemasaran melalui Media Sosial

1) Melihat saingan dan peluang usaha di Instagram, facebook, tiktok, youtube, dst.

2) Membuat profil Instagram, facebook, tiktok, youtube, produk yang akan dipasarkan.

3) Membuat logo sebagai branding produk yang akan dipasarkan ditengah masyarakat.

4) Memilih foto produk terbaik untuk di posting. Dengan melihat kualitas gambar dan pencahayaannya.

Gambar 2. Melatih mempromosikan produk di media sosial

DISKUSI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Tim Penyusun Kamus P3B, 1996) melatih dapat diartikan sebagai usaha mengajar kepada seseorang dan sebagainya agar terbiasa (mampu) melakukan sesuatu atau membiasakan diri (belajar). Dengan terus dilatih secara berkesinambungan akan memberikan dampak atau hasil yang baik sesuai rencana atau yang telah ditargetkan. Tidak semua cepat atau selalu berhasil dari proses pelatihan yang telah dilaksanakan, oleh karena itu terus dilakukan dalam meningkatkan kemampuan bagi peserta

(5)

1183 pelatihan. Digital marketing atau pemasaran dengan menggunakan perangkat digital sesuatu keniscayaan bagi pelaku usaha apalagi usahanya masih kecil dan menenggah. Dan sebagian besar para pelaku usaha kecil menenggah masih gagap teknologi atau tidak mau melek terhadap perkembangan zaman yang selalu update. Bahkan cenderung tidak mau mengasah dan meningkatkan kemampuannya dalam teknologi komunikasi dan informasi. Sehingga semakin tertinggal dengan teman sejawat yang sama-sama bergerak dalam bidang usaha. Digital marketing yang didalamnya terdapat banyak fitur yang menarik untuk meningkatkan penjualan atau memasarkan produk kepada konsumen. Dengan adanya media sosial membuat para pelaku usaha dapat melakukan kreatifitas dalam memasarkan produknya. Tidak sedikit media sosial yang dapat digunakan diantarnya facebook, tiktok, Instagram, snackvidio, whats up, youtube, dst. Media sosial yang sudah melekat dalam laptop atau smartphone membuaat semakin mudah mengiklankan produk kepada konsumen. Tentunya dengan kreatifitas dan konten yang menarik pembeli.

KESIMPULAN

Pada pelaksanaan kegiatan pendampingan serta pelatihan pemberdayaan pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan yang dilaksanakan di Musholla Jl. Pondok Seng Psr X Dusun VIII Desa Manunggal telah terlaksana sesuai dengan target dan rencana dengan menggunakan tiga tahapan. Pertama, melakukan survey lapangan.

Kedua, Sosialisasi Program. Ketiga, Pelaksanaan Program. Dan selama melakukan pendampingan pelatihan dengan melibatkan ibu-ibu sebagai pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah terlihaat sangat antusias dalam mempelajari penggunaan aplikasi pembuatan logo serta penggunaan media sosial untuk memasarkan produknya.

REFERENSI

Elisa Susanti. (2020). Pelatihan Digital Marketing Dalam Upaya Pengembangan Usaha Berbasis Teknologi Pada Umkm Di Desa Sayang Kecamatan Jatinangor. Sawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa Dan Masyarakat, Volume 1, 36.

Http://Jurnal.Unpad.Ac.Id/Sawala/Article/View/26588/Pdf

Ginanjar Abdurrahman. (2020). Pelatihan Digital Marketing Pada Umkm Sebagai Penunjang Kegiatan Promosi Dan Pemasaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 1, 88.

Http://Jurnal.Unmuhjember.Ac.Id/Index.Php/Manage/Article/View/3981/2869

Maxmanroe.Com. (2014). Mengenal 3 Perkembangan Teknologi Sosial Media. 1 Februari 2014.

Media, S. (1994). Social Media. In Media. Https://Doi.Org/Http://Dx.Doi.Org/10.7207/Twr16- 01

Nur Rahmah Amini. (2021). The Effectiveness Of Online Kajian Al-Islam And Kemuhammadiyahan Assessment In The Time Of Covid-19 University Of Muhammadiyah Sumatera Utara. Proceeding International Seminar Of Islamic Studies, 859. Http://Jurnal.Umsu.Ac.Id/Index.Php/Insis/Article/View/6454

Tim Penyusun Kamus P3b. (1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ke D). Balai Pustaka.

(6)

1184 Yahya Ibnu Syifa. (2021). Pelatihan Umkm Melalui Digital Marketing Untuk Membantu Pemasaran Produk Pada Masa Covid-19. Abdipraja (Jurnal Pengabdian Kepada

Masyarakat), 2.

Https://Jurnal.Untidar.Ac.Id/Index.Php/Abdipraja/Article/View/3602/Pdf

Gambar

Gambar 2. Melatih mempromosikan produk di media sosial

Referensi

Dokumen terkait

Mockler berikut ini telah memperjelas unsur-unsur esensial proses pengawasan : “Pengawasan ma- najemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standart pelaksanaan

Pada bab ini, penulis membahas mengenai kegiatan aktualisasi meliputi beberapa tugas pokok dan fungsi sebagai Pemegang Buku di Kasubag Keuangan dan Program

Sehingga tujuan yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya digital marketing bagi

Indonesia continues the commitment and consistency to the second period (2016-2020) by formulating nine main strategies based on previous NPOA evaluation and commitment

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran biologi berbasis konstruktivis- kolaboratif terhadap kemampuan berpikir

Berdasarkan hasil penelitian, umur simpan fish snack dengan metode kadar air kritis melalui pendekatan kurva sorpsi isotermis berkisar 2,9-4,3 bulan untuk snack TF

Jenis penelitian ini berupa studi eksperimental yaitu perancangan alat pengolahan limbah cair cuci tangan bengkel dengan menggunakan proses penangkap minyak (oil

Didalam Putusan Hakim atas perkara grant sultan dengan nomor register : 96/PDT/2012/PN-MDN telah sesuai hukum, ini dapat dilihat karena hakim tersebut memutuskan menurut Pasal