• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIARAN PERS AKHIR TAHUN PT KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA Jumat, 29 Desember 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SIARAN PERS AKHIR TAHUN PT KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA Jumat, 29 Desember 2017"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SIARAN PERS AKHIR TAHUN

PT KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA Jumat, 29 Desember 2017

Memasuki akhir tahun 2017, perekonomian Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang positif. Ditandai dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkat, dari 5,02%

di tahun 2016 menjadi 5,06% pada kuartal III tahun 2017. Membaiknya perekonomian nasional ini juga tak lepas dari peningkatan rating utang Indonesia, menjadi investment grade di awal tahun 2017. Peningkatan rating ini terus berlanjut hingga di akhir Desember 2017, Fitch Ratings, lembaga pemeringkat keuangan internasional, kembali menegaskan Long Term Foreign dan Local Currency Issuer Default Rating Indonesia di level 'BBB' atau layak investasi dengan stable outlook.

Peningkatan ini turut mempengaruhi keadaan pasar modal Indonesia. Industri pasar modal Indonesia semakin menunjukkan perkembangan yang baik, dimana salah satu indikatornya ditunjukkan melalui peningkatan IHSG. Pada tahun 2016, IHSG ditutup pada level 5.296, meningkat 19,2% menembus level 6.314 pada tanggal 28 Desember tahun 2017.

Perkembangan positif ini dihasilkan dari peningkatan kinerja pasar modal Indonesia yang semakin gencar dengan berbagai program andalannya, seperti program sosialisasi, edukasi, pemasaran dan kampanye “Yuk Nabung Saham”, peningkatan jumlah investor dan pengembangan infrastruktur pasar modal.

KPEI sebagai Self Regulatory Organization (SRO) di pasar modal Indonesia turut memberikan kontribusinya lewat perannya sebagai sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan di pasar modal Indonesia. Partisipasi KPEI diwujudkan melalui berbagai program dan inisiatif, baik inisiatif bersama OJK dan SRO maupun program-program internal, serta kinerja positif yang ditujukan untuk mendukung pengembangan dan mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia.

A. KINERJA KPEI TAHUN 2017

Operasional

Dalam aspek operasional, untuk proses kliring transaksi bursa, tercatat data sebagai berikut:

a. Rata-rata Nilai Transaksi Bursa Harian sampai dengan 28 Desember 2017 adalah Rp 7,53 triliun sementara pada akhir tahun 2016 adalah Rp 7,49 triliun;

b. Rata-rata Nilai dan Volume Penyelesaian Transaksi Bursa Harian sampai dengan 28 Desember 2017 adalah Rp 2,917 triliun dan 2,983 miliar sementara pada akhir tahun 2016 adalah Rp 2,78 triliun dan 2,26 miliar;

c. Rata-rata Efisiensi Nilai dan Volume Penyelesaian Transaksi Bursa Harian tercatat 44,57% dan 61.49% di tahun 2017 dibanding 43,99% dan 54,66% di akhir tahun 2016.

(2)

Guna mendukung kliring dan penyelesaian transaksi bursa dengan metode Continuous Settlement, KPEI menyediakan Fasilitas Intraday (FI). Sampai dengan 28 Desember 2017, KPEI telah memiliki perjanjian penyediaan FI dengan empat bank pembayaran, dengan total pagu kredit harian sebesar Rp 4 triliun. Total penggunaan Fasilitas Intraday (FI) sampai dengan 28 Desember 2017 mencapai Rp 198,48 triliun dengan total biaya sebesar Rp 4,77 miliar.

Sampai dengan 28 Desember 2017, total penyelesaian transaksi bursa yang diselesaikan melalui mekanisme Alternate Cash Settlement (ACS) tercatat total volume sebesar 174,66 juta lembar saham dengan nilai sebesar Rp 45,22 miliar.

2,780

2,917

2016 2017*

Rata-rata nilai penyelesaian (dalam miliar rupiah)

Rata-rata Efisiensi Nilai Penyelesaian Transaksi

Bursa harian

44.57 %

Rata-rata Efisiensi Volume Penyelesaian Transaksi Bursa harian

61.49 %

188.05

198.48

2016 2017*

Total Penggunaan Fasilitas Intraday

Rata-rata Penggunaan

Fasilitas Intraday

Rp 833.95 miliar

122.56

45.22

2016 2017*

Nilai ACS Rp 45.22

miliar

(3)

Pada tahun 2017 tidak terdapat gagal bayar. KPEI berhasil menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang mengelola risiko yang mungkinmuncul atas setiap transaksi dan proses penyelesaian transaksi yang dilakukan.

Nilai transaksi Pinjam Meminjam Efek (PME) sampai dengan 28 Desember 2017 tercatat sebesar Rp 187,74 miliar, dengan total volume sebesar 53,46 juta lembar saham.

Posisi Dana Jaminan yang dikelola KPEI terus mengalami peningkatan. Sampai dengan 28 Desember 2017, total nilai Dana Jaminan tercatat senilai Rp 3,96 triliun, mengalami kenaikan sebesar 12%, jika dibanding posisi akhir tahun 2016 senilai Rp 3,53 triliun.

279.51

187.74

2016 2017*

Nilai Transaksi PME (dalam miliar rupiah)

Rata-rata harian transaksi PME

Rp 527.36 juta

3.53

3.96

2016 2017*

Total Dana Jaminan (dalam Triliun Rupiah)

Nilai Dana Jaminan

Rp 3.96 Triliun

(4)

Untuk mengantisipasi kegagalan penyelesaian transaksi bursa dan mengelola risiko kredit, KPEI melakukan pengelolaan agunan AK dan nasabahnya. Nilai agunan yang dikelola oleh KPEI ini juga digunakan sebagai dasar perhitungan trading limit bagi 105 AK yang tercatat aktif bertransaksi di bursa. Total nilai agunan hingga 28 Desember 2017 ini mencapai Rp 22,17 triliun, terdiri dari agunan online sebesar Rp 15,11 triliun dan agunan offline sebesar Rp 7,06 triliun.

Di sisi lain, sebagai bagian komitmen KPEI dalam rangka meningkatkan kualitas penjaminan penyelesaian transaksi bursa, KPEI melakukan penyisihan dan pengelolaan Cadangan Jaminan, yang bersumber dari penyisihan surplus operasional perusahaan.

Pada tahun 2017, telah dilakukan penambahan dana untuk Cadangan Jaminan ini senilai Rp 5,18 miliar, yang merupakan penyisihan sebesar 5% dari surplus operasional KPEI tahun 2016. Dengan peningkatan tersebut, pada akhir tahun 2017, total nilai Cadangan Jaminan yang dikelola oleh KPEI tercatat senilai Rp 144,43 miliar.

Total Nilai Agunan

Rp 22,17 Triliun

139.25

144.43

2016 2017*

59.52%

32.42%

7.91%

0.15%

Komposisi Agunan Offline

Bank Garansi

Deposito

Agunan Minumum Kas

Seat BEJ 1.756%

97.66%

0.59%

Komposisi Agunan Online

Uang Saham Obligasi

(5)

Keuangan

Kinerja keuangan Perusahaan di tahun 2017 menunjukkan kinerja yang cukup baik.

Data hingga 27 Desember 2017 menunjukkan, perusahaan meraih laba bersih sebesar Rp. 73,37 miliar. Pendapatan jasa kliring dan pendapatan investasi masih menjadi penyumbang terbesar dari pendapatan Perusahaan. Di sisi lain, Total Aset per 27 Desember 2017 adalah sebesar 4,47 Triliun.

Inisiatif

Beberapa program dan inisiatif strategis yang dijalankan selama tahun 2017 antara lain:

1. Implementasi Triparty REPO

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Pengembangan Infrasruktur Pasar Modal (PIPM) yang terkait dengan pengembangan infrastruktur pasar REPO.

Rencana kerja ini merupakan rencana kerja multiyears yang merupakan kelanjutan dari inisiatif Pengembangan Sistem Triparty REPO. Saat ini, proses implementasi inisiatif tersebut telah mencapai tahap permohonan persetujuan peraturan oleh OJK. Diharapkan, dengan implementasi Triparty REPO dapat menyediakan sistem Triparty REPO yang applicable, efektif dan efisien baik bagi Perusahaan maupun Anggota Kliring (AK).

2. Penyelesaian T+2

Untuk memberikan efisiensi pada proses penyelesaian transaksi bursa, KPEI bersama SRO lainnya, mengembangkan inisiatif percepatan penyelesaian transaksi T+3 ke T+2. Ruang lingkup inisiatif yang bersifat multiyears ini, meliputi assessment

& penyesuaian sistem, penyusunan prosedur, penyesuaian peraturan, serta pelaksanaan sosialisasi kepada pelaku pasar. Pelaksanaan kegiatannya akan disesuaikan dengan strategi implementasi yang ditetapkan oleh BEI.

4,665.

85 4,468.

31

2016 2017*

Jumlah Aset (dalam miliar rupiah)

103.70

73.37

2016 2017*

Laba bersih (dalam miliar rupiah)

(6)

3. Enhancement Razor System Capabilities terkait Sistem Pendukung Manajemen Risiko KPEI

Inisiatif ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perbaikan fungsi sistem Razor sehingga menyesuaikan dengan peraturan dan best practice CCP. Kegiatan rencana kerja ini dilakukan untuk meningkatkan fitur sistem Razor dengan penambahan modul dan fitur baru, yaitu fitur market limit dan pool limit hierarchy. Pelaksanaan inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan fungsionalitas sistem Razor.

B. PERISTIWA PENTING

Beberapa kegiatan dan peristiwa penting selama tahun 2017 antara lain:

1. Kegiatan dan Peristiwa terkait Tata Kelola Perusahaan

a. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 20 Juni 2017, dengan agenda Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2016; Persetujuan Penyisihan Cadangan Jaminan untuk Tahun Buku 2016; dan Penunjukan Akuntan Publik untuk mengaudit buku-buku Perseroan untuk tahun buku 2017.

b. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 20 Oktober 2017, dengan agenda Persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) PT KPEI tahun 2018;

c. Penyebaran Informasi melalui Pengumuman dan Surat Edaran.

2. Kegiatan dan Peristiwa Internasional

a. Kunjungan KPEI ke The Clearing Corporation of India Ltd. di Mumbay, India b. 2017 Asia Pacific Securities Leadership Forum di Hongkong

c. Kunjungan Bisnis Korea Exchange ke KPEI d. World Forum of CSDs 2017 di Hong Kong.

e. The 4th International Financial Cooperation Forum di Seoul, Korea Selatan

3. Kegiatan dan Peristiwa Lainnya

a. Penyelenggaraan Indonesia Investment Festival (Investival) 2017 dengan tema

“Investing is Interesting” di Jakarta;

b. Sosialisasi Peningkatan Kualitas Agunan yang ditujukan kepada Anggota Kliring di Mainhall BEI, Jakarta;

c. Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa oleh anggota Komite Kebijakan Kredit dan Pengendalian Risiko serta anggota Komite Haircut KPEI di Mainhall BEI, Jakarta;

d. Sosialisasi Enterprise Risk Management Fundamentalist di Ruang Seminar BEI, Jakarta.

(7)

e. Seminar mengenai Perluasan Peran Bank Kustodian dalam Proses Penyelesaian Transaksi Bursa di Mainhall BEI, Jakarta;

f. Penandatanganan Perjanjian KPEI dengan Citibank terkait layanan Citibank sebagai Account Operator dalam penyelesaian transaksi bursa di Main hall BEI, Jakarta;

g. Peresmian Kantor Baru Pusat Informasi Go Public Surabaya

h. Konferensi Pers Memperingati 40 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia pada tanggal 11 Agustus 2017 di Main Hall BEI, Jakarta.

C. SERTIFIKASI DAN PENGHARGAAN

Selama tahun 2017, berbagai pencapaian telah berhasil diraih oleh KPE, diantaranya adalah KPEI berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2013 mengenai Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang dikeluarkan oleh British Standards Institution (BSI). Selain itu, KPEI juga berhasil mendapatkan penghargaan the 2017 Emerging Markets Awards yang dikeluarkan oleh AI Global Media sebagai Best Risk Management Company.

D. KEGIATAN CSR

Bagi KPEI, keberadaan perusahaan tidak terbatas pada upaya memenuhi kepentingan pemegang saham semata, namun juga harus memberi kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan dimana Perusahaan berada. Oleh karenanya KPEI menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahan (CSR).CSR adalah bagian dari program kerja KPEI yang dilakukan secara rutin serta berkesinambungan, baik dilaksanakan secara mandiri maupun dengan melibatkan OJK, BEI dan KSEI. Untuk program CSR yang diselenggarakan secara mandiri, Perusahaan memberi nama dengan KPEI Berbakti.

Pada tahun 2017, KPEI telah melakukan program CSR, yang terbagi menjadi dua kegiatan utama, yaitu KPEI Berbakti Non Filantropi dan KPEI Berbakti Filantropi. Bentuk KPEI Berbakti non filantropi diberikan dengan cara penyaluran dana bantuan kepada 3 yayasan sosial yang digunakan untuk pembiayaan pendidikan anak asuh yayasan maupun kebutuhan operasional yayasan sehari-hari. Selain itu, KPEI juga memberikan bantuan beasiswa kepada anggota Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI), dimana anggotanya tersebar di beberapa daerah di Jakarta dan Bekasi.

Sementara itu, bentuk KPEI Berbakti filantropi diberikan ketika Perusahaan menerima permohonan permintaan bantuan dari karyawan KPEI maupun masyarakat publik, seperti merenovasi bangunan untuk kegiatan ibadah, kegiatan bakti sosial, pembangunan sekolah maupun kegiatan lainnya.

(8)

Selama tahun 2017, bentuk kegiatan KPEI Berbakti Filantropi, diantaranya:

1. Salam Rancage, untuk mengikuti Indonesia Festival 2017 dalam rangka memperkenalkan hasil karya penganyam kertas Indonesia ke Ottawa

2. Penyelenggaraan Khitanan Massal yang diajukan oleh Pengurus Masjid Al-A'laa Bursa Efek Indonesia

3. Yayasan Al-Ruhammaa’, untuk anak-anak yatim beserta ibunya dan para dhuafa yang tinggal di sekitar yatim center dengan mengadakan beberapa lomba, training motivasi, pembagian hadiah Ramadhan dan paket sembako, serta berbuka dan tarawih bersama saat bulan Ramadhan

4. Pemberian beasiswa kepada 128 anak yatim dibawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Kepolisian Republik Indonesia

5. Pemberian bantuan dana kepada anak yatim, yatim piatu, anak terlantar di dalam maupun di luar panti Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Miftahul Jannah yang berlokasi di kota Serang, Banten

6. Gala Dinner Untukmu Indonesia HKBP Kebayoran Baru dalam rangka penggalangan dana untuk mendukung pelayanan HKBP Kebayoran Baru dan membantu pengembangan edukasi serta karakter anak bangsa

7. Charity Fun Run 2017 dengan tema Berlari dan Berbagi melalui CT Arsa Foundation

E. PENUTUP

Dengan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam situasi pasar dan kondisi perekonomian saat ini, KPEI optimis akan mencapai kinerja yang lebih baik lagi di tahun mendatang. Dengan kinerja yang terus membaik, KPEI berharap dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Informasi lebih lanjut:

Reynant Hadi

Sekretaris Perusahaan

PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia

Indonesia Stock Exchange Building, Tower 1, 5th Floor Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53

Jakarta 12190 - Indonesia Telp: +62.21.515 5115 Fax: +62.21.515 5120 www.kpei.co.id

Referensi

Dokumen terkait

bersangkutan, standar prestasi individu yang terlalu tinggi dengan kemampuan yang dimilikinya, seperti misalnya kecenderungan perfeksionis, perasaan rendah diri

Namun apabila terhadap Sertipikat tersebut terdapat cacat hukum administrasi dalam penerbitannya dan terdapat putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum

Dalam penelitian ini alat untuk mengukur hasil belajar peserta didik ranah kognitif dengan menggunakan soal evaluasi yang diberikan pada setiap akhir siklusnya.. Alat untuk

❑ Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2021 tercatat sebesar 144,8 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2021 sebesar 137,3 miliar

❑ Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2021 tercatat sebesar 145,9 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Oktober 2021 sebesar 145,5

Perusahaan yang mampu menghasilkan kinerja yang tinggi biasanya memiliki SDM yang dapat diandalkan dengan motivasi kerja yang kuat serta memiliki komitmen yang tinggi

Keuntungan tersebut antara lain; (1) terjadi optimalisasi pemanfaatan lahan pada musim kemarau, dimana pada saat itu untuk bertanam padi tidak memungkinkan; (2)

Tahapan pembuatannya adalah sebagai berikut: melakukan sortasi terhadap ubikayu, dipilih ubikayu yang berkualitas baik (utuh dan tanpa luka). Mengupas kulit ari ubikayu