• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) DAN PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS : Studi Kuasi Eksperimen pada Kompetensi Dasar Elastisitas Permintaan dan Penawaran Siswa Kelas X Jurusan Administr

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) DAN PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS : Studi Kuasi Eksperimen pada Kompetensi Dasar Elastisitas Permintaan dan Penawaran Siswa Kelas X Jurusan Administr"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.2 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas
Gambar 1.1 Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Berdasarkan Hasil TIMSS
Tabel 1. 4 Analisis Soal Ujian Akhir Semester Ganjil
Tabel 1.5 Rekapitulasi Skor Kemampuan Berpikir Kritis
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapatkan perlakuan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah diterapkan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing; 2) perbedaan

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) lembar observasi keterlaksanaan inkuiri terbimbing (2) lembar observasi produk kemampuan berpikir kritis, yang

Penelitian tentang perbandingan model pembelajaran problem based learning dan inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi listrik dinamis kelas

Interaksi antara inkuiri terbimbing melalui metode eksperimen dan proyek dengan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas terhadap hasil belajar siswa. Hasil

Interaksi antara inkuiri terbimbing melalui metode eksperimen dan proyek dengan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas terhadap hasil belajar siswa. Hasil

Analisis data kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen 2 yang diajarkan menggunaka model pembelajaran inkuiri terbimbing diperoleh nilai N-gain 0,38 dengan

Hasil penelitian ini adalah: (1) ada perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran Guided inquiry berbasis salingtemas,