• Tidak ada hasil yang ditemukan

Produktivitas dan Hubungan manusia dan m

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Produktivitas dan Hubungan manusia dan m"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Pokok Bahasan

Definisi , ruang lingkup APK, kaitannya

dalam sistem produksi, Produktivitas

Kerja

Dasar - dasar perancangan/ penelitian

kerja:

Sejarah dan elemen-eleman dasar

dalam penelitian kerja

Ruang lingkup dan fase-fase penelitian

(3)

LATAR BELAKANG DAN SEJARAH

PENELITIAN KERJA

Frederick Winslow Taylor (1856 – 1915)

Tahun 1881, FW Taylor bekerja di Midvale Steel Company, ia melihat bahwa para pekerja tidak menunjukkan prestasi sebagaimana semestinya, mereka menghasilkan output di bawah sebenarnya yang dapat mereka hasilkan

 Taylor menduga, hal ini disebabkan oleh pengaturan jam kerja yang tidak

benar

 Masing- masing pekerja hanya mampu memuatkan tidak lebih dari 12,5 ton

bijih besi per harinya

 Taylor melakukan eksperimen dengan menunjuk seorang pekerja yang

(4)

 Hasil eksperimen menunjukkan bahwa hasil kerja sangat

dipengaruhi oleh lamanya waktu bekerja dan lamanya waktu istirahat.

 Taylor mengatur proses kerja secara eksak dan mencegah

terjadinya pemborosan tenaga serta pemberian istirahat yang cukup, didapatkan hasil yang mencengangkan yaitu pekerja mampu mencapai prestasi tidak kurang dari 47,5 ton atau meningkat 4x dari sebelumnya

 Atas jasanya Taylor mendapat gelar “The Father of Scientific

(5)

Frank Bunker Gilberth (1868 – 1924)

 Nama Gilberth menyangkut pasangan suami istri yaitu Frank

Bunker Gilberth dan Lillian Moler Gilberth. Frank Bunker Gilberth merupakan sarjana Teknik Sipil yang banyak berjasa dalam penelitian metode kerja

 Konsep-konsep ia kembangkan pada saat ia masih mahasiswa dan

menjadi tukang batu di Whidden Company. Disini ia mengamati ada 3 gerakan kerja yang berbeda pada saat memasang batu bata. Cara pertama untuk kerja cepat, cara kedua untuk kerja lambat dan cara ketiga untuk mendidik calon tukang batu

 Melihat kenyataan ini, Gilberth beranggapan bahwa ada satu cara

(6)

Secara perlahan-lahan diubahnya metode kerjanya

sehingga ia mampu mengubah output yang dihasilkan

dari 120 menjadi 350 batu bata yang bisa tersusun per

jamnya

Gilberth menyadari bahwa untuk membuat analisa

(7)

 FB Gilberth juga menciptakan simbol-simbol

standar untuk menganalisa kerja manual yang ditunjukkan berdasarkan elemen dasar kerja

tangan manusia yang kemudian dikenal dengan nama “THERBLIGS”

 FB Gilberth juga merumuskan aturan-aturan

dasar untuk ekonomi gerakan yang disebut

(8)

Tokoh (

Pioneers

) lain :

 1760 – Jean R. Peronnet

melaksanakan time study pada proses pembuatan pasak (pin)

 1776 – Adam Smith

Mempublikasikan bukunya” The Wealth of Nations

Memperkenalkan konsep spesialisasi kerja dan aplikasi “division of labor

 1832- Charles Babbage

Mempublikasikan bukunya “On the Economy of Machinery and Manufactures”

Mengawali pengembangan pendekatan ilmiah dalam studi manajemen

(9)

 1858 –Robert Owen

Mengingatkan arti pentingnya perencanaan tata letak fasilitas kerja dalam upaya peningkatan produktivitas

 1901 – Henry L. Gantt

Mengembangkan sistem pemberian upah dan bonus kerja

Mengintroduksikan peta “Gantt” sebagai alat perencanaan dan pengendalian kerja

 1911- Harington Emerson

Mempublikasikan kerja ilmiahnya“Efficiency as a Basis for Operation and Wages” dan The 12 Principles of Efficiency”

 Henry Ford

(10)

Sistem Produksi dan produktivitas

Produktivitas berkaitan erat pengertiannya dengan

(11)

Efektif vs efisien

Efektif :

 Dapat membawa hasil; berhasil

guna

Efisien: 

Tepat atau sesuai untuk

(12)

BAGAN INPUT OUTPUT

Bahan baku & penunjang

Tenaga kerja

Mesin & fasilitas produksi lainnya

Informasi

Energi

Waktu

dll

1 Kegiatan produktif

Transformasi fisik dan/ non fisik

Proses nilai tambah (nilai fungsional dan ekonomis)

2.Kegiatan non produktif

(merupakan focus kajian ergonomi, studi gerak dan waktu

sebagai feed back

Masukan/input Proses Produksi

(13)

Sistem Produksi dan produktivitas (2)

Proses produksi

: serangkaian aktivitas

yang diperlukan untuk mengolah ataupun

merubah sekumpulan masukan (input)

menjadi sejumlah keluaran (output) yang

memiliki nilai tambah (

added value

) .

Nilai tambah (

added value

) yang

dimaksudkan adalah nilai keluaran yang

bertambah baik nilai fungsional

(14)

Sistem Produksi dan produktivitas (3)

Produktivitas

adalah

perbandingan

(rasio) antara input dengan output

Produktivitas

berhubungan

dengan

efisiensi penggunaan sumber daya (input)

untuk menghasilkan barang dan jasa

Nilai (indeks) produktivitas berguna untuk

mengetahui seberapa efektif proses

produksi telah didayagunakan untuk

meningkatkan output dan seberapa efisien

sumber-sumber

input

telah

berhasil

(15)

Manfaat yang dicapai dengan terjadinya

peningkatan produktivitas dari suatu aktivitas produksi.

Kurva Kenaikan

(16)

Sistem Produksi dan produktivitas (4)

Peningkatan nilai produktivitas dapat

dilakukan dengan :

1. Mengoptimalkan kegiatan-kegiatan

yang produktif

2.Meminimalisasi kegiatan-kegiatan

yang tidak produktif seperti

loading,

(17)

2. PENGUKURAN PRODUKTIVITAS

Produktivitas dibedakan menjadi :

1. Produktivitas sebagian (parsial)

2. Produktivitas total faktor

(18)
(19)

PRODUKTIVITAS TOTAL DAN

TOTAL FAKTOR

 Produktivitas Total Faktor (PTF) : rasio antara

output dengan input tenaga kerja dan modal

(20)

Produktivitas perusahaan akan meningkat

jika:

Keluaran meningkat tapi masukan tetap

atau menurun.

Keluaran tetap tetapi masukan menurun

Keluaran meningkat dan masukan

(21)

CONTOH

 Data output yang dihasilkan dan input yang

digunakan PT ABC adalah sebagai berikut : output : 1000

input TK : 300

input material : 200 input modal : 300 input energi : 100 input lainnya : 50

(22)

JAWAB :

 Produktivitas sebagian

Produktivitas TK = output/input TK = 1000/300 = 3.33

Produktivitas material = output/input material = 1000/200 = 5

Produktivitas modal = output/input modal = 1000/300 = 3.33

Produktivitas energi = output/input energi = 1000/100 = 10

(23)

Produktivitas total = Output/input

= 1000/950 = 1,053

Produktivitas total faktor = output bersih/

(input TK + input modal)

net output = output – (material & jasa yg

dibeli (material+ energi+ lainya)) = 350

net output = 1000 – (200 +100 + 50) = 650

(24)

PRODUKTIVITAS KERJA MANUSIA

 Beberapa masukan (input) mudah diukur atau

dinilai secara eksak dalam bentuk nyata dan kuantitatif (measurable input) tetapi ada beberapa yang sulit diukur besarnya karena sifatnya yang abstrak (invisible input)

 Pengukuran produktivitas invisible input

(25)

Input (masukan)

:

1.  Input yang dapat diukur ( measureable

input) : bahan baku, tenaga kerja, mesin, dll

2. Input bayangan ( invisible input) :

(26)

Dari grafik dapat dilihat bahwa kecepatan kerja yang tinggi akan menghasilkan keluaran yang tinggi pula tetapi pada titik tertentu kecepatan kerja yang tinggi menyebabkan terjadinya kesalahan yang tinggi pula sehingga malah menyebabkan terjadinya kerugian.

Kecepatan kerja

Jumlah output

Waktu

Kesalahan

(27)

Penambahan

tingkat

produktivitas

haruslah

tetap

diiringi

dengan

pengendalian kualitas (

control quality

)

dari keluaran yang dihasilkan

Peningkatan produktivitas tidak saja

dengan penambahan kecepatan kerja

karena adakalanya kerja yang semakin

cepat

dapat

menyebabkan

banyak

(28)

Pengurangan kesalahan dapat dilakukan

dengan :

1.

Analisa metode kerja yang lebih baik

2.

Training kepada operator

3.

Penggunaan mesin yang lebih akurat

4.

Penetapan kecepatan kerja yang

(29)

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Usaha

Peningkatan Produktivitas

1)

Faktor teknis : faktor yang berhubungan dengan

pemakaian dan penerapan fasilitas produksi secara lebih

baik, penerapan metode kerja yang lebih efektif dan

efisien dan/ penggunaan bahan baku yang lebih

ekonomis

2)

Faktor manusia : faktor yang mempengaruhi terhadap

(30)

 Pada industri yang banyak menggunakan mesin

produksi atau otomatisasi fasilitas produksinya maka usaha peningkatan produktivitas sangat dipengaruhi oleh faktor teknis. Dengan demikian penelitian mengenai produktivitas dititikberatkan pada faktor pengembangan teknologi bukan pengembangan sumber daya manusia

 Sebaliknya usaha yang banyak menggunakan

(31)

1. Dasar-Dasar Perancangan/ Penelitian Kerja

(32)

Aktivitas penelitian kerja akan

mencoba meneliti 3 hal yaitu

:

 Siapa yang akan melaksanakan kegiatan/ kerja

tersebut ?

 Bagaimana kegiatan tersebut akan diselesaikan ?

Adakah metode kerja yang diterapkan sudah dirancang dengan baik ? Bagaimanakah dengan penggunaan fasilitas kerja ? Apakah fasilitas kerja mampu memberikan hasil yang lebih efektif dan efisien ?

 Dimana kegiatan tersebut akan diselenggarakan?

(33)

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam

melakukan penelitian kerja

 Penelitian kerja harus dilaksanakan oleh personal yang

berpengalaman dan memiliki latar belakang pengetahuan tentang penelitian kerja yang cukup

 Penelitian kerja harus konsisten dengan arah tujuan organisasi

 Penelitian dan hasil-hasil kerja serta analisisnya harus dibuat

secara tertulis

 Penelitian harus diketahui dan disetujui oleh pihak

(34)

Elemen-Elemen Dasar dalam Penelitian

Kerja

1. Pemikiran ke arah usaha pencapaian efisiensi

kerja ( konsep manajemen ilmiah yang dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor.

2. Pemikiran yang mempertimbangkan perilaku

(35)

Pemikiran ke arah usaha pencapaian efisiensi kerja (konsep

manajemen ilmiah yang dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor.

Prosedur yang digunakan :

 Dapatkan fakta yang berkaitan dengan situasi dan kondisi kerja yang ada.

Gali semua informasi yang berkaitan

 Identifikasi dan formulasikan masalah-masalah secara jelas yang harus

dipecahkan

 Pertimbangkan prinsip dan landasan teoritis yang berhubungan dengan

permasalahan yang ada

 Formulasikan alternatif- alternatif penyelesaian  Pilih salah satu alternatif

 Tes dan cek apakah alternatif yang dipilih tersebut benar-benar mampu

menyelesaikan permasalahan yanga da

(36)

Pemikiran yang mempertimbangkan perilaku manusia sebagai unsur pokok suksesnya pelaksanaan kerja

Kenyataan manusia merupakan mahkluk yang

kompleks yang kadang-kadang sulit didekati

secara rasional

Penelitian kerja untuk menambah motivasi kerja

Pertimbangkan konsep

job enlargement, job

rotation, job enrichment

(perluasan kerja, rotasi

kerja, meningkatkan motivasi kerja) dan

(37)

Penelitian Kerja

Teknik- Teknik Pengukuran Kerja Pengukuran Waktu

Pengukuran Tenaga

Pengukuran Dampak Psikologis dan Sosiologis

(38)

RUANG LINGKUP PENELITIAN KERJA

1. Studi Tata Cara Kerja ( Methods Study)

- Studi gerakan kerja (motion study) - Memperbaiki tata cara bekerja

- Aplikasi metode ilmiah vs trial error

- Eliminasi gerakan/kerja yang tidak perlu, kombinasi operasi

kerja, merubah urutan kerja, dan penyederhanaan kerja - Standarisasi operasi/ metode kerja dalam hal pemakaian

(39)

2.

Pengukuran Kerja (

Work Measurement

)

 Pengukuran kerja (waktu, energi, dan dampak sosial psikologis)  Menilai dan menetapkan tolok ukur efektivitas dan efisiensi kerja  Menetapkan waktu standart, output standart, insentif, idle/delays,

dll

 Realisasi konsep “ the fair day’s pay for the fair day’s work”  Macam kegiatan pengukuran waktu kerja

 secara langsung ( stop watch time study, sampling kerja)

(40)

Tugas

 Suatu kelompok kerja terdiri dari 8 tenaga kerja, pada

bulan pertama mampu menghasilkan produk sebesar 900 unit. Dalam satu bulan mereka bekerja selama 25 hari, dan tiap hari bekerja selama 8 jam. Bahan baku

yang digunakan dalam proses produksi sebesar 400 unit. Bulan berikutnya mereka hanya bekerja selama 20 hari dalam satu bulan. Namun mereka mampu menghasilkan produk sebesar 1000 unit. Bahan baku yang digunakan meningkat menjadi 500 unit.

 Hitung untuk tiap bulannya

 Produktivitas dilihat dari tenaga kerja saja

 Produktivitas dilihat dari jumlah jam kerja yang dipakai

(41)

Jawaban

Produktivitas pada bulan pertama

(42)

Jawaban

Produktivitas pada bulan pertama

(43)

43

Akhir Perkuliahan…

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2011 Lampiran III TATA CARA PEMILIHAN PENYEDIA PEKERJAAN KONSTRUKSI huruf B.. PELELANGAN UMUM

Pada manajemen pengisian baterai lead-acid dengan multi-stage charging rangkaian mampu menjaga tegangan atau arus output sesuai mode charging (CC/CV) dengan

Tanggal ini bersejarah karena menjadi patokan berlakunya peraturan perundang-undangan baru, yaitu Undang Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya (UU-BCB). Selama

Pengembalian yang dihasilkan dari investasi pada portofolio yang dikelola.. Komisi penjualan (khusus untuk

This research was aimed at finding out: (1) whether or not Collaborative Writing Technique is more effective than Direct Instruction in teaching writing of

Sosialisasi terbuka kepada masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan sebuah kebijakan publik terutama program Branchless Banking, tidak dilakukan dengan baik oleh

Capsula articularis terletak pada permukaan posterior dari tendon m. quadriceps femoris dan didepan menutupi patella menuju permukan anterior dari femur diatas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara brand image dengan sikap membeli ulang konsumen pada HP Cina. Subjek penelitian (N=100) adalah konsumen