• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN ULANG KOPLING PADA SEPEDA MO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERANCANGAN ULANG KOPLING PADA SEPEDA MO"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Dheny Dharmawan
  • Pengajar:
    • War’an Rosihan, S.T., M.T.
    • Besse Titing K., S.T., M.Eng.
  • Sekolah: Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Mata Pelajaran: Teknik Mesin
  • Topik: Perancangan Ulang Kopling Pada Sepeda Motor GL Pro Neotech
  • Tipe: laporan praktikum
  • Tahun: 2016
  • Kota: Cimahi

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan ini menjelaskan tentang pentingnya kopling dalam sistem transmisi kendaraan bermotor. Kopling berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin ke roda tanpa harus mematikan mesin. Dalam konteks pendidikan, pemahaman tentang desain dan fungsi kopling menjadi krusial bagi mahasiswa teknik mesin untuk merancang komponen yang efisien dan efektif. Materi ini mendukung tujuan pembelajaran dengan memberikan pengetahuan dasar mengenai mekanika dan perancangan elemen mesin.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan kebutuhan akan sistem transmisi yang efisien di kendaraan bermotor. Dalam pendidikan, ini menekankan pentingnya memahami mekanisme kerja kopling dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerjanya. Hal ini relevan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang diperlukan untuk merancang dan menganalisis sistem transmisi pada kendaraan.

1.2. Rumusan Masalah

Rumusan masalah mengidentifikasi pertanyaan kunci yang perlu dijawab dalam perancangan ulang kopling, seperti gaya yang terjadi dan bahan yang tepat untuk digunakan. Ini merangsang mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis, serta mencari solusi yang tepat dalam konteks teknik mesin.

1.3. Tujuan

Tujuan dari perancangan ulang kopling adalah untuk memahami sistem transmisi daya dan gaya yang bekerja pada komponen. Ini memberikan mahasiswa pemahaman mendalam tentang interaksi antara teori dan praktik dalam desain mesin.

1.4. Manfaat

Manfaat dari perancangan ulang kopling mencakup kemampuan untuk merancang komponen kopling yang lebih baik dan memahami proses transmisi daya. Ini sangat berharga dalam konteks pendidikan teknik mesin, di mana mahasiswa harus mampu menerapkan teori dalam praktik.

1.5. Batasan Masalah

Batasan masalah dalam laporan ini mencakup perhitungan pada paku keling, poros, bantalan poros kopling, dan pelat gesek. Hal ini membantu mahasiswa fokus pada aspek-aspek tertentu dari desain dan analisis, memperkuat pemahaman mereka tentang spesifikasi teknis.

1.6. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan memberikan panduan tentang struktur laporan, memudahkan mahasiswa dalam memahami alur pemikiran dan analisis yang dilakukan. Ini penting untuk pengembangan keterampilan penulisan akademis dan penyampaian informasi teknis.

II. Teori Dasar

Bagian ini membahas teori-teori yang mendasari perancangan kopling, termasuk prinsip-prinsip mekanika dan material. Pemahaman teori dasar ini sangat penting dalam pendidikan teknik mesin, karena memberikan landasan yang kuat untuk analisis dan desain komponen mesin.

2.1. Teori – Teori

Teori perancangan mencakup berbagai aspek penting seperti fungsi, keamanan, dan biaya. Mahasiswa diajarkan untuk mempertimbangkan semua faktor ini dalam proses desain, yang sangat relevan untuk menciptakan produk yang aman dan efisien.

2.2. Rumus – Rumus

Bagian ini menjelaskan rumus-rumus yang digunakan untuk menghitung daya rencana dan momen puntir. Pemahaman tentang rumus ini membantu mahasiswa dalam melakukan analisis dan perhitungan yang diperlukan dalam desain komponen.

III. Metodologi

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup langkah-langkah sistematis untuk merancang dan menganalisis kopling. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang proses penelitian yang terstruktur dan penting dalam pengembangan keterampilan penelitian mereka.

3.1. Flowchart

Flowchart menggambarkan langkah-langkah dalam proses perancangan ulang kopling. Ini membantu mahasiswa memahami alur kerja dan prosedur yang harus diikuti dalam proyek desain, meningkatkan kemampuan manajemen proyek mereka.

3.2. Penjelasan Flowchart

Penjelasan tentang flowchart memberikan konteks tambahan bagi langkah-langkah yang diambil. Ini sangat penting untuk membantu mahasiswa memahami setiap tahapan dalam proses desain dan analisis, serta pentingnya setiap langkah dalam mencapai tujuan akhir.

IV. Hasil Dan Pembahasan

Bagian ini menyajikan hasil dari analisis dan perancangan kopling, termasuk diagram dan spesifikasi teknis. Diskusi tentang hasil ini sangat penting untuk mengembangkan keterampilan analitis mahasiswa dan kemampuan mereka untuk mengevaluasi desain teknis.

4.1. Diagram Benda Bebas

Diagram benda bebas digunakan untuk menganalisis gaya yang bekerja pada komponen. Ini membantu mahasiswa memahami konsep gaya dan keseimbangan dalam desain mekanis, yang merupakan keterampilan penting dalam teknik mesin.

4.2. Spesifikasi Sepeda Motor

Spesifikasi teknis sepeda motor memberikan konteks untuk perancangan kopling. Ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya memahami karakteristik sistem yang dirancang, serta bagaimana spesifikasi mempengaruhi desain dan fungsionalitas.

4.3. Perencanaan Kopling

Perencanaan kopling mencakup perhitungan daya dan momen puntir. Ini adalah aplikasi praktis dari teori yang telah dipelajari, memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam situasi nyata.

V. Penutup

Bagian penutup menyimpulkan temuan dari laporan dan memberikan saran untuk penelitian lebih lanjut. Ini penting untuk membantu mahasiswa memahami hasil dari pekerjaan mereka dan bagaimana mereka dapat menerapkannya di masa depan.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan merangkum hasil dari perancangan ulang kopling dan memberikan gambaran umum tentang pencapaian tujuan penelitian. Ini membantu mahasiswa dalam merumuskan pemahaman mereka tentang topik dan hasil kerja mereka.

5.2. Saran

Saran untuk penelitian lebih lanjut memberikan panduan bagi mahasiswa tentang arah yang dapat diambil di masa depan. Ini mendorong mereka untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka dalam desain teknik.

Gambar

Gambar 2.3. Kopling Bus
Gambar 2.4. Kopling Flens Kaku
Gambar 2.7. Koling Plat
Gambar 2.8. Kopling Kerucut
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kopling tidak tetap atau Clutch adalah kopling yang digunakan untuk menghubungkan poros penggerak dan poros yang digerakkan dengan putaran yang sama saat meneruskan daya1.

Roda gigi lurus, yaitu suatu elemen mesin yang berfungsi sebagai penerus daya dan putaran dari poros penggerak ke poros yang digerakkan tanpa terjadi slip, dimana

Kopling tetap adalah suatu elemen mesin yang berfungsi sebagai penerus putaran dan daya dari poros penggerak ke poros yang digerakan secara pasti (tanpa terjadi

Berfungsi sebagai penerus putaran dan daya dari poros penggerak ke poros yang digerakkan secara pasti ( tanpa terjadi slip ), dimana sumbu kedua poros terletak pada satu garis

Kopling adalah suatu elemen mesin yang berfungsi sebagai penerus putaran dan daya dari poros penggerak ke poros yang digerakkan secara pasti, dan pada kendaraan

Kopling tetap adalah satu elemen yang berfungsi sebagai penerus daya dan putaran dari poros penggerak keporos yang digerakkan tanpa terjadi slip, dimana sumbu kedua poros

6. Letak dari pesawat kopling berada …a. Tepat ditengah transmisi b. Diantara engine dan transmisi c. Diantara transmisi dan poros penggerak d. Berada di poros deffrensial

Roda gigi lurus, yaitu suatu elemen mesin yang berfungsi sebagai penerus daya dan putaran dari poros penggerak ke poros yang digerakkan tanpa terjadi slip, dimana