• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Al-Ittihadiyah Medan T.A 2017-2018.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Al-Ittihadiyah Medan T.A 2017-2018."

Copied!
182
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1  Kerangka Pikir Penelitian
Tabel  di  atas  menunjukkan  bahwa  hasil  belajar  matematika  siswa  kelas  kontrol  dengan  jumlah  siswa  25  orang  pada  pre  test  memperoleh  nilai  rata-rata  sebesar  45,2,  Varians  184,33,  Standar  Deviasi  13,58  dengan  nilai  maksimum  65
Tabel Data Hasil Belajar Kelas Eksperimen  N o  Nama  Pre  Test     Post Tes           X  X 2 Y  Y²  1   Adrian  65  4225  85  7225
Tabel r Statistika

Referensi

Dokumen terkait

Menurutnya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan guru saat melaksakan metode ceramah dalam pembelajaran, diantaranya (1) Guru akan menjadi satu-satunya pusat

kooperatif tipe Two Stay Two Stray, pembagian kelompok tersebut dibagi secara heterogen dalam kelompok kecil. Tujuannya dibentuk kelompok kecil secara heterogen tersebut

 Dua siswa yang tinggal dalam kelompok awal bertugas membagi hasil kerja dan informasi kepada dua siswa yang bertamu ke dalam kelompok tersebut..  Setelah batas waktu bertamu

Dalam kegiatan elaborasi siswa diminta berkelompok dengan kelompoknya masing-masing seperti pertemuan sebelumnya. Setelah itu ketua kelompok diminta ke depan

Setelah menerima LKPD yang berisi permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan konsep relasi dan fungsi, siswa mempelajarinya dalam kelompok kecil (4 siswa) yaitu

Pada tahap persiapan ini, hal yang dilakukan guru adalah membuat silabus dan sistem penilaian, desain pembelajaran, meyiapkan tugas siswa dan membagi siswa dalam satu kelas kedalam

Setelah berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing, selanjutnya guru menginstruksikan setiap dua orang dari tiap-tiap kelompok untuk berkunjung ke kelompok lain

Dalam strategi ini diawali guru dengan memberikan materi , siswa dibagi dalam kelompok yang beranggitakan 4 orang, siswa diminta berdiskusi dengan kelompok, setelah berdiskusi guru