TAHUN
2021
RENCANA KERJA
(RENJA)
DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN
KELUARGA BERENCANA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas Rahmat dan Hidayah - Nya sehingga penyusunan dokumen Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 yang merupakan bahan pertimbangan dan masukan segala aspek perencanaan dan penganggaran di Tahun 2021 terhadap Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dapat tersusun dengan baik.
Oleh karena itu, Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 disusun berdasarkan usulan dari bawah/masyarakat yang merupakan aspirasi terhadap kebutuhan yang diharapkan masyarakat, sehingga usulan tersebut ditampung dalam suatu kesatuan Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 untuk dijadikan dokumen penting dalam perencanaan dan penganggaran.
Demikian dokumen ini dapat tersusun, semoga bermanfaat bagi Pemerintah dalam mengambil keputusan/kebijakan, perkembangan dan kemajuan Kabupaten Blora.
Blora, Juli 2020 Kepala
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Kabupaten Blora
ACHMAD NUR HIDAYAT, SH, M.Si, MM
Pembina Tk. I
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……… i
DAFTAR ISI ………..ii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Landasan Hukum ... 5
1.3 Maksud dan Tujuan ... 9
1.4 Sistematika Tujuan ... 9
BAB II HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT
DAERAH TAHUN LALU ... 11
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah
Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat
Daerah ... 11
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah .... 27
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas &
Fungsi Perangkat Daerah ... 31
2.4 Review terhadap Rancangan Awal Perangkat
Daerah ... 58
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan
Masyarakat ... 32
BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT
DAERAH ... 55
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional ... 55
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah ... 56
BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN
PERANGKAT DAERAH ... 59
4.1 Program dan Kegiatan ... 59
BAB V PENUTUP
LAMPIRAN XIII : KEPUTUSAN BUPATI BLORA NOMOR : 050/ /2020
TANGGAL:
RENCANA KERJA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN BLORA TAHUN 2021 BAB I
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Menurut Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, rencana kerja (renja) perangkat daerah memuat program, kegiatan, lokasi, dan kelompok sasaran yang disertai indikator kinerja dan pendanaan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap perangkat daerah.
Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, dan Rencana Kerja perangkat daerah adalah dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode 1 (satu) tahun yang disusun berpedoman kepada rencana strategis (renstra) perangkat daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerag (RKPD), Dalam rangka penyusunan renja perangkat daerah, perangkat daerah melakukan koordinasi, sinergi dan harmonisasi dengan BAPPEDA dan pemangku kepentingan.
Renja perangkat daerah disusun dengan tahapan : a. persiapan penyusunan;
c. penyusunan rancangan;
d. pelaksanaan forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah;
e. perumusan rancangan akhir; dan f. penetapan.
Perencanaan menduduki peran yang sangat penting dalam pencapaian visi dan misi daerah dalam pembangunan suatu wilayah agar kesejahteraan masyarakat dapat tercapai. Perencaan merupakan suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.
Perencanaan juga merupakan suatu proses yang berkesinambungan yang mencakup keputusan-keputusan atau pilihan-pilihan altematif penggunaan sumberdaya untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu pada masa yang akandatang. Untuk mencapai proses tersebut, maka keterkaitan suatu dokumen perencanaan dengan dokumen perencanaan lainnya sangat erat dan menentukan.
Dokumen perencanaan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mengamanatkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP); Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM); dan Rencana Pembangunan Tahunan atau Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Amanat undang-undang tersebut dijabarkan ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Dokumen perencanaan tersebut memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Keterkaitan tersebut adalah mutlak untuk menjamin kesinambungan pembangunan di daerah, Untuk melaksanakan Peraturan
Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tersebut Pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 yang didalamnya mengatur Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah yang meliputi RPJPD, RPJMD, Renstra OPD, RKPD, dan Renja OPD. Dalam hal ini hubungan Rencana Kerja (Renja) OPD dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Strategis (Renstra) OPDserta Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah dengan kebijakan
pembangunan nasional maupun rencana
pembangunan kabupaten/kota diharapkan tetap sinergis saling berkaitan satu sama lain sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Rancangan Rencana Kerja (Renja) OPD adalah dokumen awal perencanaan OPD untuk periode satu (1) tahun, yang memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Dalam prosesnya, penyusunan Rancangan Renja OPD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Renstra OPD dan rancangan awal RKPD. Oleh Karena itu penyusunan rancangan Renja OPD dapat dikerjakan secara simultan/parallel dengan penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap Kondisi eksisting OPD, evaluasi pelaksanaan Renja OPD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra OPD.
Prinsip-prinsip di dalam penyusunan rancangan Renja OPD,adalah sebagai berikut:
1. Berpedoman pada Renstra OPD dan mengacu pada rancangan awal RKPD;
2. Rumusan program/kegiatan di dalam renja OPD didasarkan atas pertimbangan urutan urusan
pelayanan wajib/pilihan pemerintahan daerah yang
memerlukan prioritas penanganan dan
mempertimbangkan pagu indikatif masing - masing OPD; 3. Penyusunan Renja OPD bukan kegiatan yang berdiri sendiri,
melainkan merupakan rangkaian kegiatan yang simultan dengan penyusunan RKPD, serta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan APBD;
4. Rumusan program/kegiatan di dalam renja OPD didasarkan atas pertimbangan urutan urusan pelayanan wajib/pilihan pemerintahan daerah yang memerlukan prioritas penanganan dan mempertimbangkan pagu indikatif OPD;
5. Program dan kegiatan yang direncanakan memuat tolok ukur dan target capaian kinerja, keluaran, biaya satuan per keluaran, total kebutuhan dana, baik untuk tahun n dan tahun n+1.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora sebagai salah satu Organisasi Pemerintah Daerah sesuai dengan bidang tugasnya membantu Kepala Daerah melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan dibidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, berkewajiban juga menyusun Rancangan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2021 yang mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam Renstra Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan rancangan awal RKPD.
Secara garis besar urutan tahapan penyusunan RENJA-OPD adalah sebagai berikut:
1. Melakukan review RPJMD dan RENSTRA-OPD adalah kegiatan yang ditujukan untuk mengidentifikasi fungsi, urusan wajib dan urusan pilihan yang menjadi prioritas pembangunan daerahdalam lima tahun kedepan;
2. Melakukan review rancangan awal RKPD adalah kegiatan yang ditujukan untuk mengidentifikasi prioritas program dan paguindikatif untuk masing-masing OPD;
3. Melakukan review dan evaluasi pelaksanaan Renja-OPD tahun lalu adalah kegiatan yang ditujukan untuk mengidentifikasi program dan kegiatan mana yang belum optimal dan perludilakukan perubahan, dikembangkan atau dihentikan baik ditingkat kebijakan ataupun operasional;
4. Merumuskan tujuan, kebijakan dan sasaran Rencana Kerja (Renja) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021;
5. Merumuskan prioritas program dan kegiatan;
6. Merumuskan usulan pagu indikatif dan prakiraan maju;
7. Menyusun dokumen rancangan Renja-OPD; 8. Melakukan review basil Musrenbang;
9. Membahas rancangan Renja-OPD dengan Forum OPD; 10. Menyempurnakan rancangan Renja-OPD sebagai bahan
Musrenbang.
Dengan demikian diharapkan penyusunan Rancangan Renja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 dapat menentukan rencana awal arah perkembangan dalam meningkatkan kinerja yang mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis baik lokal, regional, nasional, maupun global.
1.2 Landasan Hukum
Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Perangkat Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah.
Dasar hukum dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 mengacu pada beberapa produk perundang-undangan sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa Tengah (Berita Negara tanggal 8 Agustus 1950) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Batang dengan mengubah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Djawa Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2757);
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025; 7. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan
Ruang;
8. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019;
9. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tetang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
10. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;
11. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah; 12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang
Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
13. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2014 tentang Ketentuan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;
14. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal;
15. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan;
16. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
17. Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah;
18. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
19. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2025;
20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029;
21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023;
22. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;
23. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Blora Tahun 2005-2025;
24. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Blora Tahun 2011-2031;
25. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 10 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2016-2021;
26. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blora;
27. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 6 Tahun 2017 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Blora;
28. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
29. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
30. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan dan Pembangunan Daerah;
31. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021.
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Rancangan Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 adalah sebagai dokumen awal Perencanaan Pembangunan yang dapat memberikan arahan bagi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora dalam Pelayanan Pembangunan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk periode 1 (satu) tahun.
Tujuan disusunnya Rancangan Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021 adalah untuk menjabarkan Visi, Misi, Tujuan, Kebijakan, didalam Program dan Kgeiatan yang dilengkapi dengan sasaran kinerja dengan menggunakan pagu indikatif untuk anggaran yang sedang disusun dan prakiraan maju untuk tahun anggaran berikutnya.
1.4 Sistematika Penulisan
Dokumen Rancangan Rencana Kerja OPD Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora ini disusun sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan
BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA OPD TAHUN LALU 2.1Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu dan
Capaian Renstra OPD
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD
2.3 Isu – isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD
2.4 Review terhadap Rancangan Awal OPD 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaah Terhadap Kebijakan Nasional 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja OPD 3.3 Program dan Kegiatan
BAB IV. R E N C A N A K E R J A D A N P E N D A N A A N P E R A N G K A T D A E R A H
BAB II
HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah
Rancangan Rencana Kerja (Renja) suatu Perangkat Daerah adalah Penjabaran Perencanaan tahunan dari Rencana Strategis Perangkat Daerah tersebut. Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Kinerja dan Laporan Keuangan. Laporan Kinerja adalah ikhtisar yang menjelaskan secara ringkas dan lengkap tentang capaian kinerja yang disusun berdasarkan rencana kerja yang ditetapkan dalam rangka pelaksanaan APBD. Kinerja sendiri dapat dijelaskan sebagai keluaran/hasil dari kegiatan /program yang hendak atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas terukur. Kinerja yang merupakan
alat ukur untuk pencapaian suatu
kebijakan/program/kegiatan dan sekaligus merupakan alat ukur yang sah untuk mengevaluasi dan menilai kinerja sebuah entitas.
Terkait dengan hal tersebut Rancangan Rencana Kerja (Renja) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora ini menyajikan dasar Penetapan Indikator Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021, Pengukuran Kinerja Kegiatan dan Pengukuran Kinerja Sasaran dari hasil apa yang telah diraih atau dilaksanakan oleh selama tahun 2019. Penetapan indikator kinerja merupakan ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan. Indikator Kinerja Kegiatan meliputi indikator masukan (inputs), keluaran (outputs), hasil (outcomes), manfaat (benefit), dan dampak (impacts). Indikator - indikator tersebut dapat berupa dana, sumber daya manusia, laporan, buku dan indikator lainnya. Penetapan indikator kinerja ini diikuti dengan penetapan besaran indikator kinerja untuk masing-masing jenis indikator yang telah ditetapkan. Berdasarkan Peraturan Bupati Blora Nomor 061/1042/2016 tentang penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora Tahun 2016-2021, Dinas Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana Kabupaten Blora mempunyai Indikator Kinerja Utama “Cakupan Usia Subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (Unmet Need)”.
Tabel 2.1
PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN BLORA TAHUN 2019 OPD : DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN
KELUARGA BERENCANA KAB. BLORA
SASARAN INDIKATOR KINERJA IKU TARGET
Menurunnya pertumbuhan penduduk melalui pelayanan program KB
Angka Kelahiran Total /Rata – rata jumlah anak per keluarga (Total Fertility Rate/TFR) per WUS (15 – 49 Tahun)
2,28 % Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi
perempuan menikah usia 15 - 49 Tahun (semua cara dan cara modern)
69 %
Prosentase angka ketidak
berlangsungan pemakaian (tingkat putus pakai kontrasepsi/DO)
23 % Cakupan Pasangan Usia subur yang
ingin ber-KB tidak terpenuhi (Unmet Need)
9,91 % Cakupan PUS Peserta KB Anggota
Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB
76 %
Cakupan Pasangan Usia Subur yang
istrinya dibawah usia 20 tahun 1,7 % Cakupan PUS Peserta KB Anggota
Binaan Keluarga Balita (BKB) ber-KB 75 % Cakupan peserta KB aktif MJKP 26 %
Jumlah Kampung KB yang terbentuk 58 kelompok
Adapun Hasil Pengukuran Kinerja Indikator Kinerja Utama Tahun 2019 berdasarkan Renstra Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora dapat dilihat dalam tabel berikut:
Tabel 2.2
Hasil Pengukuran Capaian Indikator Kinerja Utama Tahun 2019 Kabupaten Blora
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. Blora
NO Indikator Kinerja
Tahun 2019 Capaian
Capaian Terhadap Nama Anggaran Realisasi %
s.d
Target Realisasi
Akhir Program / Kegiatan ( Rp ) ( Rp )
2018 Capaian RPJMD
( % ) ( % ) ( % )
1 Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS 15 -
49 Tahun 105 2,28 2,21 103 100
Program Keluarga Berencana
2
Cakupan Pasangan Usia Subur yang ingin ber KB tidak
terpenuhi (Unnmeet Need) 61 9,91 9,79 101 100
1 Penyediaan Pelayanan KB dan alat kontrasepsi bagi keluarga miskin 600.000.000 591.786.000 99 3 Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi
perempuan menikah usia 15 - 49 (semua cara dan cara modern)
118 69 73,28 106 100
2 Pelayanan KIE
34.000.000 34.000.000 100
4 Cakupan Peserta KB Aktif 118 69 73,28 106 100 3 Promosi Pelayanan KHIBA 70.000.000 70.000.000 100 4 Pembinaan Keluarga Berencana 84.050.000 83.953.000 99 5 Kegiatan DAK Bidang Keluarga Berencana 1.076.000.000 1.072.675.000 99
6 Pengembangan Kualitas Sumber daya Manusia Pengelola Program KKBPK
415.600.000 415.600.000 100
7 Pelayanan Konseling KB 169.850.000 169.764.300 100 8 Bantuan Operasional Keluarga Berencana 5.258.272.000 5.157.739.336 100
5 Cakupan PUS yang istrinya dibawah usia 20 tahun 111 7 1,56 448 416 Program Kesehatan Reproduksi Remaja
1 Advokasi dan KIE tentang Kesehatan Reproduksi Remaja
105.000.000 104.759.500 100
2 Memperkuat dukungan dan partisipasi masyarakat 910.000.000 909.912.500 100
3 Orientasi program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja 45.000.000 45.000.000 100 4 Orientasi Program KKBPK di
tingkat Lini Lapangan 100.000.000 9.916.000 100
5 Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan kelompok sebaya
100.000.000 100.000.000 100
6 Penyuluhan Penangulangan Narkoba dan PMS di Sekolah 41.800.000 41.800.000 100
6
Cakupan PUS peserta KB
Anggota UPPKS yang ber KB 106 76 78 102 95 Program Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pelayanan KB/KR yang Mandiri
peduli KB
2 Fasilitasi Forum Komunikasi bagi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP)
130.000.000 130.000.000 100
3 Fasilitasi Pembinaan Kesertaan KB 31.200.000 31.200.000 100
4 Fasilitasi bagi Mitra Kerja dalam Pengendalian Penduduk
82.570.000 82.490.000 99
8 Cakupan Anggota Bina Keluarga Balita (BKB) yang ber KB 108 75 79 105 102 Pengembangan Model Operasional BKB - Posyandu - PADU
1 Pengkajian pengembangan model operasional BKB - Posyandu - PADU
27.000.000 27.000.000 100
2 Pengumpulan bahan - bahan informasi tentang pengasuhan dan pembentukan tumbuh kembang anak 18.000.000 18.000.000 100 JUMLAH 9.370.342.000 9.167.595.636 97,84
Adapun program dan kegiatan yang mendukung capaian target indikator kinerjanya antara lain :
1. Program Keluarga Berencana
a. Penyedian pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi keluarga miskin dengan indikator kegiatannya yaitu terlayaninya akseptor peserta KB sebanyak 2.372 Akseptor KB.
b. Pelayanan KIE dengan indikator kegiatannya terlaksananya promosi dan konseling KRR dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi peserta di Faskes KB dan Poktan.
c. Promosi pelayanan KHIBA dengan indikator kegiatannya yaitu terlaksananya pembinaan pelayanan KHIBA dan PUP (Pendewasaan Usia Perwakinan) sebanyak 80 orang Remaja dan 150 PUS.
d. Pembinaan keluarga berencana dengan indikator kegiatannya yaitu Terselenggarannya Sosialisasi Koalisi dan rapat Koordinasi sebanyak 4 kali kegiatan.
e. Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengelola Program KKBPK dengan indikator kegiatannya yaitu Terlaksananya pembinaan kepada Pengelola Program KKBPK di tingkat Lini Lapangan sebanyak 150 orang.
f. Pelayanan konseling KB dengan indikator kegiatannya yaitu terlaksananya penggerakan pelayanan konseling KB melalui kegiatan peringatan Harganas, Muslimat, Aisyiyah, TMKK, TMMD, Bhayangkara, (6 kegiatan).
g. Kegiatan DAK Bidang Keluarga Berencana dengan indicator kegiatannya yaitu terpenuhinya sarana dan prasarana operasional Program KKBPK pada Balai Penyuluhan KB Kecamatan sebanyak 7 jenis sarana dan prasarana.
h. Bantuan Operasional Keluarga Berencana dengan indikator kegiatannya yaitu Tersedianya biaya operasional KKBPK di 16 balai penyuluh KB dan pendistribusian ketersediaan alat dan obat kontrasepsi di Faskes KB.
2. Program Kesehatan Reproduksi Remaja
a. Advokasi dan KIE tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dengan indikator kegiatannya Sosialisasi, promosi dan KIE program KKBPK melalui media baliho, leaflet, banner, liputan radio, media cetak dan pemutaran film melalui Mupen.
b. Memperkuat dukungan dan partisipasi masyarakat dengan indikator kegiatannya yaitu pembinaan dan penggerakan PPKBD berupa pemberian honorarium kepada kader PPKBD se Kabupaten Blora sebanyak 370 orang.
c. Orientasi program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dengan indikator kegiatannya yaitu meningkatnya pengetahuan remaja dan orang tua tentang pentingnya penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR) sebanyak 240 orang. d. Orientasi Program KKBPK di Tingkat Lini Lapangan indikator
kegiatannya yaitu meningkatnya pengetahuan dan pemahaman Toma/Toga tentang Program KKBPK sebanyak 275 orang.
e. Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remja dan kelompok sebaya dengan indikator kegiatannya yaitu Pengembangan dan pembinaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R/M) tingkat Kabupaten sebanyak 50 kelompok PIK-R/M serta pemilihan Duta GenRe.
f. Penyuluhan penanggulangan narkoba dan PMS di sekolah dengan indikator kegiatannya yaitu Penyuluhan bahaya narkoba, seks bebas dan penyakit menular seksual sebanyak 1.560 anak.
3. Program Pembinaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pelayanan KB/KR yang mandiri
a. Fasilitasi pembentukan kelompok peduli masyarakat peduli KB dengan indikator kegiatannya yaitu terlaksananya pembinaan masyarakat peduli KB melalui 5 Kelompok Poktan.
b. Fasilitasi Forum Komunikasi bagi institusi Masyarakat Perdesaan (IMP) dengan indikator kegiatannya yaitu Jambore serta peningkatan kapasitas kader Institusi Masyarakat Perdesaan Tingkat Kabupaten sebanyak 370 orang.
c. Fasilitasi Pembinaan Kesertaan KB dengan indikator kegiatannya adalah terlaksananya pembinaan kesertaan KB bagi PUS sebanyak 80 akseptor.
d. Fasilitasi bagi mitra kerja dalam pengendalian penduduk dengan indikator kegiatannya adalah terlaksananya beberapa kegiatan dalam pengendalian penduduk yang bekerjasama dengan mitra kerja sebanyak 5 kegiatan.
4. Program Pengembangan Model Operasional BKB-Posyandu-PADU
a. Pengkajian pengembangan model operasional BKB-Posyandu PADU dengan indikator kegiatannya yaitu
Pembinaan Kader Kelompok BKB HI dan
peningkatan kapasitas kader stunting.
b. Pengumpulan bahan-bahan informasi tentang pengasuhan dan pembentukan tumbuh kembang anak dengan indikator kegiatan yaitu Sosialisasi pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak bagi 250 orang Kader dengan realisai angggaran sebesar Rp 22.000.000,- atau 100% dari anggaran
Dalam melakukan penyusunan Rancangan Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2021, diperlukan adanya evaluasi atas pelaksanaan Rencana Kerja untuk 3 (tiga) tahun sebelumnya yaitu, evaluasi terhadap capaian Renja di Tahun 2019 dan 2020 serta evaluasi terhadap proyeksi capaian Renja untuk tahun berjalan, yaitu tahun 2021. Evaluasi dilaksanakan dengan membandingkan proyeksi capaian akhir Renja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora sampai dengan tahun berjalan yaitu Tahun 2020 terhadap target di Tahun 2021.
Pada Tahun Anggaran 2019 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora melaksanakan 14 Program Kegiatan yang dijabarkan dalam 44 kegiatan. Secara umum Pencapaian Target Kinerja yang dilaksanakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora dapat dikatakan baik dan dapat dijalankan sesuai dengan target yang diharapkan. Secara keseluruhan realisasi pelaksanaan anggaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2019 sebesar 98 %.
Dengan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora di tahun sebelumnya maka akan didapat gambaran atas pelaksanaan program dan kegiatan pada tabel berikut :
Tabel 2.3
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora dan Pencapaian Renstra Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Blora s.d. Tahun 2019
Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/Kegiatan
Indikator
Kinerja Program (outcomes)/ Kegiatan (output) Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perang kat Daerah) Tahun 2021 Realisa si Target Kinerja Hasil Progra m dan Keluar an Kegiat an s.d. dengan Tahun 2017
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2018 Target progra m dan kegiat an (Renja Perang kat Daera h Tahun 2019 Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun 2019 Target Renja Perang kat Daerah tahun 2018 Realis asi Renja Peran gkat Daera h tahun 2018 Ting kat Realis asi (%) Realisa si Capaia n Progra m dan Kegiat an s/d tahun 2019 Tingka t Capaia n Realisa si Target Renstr a (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 10 / 4) (11 =
02 Urusan wajib bukan
pelayanan dasar
02 08 PENGENDALIAN
KELUARGA BERENCANA 02 08 15 PROGRAM KELUARGA
BERENCANA 02 01 15 001 Penyediaan pelayanan KB
dan alat kontrasepsi bagi keluarga miskin
Jumlah akseptor KB dari masyarakat miskin yang tidak masuk daftar JKN yang dilayani
1600 1000 1305 1305 98 1370 1370 100
02 01 15 002 Pelayanan KIE Jumlah peserta seminar kesehatan reproduksi wanita dan promosi konseling kesehatan reproduksi dalam KKBPK
350 600 120 120 100 300 300 100
02 01 15 004 Promosi pelayanan KHIBA Jumlah kader yang mendapatkan
pembinaan KHIBA 330 230 230 230 100 200 200 100 02 01 15 005 Pembinaan Keluarga
Berencana Jumlah kegiatan pembinaan keluarga berencana 400 400 300 300 99 4 4 100 02 01 15 007 Kegiatan DAK Bidang
Keluarga Berencana Jumlah sarana dan prasarana operasional KB dilapangan 8 8 7 7 100 7 7 100 02 01 15 008 Pengembangan Kualitas
Sumber Daya Manusia Pengelola Program KKBPK
Jumlah peserta seminar KKBPK
dan PLKB Kontrak 200 - 175 175 99 175 175 100 02 01 15 009 Pelayanan Konseling KB Jumlah peserta kegiatan
pelayanan konseling KB melalui momen kegiatan bagi mitra kerja
305 600 900 900 100 1000 1000 100
02 01 15 010 Bantuan Operasional
Keluarga Berencana Jumlah balai kebutuhan operasional kegiatan di Balai penyuluhan KB, distribusi alokon, integrasi program KKBPK dan program pembinaan lainnya di Kampung KB
16 16 16 16 93 16 16 100
02 01 16 PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA 02 01 16 001 Advokasi dan KIE tentang
Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR)
Jumlah publikasi program KKBPK
02 01 16 002 Memperkuat dukungan
dan partisipasi masyarakat Jumlah kader yang mendapatkan pembinaan 370 370 370 370 100 370 370 100 02 01 16 003 Orientasi program
penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja
Jumlah peserta sosialisasi
penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja
600 672 240 240 100 150 150 100
02 01 16 004 Orientasi program KKBPK
ditingkat Lini Lapangan Jumlah tokoh masyarakat/agama yang memahami proram KKBPK 500 1854 448 448 100 275 275 100 02 01 16 005 Fasilitasi Forum pelayanan
kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan kelompok sebaya
Jumlah kegiatan fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan kelompok sebaya
550 250 1560 1560 100 150 150 100
02 01 16 006 Penyuluhan
penanggulangan narkoba dan PMS di Sekolah
Jumlah peserta penyuluhan
bahaya narkoba dan HIV/AIDS 250 250 50 50 100 500 500 100 02 08 18 PROGRAM PEMBINAAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PELAYANAN KB/KR 02 08 18 001 Fasilitasi pembentukan kelompok peduli masyarakat peduli KB
Jumlah kelompok masyarakat
peduli KB 6 6 6 6 100 150 150 100
02 08 18 002 Fasilitasi Forum
Komunikasi bagi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP)
Jumlah peserta sosialisasi
program KKBPK 420 420 370 370 100 420 420 100 02 08 18 003 Fasilitasi Pembinaan
Kesertaan KB Jumlah peserta pembinaan kesertaan KB 150 - 80 80 100 100 100 100 02 08 18 004 Fasilitasi bagi Mitra Kerja
Dalam Pengendalian Penduduk
Jumlah kegiatan mitra kerja dalam
pengendalian penduduk 6 - 6 6 96 6 6 100
02 08 24 PROGRAM
PENGEMBANGAN MODEL OPERASIONAL BKB – POSYANDU - PADU
model operasional BKB –
Posyandu - PADU pengkajian pengembangan model operasional BKB – Posyandu – PADU
02 08 24 002 Pengumpulan bahan – bahan informasi tentang pengasuhan dan
pembentukan tumbuh kembang anak
Jumlah buku pedoman tumbuh
kembang anak 295 295 1000 1000 100 1000 1000 100 05 NON URUSAN 05 01 PROGRAM SETIAP SKPD 05 01 01 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
05 01 01 001 Penyediaan jasa surat
menyurat Persentase pemenuhan Kebutuhan surat menyurat 100 99 100 96 96 100 100 100 05 01 01 002 Penyediaan jasa
komunikasi, sumber daya air dan listrik
Persentase pemenuhan kebutuhan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 100 82 100 85 85 100 100 100 05 01 01 006 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional
Persentase pemenuhan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional
100 75 100 87 87 100 100 100
05 01 01 007 Penyediaan jasa
administrasi keuangan Persentase pemenuhan jasa administrasi keuangan 100 92 100 98 98 100 100 100
05 01 01 008 Penyediaan jasa
kebersihan kantor Persentase pemenuhan jasa kebersihan kantor 100 99 100 100 100 100 100 100 05 01 01 010 Penyediaan alat tulis
05 01 01 011 Penyediaan barang cetakan
dan penggandaan Persentase pemenuhan barang cetakan dan penggandaan 100 99 100 100 100 100 100 100
05 01 01 012 Penyediaan komponen instalasi
listrik/penerangan bangunan kantor
Persentase pemenuhan kebutuhan komponen instalasi listrik/ penerangan bangunan kantor
100 99 100 96 96 100 100 100
05 01 01 013 Penyediaan peralatan dan
perlengkapan kantor Persentase pemenuhan kebutuhan peralatan dan perlengkapan kantor
100 94 100 100 100 100 100 100
05 01 01 014 Penyediaan Peralatan
Rumah Tangga Persentase pemenuhan kebutuhan peralatan rumah tangga 100 98 100 99 99 100 100 100
05 01 01 015 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan
perundang-undangan
Persentase pemenuhan kebutuhan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan
100 99 100 99 99 100 100 100
05 01 01 017 Penyediaan makanan dan
minuman Persentase pemenuhan kebutuhan makanan dan minuman pegawai dan rapat
05 01 01 018 Rapat-rapat koordinasi dan
konsultasi ke luar daerah Persentase pemenuhan kebutuhan rakor ke luar daerah yang ditindaklanjuti dan disepakati
100 99 100 100 100 100 100 100
05 01 01 019 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam
daerah
Persentase pemenuhan kebutuhan rakor dalam daerah yang
ditindaklanjuti dan disepakati
100 99 100 93 93 100 100 100
05 01 01 020 Penyediaan jasa pendukung pelayanan perkantoran
Persentase pemenuhan
pendukung pelayanan perkantoran 100 - - - - 100 100 100
05 01 02 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR
05 01 02 005 Pengadaan kendaraan
dinas/operasional Jumlah kendaraan dinas/operasional yang diadakan 05 01 02 007 Pengadaan perlengkapan
gedung kantor Persentase pemenuhan kebutuhan perlengkapan gedung kantor 100 99 100 100 100 100 100 100 05 01 02 012 pengadaaan bangunan
pendukung rumah dinas, rumah jabatan dan gedung kantor
Persentase pemenuhan bangunan pendukung rumah dinas, rumah jabatan dan gedung kantor
100 100 100 99 99 - - -
05 01 02 022 Pemeliharaan
rutin/berkala gedung kantor
Persentase gedung kantor dalam
kondisi baik 100 99 100 99 99 100 100 100 05 01 02 024 Pemeliharaan
rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
Persentase kendaraan dinas/
05 01 02 028 Pemeliharaan
rutin/berkala peralatan gedung kantor
Persentase peralatan gedung
kantor dalam kondisi baik 100 99 100 100 100 100 100 100
05 01 02 029 Pemeliharaan
rutin/berkala mebeler Persentase mebeler dalam kondisi baik 100 - - - - 100 100 100 05 01 03 PROGRAM PENINGKATAN
DISIPLIN APARATUR 05 01 03 005 Pengadaan pakaian
khusus hari – hari tertentu Jumlah pakaian hari – hari tertentu yang diadakan 125 100 - - - 125 125 100 05 01 05 PROGRAM PENINGKATAN
KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR
05 01 05 001 Pendidikan dan pelatihan
formal Jumlah ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan formal 3 2 2 2 93 1 1 100 05 01 06 PROGRAM PENINGKATAN
PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN
05 01 06 001 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
Jumlah laporan pencapaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
7 7 7 7 100 7 7 100
05 01 06 005 Penyusunan rencana strategis, rencana kinerja dan penetapan kinerja SKPD
Jumlah rencana kinerja dan
Dari Tabel 2.3 dapat diketahui bahwa sampai dengan Tahun 2019 belum semua kegiatan dapat mencapai target yang tercantum pada Renstra Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Tahun 2016-2021. Secara lebih rinci maka capaian kegiatan dapat dikategorikan lebih lanjut dalam beberapa klasifikasi sebagai berikut :
a. Capaian kegiatan yang telah memenuhi target (100 %) 1. Kegiatan Penyediaan Jasa Surat Menyurat
2. Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber daya Air dan Listrik
3. Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional
4. Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan 5. Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 6. Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor
7. Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
8. Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
9. Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 10. Kegiatan Penyediaan Peralatan Rumah Tangga
11. Kegiatan penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan
12. Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman
13. Kegiatan Rapat – Rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah
14. Kegiatan Rapat – rapat dan Konsultasi Ke Dalam Daerah 15. Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor
16. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 17. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor 18. Pengadaan Perlengkapan gedung kantor
19. Pengadaan bangunan pendukung rumah dinas, rumah jabatan dan gedung kantor
20. Pendidikan dan Pelatihan Formal
21. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisai kinerja OPD
22. Penyediaan honorarium tenaga pengamanan, kebersihan, sopir dan tenaga lepas lainnya
23. Penyediaan pelayanan KB dan alat kontrasepsi bagi keluarga miskin
24. Pelayanan KIE
25. Promosi Pelayanan KHIBA 26. Pembinaan Keluarga Berencana
27. Kegiatan DAK Bidang Keluarga Berencana
28. Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengelola Program KKBPK
30. Memperkuat dukungan dan partisipasi masyarakat
31. Orientasi program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja
32. Orientasi program KKBPK di tingkat lini lapangan 33. Pelayanan Konseling KB
34. Fasilitasi pembentukan kelompok peduli masyarakat peduli KB
35. Fasilitasi forum komunikasi bagi Institusi Masyarakat Pedessaan
36. Fasilitasi pembinaan kesertaan KB
37. Fasilitasi bagi mitra kerja dalam pengendalian penduduk 38. Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi
kelompok remaja dan kelompok sebaya
39. Penyuluhan Penanggulangan narkoba dan PMS di sekolah 40. Pengumpulan bahan – bahan informasi tentang pengasuhan
dan pembentukan tumbuh kembang anak
41. Pengkajian Pengembangan model operasional BKB Posyandu PADU
b. Capaian kegiatan yang tidak memenuhi target (dibawah 100 %) 1. Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Alasan
tidak memenuhi target dikarenakan Keterlambatan dana transferan dari Pusat sehingga kegiatan tidak maksimal.
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Berdasarkan Peraturan Bupati Blora Nomor 68 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora Kabupaten Blora melaksanakan tugas-tugas pelayanan yang didasarkan pada standar pelayanan minimal dan indikator kinerja kunci.
Berikut ini disajikan analisis pencapaian kinerja pelayanan berdasarkan Standart Pelayanan Minimal yang ditetapkan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora yaitu :
a. Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR per WUS (15-49 tahun) dengan target 2,28 % dengan capaian 2,21 % b. Cakupan peserta KB aktif dengan target 69 % dengan
capaian 73,28 %
c. Cakupan Pasangan Usia Subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (Unmet Need) dengan target 9,91 % dengan capaian 9,79 %
d. Presentase Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perempuan menikah usia 15-49 (semua cara dan cara modern) dengan target 69 % dengan capaian 73,28 %
e. Cakupan Pasangan Usia Subur yang isterinya dibawah usia 20 tahun dengan target 1,7 % dengan capaian 1,56 %
f. Jumlah kelompok Masyarakat Peduli KB dengan target 6 kelompok
g. Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB dengan target 76 % dengan capaian 78 %
h. Cakupan Anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB dengan target 75 % dengan capaian 79 %
Indikator kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora pada periode Renstra 2016-2021 adalah sesuai dengan apa yang menjadi Indikator Kinerja Daerah yang tertuang pada RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2016-2021. Adapun Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora beserta target kinerjanya dapat dilihat pada Tabel 2.4 berikut :
Tabel 2.4
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora No. Indikator SPM/ Standa r Nasion al IKK
Target Renstra Perangkat
Daerah Realisasi Capaian Proyeksi
Cata tan Analis is 2017 2018 2019 2020 2021 2017 2018 2019 2019 2020 2021 1 Cakupan peserta KB aktif 65 67 69 71 73 73 78,92 73,28 69 71 73 2 Cakupan Pasangan Usia Subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (Unmet Need) 10,26 10,14 9,91 9,70 9,50 7,1 9,80 9,79 9,91 9,70 9,50 3 Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perempuan menikah usia 15-49 (semua 65 67 69 71 73 73 78,92 73,28 69 71 73
cara dan cara modern)
4
Cakupan Pasangan Usia Subur yang
isterinya dibawah usia 20 tahun
2 1,7 1,7 1,6 1,6 1,7 1,52 1,56 1,7 1,6 1,6
5 Jumlah kelompok masyarakat peduli KB 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6
6
Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB 74 75 76 80 82 75 79,53 78 76 80 82 7 Cakupan Anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB
70 72 75 76 77 70 78,47 79 72 76 77
2.3 Isu – isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
Perumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, dimaksudkan untuk menentukan permasalahan, hambatan atas pelaksanaan program dan kegiatan penyelenggaraan tugas dan fungsi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun sebelumnya, serta capaian kinerja Renstra.
Berikut kondisi umum pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, permasalahan yang muncul antara lain :
a. Peningkatan peran serta masyarakat dan seluruh stakeholders untuk mengatasi dan mencegah pernikahan dini (usia kawin < 21 TH) ; karena pernikahan dini merupakan salah satu faktor risiko timbulnya AKI (Angka Kematian Ibu);
b. Peningkatan angka DO (Drop Out) peserta KB, karena mereka tidak menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), masih banyak yang menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek, seperti : PIL ; Suntik ; kondom;
c. Penurunan TFR (Total Fertility Rate) atau jumlah anak yang dimiliki oleh wanita usia subur (15-49 TH) dari 2,3 menjadi 2, dengan meningkatkan partisipasi masyarakat ikut program KB, khususnya melalui MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) seperti : MOP (Metode Operasi Pria); MOW (Metode Operasi Wanita) ; IUD (Intra Uterine Device) ; Implan;
d. Penurunan unmet need yaitu proporsi Wanita Usia Subur (WUS) dalam status kawin yang tidak menggunakan alat kontrasepsi meskipun mereka menyatakan ingin menunda atau menjarangkan anak ; dan atau mereka yang “Unmet
need” karena resiko kesehatan dan pemakaian kontrasepsi
yang buruk tidak menginginan penambahan anak, masih cukup tinggi;
e. Pembuatan produk-produk hukum dan dokumen-dokumen standarisasi yang mengatur secara teknis pelaksanaan pelayanan program pengendalian penduduk & KB ;
f. Peningkatan kualitas dan kuantitas PLKB dan PPKBD serta peningkatan profesionalisme dengan kompetensi yang terstandarisasi;
g. Peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana pendukung pelayanan program KB;
pihak-i. Jumlah tenaga fungsional Penyuluh KB yang tidak sebanding dengan jumlah desa binaannya. Jumlah PKB yang dilapangan adalah sebesar 32 Orang PKB PNS dan 22 Orang PLKB Non PNS, jumlah ini terlalu kecil dibandingkan dengan 295 jumlah desa/kelurahan yang harus mendapatkan pembinaan di Kabupaten Blora. Kondisi ini membuat kerja PLKB menjadi tidak optimal dalam memberikan pelayanan.
j. Pelayanan KB Gratis bagi masyarakat yang tidak tercover dalam JKN/BPJS melalui kegiatan Bhakti Sosial Pelayanan KB.
k. Dampak pandemi covid-19 yang berimbas pada masalah kependudukan, utamanya program pelayanan keluarga berencana. Berdasarkan prediksi dari BKKBN Pusat banyak Perempuan Indonesia yang tidak bisa mengakses alat kotrasepsi modern (MKJP) sehingga konsekuensinya banyak terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. 2.4 Review terhadap Rancangan Awal Perangkat Daerah
Telaahan terhadap Rancangan Awal RKPD dimaksudkan untuk membandingkan antara rumusan basil identifikasi untuk membandingkan antara rumusan basil identifikasi kebutuhan program dan kegiatan berdasarkan analisis kebutuhan yang telah mempertimbangkan kinerja pencapaian target Renstra Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora dan tingkat kinerja yang dicapai oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, disesuaikan dengan arahan Bupati Blora terkait program prioritas Program atau Kegiatan dan pagu indikatif yang disediakan untuk setiap Perangkat Daerah berdasarkan Rancangan Awal RKPD.
Review terhadap rancangan awal RKPD meliputi kegiatan identifikasi prioritas Program dan Kegiatan, indikator kinerjja program atau kegiatan, tolok ukur atau target sasaran kegiatan, serta pagu indikatif yang dialokasikan setiap program/ kegiatan untuk Perangkat Daerah yang bersangkutan.
Sejauh ini Prioritas Program dan Kegiatan yang ada pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora sudah sesuai dengan RKPD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021 dan disesuaikan dengan pagu pada indikatif yang ada Adapun Review terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2021 akan ditampilkan tabel sebagai berikut :
Tabel 2.5
Review terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2021 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 15.828.850.000 15.828.850.000 URUSAN WAJIB BUKAN PELAYANAN DASAR 13.608.340.000 13.608.340.000 PROGRAM KELUARGA BERENCANA Prosentase Cakupan Peserta KB Aktif 73% 10.433.340.000 PROGRAM KELUARGA BERENCANA Prosentase Cakupan Peserta KB Aktif (Renstra 73% 9.933.340.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Cakupan PUS yang ingin ber KB tidak terpenuhi (Unmet Need) (Renstra) 9,50% Angka Pemakaian Kontrasepsi /CPR bagi perempuan menikah usia 15 – 49 (semua cara dan cara modern) 73%
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Penyediaan pelayanan KB dan alat kontrasepsi bagi keluarga miskin Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta KB dari masyarakat miskin yang tidak masuk daftar JKN yang dilayani 1.600 Orang 2.118.600.000 Penyediaan pelayanan KB dan alat kontrasepsi bagi keluarga miskin Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta KB dari masyarakat miskin yang tidak masuk daftar JKN yang dilayani 2.950 Orang 2.118.600.000
2 Pelayanan KIE Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta seminar kesehatan reproduksi wanita dan promosi konseling kesehatan reproduksi dalam KKBPK 350
Orang 350.000.000 Pelayanan KIE Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta seminar kesehatan reproduksi wanita dan promosi konseling kesehatan reproduksi dalam KKBPK 350 Orang 350.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 3 Promosi Pelayanan KHIBA Dinas Daldu k dan KB Jumlah kader yang mendapatka n pembinaan KHIBA 330 Orang 200.000.000 Promosi pelayanan KHIBA Dinas Dalduk dan KB Jumlah kader yang mendapatka n pembinaan KHIBA 330 Orang 200.000.000 4 Pembinaan Keluarga Berencana Dinas Daldu k dan KB Jumlah kegiatan pembinaan keluarga berencana 400 Orang 300.000.000 Pembinaan keluarga berencana Dinas Dalduk dan KB Jumlah kegiatan pembinaan keluarga berencana 400 Orang 300.000.000 5 Kegiatan DAK Bidang Keluarga Berencana (APBN) Dinas Daldu k dan KB Jumlah sarana prasarana operasional KB di lapangan
8 Jenis 1.223.256.000 Kegiatan DAK bidang Keluarga Berencana Dinas Dalduk dan KB Jumlah sarana prasarana operasional KB di lapangan 8 Jenis 1.223.256.000 6 Pengembanga n Kualitas Sumber Daya Manusia Pengelola Program KKBPK Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta seminat bagi pengelola KKBPK dan tenaga kontrak PLKB 200
Orang 710.800.000 Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengelola Program KKBPK Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta seminat bagi pengelola KKBPK dan tenaga kontrak PLKB 200 Orang 210.800.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 7 Pelayanan Konseling KB Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta kegiatan pelayanan konseling KB melalui momen kegiatan dengan mitra kerja 1.000 Orang 285.000.000 Pelayanan Konseling KB Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta kegiatan pelayanan konseling KB melalui momen kegiatan dengan mitra kerja 1.000 Orang 285.000.000 8 Bantuan Operasional Keluarga Berencana Dinas Daldu k dan KB Jumlah kebutuhan operasional kegiatan di balai penyuluhan KB, distribusi alokon, integrasi program KKBPK dan program pembinaan lainnya di kampung KB 16 Balai 5.245.684.000 Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) Dinas Dalduk dan KB Jumlah kebutuhan operasional kegiatan di balai penyuluhan KB, distribusi alokon, integrasi program KKBPK dan program pembinaan lainnya di kampung KB 16 Balai 5.245.684.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Dinas Daldu k dan KB Prosentase Cakupan Pasangan Usia Subur yang istrinya dibawah usia 20 tahun (renstra) 1,6% 1.990.000.000 PROGRAM KESEHATAN REPRODUKS I REMAJA Dinas Daldu k dan KB Prosentase Cakupan Pasangan Usia Subur yang istrinya dibawah usia 20 tahun (revisi rentsra) 1,6% 2.490.000.000 9 Advokasi dan KIE tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dinas Daldu k dan KB Jumlah kegiatan publikasi program KKB dan penyuluhan
8 Jenis 220.000.000 Advokasi dan KIE tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dinas Dalduk dan KB Jumlah kegiatan publikasi program KKB dan penyuluhan 8 Jenis 220.000.000 10 Memperkuat dukungan dan partisipasi masyarakat Dinas Daldu k dan KB Jumlah kader yang mendapatka n pembinaan 370 Orang 1.000.000.000 Memperkuat dukungan dan partisipasi masyarakat Dinas Dalduk dan KB Jumlah kader yang mendapatka n pembinaan 370 Orang 1.500.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 11 Orientasi program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta sosialisasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja 600 Orang 240.000.000 Orientasi program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta sosialisasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja 600 Orang 240.000.000 12 Orientasi program KKBPK di tingkat Lini Lapangan Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta sosialisasi program KKBPK kepada togo dan tomas di 16 kecamatan 500
Orang 160.000.000 Orientasi program KKBPK di tingkat Lini Lapangan Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta sosialisasi program KKBPK kepada togo dan tomas di 16 kecamatan 500 Orang 160.000.000 13 Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan kelompok sebaya Dinas Daldu k dan KB Jumlah orang yang mengikuti kegiatan seleksi pemilihan Duta Genre dan Julah Monitoring PIK 300
Orang 170.000.000 Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan kelompok sebaya Dinas Dalduk dan KB Jumlah orang yang mengikuti kegiatan seleksi pemilihan Duta Genre dan Julah Monitoring PIK 300 Orang 170.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 14 Penyuluhan Penanggulang an narkoba dan PMS disekolah Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta penyuluhan bahaya narkoba dan HIV/AIDS 2.200 Orang 200.000.000 Penyuluhan Penanggulang an narkoba dan PMS disekolah Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta penyuluhan bahaya narkoba dan HIV/AIDS 2.200 Orang 200.000.000 PROGRAM PEMBIMBING AN PERAN SERTA MASYARAKA T DALAM PELAYANAN KB/KR YANG MANDIRI Dinas Daldu k dan KB Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber KB 82% 1.100.000.000 PROGRAM PEMBIMBIN GAN PERAN SERTA MASYARAKA T DALAM PELAYANAN KB/KR YANG MANDIRI Dinas Daldu k dan KB Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkata n Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber KB 82% 1.100.000.000 15 Fasiliasi pembentukan kelompok peduli masyarakat Peduli KB Dinas Daldu k dan KB Jumlah kelompok masyarakat peduli KB 6 kelompo k 325.000.000 Fasiliasi pembentukan kelompok peduli masyarakat Peduli KB Dinas Dalduk dan KB Jumlah kelompok masyarakat peduli KB 6 kelompo k 325.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 16 Fasilitasi Forum Komunikasi bagi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta sosialisasi program kependuduk an keluarga berencana 420 Orang 475.000.000 Fasilitasi Forum Komunikasi bagi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta sosialisasi program kependuduk an keluarga berencana 420 Orang 475.000.000 17 Fasilitasi Pembinaan Kesertaan KB Dinas Daldu k dan KB Jumlah peserta pembinaan kesertaan KB 150
Orang 150.000.000 Fasilitasi Pembinaan Kesertaan KB Dinas Dalduk dan KB Jumlah peserta pembinaan kesertaan KB 150 Orang 150.000.000 18 Fasilitasi bagi mitra kerja dalam pengendalian penduduk Dinas Daldu k dan KB Jumlah kegiataan mitra kerja dalam pengendalian penduduk 6 kegiatan 150.000.000 Fasilitasi bagi mitra kerja dalam pengendalian penduduk Dinas Dalduk dan KB Jumlah kegiataan mitra kerja dalam pengendalia n penduduk 6 kegiatan 150.000.000 PROGRAM PENGEMBAN GAN MODEL OPERASIONA L BKB- POSYANDU-PADU Dinas Daldu k dan KB Cakupan anggoota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB 77% 85.000.000 PROGRAM PENGEMBAN GAN MODEL OPERASION AL BKB- POSYANDU-PADU Dinas Daldu k dan KB Cakupan anggoota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB 77% 85.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 19 Pengkajian Pengembanga n model operasional BKB Posyandu-PADU Dinas Daldu k dan KB Jumlah kader yang mengikuti pengkajian pengembang an Model Operasional BKB- Posyandu-PADU 100 Orang 50.000.000 Pengkajian Pengembanga n model operasional BKB Posyandu-PADU Dinas Dalduk dan KB Jumlah kader yang mengikuti pengkajian pengembang an Model Operasional BKB- Posyandu-PADU 100 Orang 50.000.000 20 Pengumpulan bahan- bahan informasi tentang pengasuhan dan pembentukan tumbuh kembang anak Dinas Daldu k dan KB Jumlah kartu pedoman tumbuh kembang anak 1.000
lembar 35.000.000 Pengumpulan bahan- bahan informasi tentang pengasuhan dan pembentukan tumbuh kembang anak Dinas Dalduk dan KB Jumlah kartu pedoman tumbuh kembang anak 1.000 lembar 35.000.000
NON URUSAN Dinas
Daldu k dan KB
2.220.510.000 NON
URUSAN Dinas Daldu k dan KB
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PELAYANAN ADMINISTRA SI PERKANTOR AN Dinas Daldu k dan KB Pemenuhan administrasi perkantoran 100% 1.529.310.000 PELAYANAN ADMINISTRA SI PERKANTOR AN Dinas Daldu k dan KB Pemenuhan administras i perkantora n 100% 1.559.660.000 21 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan surat menyurat 100% 10.000.000 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan surat menyurat 100% 10.000.000 22 Penyediaan Jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik
Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik 100% 90.000.000 Penyediaan Jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik 100% 110.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 23 Penyediaan Jasa pemeliharaan dan perizinan kendaarn dinas / operasional Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa pemeliharaa n dan perizinan kendaarn dinas / operasional 100% 23.310.000 Penyediaan Jasa pemeliharaan dan perizinan kendaarn dinas / operasional Dinas Dalduk dan KB Persentasr pemenuhan kebutuhan jasa pemeliharaa n dan perizinan kendaarn dinas / operasional 100% 30.000.000 24 Penyediaan Jasa administrasi keuangan Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa administrasi keuangan 100% 760.000.000 Penyediaan Jasa administrasi keuangan Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa administrasi keuangan 100% 691.800.000 25 Penyediaan Jasa kebersihan kantor Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa kebersihan kantor 100% 54.000.000 Penyediaan Jasa kebersihan kantor Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan jasa kebersihan kantor 100% 25.000.000
No.
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
Penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif Program/Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Capaian Target Pagu Indikatif
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 26 Penyediaan Alat Tulis Kantor Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan Alat Tulis Kantor 100% 65.000.000 Penyediaan Alat Tulis Kantor Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan Alat Tulis Kantor 100% 110.000.000 27 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan barang cetakan dan penggandaan 100% 16.000.000 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan barang cetakan dan penggandaa n 100% 21.860.000 28 Penyediaan komponen instalasi listrik/penera ngan bangunan kantor Dinas Daldu k dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan komponen instalasi listrik/pener angan bangunan kantor 100% 20.000.000 Penyediaan komponen instalasi listrik/penera ngan bangunan kantor Dinas Dalduk dan KB Persentase pemenuhan kebutuhan komponen instalasi listrik/pener angan bangunan kantor 100% 20.000.000