• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

20 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

Penjelasan proses penelitian yang akan dilakukan peneliti mulai tahap awal penelitian hingga tahap akhir penelitian akan dibahas pada bab ini.

3.1 Pendekatan Penelitian

Terdapat dua jenis pendekatan yang dilakukan dalam penelitian yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini mengguanakan pendekatan kuantitatif karena data yang digunakan jelas dan rinci, tujuannya untuk menguji teori dan memakai teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner, wawancara dan obeservasi.penelitian ini dilaksanakan pada bulan desember tahun 2019 di perusahaan CV. Buana Engineering.

Menurut Sugiyono (2010) ada 3 jenis penelitian yang terdiri dari penelitian dasar, terapan, serta pengembangan. Penelitian ini temasuk dalam penelitian terapan, penelitian ini dikategorikan terapan karena dilakukan penyelidikan secara hari-hati, sistematis dan dilakukan secara terus menerus dalam permasalah yang bertujuan untuk sebuah keperluan. Hasil penelitian ini tidak harus menjadi sebuah penemuan baru, penelitian ini merupakan aplikasi baru dari beberapa penelitian yang sudah ada.

3.2 Diagram Alir Metodologi Penelitian

Tahap penelitian nantinya akan dijelaskan melalui flowchart mulai dari tahapan awal hingga akhir penelitian. Tahapan yang dimaksud adalah mulai dari tahap identifikasi awal yaitu studi literatur, studi lapangan, identifikasi masalah dan penentuan tujuan, manfaat penelitian serta batasan masalah. Tahap pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Tahap pengolahan data yaitu tentang data yang didapat akan diolah menggunakan metode AHP terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan metode VIKOR, dan yang terakhir adalah tahap kesimpulan dan saran penulis terkait penelitian ini. Tujuan dari adanya flowchart ini agar mempermudah memahami alur proses penelitian yang akan dilakukan. Flowchart tersebut bisa dilihat pada gambar 3.1.

(2)

Gambar 3.1 Flowchart Penelitian Mulai Studi Lapangan Studi Literatur Identifikasi Masalah Perumusan Tujuan Pengumpulan Data Data Primer Data Sekunder

Penentuan kriteria dalam evaluasi supplier

Perhitungan bobot kriteria dengan AHP

Pemilihan supplier terbaik Perhitungan preferensi dengan VIKOR

Analisa dan pembahasan

Kesimpulan dan saran

Selesai Tahap pengolahan data

Tahap pengumpulan data Tahap pengolahan data

Analisa dan pembahasan

Kesimpulan dan saran

Identifikasi kriteria evaluasi supplier

Menentukan prioritas dengan metode AHP

(3)

3.3 Deskripsi Metodologi Penelitian

Penjelasan apa saja yang dilakukan pada penelitian ini dapat dilihat pada deskripsi sebagai berikut.

3.3.1 Tahap Identifikasi Masalah

Tahap identifikasi masalah merupakan langkah peneliti dalam memperkirakan serta apa yang menjadi masalah bagi perusahaan.

1. Studi Lapangan

Dalam melakukan studi lapangan peneliti meneliti objek penelitian yaitu CV. Buana Engineering untuk menentukan latar belakang, permasalahan dan kondisi yang ada di perusahaan. Tujuan dari studi lapangan dilakukan untuk mendapat informasi yang dibutuhkan peneliti.

2. Studi Pustaka

Tahap ini dilakukan untuk mendapatkan informasi melalui teori-teori yang dapat menunjang penelitian tentang permasalahan yang ada. Tahap ini dilakukan dengan membaca jurnal ilmiah, buku ataupun tugas akhir tentang evaluasi dan pemilihan supplier dengan beberapa metodenya AHP dan VIKOR.

3. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang ada di perusahaan. Tahap ini dilakukan dengan pengumpulan data hasil observasi dan wawancara terhadap bagian divisi pengadaan.

4. Perumusan Tujuan

Tujuan merupakan hasil akhir yang akan dicapai dalam penelitian yang akan dilakukan. Pada perumusan tujuan, peneliti mempunyai sebuah target bahwasannya dalam melakukan pemilihan supplier tidak hanya berdsarkan murah saja, tetapi berdsarkan pertimbangan lainnya.

3.3.2 Tahap Pengumpulan Data

A. Pengumpulan Data

Dalam melakukan pengumpulan data peneliti menggunakan beberapa cara diantaranya dengan melakukan wawancara langsung dengan kepala

(4)

divisi pengadaan dan manager HRD CV. Buana Engineering. Selanjutnya melakukan observasi tentang bahan baku kritis atau yang menunjang. Serta pembagian kuisoner dilakukan peneliti untuk mendapatkan bobot kriteria dan bobot likert. Data yang dibutuhkan peneliti adalah sebagai berikut : 1. Data primer

Data primer merupakan data yang didapat langsung oleh peneliti. Beberapa data yang disebutkan sebagai berikut :

a. Kriteria pemilihan supplier, peneliti mendapatkan data tersebut dengan wawancara langsung dengan kepala divisi pengadaan, serta beberapa kriteria yang diusulkan adalah kriteria dari sumber penelitian terdahulu yang sesuai dengan kondisi perusahaan.

b. Tingkat kepentingan kriteria; data yang peneliti dapatkan merupakan data kuisioner yang telah diisi oleh manajer logistik. pada pengisian kuisioner ini dilakukan oleh 1 orang decision maker yaitu kepala manajer logistik. Menurut Saaty (1990) apabila tidak ada orang yang mampu dianggap experts dan menguasai permasalah penelitian, maka percuma jika respondennya banyak. Akan tetapi apabila 1 orang experts saja dianggap memahami dan menguasi semua bidang pada hirarki, maka bisa dianggap cukup untuk menghasilkan penelitian yang bernilai dan baik. Berdasrkan pendapat saaty tersebut dan kondisi dari perusahaan hanya terdapat 1 responden tetapi sudah termasuk dalam kategori experts dan memahami semua subyek penelitian serta bisa memberikan penilaian yang baik.

2. Data sekunder

Data sekunder didapat oleh peneliti dengan cara tidak langsung. data yang dibutuhkan oleh peneliti diantaranya adalah cacatan , arsip serta laporan perusahaan mengenai berapa jumlah supplier, nama supplier, kapasitas pegiriman, kapasitas gudang, serta standart kualitas yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. data sekunder dapat membantu peneliti sehingga bisa menentuakan kriteria-kriteria dalam evaluasi supplier.

(5)

B. Identifikasi kriteria

Tahap mengidentifikasi kriteria dan subkriteria yang akan dipakai untuk evaluasi supplier merupakan hasil kesepakatan dengan departemen pengdaaan dengan usulan dari peneliti. Kriteria yang digunakan merupakan kesepakatan dengan manajer logistik, setiap kriteria dan subkrtiteria yang digunakan sesuai dengan kondisi perusahaan. Berikut ini adalah kriteria dan subkrtiteria yang akan digunakan terkait permasalahn di CV. Buana Engineering.

Tabel 3.1 Kriteria dan sub kriteria

no kriteria sub kriteria Sumber

1 Cost harga produk (Taherdoost & Brard, 2019)

cara pembayaran (Merry et al., 2014) biaya kirim (Merry et al., 2014)

diskon (Taherdoost & Brard, 2019) pajak (Taherdoost & Brard, 2019)

2 Quality spesifikasi bahan baku (Taherdoost & Brard, 2019)

Kualitas produksi (Taherdoost & Brard, 2019)

3 Service Jaminan dan kebijakan klaim (Taherdoost & Brard, 2019)

jumlah minimum order (Taherdoost & Brard, 2019) komunikasi (Taherdoost & Brard, 2019) flexibilitas (Taherdoost & Brard, 2019)

4 Delivery ketepatan waktu pengiriman (Taherdoost & Brard, 2019)

ketepatan jumlah yang dikirim Perusahaan

Jarak Perusahaan

5 Profil supplier kinerja perusahaan (Taherdoost & Brard, 2019)

daftar konsumen (Taherdoost & Brard, 2019)

6 document kelengkapan document (Nugroho, 2019)

purchase invoice (Nugroho, 2019)

1. Cost adalah seluruh kegiatan yang melibatkan biaya dalam pengadaan. a. Harga produk : kesesuaian harga dengan yang dijanjikan.

(6)

c. Biaya kirim : kesesuaian biaya kirim bahan baku. d. Diskon : besar potongan harga yang diberikan. e. Pajak : pajak pengiriman bahan baku.

2. Quality adalah kemampuan pemasok untuk memenuhi material sesuai dengan spesifikasi perusahaan.

a. Spesifikasi bahan baku : kemampuan supplier dalam memenuhi kualitas yang dibutuhkan perusahaan.

b. Kualitas produksi : kemampuan perusahaan untuk membuat suatu produk untuk membuat konsumen puas akan produk yang dibuat yang meliputi daya tahan, keandalan dan untuk mengurangi tingkat kerusakan produk seperti beret, ujung tertekuk dan lain-lain.

3. Service adalah pelayanan dan kemudahan dalam berkomunikasi dan bernegosiasi.

a. Jaminan dan kebijakan klaim : mudahnya komplain ketika ada masalah pengiriman seperti tidak tepat waktu kedatangan bahan baku dengan jadwal yang diminta perusahaan atau adanya masalah Ketika beberapa plat tiba dalam kondisi ujung bengkok.

b. Jumlah minimum order : minimal order bahan baku yang telah ditetapkan oleh supplier.

c. Komunikasi : kemudahan berkomunikasi dan bernegosiasi untuk kelancaran informasi kerjasama jangka panjang.

d. Flexibilitas : kemampuan supplier untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang fluktuatif.

4. Delivery adalah ketepatan waktu pengiriman dan jumlah yang telah ditargetkan oleh perusahaan.

a. Ketepatan waktu pengiriman : kemapuan supplier dalam mengirim materil sesuai dengan waktu yang diinginkan perusahaan.

b. Ketepatan jumlah yang dikirim : kesesuain jumlah yang dikirim dengan permintaan perusahaan.

(7)

5. Profil supplier adalah rekam jejak supplier untuk dijadikan pertimbangan dalam pemilihan supplier.

a. Kinerja perusahaan : kinerja supplier bersdasarkan pesanan-pesanan belakangan ini.

b. Daftar konsumen : kepuasan konsumen terdahulu dengan supplier. 6. Document adalah kelengkapan berkas dalam pengiriman bahan baku.

a. Kelengkapan document : surat-surat dalam proses pengiriman yang dibutuhkan perusahaan.

b. Purchase invoice : kesesuaian tagihan dan barang dengan kesepakatan awal.

3.3.3 Tahap Pengolahan Data

Adapun penyelesaian metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Vlse Kriterijumska Optimizacija I Komprominso Resenje (VIKOR) adalah sebagai berikut :

1. Mendefinisikan terlebih dahulu kriteria-kriteria seperti cost, quality, service, delivery, profil supplier dan document yang akan dijadikan sebagai tolak ukur penyelesaian masalah dan menentukan tingkat kepentingan dari setiap kriteria. Menentukan kriteria yang akan dijadikan pertimbangan evaluasi supplier dan menyusunnya ke bentuk hierarki supaya lebih mudah dalam memecahkan masalah yang ada.

2. Menghitung nilai matriks perbandingan berpasangan dari masing-masing kriteria menggunakan metode AHP. Berdasarkan tabel nilai kepentingan yang dapat dilihat pada tabel 2.3 diatas, dimana nanti diperoleh kuisoner yang akan diisi oleh kepala divisi pengadaan menggunakan persamaan 1.

𝑎𝑖𝑗 =

𝑤𝑖 𝑤𝑗

, 𝑖 , 𝑗 = 1,2, … . . , 𝑛

3. Menjumlahkan nilai pada setiap kolom ke i dan baris j dengan metode AHP menggunakan persamaan 2.

(8)

4. Menormalisasi tiap kolom menggunakan metode AHP dengan melakukan pembagian pada nilai tiap kolom ke i baris ke j dengan jumlah nilai setiap kolom i baris j dengan menggunakan persamaan 3.

𝑎𝑖𝑗 = 𝑎𝑖𝑗 ∑ 𝑎𝑖𝑗

5. Penentuan bobot prioritas menggunakan metode AHP pada tiap kriteria ke i, dengan pembagian disetiap nilai a dengan jumlah kriteria yang akan dilakukan perbandingan menggunakan persamaan 4.

𝑊𝑖𝑗 =

𝑎𝑖 𝑛

6. Menghitung nilai eigen vector atau rata-rata matriks perbandingan berpasangan sehingga didapatkan nilai bobot kriteria dan sub-kriteria menggunakan metode AHP dengan menggunakan persamaan 5.

𝜆 max = ∑ 𝑎

𝑛

7. Menghitung konsistensi index dan konsistensi rasio dengan metode AHP melalui persamaan 6 dan 7:

 Menentukan indek konsistensi (CI)

 Menghitung rasio konsistensi (CR) CI =𝜆 𝑚𝑎𝑥 − 𝑛

𝑛 − 1 CR = 𝐶𝐼

𝑅𝐼

Jika nilai CR< 10% akan menyebabkan konsistensi tidak 100% sehingga disarankan agar pengambilan keputusan melakukan perbandingan ulang dengan matriks perbandingan berpasangan

8. Melakukan normalisasi alternatif menggunkan metode VIKOR dengan sub-kriteria menggunakan persamaan 8.

𝑹𝒊𝒋=

(𝒇𝒋∗− 𝒇𝒊𝒋)

(𝒇𝒋∗− 𝒇𝒋−)

9. Menghitung nilai S dan R setiap alternatif dengan metode VIKOR. Nilai S didapat dari menjumlahkan nilai normalisasi setiap alternatif dengan kriteria

(9)

yang ada dan nilai R didapat dari nilai normalisasi maksimum setiap alternatif menggunakan persamaan 9 dan 10.

Si = ∑ 𝑤𝑗(𝒇𝒋 ∗−𝒇𝒊𝒋) (𝒇𝒋∗−𝒇𝒋−) 𝑛 𝑗=1 Dan 𝑹𝒊 = max j[𝑤𝑗(𝒇𝒋 ∗−𝒇𝒊𝒋) (𝒇𝒋∗−𝒇𝒋−)]

10. Perangkingan supplier terbaik didapat dari pengolahan data dengan metode VIKOR yang akan menghasilkan nilai Q dari yang terkecil sampai terbesar dimana jika nilai Q terkecil adalah sampel terbaik dan jika nilai Q terbesar adalah sampel terburuk menggunakan persamaan 11.

𝑄𝑖 = [− 𝑆𝑖−𝑆∗

𝑆−− 𝑆∗]V + [− 𝑅𝑖−𝑅∗

𝑅−− 𝑅∗](1-v) 3.3.4 Tahap Analisa Dan Pembahasan

Peneliti melakukan analisa dan pembahasan dari hasil yang telah didapatkan. Adapun 3 poin yang akan analisa diantaranya sebagai berikut : 1. Mengidentifikasi kriteria dalam evaluasi supplier.

Peneliti akan melampirkan hasil wawancara langsung dan penelitian terdahulu untuk penentuan kriteria dan sub kriteria. Peneliti akan menjelasakn mengapa kriteria tersebut terpilih dengan pertimbangan dengan perusahaan.

2. Menentukan prioritas dengan metode AHP.

Peneliti akan melakukan analisa berdasarkan input yang didapat dengan kuisioner dan kemudian diolah dengan metode AHP. Dari hasil yang didapt dengan metode AHP penliti akan menganalisi sesuai dengan literatur yang berhubungan dengan hasil dan tinjauan literatur-literatur.

3. Memilih supplier dengan metode VIKOR.

Peneliti manganalisa hasil kuisioner tahap dua serta menganalisa hasil yang diperoleh dengan metode VIKOR, hasilnya akan dijadikan pertimbangan perusahaan dalam melakukan evaluasi supplier dengan mempertimbangkan kinerja tiap supplier.

(10)

3.3.5 Kesimpulan Dan Saran

Peneliti akan menarik sebuah kesimpulan dari hasil yang didapat dengan metode AHP sebagai pembobotan kriteria berdsarkan hasil kuisioner yang diisi oleh manajer logistik dan juga memilih supplier terbaik berdasarkan metode VIKOR, peneliti juga akan memberikan saran terakait dengan evaluasi supplier untuk penelitian selanjutnya yang akan dilaksanakan di CV. Buana Engineering.

Gambar

Gambar 3.1 Flowchart PenelitianMulai  Studi Lapangan Studi Literatur Identifikasi  Masalah Perumusan Tujuan Pengumpulan Data Data Primer Data Sekunder
Tabel 3.1 Kriteria dan sub kriteria

Referensi

Dokumen terkait

Fungsi sosial dan transendental dalam pertunjukan Dero - Sagi juga tereksplisit dalam syair [ teke ] yang mereka nyanyikan.Dalam pertunjukan Dero misalnya terdapat syair

Setelah adukan beton dipindahkan ke concrete placing machine, pengecoran dilakukan dengan menjalankan concrete placing machine sepanjang mould yang akan dicor sambil membuka

Hal tersebut didorong oleh terbitnya dua buah buku pada tahun 1860 yakni buku Max Havelaar tulisan Edward Douwes Dekker dengan nama samarannya Multatuli, dan buku

Dalam tabel program acara dan deskripsi acara di atas dapat dilihat bahwa dari keseluruhan jadwal acara selama seminggu di Radio Elisa Fm terdapat format siaran yang mayoritas adalah

Penelitian yang dilakukan oleh Nugrahanti, Darsono (2014) meneliti tentang pengaruh audit tenure, spesialisasi kantor akuntan publik dan ukuran perusahaan terhadap

pendidikan dalam waktu 6 (enam) semester maupun karena kesalahan/pelanggaran yang dilakukan oleh Penerima Beasiswa selama masa perkuliahan yang dapat berakibat pada

Analisis deskriptif variable lingkungan kerja berdasarkan pada delapan pertanyaan yang dapat digunakan untuk mengukur seberapa berpengaruhnya variabel lingkungan kerja, Dari

Hal ini bisa dilihat dari volume pembelian cabai yang tidak banyak mengalami perubahan setelah program Gertam Cabai disebabkan karena banyak tanaman cabai yang mati karena