• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA (LAPKIN) TAHUN ANGGARAN 20200

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AKUNTABILITAS KINERJA (LAPKIN) TAHUN ANGGARAN 20200"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA

TAHUN ANGGARAN

PEMERINTAH

DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

`Alamat : Jalan

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA

(LAPKIN)

TAHUN ANGGARAN 2020

PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN

DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

Alamat : Jalan Maruga raya no. 1 Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan Gedung 3 lantai 3

email:[email protected]

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA

2020

KOTA TANGERANG SELATAN

DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

(2)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

i

KATA PENGANTAR

Alhamdulilah, Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, sehingga Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAPKIN) Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan Tahun 2020 dapat diselesaikan.

Penyusunan LAPKIN merupakan kewajiban sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999, untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya yang dipercayakan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan dalam mengelola perencanaan pembangunan daerah bidang pemuda dan olahraga berdasarkan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 - 2021.

Dengan telah tersusunnya LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan Tahun 2020 ini, maka kami menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang telah banyak membantu hingga selesainya penyusunan LAPKIN ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pelaksana kegiatan yang bekerja secara maksimal dalam melaksanakan kegiatan selama Tahun 2020.

Penyusunan LAPKIN DISPORA ini telah diupayakan sebaik mungkin, walaupun demikian LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan tidak terlepas dari kekurangan- kekurangan sehubungan dengan kendala-kendala yang dihadapi. Namun demikian Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan telah mengupayakan untuk mengatasi kendala- kendala tersebut melalui koordinasi dengan pelaksana kegiatan. Semoga LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan ini telah dapat mencerminkan kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan Tahun 2020.

Tangerang Selatan, Februari 2021 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

Kota Tangerang Selatan

Ir. E. Wiwi Martawijaya, M.Si

Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 196503011997031002

(3)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

ii

RINGKASAN EKSEKUTIF

Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAPKIN) merupakan laporan yang memberikan penjelasan mengenai pencapaian kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga selama Tahun 2020. Capaian kinerja Tahun 2020 tersebut dibandingkan dengan Penetapan Kinerja Tahun 2020 sebagai tolok ukur keberhasilan Tahunan organisasi. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja dimasa datang. Sistematika penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAPKIN) Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020 berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 Tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja pada level sasaran dan kegiatan. Pengukuran dengan menggunakan indikator kinerja pada level sasaran digunakan untuk menunjukkan secara langsung kaitan antara sasaran dengan indikator kinerjanya, sehingga keberhasilan sasaran berdasarkan rencana kinerja tahunan yang ditetapkan dapat dilihat dengan jelas. Selain itu, untuk memberikan penilaian yang lebih independen melalui indikator-indikator outcomes atau minimal outputs dari kegiatan yang terkait langsung dengan sasaran yang diinginkan.

Berdasarkan hasil pengukuran, tingkat pencapaian sasaran Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan Tahun 2020 dengan jumlah keseluruhan sasaran sebanyak 2 (dua) sasaran dengan kategori capaian sasaran berhasil sebanyak 2 (dua) sasaran. Hal ini menunjukkan bahwa capaian seluruh sasaran program Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020 telah mencapai target yang telah ditetapkan dengan harapan semoga di tahun mendatang dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi yang harus diupayakan semaksimal mungkin dalam pencapaiannya.

(4)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

iii

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ... i

Ikhtisar Eksekutif ... ii

Daftar Isi ... iii

Bab I Pendahuluan ... 1

A. Latar Belakang ... 1

A.1. Gambaran OPD ... 2

A.1.1. Kedudukan, Susunan Org. Fungsi dan Tata Kerja ... 2

A.1.2. Perencanaan ... 4

A.1.3. Koordinasi ... 5

A.1.4. Pengendalian ... 5

A.1.5. Profesionalisme ... 5

A.2. Struktur Organisasi ... 5

A.3. Sistematika Penyajian ... 8

Bab II Rencana Kinerja ... 9

A. Rencana Strategis ... 9

A.1. RPJMD 2016-2021 ... 10

A.1.1. Visi ... 10

A.1.2. Misi ... 11

A.1.3. Keterkaitan Visi dalam RPJMD yang terkait dengan TUPKSI OPD ... 12

A.1.4. Keterkaitan terhadap Misi dalam RPJMD yang terkait dangan Tupoksi OPD ... 12

A.1.5. Tujuan dan Sasaran ... 13

A.1.6. Stategi dan Arah Kebijakan ... 14

B. Indikator Kinerja Utama (IKU) ... 15

C. Penetapan Kinerja Tahun 2020 ... 16

Bab III Akuntabilitas Kinerja ... 17

(5)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

iv

A.1. Target dan Realiasasi Capaian Kinerja Tahun 2020 ... 19

A.1.1. Indikator keberhasilan sasaran 1 ... 22

A.1.2. Indikator keberhasilan sasaran 2 ... 24

A.2. Analisa Perbandingan Realisasi Kinerja dan Capaian Kinerja Tahun 2019 dan Tahun 2020 ... 26

A.3. Analisa dan Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2020 dengan RPJMD ... 27

A.3.1. Penjelasasan Capaian Target RPJMD 2020 ... 27

A.4. Analisa Penyebab Keberhasilan/Kegagalan dan Alternatif Solusi ... 28

A.5. Analisa Penggunaan Sumber Daya ... 30

A.6. Analisa Program/Kegiatan yang Menunjang Keberhasilan/ Kegagalan... 31

B. Akuntabilitas Keuangan ... 32

Bab IV Penutup... 35

A. Upaya Pencegahan Masalah ... 35

(6)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam perspektif perencanaan pembangunan, Pemerintah Daerah harus memperhatikan keseimbangan berbagai aspek dalam satu kesatuan wilayah pembangunan ekonomi, hukum, sosial, budaya, politik, pemerintahan dan lingkungan hidup untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, dengan diikuti oleh penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel. Pembangunan Daerah merupakan salah satu sub sistem dari pembangunan nasional yang meliputi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang ditujukan untuk meningkatkan harkat, martabat dan memperkuat jati diri serta kepribadian masyarakat dalam pendekatan lokal, nasional dan global. Pemerintahan yang akuntabel merupakan sebuah keharusan yang perlu dilaksanakan dalam usaha mewujudkan visi misi pembangunan daerah dan aspirasi serta cita–cita masyarakat dalam mencapai masa depan yang lebih baik. Berkaitan dengan hal itu, diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggung jawaban yang tepat, jelas dan terukur, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna,serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Tuntutan publik yang begitu gencar kepada penyelenggara pemerintahan saat ini adalah bukti bahwa penyelenggara pemerintahan/aparatur merupakan pelayan masyarakat. Dalam menjalankan roda pemerintahan mutlak adanya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Muara tuntutan ini pada intinya adalah terselenggaranya tata kepemerintahan yang baik, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung-jawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme dan berlangsung optimal.

Tap. MPR RI Nomor IX/MPR/1998 dan Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), maka diterbitkan Inpres Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Dalam ketentuan tersebut

(7)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

2 dinyatakan bahwa azas-azas umum penyelenggaraan negara meliputi kepastian hukum, azas tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, azas keterbukaan, azas proporsionalitas dan profesionalitas serta akuntabilitas. Dari 7 (tujuh) azas-azas umum penyelenggaraan negara tersebut dinyatakan bahwa azas akuntabilitas merupakan azas yang paling utama yang mensyaratkan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara Negara harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan di wakilkan oleh oleh kedudukan Dewan (DPR atau DPRD).

Inpres Nomor 7 Tahun 1999 mewajibkan setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara negara mulai dari pejabat eselon II ke atas untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya yang dipercayakan padanya berdasarkan Rencana Strategis (RENSTRA) yang dirumuskan sebelumnya.

Pertanggungjawaban dimaksud disampaikan kepada atasan masing-masing, kepada lembaga-lembaga pengawasan dan penilai akuntabilitas yang berkewenangan,dan akhirnya kepada Presiden selaku Kepala Pemerintahan serta dilakukan melalui sistem akuntabilitas dan media pertanggungjawaban yang harus dilaksanakan secara periodik dan melembaga.

A.1. Gambaran OPD

Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Mempunyai Peranan yang sangat penting dalam mengarahkan seluruh kegiatan OPD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Serta Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Penimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Sesuai dengan Peraturan Peraturan Daerah Kota Tagerang Selatan Nomor 05 Tahun 2016 Tentang Urusan Pemerintahan Daerah Dinas Pemuda dan Olahraga ditetapkan sebagai salah satu Dinas Urusan Wajib di Kota Tangerang Selatan.

A. 1. 1 Keudukan, Susunan Org. Tugas, Fungsi dan Tata Kerja

Operasionalisasi pelaksanaan dan tugas pokok dan wewenang Dinas Pemuda dan Olahraga tersebut secara teknis diatur dalam

(8)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

3 Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 64 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga denga Lampiran Perwal Nomor 64 Tahun 2016 menghasilkan Susunan Organisasi OPD. Hasil dari tersebut Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan memiliki susunan sebagai berikut :

1. Kepala Dinas 2. Sekretaris

3. 4 (empat) Bidang 4. 3 (tiga) Subbagian. 5. 12 (dua belas) Seksi.

Susunan tersebut merupakan Dinas Tipe A, Kedudukan Dinas Pemuda dan Olahraga yaitu :

1. Dinas merupakan unsur pelaksanaan urusan pelaksanaan urusan pemerintahan bidang pemuda dan olahraga.

2. Dinas sebagaimana dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah tanggungjawab kepada Walikota Melalui Sekretaris Daerah.

Dinas Pemuda dan Olahraga memiliki tugas dan fungsi pemerintah daerah di bidang pemuda dan olahraga, dan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

a. perumusan, penetapan, pelaksanaan kebijakan strategis dan teknis Bidang Pemberdayaan Pemuda, Pengembangan Pemuda, Pembudayaan Olahraga, Peningkatan Prestasi Olahraga;

b. perumusan, penetapan, pelaksanaan program dan anggaran Bidang Pemberdayaan Pemuda, Pengembangan Pemuda, Pembudayaan Olahraga, Peningkatan Prestasi Olahraga;

c. pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan urusan Bidang Pemberdayaan Pemuda, Pengembangan Pemuda, Pembudayaan Olahraga, Peningkatan Prestasi Olahraga;

d. pembinaan, pengawasan, pengendalian, pemantauan pelaksanaan tugas di lingkup Dinas;

(9)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

4 Pengembangan Pemuda, Pembudayaan Olahraga, Peningkatan Prestasi Olahraga;

f. pelaksanaan penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda dan kepemudaan terhadap pemuda pelopor kota, wirausaha muda pemula, dan pemuda kader Kota;

g. pelaksanaan pemberdayaan dan pengembangan organisasi kepemudaan tingkat Daerah;

h. pelaksanaan pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan pada jenjang pendidikan yang menjadi kewenangan Daerah;

i. pelaksanaan penyelenggaraan kejuaraan dan pekan olahraga tingkat Daerah;

j. pelaksanaan pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi tingkat Daerah Provinsi;

k. pelaksanaan pembinaan dan pengembangan organisasi olahraga tingkat Daerah;

l. pelaksanaan pembinaan dan pengembangan organisasi kepramukaan tingkat Daerah;

m. pembinaan dan pengembangan olahraga rekreasi;

n. perumusan kebijakan perencanaan pembangunan, pengadaan dan pemeliharaan/rehabilitasi prasarana dan sarana kepemudaan dan olahraga

o. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi lingkup Dinas; p. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Walikota sesuai dengan tugas

dan fungsi. A. 1. 2 Perencanaan

a. Merumuskan dan menghasilkan program kerja jangka pendek dan jangka panjang dalam meningkatkan potensi masyarakat dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan.

b. Merumuskan dan menyusun kebutuhan anggaran setiap program dan kegiatan yang berdasarkan kebutuhan masyarakat dalam bidang pemuda dan olahraga.

(10)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

5 A. 1. 3 Koordinasi

a. Melaksanakan koordinasi baik vertikal maupun horizontal dalam perumusan dan penyusunan perencanaan serta pelaksanaan program dan kegiatan.

b. Melaksanakan koordinasi dan menjalin dengan stake holder khususnya swasta dan masyarakat dalam mencapai target dan tujuan dinas.

A. 1. 4 Pengendalian

a. Melaksanakan pengendalian secara berkala mengenai pelaksanaan program dan kegiatan.

b. Pengevaluasian dan penilaian kinerja melalui hasil yang dicapai. A. 1. 5 Profesionalisme

a. Penguatan SDM yang ada di Dinas Pemuda dan Olahraga

b. Pelatihan dan pengembangan kemampuan baik manajerial maupun operasional.

c. Penerapan sistem penilaian yang transparan dan obyektif. d. Meningkatkan disiplin dan etos kerja.

A.2. Struktur Organisasi

Sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 64 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan, Struktur Organisasi DISPORA Kota Tangerang Selatan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas, yang membawahi :

1) Sekretariat, yang terdiri atas : Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sub Bagian Perencanaan dan Sub Bagian Keuangan.

2) Bidang Pengembangan Pemuda : Seksi Tenaga dan SDP, IPTEK dan IMTAQ Pemuda, Seksi Peningkatan Wawasan dan Kapasitas Pemuda, Seksi Peningkatan Kreativitas Pemuda.

3) Bidang Pemberdayaan Pemuda : Seksi Kepemimpinan Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda, Seksi Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan, Seksi Infrastruktur dan Kewirausahaan Pemuda.

4) Bidang Pembudayaan Olahraga : Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga, Seksi Olahraga Rekreasi, Tradisonal dan Layanan Khusus,

(11)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

6 Seksi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga.

5) Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga : Seksi Pembibitan, IPTEK dan Tenaga Keolahragaan, Seksi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi, Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga

1. Kelompok Pejabat Fungsional.

Struktur organisasi DISPORA Kota Tangerang Selatan selengkapnya diilustrasikan sebagaimana Gambar1.1 berikut ini :

(12)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

7 Kepala Dinas Bid. Pengebangan Pemuda Seksi Kepemimpinnan Kepeloporan dan Ketmitraan Pemuda

Seksi Bid. Organisasi Kepemudaan dan

Kepramukaan

Seksi Infrastruktur dan Kewirausahaan Pemuda

Bid. Pemberdayaan Pemuda

Seksi Tenaga dam SDP, IPTEK dan IMTAQ

Kepemudaan

Seksi Peningkatan Wawasan dan Kapsitas

Pemuda Seksi Peningkatan Kreativitas Pemuda

UPTD

Bid. Pembudayaan Olahraga

Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga

Seksi Olahraga Rekreasi, Tradisonal dan Layanan

Khusus

Sub. Bid. Kemitraan dan Penghargaan Olahraga

Bid. Peningkatan Prestasi Olahraga

Seksi Promosi Olahraga dan Olahraga Prestasi

Seksi Pembibitan, IPTEK dan Ketenaga Olahragaan

Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga Jabatan Fungsional

Bid. Sekretariat

Sub Bag. Perencanaan

Sub. Bag. Keuangan Sub. Bag. Umum dan

Kepegawaian

Gambar 1.1. Struktur Organisasi DISPORA Kota Tangerang Selatan

Lampiran Perwal Kota Tangerang Selatan Nomor 64 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga

(13)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

8 A.3. Sistematika Penyajian

Laporan Akuntabilitas Kinerja/LAPKIN ini memberikan penjelasan mengenai pencapaian kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga selama Tahun 2020. Capaian kinerja (performance results) Tahun 2020 tersebut dibandingkan dengan Penetapan Kinerja (performance agreement) Tahun 2020 sebagai tolok ukur keberhasilan Tahunan organisasi. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja di masa datang. Sistematika penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAPKIN) Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020 berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 Tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, sebagaiberikut:

Bab I – Pendahuluan

Pembahasan Gambaran umum Organisasi (OPD) BabII – Perencanaan dan Penetapan Kinerja

Pembahasan Perencanaan Kinerja Organisasi (OPD) dan Perjanjian Kinerja Bab III – Akuntabilitas Kinerja Tahun 2020

Pembahasan Akuntanbilitas Kinerja Organisasi (OPD) dengan Realisasi Anggaran

Bab IV – Penutup

(14)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

9 BAB II

RENCANA KINERJA

Perencanaan secara terpadu sebagai bagian dari sistem manajemen pemerintahan dibutuhkan oleh setiap instansi pemerintah. Demikian juga Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan dalam pelaksanaan pembangunannya mengacu pada beberapa dokumen perencanaan.

Sebagai upaya peningkatan kualitas sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), dan sekaligus penyempurnaan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga, pada tahun 2016 Dinas membuat rencana strategis (Renstra) periode 2016-2021 dengan terpilihnya kepala Daerah dan Wakil Kepala Derah Baru Renstra Dinas dilakukan penyempurnaan pada rumusan misi, tujuan, sasaran strategis, dan indikator kinerja beserta targetnya. Selanjutnya Renstra revisi tersebut menjadi acuan Dinas dalam perencanaan kegiatan dan anggaran serta pemantauan kinerja.

Berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 64 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan diberikan tugas untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang pemuda dan olahraga.

Dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya agar efektif, efisien dan akuntabel, Dinas Pemuda dan Olahraga berpedoman pada dokumen perencanaan yang terdapat pada:

1) RPJMD 2016-2021;

2) Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga 2016-2021; 3) Penetapan Kinerja Tahunan.

A. Rencana Strategis

Perencanaan strategis merupakan langkah awal dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang dijadikan dasar dalam melakukan pengukuran kinerja instansi pemerintah. Sebagai dokumen perencanaan, maka selain mempertimbangkan aspek sumber daya manusia dan sumber daya lainnya juga diperlukan adanya analisis terhadap lingkungan organisasi baik internal maupun eksternal dengan memperhitungkan kekuatan (strenghts),

(15)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

10 kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan tantangan/kendala (threats) yang ada.

Dengan mempertimbangkan beberapa hal di atas, rencana strategis setidaknya mengandung visi, misi, tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang realistis dengan mengantisipasi dan mengarahkan anggota organisasi dalam mengambil keputusan tentang masa depannya, membangun operasi dan

prosedur untuk mencapainya, dan menentukan ukuran

keberhasilan/kegagalannya. Dengan visi, misi, dan strategi yang jelas dan tepat, maka diharapkan instansi pemerintah akan dapat menyelaraskan dengan potensi, peluang dan kendala yang dihadapi.

Pernyataan visi dirumuskan untuk menjabarkan pertanyaannya akan kemana suatu organisasi akan dibawa. Sedangkan pernyataan misi yang disusun dengan mempertimbangkan analisis lingkungan internal dan eksternal digunakan untuk menggambarkan posisi organisasi saat ini. Akhirnya tentang bagaimana kita menuju kesana dijawab dengan merumuskan strategi pencapaian tujuan dan sasaran dalam wujud menetapkan program dan kegiatan yang harus dilaksanakan oleh organisasi.

A.1 RPJMD 2016-2021 A.1.1. Visi

Pembangunan Kota Tangerang Selatan periode Tahun 2016 – 2021, berangkat dari gambaran atas Kota Tangerang Selatan sebagai ruang bermukim dan berinteraksi yang dihuni oleh masyarakat yang heterogen serta kota berkategori urban, dimana visi nya adalah “Terwujudnya Tangerang Selatan Kota Cerdas, Berkualitas, Berdaya Saing Berbasis Teknologi dan Inovasi ”.

Kota Cerdas mengandung makna bahwa prinsip yang dikedepankan dan menjadi pondasi dalam aspek kehidupan masyarakat yang ada di wilayah adalah prinsip cerdas, yang mencerminkan konsepsistematis, efisiensi, efektifitas, profesionalisme, partisipasi dan akuntabilitas. Prinsip ini kemudian akan diturunkan dalam tatanan praktis untuk membangun smart people, smart economy, smart mobility, smart envinronment, smart living dan smart governance. Upaya dalam mewujudkan visi cerdas ini

(16)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

11 sejauh mungkin akan memaksimalkan manfaat aspek teknologi dan inovasi

Kota Berkualitas memiliki arti bahwa yang ingin diwujudkan oleh semua stakeholder yang ada diwilayah adalah sebuah standar kualitas tertinggi dalam setiap aspek, sumberdaya manusia yang berkompeten, kondisi infrastruktur yang memenunuhi standar yang ditetapkan, lingkungan yang ditata mengedepankan prinsip berkesinambungan dan mendukung produktifitas warga, penyelenggeraan pemerintahan yang menerapkan kaidah-kaidah good governance, dan kehidupan sosial masyarakat yang madani dan mencerahkan, adalah batas kualitas yang ingin dicapai dalam mencapai standar tersebut konsep pembangunan berbasis kewilayahan inovasi dan kolaborasi dari setiap elemen yang menjadi pilihan.

Kota Berdaya Saing membawa pesan bahwa yang ingin dituju adalah sebuah kota yang memliki berbagai keunggunalan baik komparatif maupun kompetitif sehingga menjadi sebuah kawasan yang nyaman sebagai tempat hunian dan menarik untuk berinvestasi. Kota yang berdaya saing ini diterjemahkan melalui penyediaan transportasi publik yang baik, kondusifitas wilahyah yang terjaga, daerah yang ramah inovasi, dunia usaha khusunya industri kreatif dan UMKM yang berkembang serta mekanisme pelayanan perijinan yang mencerminkan prinsip excellent service delivery. Inovasi adalah pintu utama untuk mewujudkan kota yang memiliki nilai lebih dan berdaya saing.

Berbasis Teknologi dan Inovasi untuk mewujudkan kota cerdas, kualitas dan berdaya saing diupayakan dengan memanfaatkan teknologi sebagai basis pendukung dan mendorong tumbuh kembangnya inovasi mulai dari membuat kebijakan, pengembangan system, perumusan strategi dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan melaksanakan pembangunan.

A.1.2. Misi

Untuk mewujudkan visi pembangunan Kota Tangerang Selatan 2016 – 2021 tersebut, maka misi pembangunan Kota Tangerang Selatan adalah :

(17)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

12 1) Mengembangkan sumber daya manusia yang handal dan

berdaya saing.

2) Meningkatkan Infrastruktur kota yang fungsional.

3) Menciptakan kota yang layak huni berwawasan lingkungan. 4) Mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis inovasi

dengan produk unggulan.

5) Mengingkatkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis teknologi informasi.

A.1.3. Keterkaitan Visi dalam RPJMD yang terkait dengan Tupoksi OPD

Terkait visi Kota Tangerang Selatan tersebut di atas, peran Dinas Pemuda dan Olahraga dalam mendukung perwujudan visi tersebut adalah dengan perwujudan dari kepemudaan meningkatkan Organisasi kepemudaan yang aktif dan wirausaha muda yang berdaya saing dalam meningkatkan kualitas pemuda/organisasi kepemudaan yang berupa peningkatan dari segi pembinaan organisasi yang aktif dan peningkatan wirausaha muda yang dapat meningkatkan kualitas pemuda sehingga mendukung perwujudan Dinas Pemuda dan Olahraga mempersiapkan pemuda sebagai rasio persiapan tenaga kerja, terkait dengan keolahragaaan dengan meningkatkan budaya olahraga dan prestasi olahraga mewujudkan aktivitas dan partisipasi masyarakat dalam olahraga serta melaksanakan pembinaan cabang olahraga dapat meningkatkan Angka Harapan Hidup. Uraian diatas tentunya visi yang dapat terkait adalah “berkualitas dan berdaya saing”.

A.1.4. Keterkaitan terhadap Misi dalam RPJMD yang Terkait dengan Tupoksi OPD

Terkait dengan lima misi Kota Tangerang Selatan periode 2016-2021 tersebut di atas, peran Dinas Pemuda dan Olahraga terutama mendukung penyelenggaraan misi ke-1 yaitu Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang Handal dan Berdaya Saing.

Kontribusi Dinas Pemuda dan Olahraga mengembangan Sumber Daya Manusia yang Handal dan Berdaya Saing terhadap kepemudaan

(18)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

13 dan keolahragaan, melalui kepemudaan dengan Pengembangan peran serta kepemudaan, Pengembangan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda hal tersebut sebagai peningkatan para pemuda/organisasi kepemudaan. melalui keolahragaan dengan Pengembangan manajemen dan pemasyarakatan olahraga, Pengembangan sarana dan prasarana olahraga, dari segi itu maka didapatkan sebuah misi yang diemban oleh Dinas Pemuda dan Olahraga yaitu, Mengembangkan Sumber Daya Manusia yang Handal dan berdaya saing. Hal tersebut dapat meningkatkan pemuda yang dapat berdaya saing dan handal untuk masuk ke dunia masyarakat.

A.1.5. Tujuan dan Sasaran

Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan jangka menengah yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan kinerja pembangunan daerah secara keseluruhan. Tujuan dan sasaran merupakan dampak keberhasilan pembangunan daerah yang diperoleh dari pencapaian program prioritas. Adapun Tujuan dan sasaran dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah adalah sebagai berikut :

a. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan peningkatan layanan kesehatan masyarakat, dengan fokus sasaran adalah :

1) Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

b. Mengembangkan produk unggulan daerah dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja, dengan fokus sasaran yaitu :

1) Meningkatnya pemberdayaan ekonomi masyarakat

2) Meningkatnya kesempatan kerja dan berusaha, kualitas dan perlindungan tenaga kerja.

3) Meningkatnya daya saing produk – produk unggulan lokal daerah.

c. Meningkatkan kapasitas lembaga pemerintah daerah, dengan fokus sasaran yaitu :

(19)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

14 pemerintah daerah.

d. Meningkatnya sinergitas, produktifitas dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah, dengan fokus sasaran adalah :

1) Meningkatnya kualitas pelayanan publik.

2) Transparansi dan akuntabilitas kebijakan pemerintah daerah. Dinas pemuda dan olahraga memiliki tujuan dan sasaran untuk mencapai hasil kinerja yang maksimal dari visi dan misi walikota yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang handal dan berdaya saing.

Tabel 2.1

Target RPJMD 2016-2021 Dinas Pemuda dan Olahraga

NO PROGRAM INDIKATOR PROGRAM Satuan RPJMD 2016 2017 2020 2020 2020 2021 Target 2016-2021 1 Pengembangan peran serta kepemudaan Peningkatan Kualitas Organisasi Kepemudaan OKP 20 20 20 15 15 10 100 2 Pengembangan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda Jumlah Calon Wirausaha Muda Kelompok Calon Wirausaha Muda 7 7 7 7 7 7 42 3 Pengembangan manajemen dan pemasyarakatan olahraga Pembinaan Manajemen dan Pengembangan Olahraga di Masyarakat Cabor 17 10 20 15 20 15 22 4 Pengembangan sarana dan prasarana olahraga Pembangunan Sarana dan Prasarana olahraga Sarana dan prasarana Olahraga 3 15 15 15 15 15 93 Pemeliharaan sarana dan prasarana Olahraga Sarana dan prasarana Olahraga 8 10 10 10 10 10 10

A.1.6. Strategi dan Arah Kebijakan

Strategi merupakan rencana yang menyeluruh dan terpadu mengenai upaya-upaya organisasi yang meliputi penetapan kebijakan, dan program untuk mencapai tujuan yang dirancang dengan konseptual, analitis, realistis, rasional dan komprehensif.

Kebijakan merupakan kumpulan keputusan-keputusan yang menentukan secara teliti tentang bagaimana strategi akan dilaksanakan serta mengatur suatu mekanisme tindakan lanjutan untuk pelaksanaan pencapaian tujuan.

(20)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

15 Strategi dan arah kebijakan berdasarkan Renstra adalah sebagai berikut:

No STRATEGI ARAH KEBIJAKAN

1 Meningkatkan Pelayanan dan upaya kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat

Memberdayakan masyarakat agar hidup sehat.

2 Memperluas lapang pekerjaan melalui menciptakan wirausaha baru

Mengembangkan produktifitas kesempatan dan lembaga ketenaga kerjaan.

3 Meningkatkan peran serta kepemudaan Meningkatkan peran serta kepemudaan

Memperbaiki upaya-upaya penumbuhan wirausaha dan kecakapan hidup pemuda

B. Indikator Kinerja Utama (IKU)

Salah satu upaya untuk memperkuatakun tabilitas dalam kerangkan penerapan tata pemerintahan yang baik dengan dikeluarkan Peraturan Menteri Negara PAN Nomor: PER/09/M.PAN/5/2007 tanggal 31 Mei 2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) di Lingkungan Instansi Pemerintah. Berdasarkan peraturan tersebut yang dimaksud IKU adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi. Setiap Instansi Pemerintah untuk itu wajib menetapkan IKU secara formal untuk tujuan dan sasaran strategis masing-masing tingkatan secara berjenjang. Atas dasar peraturan tersebut Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan telah menetapkan Indikator Kinerja Utama sebagai berikut:

(21)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

16 C. Penetapan Kinerja Tahun 2020

Perjanjian Kinerja Tahun 2020 berdasarkan pada Peraturan Menpan Nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman penyusunan penetapan kinerja dan pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan telah membuat dokumen Perjanjian Kinerja tahun 2020 setelah APBD disetujui oleh DPRD Kota Tangerang Selatan dan penetapan kinerja tersebut sebagai komitmen kepala OPD untuk melaksanakan program dan kegiatan selama satu tahun ke depan yang pada akhir tahun per 31 Desember 2020 akan diukur capaiannya.

Uraian lebih lengkap mengenai penetapan kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan dapat dilihat dalam dokumen Penetapan Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan tahun 2020 sebagai berikut :

(22)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

17 BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan akuntabilitas/pemberi amanah. Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan sebagai salah satu unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan selaku pengemban amanah masyarakat Tangerang Selatan melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Kinerja Dinas yang dibuat sesuai dengan ketentuan yang termaktub dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Laporan tersebut diatas memberikan gambaran mengenai tingkat pencapaian Kinerja sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Strategis Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan 2016 – 2021.

Akuntabilitas kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan mencakup capaian atas Indikator Kinerja Utama yang meliputi Indikator Kinerja Kunci (Key Performance Indicators) dan indikator kinerja sasaran lainnya sesuai dengan tupoksi organisasi serta akuntabilitas keuangan. Indikator Kinerja Utama merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi.

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, penyusunan Laporan Kinerja tahun 2020 Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja tahun 2020 dilakukan dengan membandingkan realisasi kinerja indikator sasaran strategis dengan target yang ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2020.

(23)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

18 Penetapan indikator kinerja pada tingkat sasaran strategis dan kegiatan merupakan hal yang penting bagi pengukuran kinerja ini. Kriteria pengukuran capaian kinerja didasarkan pada suatu target yang telah ditetapkan sebelumnya dalam penetapan kinerja dan merupakan komitmen dari jajaran pimpinan dan seluruh anggota organisasi untuk mencapai hasil yang diinginkan dari setiap indikator kinerja sasaran strategis dan kegiatan yang telah ditetapkan pada awal tahun 2020. Pada akhir tahun 2020 dilakukan pengukuran dengan pembandingan antara target yang telah ditetapkan dalam dokumen penetapan kinerja dengan realisasi yang telah dicapai, sehingga diperoleh capaian kinerja (performance result), yang selanjutnya selisih antara realisasi dengan target yang ditetapkan (performance gap) dilakukan analisis untuk mengetahui penyebabnya.

Setelah dilakukan pengukuran kinerjanya, dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Negara PAN dan RB nomor 12 Tahun 2015 tanggal 22 Juni 2015, maka untuk menggambarkan keberhasilan/kegagalan pencapaian sasaran ini, ditetapkan suatu skala pengukuran ordinal pencapaian kinerja dalam tujuh katagori sebagai berikut:

Tabel 3.1

Skala Penilaian SAKIP Tahun 2020

NO KATEGORI NILAI KETERANGAN

1. AA > 90 Sangat Memuaskan 2. A > 80 – 90 Memuaskan 3. BB > 70 – 80 Sangat Baik 4. B > 60 – 70 Baik 5. CC > 50 – 60 Cukup 6. C > 30 – 50 Kurang 7. D 0 – 30 Sangat Kurang

Dari hasil analisis tersebut secara umum, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan telah dapat melaksanakan tugas utama yang menjadi tanggung jawabnya. Perjanjian Kinerja tahun 2020 mencakup pencapaian 2

(24)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

19 (dua) sasaran strategis yang diukur menggunakan 3 (tiga) indikator kinerja sasaran :

A. Capaian Kinerja Organisasi

Pengukuran Kinerja Kegiatan untuk mengetahui tingkat pencapaian target (rencana tingkat pencapaian) Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan dari masing-maing kelompok kinerja kegiatan.

Berdasarkan pada Matriks Pengukuran Kinerja (PK) maka dapat diketahui bahwa Tingkat Pencapaian target (Rencana tingkat Capaian) dari Dinas Pemuda dan Olahraga dilihat dari masing-masing Indikator kinerja kegiatan dibandingkan dengan kegiatan yang ada, atau semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik.

A.1. Target dan Realisasi Capaian Kinerja Tahun 2020

Dalam mengukur kinerja sasaran, indikator yang dipakai adalah indikator absolut. Jadi nilai capaian sasaran bukan lagi hasil aritmatika pembobotan bertingkat mulai dari kegiatan, meningkat ke program, akhirnya hingga kesasaran.

Capaian absolut sasaran ini sendiri dirumuskan dari hubungan sebab akibat antara sasaran dengan kegiatan pendukungnya. Oleh karena itu, pengukuran tetap dimulai dari pengukuran kinerja kegiatan. Dalam rangka mengukur keberhasilan suatu kegiatan, indikator kinerja yang digunakan dengan berupa indikator kerja outcome(dapat bersifat immediate, intermediated, ultimate outcome).

Berdasarkan Penetapan Kinerja Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan Tahun 2020, sebagaimana telah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa sasaran dan program kegiatan Dispora Kota Tangerang Selatan selama periode 2020 adalah;

Sasaran 1 : Meningkatnya Organisasi Kepemudaan yang Aktif dan Wirausaha Muda yang Berdaya Saing

Indikator Kinerja 1 : Persentase Organisasi Pemuda yang Aktif Indikator Kinerja 2 : Persentase Wirausaha Muda

Target 1 : 15.96%

(25)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020 20 Rumusan Pengukuran 1 : Rumusan Pengukuran 2 :

Program 1 : Pengembangan Peran serta kepemudaan

Program 2 : Pengembangan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda

Kegiatan 1 :

• Pembinaan SDP, IMTAQ dan Pengembangan iptek bagi pemuda

• Lomba kreasi dan karya tulis ilmiah • Pengembangan peran serta pemuda dalam

pembangunan

• Penyusunan pola kemitraan dan pendidikan serta pelatihan dasar kepemimpinan dan kepeloporan pemuda

• Pembinaan organisasi kepemudaan dan kepramukaan

Kegiatan 2 : • Perumusan kebijakan kewirausahaan dan Pelatihan bagi pemuda

Sasaran 2 : Meningkatnya Budaya Olahraga dan Prestasi Olahraga Indikator Kinerja 1 : Cakupan Pembinaan Olahraga

Target 1 : 51.28%

Target 2 : 15 Sarpras Olahraga Rumusan Pengukuran

1 :

x 100 Jumlah Seluruh Wirausaha

Jumlah Wirausaha Muda

x 100 Jumlah Seluruh Organisasi Pemuda

Jumlah Organisasi Kepemudaan yang Aktif

(26)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

21 Rumusan Pengukuran

2 : Jumlah Sarpras Olahraga yang Ditingkatkan

Program 1 : Pengembangan Manajemen dan Pemasyarakatan Olahraga Program 2 : Pengembangan Sarana dan Prasarana Olahraga

Kegiatan 1 :

• Pembinaan cabang olahraga prestasi di tingkat daerah

• Penyelenggaraan kompetisi olahraga pelajar • Pengembangan dan peningkatan kesegaran

jasmani, olahraga rekreasi dan layanan khusus • Pembinaan dan pemassalan olahraga prestasi di

tingkat daerah

• Pembinaan peningkatan kemitraan dan penghargaan bagi insan dan industri olahraga • Pembinaan dan peningkatan manajemen organisasi

olahraga tingkat daerah

• Pelaksaan identifikasi bakat dan potesi pelajar dalam olahraga

Kegiatan 2 :

• Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Olahraga

• Peningkatan dan Pengembangan Sarpras Olahraga Berbasis IPTEK

• Pengembangan dan Pengkajian Standarisasi dan Infrastruktur Sarana dan Prasarana Olahraga

Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi instansi pemerintah, maka setiap tahun dilakukan pengukuran capaian kinerja. Pengukuran dari tingkat capaian kinerja tersebut dilakukan

x 100 Jumlah Seluruh Cabor yang ada /

Terdaftar

(27)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

22 secara bertahap dari mulai pengukuran kegiatan berdasarkan indikator input, output, dan outcome.

Pertanggungjawaban kinerja yang tepat, jelas dan terukur sebagai media untuk mengetahui keberhasilan/kegagalan kinerja Dinas pemuda dan Olahraga kota Tangerang Selatan Tahun 2020, disajikan dalam perbandingan antara target tiap indikator kinerja dengan realisasinya.

Tabel A.1 Target dan Realisasi Capaian Kinerja Tahun 2020

No. Sasaran Indikator Sasaran Target Realisasi Capaian

(%) 1 2 3 4 5 6 1 Meningkatnya Organisasi Kepemudaan yang Aktif dan Wirausaha Muda yang Berdaya Saing Persentase Organisasi

Pemuda yang Aktif 15,96% 15,96% 100%

Persentase Wirausaha Muda 46,97% 46,97% 100% 2 Meningkatnya Budaya Olahraga dan Prestasi Olahraga Cakupan Pembinaan Olahraga 51,28% 46,15% 89.99% 15 Sarpras Olahraga 12 Sarpras Olahraga 80%

A.1.1. Indikator Keberhasilan Sasaran 1 “Meningkatnya Organisasi Kepemudaan yang Aktif dan Wirausaha Muda yang Berdaya Saing”

Untuk mendukung capaian sasaran tersebut dilaksanakan melalui 2 program yaitu Pengembangan Peran serta kepemudaan dan Pengembangan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda dengan indikator sasaran sebagai berikut :

Persentase Organisasi Pemuda yang Aktif

(28)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

23 Peningkatan kualitas organisasi

kepemudaan 100 % 0 % Ex : Pelatihan LDK bagi Pemuda, Paskibra, dll 20 OKP 0 OKP

Persentase Organisasi kepemudaan yang dibina oleh Dinas Pemuda dan Olahraga yang di targetkan 15,96% yaitu sebanyak 15 (lima belas) OKP dari total jumlah keseluruhan 94 (Sembilan puluh empat) OKP berhasil mencapai target 100 % dari target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukan capaian kinerja keberhasilan sesuai yang di targetkan dengan didukung oleh kegiatan – kegiatan yang menunjang pencapaian target yang telah ditetapkan.

Kemudian untuk Program yang kedua yaitu Program Pengembangan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda dengan indikator sasaran sebagai berikut :

Persentase Wirausaha Muda

INDIKATOR PROGRAM Capaian Tahun 2020

Pembinaan Kelompok Wirausaha muda

100 % 0 %

Ex : pelatihan keterampilan bagi

pemuda

70 Wirausaha Muda 0 Wirausaha Muda

Persentase Pembinaan Wirasuaha Muda yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga telah mencapai target dengan melaksanakan pelatihan ketrampilan kepada pemuda sebanyak 7 (tujuh) kelompok wirausaha muda yang merupakan perwakilan kecamatan dan beranggotakan 10 (sepuluh) orang dalam setiap kelompok dan telah mencapai 100 % dari target yang telah di rencanakan dengan didukung oleh kegiatan – kegiatan yang berupa pelatihan bagi pemuda seperti pembinaan dan pengembangan

(29)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

24 usaha berbasis digital bagi pemuda.

A.1.2. Indikator Keberhasilan Sasaran 2 “Meningkatnya Budaya Olahraga dan Prestasi Olahraga “

Untuk mendukung capaian sasaran tersebut dilaksanakan melalui 2 (dua) Program Pengembangan manajemen dan pemasyarakatan Olahraga dan Pengembangan Sarana Prasarana Olahraga dengan indikator sasaran sebagai berikut :

Meningkatnya Aktivitas dan Partisipasi Masyarakat dalam Berolahraga

INDIKATOR PROGRAM Capaian Tahun 2020

Pembinaan manajemen dan

pengembangan olahraga di masyarakat

89,99 % 10,01 %

Ex : Training Center POPDA, Fasilitasi Cabang Olahraga, dll

18 Cabor 2 Cabor

Pembinaan manajemen dan pengembangan olahraga di masyarakat pada tahun ini ditargetkan 20 (dua puluh) cabang olahraga dan belum berhasil mencapai target dan hanya tercapai 89,99 % atau 18 (delapan belas) cabang olahraga. Kurang berhasilnya pencapaian target disebabkan oleh batalnya event – event kejuaraan tingkat Daerah akibat pandemi COVID-19. Meskipun demikian, Dinas Pemuda dan Olahraga tetap melakukan pembinaan dengan menerapkan protocol kesehatan secara ketat.

Selanjutnya Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Olahraga dengan indikator sasaran yang sama dapat dilihat sebagai berikut :

(30)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

25

INDIKATOR PROGRAM Capaian Tahun 2020

Peningkatan sarana dan prasarana olahraga 80 % 20 % Ex : Lapangan Pakujaya, GOR Ciputat, sarana olahraga pendukung, dll 12 Sarpras 3 Sarpras

Peningkatan sarana dan prasarana olahraga yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga telah mencapai 12 (dua belas) sarana prasarana dari 15 (lima belas) sarana prasarana yang ditargetkan atau 80 % dari target yang telah ditetapkan. Adapun kurang maksimalnya pencapaian target disebabkan refocusing APBD untuk penanganan COVID-19 sehingga yang dilakukan peningkatan hanya prasarana dan sarana yang menjadi objek retribusi dan juga sarana dan prasarana olahraga masyarakat yang berasal dari musrenbang dan pengadaan peralatan pendukung olahraga seperti bola, tenis meja, bulu tangkis, volley dan lain - lain.

INDIKATOR PROGRAM Capaian Tahun 2020

Jumlah sarana dan prasarana olahraga yang dipelihara

100 % 0 %

Ex : GOR Ciputat, Stadion Mini, dll

10 Lokasi Sarpras 0 Lokasi Sarpras

Jumlah sarana dan prasarana olahraga yang dipelihara oleh Dinas Pemuda dan Olahraga telah dilaksanakan dengan jumlah 100%, pemeliharaan dilakukan untuk menunjang operasional pada

(31)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

26 prasarana yang menjadi target retribusi berdasarkan perda retribusi Nomor 9 Tahun 2014 tentang Retribusi Daerah, untuk berdasarkan tempat retribusi ditetapkan pada perwal Nomor 53 Tahun 2017 tetang perubahan atas perwal tangerang selatan Nomor 141 tentang tatacara pelaksanaan retribusi tempat rekreasi tempat olahraga

A.2. Analisa Perbandingan Realisasi Kinerja dan Capaian Kinerja Tahun 2019 dan Tahun 2020

Secara umum, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan telah dapat melaksanakan tugas yang menjadi tanggungjawab organisasi dalam tahun 2020, disini dapat kita lihat perbandingan Realisasi Kinerja dan Capaian Kinerja dengan tahun sebelumnya selalu meningkat tiap tahun.

Realisasi Kinerja dengan 2 (dua) sasaran strategis dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan dan Capaian Kinerja meningkat dari Tahun 2019 dan ada penurunan capaian pada salah satu target indikator kinerja tetapi bukan karena realisasi kinerja yang menurun, target tetap dapat dilampaui.

Jadi dapat disimpulkan bahwa realisasi kinerja dan capaian kinerja 2 (dua) sasaran strategis Dinas Pemuda dan Olahraga mengalami peningkatan tiap tahunnya dengan hasil yang “memuaskan”.

No. Sasaran Stategis Indikator Kinerja Utama Realisasi % (Naik/Turun) 2019 2020 1 2 3 4 5 6 1 Meningkatnya Organisasi Kepemudaan yang Aktif dan Wirausaha Muda yang Berdaya

Persentase Organisasi Pemuda yang Aktif

20 OKP (21,27%) 15 OKP (15,96) 0 Persentase Wirausaha Muda 7 Kelompok (46,97%) 7 Kelompok (46,97%) 0

(32)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

27 Saing 2 Meningkatnya Budaya Olahraga dan Prestasi Olahraga Cakupan Pembinaan Olahraga 20 Cabor (51,28%) 18 Cabor (46,15%) 0 18 Sarpras 12 Sarpras 0

A.3. Analisa dan Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2020 dengan RPJMD

PROGRAM INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN

Pengembangan Peran Serta Kepamudaan

Peningkatan Kualitas Organisasi

Pemuda 15 OKP 15 OKP 100 %

Pengembangan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda

Pembinaan Kelmpok Wirausaha

Muda 7 Kelompok 7 Kelompok 100 %

Pengembangan Manajemen dan Pemasyarakatan Olahraga

Pembinaan Manajemen dan Pengembangan Olahraga di Masyarakat

20 Cabor 18 Cabor 89,99 %

Pengembnagan Sarana dan Prasarana Olahraga

Peningkatan Sarana dan

Prasarana Olahraga 15 Sarpras 12 Sarpras 80 %

Pemeliharaan Sarana dan

Prasarana Olahraga 10 Sarpras 10 Sarpras 100 %

A.3.1. Penjelasan Capain Target RPJMD 2020

Kinerja yang dicapai Program Pengembangan Peran Serta Kepemudaan telah tercapai, pencapaian dari hasil pelaksaan kegiatan-kegiatan yang sebagian besar terdampak oleh adanya wabah COVID-19 sehingga berdampak pada pembatalan kegiatan – kegiatan linear yang bersifat mengumpulkan massa dan juga refocusing APBD untuk penanganan COVID-19 di Kota Tangerang Selatan sehingga Dinas Pemuda dan Olahraga melakukan penyesuaian pelaksanaan kegiatan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada agar capaian target kinerja tetap dapat dicapai.

Program Pengembangan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda berhasil merealisasikan kegiatan berupa pelatihan keterampilan bagi pemuda terhadap 7 (tujuh) kelompok wirausaha muda yang telah menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

(33)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

28 Dalam pencapaian Program Pengembangan Manajemen dan Pemasyarakatan Olahraga didukung oleh beberapa kegiatan yang teridi dari Pembinaan Cabang olahraga prestasi di tingkat daerah, penyelenggaraan kompetisi olahraga pelajar, pelaksanaan identifikasi bakat dan potensi pelajar dalam olahraga, pengembangan dan peningkatan kesegaran jasmani olahraga rekreasi dan layanan khusus, pembinaan dan pemassalan olahraga presatasi di tingkat daerah, pembinaan, peningkata, kemitraan, dan penghargaan bagi insan dan industri olahraga, pembinaan dan peningkatan manajemen organisasi olahraga tingkat daerah.

Sedangkan program Pengembangan Sarana dan Prasarana Olahraga mengalami peningkatan capaian kinerja pada indikator peningkatan sarana prasarana olahraga dari target 15 (lima belas) sarpras hanya mampu dicapai 12 (dua belas) kekurangan capaian target disebabkan karena refocusing APBD untuk penanganan COVID-19.

A.4. Analisasi Penyebab Keberhasilan/Kegagalan dan Alternatif Solusi Kekuatan dan kelemahan merupakan faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kelembagaan baik memiliki dimensi menunjang (kekuatan) maupun melemahkan kinerja kelembagaan (kelemahan).

Berdasarkan telaah dan analisa pada rumusan permasalahan kelembagaan dan kondisi objektif, maka dapat diidentifikasi beberapa faktor kekuatan yang bersumber dari internal.

1. Dinas Pemuda dan Olahraga memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pelayanan dalam kepemudaan dan keolahragaan pemerintah Kota Tangerang Selatan.

2. SDM yang menjalankan tugas dan fungsi Dinas Pemuda dan Olahraga. Sedangkan faktor-faktor yang menjadi kegagalan secara internal pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut:

(34)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

29 2. Sarana dan prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga yang menunjang

pelaksanaan tugas dinas masih belum sepenuhnya memadai.

Permasalahan Teknis yang dihadapi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut :

1. Pandemi COVID-19

2. Belum adanya Pemetaan potensi pemuda yang ada di tangerang selatan.

3. Manjemen Cabang Olahraga dan Organisasi Kepemudaan yang belum tertata dengan baik.

4. Belum adanya sarana prasarana olahraga yang berstandar.

Solusi yang akan dilakukan pada tahun mendatang oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut :

1. Pengembangan kualitas layanan dukungan di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga yang meliputi penyediaan keuangan, pengembangan kapasitas SDM, sarpras, perencanaan dan evaluasi, meliputi:

a. Penyediaan anggaran pelaksanaan kegiatan yang sesuai kebutuhan dan tepat waktu serta pertanggungjawaban kuangan yang akuntabel.

b. Pengembangan kelanjutan kapasita SDM di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga

c. Pemenuhan layanan administrasi perkantoran sesuai kebutuhan secara tepat waktu

d. Pengembangan Sistem akuntabiitas kinjerja instansi pemerintah (SAKIP) yang berkualitas, dengan penyusunan dan mengimplementasikan rencana kegiatan yang konsisten dan selaras dengan resntra Dinas Pemuda dan Olahraga dan RPJMD Kota Tangerang Selatan.

2. Pengembangan dan pembenahan sistem manajemen Cabang Olahraga dan Organiasi Kepemudaan Berdasarkan Perda.

(35)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

30 dengan jumlah yang memadai :

a. Koordinasi yang intensif dengan OPD yang terkait untuk pemenuhan jumlah sarpras olahraga yang sesuai standar secara kuntitatif dan kualitatif,

b. Pemenuhan alokasi anggaran terhadap pemeliharaan sarpras olahraga

A.5. Analisa Penggunaan Sumber Daya

Dalam pengunaan sumber daya faktor-faktor yang menjadi kegagalan secara internal dan ekternal pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut:

1. Kualitas sumber daya manusia yang ada saat ini masih perlu di tingkatkan, mengingat beban kinerja pelayanan kelembagaan; 2. Belum optimalnya koordinasi, integrasi dan sinkronisasi lintas

bidang internal maupun eksternal baik dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kinerja kelembagaan termasuk data dan informasi;

3. Kapasitas sistem, mekanisme dan tatalaksana kelembagaan yang ada masih sangat terbatas dan belum memenuhi standard pelayanan minimal berbasis manajemen kelembagaan yang terstruktur;

4. Kapasitas sarana dan prasarana yang tersedia saat ini belum mampu secara optimal menunjang kinerja pelayanan kelembagaan;

5. Belum terbentuknya unit pelaksana teknis dinas yang menunjang kinerja kelembagaan

Maka Strategi yang dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan adalah sebagi berikut :

1. Optimalisasi SDM (aparatur) Internal melalui pengembangan disiplin dan profesionalisme;

2. Meningkatkan sosialisasi peraturan perundangan dalam rangka peningkatan kinerja kelembagaan;

(36)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

31 3. Optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam peningkatan sistem,

mekanisme dan tata kerja;

4. Optimalisasi perencanaan anggaran dalam mendukung ketersediaan sarana prasarana kelembagaan;

5. Meningkatkan kerjasama yang sinergis dengan lembaga-lembaga swadaya masyarakat maupun sektor swasta;

6. Optimalisasi pengelolaan aset.

A.6. Analisa Program/Kegiatan yang Menunjang Keberhasilan/ Kegagalan

Keberhasilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan yang telah dicapai sampai dengan Tahun 2020 yang menyesuaikan dengan keadaan dan situasi pandemic COVID-19 adalah sebagai berikut :

1. Pengembangan Peran Serta Kepemudaan meliputi Pembinaan SDP, IMTAQ dan Pengembangan IPTEK bagi pemuda, Pengembangan peran serta pemuda dalam pembangunan, penyusunan pola kemitraan dan pendidikan serta pelatihan dasar kepemimpinan dan kepeloporan pemuda, lomba kreasi dan karya tulis ilmiah, dan pembinaan organisasi kepemudaan dan kepramukaan.

2. Pengembangan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda meliputi pelatihan keterampilan bagi pemuda.

3. Pengembangan manajemen dan pemasyarakatan olahraga meliputi pembinaan cabang olahraga prestasi di tingkat daerah, penyelenggaraan kompetisi olahraga pelajar, pelaksanaan identifikasi bakat dan potensi pelajar dalam olahraga, pengembangan dan peningkatan kesegaran jasmani olahraga rekreasi dan layanan khusus, pembinaan dan pemassalan olahraga prestasi di tingkat daerah, pembinaan peningkatan kemitraan dan penghargaan bagi insan dan industri olahraga, pembinaan dan peningkatan manajemen organisasi olahraga tingkat daerah. 4. Pengembangan sarana dan prasarana olahraga terdiri dari

(37)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

32 Beberapa faktor keberhasilan yang dapat diidentifikasikan bersumber dari internal Dinas Pemuda dan Olahraga adalah sebagai berikut:

1. Terdapat Sumber Daya Manusia (aparatur) internal Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kelembagaan;

2. Komitmen pimpinan lembaga dalam pelaksanaan tugas dan fungsi serta pencapaian kinerja pelayanan kelembagaan;

3. Sistem dan mekanisme serta tata laksana yang mulai berjalan dengan baik di kelembagaan;

4. Sarana prasarana penunjang kinerja kelembagaan yang tersedia cukup baik;

B. Akuntabilitas Keuangan

Dalam laporan kinerja tahun 2020 realisasi anggaran belanja tidak diuraikan secara rinci per nomor rekening, karena hal ini telah diuraikann secara rinci dalam Laporan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Tahun 2020 yang merupakan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah Kota Tangerang Selatan tersendiri.

Untuk keperluan analisis kinerja, terkait dengan dukungan dana dalam rangka mendukung pencapaian sasaran strategis, maka akuntabilitas keuangan dalam laporan ini disajikan berdasarkan sasaran strategis dan program serta kegiatan sebagai berikut:

Realisasi Anggaran Tahun 2020

No URAIAN ANGGARAN (Rp) REALISASI (Rp) CAPAIAN (%) 1. Belanja Tidak Langsung 7,158,138,103.00 7,012,973,649.00 97,97 2. Belanja Langsung 9,246,460,829.00 8,520,501,076.00 92,15

(38)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

33 TOTAL 16,404,598,932.00 15,533,474,725.00 94,69

Alokasi dana APBD Dinas Pemuda dan Olahraga sampai dengan APBD-P 2020 adalah sebesar Rp. 16.404.598.932,- yang dipergunakan untuk membiayai 1 (satu) Belanja Tidak Langsung (Gaji dan Tunjangan Pegawai) sebesar Rp. 7.158.138.103,- dan 16 (enam belas) kegiatan Belanja Langsung sebesar Rp. 9.246.460.829,- sesuai dengan kebijakan program dan kegiatan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan

Realisasi penyerapan anggaran belanja tidak langsung adalah sebesar Rp. 7.012.973.649,- atau sebesar 97,97%. Sedangkan penyerapan anggaran belanja langsung adalah sebesar Rp. 8.520.501.076,- atau sebesar 92,15%, sehingga total penyerapan anggaran adalah sebesar Rp. 15.533.474.725,- atau sebesar 94,69%.

(39)

LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

35 BAB IV

PENUTUP

A. Upaya Pemecahan Masalah

Problematika perencanaan pembangunan dan pemberdayaan pemuda dan olahraga senantiasa berkembang yang merupakan tantangan bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan dalam upaya untuk meningkatkan kinerja di masa yang akan datang. Untuk itu diperlukan langkah- langkah sebagai berikut :

1. Guna memperkuat fungsi koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pemuda dan olahraga yang diemban oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan, perlu memperkuat peran kelembagaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan sehingga dapat lebih efektif dalam merumuskan perencanaan pembangunan dan pemberdayaan pemuda dan olahraga Kota Tangerang Selatan sebagai bentuk memenuhi tuntutan dan tantangan, melalui:

a. Meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya aparatur;

b. Memberikan kemudahan bagi aparatur pemerintah untuk meningkatkan profesionalismenya melalui pendidikan kedinasan maupun diluar kedinasan;

c. Mengupayakan penerapan “reward dan punishment” secara proporsional;

d. Meningkatkan kualitas pendataan dan analisa pembangunan pemuda dan olahraga untuk mendukung kualitas perencanaan pembangunan dan pemberdayaan pemuda dan olahraga;

e. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan khususnya dalam bidang pemuda dan olahraga.

f. Dikembangkannya industri olahraga sebagai inovasi yang berstandar dan pembinaan pemuda serta insan olahraga.

(40)

Pemerintah Kota Tangerang Selatan LAPKIN Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2020

36 anggaran menjadi lebih efektif berupa perubahan dalam penyusunan program kerja/anggaran sehingga mencerminkan kebutuhan organisasi. 3. Agar pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilaksanakan secara

optimal sesuai dengan target indikator kinerja yang telah ditetapkan, maka optimalisasi mekanisme manajemen internal organisasi di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga akan ditingkatkan untuk secara pro aktif memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan berbagai kegiatan yang dilaksanakan.

4. Pemberdayaan dan pembangunan pemuda dan olahraga akan berjalan secara optimal apabila didukung oleh infrastruktur dan fasilitas yang sesuai dan memadai.

5. Pemberdayaan dan pemanfaatan potensi pemuda diarahkan untuk meningkatkan kewirausahaan serta keterampilan dan peluang usaha di Kota Tangerang Selatan.

B. Kesimpulan

Sasaran dari keseluruhan sebanyak 2 (dua) telah memenuhi capaian target pada tahun 2020. Hal ini menunjukkan adanya komitmen untuk mewujudkan Visi dan Misinya. Capaian kinerja sasaran tersebut di atas, telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan kinerja di sisa Renstra dan mendukung RPJMD . Oleh karena itu telah dirumuskan beberapa langkah penting sebagai strategi pemecahan masalah yang akan dijadikan dasar memperbaiki kebijakan dan program yang dapat memacu pembangunan pemuda dan olahraga di Kota Tangerang Selatan.

Penutup dari LAPKIN 2020 Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan dapat disimpulkan bahwa tahun 2020 hasil capaian kinerja sasaran yang ditetapkan secara umum memenuhi target yang sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, berbagai pencapaian target indikator kinerja DISPORA Kota Tangerang Selatan memberikan gambaran bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh komitmen, keterlibatan dan dukungan aktif segenap komponen aparatur negara, masyarakat, dan stakeholder.

Gambar

Gambar 1.1. Struktur Organisasi DISPORA Kota Tangerang Selatan
Tabel A.1 Target dan Realisasi Capaian Kinerja Tahun 2020

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Dalam rangka penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang baik, Badan Perumahan perlu melakukan pemantauan SAKIP triwulan I

BAB IV PENYAJIAN DATA IV.1 Deskripsi Hasil Kuesioner Tentang Implementasi Kebijakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pada Dinas Kebersihan

Pemerintah telah merancang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang merupakan penerapan manajemen kinerja pada sektor publik yang sejalan dan

Dalam rangka meningkatkan kualitas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) telah dilakukan berbagai perbaikan dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengevaluasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kantor Bea Cukai Kudustahun 2015 dan

Jika disimpulkan, terdapat 3 (tiga) faktor yang menyebabkan Pemprov DKI Jakarta mengalami peningkatan nilai implementasi SAKIP sebagai representasi akuntabilitas kinerja

Hal ini dilakukan sebagai upaya perbaikan dan penyempurnaan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi

bahwa dalam rangka pembinaan dan peningkatan kualitas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah SAKIP di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar sesuai