sehingga Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra Perangkat Daerah) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser tahun 2016-2021 dapat disusun.
Salah satu tujuan disusunnya Renstra ini adalah untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, serta untuk lebih memantapkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai visi, misi, dan tujuan pembangunan daerah. Dengan tersusunnya Renstra ini diharapkan akan meningkatkan ketepatan waktu, efisiensi, dan koordinasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pendidikan.
Disadari bahwa Renstra Perangkat Daerah ini belum sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang konstruktif sangat diharapkan dalam rangka perbaikan Renstra Perangkat Daerah berikutnya. Semoga Renstra Perangkat Daerah ini dapat bermanfaat sebagai bahan perencanaan dan evaluasi pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Paser.
Tanah Grogot, 18 September 2017 Kepala
Murhariyanto, S.Sos
NIP. 19641227 198602 1 004
Daftar Isi ii Daftar Tabel iv Daftar Gambar v BAB I PENDAHULUAN 1.1. 1.2. 1.3. 1.4. Latar Belakang Landasan Hukum Maksud dan Tujuan Sistematika Penulisan
1 3 5 5
BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PASER
2.1. 2.2.
Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan Kebudayaan
Sumber Daya Perangkat Daerah Dinas Pendidikan Kabupaten Paser
38 55
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI
3.1. 3.2.
Identifikasi Permasalahan Identifikasi Isu-isu Strategis
63 64
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN SKPD DINAS
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PASER
4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5.
Visi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser
Misi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser
Tujuan dan Sasaran
Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Strategi dan Kebijakan
67
68 68 70 73
BAB V RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK
SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
5.1. 5.2. 5.3.
Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Pendanaan Indikatif
79 86 93
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN
SASARAN RPJMD
103
1
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejalan dengan pembukaan UUD itu, batang tubuh konstitusi itu di antaranya Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28 C ayat (1), Pasal 31, dan Pasal 32, juga mengamanatkan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. Sistem pendidikan nasional tersebut harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Untuk itu, perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan.
Pendidikan merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia dan untuk itu setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status sosial, status ekonomi, suku, etnis, agama, dan gender. Pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan akan membuat warga negara Indonesia memiliki kecakapan hidup (life
skills) sehingga mendorong tegaknya pembangunan manusia seutuhnya serta
masyarakat madani dan modern yang dijiwai nilai-nilai Pancasila, sebagaimana diamanatkan dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan pendidikan dilaksanakan dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021, Renstra Kemdikbud tahun 2015-2019 serta beberapa perundang-undangan dan peraturan pemerintah yang relevan, antara lain Permendagri 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang menekankan perlunya keterkaitan erat antara penyusunan Renstra SKPD dengan RPJMD Provinsi/ Kabupaten/Kota. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang mengedepankan sifat indikatif (fleksibel) dalam penyusunan program RPJMD dan kegiatan pembangunan yang akan dituangkan dalam
2
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021Renstra Perangkat Daerah, yang telah di revisi berdasarkan undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
Atas dasar peraturan tersebut di atas menjadi suatu kewajiban bagi setiap Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra) SKPD Tahun 2016-2021. Penyusunan Renstra ini sebagai rujukan dan arah program/kegiatan secara terpadu yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun. Selain itu, merupakan pedoman terarah dan antisipatif terhadap perubahan lingkungan, untuk memberikan strategi yang tepat dalam menghadapinya, serta sebagai acuan penetapan tolok ukur pencapaian kinerja Perangkat Daerah.
Penyusunan Renstra Perangkat Daerah bukan saja merupakan suatu kewajiban sebagaimana diamanatkan undang-undang namun sudah merupakan suatu kebutuhan. Dengan adanya Renstra, penetapan suatu kegiatan pembangunan diharapkan akan sinergis. Visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan yang ditetapkan Perangkat Daerah akan mendukung pencapaian visi dan misi Bupati Paser Masa Bhakti 2016-2021. Secara umum, proses penyusunan Renstra Perangkat Daerah sebagaimana alur pikir berikut:
Gambar 1.1.
3
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021Sedangkan Hubungan antara Renstra Perangkat Daerah dengan dokumen perencanaan
lainnya dapat dilihat pada Gambar berikut:
Gambar 1.2.
Alur Hubungan antara Renstra Perangkat Daerah dengan dokumen perencanaan lainnya
1.2 Landasan Hukum
Landasan Hukum Renstra Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Paser adalah sebagai berikut :
1.2.1. Undang–undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 1.2.2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional; Pemerintah Pusat Pemerintah Daerah RPJM Daerah RKP
Daerah RAPBD APBD
RKA- SKPD Rincian APBD Renja SKPD Renstra SKPD RPJP Daerah Renstra KL Renja KL RKA KL Rincian KL RAPBN APBN RKP RPJM Nasional RPJP Nasional Dijabarkan Pedoman Diacu Diperhatikan Diserasikan Melalui Musrenbang UU SPPN UU KN Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Dijabarkan Diacu Diacu
4
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20211.2.3. Undang–undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
1.2.4. Undang–undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah;
1.2.5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan;
1.2.6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
1.2.7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
1.2.8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, yang telah disempurnakan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007;
1.2.9. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
1.2.10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar Di Kabupaten/Kota;
1.2.11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional 2015- 2019;
1.2.12. Perda Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Struktur Organisasi Perangkat Daerah;
1.2.13. Perda Kabupaten Paser Nomor tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Paser Tahun 2006-2025;
1.2.14. Perda Kabupaten Paser Nomor 12 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2016-2021;
1.2.15. Perda Kabupaten Paser Nomor 16 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan
Pendidikan;
1.2.16. Peraturan Bupati Paser Nomor 45 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Tugas Dan Fungsi, Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Daerah;
1.2.17. Peraturan Bupati Paser Nomor 54 Tahun 2016 Tentang Rincian Tugas Dan Fungsi Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Paser.
5
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20211.3. Maksud dan Tujuan
1.3.1. Maksud Penyusunan Renstra
Maksud penyusunan Renstra Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser Tahun 2016-2021 sebagai arah dan pedoman dalam penentuan kebijakan dan indikator kinerja pelayanan bagi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk memberikan layanan pendidikan yang tersedia secara merata diseluruh pelosok pedesaan, terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha dan dunia industri, dan setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh pendidikan berkualitas dengan memperhatikan keberagaman latar belakang sosial budaya, ekonomi, geografi, gender serta menjamin kepastian warga negara Indonesia mengenyam pendidikan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat.
1.3.2. Tujuan Penyusunan Renstra
Adapun tujuan penyusunan Renstra Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser adalah sebagai arah sekaligus acuan dalam pelaksanaan pembangunan di bidang pendidikan dan kebudayaan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, serta untuk lebih memantapkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai visi, misi, dan tujuan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Selain dari itu, Renstra juga dijadikan sebagai acuan bagi penyusunan Rencana Kerja (Renja) dan sebagai bahan masukan bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Renstra ini juga akan menjadi instrumen evaluasi berkala kinerja dan akuntabilitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser.
1.4. Sistematika Penulisan
Sistimatika penulisan Renstra Dinas Pendidikan Kabupaten Paser, adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
6
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20212.1 Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan
2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Paser
2.3 Jenis Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Paser
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI
3.2. Identifikasi Permasalahn
3.3. Identifikasi Isu-isu Strategis
BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN SKPD
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PASER
4.1 Visi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Paser
4.2 Misi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Paser
4.3 Tujuan dan Sasaran
4.4 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
4.5 Telaah Renstra Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur dan Renstra Kemdiknas
4.6 Strategi dan Kebijakan
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK
SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF 5.1 Program dan Kegiatan
5.2 Indikator Kinerja 5.3 Pendanaan Indikatif
BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN
RPJMD
7
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021BAB II
GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PASER 1.1. Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan
Kebudayaan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser yang terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Paser Nomor 12 Tahun 2016 tentang Organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser dengan struktur sebagaimana Gambar 2.1.
Berdasarkan struktur organisasi tersebut:
Kepala Dinas membawahi :
Sekretariat, Bidang Kelembagaan dan Sarana Prasarana, Bidang Pendidikan Dasar, Bidang PAUD dan Non Formal Informal, Bidang Budaya, Bidang Pembinaan Ketenagaan, Unit Pelaksana Teknis (UPT), dan Kelompok Jabatan Fungsional;
BID. KELEMBAGAAN DAN SARANA
PRASARANA BID. PENDIDIKAN DASAR
BID. PAUD, PENDIDIKAN NON FORMAL
INFORMAL BID. KEBUDAYAAN BID. PEMBINAAN KETENAGAAN
Hj. NILA KANDI, ST M. YUNUS SYAM, S.Pd, M.Si M. MAS'UD, S.Ag, M.AP SURPIANI, SE ERNI SUSANTI, SE, M.Si
Pembina IV/A Pemibina IV/A Penata TK. I Pembina IV/A Penata TK. I III/D
NIP. 19720324 200003 2 003 NIP. 197012031994121002 NIP. 19600918 199303 1 003 NIP. 19690302 199803 2 007 NIP. 19710816 199703 2 006
SEKSI KELEMBAGAAN SEKSI KESISWAAN SEKSI PENDIDIKAN MASYARAKAT SEKSI CAGAR BUDAYA DAN PERMUSEUMAN
SEKSI PTK PAUD, PENDIDIKAN NON FORMAL INFORMAL M. RIDWAN, S.Pd KHAIRUDDIN, S.Pd SAIFUL AJERI, S.Pd.I ZULKURNAIN, SS SAID SYECH AZHARI BABUD, S.Pd
Pembina IV/A Penata TK. I III/D Penata TK. I III/D Penata III/C Pembina IV/A NIP. 19680810 199802 1 008 NIP. 19780301 200502 1 002 NIP. 19600801 198503 1 019 NIP. 19700828 200502 1 004 NIP. 19690520 199512 1 003 SEKSI SARANA PRASARANA PAUD
DAN SD SEKSI KURIKULUM SD SEKSI PAUD SEKSI SEJARAH DAN TRADISI SEKSI PTK SD
MUHAMMAD ARIDA PRIHATIA, ST SUKARDI, S.Ag KASRANI, S.Pd.I JAMHARI, S.Pd.I Dra. EMA HERMANI
Penata Muda TK. I III/b Pembina IV/A Penata III/C Pembina IV/a Penata TK I III/C NIP. 19830823 201001 1 022 NIP. 19700517 199703 1 003 NIP. 19750715 199903 1 008 NIP. 19630311 198407 1 001 NIP. 19690104 200502 2 001 SEKSI SARANA PRASARANA SMP SEKSI KURIKULUM SMP SEKSI KESETARAAN SEKSI KESENIAN SEKSI PTK SMP
NURUL BARIAH, S.Pd ACHMAD BASAHIL, M.Pd MAHMUD HADI, S.Pd JUMRIATI AIDA, S.Sos ABDUL THALIB, S.Pd
Penata TK I III/D Pembina TK I IV/B Pembina IV/A Penata III/C Penata TK I NIP. 19790424 200312 2 007 NIP. 19700202 199412 1 002 NIP. 19630613 199003 1 012 NIP. 19670917 199002 2 003 NIP. 19591012 198303 1 024
Sub Bagian Perencanaan & Program
ZAENAL ABIDIN, M.Pd.I Penata Muda TK. I III/b NIP. 19780328 200604 1 019
Sub Bagian Umum & VERA LINDA SIBARANI, S.Pd
Penata TK. I III/d NIP. 19690113 200502 2 002
Sub Bagian Keuangan MOHAMMAD NOR, S.Sos
Penata TK. I III/d NIP. 19690217 199303 1 004 SEKRETARIS Drs. SISMAN, MM Pembina TK I IV/B NIP. 19620903 198503 1 010 KEPALA DINAS MURHARIYANTO, S.Sos Pembina TK I IV/B NIP. 19641227 198602 1 004 Gambar. 2.1 STRUKTUR ORGANISASI Kelompok Jabatan Fungsional UPT DINAS SATUAN PENDIDIKAN
8
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021Sekretaris, membawahi:
Kepala Subbagian Perencanaan dan Program, Kepala Subbagian Keuangan, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian;
Kepala Bidang Kelembagaan dan Sarana Prasarana, membawahi:
Kepala Seksi Kelembagaan, Kepala Seksi Sarana Prasarana TK/SD, Kepala Seksi Sarana Dan Prasarana SMP;
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, membawahi:
Kepala Seksi Peserta didik dan Pembangunan Karakter, Kepala Seksi Kurikulum SD, Kepala Seksi Kurikulum SMP;
Kepala Bidang PAUD Non Formal Informal membawahi :
Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini, Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat, Kepala Seksi Kesetaraan;
Kepala Bidang Budaya membawahi:
Kepala Seksi Cagar Budaya dan Per-museum-an. Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi, Kepala Seksi Kesenian.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, membawahi:
Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, Pendidikan Non formal-Informal, Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar, Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama.
Dalam rangka mendukung pembangunan pendidikan secara komprehensif, Struktur Organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Bupati Paser Nomor 76 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, dengan susunan sebagai berikut : 1.1.1. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Paser Belengkong
membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Paser Belengkong, Batu Engau dan Tanjung Harapan;
1.1.2. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tanah Grogot membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja Kecamatan Tanah Grogot; 1.1.3. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kuaro membawahi Kepala
Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja Kecamatan Kuaro;
1.1.4. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Muara Komam membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja Kecamatan Muara Komam;
1.1.5. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Batu Sopang membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu;
9
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20211.1.6. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Long Ikis membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja Kecamatan Long Ikis;
1.1.7. Kepala UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Long Kali membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja Kecamatan Long Kali;
1.1.8. Kepala Satuan Pendidikan dan Kebudayaan SKB (Sanggar Kelompok Belajar) membawahi Kepala Tata Usaha dan memiliki wilayah kerja Kabupaten Paser;
a. Tugas Pokok, dan Fungsi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser adalah sebagai berikut:
1. Dinas Pendidikan berkedudukan sebagai unsur pelaksana pemerintah daerah yang dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati melalui Sekretaris Daerah;
2. Dinas Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan kewenangan bidang pendidikan dan Kebudayaan;
3. Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan tugas mempunyai fungsi : Perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan dan Kebudayaan, Pemberian rekomendasi perizinan dan pelaksanaan pelayanan umum bidang pendidikan dan Kebudayaan serta Pembinaan terhadap unit pelaksana teknis dinas
b. Uraian Tugas Jabatan Kepala Dinas:
1. Penyusunan perencanaan program dan kegiatan operasional di bidang
kelembagaan dan sarana prasarana, pendidikan dasar, PAUD, Pendidikan non formal dan informal, kebudayaan serta pembinaan ketenagaan sesuai dengan rencana strategis Pemerintah Daerah;
2. Penetapan kebijakan di bidang Pendidikan dan Kebudayaan;
3. Pelaksanaan urusan pemerintahan daerah di bidang Pendidikan dan
Kebudayaan yang meliputi Kebijakan, kelembagaan dan sarana prasarana, pendidikan dasar, PAUD, Pendidikan non formal dan informal, kebudayaan serta pembinaan ketenagaan sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan Pemerintah;
4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan
fungsinya;
5. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan.
c. Uraian Tugas Jabatan Sekretaris :
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan dinas:
2. Pelaksanaan penyusunan anggaran berbasis kinerja dan penetapan indikator kinerja untuk setiap program/kegiatan;
10
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20214. Pelaksanaan pengelolaan barang milik daerah pada dinas, yang meliputi perencanaan kebutuhan, pengadaan, pemanfaatan dan pendayagunaan;
5. Pelaksanaan pengendalian, evaluasi, pelaporan realisasi program kegiatan dalam rangka akuntabilitas kinerja instansi pemerintah;
6. Pelaksanaan penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan, administrasi kepegawaian dan kediklatan;
7. Pelaksanaan urusan rumah tangga, komunikasi, informasi, dan dokumentasi; dan 8. Pelaksanaan tugas lain yang memiliki relevansi dengan tugas dan fungsi
Sekretariat.
d. Uraian Tugas Jabatan Kepala Sub Bagian Perencanaan Program:
1. Pelaksanaan penyusunan rencana program dan kegiatan dinas sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyusunan rencana kegiatan anggaran (RKA) dinas;
3. Pelaksanaan penyusunan dan penetapan indikator kinerja untuk setiap program dan kegiatan;
4. Pelaksanaan penyusunan pelaksanaan program kegiatan, mengevaluasi dan melaksanakan pelaporan realisasi program dan kegiatan secara periodik (bulan, triwulanan, semester dan tahunan);
5. Pelaksanaan penyusunan laporan pelaksanaan program dan kegiatan dalam rangka Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP);
6. Pelaksanaan pengelolaan data dan informasi sebagai bahan dokumentasi dan publikasi; dan
a. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi subbagian perencanaan program.
e. Uraian Tugas Jabatan Kepala Sub Bagian Umum Kepegawaian :
1. Pelaksanaan perencanaan kebutuhan barang dan kebutuhan pemeliharaan barang milik daerah pada dinas;
2. Pelaksanaan pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyaluran, dan pemanfaatan, penatausahaan (pembukuan, inventarisasi dan pelaporan) pengamanan dan pemeliharaan barang milik daerah di lingkungan dinas; 3. Pelaksanaan Analisis Jabatan (ANJAB), pengusulan formasi jabatan
fungsional angka kredit dan jabatan fungsional umum, penerapan kualifikasi jabatan, evaluasi pelaksanaan tugas jabatan struktural, dan peningkatan kompetensi PNSD di lingkungan dinas;
4. Pelaksanaan penempatan dan pemindahan, kepangkatan, penggajian, usulan pengangkatan dalam jabatan, pendidikan dan pelatihan, dan pembinaan disiplin, serta peningkatan kesejahteraan PNS di lingkungan dinas;
11
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20215. Pelaksanaan penyusunan uraian tugas jabatan fungsional umum/fasilitatif; 6. Pelaksanaan pemantauan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas satuan kerja
di lingkungan dinas;
7. Pelaksanaan penerapan ketentuan tata naskah dinas, tata kearsipan, pakaian dinas, jam kerja dan perjalanan dinas pegawai di lingkungan dinas;dan
8. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Subbagian Umum.
f. Uraian Tugas Jabatan Kepala Sub Bagian Keuangan:
1. Pelaksanaan penyusunan anggaran belanja dinas yang meliputi belanja langsung dan tidak langsung, termasuk perubahannya;
2. Pelaksanaan penyusunan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dan dokumen pelaksanaan perubahan anggaran (DPPA);
3. Pelaksanaan penyiapan dokumen surat perintah membayar (SPM);
4. Pelaksanaan penelitian kelengkapan surat perintah pembayaran langsung (SPP-LS), surat perintah pembayaran uang persediaan (SPP-UP), surat perintah pembayaran ganti uang (SPP-GU) dan surat perintah pembayaran tambah uang (SPP –TU); 5. Pelaksanaan verifikasi surat pemintaan pembayaran (SPP);
6. Pelaksanaan penguji tagihan dan melaksanakan pembayaran atas persetujuan kepala dinas selaku pengguna anggaran;
7. Pelaksanaan pemungutan pajak penghasilan;
8. Pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan dinas;
9. Pelaksanaan pembinaan, fasilitasi dan penatausahaan keuangan pada unit pelaksana teknis di lingkungan dinas; dan
10. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Subbagian Keuangan.
g. Uraian Tugas Jabatan Kepala Bidang Kelembagaan dan Sarana Prasarana:
1. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang karakter kelembagaan, sarana prasarana PAUD dan sekolah dasar, serta sarana prasarana sekolah menengah pertama sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan, sarana prasarana PAUD dan sekolah dasar, serta sarana prasarana sekolah menengah pertama; 3. Penyusunan bahan pembinaan kelembagaan dan sarana prasarana PAUD
12
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20214. Penyusunan bahan penerbitan izin pendirian, penataan, dan penutupan satuan Pendidikan Anak Usia Dini, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama;
5. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kelembagaan dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar, sarana prasarana sekolah menengah pertama;
6. Pelaporan di bidang kelembagaan dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama; dan
7. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Bidang Kelembagaan dan Sarana Prasarana.
h. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Kelembagaan:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan kelembagaan sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan kelembagaan, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan kelembagaan sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kelembagaan Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama;
5. Penyusunan bahan pembinaan kembagaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama ;
6. Penyusunan bahan penerbitan rekomendasi izin pendirian, penataan, dan penutupan satuan pendidikan anak usia dini, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama;
7. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kelembagaan Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama;
8. Pelaporan di bidang kelembagaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar dan sekolah menengah pertama; dan
9. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi seksi kelembagaan.
13
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021i. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Sarana Prasarana PAUD dan Sekolah Dasar:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan sarana prasarana PAUD dan sekolah dasar sesuai dengan Rencana Strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan sarana prasarana PAUD dan Sekolah Dasar, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan sarana prasarana PAUD dan Sekolah Dasar sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan sarana prasarana PAUD dan Sekolah Dasar;
5. Penyusunan bahan pembinaan sarana prasarana PAUD dan Sekolah Dasar; 6. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kelembagaan sarana
prasarana PAUD dan Pendidikan Non Formal;
7. Pelaporan di bidang sarana prasarana PAUD dan Sekolah Dasar; dan 8. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Sarana
Prasarana PAUD dan Sekolah Dasar.
j. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Pendidikan Menengah Pertama:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan sarana prasarana
sekolah menengah pertama sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan
kebijakan sarana prasarana sekolah menengah pertama, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan sarana
prasarana sekolah menengah pertama sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan
kebijakan sarana prasarana Sekolah Menengah Pertama;
5. Penyusunan bahan pembinaan kelembagaan sarana prasarana pendidikan
Sekolah Menengah Pertama;
6. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi sarana prasarana Sekolah
Menengah Pertama; dan
14
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20218. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi seksi sarana
prasarana Sekolah Menengah Pertama
k. Uraian Tugas Jabatan Kepala Bidang Pendidikan Dasar;
1. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan
kebijakan di bidang Peserta Didik, kurikulum SD serta Kurikulum SMP sesuai dengan Rencana Strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan kebijakan di bidang peserta didik, kurikulum SD serta Kurikulum
SMP;
3. Penyusunan bahan pembinaan peserta didik, kurikulum SD serta Kurikulum
SMP;
4. Penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di
bidang peserta didik, kurikulum SD serta Kurikulum SMP;
5. Pelaksanaan kebijakan di bidang peserta didik, kurikulum SD serta Kurikulum
SMP;
6. Penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan lokal sekolah dasar dan
sekolah menengah pertama;
7. Penyusunan bahan pembinaan peserta didik, kurikulum SD serta Kurikulum
SMP;
8. Penyusunan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang
penuturannya dalam daerah kabupaten;
9. Pelaksanaan pemantauan dam evaluasi di bidang kesiswaan, kurikulum SD
serta Kurikulum SMP;
10. Pelaporan di bidang peserta didik, kurikulum SD serta Kurikulum SMP; dan
11. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Bidang
Pendidikan Dasar.
l. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Kesiswaan;
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan Peserta Didik
sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan
kebijakan Peserta didik, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan Peserta
didik sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
4. Penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang
pembinaan minat, bakat, prestasi, dan pembangunan karakter peserta didik;
15
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20215. Penyusunan bahan pembinaan Peserta didik;
6. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi Peserta didik; dan
7. Pelaporan di bidang Peserta didik;
8. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Peserta
Didik Dan Pembangunan Karakter.
m. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Kurikulum SD :
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan kurikulum sekolah
dasar sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan
kebijakan kurikulum sekolah dasar, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan kurikulum
sekolah dasar sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kurikulum
sekolah dasar;
5. Penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan local sekolah dasar;
6. Penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum sekolah dasar;
7. Penyusunan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang
Penuturannya dalam daerah kabupaten;
8. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum Sekolah
Dasar;
9. Pelaporan di bidang kurikulum Sekolah Dasar;
10. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi
Kurikulum Sekolah Dasar.
n. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Kurikulum SMP:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan kurikulum sekolah
menengah pertama sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan
kebijakan kurikulum sekolah menengah pertama, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan kurikulum
sekolah menengah pertama, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kurikulum
16
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20215. Penyusunan bahan penetapan kurikulum muatan local sekolah menengah
pertama;
6. Penyusunan bahan pembinaan pelaksanaan kurikulum sekolah menengah
pertama;
7. Penyusunan bahan pembinaan bahasa dan sastra daerah yang penuturannya
dalam daerah kabupaten;
8. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum sekolah
menengah pertama;
9. Pelaporan di bidang kurikulum sekolah menengah pertama;
10. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Kurikulum
Sekolah Menengah Pertama.
o. Uraian Tugas Jabatan Kepala Bidang PAUD, Pendidikan Non Formal dan Informal:
1. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan
kebijakan di bidang pendidikan masyarakat, PAUD, serta kesetaraan sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penetapan perencanaan teknis operasional program kegiatan
pendidikan masyarakat, PAUD, serta kesetaraan sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Penyusunan bahan pembinaan PAUD, pendidikan non formal dan informal;
4. Penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang
PAUD, pendidikan non formal dan informal;
5. Pelaksanaan kebijakan di bidang PAUD, pendidikan non formal dan informal;
6. Pelaksanaan Peningkatan Kualitas Pendidikan Karakter Peserta Didik,
pendidikan Keluarga, PAUD, Pendidikan Non Formal Informal;
7. Pelaksanaan Bimbingan Teknis dan Suvervisi di Bidang PAUD, Pendidikan Non
Formal dan Informal;
8. Pelaksanaan pemantauan dam evaluasi di bidang PAUD, pendidikan non formal
dan informal;
9. Pelaporan di bidang PAUD, pendidikan non formal dan informal; dan
10. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Bidang PAUD,
Pendidikan Non Formal dan Informal.
p. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan pendidikan masyarakat sesuai dengan rencana strategis pemerintah daerah;
17
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20212. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan pendidikan masyarakat, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan pendidikan masyarakat sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pendidikan masyarakat;
5. Penyusunan bahan pembinaan pendidikan masyarakat;
6. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pendidikan masyarakat; dan 7. Pelaporan di bidang pendidikan masyarakat;
8. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Pendidikan Masyarakat.
q. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan pendidikan anak usia dini dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan pendidikan anak usia dini, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan pendidikan anak usia dini sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pendidikan anak usia dini;
5. Penyusunan bahan pembinaan pendidikan anak usia dini;
6. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pendidikan anak usia dini; dan 7. Pelaporan di bidang pendidikan anak usia dini;
8. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Pendidikan Anak Usia Dini.
r. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Kesetaraan :
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan kesetaraan dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan kesetaraan, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan kesetaraan sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
18
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20214. Pelaksanaan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan kesetaraan;
5. Penyusunan bahan pembinaan kesetaraan;
6. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi kesetaraan; dan 7. Pelaporan di bidang kesetaraan;
8. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Kesetaraan.
s. Uraian Tugas Jabatan Kepala Bidang Kebudayaan:
1. penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang cagar budaya dan permuseuman, sejarah dan tradisi serta kesenian;
2. penyusunan bahan pembinaan di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian;
3. penyusunan bahan pengelolaan kebudayaan yang masyarakat pelakunya dalam daerah kabupaten;
4. penyusunan bahan pelestarian tradisi yang masyarakat penganutnya dalam daerah kabupaten;
5. penyusunan bahan pembinaan komunitas dan lembaga adat yang masyarakat penganutnya dalam daerah kabupaten;
6. penyusunan bahan pembinaan kesenian yang masyarakat pelakunya dalam daerah kabupaten;
7. penyusunan bahan pembinaan sejarah lokal kabupaten;
8. penyusunan bahan penetapan cagar budaya dan pengelolaan cagar budaya peringkat kabupaten;
9. penyusunan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar kabupaten; 10. penyusunan bahan cagar budaya dan permuseuman, sejarah dan tradisi serta
kesenian kabupaten;
11. penyusunan bahan fasilitasi di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian;
12. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pengelolaan cagar budaya, pengelolaan museum kabupaten, pembinaan sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian; dan 13. pelaporan di bidang pengelolaan cagar budaya kabupaten, pembinaan
sejarah, pelestarian tradisi, pembinaan komunitas dan lembaga adat, dan pembinaan kesenian.
14. pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Bidang Kebudayaan.
19
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021t. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman:
1. pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan cagar budaya dan permuseuman dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan cagar budaya dan permuseuman, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan cagar budaya dan permuseuman sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya, serta permuseuman;
5. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya;
6. penyusunan bahan pelaksanaan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan museum;
7. penyusunan bahan penerbitan izin membawa cagar budaya ke luar daerah kabupaten;
8. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang registrasi cagar budaya dan pelestarian cagar budaya;
9. pelaporan di bidang registrasi cagar budaya dan permuseuman; dan
10. pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman.
u. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi:
1. pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan sejarah dan tradisi dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan sejarah dan tradisi, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan sejarah dan tradisi sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah 4. melakukan penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan di
bidang sejarah, tradisi, pendaftaran budaya tak berbenda, dan pembinaan komunitas dan lembaga adat;
5. penyusunan bahan pelestarian tradisi;
6. penyusunan bahan pembinaan di bidang sejarah dan tradisi;
7. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang sejarah, tradisi, pendaftaran, dan pembinaan komunitas dan lembaga adat;
20
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20218. pelaporan di bidang sejarah, tradisi, pendaftaran budaya tak benda, dan pembinaan komunitas dan lembaga adat; dan
9. pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Sejarah dan Tradisi.
v. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Kesenian:
1. pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan seni dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan seni, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan seni sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan kesenian;
5. penyusunan bahan pembinaan kesenian;
6. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pembinaan kesenian; 7. pelaporan di bidang pembinaan kesenian; dan
8. pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Seksi Kesenian.
w. Uraian Tugas Jabatan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan:
1. Penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal dan informal, PTK sekolah dasar serta PTK sekolah menengah pertama;
2. Penyusunan bahan kebijakan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal dan informal, PTK sekolah dasar serta PTK sekolah menengah pertama;
3. penyusunan bahan rencana kebutuhan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal dan informal, PTK sekolah dasar serta PTK sekolah menengah pertama;
4. penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal dan informal, PTK sekolah dasar serta PTK sekolah menengah pertama;
5. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan non formal dan informal, PTK sekolah dasar serta PTK sekolah menengah pertama; dan
6. pelaporan di bidang pembinaan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan non formal dan informal, PTK sekolah dasar serta PTK sekolah menengah pertama; dan
21
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20217. pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Bidang Pembinaan Ketenagaan.
x. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, Pendidikan Non formal, dan Informal:
1. pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal, dan informal dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal, dan informal, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
3. pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan non formal, dan informal sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan nonformal dan informal; 5. penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan
PAUD,pendidikan nonformal dan informal;
6. penyusunan bahan pelaksanaan perlindungan, pengembangan, dan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, Pendidikan Non Formal, dan Informal;
7. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, pendidikan nonformal dan informal; dan
8. pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal.
9. pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Non Formal, dan Informal.
y. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
22
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20213. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah
4. Penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar;
5. E. Penyusunan bahan rencana kebutuhan, rekomendasi pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar;
6. Penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar;
7. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar;
8. Pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar; dan
9. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi bidang pendidikan dan tenaga kependidikan sekolah dasar
z. Uraian Tugas Jabatan Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah:
1. Pelaksanaan penyusunan perencanaan program kegiatan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama dengan rencana strategis pemerintah daerah;
2. Pelaksanaan penyiapan bahan dan penyusunan perumusan penetapan kebijakan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama, sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah; 3. Pelaksanaan perencanaan teknis operasional program kegiatan pendidik dan
tenaga kependidikan sekolah menengah pertama sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah;
4. Penyusunan bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama;
5. Penyusunan bahan rencana kebutuhan, rekomendasi pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama;
6. Penyusunan bahan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama;
7. Penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama;
8. Pelaporan di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama; dan
23
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20219. Pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan tugas dan fungsi bidang pendidikan dan tenaga kependidikan sekolah menengah pertama.
2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah Dinas Pendidikan Kabupaten Paser 2.2.1. Sumber Daya Manusia
Dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, sumber daya manusia sangat memegang peranan penting. Sumber daya aparatur yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara umum dapat di bagi menjadi dua kelompok yaitu tenaga/pegawai struktural dan tenaga fungsional. Tenaga struktural meliputi pegawai negeri maupun honorer yang melaksanakan tugas kedinasannya baik di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, di sekolah-sekolah maupun di UPT kecamatan. Sedangkan tenaga fungsional terdiri dari guru, pamong, tutor, penilik, dan pengawas yang melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
Adapun jumlah pegawai untuk tahun 2017 rinciannya adalah sebagai berikut:
Tabel 2.2.
Sumber Daya Aparatur Dinas Pendidikan Kabupaten Paser
NO JENIS JABATAN JUMLAH
A Struktur
Kepala Dinas 1
Sekretaris 1
Kepala Bidang 5
Kepala Seksi/Kepala Sub Bagian 18
Staf/Pelaksana PNS 41 Staf/Pelaksana Non PNS 66 Kepala UPT 8 Kasubbag TU UPT 8 KTU Sekolah 12 TU Sekolah PNS TK 2 Tendik TK Non PNS 4 Tendik Sekolah PNS SD 128
Tendik Sekolah Non PNS SD 333
Tendik Sekolah PNS SMP 49
Tendik Sekolah Non PNS SMP 161
Jumlah 837
24
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021GURU TK PNS 21 Guru TK/KB Non PNS 867 Guru SD PNS 1398 Guru SD Non PNS 1154 Guru SMP PNS 458 Guru SMP Non PNS 441 Pengawas 36 Penilik 8 Pamong Belajar 1 Jumlah 6.058
2.2.2. Jumlah Satuan Pendidikan
Jumlah sekolah berdasarkan tingkatannya dimulai dari TK, SD, SMP se-Kabupaten Paser:
Tabel 2.2.
Jumlah PAUD, SD, SMP Se Kabupaten Paser
Kecamatan TKN TKS KB TPA SDN SDS SMPN SMPS Total
Batu Engau 1 5 10 13 - 8 - 37 Batu Sopang 1 10 3 13 1 4 - 32 Kuaro 1 18 11 26 3 6 2 67 Long Ikis 1 33 15 37 2 8 1 97 Long Kali 1 17 10 2 30 1 8 2 71 Muara Komam 2 8 5 18 - 4 - 37 Muara Samu - 3 7 9 - 2 - 21 Pasir Belengkong 2 16 15 25 1 8 - 67 Tanah Grogot 2 24 29 3 34 3 11 5 111 Tanjung Harapan 1 1 7 7 - 6 - 22 Total 12 135 112 5 212 11 65 10 562 *N = Negeri S = Swasta
Jumlah sekolah yang ada di Kabupaten Paser terdiri dari 12 TK Negeri dan 135 TK swasta, Sebanyak 112 KB, 5 TPA, sebanyak 212 SD Negeri dan 11 SD swasta, sebanyak 65 SMP negeri dan 10 SMP swasta.
2.3. Jenis Pelayanan Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Pelayanan pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser sebagaimana Peraturan Pemerintan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan
25
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu dengan tujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.
Standar nasional pendidikan yang meliputi: a. standar isi;
b. standar proses;
c. standar kompetensi lulusan;
d. standar pendidik dan tenaga kependidikan; e. standar sarana dan prasarana;
f. standar pengelolaan; g. standar pembiayaan; dan h. standar penilaian pendidikan.
Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu, mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Standar isi sebagaimana dimaksud tersebut memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan
kalender pendidikan/akademik.
Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan, standar proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Standar proses pembelajaran pendidik memberikan keteladanan. Setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.
Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.
26
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021Standar kompetensi lulusan sebagaimana tersebut, meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Kompetensi lulusan untuk mata pelajaran bahasa menekankan pada kemampuan membaca dan menulis yang sesuai dengan jenjang pendidikan. Kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan. Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud adalah tingkat pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi:
a. Kompetensi pedagogik; b. Kompetensi kepribadian; c. Kompetensi profesional; dan d. Kompetensi sosial.
Seseorang yang tidak memiliki ijazah dan/atau sertifikat keahlian sebagaimana dimaksud, tetapi memiliki keahlian khusus yang diakui dan diperlukan dapat diangkat menjadi pendidik setelah melewati uji kelayakan dan kesetaraan. Kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri
Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. Setiap satuan pendidikan wajib memiliki prasarana yang meliputi lahan, ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi daya dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.
27
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
Standar Pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun pendidikan terdiri atas biaya investasi, biaya operasi, dan biaya personal. Biaya investasi satuan pendidikan meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumberdaya manusia, dan modal kerja tetap. Biaya personal meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan. Biaya operasi satuan pendidikan meliputi:
a. gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji,
b. bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan
c. biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain sebagainya.
Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
a. penilaian hasil belajar oleh pendidik;
b. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan c. penilaian hasil belajar oleh Pemerintah.
Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 yang di ubah berdasarkan permendiknbud nomor 23 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten Kota, dimana standar pelayanan minimal pendidikan dasar selanjutnya disebut SPM pendidikan adalah tolak ukur kinerja pelayanan pendidikan dasar meliputi jalur pendidikan formal yang diselenggarakan daerah kabupaten/kota.
Penyelenggaraan pelayanan pendidikan sebagaimana dimaksud meliputi :
1. Tersedia satuan pendidikan dalam jarak yang terjangkau dengan berjalan kaki yaitu maksimal 3 km untuk SD/MI dan 6 km untuk SMP/MTs dari kelompok permukiman permanen di daerah terpencil;
28
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-20212. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar untuk SD/MI tidak melebihi 32 orang, dan untuk SMP/MTs tidak melebihi 36 orang. Untuk setiap rombongan belajar tersedia 1 (satu) ruang kelas yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk peserta didik dan guru, serta papan tulis;
3. Di setiap SMP/MTs tersedia ruang laboratorium IPA yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk 36 peserta didik dan minimal satu set peralatan praktek IPA untuk demonstrasi dan eksperimen peserta didik;
4. Di setiap SD/MI dan SMP/MTs tersedia satu ruang guru yang dilengkapi dengan meja dan kursi untuk setiap orang guru, kepala sekolah dan staf kependidikan lainnya; dan di setiap SMP/MTs tersedia ruang kepala sekolah yang terpisah dari ruang guru.
5. Di setiap SD/MI tersedia 1 (satu) orang guru untuk setiap 32 peserta didik dan 9 (sembilan) orang guru untuk setiap satuan pendidikan, dan untuk daerah khusus 4 (empat) orang guru setiap satuan pendidikan;
6. Di setiap SMP/MTs tersedia 1 (satu) orang guru untuk setiap mata pelajaran, dan untuk daerah khusus tersedia satu orang guru untuk setiap rumpun mata pelajaran; 7. Di setiap SD/MI tersedia 2 (dua) orang guru yang memenuhi kualifikasi akademik
S1 atau D-IV dan 2 (dua) orang guru yang telah memiliki sertifikat pendidik;
8. Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S-1 atau D-IV sebanyak 70% dan separuh diantaranya (35% dari keseluruhan guru) telah memiliki sertifikat pendidik, untuk daerah khusus masing-masing sebanyak 40% dan 20%;
9. Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik masing-masing satu orang untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris;
10. Di setiap Kabupaten/Kota semua kepala SD/MI berkualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik;
11. Di setiap kabupaten/kota semua kepala SMP/MTs berkualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik;
12. Di setiap kabupaten/kota semua pengawas sekolah dan madrasah memiliki kualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik;
13. Pemerintah kabupaten/kota memiliki rencana dan melaksanakan kegiatan untuk membantu satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum dan proses pembelajaran yang efektif; dan
14. Kunjungan pengawas ke satuan pendidikan dilakukan satu kali setiap bulan dan setiap kunjungan dilakukan selama 3 jam untuk melakukan supervisi dan pembinaan.
29
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Paser Renstra 2016-2021BAB III
ISU-ISU STRATEGIS
BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Pada dasarnya terdapat dua jenis isu strategis, internal dan eksternal. Isu internal berkaitan dengan kondisi mutakhir penyelenggaraan pendidikan. Berdasarkan profil pendidikan akan dapat diidentifikasi area-area dimana kinerja penyelenggaraan pendidikan masih belum memuaskan. Kemudian akan diidentifikasi penyebab dari rendahnya kinerja tersebut dan langkah terakhir adalah memutuskan apakah kinerja yang tidak efisien tersebut begitu serius sehingga perlu dijadikan isu strategis yang akan disampaikan dalam proses perencanaan. Isu eksternal berkaitan dengan perubahan pada karakter perencanaan yang berdampak langsung pada sektor pendidikan. Seringkali perubahan ini berbentuk undang-undang atau peraturan pemerintah baru, maupun kebijakan di tingkat pusat atau daerah yang baru. Perubahan pada karakter kebijakan akan menyediakan kesempatan untuk memperkuat atau memberikan ancaman baru pada penyelenggaraan pendidikan.
Gambar 3.1.
Alur Identifikasi Isu strategis
Kondisi Nyata Kondisi Ideal
Masalah
Analisis Penyebab Masalah
30
3.2. Identifikasi Permasalahan
Dalam melakukan identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi Pemerintah daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, maka tabel 3.4. merupakan gambaran permasalahan yang dihadapi oleh Perangkat Daerah Dinas Pendidikan Kabupaten Paser.
Tabel 3.4.
Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser
Aspek Kajian Capaian / Kondisi
Saat ini
Standar yang
Digunakan Faktor yang Mempengaruhi
Permasalahan Pelayanan SKPD Internal
(SKPD) (Di Luar SKPD) Eksternal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) Tersedia dan terjangkaunya layanan PAUD bermutu dan berkesetaraan Tersedia dan terjangkau nya layanan PAUD sampai ke desa Dilihat dari prosentasi meningkatnya APK PAUD Undang-undang dan Peraturan - Rendahnya minat orang tua untuk memasukkan anaknya di PAUD - Tingginya kesadaran masyarakat membuka lembaga PAUD Tenaga pendidik belum memiliki kompetensi yang memadai Terjaminnya kepastian memperoleh layanan pendidikan dasar bermutu dan berkesetaraan Meningkatn ya layanan pendidikan dasar bermutu dan berkesetar aan Meningkatnya APK, APM, Kualifikasi Guru, Sertifikasi guru Undang-undang dan Peraturan Masih rendahnya minat guru melanjutkan S1 - Masih rendahnya kualifikasi guru SD (D-4/S-1) - Kurang meratanya distribusi tenaga pendidik berdasarkan disiplin ilmu yang dimiliki Tersedia dan terjangkaunya layanan pendidikan orang dewasa berkelanjutan yang berkesetaraan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Semakin meningkatn ya lembaga kursus Berdirinya lembaga-lembaga kursus masyarakat Undang-undang dan Peraturan Rendahnya kesadaran lembaga kursus untuk mendaftarkan pada Dinas Pendidikan Belum optimalnya pendataan lembaga kursus Tersedianya sistem tata kelola yang handal dalam menjamin terselenggaranya layanan prima pendidikan Semakin tersediany a sistem dan tata kelola layanan prima pendidikan - Opini audit BPK - Skor lakip Undang-undang dan Peraturan Masih rendahnya pelaksanaan sistem manajemen sekolah