• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Tinjauan Organisasi

3.1.1 Sejarah PT. Matahari Putra Prima, Tbk

PT. Matahari Putra Prima, Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang retail, baik department store ataupun supermarket. Pada bidang department store PT. Matahari Putra Prima, Tbk melalui Matahari Department Store telah menyediakan aneka kebutuhan mulai dari pakaian sampai kebutuhan alat-alat rumah tangga, dimana komposisi yang ada di Matahari Department Store tergantung dari tipe dari sebuah toko Matahari Department Store. Adapun komposisi produk dari segi tipe sebuah toko sebagai berikut:

1. Untuk Tipe Toko A ( Total Nilai Penjualan Pertahun > 50 miliar) dengan komposisi produk 70% produk konsinyasi (produk supplier yang dititipkan pada Matahari Department Store) dan 30% produk Private Brand.

2. Untuk Tipe Toko B ( Total Nilai Penjualan Pertahun 30 > 50 miliar) dengan komposisi produk 60% produk konsinyasi dan 40% produk Private Brand.

3. Untuk Tipe Toko C ( Total Nilai Penjualan Pertahun < 30 miliar) dengan komposisi produk 50% produk konsinyasi dan 50% produk private Brand.

Saat ini PT. Matahari Putra Prima, Tbk semakin ekspansif dalam merambah sektor

retail. Dalam lima tahun mendatang sedang disiapkan dana sekitar 1 triliun rupiah untuk

membuka gerai baru dan merenovasi gerai yang sudah ada. Dalam rentang 3-5 tahun kedepan, pembangunan gerai baru yang disebut dengan hypermarket, disiapkan dana sekitar 600 milyar untuk membuka 50 hypermarket baru di jabodetabek dan di berbagai kota. Kendati agresif dalam mengembangkan hypermarket, Matahari tidak ingin melupakan konsep tradisional market. Matahari juga berkomitmen mempertahankan keberadaan Supermarket yang dirintis oleh pendirinya, Bapak Hari Darmawan. Dan akan ditambah gerainya walupun tidak banyak.

Salah satu divisi utama yang dipertahankan dan sedang dikembangkan adalah divisi

fashion yang mencakup pakaian, aksesoris dan kosmetik. Divisi fashion saat ini memperoleh

(2)

dari divisi fashion ini, dengan konsep produk Private Brand, diharapkan dapat mendukung tujuan yang diharapkan manajemen perusahaan tersebut. Konsep produk Private Brand adalah konsep produk dengan merek-merek yang mempunyai konsep harga terjangkau dengan memiliki atribut produk yang selengkap mungkin. Pada saat diluncurkan pada enem tahun yang lalu, Private Brand mendapat sambutan yang bagus dari para pelanggan. Hal ini disebabkan harganya yang bersaing dan kelengkapan atribut yang dimiliki bila dibandingkan dengan produk lain yang sejenis. Saat ini ada kecendrungan bahwa ada beberapa dari produk

Private Brand ini, mengalami penurunan omset yang cukup signifikan dalam satu tahun

terakhir. Walaupun secara keseluruhan omset dari produk-produk Private Brand matahari mengalami peningkatan atau growth 3,2% sampai 5,5% bila dibandingkan dengan omset penjualan tahun lalu.

3.1.2. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran 1. Visi

1. Menjadikan PT. Matahari Putra Prima,Tbk untuk menjadi konsumen pengecer paling dipilih.

2. Menjadi suatu perusahaan yang menjadi peritel pilihan utama di indonesia.

2. Misi

Untuk konsisten membawa nilai produk fashion dan jasa yang meningkatkan kualitas konsumen gaya hidup.

3. Tujuan

PT. Matahari Putra Prima, Tbk untuk menjadi pemimpin industri ritel di Indonesia, Matahri Putra Prima telah melakukan langkah-langkah inovatif untuk memperluas, mengintegrasikan dan menciptakan permintaan untuk brbagai kebutuhan ritel dan terutama berfokus pada bidang persediaan fashion, makanan dan minuman, kesehatan dan kecantikan dan pusat hiburan. Matahari terus memperluas bisnis ini dengan unit terkait lainnya seperti pusat distribusi dan saluran, serta kartu belanja untuk pelanggan yang loyal.

(3)

3.1.3 Struktur Organisasi

Gambar 3.1 Struktur Organisasi PT. Matahari Putra Prima,Tbk Keterangan dari Struktur Organisasi diatas adalah sebagai berikut:

A. Store Manager : Setingkat dengan kepala cabang di suatu tempat, Store Manager adalah pimpinan tertinggi dalam suatu cabang di Departement Store. Ia bertangung jawab dalam memimpin, mengarahkan dan melaksanakan semua kebijakan pusat terhadap pelaksanaan bisnis di Department Store tersebut. Ia mempunyai target terhadap pemasukan atau omzet sejumlah sekian rupiah per bulan dari per tahun, tingkat shingkage atau angka kehilangan dan bertanggung jawab langsung kepada Regional Manager. Store Manager dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari di bantu oleh asisten Store Manager, Supervisor Area, Supervisor EDP & Finance dan Supervisor Teknisi dan Supervisor VM.

B. Asisten Manager: Bertugas membantu Store Manager dalam melakukan saran dan pendapat dalam operasional toko dan bertanggung jawab atas toko bila Store Manager tidak ada ditempat. Selain itu Asisten Manager bertanggung jawab atas administrasi harian baik penjualan, pengeluaran kas dan customer service, dan penampilan toko.

(4)

C. Supervisor Area: Bertanggung jawab atas yang dipimpinya baik dalam segi penjualan tiap konter, visual merchandising, shingkage area atau angka kehilangan, nilai inventory dan standar gromming dari para pramuniaganya dan yang paling utama adalah terhadap merchandising atau barang, yaitu memantau atas barang new arrival dan barang aging.

D. Supervisor EDP dan Finance: Bertanggung jawab atas opersionalnya kasir dan EDP dimana mencatat dan mengatur sistem rotasi kasir, laporan penjualan, harian dan bulanan, penerimaan dan pengeluaran kas, penyedian uang kecil.

E. Supervisor Teknisi & Keamanan: Bertanggung jawab atas operasional toko yang berkaitan atas suplay listrik, AC dan mesin kassa. Selain itu juga bertanggung jawab kepada Store Manager atas biaya operasional dari hal tersebut. Selain itu juga membawahi keamanan dimana mengatur rotasi dan target, sistem dari keamanan.

F. Supervisor Visual Merchandising & Promosi: Bertanggung jawab atas acara promosi yang sedang berlangsung dan sistem penataan dan penjagaan barang dari POP dari tiap konter.

3.2 Uraian Prosedur Sistem Berjalan

Sistem berjalan yang dimaksud adalah keseluruhan sistem yang ada dalam organisasi yang mana sistem tersebut adalah suatu hal yang menunjang kelancaran dalam lembaga untuk mencapai suatu tujuan yang telah direncanakan

Berikut ini adalah sistem berjalan yang terdapat pada PT. Matahari Putra Prima,Tbk:

(5)

Gambar 3.2 Use Case Sistem Berjalan

Tabel 3. 1 Skenario Use Case Berjalan Mengisi Form Permintaan Barang Nama Use Case Mengisi form permintaan barang

Deskripsi Singkat Store Manager mengisi form permintaan barang

Actor Store Manager

Pra Kondisi -

Tindakan Utama Store Manager yang akan mengisi permintaan barang Tindakan Alternatif -

Pasca Kondisi Form diberikan kepada Bagian Purchasing  

(6)

Tabel 3. 2 Skenario Use Case Berjalan Membuat Purchase Order

Nama Use Case Membuat Purchase Order

Deskripsi Singkat Bagian Purchasing akan membuat purchase order untuk diberikan kepada Store Manager

Actor Bagian Purchasing

Pra Kondisi -

Tindakan Utama Bagian Purchasing membuat purchase order atas barang yang dipesan kepada Store Manager

Tindakan Alternatif - Pasca Kondisi -

Tabel 3.3 Skenario Use Case Berjalan Menerima Form Permintaan Barang

Nama Use Case Menerima Form Permintaan Barang

Deskripsi Singkat Store Manager menerima permintaan barang yang di pesan kepada bagian purchasing order

Actor Store Manager

Pra Kondisi -

Tindakan Utama Store Manager menerima permintaan barang yang diberikan kepada bagian purchasing order, lalu Store Manager membuat lapaoran stock barang yang di pesan kepada bagian purchasing order

Tindakan Alternatif - Pasca Kondisi -  

Tabel 3.4 Skenario Use Case Berjalan Menjadwal Pengiriman Barang

Nama Use Case Menjadwal Pengiriman Barang

Deskripsi Singkat

Actor Bagian Purchasing

(7)

Tindakan Utama Bagian purchasing membuat jadwal pengiriman barang lalu menginformasikan ke bagian gudang

Tindakan Alternatif - Pasca Kondisi -  

Tabel 3.5 Skenario Use Case Berjalan Mengeluarkan Barang

Nama Use Case Mengeluarkan barang

Deskripsi Singkat

Actor Bagian Gudang

Pra Kondisi -

Tindakan Utama Bagian gudang mengeluarkan barang-barang ke departmen store sesuai jadwal yang sudah dibuat

Tindakan Alternatif - Pasca Kondisi -  

 Tabel 3.6 Skenario Use Case Berjalan Menerima Laporan Pembelian Nama Use Case Menerima Laporan Pembelian

Deskripsi Singkat

Actor Regional Manager

Pra Kondisi -

Tindakan Utama Regional manager membuat laporan pembelian berdasarkan data-data penjualan yang sudah di terima

Tindakan Alternatif - Pasca Kondisi -          

(8)

3.3 Activity Diagram Sistem Berjalan

3.3.1 Atctivity Diagram Berjalan Permintaan Barang

  Gambar 3.3 Activity Diagram Berjalan Permintaan Barang

Tabel 3.7 Activity Diagram Berjalan Permintaan Barang Nama Activity Diagram Mengisi Permintaan Barang

Deskripsi Store Manager mengisi form permintaan barang, purchasing menerima form permintaan lalu menganalisa permintaan, jika barang layak di order maka purchasing membuat form pembelian barang lalu menghubungi vendor jika tidak maka permintaan barang tidak akan di proses

(9)

3.3.2 Activity Diagram Berjalan Penerimaan Barang

  Gambar 3.4 Activity Diagram Berjalan Penerimaan Barang

Tabel 3.8 Activity Diagram Berjalan Menerima Barang

Nama Activity Diagram Mengisi Penerimaan Barang

Deskripsi Vendor menerima Po lalu membuat invoice untuk membuat surat jalan lalu mengirim barang, staff gudang menerima barang dan mengirim barang ke store manager dan store manager menerima barang

   

(10)

3.4 Use Case Diagram Usulan

  Gambar 3.5 Use Case Usulan

Tabel 3.9 Skenario Use Case Extract, Transform, Load Nama Use Case Extract, Transform, Load 

Actor Admin 

Deskripsi Admin Melakukan Proses Extract, Transform, Load Tabel Dimensi dan Tabel Fakta

(11)

Skenario Admin Melakukan Extract, Transform, Load

Pasca Kondisi Data Pada Tabel Dimensi dan Tabel Fakta Dimensi Masuk ke Database

Tabel 3.10 Skenario Use Case Mengelola User Nama Use Case Mengelola User

Actor Admin

Deskripsi Admin Melakukan Pengelolan Data User Pra Kondisi Menerima Pendaftaran User Via email Skenario Admin Melakukan Kelola Data User Pasca Kondisi User Dapat Akses Login ke Web Aplikasi

Tabel 3.11 Skenario Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Top 5 Analysis Nama Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Top 5 Analysis

Actor User

Deskripsi User Dapat Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Top 5 Analysis Dari Aplikasi Sistem Pelaporan Transaksi Pembelian Pra Kondisi Pilih Menu Laporan Pembelian Brdasarkan Tiop 5 Analysis

Skenario -

Pasca Kondisi -

Tabel 3.12 Skenario Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Barang Nama Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Barang

Actor User

Deskripsi User Dapat Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Barang Dari Aplikasi Sistem Pelaporan Transaksi Pembelian Barang

Pra Kondisi Pilih Menu Laporan Pembelian Berdasarkan Barang

Skenario -

Pasca Kondisi -

Tabel 3.13 Skenario Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Periode Nama Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Periode

(12)

Deskripsi User Dapat Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Periode Dari Aplikasi Sistem Pelaporan Transaksi Pembelian Periode

Pra Kondisi Pilih Menu Laporan Pembelian Berdasarkan Periode Skenario -

Pasca Kondisi -

Tabel 3.14 Skenario Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Supplier Nama Use Case Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Periode

Actor User

Deskripsi User Dapat Melihat Laporan Pembelian Berdasarkan Supplier Dari Aplikasi Sistem Pelaporan Transaksi Pembelian Supplier

Pra Kondisi Pilih Menu Laporan Pembelian Berdasarkan Supplier Skenario -

Pasca Kondisi -

3.4.1 Extract, Transform, dan Load

Pada tahap ini dilakukan pemilihan tabel dari data sumber data. Pemilihan ini dilakukan karena tidak semua tabel digunakan dalam perancangan sistem pelaporan dengan konsep data warehouse. Proses extract dilakukan dengan memilih beberapa tabel atau field untuk digunakan setiap dimensi dan tabel fakta yang dibutuhkan dalam perancangan data warehouse ini. Transform adalah tahapan untuk memilih field, untuk selanjutnya dilakukan penyesuaian nama field yang sesuai dengan kebutuhan lapoan. Load adalah proses memasukkan data ke dalam data warehouse.

1. Extract

       Extract adalah proses pemilihan tabel dan field yang dijadikan sumber data untuk sistem pelaporan sesuai dengan skema data warehouse. Didalam proses extract ini tabel yang dijadikan sumber data untuk kebutuhan dimensi dan tabel fakta di data warehouse adalah ms_supplier, ms_barang, tr_order_pembelian_detail, tr_order_pembelian_header dan tr_usulan_pembelian_detail.

(13)

Tabel ms_supplier merupakan tabel master supplier yang akan digunakan sumber data dimensi supplier (supplier_dim). Field yang dipetakan ke dalam dimensi supplier (supplier_dim) adalah IdSupplier dan NamaSupplier.

Tabel ms_barang merupakan tabel master barang yang akan digunakan sumber data dimensi barang (barang_dim). Field yang dipetakan ke dalam dimensi barang (barang_dim) adalah IdBarang dan NamaBarang.

Tabel tr_order_pembelian_detail, tr_order_pembelian_header dan tr_usulan_pembelian_detail merupakan tabel transaksi dalam proses purchasing atau pembelian. Dari tabel tersebut akan dijoin sehingga terbentuklah temporary table yang akan digunakan sebagai data dimensi transaksi (transaksi_dim).

2. Transform

      Transform adalah proses untuk menyesuaikan nama field dari sumber data dengan atribut atau field dimensi dan tabel fakta sesuai dengan kebutuhan data warehouse.

a. Dimensi Supplier (supplier_dim)

Dari field yang sudah dipetakan dari tabel ms_supplier pada proses extract tahapan selanjutnya menyesuaikan nama field dari tabel ms_supplier dengan dimensi supplier (supplier_dim).

dbo.ms_supplier Transform suppler_dim

Script

(14)

Tabel 3.15 Hasil Penyesuaian Field Supplier_Dim

Field ms_supplier Field supplier_dim Keterangan

IdSupplier code_supplier Kode Supplier NamaSupplier nm_supplier Nama Supplier

b. Dimensi Barang (barang_dim)

Dari field yang sudah dipetakan dari tabel ms_barang pada proses extract tahapan selanjutnya menyesuaikan nama field dari tabel ms_barang dengan dimensi barang (barang_dim).

dbo.ms_barang Transform barang_dim

Script

Gambar 3.7 Transformasi Data Barang_Dim

Tabel 3.16 Hasil Penyesuaian Field Barang_Dim

Field ms_barang Field barang_dim Keterangan

IdBarang code_barang Kode Barang

NamaBarang nm_barang Nama Barang

c. Dimensi Waktu (waktu_dim)

Dimensi waktu tidak memiliki sumber data, sehingga dalam pembuatan dan pemasukan datanya dilakukan secara manual.

(15)

Script Transform waktu_dim Gambar 3.8 Transformasi Data Waktu_Dim d. Dimensi Transaksi (transaksi_dim)

Dimensi transaksi didapat dari proses join beberapa tabel. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah :

dbo.tr_order_pembelian_detail Join Transform tr_dim

dbo.tr_order_pembelian_detail

dbo.tr_order_pembelian_header

Script

Gambar 3.9 Transformasi Data Transaksi_Dim

e. Fakta Pembelian

Tabel fakta pembelian didapat dari transformasi berbagai dimensi. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah :

(16)

transaksi_dim

Join Transform pembelian_fact

waktu_dim

Script

Gambar 3.10 Transformasi Data Pembelian 3. Load

Setelah dilakukan proses extract dan transform, tahapan terakhir adalah memasukkan data tersebut ke dalam masing-masing dimensi dan tabel fakta di skema data warehouse, tahapan ini disebut dengan tahapan load.

(17)

3.5 Activity Diagram Usulan 3.5.1 Activity Diagram Usulan Login

  Gambar 3.11 Activity Diagram Usulan Login

Tabel 3.17 Keterangan Activity Diagram Login

Nama Activity Diagram Login

Deskripsi Singkat User atau Admin masuk ke menu login

Actor User atau Admin

Tindakan Utama User atau Admin masuk menu login, apabila tidak diterima username dan password tidak akan terbuka, apabila di terima masuk ke menu utama

(18)

3.5.2 Activity Diagram Admin Transform Data

Gambar 3.12 Activity Diagram Admin Transform Data

Tabel 3.18 Keterangan Activity Diagram Admin Transform Data

Nama Activity Diagram Transform Data

Deskripsi Singkat Pilih Menu Transformasi Data

Actor Admin Tindakan Utama Admin pilih menu utama lalu pilih menu

transformasi data, lalu admin proses ETL, apabila proses transformasi data sudah masuk, maka data sukses masuk ke table sesuai skema

(19)

3.5.3 Admin Mengelola User

  Gambar 3.13 Activity Diagram Admin Mengelola User

Tabel 3.19 Keterangan Activity Diagram Admin Mengelola User

Nama Activity Diagram Admin Mengelola User

Deskripsi Singkat Admin masuk menu utama

Actor Admin

Tindakan Utama Admin masuk menu utama, lalu admin

mengelola user, setelah itu masuk menu user dan user memilih tambah, ubah dan cari laporan

(20)

3.5.4 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Top 5 Analysis

Gambar 3.14 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Top 5 Analysis

Tabel 3.20 Keterangan Activity Diagram Lihat Laporan Pembelian Top 5 Analysis

Nama Activity Diagram Lihat Laporan Pembelian Top 5 Analysis Deskripsi Singkat User lihat laporan pembelian top 5 analysis

Actor User

Tindakan Utama User masuk menu utama, lalu user melihat laporan, setelah itu usesr pilih menu laporan, lalu pilih menu laporan pembelian setelah itu pilih laporan berdasarkan kategori dan setelah itu lihat laporan

(21)

3.5.5 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Berdasarkan Barang

 

Gambar 3.15 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Berdasarkan Barang

Tabel 3.21 Keterangan Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Barang

Nama Activity Diagram Lihat Laporan Pembelian Barang

Deskripsi Singkat User masuk menu utama

(22)

Tindakan Utama User masuk menu utama, memilih menu lapaoran lalu pilih menu laporan pembelian, pilih kategori barang, pilih jenis barang, dan setelah itu lihat laporan pembelian berdasarkan kategori

3.5.6 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Berdasarkan Periode

  Gambar 3.16 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Berdasarkan Periode

Tabel 3.22 Keterangan Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Periode

Nama Activity Diagram Lihat Laporan Pembelian Periode

Deskripsi Singkat User masuk menu utama

Actor User Tindakan Utama User masuk menu utama, lau memilih menu laporan

dan pilih periode lapaoran setelah itu lihat laporan jumlah pembelian berdasarkan periode

(23)

3.5.7 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Berdasarkan Supplier

 

Gambar 3.17 Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Berdasarkan Supplier

Tabel 3.23 Keterangan Activity Diagram User Lihat Laporan Pembelian Supplier

Nama Activity Diagram Lihat Laporan Pembelian Supplier

Deskripsi Singkat User masuk menu utama

Actor User Tindakan Utama User masuk menu utama, lau memilih menu laporan

dan pilih menu lapaoran pembelian supplier setelah itu pilih nama supplier dan lihat laporan supplier

(24)

3.6 Sequence Diagram Sistem Usulan 3.6.1 Sequence Diagram Login

  Gambar 3.18 Sequence Diagram Login

Tabel 3.24 Keterangan Sequence Diagram login Nama Sequence Diagram Diagram login

Actor Admin/user

Deskripsi Pada sequence ini admin atau user harus melakukan login, kemudian sistem akan memvalidasi jika berhasil admin atau user masuk ke menu utama jika gagal kembali ke login awal

(25)

3.6.2 Sequence Diagram Tambah User

  Gambar 3.19 Sequence Diagram Tambah User

Tabel 3.25 Keterangan Sequence Diagram Tambah User Nama Sequence Diagram Diagram Tambah User

Actor Admin

Deskripsi Pada sequence ini Admin akan membuka form data user yang ingin melihat data laporan pembelian

(26)

3.6.3 Sequence Diagram Extract, Transform, dan Load

  Gambar 3.20 Sequence Diagram Extract, Transform, dan Load

Tabel 3.26 Keterangan Sequence Diagram Extract, Transform, dan Load Nama Sequence Diagram Diagram Extract, Transform, dan Load Actor Admin

Deskripsi Pada sequence ini Admin membuka form proses ETL yang ingin dijalankan melalui background processing dengan menggunakan store procedure

(27)

3.6.4 Sequence Diagram Lihat Laporan

  Gambar 3.21 Sequence Diagram Lihat Laporan

Tabel 3.27 Keterangan Sequence Diagram Lihat Laporan Nama Sequence Diagram Diagram Lihat Laporan

Actor Admin atau User

Deskripsi Pada Sequence ini Admin Dan User mengelola report data laporan pembelian

(28)

3.7 Skema Database OLTP

(29)

3.7.1 Snowflake Scheme transaksi_dim -Idtransaksi -Id_op_detail Id_up Id_op Id_barang -Id_supplier -harga_transaksi supplier_dim -Id_supplier -code_supplier -nm_supplier pembelian_fact -Id_pembelian -Id_transaksi -timeID -qty_pembelian -total_pembelian barang_dim -Id_barang -code_barang -nm_barang waktu_dim -timeID -year -month -date

Gambar 3.23 Snowflake Scheme

Spesifikasi Basis Data

Berikut merupakan perancangan database skema datawarehouse yang akan dibuat ke dalam suatu pemograman berbasis PHP dengan menggunakan database MySQL. Tabel 3.28 Tabel Barang_Dim

Nama Field Type Ukuran Keterangan

(30)

Codebarang Varchar 10 Kode Barang

Nmbarang Varchar 35 Nama Barang

Tabel 3.29 Tabel Pembelian_Fact

Nama Field Type Ukuran Keterangan

Idpembelian Integer 11 Kode Pembelian

Idtransaksi Integer 11 Kode Transaksi

Timeid Integer 11 Kode Waktu

Qtytransaksi Double 3,1 Permintaan Transaksi

Totaltransaksi Double 3,1 Total Transaksi

Tabel 3.30 Tabel Supplier_Dim

Nama Field Type Ukuran Keterangan

Idsupplier Integer 11 Kode Supplier

Codesupplier Varchar 10 Kode Supplier

Nmsupplier Varchar 35 Nama Supplier

Tabel 3.31 Tabel Transaksi_Dim

Nama Field Type Ukuran Keterangan

Idtransaksi Integer 11 Kode Transaksi

Idopdetail Integer 10 Kode Order Pembelian

Idup Varchar 10 Kode Untuk Pembelian

Idop Varchar 10 Kode Order Pembelian

Idbarang Varchar 10 Kode Barang

Idsupplier Varchar 10 Kode Supplier

Hrgtransaksi Double 3,1 Harga Transaksi

Tabel 3.32 Tabel Waktu_Dim

(31)

Timeid Integer 11 Kode Waktu

Year Varchar 4 Tahun

Month Varchar 2 Bulan

Date Varchar 2 Hari

3.8 Perancangan Data Warehouse

Dalam perancangan data warehouse di PT.Matahari Putra Prima,Tbk, arsitektur yang digunakan adalah data warehouse terpusat (centralized data warehouse). Data-data yang terdapat pada database perusahaan berasal dari data internal dan eksternal yang sesuai dengan sistem operasional perusahaan.

Alasan penggunaan arsitektur terpusat adalah :

• Mempermudah dalam melakukan pemeliharaan data serta pengawasan data yang berada dalam data warehouse.

• Pengawasan terhadap penggunaan data warehouse dapat lebih dikontrol

• Mengurangi redudansi data karena data dikelola dalam satu tempat penyimpanan Berikut ini adalah gambar arsitektur data warehouse terpusat pada PT.Matahari Putra Prima :

Gambar 3.24 Peranccangan Data Warehouse Data  ETL    Extraction  Data  Warehouse user user    OLAP

(32)

Terdapat komponen - komponen sistem yang saling berhubungan dalam data warehouse tersebut, antara lain :

1. Data Source

Data Source adalah sumber data yang digunakan dalam pembuatan data warehouse.

Dalam data warehouse PT.Matahari Putra Prima,Tbk tersebut, sumber data yang digunakan berasal dari database PT.Matahari Putra Prima,Tbk dari tiap departemen terkait dengan berbagai jenis file.

2. Data Transformation

Data transformation adalah suatu proses dalam merubah bentuk data. terdapat tiga proses utama dalam tahap ini yang disebut extract, transformation, loading (ETL).

Extract merupakan proses pengambilan data dari sumber data yang ada dan

melakukan pemilihan data yang akan disimpan ke dalam data warehouse. Transformation berfungsi untuk merubah data ke dalam suatu bentuk yang konsisten segingga data yang dihasilkan bersifat akurat dan tepat. Sedangkan Loading merupakan proses penyimpanan hasil transformasi yang telah di lakukan. Keseluruhan hasil transformasi ini nantinya akan dimasukkan ke dalam data warehouse.

3. Data Warehouse

Data warehouse digunakan sebagai media penyimpanan data yang bersifat historis

yang telah dikumpulkan untuk dipakai sebagai sumber data OLAP yang dibangun menggunakan metode skema bintang (star schema).

4. OLAP (Online Analytical Processing)

OLAP digunakan sebagai media penyimpanan data yang sudah terintegrasi untuk dipakai sebagai sumber analisis dalam menghasilkan laporan dan pengambilan keputusan.

5. User

User adalah pengguna akhir yang akan mengakses ke data warehouse. Dari data warehouse tersebut, user dapat menghasilkan suatu laporan ataupun menganalisis dalam mengambil suatu keputusan.

(33)

3.9 Perancangan Antar Muka

3.9.1 Racangan Layar Struktur Utama

Gambar 3.25 Struktur Menu Utama

3.9.2 Rancangan Layar login

(34)

3.9.3 Rancangan Layar Menu Utama Home Halaman Utama Business Intelligence Laporan Pembelian ETL Master Menu Logout   Gambar 3.27 Rancangan Layar Menu Utama

(35)

3.9.4 Rancangan Layar Master User

Gambar 3.28 Rancangan Layar Master User

3.9.5 Rancangan Layar Transform Data

(36)

3.9.6 Rancangan Layar Laporan Pembelian Top 5 Analysis

  Gambar 3.30 Rancangan Layar Laporan Pembelian Top 5 Analysis

3.9.7 Rancangan Layar Laporan Pembelian Barang

  Gambar 3.31 Rancangan Layar Laporan Pembelian Barang

(37)

3.9.8 Rancangan Layar Laporan Pembelian Supplier

Gambar 3.32 Rancangan Layar Laporan Pembelian Supplier

3.9.9 Rancangan Layar Laporan Pembelian Periode

  Gambar 3.33 Rancangan Layar Laporan Pembelian Periode

Gambar

Gambar 3.1 Struktur Organisasi PT. Matahari Putra Prima,Tbk  Keterangan dari Struktur Organisasi diatas adalah sebagai berikut:
Gambar 3.2 Use Case Sistem Berjalan
Tabel 3.9 Skenario Use Case Extract, Transform, Load  Nama Use Case   Extract, Transform, Load 
Tabel 3.10 Skenario Use Case Mengelola User  Nama Use Case   Mengelola User
+7

Referensi

Dokumen terkait

Cek rule user Admin atau Petugas Y Pilih menu Petugas Data Buku Data Anggota Data Sirkulasi Data Petugas Data lama, denda Pilih menu Admin Tambah Buku Bantuan Ubah Buku Hapus

Dapat dilihat pada gambar 3.3 secara user melakukan proses login kedalam aplikasi lalu dapat melihat menu – menu yang disediakan oleh sistem yang meliputi pengolahan data surat,

Tindakan Utama Gudang memilih menu warehouse dan memilih menu View order SIT, dan Data list SIT akan tampil di menu View data list SIT dan gudang melakukan view atau print Data SIT

Dari sequence pada gambar 3.7, setelah user masuk ke menu Pembelajaran, maka kepada user akan langsung ditampilkan bacaan terkait dengan latihan tartil Al Qur’an.

Deskripsi admin melakukan login jika berhasil maka akan muncul menu utama admin, admin membuka menu laporan, admin memilih jenis laopran yang akan di buat dan

Deskripsi Pada sequence ini Petugas bagian Administrasi, melakukan login yaitu menginput nama e-mail (username) dan password sebelum masuk ke menu utama

Deskripsi singkat Admin dan user membuka aplikasi, melakukan login, apabila tidak diterima username dan password tidak akan bisa masuk, apabila diterima masuk kehalaman

User akan membuka menu laporan pelayanan selanjutnya user diminta memasukkan id yang ingin dilihat kemudian sistem akan menampilkan informasi atau data yang