• Tidak ada hasil yang ditemukan

TESIS. Oleh BERTHA JULIANA PASARIBU /IKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TESIS. Oleh BERTHA JULIANA PASARIBU /IKM"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KESEHATAN MEDIA FILM DAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP

MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MELAYU KOTA

PEMATANGSIANTAR TAHUN 2014

TESIS

Oleh

BERTHA JULIANA PASARIBU 127032134/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

THE EFFECTIVENESS OF THE HEALTH EXTENSION METHOD THROUGH FILM AND LEAFLET MEDIA IN IMPROVING THE KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF COMMUNITY CONCERNING DENGUE HEMORRHAGE

FEVER IN KELURAHAN MELAYU THE CITY OF PEMATANGSIANTAR 2014

THESIS

By

BERTHA JULIANA PASARIBU 127032134/IKM

MAGISTER OF PUBLIC HEALTH SCIENCE STUDY PROGRAM FACULTY OF PUBLIC HEALTH

UNIVERSITY OF SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KESEHATAN MEDIA FILM DAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP

MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MELAYU KOTA

PEMATANGSIANTAR TAHUN 2014

TESIS

Diajukan sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku

pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

Oleh

BERTHA JULIANA PASARIBU 127032134/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(4)

Judul Tesis : EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KESEHATAN MEDIA FILM DAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MELAYU KOTA

PEMATANGSIANTAR TAHUN 2014 Nama Mahasiswa : Bertha Juliana Pasaribu

Nomor Induk Mahasiswa : 127032134

Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi : Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku

Menyetujui Komisi Pembimbing Ketua (Dra. Nurmaini, M.K.M, Ph.D) Anggota (Drs. Eddy Syahrial, M.S) Dekan (Dr. Drs. Surya Utama, M.S)

(5)

Telah Diuji

pada Tanggal : 02 Juni 2014

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Dra. Nurmaini, M.K.M, Ph.D Anggota : 1. Drs. Eddy Syahrial, M.S

2. Dr. Drs. Kintoko Rochadi, M.K.M 3. Drs. Alam Bakti Keloko, M.Kes

(6)

PERNYATAAN

EFEKTIVITAS METODE PENYULUHAN KESEHATAN MEDIA FILM DAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP

MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MELAYU KOTA

PEMATANGSIANTAR TAHUN 2014

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Juni 2014

Bertha Juliana Pasaribu 127032134/IKM

(7)

ABSTRAK

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menimbulkan dampak sosial dan ekonomi serta berkaitan dengan perilaku manusia. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kesakitan penyakit DBD pada masyarakat adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit DBD.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media film dibandingkan dengan menggunakan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit DBD di Kelurahan Melayu Kota Pematangsiantar.

Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest

design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi

perlakuan penyuluhan dengan media film dan kelompok yang diberi perlakuan penyuluhan dengan media leaflet. Jumlah sampel sebanyak 68 orang, ditentukan dengan cara purposive sampling dan dibagi atas dua kelompok secara merata. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Uji yang digunakan adalah Paired-Samples

T Test dan Independent-Samplet T Test dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rerata nilai pengetahuan dan sikap dengan media film lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media

leaflet. Hal ini diketahui dengan melihat perbedaan rerata nilai pada selisih

pengetahuan responden untuk media film sebesar 4,18 dan SD1,527 sedangkan media leaflet sebesar 2,00 dan SD 1,371. Rerata nilai pada selisih sikap responden untuk

media film sebesar 6,21 dan SD 1,473, sedangkan media leaflet sebesar 3,29 dan SD 1,404 dan hasil uji statistik menunjukan bahwa nilai p (0,000) < α (0,050).

Disarankan kepada Dinas Kesehatan sebaiknya penyuluhan dengan media film dijadikan sebagai kegiatan rutin dalam program penanggulangan penyakit DBD, melakukan pemilihan jenis film DBD sesuai karakteristik masyarakat serta melakukan pelatihan bagi petugas kesehatan agar mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penyakit DBD.

Kata Kunci : Penyuluhan, Film, Leaflet dan Penyakit DBD

(8)

ABSTRACT

Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) is one of the infectious diseases that up to now is still one public health problem that can bring social and economic impacts and is related to human behavior . One of the effort done to minimize the DHF morbidity rate in the community is the provision of health extension to improve the knowledge and attitude of the community concerning DHF.

The purpose of this study was to analyze the effectiveness of health extension methods using film compared to using a leaflet as the media in improving the knowledge and attitude of the community concerning DHF in Kelurahan Melayu, the City of Pematangsiantar.

This quasi experimental study with pretest - posttest design was carried out through two groups, one group was given an extension with film media and the other group was given an extension with leaflet media. The samples for this study were 68 persons selected through purposive sampling technique who were evenly divided into two groups. The data for this study were obtained through questionnaire distribution. The data obtained were tested by using Paired - Samples T Test and Independent - Samplet T Test at level of confidence 95 %.

The results of this study showed that the average improvement of knowledge and attitude was more effectively obtained through film media compared to using leaflet media. It was found out that based on the knowledge of respondents, the difference in the mean value of film media was 4.18 and SD 1.527 and the mean values of leaflet media was 6,21 and SD 1.473. In terms of the average value of the difference based on the attitude of respondents for film media was 6.21 , SD 1.473 , while for leaflet media was 3.29 and SD 1.404. Thew result of statistical test showed that the value p ( 0.000 ) < α ( 0,050 ) .

The Health Service is suggested to appoint the extension with film media a routine activity in the DHF prevention program, to select the film on DHF that meet the characteristics of community, and to provide training for the health workers that they are able to improve the knowledge and attitude of the community concerning DHF.

Keywords : Extension, Film, Leaflet, DHF

(9)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur, penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah

memberikan Rahmat dan Hidayah serta Karunia-Nya sehingga penulis dapat

menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis ini dengan judul “Efektivitas

Metode Penyuluhan Kesehatan Media Film dan Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Melayu Kota Pematangsiantar Tahun 2014”.

Penyusunan tesis ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Magister Kesehatan (M.Kes) pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat studi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara.

Penulis dalam menyusun tesis ini, menyadari begitu banyak mendapat

dukungan, bimbingan, bantuan dan kemudahan dari berbagai pihak sehingga tesis ini

dapat diselesaikan.

Dengan ketulusan hati, penulis menyampaikan ucapan terima kasih, semoga

sehat, bahagia dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa kepada

Dra. Nurmaini, M.K.M, Ph.D dan Drs. Eddy Syahrial, M.S selaku komisi

pembimbing dengan sabar dan tulus serta banyak memberikan perhatian, dukungan,

pengertian dan pengarahan sejak awal hingga terselesaikannya tesis ini.

Terima kasih juga penulis sampaikan dengan tulus kepada Dr. Drs. R.

Kintoko Rochadi, M.K.M dan Drs. Alam Bakti Keloko, M.Kes selaku komisi penguji

(10)

yang telah memberi arahan dan masukan sehingga dapat meningkatkan

kesempurnaan tesis ini.

Disamping itu penulis ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM & H,

M.Sc (CTM), Sp.A(K).

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara.

3. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu

Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

4. Seluruh Dosen Minat Studi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Program Studi

S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, semoga ilmu dan

pengetahuan yang diberikan selama penulis belajar menjadi amal ibadah dan

mendapat Rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa.

5. Dr. Ronald H. Saragih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar yang

telah memberikan Izin Belajar kepada penulis sehingga penulis dapat melanjutkan

Pendidikan pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas

Sumatera Utara Medan.

6. Para teman sejawat dan rekan-rekan mahasiswa di lingkungan Program Studi

S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat khususnya Minat Studi Promosi Kesehatan dan

Ilmu Perilaku.

Ucapan terima kasih yang tulus dan ikhlas kepada Ayahanda PH,Pasaribu

(Alm) dan ibunda S br.Tambunan serta mertua Nikepi Ginting (Alm) dan T. Mariani

(11)

Bukit (Alm) atas segala jasanya sehingga penulis selalu mendapatkan pendidikan

terbaik.

Teristimewa ucapan terima kasih ini penulis curahkan kepada suami tercinta

Malaptha Ginting dan anak-anakku tersayang Christyne Sesilia Ginting dan Gabriel

Ginting yang telah turut memberikan doa, karena kehilangan banyak waktu bersama

dalam masa-masa menempuh pendidikan ini dan banyak sekali memberikan motivasi

serta dukungan kepada penulis dalam proses penyelesaian tesis ini.

Akhirnya penulis menyadari atas segala keterbatasan dan kekurangan yang

ada, untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi

kesempurnaan tesis ini, semoga tesis ini bermanfaat bagi pengambil kebijakan di

bidang kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi penelitian selanjutnya.

Medan, Juni 2013 Penulis

Bertha Juliana Pasaribu 127032134/IKM

(12)

RIWAYAT HIDUP

Bertha Juliana Pasaribu, lahir pada tanggal 01 Juli 1976 di Medan, beragama

Katholik, anak kedelapan dari Sembilan bersaudara dari pasangan PH.Pasaribu (Alm)

dan S.br Tambunan. Mempunyai dua orang anak ; Christin Sesilia Ginting dan

Gabriel Ginting, sekarang menetap di Jalan Handayani Perum Pemda No. 05

Kelurahan Bah Kapul Kota Pematangsiantar.

Pendidikan formal penulis dimulai dari pendidikan di Sekolah Dasar (SD)

HKBP Pendidikan Medan diselesaikan pada tahun 1989, Sekolah Lanjutan Tingkat

Pertama (SLTP) Katholik Trisakti Medan diselesaikan pada tahun 1992, Sekolah

Menengah Atas (SMA) Katholik Trisakti Medan diselesaikan pada tahun 1995,

Fakultas Non Gelar Kesehatan (FNGK) UDA diselesaikan pada tahun 1998, Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara Medan diselesaikan pada tahun

2003, Strata Dua (S2) di Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara dengan Minat Studi Promosi

Kesehatan dan Ilmu Perilaku tahun 2012 sampai dengan saat ini.

Pada tahun 2006 sampai tahun 2009 menjadi Staf di Dinas Kesehatan

Kabupaten Lebong Propinsi Bengkulu, pada tahun 2009 sampai tahun sampai saat

ini menjadi Staf di Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar.

(13)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

RIWAYAT HIDUP ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Permasalahan ... 8 1.3. Tujuan Penelitian ... 8 1.4. Hipotesis ... 8 1.5. Manfaat Penelitian ... 9

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 10

2.1. Promosi Kesehatan ... 10

2.2. Penyuluhan Kesehatan... ... 10

2.2.1. Pengetahuan ... 11

2.2.2. Sikap ... 13

2.2.3. Tindakan ... 16

2.3. Media Penyuluhan Kesehatan ... 17

2.3.1. Pengertian Media Promosi Kesehatan ... 17

2.3.2. Tujuan Media Promosi Kesehatan... 18

2.3.3. Jenis Media Promosi Kesehatan ... 18

2.3.4. Dasar Pertimbangan Pemilihan Media ... 21

2.4. Penyakit Demam Berdarah Dengue... ... 22

2.4.1. Defenisi Demam Berdarah Dengue ... 22

2.4.2. Demam Dengue ... 26

2.4.3. Demam Berdarah Dengue ... 28

2.4.4. Penatalaksanan DBD ... 29

2.4.5. Epidemiologi Demam Berdarah Dengue.. ... 32

(14)

2.4.6. Wabah Demam Berdarah Dengue... ... 33

2.4.7. Pencegahan Wabah Demam Berdarah Dengue.. ... 35

2.5. Kesiapsiagaan Masyarakat.... ... 41

2.5.1. Definisi Masyarakat... ... 41

2.6. Landasan Teori ... 43

2.7. Kerangka Konsep ... 46

BAB 3. METODE PENELITIAN ... 47

3.1. Jenis Penelitian ... 47

3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 48

3.2.1. Lokasi Penelitian.. ... 48

3.2.2. Waktu Penelitian.. ... 48

3.3. Populasi dan Sampel ... 48

3.3.1. Populasi ... 48

3.3.2. Sampel ... 49

3.4. Metode Pengumpulan Data ... 49

3.4.1. Data Primer ... 49

3.4.2. Data Sekunder ... 50

3.4.3. Pelaksanaan Pengumpulan Data... 50

3.4.4. Uji Validitas dan Reliabilitas... 52

3.5. Variabel dan Definisi Operasional… ... 55

3.5.1. Variabel. ... 55

3.5.2. Definisi Operasional. ... 55

3.6. Metode Pengukuran ... 55

3.7. Metode Analisis Data ... 57

3.7.1. Analisis Univariat ... 57

3.7.2. Analisis Bivariat ... 57

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 58

4.1 Gambaran Lokasi Penelitian ... 58

4.1.1. Kondisi Geografi ... 58 4.1.2. Demografi ... 58 4.2. Analisa Univariat ... 60 4.2.1. Karakteristik Responden ... 61 4.2.2. Variabel Pengetahuan ... 62 4.2.3. Variabel Sikap ... 66 4.3. Analisis Bivariat ... 73 viii

(15)

4.3.1 Efektivitas Metode Penyuluhan dengan Media Film terhadap Pengetahuan tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue ... 74 4.3.2 Efektivitas Metode Penyuluhan dengan Media Film

terhadap Sikap tentang Penyakit Demam Berdarah

Dengue ... 75

4.3.3 Efektivitas Metode Penyuluhan dengan Media Leaflet terhadap Pengetahuan tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue. ... 76 4.3.4 Efektivitas Metode Penyuluhan dengan Media Leaflet

terhadap Sikap tentang Penyakit Demam Berdarah

Dengue ... 78

4.3.5 Perbandingan Nilai Rerata Penyuluhan dengan Media

Film dan Media Leaflet terhadap Pengetahuan tentang

Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Melayu ... 79 4.3.6 Perbandingan Nilai rerata Penyuluhan dengan Media

Film dan Media Leaflet terhadap Sikap tentang

Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Melayu ... 80

BAB 5. PEMBAHASAN ... 81 5.1. Efektifitas Penyuluhan dengan Media Film terhadap

Pengetahuan tentang Penyakit Demam Berdarah Dangue di Kelurahan Melayu ... 81 5.2. Efektifitas Penyuluhan dengan Media Film terhadap Sikap

tentang Penyakit Demam Berdarah Dangue di Kelurahan Melayu ... 83 5.3. Efektifitas Penyuluhan dengan Media Leaflet terhadap

Pengetahuan tentang Penyakit Demam Berdarah Dangue di Kelurahan Melayu ... 85 5.4. Efektifitas Penyuluhan dengan Media Leaflet terhadap Sikap

tentang Penyakit Demam Berdarah Dangue di Kelurahan Melayu Tahun 2014 ... 86 5.5. Perbedaan Efektifitas Penyuluhan dengan Media Film dan

Media Leaflet terhadap Pengetahuan tentang Penyakit Demam Berdarah Dangue di Kelurahan Melayu ... 88

(16)

5.6. Perbedaan Efektifitas Penyuluhan dengan Media Film dan Media Leaflet terhadap Sikap tentang Penyakit Demam

Berdarah Dangue di Kelurahan Melayu Tahun 2014 ... 90

5.7. Keterbatasan Penelitian ... 92

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 93

6.1. Kesimpulan ... 93

6.2. Saran ... 94

DAFTAR PUSTAKA ... 96 LAMPIRAN

(17)

DAFTAR TABEL

No Judul Halaman

2.1. Penyakit-penyakit Tertentu yang Menimbulkan Wabah ... 24

2.2. Kelas Penilaian Bahaya Penyakit DBD ... 29

3.1 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Pengetahuan ... 53

3.2 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Sikap Sikap ... 54

3.3. Metode Pengukuran ... 56

4.1. Distribusi Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur di Kelurahan Melayu ... 59

4.2. Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan di Kelurahan Melayu ... 59

4.3. Distribusi Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan di Kelurahan Melayu ... 60

4.4. Distribusi Frekuensi Umur Responden di Kelurahan Melayu Tahun 2013 ... 61

4.5. Distribusi Frekuensi Pendidikan Responden di Kelurahan Melayu Tahun 2013 ... 61

4.6. Distribusi Frekuensi Pekerjaan Responden di Kelurahan Melayu Tahun 2013 ... 62

4.7. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Pengetahuan Pretest ... 63

4.8. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Pengetahuan Posttest Pertama ... 64

4.9. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Pengetahuan Posttest Kedua ... 65

(18)

4.10. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Pengetahuan Posttest Ketiga ... 66

4.11. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Sikap ... 67

4.12. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Sikap Posttest Pertama ... 69

4.13. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Sikap Posttest Kedua ... 71

4.14. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Indikator Variabel Sikap Posttest Ketiga ... 73

4.15. Perbandingan Nilai Rerata Pengetahuan Responden sebelum dan sesudah Pemberian Penyuluhan dengan Media Film ... 74

4.16. Perbedaan Pengetahuan Responde tentang Penyakit Demam Berdarah

Dengue dengan Media Film ... 74

4.17. Perbandingan Nilai Rerata Sikap Responden sebelum dan sesudah

Pemberian Penyuluhan dengan Media Film ... 75

4.18. Perbedaan Sikap Responden tentang Penyakit Demam Berdarah

Dengue dengan Media Film ... 76

4.19. Perbandingan Nilai Rerata Pengetahuan Responden sebelum dan sesudah Pemberian Penyuluhan dengan Media Leaflet ... 76

4.20. Perbedaan Pengetahuan Responden tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue dengan Media Leaflet ... 77

4.21. Perbandingan Nilai Rerata Sikap Responden sebelum dan sesudah

Pemberian Penyuluhan dengan Media Film ... 78

4.22. Perbedaan Sikap Resonden tentang Penyakit Demam Berdarah

Dengue dengan Media Leafleat di Kelurahan Melayu ... 78

4.23. Perbandingan Nilai Rerata Penyuluhan dengan Media Film dan Media

Leaflet terhadap Pengetahuan Responden ... 79

(19)

4.24. Perbandingan Nilai Rerata Penyuluhan dengan Media Film dan Media

Leaflet terhadap Sikap Responden ... 80

(20)

DAFTAR GAMBAR

No Judul Halaman

2.1. Penjalaran Wabah oleh Transmisi Agen Melalui Kontak

Antar Individu ... 25

2.2. Spektrum Klinis Infeksi Virus Dengue ... 28

2.3. Penanganan Pasien DBD Tanpa Syok ... 31

2.4. Pemberian Cairan pada Pasien DBD Dewasa di Ruang Rawat ... 31

2.5. Hubungan Status Kesehatan, Perilaku dan Pendidikan Kesehatan ... 45

2.6. Kerangka Konsep Penelitian ... 46

(21)

DAFTAR LAMPIRAN No Judul Halaman 1. Materi Penyuluhan DBD ... 98 2. Leaflet ... 104 3. Kuesioner ... 106 4. Master Data ... 110

5. Uji Validitas dan Reliabilitas ... 112

6. Hasil Analisis Data ... 114

7. Dokumentasi Penelitian ... 120

8. Surat Penelitian ... 122

Referensi

Dokumen terkait

Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenarnya untuk diketahui oleh seluruh calon peserta Lelang Pekerjaan Konsultasi Perencanaan Belanja Modal Pengurukan

Hal ini berdampak pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) siswa yang masih dalam kategori rendah.. Ditambahkan pula, bahwa proses pembelajaran yang berlangsung

Berdasarkan hal tersebut, maka rumusan hipotesis dalam penelitian ini adalah: penggunaan metode mind map dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran

Pada tingkat keyakinan 85%, penelitian ini menunjukan variabel payout memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan laba satu tahun ke depan untuk industri

Utara terkhusus untuk sahabat tercinta penulis yang selalu mendukung dan banyak.. memberikan masukan Arnike Doya, Mia Rhamayani dan Ari

Terjadinya penurunan asupan energi, yang berasal dari jumlah asupan karbohidrat, protein, dan lemak pada anggota militer selama puasa Ramadan dibandingkan dengan sebelum

Kemudian dari hasil uji swelling menunjukkan bahwa derajat pengembangan poloakrilamida yang dicuci menggunakan air lebih besar dibandingkan dengan poliakrilamida yang

Kedua, Clinton memenangkan pemilihan dengan berkampanye atas dasar proposisi bahwa AS harus memberi prioritas puncak pada restrukturisasi domestik AS , dan dalam rangka