D.
D. Analisa (SWOT)Analisa (SWOT) No
No Analisis Analisis SWOT SWOT Bobot Bobot Rating Rating Bobot Bobot x x RatingRating 1
1 M1(Man M1(Man ketenagaan)ketenagaan) Kekuatan (S)
Kekuatan (S) 1.
1. Terdapat jadwal dinasTerdapat jadwal dinas (pembagian jam (pembagian jam kerja/shift) terdiri atas 3 kerja/shift) terdiri atas 3 shift (pagi, siang, shift (pagi, siang, malam).
malam). 2.
2. Jenis Jenis ketenagaan ketenagaan didi ruangan : S1 Ners = 5 ruangan : S1 Ners = 5 orang D3 Keperawatan orang D3 Keperawatan =18 orang. =18 orang. 3.
3. Adanya perawat yangAdanya perawat yang mengikuti
mengikuti
pelatihan/seminar. pelatihan/seminar. 4.
4. Terdapat uraian tugasTerdapat uraian tugas peran
peran dan dan wewenangwewenang pada
pada masing-masingmasing-masing tenaga keperawatan tenaga keperawatan (karu, katim, ketua shift, (karu, katim, ketua shift, PP). PP). 0,2 0,2 0,3 0,3 0,3 0,3 0,2 0,2 3 3 3 3 3 3 2 2 0,6 0,6 0,9 0,9 0,9 0,9 0,4 0,4 S S
–
–
W W 2,8 2,8–
–
2 = 0,8 2 = 0,8 Total Total 1 1 2,82,8 Kelemahan (W) Kelemahan (W) 1.1. 78 % perawat masih78 % perawat masih berlatar belakang berlatar belakang pendidikan D3 pendidikan D3 Keperawatan. Keperawatan. 1 2 2 1 2 2 Total Total 1 1 22 Peluang (O) Peluang (O) 1. 1. RS memberikanRS memberikan kebijakan untuk kebijakan untuk memberikan kesempatan memberikan kesempatan 0,3 3 0,9 0,3 3 0,9
tugas belajar dan tugas belajar dan
pelatihan bagi perawat pelatihan bagi perawat
ruangan. ruangan. 2.
2. Kerjasama yang baikKerjasama yang baik antara perawat dengan antara perawat dengan mahasiswa praktikum mahasiswa praktikum manajemen manajemen keperawatan. keperawatan. 3.
3. Adanya petugasAdanya petugas kesehatan lain yang kesehatan lain yang membantu pekerjaan membantu pekerjaan perawat ruangan. perawat ruangan.
4.
4. Adanya mahasiswa NersAdanya mahasiswa Ners Keperawatan yang Keperawatan yang praktik manajemen praktik manajemen Keperawatan di Ruang Keperawatan di Ruang Sakura. Sakura. 0,2 0,2 0,2 0,2 0,3 0,3 4 4 2 2 3 3 0,8 0,8 0,4 0,4 0,9 0,9 O O
–
–
T T 3,0 3,0–
–
2,8 = 0,2 2,8 = 0,2 Total Total 1 1 3,03,0 Ancaman (T) Ancaman (T) 1.1. Adanya tuntutan tinggiAdanya tuntutan tinggi dari masyarakat untuk dari masyarakat untuk pelayanan profesional. pelayanan profesional. 2.
2. Makin Makin tingginyatingginya kesadaran masyarakat kesadaran masyarakat akan pentingnya akan pentingnya kesehatan kesehatan 3.
3. Kebijakan Kebijakan pemerintahpemerintah tentang BPJS. tentang BPJS. 0,4 0,4 0,4 0,4 0,2 0,2 3 3 3 3 2 2 1,2 1,2 1,2 1,2 0,4 0,4 Total Total 1 1 2,82,8
2
2 M2 M2 (Material) (Material) Bobot Bobot Rating Rating Bobot Bobot x x RatingRating Kekuatan (S)
Kekuatan (S) 1.
1. Tersedianya NurseTersedianya Nurse Station
Station 2.
2. Sudah ada ID CardSudah ada ID Card perawat
perawat 3.
3. Sudah Sudah disediakandisediakan APD diruangan APD diruangan (handscoon dan (handscoon dan masker) masker) 4. 4. TersedianyaTersedianya handwash diruang handwash diruang perawat
perawat dan dan handrubhandrub di depan Nurse di depan Nurse Station serta Station serta handrub disetiap handrub disetiap ruangan pasien ruangan pasien 5.
5. Tersedianya tempatTersedianya tempat obat untuk obat untuk masing-masing pasien
masing pasien 6.
6. Terdapat Terdapat bukubuku inventaris alat
inventaris alat 7.
7. Adanya emergencyAdanya emergency trolly dalam ruangan trolly dalam ruangan sakura sakura 0,2 0,2 0,2 0,2 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,2 0,2 0,1 0,1 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 2 2 0,6 0,6 0,6 0,6 0,3 0,3 0,4 0,4 0,3 0,3 0,6 0,6 0,2 0,2 Total Total 1 1 3 3 S-WS-W Kelemahan (W) Kelemahan (W) 1.
1. Tidak terdapat papanTidak terdapat papan Nurse Station
Nurse Station 2.
2. Nurse Nurse Station Station dandan ruang KaRu kurang ruang KaRu kurang baik
baik karena karena tidaktidak memiliki sirkulasi memiliki sirkulasi 0,1 0,1 0,3 0,3 4 4 4 4 0,4 0,4 1,2 1,2 3-3,5= -0,5 3-3,5= -0,5
udara udara 3.
3. Belum Belum ada ada tempattempat
khusus untuk
khusus untuk
penyimpanan
penyimpanan statusstatus pasien (lemari)
pasien (lemari) 4.
4. Belum Belum adanyaadanya ruangan khusus ruangan khusus konsultasi dan ruang konsultasi dan ruang edukasi
edukasi 5.
5. Tidak terdapat papanTidak terdapat papan
nama perawat
nama perawat
penanggung
penanggung jawabjawab disetiap kamar
disetiap kamar 6.
6. Struktur Struktur organisasiorganisasi belum diperbaharui belum diperbaharui 0,2 0,2 0,1 0,1 0,1 0,1 0,2 0,2 2 2 3 3 4 4 4 4 0,4 0,4 0,3 0,3 0,4 0,4 0,8 0,8 Total 3,5 Total 3,5 Peluang (O) Peluang (O) 1.
1. Adanya Adanya kesempatankesempatan untuk mengajukan untuk mengajukan penambahan sarana dan penambahan sarana dan prasarana
prasarana dalamdalam ruangan sakura.
ruangan sakura. 2.
2. Adanya Adanya mahasiswamahasiswa profesi
profesi Ners Ners yangyang praktek
praktek manajemenmanajemen keperawatan diruangan keperawatan diruangan sakura. sakura. 0,5 0,5 0,5 0,5 4 4 3 3 2 2 1,5 1,5 O-T O-T Total Total 1 1 3,5 3,5 3,5-3= 3,5-3= 0,50,5 Ancaman (T) Ancaman (T) 1.
1. Adanya tuntutan yangAdanya tuntutan yang tinggi dari masyarakat tinggi dari masyarakat untuk melengkapi untuk melengkapi
0,5 3 1,5
sarana dan prasarana sarana dan prasarana 2.
2. Adanya Adanya kesenjangankesenjangan antara jumlah pasien antara jumlah pasien dengan peralatan yang dengan peralatan yang tersedia tersedia 0,5 3 1,5 0,5 3 1,5 Total Total 1 1 33 3
3 M3 M3 (Methode) (Methode) Bobot Bobot Rating Rating Bobot Bobot x x RatingRating Kekuatan (S)
Kekuatan (S) 1.
1. Sudah Sudah ada ada metodemetode asuhan keperawatan, asuhan keperawatan, yaitu methode TIM yaitu methode TIM 2.
2. Diruangan Diruangan sudahsudah terdapat SOP dan SAK terdapat SOP dan SAK 3.
3. Sudah ada format untukSudah ada format untuk pendokumentasian
pendokumentasian keperawatan
keperawatan 4.
4. Operan Operan dilakukan dilakukan didi nurse station kemudian nurse station kemudian dilanjutkan mengunjungi dilanjutkan mengunjungi kamar kamar pasien.keperawatan pasien.keperawatan 0,2 0,2 0,3 0,3 0,2 0,2 0,3 0,3 3 3 3 3 2 2 3 3 0,6 0,6 0,9 0,9 0,4 0,4 0,9 0,9 Total Total 1 1 2,8 2,8 SS
–
–
W W Kelemahan (W) Kelemahan (W) 1.1. Ronde Ronde keperawatankeperawatan belum terlaksana
belum terlaksana 2.
2. Teori Teori ronderonde keperawatan belum keperawatan belum dimengerti oleh dimengerti oleh perawat ruangan perawat ruangan 3.
3. Sebagian Sebagian perawatperawat melakukan
melakukan
pendokumentasian pendokumentasian
askep tidak langsung askep tidak langsung
0,4 0,4 0,3 0,3 0,3 0,3 4 4 4 4 2 2 1,6 1,6 1,2 1,2 0,6 0,6 2,8 2,8
–
–
3,4 = -0,6 3,4 = -0,6setelah melakukan setelah melakukan tindakan keperawatan tindakan keperawatan Total Total 1 1 3,43,4 Peluang (O) Peluang (O) 1.
1. Kepercayaan Kepercayaan daridari pasien
pasien dandan masyarakat cukup masyarakat cukup baik
baik 2.
2. Adanya Adanya kebijakankebijakan dari rumah sakit dari rumah sakit bahwa
bahwa untukuntuk melanjutkan
melanjutkan pendidikan pendidikan 3.
3. Adanya Adanya mahasiswamahasiswa Ners
Ners yang yang praktekpraktek manajemen diruang manajemen diruang sakura
sakura 4.
4. Pada Pada saat saat operanoperan perawat
perawat dapatdapat menuliskan kondisi menuliskan kondisi pasien
pasien ke ke bukubuku catatan masing-catatan masing-masing perawat
masing perawat 5.
5. Adanya Adanya sosialisasisosialisasi proses
proses belajar belajar antaraantara mahasiswa dengan mahasiswa dengan perawat ruangan perawat ruangan 0,2 0,2 0,1 0,1 0,3 0,3 0,2 0,2 0,2 0,2 3 3 2 2 2 2 3 3 2 2 0,6 0,6 0,2 0,2 0,6 0,6 0,6 0,6 0,4 0,4 Total Total 1 1 2,4 2,4 OO
–
–
T T Ancaman (T) Ancaman (T) 1.1. Meningkatnya tuntutanMeningkatnya tuntutan
masyarakat dan
masyarakat dan
tanggung jawab dalam tanggung jawab dalam memberikan asuhan memberikan asuhan 0,3 3 0,9 0,3 3 0,9 2,4 2,4
–
–
2,7 = - 0,3 2,7 = - 0,3keperawatan keperawatan 2.
2. Adanya tutntutan dariAdanya tutntutan dari rumah sakit untuk rumah sakit untuk melakukan melakukan pendokumentasian pendokumentasian secara lengkap secara lengkap 3.
3. Tuntutan hukum jikaTuntutan hukum jika pendekomentasian tidak pendekomentasian tidak lengkap lengkap 0,4 0,4 0,3 0,3 3 3 2 2 1,2 1,2 0,6 0,6 Total Total 1 1 2,72,7 4
4 M4 M4 (Money) (Money) Bobot Bobot Rating Rating Bobot Bobot x x RatingRating Kekuatan (S)
Kekuatan (S) 1.
1. Merupakan rumah sakitMerupakan rumah sakit dengan pembiayaan dari dengan pembiayaan dari APBD
APBD 2.
2. RS Kota Bandung sudahRS Kota Bandung sudah menerapkan sistem menerapkan sistem BLUD.
BLUD. 3.
3. Sudah Sudah ada ada jaminanjaminan kesehatan bagi perawat kesehatan bagi perawat PNS dan perawat BLUD. PNS dan perawat BLUD. 4.
4. Adanya THR.Adanya THR. 5.
5. Ada pemberian uangAda pemberian uang insentif
insentif 6.
6. Selain dari gaji perawatSelain dari gaji perawat mendapatkan jasa sesuai mendapatkan jasa sesuai dengan tindakan yang dengan tindakan yang dilakukan
dilakukan 7.
7. RSUD Kota BandungRSUD Kota Bandung menerima pasien dengan menerima pasien dengan SKTM, BPJS. SKTM, BPJS. 0,2 0,2 0,2 0,2 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,2 0,2 0,1 0,1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 0,2 0,2 0,4 0,4 0,2 0,2 0,2 0,2 0,2 0,2 0,6 0,6 0,3 0,3 Total Total 1 1 2,12,1
Kelemahan (W) Kelemahan (W) 1.
1. Pengajuan Pengajuan kebutuhankebutuhan ruangan tidak ruangan tidak sepenuhnya di penuhi, sepenuhnya di penuhi, tergantung ketersediaan tergantung ketersediaan anggaran. anggaran. 2.
2. Sedikitnya Sedikitnya biayabiaya anggaran pendidikan anggaran pendidikan lanjutan bagi karyawan. lanjutan bagi karyawan.
0,4 0,4 0,6 0,6 2 2 2 2 0,8 0,8 1,2 1,2 S - W S - W 2,1 2,1
–
–
2,0 = 0,1 2,0 = 0,1 Total Total 1 1 2,02,0 Peluang (O) Peluang (O) 1.1. Sebagian besar pasien diSebagian besar pasien di ruang
ruang rawat rawat inap inap SakuraSakura melakukan pembayaran melakukan pembayaran melalui BPJS Kesehatan. melalui BPJS Kesehatan. 1 1 3 3 33 O - T O - T Total Total 1 1 3 3 33
–
–
1,8 = 1,2 1,8 = 1,2 Ancaman (T) Ancaman (T) 1.1. Jarak tempuh menjadiJarak tempuh menjadi pertimbangan
pertimbangan tertentutertentu bagi
bagi masyarakatmasyarakat rujukan.
rujukan. 2.
2. Kemampuan masyarakatKemampuan masyarakat terhadap daya beli jasa terhadap daya beli jasa bagi
bagi masyarakat masyarakat yangyang tidak mempunyai tidak mempunyai asuransi
asuransi 3.
3. Adanya RS lain disekitarAdanya RS lain disekitar kota bandung kota bandung 0, 3 0, 3 0,2 0,2 0,5 0,5 2 2 1 1 2 2 0,6 0,6 0,2 0,2 1,0 1,0 Total Total 1 1 1,81,8
5
5 M5 M5 (Marketing(Marketing) ) Bobot Bobot Rating Rating Bobot Bobot x x RatingRating Kekuatan (S)
Kekuatan (S) 1.
1. BOR ruang Sakura padaBOR ruang Sakura pada bulan
bulan Desember Desember 20162016 selama 3 hari adalah selama 3 hari adalah 73,64
73,64 2.
2. ALOS ruang Sakura padaALOS ruang Sakura pada bulan
bulan Desember Desember 20162016 selama 3 hari adalah 3,08 selama 3 hari adalah 3,08 3.
3. TOI ruang Sakura padaTOI ruang Sakura pada bulan
bulan Desember Desember 20162016 selama 3 hari adalah 0,70 selama 3 hari adalah 0,70 4.
4. BTO ruang Sakura padaBTO ruang Sakura pada bulan
bulan Desember Desember 20162016 selama 3 hari adalah selama 3 hari adalah 79,06
79,06 5.
5. 76% pasien merasa puas76% pasien merasa puas terhadap pelayanan yang terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat diberikan oleh perawat ruang Sakura
ruang Sakura 6.
6. Perawat Perawat sudahsudah menggunakan APD menggunakan APD (handscoon
(handscoon dan masker) dan masker) dalam melakukan dalam melakukan tindakan
tindakan 7.
7. Sudah ada SPO caraSudah ada SPO cara mencuci tangan dan mencuci tangan dan gambar cara mencuci gambar cara mencuci tangan serta ada
tangan serta ada five five moment
moment mencuci tangan mencuci tangan 8.
8. Sudah ada ketentuan jamSudah ada ketentuan jam besuk pasien di ruangan besuk pasien di ruangan
0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,2 0,2 0,2 0,2 0,1 0,1 0,1 0,1 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 0,3 0,3 0,2 0,2 0,2 0,2 0,2 0,2 0,4 0,4 0,6 0,6 0,4 0,4 0,3 0,3 Total Total 1 1 2,62,6
Kelemahan (W) Kelemahan (W)
1.
1. Tenaga Tenaga KesehatanKesehatan masih menggunakan masih menggunakan aksesoris ketika aksesoris ketika melakukan tindakan melakukan tindakan medis medis 2.
2. Belum Belum optimalnyaoptimalnya penerapan
penerapan five five moment
moment 3.
3. Masker Masker dandan hanscoon tetap hanscoon tetap digunakan setelah digunakan setelah keluar dari ruang keluar dari ruang pasien
pasien 4.
4. Belum Belum adaada pemberian
pemberian informasiinformasi kepada keluarga kepada keluarga pengunjung
pengunjung tentangtentang pentingnya
pentingnya cucicuci
tangan guna
tangan guna
pencegahan
pencegahan infeksiinfeksi rumah sakit rumah sakit 0,2 0,2 0,3 0,3 0,2 0,2 0,3 0,3 3 3 2 2 3 3 2 2 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 S-W S-W 2,6 2,6
–
–
2,4 = 0,2 2,4 = 0,2 Total Total 1 1 2,42,4 Peluang (O) Peluang (O) 1.1. Dengan Dengan adanyaadanya mahasiswa profesi Ners mahasiswa profesi Ners yang praktik manajemen yang praktik manajemen keperawatan di ruang keperawatan di ruang Sakura
Sakura 2.
2. Memberikan Memberikan informasiinformasi tentang pentingnya cuci tentang pentingnya cuci tangan kepada keluarga, tangan kepada keluarga, kepatuhan terhadap kepatuhan terhadap 0,4 0,4 0,6 0,6 3 3 4 4 1,2 1,2 2,4 2,4
minum obat dan control minum obat dan control setelah pulang ke rumah setelah pulang ke rumah Total
Total 1 1 3,63,6
Ancaman (T) Ancaman (T) 1.
1. Perawat/ pasien dapatPerawat/ pasien dapat bertukar penyakit
bertukar penyakit 2.
2. Tuntutan Tuntutan masyarakatmasyarakat untuk mendapatkan untuk mendapatkan asuhan keperawatan asuhan keperawatan profesional profesional 3.
3. Dapat terjadi infeksiDapat terjadi infeksi rumah sakit terhadap rumah sakit terhadap perawat
perawat yang yang masihmasih menggunakan menggunakan aksesoris. aksesoris. 0,4 0,4 0,3 0,3 0,3 0,3 3 3 3 3 3 3 1,2 1,2 0,9 0,9 0,9 0,9 O - T O - T 3,6 3,6
–
–
3 = 0,6 3 = 0,6 Total Total 1 1 33 E.E. Prioritas MasalahPrioritas Masalah
Berikut ini adalah prioritas masalah manajemen unit secara umum dari ruang Sakura Berikut ini adalah prioritas masalah manajemen unit secara umum dari ruang Sakura Kelas 2 dan 3 RSUD Kota Bandung.
Kelas 2 dan 3 RSUD Kota Bandung. No
No Masalah Masalah Skoring Skoring Analisa Analisa SWOT SWOT JumlahJumlah
IFAS EFAS IFAS EFAS 1 1 M1 M1 :Man :Man 0,8 0,8 0,2 0,2 1,01,0 2 2 M2 M2 :Material :Material -0,5 -0,5 0,5 0,5 00 3 3 M3 M3 :Methode :Methode -0,6 -0,6 -0,3 -0,3 -0,3-0,3 4 4 M4 M4 :Money :Money 0,1 0,1 1,2 1,2 1,31,3 5 5 M5 M5 :Marketing :Marketing 0,2 0,2 0,6 0,6 0,80,8
Berdasarkan tabel tersebut, dapat diketahui bahwa masalah paling menonjol dari Berdasarkan tabel tersebut, dapat diketahui bahwa masalah paling menonjol dari ruang rawat inap Sakura RSUD Kota Bandung adalah pada M3 atau Methode, ruang rawat inap Sakura RSUD Kota Bandung adalah pada M3 atau Methode, sedangkan menurut prioritasnya masalah manajemen dalam keperawatan di ruangan sedangkan menurut prioritasnya masalah manajemen dalam keperawatan di ruangan sakura kelas 2 dan kelas 3 RSUD Kota Bandung adalah sebagai berikut:
sakura kelas 2 dan kelas 3 RSUD Kota Bandung adalah sebagai berikut: 1. 1. M1 M1 : : Man Man 1,01,0 2. 2. M2 M2 : : Material Material 00 3. 3. M3 M3 : : Methode Methode -0,3-0,3 4. 4. M4 M4 : : Money Money 1,31,3 5. 5. M5 M5 : : Marketing Marketing 0,80,8
Matriks Space Perumusan Masalah dan
Matriks Space Perumusan Masalah dan Strategis PelaksanaanStrategis Pelaksanaan
wq wq ss 1,5 1,5 1,4 1,4 1,3 1,3 1,2 1,2 1,1 1,1 1 1 0,9 0,9 0,8 0,8 0,7 0,7 0,6 0,6 0,5 0,5 0,4 0,4 0,3 0,3 0,2 0,2 Methode Methode (0,1.-0,6) (0,1.-0,6) Man (0,2, 0,8) Man (0,2, 0,8) -0,1 -0,1 -0,2 -0,2 -0,3 -0,3 -0,4 -0,4 -0,5 -0,5 -0,6 -0,6 -0,7 -0,7 -0,8 -0,8 -0,9 -0,9 -1 -1 -1,1 -1,1 -1,2 -1,2 -1,3 -1,3 0,1 0,2 0,3 0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9 1 ,7 0,8 0,9 1 1,1 1,2 1,3 1,1 1,2 1,3 1,4 1,51,4 1,5 -1,5 -1,4 -1,3 -1,5 -1,4 -1,3 -1,2 - 1,1 -1 -0, -1,2 - 1,1 -1 -0, 9- 0,8 -0,7 -0,6 -0,5 -0,4-0,3 -0,2 9- 0,8 -0,7 -0,6 -0,5 -0,4-0,3 -0,2 -0,1-0,1
0
0
S
S
W
W
II Agresi Agresi Money Money (1,2.0,1) (1,2.0,1) III III Stabilitas Stabilitas IV IV Deventive Deventive II II Diversifikasi Diversifikasi Material (0,5.0,5) Material (0,5.0,5) Marketing (0,2.0,6) Marketing (0,2.0,6)1.
1. M1 : ManM1 : Man
Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3 (Methode) berada Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3 (Methode) berada pada
pada kuadran kuadran I I (Turn (Turn Agresif) Agresif) yang yang artinya artinya dalam dalam pelaksanaannya pelaksanaannya manajemenmanajemen strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi SO (kekuatan
SO (kekuatan
–
–
peluang), yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk peluang), yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untukmenarik keuntungan dari peluang di lingkungan eksternal. menarik keuntungan dari peluang di lingkungan eksternal. 2.
2. M2 : MaterialM2 : Material
Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3 (Methode) berada Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3 (Methode) berada pada
pada kuadran kuadran I I (Turn (Turn Agresif) Agresif) yang yang artinya artinya dalam dalam pelaksanaannya pelaksanaannya manajemenmanajemen strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi SO (kekuatan
SO (kekuatan
–
–
peluang), yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk peluang), yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untukmenarik keuntungan dari peluang di lingkungan eksternal. menarik keuntungan dari peluang di lingkungan eksternal.
3.
3. M3 : MethodeM3 : Methode
Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3 (Methode) berada Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3 (Methode) berada pada
pada kuadran kuadran I I (Turn (Turn Agresif) Agresif) yang yang artinya artinya dalam dalam pelaksanaannya pelaksanaannya manajemenmanajemen strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi SO (kekuatan-peluang) yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk SO (kekuatan-peluang) yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk menarik kekuatan dari peluang lingkungan eksternal. Berikut ini adalah beberapa menarik kekuatan dari peluang lingkungan eksternal. Berikut ini adalah beberapa langkah intervensi yang dapat dilakukan untuk mengefektifkan unsur metode dalam langkah intervensi yang dapat dilakukan untuk mengefektifkan unsur metode dalam manajemen keperawatan di ruang rawat inap Sakura RSUD Kota Bandung.
manajemen keperawatan di ruang rawat inap Sakura RSUD Kota Bandung. 4.
4. M4 : MoneyM4 : Money
Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3(Methode) berada Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3(Methode) berada pada
strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi SO (kekuatan-peluang) yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk SO (kekuatan-peluang) yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk menarik kekuatan dari peluang lingkungan eksternal. Efektifitas menggunakan menarik kekuatan dari peluang lingkungan eksternal. Efektifitas menggunakan anggaran dana yang baik akan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan anggaran dana yang baik akan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara mengalokasikan dana yang ada sesuai dengan kebutuhan ruangan dengan cara mengalokasikan dana yang ada sesuai dengan kebutuhan ruangan maupun rumah sakit.
maupun rumah sakit. 5.
5. M5 : MarketingM5 : Marketing
Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3(Methode) berada Dari hasil analisa SWOT, ditemukan bahwa metricxs space M3(Methode) berada pada
pada kuadran kuadran I I (Turn (Turn Agresif) Agresif) yang yang artinya artinya dalam dalam pelaksanaannya pelaksanaannya manajemenmanajemen strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi strategi, ruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung dapat menggunakan strategi SO (kekuatan-peluang) yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk SO (kekuatan-peluang) yaitu dengan cara memanfaatkan kekuatan internal untuk menarik kekuatan dari peluang lingkungan eksternal. Berikut ini adalah beberapa menarik kekuatan dari peluang lingkungan eksternal. Berikut ini adalah beberapa langkah intervensi yang dapat dilakukan untuk mengefektifkan unsure marketing langkah intervensi yang dapat dilakukan untuk mengefektifkan unsure marketing dalam manajemen keperawatan diruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung. dalam manajemen keperawatan diruang rawat inap sakura RSUD Kota Bandung.