• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Dalam Penanganan Piutang Negara Macet Sebelum Dan Sesudah Berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2006 (Penelitian Di Kantor Pelayanan Kekayaannegara Dan Lelang Medan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Peranan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Dalam Penanganan Piutang Negara Macet Sebelum Dan Sesudah Berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2006 (Penelitian Di Kantor Pelayanan Kekayaannegara Dan Lelang Medan)"

Copied!
147
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 1. Barang Jaminan Yang Telah Selesai Pengurusannya Secara Lelang Pada KP2LN Medan Tahun 2004 s/d
Tabel 2.  Beberapa Kasus Yang Jaminan Hutang Kebendaannya  Telah Diselesaikan Melalui Lelang Pada KP2LN Medan

Referensi

Dokumen terkait

Chitra Wahyu Indriani : Kajian Yuridis Terhadap Pelaksanaan Sistem Pengurusan Piutang Negara Macet…, 2006 USU Repository © 2008... Chitra Wahyu Indriani : Kajian Yuridis

Laporan, dokumen dan sebagainya, dan buku-buku yang berhubungan dengan Pelaksanaan Lelang Oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Di Kota Bandar

Hal ini sudah dilaksanakan dengan baik oleh KPKNL yaitu dengan adanya pengumuman lelang kepada publik barang apa saja yang akan dilelang melaui surat kabar

Bank Tabungan Negara (BTN). Karena pihak bank sendiri tidak mau rugi atas wanprestasi debitur maka dilakukan lelang terhadap rumah yang sebelumnya milik debitur yang sudah

Bahwa yang menjadi hambatan dalam penerapan prinsip keadilan dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan pada KPKNL Pekanbaru adalah pertama, perjanjian

Agar prosedur penilaian bisa berjalan dengan lancar diharapkan kepada pemohon yang ingin melakukan penilaian barang milik negara untuk bisa mengecek kelengkapan data

Apabila suatu kredit telah dinyatakan sebagai suatu kredit macet, maka pihak kreditur dalam hal ini adalah badan-badan usaha yang secara langsung atau tidak langsung di kuasai

membayar hutangnya sebagai mana yang dijanjikan dalam perjanjian pemberian kredit, maka tanah (hak atas tanah) yang dibebani dengan hak tanggungan itu berhak dijual oleh pemegang