• Tidak ada hasil yang ditemukan

WAKE UP MORNING DAILY TRUST 5 Mei 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "WAKE UP MORNING DAILY TRUST 5 Mei 2014"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

www.trust.co.id

Indikator Pasar

Ulasan Pasar

Pergerakan IHSG

Market News Highlight

Source: BI, IDX, Bloomberg, Reuters, Chartnexus,

TrustOnline

IHSG gagal menghijau pasca Mayday...

Kenaikan pada 2 hari terakhir tampaknya tidak cukup kuat mempertahankan IHSG di zona hijau. Entah

kebetulan atau tidak karena pelemahan terjadi pada hari kejepit dan kebetulan akhir pekan sehingga tentunya

akan timbul hasrat untuk jualan. Padahal laju bursa saham Asia bergerak variatif cenderung menguat dan

terutama rilis data-data dari dalam negeri berupa inflasi dan neraca perdagangan sesuai dengan estimasi

sehingga pada dasarnya tidak terlalu memberikan sentimen negatif untuk IHSG. Apalagi asing juga kembali

mencatatkan nett buy. Begitupun dengan kenaikan HSBC manufacturing PMI Indonesia juga belum mampu

mengangkat kembali IHSG ke zona hijaunya. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4858,91 (level

tertingginya) jelang akhir sesi 1 dan menyentuh level 4835,20 (level terendahnya) pada mid sesi 2 dan

berakhir di level 4838,76. Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing

mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik

mencatatkan nett sell.

Estimasi Pergerakan IHSG

Pada perdagangan Senin (5/5) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4828-4832 dan resisten

4846-4868. Shooting star dekati middle bollinger band (MBB ). MACD masih menurun dengan histogram

negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R masih mencoba berbalik naik. Laju IHSG dapat

bertahan di atas kisaran target support (4815-4830) namun, sempat juga berada di dalam target resisten

(4850-4868). Pergerakan IHSG diperkirakan masih akan bervariatif cenderung melemah jika tidak ada

sentimen positif yang mampu membawa kembali IHSG ke zona hijau. Persiapkan kemungkinan terburuk jika

rilis data manufaktur China dan GDP Indonesia tidak sesuai harapan.

• Laju nilai tukar Rupiah pasca libur MayDay kembali melemah namun, tipis. Tampaknya Rupiah tidak

berjalan positif dengan adanya rilis inflasi April 2014 yang terjadi deflasi sebesar -0,02% dimana sesuai

dengan estimasi kami sebelumnya berada di kisaran deflasi -0,07% hingga inflasi 0,05% serta rilis nilai

ekspor Maret 2014 mencapai US$15,21, di atas estimasi kami senilai US$ 14,8 tiliun. Begitupun dengan

nilai impor Maret 2014 yang mencapai US$14,54 miliar, di atas estimasi kami US$ 14,1 triliun sehingga

menghasilkan surplus neraca perdagangan mencapai US$+670 miliar. Di sisi lain, laju US$ turut

terapresiasi dengan perkiraan rilis data-data ketenagakerjaan akan lebih baik sehingga turut menambah

tekanan pada Rupiah. Laju Rupiah masih di atas level support 11567. Rp11567-11500 (kurs tengah BI).

• Laju bursa saham Asia jelang akhir pekan bergerak variatif cenderung sideways. Menguatnya bursa saham

Brazil (Ibovespa) memberikan tambahan sentimen positif di tengah mulai berkurangnya dukungan ada

Presiden saat ini, Dilma Rousseff, karena krisis yang tak kunjung usai. Di sisi lain, pelaku pasar mencoba

berspekulas positif terhadap rilis data-data ketenegakerjaan AS namun, juga mencermati potensi

pengenaan sanksi pada Rusia oleh AS dan Eropa.

• Meningkatnya kembali ketegangan di Ukraina membuat laju bursa saham Eropa jelang akhir pekan pasca

perayaan MayDay berada di zona merah. Di samping itu, rilis dari beberapa kinerja emiten yang di bawah

estimasi a.l Software AG., dan BNP Paribas SA., memberikan sentimen negatif tambahan. Turunnya data

HSBC dan markit manufacturing dari Swedia, Perancis, dan Spanyol turut menambah sentimen negatif

sehingga rilis kenaikan markit manufacturing Italia, Jerman, dan Zona Eruo tidak mampu mengimbangi

sentimen negatif tersebut dan aksi jual para pelaku pasar. Di sisi lain, rilis peningkatan kinerja RBS Group

Plc. turut menghijaukan FTSE Inggris sehingga bertahan dari pelemahan mayoritas bursa saham Eropa.

Rilis kenaikan data Nonfarm, government, dan manunufacturing payrolls AS serta penurunan angka

pengangguran tidak mampu mempertahankan laju indeks-indeks saham utama di bursa AS berada di zona

hijau karena dibarengi dengan kekhawatiran pelaku pasar terhadap peningkatan tensi geopolitik di Ukraina.

Selain itu, pelemahan juga dipicu penurunan pada saham-saham kesehatan setelah merilis penurunan

kinerjanya a.l Merck & Co., Pfizer Inc., dan Johnson & Johnshon.

(2)

2

www.trust.co.id

Kontrak baru ADHI Q1-14 baru 7,1% dari total kontrak

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp1,5 triliun sepanjang

Q1-14 atau 7,1% dari target kontrak baru 20Q1-14 sebesar Rp21,1 triliun yang didominasi oleh

proyek-proyek infrastruktur dan gedung. Secara iklim bisnis dan data historis, pada umumnya kinerja

perusahaan konstruksi akan mulai terlihat setelah Q2 dan Q3. Dari target kontrak baru tersebut, jasa

konstruksi ditargetkan sebesar Rp11,9 triliun; engineering, procurement, and construction/EPC)

Rp2,7 triliun, properti Rp1,3 triliun, dan realty Rp777,7 miliar. ADHI menargetkan pendapatan usaha

sebesar Rp14,7 triliun atau tumbuh 50,6% dari pencapaian tahun lalu. Sementara itu, laba bersih

ditargetkan tumbuh 40,5% menjadi Rp570,6 miliar. ADHI membukukan pertumbuhan laba bersih

Q1-14 sebesar 40,8% senilai Rp16,23 miliar, naik dari Rp11,52 miliar di Q1-13. Dari segi pendapatan,

ADHI membukukan kenaikan sebesar 5,82% menjadi Rp1,43 triliun dari sebelumnya Rp1,36 triliun.

Diperkirakan rentang support 2985-3000 dan resistance 3065-3085. Shooting star di atas middle

bollinger band. RSI, William's %R, dan Stochastic’s bergerak flat di atas area oversold.

WIKA capai perolehan kontrak Q1-14 19,36% dari target

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) membukukan kontrak baru sebesar Rp5 triliun sepanjang

Q1-14 atau 19,36% dari target kontrak baru sepanjang tahun ini sebesar Rp25,83 triliun. Beberapa

proyek yang telah diperoleh, antara lain proyek CBD Surabaya Apartemen Rp634,6 miliar, dan

Dharma Husada Tower Rp401,8 miliar. Selain itu, juga meraih kontrak proyek Terminal BBM Pulau

Sambu Kepulauan Riau Rp740,45 miliar, penimbunan gasoline Tanjung Uban Kepulauan Riau

Rp1,14 triliun, dan sejumlah proyek lainnya. WIKA membukukan pertumbuhan laba bersih 6,78%

sepanjang Q1-14 sebesar Rp167,51 miliar, naik dari Rp156,87 miliar pada Q1-13. Adapun

pendapatan naik 6,24% menjadi Rp2,79 triliun dari Rp2,62 triliun. Beban pokok pendapatan naik

5,95% menjadi Rp2,47 triliun dari Rp2,33 triliun. Kondisi tersebut menyebabkan laba kotor perseroan

naik 8,5% menjadi Rp315,73 miliar dari Rp290,98 miliar. Diperkirakan rentang support 2245-2255

dan resistance 2295-2310. Three outside down di atas middle bollinger band. RSI, William's %R, dan

Stochastic’s mencoba berbalik naik.

SMSM raih penjualan Q1-14 Rp83,11 miliar

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) per 31 Maret 2014, meraih laba bersih menjadi Rp83,11 miliar

dibandingkan dengan laba bersih Q1-13 Rp51,2 miliar. Pada periode tersebut, SMSM berhasil

membukukan penjualan neto sebesar Rp628,09 miliar dari Rp499,61 miliar yang didorong oleh mulai

membaiknya pasar ekspor dunia, dan adanya laba selisih kurs. Sepanjang Q1-14, produsen radiator

dan oil filter ini telah menghabiskan dana capex Rp45 miliar untuk pembelian mesin produksi dan

peningkatan aset. Perseroan sudah mencapai angka produksi radiator sebanyak 180 ribu unit dan 15

juta unit untuk produksi filter. Dalam pertumbuhannya itu, SMSM tidak mengejar kuantitas dari jumlah

produksi melainkan angka penjualan yang lebih baik. Diperkirakan rentang support 3690-3750 dan

resistance 3875-3905. Shooting star di atas middle bollinger band. RSI, William's %R, dan

Stochastic’s mencoba berbalik naik.

Grup Bakrie & Salim cemerlang, yang lain stagnan

Kinerja emiten konglomerasi bisnis masih menggeliat di awal tahun ini dimana emiten-emiten yang

tergabung dalam grup bisnis besar mencetak pertumbuhan laba bersih. Pada Grup Bakrie, laba

BNBR meningkat hingga 15.062% menjadi Rp 665,05 miliar pada Q1-14. BTEL dan UNSP yang di

Q1-13 merugi, di Q1-14 masing-masing mencetak laba Rp 210,73 miliar dan Rp 296,89 miliar.

Kinerja emiten Grup Salim juga tak kalah baiknya dimana Laba INDF, selaku holding emiten Grup

Salim, mampu membukukan kenaikan laba bersih 90,13% menjadi Rp 1,37 triliun di Q1-14. Kinerja

INDF ditaegetkan dapat tumbuh 23%-25% tahun ini. Sementara itu, kinerja emiten Grup Astra, Grup

Lippo dan Grup MNC tidak begitu baik. Grup Astra tertolong dari kinerja anak usaha di bidang

perkebunan yakni AALI dan kinerja UNTR namun, kinerja beberapa anak usaha ASII lain cenderung

mendatar. Pada kinerja induk Grup MNC, BHIT malah stagnan dengan pertumbuhan laba bersih

hanya 0,78% menjadi Rp 385,43 miliar di Q1-14.

Anak usaha KLBV, Link net akan IPO

Perusahaan penyedia jasa internet dan televisi berbayar PT Link Net akan melantai di Bursa Efek

Indonesia (BEI) pada 2H14. Link Net melepas 304.265 juta saham atau 10% modal disetor dan

ditempatkan penuhnya ke publik dengan rentang harga Rp 1.575 - Rp 1.600. Link Net mengincar

dana segar senilai Rp 479 miliar sampai Rp 486 miliar. Rencananya dana tersebut akan dipakai

untuk kebutuhan ekspansi induknya, yaitu PT First Media Tbk (KLBV). Link Net juga akan

menggelontorkan capex senilai Rp 1,035 triliun untuk perluasan jaringan dan barang pendukung.

Sumber dana capex akan berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan.

Berita Emiten

(3)

3

www.trust.co.id

Stocks View

BoW : Buy on Weakness TB : Trading Buy TS : Trading Sell BAH : Buy And Hold

Code Open High Low Close Prev ∆% S1 S2 S3 Pivot R1 R2 R3 Spt Rst Rec PER

AALI 28,500 29,475 28,450 29,425 29,400 0.09 28,450 27,938 27,425 28,963 29,475 29,988 30,500 28,450 29,988 TS 22.31 BWPT 1,415 1,415 1,365 1,400 1,405 -0.36 1,383 1,349 1,333 1,399 1,433 1,449 1,483 1,383 1,449 TS 42.51 LSIP 2,425 2,425 2,340 2,380 2,450 -2.86 2,360 2,308 2,275 2,393 2,445 2,478 2,530 2,360 2,478 BoW 17.80 SIMP 1,000 1,010 955 970 1,000 -3.00 958 929 903 984 1,013 1,039 1,068 958 1,039 BoW 23.96 SSMS 1,200 1,245 1,185 1,240 1,200 3.33 1,190 1,158 1,130 1,218 1,250 1,278 1,310 1,190 1,278 TB 12.94 ADRO 1,190 1,195 1,135 1,140 1,185 -3.80 1,135 1,105 1,075 1,165 1,195 1,225 1,255 1,135 1,225 BoW 10.76 ANTM 1,175 1,175 1,145 1,150 1,175 -2.13 1,148 1,131 1,118 1,161 1,178 1,191 1,208 1,148 1,191 BoW 20.77 ELSA 510 510 500 500 510 -1.96 500 495 490 505 510 515 520 500 515 BoW 19.34 HRUM 2,360 2,370 2,275 2,275 2,360 -3.60 2,270 2,225 2,175 2,320 2,365 2,415 2,460 2,270 2,415 BoW 11.12 INCO 3,555 3,595 3,430 3,450 3,550 -2.82 3,420 3,343 3,255 3,508 3,585 3,673 3,750 3,420 3,673 BoW 49.42 ITMG 25,100 25,450 24,875 25,000 25,475 -1.86 24,763 24,531 24,188 25,106 25,338 25,681 25,913 24,763 25,681 BoW 10.26 MEDC 2,750 2,770 2,735 2,750 2,750 0.00 2,733 2,716 2,698 2,751 2,768 2,786 2,803 2,733 2,786 TS 16.41 PTBA 9,800 9,875 9,675 9,800 9,875 -0.76 9,700 9,588 9,500 9,788 9,900 9,988 10,100 9,700 9,988 TS 11.98 TINS 1,510 1,510 1,400 1,405 1,500 -6.33 1,403 1,346 1,293 1,456 1,513 1,566 1,623 1,403 1,566 BoW 14.83 CPIN 3,750 3,750 3,690 3,700 3,770 -1.86 3,695 3,663 3,635 3,723 3,755 3,783 3,815 3,695 3,783 BoW 23.09 MAIN 2,980 2,980 2,870 2,890 2,990 -3.34 2,880 2,820 2,770 2,930 2,990 3,040 3,100 2,880 3,040 BoW 18.22 JPFA 1,280 1,290 1,235 1,235 1,265 -2.37 1,230 1,205 1,175 1,260 1,285 1,315 1,340 1,230 1,315 BoW 16.22 INTP 21,900 21,925 21,375 21,450 21,950 -2.28 21,400 21,113 20,850 21,663 21,950 22,213 22,500 21,400 22,213 BoW 16.79 SMGR 14,800 14,850 14,500 14,600 14,850 -1.68 14,525 14,338 14,175 14,688 14,875 15,038 15,225 14,525 15,038 BoW 16.29 SMCB 2,840 2,840 2,800 2,810 2,840 -1.06 2,805 2,783 2,765 2,823 2,845 2,863 2,885 2,805 2,863 TS 18.88 ARNA 985 1,030 980 1,020 985 3.55 978 954 928 1,004 1,028 1,054 1,078 978 1,054 SoS 27.50 ASII 7,400 7,500 7,400 7,425 7,425 0.00 7,363 7,331 7,263 7,431 7,463 7,531 7,563 7,363 7,531 TS 14.48 GJTL 1,915 1,935 1,850 1,850 1,915 -3.39 1,840 1,803 1,755 1,888 1,925 1,973 2,010 1,840 1,973 BoW 28.12 IMAS 4,950 4,950 4,820 4,820 4,950 -2.63 4,820 4,755 4,690 4,885 4,950 5,015 5,080 4,820 5,015 BoW 26.30 AUTO 4,000 4,000 3,960 3,970 4,000 -0.75 3,965 3,943 3,925 3,983 4,005 4,023 4,045 3,965 4,023 TS 17.12 AISA 2,210 2,235 2,200 2,230 2,200 1.36 2,203 2,184 2,168 2,219 2,238 2,254 2,273 2,203 2,254 TB 19.45 GGRM 57,500 57,600 56,775 57,300 56,500 1.42 56,988 56,469 56,163 57,294 57,813 58,119 58,638 56,988 58,119 TB 21.58 ICBP 10,000 10,000 9,950 9,975 10,000 -0.25 9,963 9,931 9,913 9,981 10,013 10,031 10,063 9,963 10,031 TS 26.29 INDF 7,100 7,150 7,025 7,050 7,050 0.00 7,013 6,956 6,888 7,081 7,138 7,206 7,263 7,013 7,206 TS 24.57 KLBF 1,535 1,580 1,535 1,560 1,545 0.97 1,525 1,508 1,480 1,553 1,570 1,598 1,615 1,525 1,598 TB 37.54 ROTI 1,090 1,110 1,085 1,105 1,090 1.38 1,085 1,073 1,060 1,098 1,110 1,123 1,135 1,085 1,123 TB 48.58 ULTJ 4,285 4,380 4,265 4,375 4,265 2.58 4,273 4,211 4,158 4,326 4,388 4,441 4,503 4,273 4,441 TB 36.03 UNVR 28,800 29,350 28,800 29,200 29,250 -0.17 28,725 28,488 28,175 29,038 29,275 29,588 29,825 28,725 29,588 TS 39.90 ADHI 3,000 3,040 2,990 3,020 2,985 1.17 2,985 2,963 2,935 3,013 3,035 3,063 3,085 2,985 3,063 TB 10.52 ASRI 530 535 520 520 530 -1.89 518 511 503 526 533 541 548 518 541 BoW 9.57 BSDE 1,550 1,570 1,530 1,540 1,560 -1.28 1,525 1,508 1,485 1,548 1,565 1,588 1,605 1,525 1,588 BoW 9.24 CTRA 1,020 1,030 1,005 1,015 1,015 0.00 1,005 993 980 1,018 1,030 1,043 1,055 1,005 1,043 TS 15.73 CTRS 2,300 2,375 2,280 2,360 2,275 3.74 2,283 2,234 2,188 2,329 2,378 2,424 2,473 2,283 2,424 SoS 10.98 CTRP 735 735 700 700 725 -3.45 700 683 665 718 735 753 770 700 753 BoW 9.59 LPKR 1,070 1,080 1,065 1,070 1,070 0.00 1,063 1,056 1,048 1,071 1,078 1,086 1,093 1,063 1,086 TS 17.74 LPCK 7,700 7,875 7,700 7,850 7,625 2.95 7,688 7,606 7,513 7,781 7,863 7,956 8,038 7,688 7,956 TB 9.39 SSIA 820 820 770 775 830 -6.63 773 746 723 796 823 846 873 773 846 BoW 5.44 WIKA 2,275 2,280 2,250 2,265 2,265 0.00 2,255 2,238 2,225 2,268 2,285 2,298 2,315 2,255 2,298 TS 23.06 WSKT 750 760 745 745 745 0.00 740 735 725 750 755 765 770 740 765 TS 17.50 EXCL 5,025 5,175 5,025 5,075 5,175 -1.93 4,975 4,925 4,825 5,075 5,125 5,225 5,275 4,975 5,225 BoW 37.69 INDY 610 630 600 605 620 -2.42 593 581 563 611 623 641 653 593 641 BoW -11.88 ISAT 3,930 3,940 3,910 3,925 3,910 0.38 3,913 3,896 3,883 3,926 3,943 3,956 3,973 3,913 3,956 TS -9.31 JSMR 5,900 5,950 5,850 5,950 5,900 0.85 5,875 5,813 5,775 5,913 5,975 6,013 6,075 5,875 6,013 TB 27.51 PGAS 5,350 5,350 5,250 5,300 5,325 -0.47 5,275 5,213 5,175 5,313 5,375 5,413 5,475 5,275 5,413 TS 11.89 TLKM 2,285 2,310 2,275 2,300 2,265 1.55 2,275 2,258 2,240 2,293 2,310 2,328 2,345 2,275 2,328 TB 16.17 BBCA 11,100 11,375 10,975 10,975 11,000 -0.23 10,838 10,706 10,438 11,106 11,238 11,506 11,638 10,838 11,506 TS 18.22 BBNI 4,825 4,850 4,815 4,825 4,815 0.21 4,808 4,794 4,773 4,829 4,843 4,864 4,878 4,808 4,864 TS 9.38 BBRI 10,000 10,075 9,950 10,050 9,900 1.52 9,963 9,894 9,838 10,019 10,088 10,144 10,213 9,963 10,144 TB 10.88 BDMN 4,175 4,235 4,105 4,220 4,090 3.18 4,133 4,054 4,003 4,184 4,263 4,314 4,393 4,133 4,314 TB 9.98 BMRI 9,900 9,975 9,850 9,875 9,825 0.51 9,825 9,775 9,700 9,900 9,950 10,025 10,075 9,825 10,025 TS 11.73 PNBN 870 880 860 880 870 1.15 865 853 845 873 885 893 905 865 893 TB 8.47 AKRA 4,745 4,750 4,655 4,655 4,770 -2.41 4,653 4,606 4,558 4,701 4,748 4,796 4,843 4,653 4,796 BoW 24.72 BHIT 309 315 309 310 307 0.98 307 305 301 311 313 317 319 307 317 TB 328.18 BMTR 2,200 2,215 2,175 2,200 2,190 0.46 2,180 2,158 2,140 2,198 2,220 2,238 2,260 2,180 2,238 TS 36.59 SCMA 3,185 3,270 3,185 3,230 3,150 2.54 3,165 3,133 3,080 3,218 3,250 3,303 3,335 3,165 3,303 TB 32.32 MAPI 6,375 6,400 6,125 6,125 6,375 -3.92 6,113 5,981 5,838 6,256 6,388 6,531 6,663 6,113 6,531 BoW 36.22 MNCN 2,740 2,745 2,705 2,715 2,715 0.00 2,708 2,686 2,668 2,726 2,748 2,766 2,788 2,708 2,766 TS 21.13 MPPA 2,770 2,785 2,750 2,755 2,770 -0.54 2,745 2,730 2,710 2,765 2,780 2,800 2,815 2,745 2,800 TS 25.94 MYRX 620 620 605 610 620 -1.61 608 599 593 614 623 629 638 608 629 BoW 0.00 RALS 1,280 1,310 1,275 1,300 1,280 1.56 1,273 1,256 1,238 1,291 1,308 1,326 1,343 1,273 1,326 TB 22.34 UNTR 21,950 22,200 21,750 22,200 21,700 2.30 21,850 21,575 21,400 22,025 22,300 22,475 22,750 21,850 22,475 TB 14.98 VIVA 290 290 278 280 283 -1.06 279 273 267 285 291 297 303 279 297 TS 158.80 Target properti Infranstrukur Keuangan Perdagangan Agrikultur Pertambangan Industri Dasar Aneka Industri Konsumer

(4)

4

www.trust.co.id

Mei 2014

5 Mei 2014

2 Mei 2014

Code:

NZD

N. Zealand CNY

China

GRM

German

SPN

Spanyol

JPN

Japan

FRN

France

CAD

Canada

PHP

Philippine

AUD

Australia

GBP

England

EUR

Eropa

KRW

Sth. Korea

IDR

Indonesia

INR

India

ITA

Italia

SWD

Swedia

Act : Actual Frcst : Forecast Prev : Previous

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

1.40%

1.83%

1.70%

55.30

5.50%

5.72%

0.78%

2.20%

53.28

53.10

-1.18%

-1.42%

-1.20%

2.29%

-5.00%

-0.20%

-2.00%

-1.70%

100

104

Asia Pasific

Europe

America

ANZ Job Advertisement AUD

Industrial Production YoY SWD

Markit Services PMI Final

GDP Growth Rate YoY IDR

Industrial Production MoM SWD

ISM Non Manufacturing PMI

GDP Growth Rate QoQ IDR

New Orders SWD

Building Permits MoM AUD

PPI MoM EUR

HSBC Manufacturing PMI Final CNY

PPI YoY EUR

Business Confidence IDR

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

3.60% 3.90% 3.60% 55.50 53.57 56.50 16.04M 15.7M 16.4M 0.90% 0.20% 52.70 52.17 52.80 12.0K 13.1K 7.0K 2.50% 2.10% 1.90% 54.00 52.00 52.40 15.0K 13.3K 1.0K 7.20% 1.23% -2.50% 51.20 50.90 52.10 288K 181K 192K 70.8B 168.2B -463.9B 54.10 54.20 53.70 6.30% 6.50% 6.70% 195.9B 108.2B 194.0B 53.40 53.30 53.00 273K 160.4K 202K 51.1 51.35 50.10 11.80% 12.00% 11.80% 34.50 34.36 34.50 7.25% 7.08% 7.32% 0.00% 0.20% 0.10% -0.02% -0.41% 0.08% 1.10% 0.11% 1.50% 0.67B 0.6B 0.79B 51.30 51.47 51.30 15.30% 15.00% 309.91B 309.41B 14.30% 13.80%

Balance of Trade IDR

Average Hourly Earnings Factory Orders MoM

Foreign Reserves INR Inflation Rate YoY IDR Inflation Rate MoM IDR

Asia Pasific

Europe

America

Unemployment Rate JPN Swedbank Manufacturing PMI SWD Total Vehicle Sales

PPI QoQ AUD Markit Manufacturing PMI SPN Manufacturing Payrolls

PPI YoY AUD Markit/ADACI Manufacturing Pmi ITA Government Payrolls

Household Spending YoY JPN Markit Manufacturing PMI Final FRN Non Farm Payrolls

Foreign Bond Investment JPN Markit/BME Manufacturing PMI Final GRM Unemployment Rate Stock Investment by Foreigners JPN Markit Manufacturing PMI Final EUR Nonfarm Payrolls-Private

HSBC Manufacturing PMI IDR Unemployment Rate EUR Average Weekly Hours

HSBC Manufacturing PMI INR Deposit Growth YoY INR

(5)

5

www.trust.co.id

Pada penutupan perdagangan kemarin, kurva yield kembali membentuk pola mixed dengan rata-rata yield meningkat +0,5bps pada sepanjang

tenornya. Sementara rata-rata yield pada masing-masing tenor mengalami kenaikan yakni tenor pendek (1-4 tahun) naik +3,5bps dan tenor panj

ang (8-30 tahun) naik +0,9bps. Sedangkan tenor menengah (5-7 tahun) mengalami penurunan –6,5bps. Spread yield antara tenor 2-tahun dan

10-tahun tampak menyempit ke kisaran 95bps dari kisaran sebelumnya di 105bps. Hal ini terjadi karena yield tenor 2-10-tahun tercatat naik +9,1bps,

Government & Corporate Bond Trading Analysis

(6)

6

www.trust.co.id

Disclaimer:

Jakarta Branch :

Jl. Pluit Sakti Raya Blok A21 No. 28

Jakarta Utara 14450

Telp : 021 – 666 75018 / 666 75019 /

666 75020 / 666 75021

Fax : 021 – 666 75022

E-Mail : [email protected]

Medan Branch :

Gedung Uni Plaza Lt. 2, Suite S2-03

Jl. MT Haryono No. A-1 Medan

Telp : 061 – 455 5156

Fax : 061 – 455 5204

E-Mail : [email protected]

Bali Branch :

Pertokoan Ngurah Rai Permai Blok i

Jl. By Pass Ngurah Rai No. 999

Tuban – Kuta 80361

Telp : 0361 – 757 112 / 757 118

Fax : 0271 - 767 712

E-mail : [email protected]

The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or

completeness of the information. However, none of PT Trust Securities (BR) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes

any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information

and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue

thereof. All the information and opinions contained in this document have been collected by one of or derived from sources considered reliable and trustworthy. No

under name or warranties, either directly or indirectly from the PT. Trust Securities or any other party from PT. Trust Securities, including the other side of the PT.

Trust Securities of documents can be obtained, as to the accuracy or completeness of the information contained in this document all opinions and estimates in this

report represents our consideration on the date indicated and may change at any time without notice. This document was not intended as an offer, or solicitation of

an offer, a request to buy or sell securities and all matters relating to securities (such as securities mentioned herein, or from the same publisher, of the warrant or

preemptive rights advance or other interests of such securities). © PT Trust Securities in 2012.

Permata Senayan Blok B No. 10 - 11

Jl. Tentara Pelajar. Jakarta 12210, Indonesia

Telp : 021 – 5794 0678

Fax : 021 – 5794 0676

E-mail : [email protected]

Website :

www.trust.co.id

Research & Online Trading Team :

Reza Priyambada

[email protected]

Urip M. Santoso

[email protected]

[email protected]

Equity Team :

Patal Senayan

Pluit

Medan Branch

Puspa Rini

[email protected]

I Wayan Sudiantara

Dewi

Sardjono

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Deni Asyar

[email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian tersebut peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian tentang pembelajaran menggunakan strategi catatan terbimbing pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi

Menurut Sinurat (2012), strategi card sort memiliki beberapa kekurangan antara lain: (1) Tidak semua materi dapat diajarkan dengan strategi ini, materi- materi yang

Tujuan khusus dilaksanakannya penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui apakah hasil belajar menggunakan model pembelajaran Example Non-Example lebih baik dari pada tanpa

Menurut Samatowa (2011: 77), manfaat yang diperoleh dari implementasi model pembelajaran CLIS pada pembelajaran adalah sebagai berikut: gagasan anak lebih mudah

Surat Izin Praktik Khusus adalah bukti tertulis yang diberikan kepada dokter dan dokter gigi secara kolektif bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan

Gambar bentuk pupil kucing dalam keadaan cahaya redup dan terang A. Bentuk pupil mata kucing pada

Siswa berdiskusi secara berkelompok menjawab persoalan : “ benda-benda manakah yang termasuk makhluk hidup?” Siswa dapat membedakan objek/benda yang termasuk makhluk

Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lhokseumawe harus memperhatikan bukti fisik yang dirasakan oleh pelanggan berupa fasilitas fisik (gedung,