• Tidak ada hasil yang ditemukan

Permintaan Pangan Hewani Di Pedesaan Jawa Timur, Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Permintaan Pangan Hewani Di Pedesaan Jawa Timur, Indonesia"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Perkembangan rata-rata harga eceran pangan hewani di Indonesia
Tabel  1  merupakan  hasil  pendugaan  parameter  model  QUAIDS.  Sebagian  besar  parameter  signifikan  pada  taraf  1%  sampai  5%
Tabel  2  menunjukkan  elastisitas  pendapatan.  Semua  elastisitas  pendapatan  pangan  hewani  di  rumah  tangga  pedesaan  Jawa  Timur  positif  dan  signifikan  pada  taraf  1%  sampai  5%,  kecuali  ikan  awetan  dan  ‘tetelan’  signifikan  pada  tara
Tabel 3. Elastisitas harga silang

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menganalisis harga komoditas pangan hewani asal ternak, yaitu daging ayam broiler (karkas), daging sapi has, daging sapi bistik, daging sapi murni, hati

Pola konsumsi pangan sumber protein hewani di Provinsi Jawa Barat yaitu ikan, daging ruminansia, daging unggas dan susu terlihat di pedesaan, perkotaan dan

Berdasarkan penghitungan ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Jawa Timur dengan menyilangkan kondisi pangsa pengeluaran untuk pangan dan kecukupan kalori, terlihat bahwa

Variabel-variabel yang dimasukkan ke dalam model yaitu harga komoditi pangan hewani yang bersangkutan, harga komoditi pangan hewani lainnya dan pendapatan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah, harga gula pasir, pendapatan konsumen dan jumlah penduduk mempengaruhi permintaan gula. pasir dan Jawa

Berdasarkan penghitungan ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Jawa Timur dengan menyilangkan kondisi pangsa pengeluaran untuk pangan dan kecukupan kalori, terlihat bahwa

Lain halnya menurut tingkat pendidikan, kepala rumah tangga yang berpendidikan lebih rendah ternyata lebih responsif terhadap perubahan harga daging, unggas dan

Demikian pula pada rumah tangga yang mengkonsumsi pangan hewani secara keseluruhan, tingkat konsumsi produk perikanan cenderung lebih tinggi dibandingkan pangan produk