SAMBUTAN
GUBERNUR SUMATERA BARAT Pada
RAPAT PARIPURNAISTIMEWA
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN AGAM
Dalam Acara
PENGUCAPAN SUMPAH/ JANJI ANGGOTA DPRD KABUPATEN AGAM MASA JABATAN TAHUN TAHUN 2014 - 2019
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Yth .
Wakil Bupati Agam;
Yth .
Ketua Pengdilan Negeri Lubuk Basung;
Yth .
Ketua, Wakil Ketua, dan Para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Agam Masa Jabatan Tahun 2014 - 2019;
Yth .
Ketua, Wakil Ketua, dan Para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Agam Masa Jabatan Tahun 2009 - 2014;
Yth .
Unsur Muspida Plus (Kapolres Agam, Kapolresta Bukittinggi, Kajari Lubuk Basung, Dandim 0304 Agam, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung, Ketua Pengadilan Agama Maninjau, Ketua MUI Agam, Ketua LKAAM Agam, Ketua Bundo Kanduang);
Yth .
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam dan Ketua GOW Agam.
. Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Agam;
Yth .
Tokoh Masyarakat Kabupaten Agam, Bpk. Drs. H. Aristo Munandar;
Yth .
Ketua KPUD dan Ketua Panwaslu Kabupaten Agam
Yth .
Para istri Anggota DPRD Agam Masa Bhakti 2009-2014 dan Masa Bhakti 2014-2019;
Yth .
Camat beserta Unsur Muspika se Kabupaten Agam
Yth .
Para Walinagari beserta Anggota Badan Permusyawaratan Nagari se-Kabupaten Agam;
Yth .
Para Anggota Panitia Pemilihan
Kecamatan(PPK) dan Panwascam se-Kabupaten Agam
Yth .
Ketua LKAAM Kecamatan se-Kabupaten Agam;
Yth .
Para Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, Tokoh
satu-persatu, Tokoh Pemuda, Insan Pers baik Media Cetak maupun Media
Elektronik, Hadirin dan Hadirat yang berbahagia.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat dan
karunia-Nya, pada kesempatan yang masih diliputi semangat kemenangan Idul Fitri ini kita dapat hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Agam Dalam Acara Peresmian Pemberhentian Anggota DPRD Kabupaten Agam Masa Jabatan Tahun 2009 – 2014 dan Pengucapan Sumpah/ Janji Anggota DPRD Kabupaten Agam Masa Jabatan Tahun 2014 - 2019.
membangun masyarakat di jalan yang diridhoi Allah SWT.
Saudara Ketua dan Para Anggota DPRD serta hadirin yang kami hormati.
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Agam yang kita laksanakan ini, menandai berakhirnya keseluruhan proses demokrasi lokal sekaligus sebagai sebuah titik tolak baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Agam.
Pemilu Legislatif yang berlangsung pada Tanggal 9 April 2014 tersebut mencerminkan betapa besarnya harapan seluruh lapisan masyarakat dalam memberikan hak pilih mereka dalam menentukan wakil rakyat pada lembaga-lembaga perwakilan guna membawa daerah ini ke arah yang lebih baik.
akibat desakan yang menghendaki adanya perubahan paradigma kepemerintahan dari sentralisasi kewenangan menjadi desentralisasi kewenangan dalam bentuk otonomi daerah. Berdasarkan hal tersebut, otonomi daerah merupakan suatu bentuk penyebaran kekuasaan (distribution of power) dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur daerahnya sendiri dengan tujuan pemberdayaan daerah.
Desentralisasi, secara teoritis, merupakan upaya untuk membawa negara lebih dekat dengan masyarakat lokal dan mendorong tumbuhnya tata pemerintahan lokal yang lebih demokratis dalam bentuk demokrasi lokal. Tanpa diikuti dengan demokrasi lokal, maka desentralisasi dan otonomi daerah sama saja dengan memindahkan sentralisasi dari pusat ke daerah.
Tujuan demokrasi akan memposisikan pemerintah daerah sebagai instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang secara agregat akan menyumbang terhadap pendidikan politik pada tingkat nasional untuk terwujudnya masyarakat madani (civil society).
kewajiban-kewajibannya secara lebih baik sebagai warga negara.
Oleh karena itu, peran DPRD sebagai lembaga legislatif di daerah dengan tugas Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan yang dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah, memegang peranan yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah.
Merujuk pada ketentuan tersebut, maka tergambar bahwa DPRD dan pemerintah daerah secara bersama-sama harus mampu menerjemahkan segala kebutuhan dan tuntutan masyarakat ke dalam bentuk kebijakan-kebijakan publik dalam rangka kemajuan pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat serta dunia usaha dalam pembangunan Kabupaten Agam.
Hadirin yang kami hormati,
Perlu disadari bahwa dalam melaksanakan tugas tersebut, DPRD dihadapkan pada berbagai tantangan, baik yang berasal dari internal, maupun eksternal.
DPRD yang kemudian menciptakan bias persepsi dan kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Sedangkan tantangan eksternal, terutama akan berasal dari makin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kewajiban dan tanggungjawab DPRD dalam menjamin bagaimana aspirasi masyarakat pada tataran grass root dapat tersalurkan, sehingga menjadi kebijakan daerah yang memberi perubahan ke arah yang lebih baik bagi masyarakat.
Kita tentunya juga memahami bersama bahwa otonomi daerah masih dihadapkan pada kondisi belum adanya regulasi yang tepat untuk mengatur pola hubungan antar tingkatan pemerintahan, khususnya dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang seringkali tumpang tindih dan tidak jelas.
keharusan dalam menjaga kearifan lokal sebagai ciri khas daerah yang menjadi landasan pelaksanaan otonomi daerah.
Dengan kondisi tersebut, maka hubungan kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Daerah harus tetap berjalan dengan penuh rasa kebersamaan, harmonis dan berkomitmen kuat dalam mencapai tujuan yang sama, yaitu kemajuan daerah secara adil dan merata.
Kami memberikan apresiasi atas kebersamaan yang telah terbangun antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Agam Masa Jabatan Tahun 2009 – 2014 selama ini, yang secara nyata telah mampu menyelesaikan sebagian permasalahan di Kabupaten Agam melalui berbagai aktivitas pembangunan yang terencana dan terlaksana secara sinergi diantara semua pihak.
Agam Masa Jabatan Tahun 2014 – 2019 untuk mengisi otonomi daerah di Sumatera Barat.
Disamping itu, salah satu upaya internal yang dapat ditempuh agar artikulasi dan agregasi kepentingan masyarakat lokal dapat dilaksanakan oleh DPRD Kabupaten Agam dengan baik adalah dengan memperkuat kelembagaan legislatif di daerah. Melalui penguatan baik secara personal dan kelembagaan ini, diharapkan segala tuntutan dan kebutuhan masyarakat dapat tersalurkan dalam bentuk kebijakan publik yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
kemitraan, dimana keduanya bukanlah lawan atau pesaing dalam melaksanakan fungsi masing-masing, tetapi merupakan hubungan kerja yang saling mendukung satu sama lainnya.
Hadirin yang kami hormati.
Sebelum mengakhiri sambutan ini, kami mengucapkan Selamat atas telah diresmikannya seluruh Anggota DPRD Kabupaten Agam Masa Jabatan Tahun 2014 – 2019. Laksanakanlah amanat yang telah dipercayakan masyarakat Kabupaten Agam ini dengan sebaik-baiknya. Lanjutkan program-program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya, serta ciptakan inovasi-inovasi baru untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Agam ini.
bhakti yang telah saudara berikan untuk Kabupaten Agam.
Semoga segala daya dan upaya tersebut menjadi amal ibadah yang diridhoi Allah SWT. Tetaplah mengabdi bagi Kabupaten Agam, karena pengabdian yang tulus tidak terbatas pada jabatan semata, namun dapat dilakukan oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun.
Demikianlah yang dapat disampaikan pada kesempatan ini, Semoga Allah Tuhan Yang Maha Esa selalu membimbing kita semua.
Terima kasih.