jina>yah atau jari>mah pengertian jina>yah yang digunakan para fuqaha adalah
Teks penuh
Dokumen terkait
1) Barang siapa membuat surat palsu atau pemalsuan surat, yang dapat menimbulkan suatu hak, suatu perjanjian atau suatu pembebasan utang, atau yang boleh
1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan suatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang
Pasal 263 “Barangsiapa membuat secara palsu atau memalsukan sepucuk surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, sesuatu perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukkan
(1) Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menimbulkan sesuatu hak, suatu perjanjian ( kewajiban ) atau sesuatu pembebasan utang ,
Barangsiapa membuat secara tidak benar atau memalsu surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan, atau pembebasan hutang atau yang diperuntukkan sebagai bukti
Pada Pasal 263 ayat yang berbunyi: 1 Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan suatu hak, sesuatu perjanjian kewajiban atau pembebasan utang, atau
Perlu kita cermati juga didalam pasal 263 ayat 1 KUHP juga mengatakan bahwa barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau
Tindak Pidana yang dimaksudkan di dalam ketentuan Pidana Pasal 263 KUHP yang berbunyi26 : 1 Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak,