• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1 Hasil analisis tanah sawah Babakan Dramaga (SBD), University Farm Institut Pertanian Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lampiran 1 Hasil analisis tanah sawah Babakan Dramaga (SBD), University Farm Institut Pertanian Bogor"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

149 Lampiran 1 Hasil analisis tanah sawah Babakan Dramaga (SBD), University Farm Institut Pertanian Bogor

Sifat kimia

Nomor pH(1:5) Hasil analisis dihitung berdasarkan contoh tanah kering 1050C

Bahan Organik Eks Morgan Vanema

Bray I Ekstrak Amonium asetat ( CH3COONH4)1 M pH

7

Urut Pengirim Laboratorium H20 KCI C N C/N K P2O5 K Ca Mg Na Jumlah KTK KB

% mg/kg cmol(+)/kg % 1 SBD LPUT/TH/151A/011 5.53 4.70 1.54 0.11 14 37 8.20 0.13 7.92 2.00 0.56 10.61 14.45 73 Sifat fisika Nomor Kedala- man (cm) Kadar Air (% vol.) BD g/cc PD g/cc

Ruang Pori Kadar air Pori Drainase Air

tersedia

Permea- bilitas

Urut Seri Contoh Total pF1 pF 2 pF2.54 pF 4.2 Cepat Lambat % volume cm/jam

1 11F1062 Top Soil SBD 10 56.3 1.25 2.46 48.9 43.2 32.5 28.7 17.1 16.4 3.9 11.6 0.53

2 11F 1063 Top Soil SBD 10 55.0 1.20 2.47 51.3 51.5 28.4 22.6 14.0 23.0 5.8 8.6 0.60

Rata-rata 55.7 1.23 2.46 50.1 47.3 30.4 25.6 15.5 19.7 4.8 10.1 0.57

Keterangan: Diameter pori pada (pF): (1) 296μ, (2) 28.6μ, (2.54) 8.6μ, dan (4.2) 0.2μ

Tekstur Tanah

Nomor Tekstur

Urut Seri Contoh Pasir Debu Liat

%

1 11F1062 Top Soil SBD 11 45 44

(4)

Lampiran 2 Rekapituasi hasil analisis ragam pengaruh berbagai konsentrasi larutan polietilen glikol (PEG) 6000

No Peubah pengamatan Perlakuan

Konsentrasi PEG 6000

KK (%) 1 Indeks vigor

Konsentrasi PEG 6000 (0, 5, 10, 15, 20 dan 25%)

Situbagendit tn 2.93

Inpari 10 tn 4.51

Limboto tn 2.06

IR-64 ** 4.03

Maro ** 3.62

Konsentrasi PEG 6000 (0, 20, 25 dan 30%)

Limboto ** 3.18 IR-64 ** 18.29 Maro ** 3.62 2 Panjang plumula Situbagendit ** 7.20 Inpari 10 ** 6.05 Limboto ** 5.98 IR-64 ** 11.46 3 Panjang akar Situbagendit tn 17.90 Inpari 10 tn 15.76 Limboto tn 13.74 IR-64 tn 17.84

4 Bobot kering kecambah

Situbagendit tn 12.53

Inpari 10 * 10.38

Limboto tn 12.06

IR-64 * 18.07

Keterangan: **=berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.01; *= berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.05; tn= berpengaruh tidak nyata; KK=koefisien keragaman.

(5)

Lampiran 3 Rekapituasi hasil analisis ragam pengujian dengan 25% larutan PEG 6000 No Peubah pengamatan Perlakuan KK (%) PEG 6000 Genotipe/ Varietas Interaksi 1 Fase perkecambahan Indeks vigor ** ** ** 3.86 Panjang plumula ** ** ** 9.64 Panjang akar tn ** ** 17.92

Bobot kering akar tn ** ** 10.99

Bobot kering plumula ** ** tn 15.3

Bobot kering kecambah ** ** ** 10.24

2 Fase bibit

Tinggi tajuk ** ** ** 15.83

Panjang akar tn ** * 13.93

Bobot kering akar ** ** ** 12.03

Bobot kering tajuk ** ** ** 14.75

Nisba bobot akar tajuk ** tn * 15.56

Tingkat kekeringan daun ** ** ** 6.72

Keterangan: **=berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.01; *= berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.05; tn= berpengaruh tidak nyata; KK=koefisien keragaman.

Lampiran 4 Rekapituasi hasil analisis ragam pengujian dengan perlakuan cekaman kekeringan di pot

Peubah pengamatan Perlakuan KK (%) Cekaman kekeringan Genotipe/ varietas Interaksi Tinggi tanaman ** ** tn 8.66 Panjang akar ** ** tn 8.60

Panjang daun bendera * ** tn 10.68

Bobot kering tajuk tn ** * 13.04

Bobot kering akar ** ** ** 20.29

Nisbah bobot akar tajuk ** tn tn 19.43

Panjang malai ** ** tn 5.74

Jumlah gabah isi per malai ** ** ** 25.65

Persentase gabah hampa ** ** tn 18.67

Bobot 100 butir ** ** tn 5.45

Bobot gabah per rumpun ** ** ** 14.57

Indeks hasil ** ** ** 16.55

Keterangan: **=berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.01; *= berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.05; tn= berpengaruh tidak nyata; KK=koefisien keragaman.

(6)

Lampiran 5 Perhitungan kandungan klorofil dan karbohidrat total 1. Penetapan klorofil dihitung dengan menggunakan persamaan:

a. Klorofil a (mg/g) = ((12.7 x A663) – (2.69 x A645

b. Klorofil b (mg/g) = ((22.9 x A

)) x fp/bobot sampel

645) – (4.68 x A663

c. Klorofil total = klorofil a + klorofil b

)) x fp/bobot sampel 0.01adalah fp (faktor pengenceran)=10 ml x liter/1000 ml = 0.01 10 ml adalah hasil akhir peneraan larutan

2. Penetapan karbohidrat total (glukosa) dihitung dengan menggunakan persamaan:

Keterangan: fp = faktor pengenceran

Lampiran 6 Rekapituasi hasil analisis ragam respon agronomi, morfologi dan fisiologi padi hibrida terhadap cekaman kekeringan di lahan sawah Peubah pengamatan Perlakuan KK (%) Cekaman kekeringan Genotipe/ varietas Interaksi Tinggi tanaman ** ** tn 5.79 Panjang akar ** ** * 9.93 Luas daun * ** tn 12.83

Jumlah anakan produktif ** ** tn 14.96

Bobot kering tajuk ** ** ** 18.09

Bobot kering akar ** * * 20.58

Nisbah bobot akar tajuk tn tn tn 18.51

Umur berbunga 50% * * tn 1.53

Umur panen ** ** ** 0.75

Periode waktu pengisian biji tn ** ** 5.14

Panjang malai ** ** tn 3.67

Jumlah gabah isi ** ** tn 15.29

Persentase gabah hampa ** ** * 12.13

Bobot 1 000 butir ** ** tn 5.09

Indeks hasil ** ** ** 21.62

Bobot gabah per rumpun ** ** * 19.62

Kadar air relatif daun ** tn tn 14.29

Keterangan: **=berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.01; *= berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.05; tn= berpengaruh tidak nyata; KK=koefisien keragaman.

[ glukosa mg/ml ] Vol tera (ml) x fp x Bobot contoh (g)

100 x Glukosa/100 g bahan kering =

(7)

Lampiran 7 Hasil analisis tanah sawah tadah hujan (STH) Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu Sifat kimia

Nomor pH(1:5) Hasil analisis dihitung berdasarkan contoh tanah kering 1050C

Bahan Organik Bray I Ekstrak Amonium asetat ( CH3COONH4)1 M pH

Urut Pengirim Laboratorium H20 KCl C N C/N P2O5 K Ca Mg Na Jumlah KTK KB

% mg/kg cmol(+)/kg

1 STH – 1M LPUT/TH/26A/012 5.39 4 33 1.45 0.13 11 6.65 0.46 19.59 9.52 0.07 29.64 28.13 >100

*>100 : Terdapat kation - kation bebas selain kation dapat ditukar

Sifat Fisika Nomor Kedala- man (cm) Kadar Air (% vol.) BD g/cc PD g/cc

Ruang Pori Kadar air Pori Drainase Air

tersedia

Permea- Bilitas

Urut Seri Contoh Total pF1 pF 2 % volume pF2.54 pF 4.2 Cepat Lambat cm/jam

1 12F 597 STH 1 10 35.1 1.20 2.30 47.9 43.1 41.8 37.5 25.7 6.1 4.2 11.9 0.04

2 12F 598 STH 2 10 38.4 1.18 2.31 49.1 46.7 44.0 39.7 28.0 5.1 4.3 11.7 0.09

Rata-rata 36.8 1.19 2.31 48.5 44.9 42.8 38.6 26.9 5.6 4.3 11.8 0.07

Keterangan: Diameter pori pada (pF): (1) 296μ, (2) 28.6μ, (2.54) 8.6μ, dan (4.2) 0.2μ

Tekstur

Nomor Tekstur

Urut Seri Contoh Pasir Debu Liat %

1 11F 597 STH 1 11 44 45

2 11F 598 STH 2 8 53 39

(8)

Lampiran 8 Data curah hujan (mm) selama berlangsungnya penelitian di lahan sawah Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi Tanggal

a)

Tahun 2011 Tahun 2012

Okt Nov Des Jan Feb Mar

1 - TTU 5.4 35.6 TTU 23.8 2 - 16.5 5.5 2.4 TTU TTU 3 - TTU 6.8 TTU 41.5 24.8 4 - 11.0 TTU 19.1 23.5 13.2 5 - 1.5 1.5 TTU TTU 31.0 6 - 0.8 TTU 37.1 5.2 2.5

7 - TTU TTU TTU 2.1 -

8 - - - 10.0 3.0 49.3 9 - 7.8 - 1.5 74.0 10.5 10 - 7.2 - 15.7 11.5 1.7 11 - TTU 1.7 9.3 7.4 2.5 12 - 3.0 12.0 27.0 TTU 4.5 13 - 2.9 TTU 15.0 36.5 4.5 14 - 1.6 - 40.8 0.4 0.7 15 - 0.5 63.8 62.4 12.3 - 16 - 0.5 15.5 9.5 TTU - 17 TTU 0.8 3.4 TTU 26.6 TTU 18 - 5.5 5.8 45.5 11.9 21.5 19 - 3.8 15.6 48.3 - 13.5 20 TTU 49.1 14.8 5.5 TTU 21.0 21 2.0 43.3 0.9 17.6 1.0 11.2 22 - 26.5 0.4 4.4 TTU 16.0 23 - 2.7 36.9 21.5 1.5 2.2 24 26.0 1.7 TTU 7.5 TTU 0.5 25 4.8 3.2 6.0 1.5 TTU 7.2 26 0.8 15.5 27.7 10.5 2.0 67.5 27 20.5 2.0 TTU 2.0 122.0 TTU

28 30.0 TTU 4.5 TTU TTU -

29 5.0 0.5 15.5 32.9 1.0 5.2

30 7.2 TTU 2.2 3.0 4.1

31 TTU 38.5 13.4 -

Jumlah 96.3 207.9 284.4 499.0 383.4 338.9 HH 11.0 23.0 21.0 26.0 18.0 26.0

Keterangan: a) =Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Observatori Geofisika Palabuhan Ratu; TTU=tidak terukur; - = tidak ada hujan.

(9)

Lampiran 9 Rekapituasi hasil analisis ragam uji daya hasil pendahuluan (UDHP) padi hibrida

No Peubah pengamatan Perlakuan

Genotipe/ varietas KK (%) 1 Di lahan sawah irigasi

Tinggi tanaman ** 2.96

Jumlah anakan produktif tn 8.46

Umur berbunga 50% ** 1.28

Umur panen ** 0.82

Panjang malai tn 3.89

Jumlah gabah isi * 10.05

Jumlah gabah total ** 8.44

Bobot 1 000 butir ** 1.48

Persentase gabah hampa ** 22.23

Bobot gabah per rumpun tn 13.60

2 Di lahan sawah tadah hujan

Tinggi tanaman ** 10.94

Jumlah anakan produktif tn 16.50

Panjang daun bendera * 11.73

Bobot kering total tanaman ** 11.49

Umur berbunga 50% ** 0.98

Panjang malai * 6.57

Jumlah gabah total ** 10.10

Persentase gabah isi * 19.09

Bobot gabah per rumpun * 42.78

Keterangan: **=berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.01; *= berpengaruh nyata menurut uji F pada α=0.05; tn= berpengaruh tidak nyata; KK=koefisien keragaman.

(10)

Lampiran 10 Data curah hujan (mm) selama berlangsungnya penelitian di lahan sawah tadah hujan Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu

Tanggal Bulan/ Tahun 2012

Maret b) April a) Mei a) Juni a) Juli a)

1 - - 1.0 - 2 - - 0.6 0.3 - 3 34.3 12.5 0.2 - - 4 8.3 11.0 - - - 5 20.0 2.8 - - - 6 10.6 5.7 - 0.6 - 7 - - - - - 8 8.2 - - 3.5 - 9 0.1 3.5 - - - 10 60.1 - - - - 11 3.0 - - - - 12 - - - - - 13 - - - - - 14 - - 0.9 - - 15 - - 0.3 - - 16 6.4 - - - - 17 - - - 0.6 - 18 - - - - - 19 - - - - - 20 4.5 - - - - 21 - 22.5 - - - 22 32.9 - - - - 23 0.4 38.5 - - - 24 2.0 - - - - 25 41.6 - - - - 26 88.2 - - - - 27 26.5 44.3 - - - 28 13.3 - - - - 29 0.5 11.7 - - - 30 1.1 - - - - 31 - - - Jumlah (mm) 362.0 152.5 2.1 5.9 0.0 HH 20.0 9.0 4.0 5.0 -

Keterangan: - = tidak ada hujan

HH=hari hujan; a) Pengukuran langsung; b) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Jatiwangi.

(11)

Lampiran 11 Hasil pengamatan kadar air tanah selama penelitian di lahan sawah tadah hujan Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu No Waktu pengamatan (HST) Ulangan

Rata-rata (% bobot) Rata-rata (% volume)

I II III Kedalaman (cm) 0-10 10-20 0-10 10-20 0-10 10-20 0-10 10-20 0-20 0-10 10-20 0-20 1. 28 30.49 35.04 35.64 42.18 31.97 33.40 32.70 36.87 34.79 38.91 43.88 41.40 2. 33 30.10 29.03 23.22 32.53 32.90 35.04 28.74 32.20 30.47 34.20 38.32 36.26 3. 36 23.10 31.23 18.60 24.30 23.70 29.80 21.80 28.44 25.12 25.94 33.85 29.90 4. 39 20.30 24.80 21.80 27.10 23.00 29.60 21.70 27.17 24.43 25.82 32.33 29.08 5. 43 23.30 28.20 27.80 33.60 28.00 33.76 26.37 31.85 29.11 31.38 37.91 34.64 6. 53 22.40 26.00 24.10 29.20 28.50 31.60 25.00 28.93 26.97 29.75 34.43 32.09 7. 56 23.40 28.40 22.50 27.90 21.10 29.50 22.33 28.60 25.47 26.58 34.03 30.31 8. 58 20.60 27.40 28.60 35.60 21.00 28.20 23.40 30.40 26.90 27.85 36.18 32.01 9. 61 23.00 28.00 22.10 26.60 23.80 28.30 22.97 27.63 25.30 27.33 32.88 30.11 10. 67 15.60 24.00 20.50 24.30 23.00 26.60 19.70 24.97 22.33 23.44 29.71 26.58 11. 73 16.80 21.30 17.20 21.00 19.90 23.80 17.97 22.03 20.00 21.38 26.22 23.80 12. 79 16.30 21.50 17.30 22.20 16.90 21.10 16.83 21.60 19.22 20.03 25.70 22.87 13. 106 14.54 17.70 14.90 18.90 14.70 17.70 14.71 18.10 16.41 17.51 21.54 19.52 Keterangan: HST=hari setelah tanam.

(12)
(13)

Lampiran 12 Data suhu udara (0C) selama berlangsungnya penelitian di lahan sawah tadah hujan Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu

Tanggal

a)

Bulan/Tahun 2012

Maret April Mei Juni Juli

Tmax Tmin

Rata-rata Tmax Tmin

Rata-rata Tmax Tmin

Rata-rata Tmax Tmin

Rata-rata Tmax Tmin

Rata-rata 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 1 31.4 23.7 26.9 32.6 25.0 28.0 33.4 24.6 28.2 33.3 23.2 27.4 32.2 24.2 27.7 2 33.0 24.0 26.1 31.4 24.2 27.3 34.6 25.2 29.4 33.1 23.4 27.7 33.5 24.0 27.1 3 33.0 23.4 26.3 32.2 24.0 26.7 33.6 23.2 28.8 32.0 23.6 27.1 32.6 24.0 25.5 4 31.8 23.4 25.8 33.0 24.0 27.3 32.4 23.4 27.4 33.0 24.2 27.7 32.6 24.0 25.5 5 32.6 24.0 26.9 31.4 23.0 25.9 32.2 24.0 27.1 30.0 24.2 26.5 32.2 23.5 27.2 6 32.8 25.1 27.5 31.8 24.3 26.5 33.0 23.8 28.0 31.0 23.0 26.7 32.8 22.4 26.9 7 32.8 24.0 27.1 31.8 25.2 27.5 28.4 23.0 24.6 31.4 23.4 26.7 34.0 23.4 27.6 8 29.8 24.0 26.5 32.6 23.8 26.9 32.4 23.4 27.3 33.1 23.2 27.8 34.0 23.0 26.0 9 31.3 24.0 26.3 32.8 24.0 27.0 32.8 24.0 28.0 31.0 23.4 26.3 33.6 23.0 26.0 10 29.8 23.8 25.9 31.4 24.0 27.3 33.6 23.8 28.0 31.8 24.6 27.4 33.4 23.2 26.9 11 32.4 23.8 27.5 33.8 24.0 27.9 33.8 24.0 28.1 30.0 23.8 26.9 33.0 22.0 27.0 12 32.4 24.0 26.3 33.2 24.3 27.6 34.5 24.0 28.2 34.0 24.0 27.5 33.4 22.8 26.5 13 30.4 24.2 25.7 33.8 25.2 28.1 34.2 24.0 27.6 33.0 23.0 27.6 33.2 22.6 28.5 14 31.6 24.0 27.1 33.2 25.2 28.4 34.0 23.6 28.2 33.5 21.6 27.1 33.5 23.2 27.8 15 31.2 24.0 26.2 31.8 24.0 28.0 32.5 24.0 27.7 33.2 20.4 26.6 32.8 26.0 16 31.8 25.0 26.6 33.6 24.0 28.2 32.6 23.0 27.7 33.8 21.0 26.2 17 31.4 23.4 27.8 33.4 24.8 28.3 33.2 24.5 27.7 33.2 22.9 26.9 18 32.6 24.0 26.8 35.0 25.6 28.9 33.4 25.0 28.6 33.2 22.8 27.9 19 33.3 24.2 27.5 33.8 26.0 29.3 33.0 24.8 28.7 37.2 22.4 27.3 20 33.8 24.0 28.4 32.6 22.8 28.4 33.8 24.0 27.9 33.9 22.0 27.0 21 33.8 23.2 27.8 33.6 24.8 28.6 34.2 23.2 28.6 33.4 23.0 27.1

(14)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 22 32.4 23.4 27.3 33.4 24.0 27.7 33.4 23.2 28.2 33.1 22.4 26.3 23 33.4 23.4 27.8 33.4 23.0 27.6 33.0 24.0 27.7 33.5 23.4 27.0 24 33.6 23.5 27.2 34.2 24.2 28.1 32.7 24.0 27.8 33.0 22.0 27.3 25 33.1 23.6 27.3 34.2 25.8 28.6 33.3 23.2 27.9 32.6 22.2 26.4 26 32.2 24.5 26.0 33.4 23.8 27.3 32.7 23.0 27.7 32.6 22.2 28.6 27 33.0 23.0 26.5 33.7 24.0 27.7 33.3 23.4 27.5 32.8 21.6 29.5 28 32.8 23.8 27.1 33.4 24.4 28.3 32.8 24.0 27.5 33.2 21.0 26.9 29 33.2 23.2 27.4 32.4 24.8 27.9 34.4 25.5 28.5 33.8 22.0 27.1 30 32.6 24.2 27.3 32.6 24.0 27.3 33.6 24.0 28.7 32.8 21.2 27.8 31 32.8 25.0 28.1 33.8 24.0 28.0 Rata-Rata 32.3 23.9 26.9 33.0 24.3 27.8 33.2 23.9 27.9 32.9 22.7 27.2 33.1 23.2 26.8 Keterangan: a) = Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Jatiwangi.

(15)
(16)

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Tanggal

C

ur

ah huj

an (

m

m

)

Desember 2011 Januari 2012 Februari 2012 Maret 2012

Lampiran 13 Distribusi hujan selama percobaan simulasi cekaman kekeringan di lahan sawah 19 26 27 23 548.9 344.6 271.7 136.0 0 5 10 15 20 25 30

Des-11 Jan-12 Feb-12 Mar-12

0 100 200 300 400 500 600 Frekwensi hujan (hari) Curah hujan (mm)

Lampiran 14 Frekuensi dan jumlah curah hujan bulanan selama percobaan cekaman kekeringan di lahan sawah

Referensi

Dokumen terkait

Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas instrumen ekuitas yang tidak memiliki kuotasi yang tidak dicatat pada nilai wajar

Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Kristen Petra Jl. Pada saat ini pencatatan data yang ada pada Toko Mon Delice Boulangerie ini

Limbah kandang sapi potong dan kotoran sapinya adalah bahan baku utama pupuk organik (kompos). Namun, pembuatan pupuk organik berbahan baku limbah kandang masih

Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Adam (2013) dengan judul Hubungan Jumlah Wisatawan, Jumlah Hotel, Terhadap

Hasil yang didapatkan adalah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe grup investigation dengan strategi reading quiz berpengaruh terhadap prestasi belajar

Gambar 8 menunjukkan laju infiltrasi rata-rata 4 tutupan lahan di DAS Siak Provinsi Riau, infiltrasi pada interval 15 menit pertama menunjukkan nilai yang

ALUR PENDAFTARAN SMMPTN.

of electrical stimulus intensity on the speed of response and efficacy of bilateral electroconvulsive therapy (ECT) in the treatment of schizophrenia.. Methods: Sixty-two patients