• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - BAB I GUNTUR ADI WIDODO AKT'18

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - BAB I GUNTUR ADI WIDODO AKT'18"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pajak diartikan sebagai kontribusi wajib bagi negara yang terutang berdasarkan undang-undang untuk orang pribadi atau badan usaha sebagai wajib pajak yang bersifat memaksa, dengan tidak mendapatkan timbal balik secara langsung, dan digunakan bagi keperluan negara, dalam rangka mencapai kesejahteraan umum bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat (Mardiasmo, 2016).

Sudah bukan rahasia umum lagi jika pajak di Indonesia memiliki peranan yang sangat besar dalam mengisi kas negara, dilihat dari pendapatan pajak tahun ke tahun yang masih menjadi penerimaan terbesar dari total penerimaan pemerintah. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), realisasi penerimaan pajak dalam APBN tahun 2013 mecapai Rp 1.077.306,70 miliar dari total penerimaan negara Rp 1.432.058,60 miliar. Sedangkan pada tahun 2016 jumlah itu mengalami peningkatan Rp 1.539.166,20 miliar dari total penerimaan negara sebesar Rp 1.784.249,90 miliar. Begitu besarnya pendapatan pajak dalam APBN memungkinkan pemerintah untuk menjalankan segala kegiatanya tanpa hambatan.

Mengingat sumber terbesar pendapatan kas negara adalah pajak, maka pajak menjadi hal yang krusial bagi negara.Sehingga pemerintah selalu menggencarkan pemungutan pajak kepada wajib pajak baik itu orang pribadi, maupun badan usaha guna membiayai segala penyelenggaraan pemerintahan. Sedangkan bagi perusahaan atau badan usaha, pajak dianggap sebagai momok biaya yang akan mengurangi laba

g bersifat memaksa, dengagagagagan gagagagannnnnnn tidak mendapatkan timb dan digunakaaaaaaaan nnnn n n nn babababbababababagi keperluan nnnnnnnnnegaregegegegegegegegeggaa a, dalam ra an umummmmmmmmbbbbbbbbbaaaagaaagagiiiiiiiii seseseseseeeeebebebebebebebebeesasasasasasasasasar-r-r-rr-r-r-rr bbbebbebesarnyakkkkkkkkememememememememmakaaakakakakakkmuramumumumumumumurannnnnnn nnrarrararararararakykykykykykykykykyyat (Mar ah bbbukbbbbbukukukukukukukukan rrahrrrrrrahahahahahahahhaaaaaaaaasiaaaaaaaaa umuuuuuuuumummmumummm mm m lagigigigiggigigigi jika aaa pappapapapapapapajajajajajajajajak kkkkkkk dididididididididi Indonononesonononononnesesesesesesese ia m t bebebebebebebebbb sssass r dadadadadadadadalalalamlalalalalal m mm m mememememememememenggisggggggisisisisisisisisi i iii ii iikaskakakakakakakakas s sss s s snenenenenenenenenegaragagagagagagagagarararararararara, , ,, , ,,, diddididididididililililililililiihaaaaaaaaat tt t tt t tt ddddaddddd rriririririririri pppppppppendaaaaaaaaapapppppppp ta g mmmasmmmmmmaaaaaaaa ih mmmmenmmmmmeeeeeee jaaaaaaaaadiddidididididididi penenenerenenenenennererererererererimimimimimimimimimaaaan aaaaaaaaaaaaaannn nnnnn teteteteteteteterbterbrbesrbrbrbrbrbrbesaresesesesesesesarararararararar ddddddard rri rrrrri iiiiii i i tttttttttotatatatattatataal l lll pennenenenenenn rrim

adan nnnnnnnPuPusaPuPuPuPuPuPuPusasasasasasasaattttttt ttSSSSStSSSSattttttttisisistiisisisisistitititititititkkkkk kkk k(BPSPSPSPSPSPSPSPSPS),),),)),)),),rrrrrrrrreaealieaeaeaeaeaeaealililililililiisasasasasasasasasasssssisss pennnnnernnnnererererererererrimimimaaimimimimimaaaaaaaaaaaannnnnnnn npajapapapapapapapaajajajajajajajajaaakkkkkkk kkdal pai RRRRRRRRRp ppp p p pp p p 1.1110777777777.77777730006,0000006,6,6,66677070707070707070 mmmmmmmmmilililililililliar dadd ri totototototototottalaaaalalalalal pppppppppennnernnnerererererererimmmaan mmmmm n nnnnnn n nenenenenenenenegara dangkan papapadapapapapapapa tttttttahahahahahahahhhununununununununun 2222201222201001010101010166666666 6 jujumljujujujujujujumlmlahmlmlmlmlmlahahahahahahahah iiiiiiiiitu mmmenmmmmmmmmmeneneneneneneneenngalami 20 miliar daaaaaaaaaririririririri totttttttototototototototalalalalalalalalal pppppppppenereneneneneenenererererererererimimimimimimimimmaaaaaaaaaaaaaaaan nn nnn n n n neneneneneneneneegagagagagagagagagararararararararaa sebssssssssebebeebebebebebeeeeseee ar Rp 1.78

(2)

perusahaan, dan memperkecil laba bersih perusahaan (Fahriani dan Priyadi, 2016). Oleh karena itu kondisi perbedaan kepentingan seperti ini, cenderung menyebabkan banyak perusahaan mencari segala cara untuk meminimalkan biaya pajak yang dibayarkannya guna mengoptimalkan laba perusahaan, baik itu secara legal dengan menghindari pajak, maupun ilegal dengan penggelapan pajak.

Hal ini dibuktikan dengan fenomena pajak yang terjadi di Indonesia yang dimuat pada dailysocial.id, 21 September 2016, menyatakan jika salah satu perusahaan jasa informasi yang merupakan induk dari perusahaan google, ditaksir melakukan penunggakan pajak dalam operasionalnya di Indonesia per tahun 2015 hingga mencapai Rp 5,2 triliun. Menurut Muhammad Haniv, Kepala Kantor Wilayah Jakarta Khusus Ditjen Pajak, Google berargumen bahwa mereka hanya melakukan tax planning, namun perencanaan pajak secara agresif yang menyebabkan negara

tempat mereka mendapatkan penghasilan itu tidak mendapatkan apapun adalah ilegal. Menurut Frank, dkk (2009) dalam Purwanto (2016)agresivitas pajak adalah suatu tindakan merekayasa pendapatan kena pajak yang dirancang melalui perancanaan pajak (tax planning) baik menggunakan cara yang tergolong secara legal dengan melakukan penghindaran pajak (tax avoidance),ataupun ilegal dengan melakukan penggelapan pajak (tax evasion). Agresivitas pajak ini mempunyai dampak yang nyata bagi negara guna pembiayaan segala aktivitas kegiatan kepemerintahan. Dengan begitu, maka menentukan faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat agresivitas pajak pada suatu perusahaan adalah sangat penting.

Penelitian Sari (2017), mengaitkan faktor corporate governance terhadap agresivitas pajak. Penelitian yang dilakukannya membuktikan bahwa perusahaan

da dailysocial.id, 21 Sepepepepepepepepteeptettettetetetember 2016, menyatakan jasa informasi i ii i i i yayayayayayayayaannngngnnnngng merupakan indiiiiiiindndndndndndndndukukukukukukukukukkk ddddddari perusahaan penunggggggggaggagagagagagagaakakan pakakakakakakaka pajapapapapapapapajajaaaaaaak k kk kkk kk ddadadadddadalam operasaasasasasasasioioioioioioioioionanananananananaalnlnlnlnlnlnlnlnyyyyyayayay dddddddddi iiii ii i i InInInInInInInInnndonesia ncapapapaipapapapapaiiiiii i RRRRRRRRRp55555555,2,2,2,2,2,2,2,22ttttttttrrirrrrliiiiiuniiiiunununununuun.un.. Me....MMMMMMM nuruuuuuuuuut Muhahhhhahahammmmmmmmmmmmmmmmmadadaadadadada HHHHHHHHHaniv, KeKepaKeKKeKeKeKeKepppppp la usususususususuuu Ditjejejenjejejejejennn nnnn PaPaPaaaaaaajajajajajajajajajakkkkk,kkkk GGGGooGGGGGooooooooooooooooglglglglglglglglgleeeeeeeee bebebebebebebeberaberarararargrarararargrgrgrgumrgrgrgrgumumumumumumumumeeeneeeee bbbbbbbbbahahahahahahahahahwawawawwawawawawa mmmerekekekekekekekekeka h ng,, nannnnnnnn muuuuuuuun n n n nnn n peeeeeeeeerererererererereenennnnnnncn ananannnnnnaaaaaanaaaaaaaaaaaannnnnnnn papapapapapapapapajajajak jajajajajajakk k k k k kk seseseseseseseeecacacacacacacacaracarara agrrararararara resrrrrrresesesesesesesese iiiiiifiii yyanyyyyyyyanaa g memmmmmm ny

(3)

yang memiliki corporate governance akan lebih taat terhadap peraturan yang telah ditentukan dan lebih jarang melakukan agresivitas pajak. Adapun alat ukur yang dilakukan dalam penilaian corporate governance diantaranya menggunakan proksi komisaris independen dan komite audit sebagai dasar pengukuran dalam penilaian.

Menurut Fahriani dan Priyadi (2016), menyatakan bahwa komisaris independen adalah bagian yang berasal dari luar manajemen sehingga tidak terafiliasi dalam segala hal dengan pemegang saham, tidak memiliki hubungan afiliasi dengan direksi atau dewan komisaris, serta tidak menjabat sebagai direksi maupun dewan komisaris, serta tidak menjabat sebagai direktur pada suatu perusahaan yang terkait dengan perusahaan pemilik menurut peraturan BEI. Keberadaan mereka yaitu untuk memberikan pengawasan terhadap manajemen dalam menjalankan perusahaan agar sesuai aturan yang berlaku.Penelitian yang dilakukan oleh Fahriani dan Priyadi (2016), membuktikan bahwa komisaris independen berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Sedangkan penelitian Suyanto dan Supramono (2012),Alviyani (2016), membuktikan bahwa komisaris independen berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak.

Menurut Alviyani, (2016), komite audit merupakan bagian dari manajer yang berpengaruh signifikan dalam penentuan kebijakan perusahaan. Komite audit bertugas membantu dewan komisaris untuk memastikan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, struktur pengendalian internal perusahaan dilaksanakan dengan baik, pelaksanaan audit internal maupun eksternal dilaksanakan sesuai dengan standar audit yang berlaku, dan tindak lanjut temuan hasil audit dilaksanakan oleh manajemen (Fahriani dan Priyadi

la hal dengan pemegang sahahahahahaahahahahamaaaaaaa , tidak memiliki hubunga u dewan komissssarsararaarisararararisisisisisisss, serta tidak menjnjabnjnjnjnjnjnjnjabababababababbataaaatatatatatatatt sebagai direksi

serta tidddddddakdakakakakakakakkk menmmmmmmm nnnjajajajajajajajajabababababababababat tt t ttt t t seseseseseseses bab gai diddrektktktktktktktktkturururuururururur pppppppppada adadadadadadadd sususususususususuatatuatatatatatatu u u u uu u u perusah usahhhaahhhhhaaaaaaaaaaaaaaan nnnnnnnnpeeeeeeeemimmimimimimimimilililililililliik memenmmemememememennnnnunnn rrrrur t peerarrrrrrrr turaaaan n BEBBEBEBEBEBEBEBEI.I.I.III.I.I. KKKKKKKKKeeeberadddddddddaaaaaaaaaaaaaaaaaan nnnnnnn me n pppenppppppeeeee gawawaswawwawawawaasssassss n nnn nnn n teteteteteteteteterhhhhhadadadapadadadadadadapapapapapapapap mmmmmmmmmananajanananananananajajajajajajajajemememememememememenenenenenenenenen ddddddddalamamamamamamamamam mmmmmmmmmenenenenenenenennjjjjjjjjjalanknknknknknknknknkan ann nnn n yayyyyyyyy ngggggggg bberbbbbbbb rrrrrlalalalalalalalalalakukukkukukukukukuku.PPPPPPPPenenenenenelenenennelelelelelelelelitititititititititiaiaiaiaiaiaiaiaan n nnn n nn n yayayayayayayayayangngngngngngngngng ddildddddddiliililililililakkkkkkukkukukukukukukukkkananananananananan oooooooolellleleh FaFaFaFaFaFaFaFahr embbbukbbbbbukukukukukukuktiktitikatittitititikakakakakakakaannnnnnnn baaahwaaaaahwhwhwhwhwhwhwwaaaa aaaaa komimimimimimimimimisasarisassasasasasaririririririririss ssssss ins inininininininindddddddddependndndndndndndddeneneenenenenenenn bbbbererererererererrpepeppepepepepepengangngngngngngngnggaaaaraaaaa uh

pajak.k.k.k.k.k.k.k. Sedk. ddandddddananananaangkgkgkgkgkgkgkkkannnnnnn pppppppppeneeneneneneneneneeeeeeleleitian Suuuyayayayayayayayayantntontntntntntntntooooooo dadan dadadadadadadannnnnn Suprprpramprprprprprpramamamamamamamono membuktiiikaiiiiikakakakakakakakannnn n n nnn bahwhhhhhhh aaaaa a aa a kokokokokokokokokomisamimimimimimimimisasasasasasasasarirririririririris sssssss inininindeinininnndedededepededededepepepepepepepependndndndndndndndnden bberbbbbbbeeerererererererererpppppeppppp ngaruh

pajak.

(4)

,2016). Penelitian Annisa dan Kurniasih (2012), Diantari dan Ulupui (2016), membuktikan bahwa komite audit berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak.Dimana semakin banyak jumlah komite audit dalam suatu perusahaan, maka akan menurunkan tindakan meminimalisasi laba untuk kepentingan pajak. Sedangkan penelitian Alviyani (2016),Fahriani dan Priyadi (2016), membuktikan bahwa komite audit tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak.

Adapun faktor lain yang diprediksi bisa menyebabkan agrevitas pajak perusahaan yaitu karakter eksekutif. Perusahaan melakukan agresifitas pajak untuk mengurangi beban pajak dengan memanfaatkan celah dalam ketentuan pajak agar laba yang dihasilkan maksimal(Butje dan Condro, 2014). Perusahaan melakukan agresivitas pajak bergantung pada risiko eksekutif yang diambil. Perusahaan yang memiliki eksekutif suka mengambil resiko maka resiko perusahaan akan semakin tinggi, dan menandakan bahwa perusahaan memiliki keberanian dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada demi memaksimalkan pencapaiannya, meskipun peluang tersebut memiliki resiko besar. Penelitian yang dilakukan oleh Carolina, dkk (2014), Alviyani (2016), membuktikan bahwa karakter eksekutif berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak.Sedangkan menurut penelitian Wiguna dan Jati (2016), membuktikan bahwa karakteristik eksekutif berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak.

Selain karakteristik eksekutif ada pula faktor pertumbuhan penjualan (sales growth) yang diprediksi juga bisa menyebabkan agresivitas pajak.Pertumbuhan

penjualan memiliki peranan yang penting dalam memanajemen modal kerja. Perusahaan akan dapat mengoptimalkan dengan baik sumberdaya yang ada, dengan

apun faktor lain yang dipipipipipipipipppprererrrrerrediksi bisa menyebabkan yaitu karakter ekekseeksesekukk tif. Perusahahahhahahahahaananananananananan melmmmmmmmmmmmeeakukan agresi i bebannnn ppppppppajpajaajajajajajajakakakakakakakakk ddenddddddenenenenenenenngagagagagagagagagannnnnnnnn memanfffffaaatkaaatktktktktktktkkanaananananananan ccccccccelelelelahelelelellahahahahahahhh ddaldddddddalalalamalalalalaaaaaaaaa keten

dihaaaaaaasiasisisisisisisiilklklklklklklklklkan mmmmmakmmmmakaakakakakaa sisimasisisisisiiimamamamamamamamall(Bllllll Butje ddan CCCononndrdrdro,oo 2220014). PePePerusa paaaaaaaajaajajak bejajajjaja eeeeeeergrganrgrgrgrgrrgganananaananantutututututututuunnnnngnnnn ppppadppppadadadadadadadada aaaa aaa a rirriririririririsisisisisisisisisikokokokokokokokoko eeeekseeeeeksksksksksksksksekekekekekekekekekuuuuuuuutiffffffffff yyyanyyyyyyaaanananaa g gg ggg gg g ddddddiammmmmbimmmmbibibibibibibibll. ksssseksekeekekekekkkkutiffffff ssussssssuuuuukuuu a a aa aaa aa mmmmmmmmmmenggggggggamamamamambiamamamambibibibibibibibl lll llll resirerererererereresisisisisisisiikokokokokokokokoko mmakmmmmmmmakakakakakakakaka reesieeeeeeeesississisisisisikokokokokkokokoko pppperusppppp ssahssssaaaahahaahh an memenamememememememenananananananaandndndndndndndnddakkkankkananananananan bahhhhwawawawawawawawawa ppppppppperererererererererusususususususususahaaan n n n n n n n n memimememmemememimimimimimimimlilikililililililikikikikikikikik keb

(5)

melihat aktivitas penjualan dari tahun sebelumnya. Dari melihat aktivitas penjualan tahun sebelumnya, perusahaan akan dapat memprediksi seberapa besar profit yang akan diperoleh dengan besarnya pertumbuhan penjualan. Dengan peningkatan pertumbuhan penjualan maka cenderung perusahaan akan mendapatkan profit yang tinggi, maka dari itu perusahaan akan cenderung melakukan agresivitas pajak. Penelitian Dewinta dan Setiawan (2016), menyatakan bahwa sales growth atau pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Sedangkan penelitian Yolanda, dkk (2016), membuktikan bahwa sales growth berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak

Purwanto (2016), mengaitkan faktor kondisi keuangan, salah satunya yaitu liquidity (likuiditas).Likuiditas adalah kemampuan sebuah perusahaan untuk

membayar kewajiban hutang jangka pendeknya. Penelitian Purwanto (2016), membuktikan bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak. Sedangkan penelitian Adisamartha dan Noviari(2015), membuktikan bahwa likuiditas berpengaruh secara positif terhadap agresivitas pajak.

Selain itu, Purwanto (2016), mengkaitkan faktor kondisi keuangan leverage terhadap agresivitas pajak. Leverage adalah rasio yang mencerminkan besarnya modal pinjaman yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk menjalankan segala aktivitas operasinya. Penelitian yang dilakukan oleh Suyanto dan Supramono (2012), Purwanto (2016), membuktikan bahwa leverage berpengaruh secara positif terhadap agresivitas pajak. Jika leverage perusahaan tinggi, maka tingkat agresivitas pajak perusahaan akan tinggi. Sedangkan penelitian Alviyani (2016), membuktikan bahwa leverage berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak.

an penjualan berpengaruh poppopopopopopopop sitif terhadap agresivitas p

Yolanda, dkk (2(2(2(2(2(2(2((2010010101010101016)6), membukti6)6)6)6)6)6) iiiiiiikakakkakakakakakannnnnnnn n babbabababababababaahwhh a sales grow adap agrgrgrgrgrgrgresgresesesesesesessivivitivivivivivivitititititititassssssssppppppppajajakajajajajajajajakakakakakakakak

wantntntntntnto nttooooo oo (((((((((20111111116)6)6)6)6)6)6)6)6),,,,,,,, memememememememeengngngngngngngngngaaaaaaaiaaitktkkkkan fffffffakfaaaaaaaa tor kokokokokokokokokondndndndndndndndisisisisiiisisi iiii kekkekekekkkekeuangganggggggganananananananan, ,,, ,, , , sal likukukkkukkukukukuiditassssssss))).Li))).).).)LLLLLLLLkukukukuidkukukukukuididididididididitasasasasasasasass aaaadaaaaadadadadadadadadalalalah lalalalalalahh hhh hhh kekekekekekekekekemamamamamamamamamampmmmmmmm uauan uauauauauauauannnnnnnn seseseseseseseseebubb ahhhhhhhhh pe

k k

k

k k

keweweweweweewwwwajibbbbbbbbbanan hanananananann hhhhhhhhhutuututututututututangggggggg jajajajajajajajajangngngngngngngngngkakakakakakakakaka pppppppppenenenenenenennndedededededededekndeknknya. knknknknknkn PePePePePePePPPenennennnenenenellllllliltianananananan Punn an bababababababahwbaahwhwhwhwhwhwhwhwaaaaa aaaa likukukukukukukukuididididididididditititiitititititas bbbbbbbbbererererpeerererererpepepepepepepepengngngngngarngngngngararararararararuhuhuuuuuuu negegegegegegegegatgataatatatatatatatiiiiiiiifi tttterttttererererererererhahadahahahahahahaadadadadadadadadaaappppp a penelilililililillitilititian Atitititititi AAdAAAAAddddidddsasamasasasasasasasamamaaaaaaartrtrtrtrtrtrtrtthahahahahahahahahaddddan Noviaariaaaaaariririririririr(201(2(2(2(2(2(2(2200000000 5)5),5)5)5)5)5)5)5),,,,,,,,mmmmmmem mbbbukbbbbbbukukukukukukuktikan h secarapppososositif terhahahadadadapp agagagrereesisisivivvtatatasspapapajajajakk.k

(6)

Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Purwanto (2016), yang menguji tentang pengaruh likuiditas, leverage, manajemen laba dan kompensasi rugi fiskal terhadap agresivitas pajak perusahaan.Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya karena peneliti disini menambah satu variabel yaitu sales growth,serta mengganti variabel kompensasi rugi fiskal menjadi variabel corporate governancedengan proksi (komisaris independen dan komite audit), variabel

manajemen laba menjadi variabel karakteristik eksekutif, lalu mengganti pengukuran agresivitas pajak menggunakan ETR (effective tax ratio), dan mengganti objek penelitian dari perusahaan pertambangan dan pertanian menjadi perusahaan manufaktur sektor aneka industri dan sektor industri dasar dan kimia.Alasan peneliti menambah serta mengganti variabel dan alat pengukuran agresivitas pajak, dikarenakan peneliti ingin mencari faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat agresivitas pajak, dan menggunakan ETR untuk pengukuran karena banyak digunakan oleh peneliti terdahulu.Sedangkan alasan peneliti mengganti objek dari perusahaan pertambangan dan pertanian menjadi perusahaan manufaktur sektor aneka industri dan sektor industri dasar dan kimia dikarenakan untuk memperluas objek penelitian, selain itu karena perusahaan manufaktur sektor tersebut yang dalam kegiatannya melakukan aktivitas penjualan sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil akurat karena berkaitan dengan variabel sales growth(pertumbuhan penjualan).

Penelitian ini penting dilakukan karena penelitian ini dapat memberikan informasi guna menambah wawasan dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini diharapkan juga dapat menjadi masukan untuk pihakpenyusun kebijakan pajak agar kebijakannya dapat disempurnakan lagi guna

n laba menjadi variabel karakakakakakaakakakaktettettett ristik eksekutif, lalu menggff pajak mengguunaunanakakakan ETR (effectttivtttivivivivivivivve e eeeeee tatatatatatatatatatax ratio), dan m

dari pepepepepepeperuperurusarurururururusasasasssas hhaanhhhhhhh ananananananan pperpppppppereereerererertambangan nnnn dandadadadddadadannn n nnnn pppppepepertrtrtrtrtrtrtrtrtananaananananananiaiaiaiaiaiaiaiaaan men r sekkkkkkktoktototototototoor rrrrr rrranekekaekekekekekekkaaa aaaaaiiiniiiii dududududududududuststststrststststtrrrirrririri dddddan sekeeeeeeee tor inindududuststristrr dddaasar dddananan kkkimi

s s s s s s s

(7)

meminimalisir praktik penghindaran pajak oleh perusahaan secara agresif. Bahwasanya perusahaanakan melakukan segala macam cara dan memanfaatkan celah yang ada untuk meminimalkan biaya pajak yang harus dibayarkan guna mengoptimalkan labanya, dan tidak menutup kemungkingan perusahaan akan menjadi agresif dalam perpajakan.

B. Rumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang yang telah diuraikan diatas tadi, penelitian ini bermaksud untuk menguji :

1. ApakahKomisaris Independen berpengaruh positif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak?

2. Apakah Komite Auditberpengaruh positif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak?

3. Apakah Karakteristik Eksekutif berpengaruh negatif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak?

4. Apakah Sales Growth berpengaruh negatif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak?

5. Apakah Liquidity berpengaruh positif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak?

6. Apakah Leverage berpengaruh positif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak?

an Masalah

uai dengan lataaaaaararrrrr rr r bebebebebebebebebelalalalalalalallakkakkkkkk ng yang telalalalalalalal hhhhh hhhh diddididididididiiiuruuuuuuuuuu aikan diatas ta ksud untututututututuk tuk kk kkkk k k mmmmmmmmengngngngngnggggujuuuuuuuiiii ii i ii::::::::

akahKhKhKhKhKhKhKhKKomoooooooo isarararararararaarisisiisisisisisis Indndndndndndndndndepepepepepepepeppennnnnden bebbbbbb rpeneee gagarugagagagagagagarururururururuh hhhhhhh popositif popopppopopo f teteteteteteteteterhrrrrrrr ada ksiiiiiiiiiiddari Agdddddd AgAgreAgAgAgAgAgAgrereresirererere iiiiiivivivitavivivivivivitatatatatatataas PaPaPajaPaPaPaPaPaPajajak?jajajajajajak?k?k?k?k?k?k?k?

akaaaaah ah hh hhhhh Komimimimimimimimimitetttttttt AAAAAAAAAAuduuudududududududditiitiitiiibebebebebebebebeerprprprprprprprprpenenenenenenenenengarugagagagagagagagarurururururururuh hhhhh h hh popopopopopopopoosisisisisisisisisititiftititititititiffff ffff terhrhrhrhrhrhrhrhhhadaaaaaaaa apapapapapapapapp ETRRRRRRRR seb esivivivitatatas s sPaPaPajajaj k??

akah KaKaKaKaKaKaKaKaKarakttterttttterereriserererstitititititittiik kkkk EkEkEkEkEkEkEkEkEksessesesesesesesekukkukukkkk tif ff berpepepepepepepepepengngngangngngngngngaaaara uhuhuhuhuhuhuhuhh nnnnnnnegeeee atttififififififififif tttttttterhad ksi dari AgAgAgrereresivitat s PaPaPajajajak?k?k?

(8)

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas maka tujuan penelitian disini adalah sebagai berikut :

1. Membuktikan secara empiris tentang pengaruh positif Komisaris Independenterhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak.

2. Membuktikan secara empiris tentang pengaruh positif Komite Audit terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak.

3. Membuktikan secara empiris tentang pengaruh negatif Karakteristik Eksekutif terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak.

4. Membuktikan secara empiris tentang pengaruh negatif Sales Growth terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak

5. Membuktikan secara empiris tentang pengaruh positif Liquidity terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak

6. Membuktikan secara empiris tentang pengaruh positif Leverage terhadap ETR sebagai proksi dari Agresivitas Pajak

D. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Manfaat Teoritis

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa informasi dan bukti kebenaran teori tentang hubungan antara corporate governance, karakteristik eksekutif, sales growth, liquidity dan leverage

terhadap agresivitas pajak.

R sebagai proksi dari Agresiiiiiiiivivvivivivivivivtatttt s Pajak.

mbuktikan secarrrrara a a a aaaa ememememememememmpipipiiiiiiris tentang pengngngngngngngnggarararararararararuhuuhuuhuhuhuhuhuhuh negatif Karakt adap ETRTRTRTRTRTRTRTRRRssssssssebebebagebebebebebagagggggggaaaaaaaaippppppppprokrorororororororokkkkskkk iiiii dari AgrrresesesesesesesesivsivivitivivivivvvititittttasasasasasasasasPPPPPPPPPajajajakajajajajajajakak.akakakakakak...

mbuktktktktktktktikktikiikikikikikikkan sssecsssssececececececece araaaararararra ememememememememempipipppipipipipiririiiis tenttttattttaaaanaaaa g pepppppepep ngngarngngngngngggarararararararuhuhuuhuhuhuhu nnnnnnnnegegeggatifggggg ffffffff SaSaSalell s G R sesessssesesesebabbbbbbb gai i i pri i i ipprprprprprprprokokokokokokokksisisisisisisisisidddddddddarrri rrriii iiiiiAgAgreAgAgAgAgAgAgAgrerererererereresisivisisisisisisisivivivivivivivivitatatas tatatatatatass s ss ss sPaPaPaPaPaPaPaPaPajajajajajajajajajak k kkk k k k

mbububububbuuktukkkkkkkkikananananananana secssssssss ccccccccararararararararraaaaaaaaa aemmmmmmmpimpipiripipipipipipiririririririririsssssssss tttttttttenentaenenenenenenentatatatatatatatangngngngngngngngngpenppppppppenenenenenenenengagggggggg ruh hhh hh h h hh popppppppp sisisisissisisiitititititiiiif ffffLiiquiiiiiiquququququuid agai iiiiiiiprprokprprprprprprrokokokokokokoksisisisisisisisisidddddddddari i i Agii i ii AgAgAgAgAgAgAgAgrrrrrrrrresiviviviviviviviviitatatatatatatatatas sssss s s sPaPaPaPaPaPaPaPaPajajak jajajajajajajak k k k k k k k

mbukttttttttiktikikanikikikkkkaaaaaa secececarecececec rrrra aaaaaa aaemmmmmmmmmpippipipipipipipiririririririrrrsssssssstentang gggggpepepepepepepepeengngngngngngngngngaaaaaaaraa uhuhuhuhuhhhhhpposppppposososositifff LeffffffLeLeLeLeLeLeLeL verag agai prokkksisisidddari AgAA rereresisivisivivtatatas s sPaPaPajajajak kk

(9)

2. Bagi Akademisi dan Praktisi a. Bagi penulis

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan tambahan bagi peneliti tentang hubungan antara corporate governance, karakteristik eksekutif, sales growth, liquidity dan leverage terhadap agresivitas pajak. b. Bagi Mahasiswa

Penelitian diharapkan dapat memberikan informasi, menambah wawasan dan memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan, serta dapat digunakan sebagai salah satu referensi mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi Agresivitas Pajak.

c. Bagi Pihak Pembuat Kebijakan Pajak

Penelitian diharapkan dapat menjadi masukan untuk pihakpenyusun kebijakan untuk menyempurnakan kebijakannya, guna meminimalisir praktekpenghindaran pajak secara agresif oleh perusahaan.

d. Bagi Perusahaan

Penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta meningkatkan rasa tanggung jawab perusahaan, untuk membayar pajak sesuai jumlah besaran yang harus dibayarkan kepada negara.

Penelitian diharapkan dadddd pat memberikan inform

wawasan dan mememememememmmembmembmberikan banyak mbmbmbmbmb kkkkkkk kokontkokokokokokokontntntnnntnntribusi bagi per

pengetahahahahahahahhhuahuuuuauauauauauannnnn, serererertaererrrtaaaaaaddapddddddapapapapaaaa at digunakkkankkkkananananannsssebssssssebebebagbbbbbagagagaiagagag iiiiiissalssssalahalalalalalalahahahahahahahh satu re

faktktktttttorooorororororor-f---f-ffaktotototototooor ryyyyyyyangngngngngngngnggddadddddddaaaapaaaa ataaa memmpengmmmmmmm gggarggg rrrrrruhuhuhuhuhuhuhuhhhi i i i i ii AgAgAgAgAgAgAgggrgrrer sivitatatatatataas aaasssssss PaPPPPPP jak

Baaaaaagiagigigggiggigigi PihakakakakakakakakkkPPemPPPPPPemememmmmmmbubbbbbububbuatatatatatatttKKebKKKKKKKebebebebebeeebijijijijijijjjjjjakakakakakanakakkkkanananananananPPajPPPPPPPajajaajajajajakakakakakakakakakk

P P Pe P

P neeeeeelillililiiititittititititiannnnnn ddihdddddihihiharihhhh rrrrrrapapapapapapapapappkakakan kakakakakakan n nnnnn dapadadaddadadadadadapapapapapapapppat ttt tt mememememememememem njnjnjnjnjnjnjnjjaddddddi mammmmmmmmmm sususususuukakkkkakan ununununuuuntukn

kebibibibibibibibiijajajajajajajajajakaakkkkakkakak n nnnnn untttukttttukukukukukukukk mmenyeyeyyeyempyeyeyeyeyeyempmpmpmpmpmpmppurpuuruurururrrnananananananakanakkkkkkkkk n kekekebikekekekeebibibibbibibibijjjjajajajajakakakakakannaannnnyannnnnnnnnnyayayayayayaaa,,,,,, gun

prakktetetetetetekeekkkpengkkkkkkkk ngngngngnn hhhhhihnnndndnndndarrrrrrrananananananannpppppppppajajaajajajaajaksecaraaaaaaagraaaaaaagrgrgrgrgrgrgreeeesee iffffffoooooolelelelelelehhhh hhpeerueeeeeerurururururuuuuussahaan

Bagi Perusususususususuusaaaahahahahahahahaan

Penelitianananananana dddddihddddihihihihihihiihararapararararararrapapapkaapapapkakakakakakakaan n nn nn n dadadadadadadad papat papapapapaaat tt t ttt t mememememememem nininninininininnngnnnn katkan k

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat hasil penelitian terdahulu terkait dengan variabel kompensasi eksekutif dan kepemilikan saham eksekutif yang dilakukan oleh Mayangsari (2015) menyatakan hasil

Indonesia.Pembiayaan yang diberikan oleh bank syariah mempunyai lima bentuk utama, diantaranya adalah; pembiayaan mudharabah (bagi hasil), pembiayaan mudharabah

Karena pentingnya peran perbankan di suatu negara membuat saham perbankan begitu diminati oleh investor (Agustiana, 2017). Oleh karena itu, peneliti ingin

yaitu penelitian sebelumnya menggunakan sampel perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014, sedangkan penelitian ini menggunakan

Beberapa penelitian terdahulu yang dapat menambah informasi, Swingly dan Surakharta (2015), melakukan penelitian dengan judul pengaruh karakter eksekutif, komite audit,

Pengukuran laju dosis serap γ biasanya dilakukan menggunakan phantom?. sebagai

Ke- mudian, dibentuk asumsi dan batasan untuk masalah lot sizing kapasitas terbatas yang akan dibahas, lalu penulis mempelajari karakteristik dan algoritma program dinamik yang

Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, hewan, benda, tumbuh-tumbuhan, gejala atau peristiwa sebagai sumber data yang lebih memiliki