• Tidak ada hasil yang ditemukan

tugas asesmen materi laju reaksi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "tugas asesmen materi laju reaksi"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Anggun Dwi Anggar Jati
    • Khaerani Faoziah
  • Pengajar:
    • Dr. Nahadi, S.Pd., M.Si., M.Pd.
  • Sekolah: Universitas Pendidikan Indonesia
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Kimia
  • Topik: Pengembangan Instrumen Penilaian Pada Materi Laju Reaksi
  • Tipe: tugas
  • Tahun: 2014
  • Kota: Bandung

I. PENDAHULUAN

Dalam bagian ini, penulis menjelaskan latar belakang pentingnya penilaian dalam pendidikan, terutama dalam konteks materi laju reaksi. Penilaian bukan hanya sekadar evaluasi hasil belajar, tetapi juga sebagai alat untuk mengumpulkan dan mengolah informasi guna mengetahui pencapaian tujuan pembelajaran. Penulis mengutip beberapa sumber untuk mendukung argumen ini, termasuk definisi penilaian dari McMillan dan Sudijono. Penilaian juga berfungsi untuk memberikan umpan balik bagi siswa dan guru, sehingga dapat meningkatkan proses pembelajaran secara keseluruhan.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang menggarisbawahi pentingnya penilaian dalam pendidikan dan bagaimana hal ini dapat membantu guru dalam memahami pencapaian siswa. Penilaian mencakup ranah afektif, kognitif, dan psikomotor, yang masing-masing berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi siswa. Penulis menekankan bahwa penilaian harus dilakukan secara menyeluruh agar dapat memberikan gambaran yang akurat tentang kemampuan siswa.

1.2. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam makalah ini berfokus pada pengembangan instrumen penilaian untuk materi laju reaksi. Penulis merumuskan beberapa pertanyaan spesifik yang menjadi fokus penelitian, termasuk bagaimana cara mengembangkan instrumen untuk penilaian afektif, kognitif, dan psikomotor. Ini penting untuk memastikan bahwa semua aspek kompetensi siswa dapat dinilai secara efektif.

1.3. Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk menghasilkan draf instrumen penilaian yang komprehensif untuk materi laju reaksi. Penulis ingin memastikan bahwa instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi semua ranah hasil belajar siswa secara efektif, sehingga dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengajaran dan pembelajaran.

II. PEMBAHASAN

Bagian ini membahas langkah-langkah dalam pengembangan instrumen penilaian afektif, kognitif, dan psikomotor. Penulis menjelaskan teknik dan instrumen yang digunakan untuk masing-masing ranah, serta bagaimana setiap instrumen dirancang untuk memenuhi tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penulis juga menyertakan analisis kompetensi inti dan dasar yang relevan dengan materi laju reaksi.

2.1. Pengembangan Instrumen Afektif

Pengembangan instrumen afektif bertujuan untuk mengevaluasi sikap siswa selama pembelajaran laju reaksi. Penulis menjelaskan langkah-langkah seperti menentukan tujuan, teknik penilaian, analisis kompetensi inti dan dasar, serta indikator hasil belajar. Instrumen yang digunakan termasuk lembar observasi, penilaian diri, dan penilaian teman sejawat, yang memungkinkan triangulasi data untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang sikap siswa.

2.2. Pengembangan Instrumen Kognitif

Dalam pengembangan instrumen kognitif, penulis menjelaskan pentingnya penilaian pemahaman siswa terhadap materi laju reaksi. Teknik penilaian yang digunakan adalah tes tertulis, yang mencakup soal pilihan ganda dan uraian. Penulis juga menguraikan analisis kompetensi inti dan dasar yang digunakan untuk menyusun soal, serta kriteria penilaian yang diterapkan untuk menentukan tingkat pemahaman siswa.

2.3. Pengembangan Instrumen Psikomotor

Pengembangan instrumen psikomotor bertujuan untuk menilai keterampilan siswa dalam melakukan praktikum. Penulis menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk menyusun instrumen, termasuk menentukan jenis keterampilan yang dinilai, indikator hasil belajar, dan teknik penilaian yang digunakan. Penulis juga membahas pentingnya laporan praktikum dan presentasi sebagai bagian dari penilaian psikomotor.

III. PENUTUP

Di bagian penutup, penulis menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan instrumen penilaian di masa depan. Penulis menekankan pentingnya validasi dan uji coba instrumen yang dikembangkan agar dapat digunakan secara praktis oleh guru. Selain itu, penulis juga menyarankan agar instrumen penilaian kognitif diperluas untuk mencakup kompetensi dasar lainnya dalam materi laju reaksi.

3.1. Kesimpulan

Kesimpulan menegaskan bahwa pengembangan instrumen penilaian yang komprehensif untuk materi laju reaksi dapat membantu guru dalam mengevaluasi semua ranah hasil belajar siswa. Penulis menekankan bahwa instrumen yang baik harus mencerminkan kompetensi yang diharapkan dari siswa.

3.2. Saran

Saran yang diberikan mencakup perlunya analisis lebih lanjut mengenai kesesuaian instrumen yang telah dikembangkan dengan tujuan pembelajaran. Penulis juga menyarankan agar guru melakukan uji coba terhadap instrumen untuk memastikan efektivitasnya dalam penilaian.

Gambar

Tabel 1. Kisi-kisi penilaian afektif
Tabel 2. Distribusi penyusunan instrumen penilaian diri dan teman sejawat
Tabel 4. Kriteria penilaian lembar observasi
Tabel 6. Analisis hasil angket penilaian diri siswa
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi melalui aktivitas laboratorium untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik telah dilakukan

Untuk memperoleh hasil uji peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik sebagai dampak pembelajaran laju reaksi yang dirancang dengan

Laju reaksi merupakan materi yang bersifat abstrak yang sulit dipahami oleh peserta didik, sehingga kebanyakan mengalami kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi

Percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi menggunakan alat dan bahan yang sederhana dan dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti balon, peniti, botol dan

• Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Simpulan tujuan, bahan/alat, langkah, dan hasil dalam laporan percobaan

3.9.2.1 Peserta didik dapat menentukan persamaan laju reaksi berdasarkan analisis data yang diperoleh melalui percobaan secara berkelompok.. 3.9.3.1 Menentukan harga dan

terhadap prestasi belajar peserta didik ranah kognitif, tetapi ada interaksi yang signifikan antara metode pembelajaran Creative Problem Solving dengan media modul dan metode

Nilai Kebersamaan dan Perjuanagan dalam Perumusan pancasila Disajikan soal, peserta didik mampu menyebutkan contoh nilai kebersamaan yang dapat diteladani dalam proses perumusan