• Tidak ada hasil yang ditemukan

NAMA NAMA ALLAH DALAM PERJANJIAN LAMA (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "NAMA NAMA ALLAH DALAM PERJANJIAN LAMA (1)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

NAMA-NAMA ALLAH DALAM PERJANJIAN LAMA

Pendahuluan

Dunia perjanjian lama memuat sejarah penting mengenai penyataan Allah meskipun belum lengkap sebelum kedatangan mesias yaitu Kristus digenapi. Hal yang menarik daripada perjanjian lama adalah bagaimana Allah yang transenden -dalam kekudusan-Nya, seringkali menampakkan diri-Nya secara langsung bagi orang-orang tertentu yang dipilih-Nya. Secara analogi hal ini sulit untuk dipahami yaitu Allah dalam kekudusan-Nya yang tentunya tidak dapat kompromi dengan dosa, namun terlibat aktif secara langsung kepada orang-orang berdosa. Namun di sisi lain, kasih setia-Nya tetap tampak dalam penghukuman-Nya terhadap umat-Nya itu. Muncul sebuah pertanyaan bahwa seperti apakah Allah itu?

Referensi

Dokumen terkait

Yang paling jelas dari tulisan nubuatan para nabi tentang kemarahan Allah adalah bahwa kemarahan ini disebabkan oleh tindakan bangsa Israel yang meninggalkan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa perang itu terkait erat dengan hubungan Israel dengan Tuhan, Tuhan yang telah berjanji, Tuhan akan memulihkan tatanan dunia yang

Dalam zaman Perjanjian Lama banyak nabi-nabi yang kehidupannya menjadi saksi bahwa Tuhan itu adalah Allah yang luar biasa, sehingga dari hidup mereka, banyak orang yang

perkawinan tersebut juga dapat disimpulkan bahwa tujuan perkawinan bagi orang Israel adalah untuk memiliki anak (dalam jumlah yang besar) demi meneruskan garis

Jadi dapat disimpulkan bahwa secara umum pemuridan adalah proses seseorang (murid) menjadi seperti gurunya (the master) dan dalam kaitan dengan kekristenan pemuridan adalah

Ayat 5 yang juga menjadi topik minggu ini mengajak kita orang-orang Israel (keturunan Yakub) yang dicangkokkan, yaitu orang-orang yang terpilih menjadi pengikut

Roh Kudus menjadi bagian dari Allah Bapa yang sejatinya Allah tidak dapat dibagi-bagi dan dimaknai dalam bahasa manusia yang dalam keterbatasan.Tatkala Roh Kudus

Pada zaman Yesus, bangsa Yahudi memiliki semua kitab tersebut; Namun, mereka menempatkannya dalam susunan yang berbeda.. Marilah kita melihat ayat di dalam Perjanjian Baru