• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013

Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku Pembelajaran : 2

Fokus Pembelajaran : PPKn ,SBdP

Disusun oleh

Nama : AJAT SUDRAJAT, S.Pd

BIMBINGAN TEKNIS KULRIKULUM 2013

KECAMATAN TEGALWARU KABUPATEN KARAWANG

2022

(2)

2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SDN MEKARBUANA 1 Kelas / Semester : VI (Enam) / 1

Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku Pembelajaran : 2

Alokasi Waktu : 1 Hari

Hari / Tgl Pelaksanaan: Kamis / 13 April 2022

A. KOMPETENSI INTI (KI)

KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya

KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya ) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.

KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak mulia

B. KOMPETENSI DASAR (KD) PPKn

NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR

1 1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilainilai Pancasila secara utuh sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari .

1.1.1.Memahami tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

1.1.2.Mencontohkan pengamalan pancasila dalam kehidupan sehari-hari

2 2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan

2.1.1 Melakukan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila

(3)

3

sehari-hari. dalam kehidupan sehari-hari.

2.1.2. melatih diri dalam sikap tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari

3 3.1 Menganalisis penerapan nilai- nilai Pancasila dalam kehdupan sehari-hari

3.1.1.Menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

3.1.2. menghapal lambang-lambang dalam pancasila

4 4.1Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai- nilaiPancasila dalam kehidupan sehari-hari.

4.1.1 Menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari 4.1.2.menjalankan nilai pancasila

dalam kehidupan sehari-hari

SBdP

NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR

1 3.4 Memahami patung. 3.4.1 Menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.

3.4.2. menyimpulkan dalam memahami patung nusantara 2 4.4 Membuat patung. 4.4.1 Membuat model patung

4.4.2. menganalisa patung nusantara

C. TUJUAN PEMEBALAJARAN

1. Setelah mendiskusikan cerita, siswa mampu menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

2. Setelah berdiskusi, siswa mampu menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari- hari dengan benar.

3. Setelah mengamati berbagai contoh patung Nusantara, siswa mampu menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.

4. Dengan menggunakan bahan tanah liat, lilin malam, atau adonan plastisin, siswa mampu membuat model patung.

 Karakter siswa yang diharapkan : Religius Nasionalis Mandiri

Gotong Royong Integritas

(4)

4

D. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan Guru berada di rumah siswa

Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Religius

Menyanyikan lagu “Garuda Pancasila”

bersama-sama. Nasionalis

Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.

Pembiasaan Membaca 15 menit. Literasi

Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Selamatkan Makhluk Hidup”. Nasionalis

Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan. Communication

10 menit

Inti  Di akhir kegiatan, guru bersama siswa mendiskusikan kembali pengamalan nilai Pancasila. Nasionalis

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila

“Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai berikut.

1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2. Toleransi, penghormatan kepada agama atau

kepercayaan lain

3. Kerukunan antarumat beragama

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila

“Kemanusian yang adil dan beradab” sebagai berikut.

1. Persamaan derajat

2. Menghargai hak asasi manusia

3. Solidaritas setia kawan antarsesama manusia

4. Perdamaian

 Siswa melanjutkan kegiatan dengan mengamati gambar dan mencocokkannya dengan nilai-nilai yang diminta. Guru memberi waktu sekitar 2 menit dan mendiskusikannya. Satu orang siswa

150 menit

(5)

5

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu bisa menyampaikan hasilnya dan guru dapat

memberi penguatan. Communication

 Siswa secara individu harus menemukan contoh pengamalan sila kesatu dan kedua dalam kehidupan sehari-hari dan penerapannya. Mandiri

 Guru menerangkan daftar periksa yang akan digunakan dalam penilaian.

Tulisan siswa dinilai dengan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.

 Guru menyampaikan bahwa hasil karya seni rupa dari gerabah dibuat dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah patung Nusantara dari tanah liat. Patung-patung tersebut sangat diminati, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Communication

 Siswa mengamati kerajinan patung tanah liat Nusantara dari Kasongan, Yogyakarta.

 Siswa mendiskusikan pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. Guru berkeliling untuk memastikan bahwa semua siswa aktif.

Proses Pembuatan Patung Nusantara dari plastisin

Pembuatan patung plastisin dapat dilakukan dengan teknik cetak tekan maupun ukir. Untuk teknik cetak tekan dan ukir, sebaiknya menggunakan tanah liat plastisin. Jangan menggunakan tanah yang terlalu lembek karena akan menyulitkan untuk memperoleh bentuk yang tepat, rapi, dan jelas.

 Setelah mengamati berbagai patung Nusantara dari plastisin, siswa membuat patung dari plastisin yang disesuaikan dengan budaya daerah mereka masing-masing. Mandiri

 Sebelum membuat patung, siswa ditugaskan memperhatikan hal-hal berikut.

Untuk membuat patung Nusantara, siswa dapat menggunakan plastisin.

 Siswa mencoba membuat bentuk model dengan menggunakan bahan. Kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih agar terbiasa dengan bahan dan

(6)

6

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu dengan kelenturan tangan.

Kegiatan siswa dicatat dengan menggunakan catatan anekdot.

 Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa.

 Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru.

Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari Integritas

Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)

Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.

Melakukan penilaian hasil belajar

Menyanyikan lagu daerah “Ampar-ampar Pisang”

Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Religius

15 menit

E. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

Buku Pedoman Guru Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).

Buku Siswa Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).

Kertas HVS

Lilin malam/ plastisin Patung Nusantara (apabila ada)

Laptop

Mengetahui, Tegalwaru, 2022

Kepala Sekolah Guru kelas VI

LILI ULIA, S.Ag AJAT SUDRAJAT, S.Pd

(7)

7 LAMPIRAN 1

F. MATERI

1. Mengidentifikasi sikap yang mencerminkan sila kesatu dan kedua serta menyebutkan langkah perbaikan sikap yang belum mencerminkan sikap dari kedua sila

2. Mengamati gambar patung Nusantara dan mencobanya untuk membuat gambar patung.

G. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan : Saintifik

Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah

LAMPIRAN 2 H. PENILAIAN

Penilaian Sikap

No Nama

Perubanan tingkah laku

Santun Peduli Tanggung Jawab K C B SB K C B SB K C B SB

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 ...

2 ...

3 ………..

4 ………..

5 ………..

dst ………..

Keterangan:

K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4

Penilaian 1. PPKn

Tulisan siswa dinilai dengan daftar periksa

(8)

8

2. SBdP

catatan Anekdot untuk mencatat proses pengerjaan patung (keterampilan, kemandirian, kreatifitas, kerapian, dan kedisiplinan dalam berkarya).

3. Catatan Anekdot untuk mencatat sikap (peduli) (Contoh terlampir di lampiran pada Buku Guru)

Kerja Sama dengan Orang Tua

 Siswa diminta berdiskusi bersama orang tua bagaimana cara menerapkan sila kesatu dan kedua di lingkungan rumah.

 Siswa menyampaikan hasilnya kepada guru.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam setiap periode peralihan, status individu tidaklah jelas dan terdapat keraguan akan peran yang harus dilakukan. Pada masa ini, remaja bukan lagi seorang anak dan

Perancanga aplikasi model 3 dimensi pada brosur bukit violan jaya pada tugas akhir ini, merupakan sebuah mekanisme yang memungkinkan penghematan biaya pembuatan market

Dengan adanya inovasi produk permen yang berbahan dasar biskuit dapat mengantisipasi maraknya jajanan anak yang kurang sehat.. Dapat menambah pendapatan ekonomi bagi para mahasiswa

The level of dysmenorrhea pain in the students after giving the carrots juice of the least amount of severe pain and unbearable respectively 0% and moderate

Dalam penelitian ini hasil statistik yang diperoleh menunjukan pengaruh limbah cair tahu untuk pertumbuhan tanaman petsai serta pertumbuhan yang paling optimal

Perolehan marketing sales tersebut setara 15% dari target yang dipatok tahun ini yakni Rp 4,5 triliun.. Adrianto Adhi, Direktur Utama SMRA mengatakan sekitar Rp 275 miliar didapat

Menghilangkan ballast elektromagnetik dan menggantikan dengan proses switching pada lampu TL menghasilkan perbaikan faktor daya sekaligus lampu TL dapat menyala pada catu daya

The purposes of this research is 1) to know news construction to FPI versus AKKBB (Aliansi Kerukunan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan-Reconciliation Alliance