• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) lingkungan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) lingkungan"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMPN 2 Wonorejo

Mata Pelajaran : IPA

Kelas/Semester : VII / 2

Materi Pokok : Pencemaran Lingkungan

Alokasi Waktu : 3 Minggu x 5 Jam Pelajaran @30 Menit

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan

lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan(faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,merangkai, memodifikasi,dan membuat)dan ranah abstrak (menulis,

membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolahdan sumber lainyang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator

3.8 Menganalisis terjadinya pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi ekosistem

3.8.1 Menjelaskan konsep pencemaran lingkungan

3.8.2 Menjelaskan 3 ciri zat yang dikategorikan sebagai polutan

3.8.3 Mendeskripsikan ciri-ciri lingkungan tercemar

3.8.4 Menganalisis faktor penyebab pencemaran lingkungan

3.8.5 Menjelaskan dampak pencemaran lingkungan terhadap ekosistem 3.8.6 Memberikan contoh cara

penanggulangan pencemaran lingkungan

4.8 Membuat tulisan tentang gagasan penyelesaian masalah pencemaran di lingkungannya berdasarkan hasil pengamatan

4.8.1 Membuat poster tentang gagasan penyelesaian masalah pencemaran di lingkungan sekitar

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan diskusi, pengumpulan informasi, merancang, membuat, menguji dan

presentasi peserta didik dapat menganalisis terjadinya pencemaran lingkungan dan

dampaknya bagi ekosistem.

(2)

D.Analisis Materi Pembelajaran STEAM (Diferensiasi Konten) Sains

1. Faktual:

Banyaknya sampah organik (kulit buah dan sisa sayur) dalam rumah tangga

2. Konseptual:

Pencemaran air, tanah, udara dan dampaknya serta penanggulangan pencemaran.

3. Prosedural:

Cara menanggulangi pencamaran sampah organic terhadap air, tanah dan udara dengan pembuataan ecoenzim dan pemanfaatan ecoenzim dalam kehidupan sehari-hari.

4. Metakognitif:

Kemampuan menanggulangi pencemaran air, tanah dan udara dalam kehidupan sehari-hari.

Teknologi

1. Pembuatan ecoenzim

2. Internet untuk mencari informasi terkait rumah hemat energi dan rangkaian listrik

3. Komputer untuk membuat laporan

Engineering

1. Merancang alat sederhana untuk pembuatan ecoenzim

2. Membuat ecoenzim

3. Menguji coba , mengevaluasi dan mengomunikasikan hasil uji coba pembuatan ecoenzim.

4. Merancang ulang atau melakukan perbaikan jika diperlukan berdasarkan hasil evaluasi

ART

1. Memberi tulisan berupa pesan pada wadah ecoenzim agar menarik konsumen

2. Merancang kemasan botol yang menarik konsumen

3. Merancang nama/label ecoenzim agar menarik konsumen

Matematika

1. Menggunakan skala pengukuran bahan untuk pembuatan ecoenzim dan sabun 2. Menghitung waktu pembuatan ecoenzim

3. Menghitung biaya pembuatan ecoenzim 4. Menghitung nilai jual ecoenzim

5. Menentukan jumlah ecoenzim yang dihasilkan dalam satu resep.

D.Desain Pembelajaran

Topik/

Materi

Konsep Esensial

Deskripsi Kegiatan pembelajaran

Scientific & Enginering Practice

Crosscutting Concept Pencemaran

Lingkungan

 Pencemaran tanah

 Pencemaran air

 Pencemaran udara

 Diskusi tentang solusi mengatasi

pencemaran lingkungan dari limbah organic rumah tangga

 Identifikasi masalah dan batasan masalah (Asking)

 Diskusi dalam menentukan solusi pembuatan ecoenzim

 Skala, proporsi, dan kuantitas

(3)

 Dampak dan cara mengatasi pencemaran lingkungan

 Alur pendapat untuk menyelesaikan masalah dan milih cara yang terbaik

 Merancang desain pembuatan ecoenzim

 Mengidentifikasi alat dan bahan yang diperlukan

 Membuat ecoenzim sesuai dengan desain

 Merancang pemanfaatan

ecoenzim yang telah dibuat

 Melakukan evaluasi

 Mempresentasikan produk

 Menyusun laporan

 Merancang desain pembuatan ecoenzim

 Menentukan alat dan bahan yang akan digunakan (Plan)

 Membuat ecoenzim

 Evaluasi hasil pekerjaan dan perbaikan. (Improve)

 Merancang pemanfaatan

ecoenzim yang telah dibuat

 Melakukan evaluasi

 Mempresentasikan hasil rancangan dan pekerjaan

 Menyusun laporan

E.Kemampuan Prasyarat Guru:

- Konsep Pencemaran Lingkungan

- Konsep mengatasi pencemaran lingkungan - Konsep ecoenzim

- Konsep pembujatan sabun - Pendekatan STEM

- Keterampilan proses science - Keterampilan proses enjiniring - Keterampilan penggunaan IT Peserta didik:

- Konsep Pencemaran Lingkungan

- Konsep mengatasi pencemaran lingkungan - Konsep ecoenzim

- Keterampilan proses science

- Keterampilan melakukan praktikum - Keterampilan penggunaan IT

F. Pengembangan Keterampilan Abad 21

Keterampilan abad 21 yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran unit ini adalah sebagai berikut:

1. Berpikir kritis, yang dikembangkan pada saat peserta didik mengikuti kegiatan merancang, membuat, menguji, dan memperbaiki produk.

2. Berpikir kreatif, yang dikembangkan pada saat peserta didik mengikuti kegiatan merancang, membuat, menguji, dan memperbaiki produk.

3. Berkomunikasi, yang dikembangkan pada saat peserta didik berdiskusi untuk

merancang, membuat, menguji, dan memperbaiki produk serta mempresentasikannya.

(4)

4. Berkolaborasi, yang dikembangkan pada saat peserta didik mengikuti kegiatan merancang, membuat, menguji, dan memperbaiki produk.

G. Pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter

Pengembangan unit pembelajaran STEM mengintegrasikan penguatan pendidikan karakter dalam pelaksanaan pembelajaran. Karakter Yang dikembangkan merujuk pada Profil Pelajar Pancasila:

1.

Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlaq Mulia:

ditunjukkan saat berdoa awal dan akhir pelajaran, menjawab salam guru, saling menghargai teman dan guru

2.

Berkebhinekaan Global: pembentukan kelompok, pembelajaran klasikal yang saling menghargai

3.

Bergotong Royong: diskusi dan kerja kelompok

4.

Mandiri: membuat produk bioteknologi konvensional (tape, tempe, yogurt)

5.

Bernalar Kritis: terlihat pada sintak kegiatan stimulation, problem

statement, data collection, data processing, verification, dan generalization.

6.

Kreatif: membuat laporan hasil proyek berupa ecoenzim dengan komposisi kulit berbeda.

H. Skenario Pembelajaran 1. Pendekatan, Model dan Metode

a. Pendekatan : STEAM Education b. Model : Project Based Learning c. Metode : Eksperimen, Diskusi 2. Langkah-Langkah pembelajaran

Pertemuan ke-1: 2 JP(3 x 30menit)

Langkah

Pembelajaran

Sintak Model

Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pendahuluan  Guru memberi salam dilanjutkan dengan

menanyakan kabar peserta didik

 Guru memeriksa kehadiran peserta didik

 Guru mengingatkan tentang “kesepakatan kelas”

yang sudah dibuat

Guru meminta peserta didik untuk mengeluarkan buah-buahan yang sudah disiapkan dari rumah.

Guru meminta kepada seluruh kelompok untuk mengupas dan memakan buah tersebut.

Guru meminta setiap kelompok untuk mengumpulkan kulit buah ke depan

Guru mengajukan pertanyaan:

- Apa yang akan dilakukan dengan sampah sebanyak ini?

- Apa yang akan terjadi jika sampah ini dibiarkan begitu saja?

- Bagaimana cara mengatasi sampah organic agar tidak terjadi pembusukan?

10’

(5)

- Saran dan usul apa yang dapat kalian sumbangkan agar sampah organic dapat dimanfaatkan ?

- Kalian percaya tidak jika sampah ini bisa dibuat menjadi sabun?

d. Siswa menyimpulkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan sampah organic menjadi produk yang lebih berguna.

Kegiatan Inti Fase 1:

Mengajukan pertanyaan

 Guru memberikan motivasi pada peserta didik untuk dapat merancang pembuatan ecoenzim - Pernahkah kalian mendengar “ecoenzim”?

(Guru menunjukkan contoh ecoenzim dari kulit berbagai buah-buahan)

- Menurut pendapat kalian, bisakah ecoenzim dibuat oleh setiap rumah tangga?

 Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dan meminta mereka untuk menunjuk 1 orang sebagai ketua kelompok

 Guru dan perwakilan Peserta didik melakukan demonstrasi tentang pembuatan ecoenzim dari berbagai kulit buah.

 Peserta didik membuat pertanyaan untuk mengemukakan rasa ingin tahunya tentang bagaimana memanfaatkan sampah organic sisa memasak

 Peserta didik mengajukan pertanyaan- pertanyaan mendasar untuk dasar pengembangan proyek

 Guru membagikan LK ke peserta didik

 Guru meminta peserta untuk membaca tantangan yang akan dikerjakan dengan memperhatikan batasan yang ada dalam LK

20’

Fase 2:

Mendesain perencanaan proyek (Diferensiasi Proses)

 Peserta didik merencanakan sebuah proyek membuat ecoenzim lengkap dengan bahan- bahannya (sesuai kesepakatan sebelumnya, tiap kelompok membuat ecoenzim dengan bahan yang berbeda: kulit buah, kulit sayur, empon- empon, kombinasi ketiga macam bahan tersebut)

 Guru mengingatkan kembali peserta didik untuk memperhatikan tantangan dan batasan yang diminta dalam LK

 Peserta didik mengumpulkan informasi dan mengasosiasi informasi yang diperoleh mengenai pembuatan ecoenzim

 Peserta didik membuat rancangan bahan-bahan ecoenzim

 Peserta didik mengumpulkan informasi mengenai bahan-bahan ecoenzim dan mengasosiasi informasi yang diperoleh mengenai pembuatan ecoenzim (Untuk proses

40’

(6)

tiap kelompok berbeda dalam proses pembuatannya: dipotong kecil-kecil, ada yang diparut, dan cara memasukkan bahan juga berbeda asalkan sesuai dengan komposisinya)

 Peserta didik membuat desain bahan ecoenzim

 Peserta didik membandingkan desain ecoenzim yang dibuat kelompok dengan desain ecoenzim di video

 Guru menekankan kembali proses desain rekayasa dalam proyek yang akan dibuat oleh peserta didik dalam kelompok

 Peserta didik menuliskan semua rencana dan ide dari setiap anggota yang muncul

 Peserta didik menentukan rancangan ecoenzim terbaik hasil diskusi kelompok dan mengambarkan desain rancangannya sesuai dengan panduan yang terdapat dalam LK yang telah dibagikan

 Peserta didik menentukan berapa banyak alat dan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan proyek sesuai dengan LK

 Guru membuat catatan pada jurnal harian terkait sikap yang muncul dari peserta didik selama proses pembelajaran di kelas

Fase 3:

Menyusun jadwal (Diferensiasi Produk)

 Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan rinci dengan meminta bimbingan dari guru

 Dari bahan yang dibuat berbeda untuk tiap kelompok maka akan dihailkan produk yang berbeda.

5’

Penutup  Guru merefleksi hasil kegiatan pembelajaran

 Guru membagikan penilaian antar teman untuk melihat keaktifan masing-masing peserta didik dalam kelompok

 Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya

 Guru meminta kelompok yang belum selesai untuk melanjutkan di luar jam pelajaran

 Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa dan mengingatkan untuk berhati-hati di jalan pulang

 Guru mengucapkan salam

5’

I. Alat dan Bahan

Alat yang digunakan pada pembelajaran ini adalah:

1. Wadah plastic / toples plastik 15 liter 2. Kayu Pengaduk

3. Pisau

4. Spatula

(7)

5. Pengocok 7. Timbangan 8. Takaran air

Bahan yang digunakan pada pembelajaran ini adalah:

1. Tetes tebu / gula merah 2. Kulit buah-buahan

3. Air bersih / Air hujan

J. Penilaian Pembelajaran 1. Teknik dan Bentuk Penilaian

No Aspek Teknik Bentuk Instrumen

1. Sikap  Observasi Kegiatan Diskusi

 Penilaian Diri

 Penilaian Antar Peserta Didik

 Jurnal

 Lembar Observasi

 Format Penilaian

 Format Penilaian

 Catatan 2. Pengetahuan  Tes tertulis

 Penugasan

 Soal pilihan ganda

 Tugas 3. Keterampilan  Penilaian Praktik

 Penilaian Proyek

 Penilaian Presentasi

 Lembar Pengamatan

 Rubrik Penilaian Tugas

 Proyek

2. Instrumen Penilaian 1) Penilaian Sikap

a. Sikap pada saat diskusi

Mata Pelajaran : IPA

Kelas/Semester : VII / 2

Topik : Pencemaran

Kegiatan diskusi :

Indikator : Peserta didik menunjukkan perilaku kerja sama, rasa ingin tahu, santun, dan komunikatif sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

1.

2.

3.

Keerangan:

4: Sangat Baik 3: Baik 2: Cukup 1: Kurang

LEMBAR PENILAIAN PADA KEGIATAN DISKUSI

Jumlah Skor Nama Peserta Didik

...

...

...

Berikan skor 1-4 pada setiap kolom sikap yang dinilai sesuai sikap peserta didik selama berdiskusi

No. Kerjasama Santun Rasa ingin

tahu Komunikatif

(8)

1) Penilaian keterampilan

Lembar Penilaian Rancangan Proyek Ecoenzim Kelompok : ...

Anggota : ...

No Indikator Penilaian

Penilaian

Kurang Cukup Baik Sangat Baik A. Perencanaan

1. Persiapan alat tulis

2. Rancangan komposisi perbandingan bahan ecoenzim

3 Rancangan komposisi perbandingan kulit buah bahan ecoenzim

4 Inovasi rancangan

Keterangan: * berilah tanda check (√) pada kolom yang sesuai.

Rubrik Penilaian Rancangan Proyek No Indikator

Penilaian

Penilaian

Kurang Cukup Baik Sangat Baik

1. Persiapan alat tulis

Tidak

menyiapkan alat tulis

Alat tulis ada, tapi tidak digunakan

Alat tulis digunakan sebentar

Alat tulis digunakan dengan baik 2. Rancangan

komposisi perbandingan bahan ecoenzim

Hanya terdapat satu dari tiga hal yang dinilai.

Hanya terdapat dua dari tiga hal yang dinilai.

Terdapat lengkap 3 hal tetapi kurang sesuai.

Terdapat Lengkap dan tepat

3. Rancangan komposisi perbandingan kulit buah bahan ecoenzim

Hanya terdapat 1 bahan dari sembilan bahan yang dinilai.

Hanya terdapat 1-2 dari

sembilan bahan yang dinilai.

Terdapat 3-4 bahan yang dinilai

Terdapat Lebih dari 4 bahan yang dinilai 4. Inovasi

rancangan

Rancangan tidak dibuat

Rancangan dibuat kurang tepat

komposisinya

Rancangan dibuat dengan baik sesuai komposisinya

Rancangan dibuat dengan sangat baik sesuai

komposisinya dan ada inovasi (desain baru)

(9)

Lembar Penilaian Presentasi

No Nama Peserta Didik Sistematika Presentasi

Penggunaan Bahasa

Kejelasan

Menyampaikan Komunikatif

Kebenaran Konsep

Keterangan: * isilah dengan kriteria Kurang, cukup, baik, atau sangat baik pada setiap kolom.

Rubrik Penilaian Presentasi

No Indikator Penilaian

Penilaian

Kurang Cukup Baik Sangat Baik

1. Sistematika Presentasi

Materi presentasi diajukan secara tidak runtut dan tidak sistematis

Materi presentasi diajukan secara kurang runtut dan tidak sistematis

Materi presentasi diajukan secara runtut tetapi kurang sistematis

Materi presentasi diajukan secara runtut dan sistematis

2. Penggunaan Bahasa

Menggunakan bahasa yang baik, kurang baku, dan tidak terstruktur

Menggunakan bahasa yang baik, kurang baku, dan terstruktur

Menggunakan bahasa yang baik, baku, tetapi kurang terstruktur

Menggunakan bahasa yang baik, baku dan terstruktur

3. Kejelasan Menyampaikan

Artikulasi kurang jelas, suara tidak terdengar, bertele-tele

Artikulasi jelas, suara terdengar, tetapi bertele- tele

Artikulasi kurang jelas, suara terdengar, tidak bertele- tele

Artikulasi jelas, suara

terdengar, tidak bertele- tele

4. Komunikatif Membaca catatan sepanjang menjelaskan

Pandangan lebih banyak menatap catatan saat menjelaskan dari pada audiens

Pandangan lebih banyak menatap audiens saat menjelaskan dari pada catatan, tanpa ada gestur tubuh

Pandangan lebih banyak menatap audiens saat menjelaskan dari pada catatan, dan menggunakan gestur yang membuat audiens memperhatikan 5. Kebenaran

Konsep

pencemaran dan

Menjelaskan konsep kurang benar

Menjelaskan konsep benar tanpa disertai

Menjelaskan konsep benar disertai sedikit

Menjelaskan konsep benar disertai cara mengatasi

(10)

cara

mengatasinya

cara mengatasi pencemaran

cara mengatasi pencemaran

pencemaran dengan sangat baik

DESKRIPSI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL

Kompetensi Sosial Emosional

Teknik Pembelajaran

Hal Yang Dilakukan Guru Hal Yang Dikatakan Pada Murid

Tujuan

Kesadaran Diri Teknik STOP Guru menginstruksikan untuk berhenti sejenak dan memandu teknik STOP

Mari kita

laksanakan teknik

STOP untuk

meregangkan otot- otot kita Apa yang anak rasakan?

Sudah rileks sejenak?

Meregangkan otot- otot

Pengelolaan Diri (Mengelola Emosi dan Fokus)

Tebak Emosi Memberikan gambar bermacam emosi dan siswa menggambar emosi sesuai keadaan hari itu kemudian memberikan penjelasan terhadap perasaannya saat itu

Bagaimaan

perasaan kalian saat ini? Tolong ceritakan apa yang kamu rasakan!

Mengenali berbagai emosi sebagai wujud pengelolaan diri dan fokus dengan tujuan

Kesadaran Sosial

(Keterampilan Berempati)

Mengungkap Rasa Empati

Menginstruksikan siswa untuk mengungkapkan rasa empati dari perasaan temannya

1. Apa yang dirasakan

temanmu? 2. Apa yang mungkin akan dia lakukan? 3. Apa yang saya rasakan jika mengalami kejadian yang sama?

Berempati dalam berinteraksi dengan orang lain

(11)

Setelah mempelajari materi ini, silakan isi lembar refleksi berikut dengan jujur. Respon kalian tidak akan mempengaruhi nilai, justru akan membantu kalian untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mencapai hasil yang lebih baik.

1.

Hari ini saya merasa

2.

Hari ini saya belajar tentang

3.

Saya memiliki kesulitan saat

4.

Kegiatan yang paling saya sukai dari pembelajaran hari ini adalah saat

5.

Agar dapat belajar dengan lebih baik saya akan _

6.

Agar saya dapat belajar dan memahami materi serta menguasai keterampilan yang diajarkan saya

harap guru saya

LEMBAR REFLEKSI DIRI

(12)

Setelah mempelajari materi ini, silakan isi lembar refleksi berikut dengan jujur. Respon kalian tidak akan mempengaruhi nilai, justru akan membantu kalian untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mencapai hasil yang lebih baik.

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan memberikan tanda cek list (√) pada kolom jawaban !

No Pertanyaan Sangat

Setuju

Setuju Biasa Saja

Tidak Setuju 1 Saya suka belajar kelompok

2 Saya bisa bekerja sama dengan seluruh anggota kelompok

3 Saya tidak ragu untuk bertanya dalam kelompok ketika mengalami kesulitan

4 Saya akan membantu teman saya yang mengalami kesulitan dalam praktik

LEMBAR OBSERVASI

Referensi

Dokumen terkait

Dimensi perencanaan berkaitan dengan proses perencanaan dengan indikator antara lain: adanya organisasi yang melakukan perencanaan TIK, adanya sistem perencanaan

[r]

atas berkat, rahmat, dan karunia-Nya yang telah penulis terima selama melaksanakan tugas akhir ini, yang berjudul ARTIKULASI IDENTITAS DIRI KONSUMEN PRIA PENGGEMAR MEREK

Perlakuan salinitas yang berbeda tidak hanya berpengaruh terhadap tingkat penetasan telur (HR) larva kerang mutiara tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat

Masyarakat nelayan yang bermukim di sekitar kawasan hutan mangrove dengan jumlah hari efektif penangkapan per tahun 240 hari (8 bulan) dapat menjaring ikan dengan produksi

Berbeda dengan pendapat dari penelitian diatas yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, Donovan dan

Hasil pengujian 2 pada penelitian ini tidak mendukung hipotesis yang telah diajukan, dengan demikian temuan ini beranggapan bahwa tidak ada perbedaan yang

PERBANDINGAN KARAKTERlSTlK SOSIAL EKONOMI PETANI JERUR PENGADOPSI DAN BUKAN PENGADOPSI TEKNOLOGI IWFUS. ANTIBIOTIKA Dl WKBPP WAMARAJA, KABUPATEN GARUT, IAWA