• Tidak ada hasil yang ditemukan

REPRESENTASI STEREOTYPE TIONGHOA DALAM NOVEL CLARA NG BERJUDUL DIMSUM TERAKHIR (Studi Semiologi Representasi Stereotype Tionghoa Dalam Novel Clara Ng Berjudul Dimsum Terakhir).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "REPRESENTASI STEREOTYPE TIONGHOA DALAM NOVEL CLARA NG BERJUDUL DIMSUM TERAKHIR (Studi Semiologi Representasi Stereotype Tionghoa Dalam Novel Clara Ng Berjudul Dimsum Terakhir)."

Copied!
93
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.9  Kerangka berfikir Representasi Stereotype dalam novel

Referensi

Dokumen terkait

Hasil p enelitian ini m enunjukkan bahw a keberadaan perempuan Tionghoa dalam novel Samita: Bintang Berpijar di Langit Majapahit yang digambarkan melalui tokoh Hui Sing

Penelitian yang telah dilalui oleh penulis kurang lebih selama tiga bulan lalu pada akhirnya membawa hasil sebuah skripsi tentang studi semiologi representasi perjuangan hidup

Novel ini menceritakan kisah realita kehidupan masyarakat menengah kebawah yang diwakili oleh tokoh utama dari novel tersebut yaitu Dinarsih dan Sudarmin. Dinarsih

Tokoh anak pada novel seri anak Hwaiting dan Little Ballerina memiliki empat tipe kepribadian yakni ekstrover-pikiran yang berupa objektif, ekstrover-perasaan

Dan pada sistem kode semik, penulis menyimpulkan beberapa tema-tema utama yang terdapat dalam novel Lelaki Terakhir Yang Menangis di Bumi ini diperoleh melalui

Novel merupakan salah satu bentuk karangan prosa yang mengandung rangkaian cerita kehidupan seorang tokoh dengan tokoh-tokoh di sekelilingnya dengan menampilkan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat 22 leksia yang mempresentasikan diskriminasi perempuan dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk..

Selain itu, representasi pernikahan antaretnis dalam kedua novel menampilkan keunggulan etnis Tionghoa dalam perannya sebagai makhluk individu maupun sosial melalui pengakuan