• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. BANGKITGIAT USAHA MANDIRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT. BANGKITGIAT USAHA MANDIRI"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 1 dari 9

PROSEDUR

PREVENTIVE MAINTENANCE DAN PEMAKAIAN DAYA

OPERASIONAL GENSET DAN POMPA AIR

NO. PSM/AGR-SAR/02

Status Dokumen

No. Distribusi

DISAHKAN

Pada tanggal 9 April 2014

Dimpos Giarto Valentino Tampubolon Direktur Utama

(2)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 2 dari 9

FRM/JKO-WKM/15-00 07 Mei 2012

SEJARAH PERUBAHAN DOKUMEN

(3)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 3 dari 9

1. Tujuan

Memberikan pedoman dalam pemakaian daya dan jam operasional pada Genset dan pompa air untuk setiap Emplasment perumahan agar dapat mendukung proses produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

2. Ruang Lingkup

Prosedur ini berlaku untuk standarisasi pemakaian daya mesin genset dan pompa air pada setiap Emplasment/perumahan sesuai dengan type bangunan dan pemakaian jam operasional untuk yang berlaku disetiap Emplasment perumahan.

3. Pengertian/Definisi

Genset : adalah mesin mekanis yang menghasilkan energi berupa daya listrik.

Pompa Air : adalah mesin mekanis yang bekerja untuk memompa air (sedot). Daya : adalah kemampuan alat untuk menghasilakn energy.

4. Referensi

4.1. Standarisasi Bangunan dan Inventaris Rumah Tinggal

4.2. PSM/AGR-SAR/01-01 Prosedur Perawatan Sarana Prasarana

5. Ketentuan Umum

5.1. Mesin genset dan pompa air harus dioperasionalkan dan dirawat oleh 1

(satu) orang operator.

5.2. Operator genset dan pompa air wajib dan harus tinggal di emplasment. 5.3. Operator genset dan pompa air tidak dibenarkan bekerja ditempat lain,

selain merawat dan meng-operasionalkan mesin tersebut dengan baik. 5.4. Operator bertanggung jawab penuh terhadap perawatan dan

peng-operasional mesin genset dan pompa air, dengan supervisi Asisten Afdeling dan Kepala Sarpra.

5.5. Apabila operator mesin genset dan pompa air mengundurkan diri, mutasi, promosi, demosi sehingga tidak dapat melaksanakan pekerjaannya dengan

(4)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 4 dari 9

baik, maka Kepala Sarpra harus segera mengganti pengelolaan mesin tersebut kepada orang baru dan dibuat dalam berita acara serah terima pekerjaan hingga penyerahan kunci rumah genset dan pompa air.

5.6. Operator genset dan pompa air berhak dan wajib mendapatkan pelatihan dari Asisten Afdeling dan Kepala Sarpra terkait dengan perawatan dan penanganan mesin tersebut secara intensif dan berkala.

5.7. Tidak dibenarkan operator menimbun dan atau menyimpan solar di dalam rumah genset maupun pompa air, pelanggaran atas ketentuan ini akan diberikan sanksi tegas.

5.8. Setiap akan menghidupkan mesin, operator wajib memeriksa kondisi mesin, ketinggian oli, ketersediaan air, kekencangan baut dan timing belt dan lain hal sebagainya dengan mengisi buku monitoring/perawatan.

5.9. Rumah dan mesin genset atau pompa air wajib dibersihkan setiap hari tanpa terkecuali dengan cara disikat, disapu, dilap maupun dipel (tidak ada

oli maupun solar yang tercecer).

5.10. Rumah genset dan pompa air wajib dan harus dikunci setiap saat, kunci dipegang oleh operator dan Kepala Sarpra (masing-masing satu) serta tidak boleh dipindah tangankan tanpa sepengetahuan Kepala Sarpra. 5.11. Knalpot pembuangan asap mesin genset dan pompa air wajib diperhatikan

arah pembuangannya oleh operator dan Kepala Sarpra, agar tidak mengganggu suhu dalam ruangan mesin dan tidak berimbas kepada pemukiman Karyawan (polusi udara dan suara).

5.12 Setiap 100 (seratus) jam terpakai mesin genset dan pompa air wajib dan harus diganti oli sesuai dengan jenis oli dan kuantitasnya.

5.13. Setiap 200 (dua ratus) jam terpakai mesin genset dan pompa air wajib dan haris ganti filter oli dan filter solar.

5.14. Setiap 6 (enam) jam sekali, air pendingin mesin wajib diperiksa, dan jika perlu diganti.

(5)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 5 dari 9

6. Rincian Prosedur

6.1. Standarisasi pemakaian daya pada setiap Emplasment sesuai dengan type Bangunan

6.1.1. Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G10, G7, G8 maupun G5 Semi Permanen untuk PHT/L luas 270 m2. 7 unit lampu @ 15 watt = 7 x 15 watt = 105 watt

1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt + Total = 450 watt

6.1.2 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G2 Permanen untuk Mandor luas 90 m2.

9 unit lampu @ 15 watt = 9 x 15 watt = 135 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt Cadangan daya 75 watt = 1 x 75 watt = 75 watt + Total = 600 watt

6.1.3 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Assisten Afdeling luas 47 m2.

10 unit lampu @ 15 watt = 10 x 15 watt = 150 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 10 watt = 1 x 10 watt = 10 watt + Total = 800 watt

6.1.4 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Kantor Afdeling luas 56 m2.

13 unit lampu @ 15 watt = 13 x 15 watt = 195 watt 1 unit Komputer @ 180 watt = 1 x 180 watt = 180 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt

(6)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 6 dari 9

Cadangan daya 30 watt = 1 x 30 watt = 30 watt + Total = 450 watt

6.1.5 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Estate Manager luas 72 m2.

11 unit lampu @ 15 watt = 11 x 15 watt = 165 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 21” @ 65 watt = 1 x 65 watt = 65 watt 1 unit AC ¾ PK @ 500 watt = 1 x 500 watt = 500 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 25 watt = 1 x 25 watt = 25 watt + Total = 1350 watt

6.1.6 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Kantor Estate luas 72 m2.

10 unit lampu @ 15 watt = 10 x 15 watt = 150 watt 5 unit komputer @ 180 watt = 5 x 180 watt = 900 watt 2 unit Kipas angin @ 45 watt = 2 x 45 watt = 90 watt Cadangan daya 160 watt = 1 x 160 watt = 160 watt + Total = 1300 watt

6.1.7 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Assisten Kepala luas 56 m2.

10 unit lampu @ 15 watt = 10 x 15 watt = 150 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 10 watt = 1 x 10 watt = 10 watt + Total = 800 watt

6.1.8 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk KTU luas 56 m2.

(7)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 7 dari 9

1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 10 watt = 1 x 10 watt = 10 watt + Total = 800 watt

6.1.9 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Assisten Traksi luas 47 m2.

10 unit lampu @ 15 watt = 10 x 15 watt = 150 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 10 watt = 1 x 10 watt = 10 watt + Total = 800 watt

6.1.10 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G5 - Permanen untuk Krani dan Operator luas 270 m2.

7 unit lampu @ 15 watt = 7 x 15 watt = 105 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 14” @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt Cadangan daya 5 watt = 1 x 5 watt = 5 watt + Total = 500 watt

6.1.11 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Poliklinik luas 64 m2.

12 unit lampu @ 15 watt = 12 x 15 watt = 180 watt 1 unit komputer @ 180 watt = 1 x 180 watt = 180 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt Cadangan daya 45 watt = 1 x 50 watt = 45 watt + Total = 450 watt

(8)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 8 dari 9

6.1.12 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk kantor Logistik luas 35 m2.

9 unit lampu @ 15 watt = 9 x 15 watt = 135 watt 2 unit komputer @ 180 watt = 2 x 180 watt = 360 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt Cadangan daya 60 watt = 1 x 60 watt = 60 watt + Total = 600 watt

6.1.13 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk General Manager luas 144 m2.

11 unit lampu @ 15 watt = 11 x 15 watt = 165 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 21” @ 65 watt = 1 x 65 watt = 65 watt 1 unit AC 1 PK @ 500 watt = 1 x 500 watt = 500 watt 1 unit Kulkas @ 70 watt = 1 x 70 watt = 70 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 105 watt = 1 x 105 watt = 105 watt + Total = 1500 watt

6.1.14 Standarisasi pemakaian daya untuk setiap pintu pada Type Bangunan G1- Permanen untuk Senior Manager luas 79.9 m2.

11 unit lampu @ 15 watt = 11 x 15 watt = 165 watt 1 unit Rice cooker @ 300 watt = 1 x 300 watt = 300 watt 1 unit TV 21” @ 65 watt = 1 x 65 watt = 65 watt 1 unit AC 1 PK @ 500 watt = 1 x 500 watt = 500 watt 1 unit Kulkas @ 70 watt = 1 x 70 watt = 70 watt 1 unit Kipas angin @ 45 watt = 1 x 45 watt = 45 watt 1 unit Dispenser @ 250 watt = 1 x 250 watt = 250 watt Cadangan daya 105 watt = 1 x 105 watt = 105 watt + Total = 1500 watt

6.2. Standarisasi Jam Operasional Genset dan Pompa Air di setiap Emplasment Afdeling dan Emplasment Estate

(9)

Dilarang memperbanyak dokumen ini tanpa izin Wakil Manajemen/Pengendali Dokumen

PT. Bangkitgiat Usaha Mandiri Hal 9 dari 9

6.2.1 Standarisasi jam operasional Genset dan Pompa Air di Emplasment Afdeling

6.2.1.1 Standarisasi jam operasional Genset di Emplasment Afdeling dimulai dari jam 3.00-5.00 dan 17.30-21.30 dalam sehari ada 7 jam pemakaian Genset.

6.2.1.2 Standarisasi jam operasional Pompa Air di Emplasment Afdeling dimulai dari jam 6.00-08.00 dan 15.00-17.00 dalam sehari ada 4 jam pemakaian Pompa Air.

6.2.2 Standarisasi jam operasional Genset dan Pompa Air di Emplasment Estate dan Pompa Air Bibitan

6.2.2.1 Standarisasi jam operasional Genset di Emplasment Afdeling dimulai dari jam 3.00-5.00 jam 7.00-12.00 jam 14.00-16.00 dan dari jam 17.30-23.30 dalam sehari ada 15 jam pemakaian Genset.

6.2.2.2 Standarisasi jam operasional Pompa Air di Emplasment Afdeling dimulai dari jam 6.00-08.00 dan 15.00-17.00 dalam sehari ada 4 jam pemakaian Pompa Air.

6.2.2.2 Standarisasi jam operasional Pompa Air Bibitan dimulai dari jam 6.30-12.00 dan 14.00-17.00 dalam sehari ada 7.5 jam pemakaian Pompa Air.

7. Daftar Dokumen Pendukung.

7.1. Standarisasi Bangunan dan Inventaris Rumah Tinggal. 7.2. Standarisasi Kantor.

7.3. Kartu Perawatan Genset dan Pompa Air.

8. Lampiran

Referensi

Dokumen terkait

dan pemeliharaan emplasemen, perumahan, bangunan pabrik, mesin- mesin, dan equipmen, kendaraan, perkakas, laboratorium, dan aktiva tetap lain yang digunakan untuk keperluan pabrik.

Tindakan penanggulangan hama kumbang tanduk harus berjalan bersamaan dengan tindakan preventif (pencegahan) agar populasi kumbang tanduk terkendali dan tidak

Apabila nilai hasil pekerjaan borongan land clearing sesuai dengan kontrak tersebut di atas dapat menghasilkan nilai BAPP di atas Rp 2.000.000.000,- (Dua Milyar Rupiah) atau minimum

Dalam proses prosedur pemakaian menurut prosedur operasional standar, hal-hal yang perlu dilakukan yaitu pemeriksaan area kerja mesin, mengidentifikasi area kerja

Tidak berlaku : Jika kerusakan teridentifikasi di sebabkan salah Pemakaian / Kesalahan Maintenance atau Kesalahan Prosedur saat Mesin di bongkar atau kerusakan saat pengiriman

KTU Estate harus membuat rekapitulasi laporan harian pekerjaan agronomi meliputi produksi kelapa sawit, progres penyelesaian pembukaan lahan/land clearing, penanaman

Sapta Panen yang dibacakan oleh Asisten Afdeling atau oleh Pimpinan Tertinggi jika ikut menghadiri Apel Pagi yang diikuti oleh seluruh peserta Apel Pagi

AKP adalah angka kerapatan panen yaitu persentase buah layak panen dalam suatu blok yang dilakukan dengan metode sampling minimum 5 % (lima persen) atau 4 (empat) pasar pikul