• Tidak ada hasil yang ditemukan

MASALAH PENELITIAN SURVEI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MASALAH PENELITIAN SURVEI"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

MASALAH PENELITIAN

SURVEI

(2)

P

ENELITIAN

S

URVEI DAN

P

ENGGOLONGANNYA

Ditinjau dari kelompok responden yang

disurvei dapat digolongkan menjadi 2 yaitu

(a) survei populasi yang kemudian dikenal dengan

sensus

(b) survei sampel, yang dilakukan dengan

mengambil sebagian dari populasi, kemudian hasilnya digeneralisasikan kepada

(3)

D

ESAIN

S

URVEI

Ditinjau dari desain penelitiannya, survei dapat dibedakan menjadi dua, yaitu

desain longitudinaldesain cross-sectional

(4)

D

ESAIN SURVEI LONGITUDINAL

 merupakan proses pengumpulan data terhadap

masalah tertentu dan dilakukan dalam waktu yang lama misalnya lima tahun, sepuluh tahun atau lebih

 memiliki beberapa tipe, yaitu  trend study

cohort studypanel study.

(5)

T

REND STUDY

banyak dilakukan untuk meneliti perubahan

atau perkembangan suatu peristiwa dalam

waktu lama.

bertujuan untuk mengetahui kecenderungan

yang terjadi, untuk selanjutnya dapat

digunakan untuk memperkirakan apa yang

akan terjadi di kemudian hari.

Contoh : penelitian tentang trend prestasi

matematika siswa SMA secara nasional,

dilaksanakan setiap tahun. Disini dapat

diketahui trend nilai matematika siswa SMA

setiap tahunnya.

(6)

C

OHORT STUDY

Hampir sama dengan trend study tetapi

populasinya lebih spesifik dalam jangka

waktu tertentu. Perbedaannya adalah pada

trend study tidak ada perubahan pada

anggota populasi, sedangkan pada cohort ada

perubahan anggota populasi dalam durasi

waktu penelitian, masalah dan kelompok

responden yang diteliti memiliki sifat lebih

spesifik.

Contoh: Survey tentang sikap siswa siswa

SMA terhadap pakaian, dilaksanakan

(7)

P

ANEL STUDY

 Suatu kelompok sampel yang sama diteliti dua

kali atau lebih. Kelompok sampel yang sama itulah yang dinamakan panel.

Keuntungan dari panel study, peneliti dapat

mengetahui bukan saja mengenai perkembangan suatu fenomena tertentu, akan tetapi juga dapat diketahui tentang sumber-sumber yang menjadi penyebab terjadinya perubahan tersebut.

(8)

D

ESAIN CROSS

-

SECTIONAL

 merupakan desain survei di mana survei

dilakukan terhadap kelompok responden (sampel) tertentu dalam jangka waktu yang relatif pendek.

 Contohnya adalah survei mengenai prestasi

belajar anak lemah mental pada umur 6 sampai 10 tahun di suatu wilayah tertentu.

(9)

FORMULASI MASALAH

PENELITIAN

Masalah penelitian adalah

 suatu pertanyaan atau pernyataan yang

menyatakan tentang situasi yang memerlukan pemecahan melalui penelitian, atau keputusan atau perlu didiskusikan.

 pertanyaan yang menanyakan hubungan antar

variabel penelitian.

 kesenjangan antara situasi yang diharapkan

dengan situasi yang ada.

 kesenjangan antara tujuan yang ingin dicapai

dengan keterbatasan alat dan sumberdaya yang dimiliki untuk mencapai tujuan tersebut.

(10)

A

SAL

M

ASALAH

P

ENELITIAN

 Setiap penelitian harus didasarkan masalah.  Apakah yang disebut masalah itu?

 Masalah merupakan suatu kesulitan yang harus

dihadapi yang memerlukan penyelesaian atau pemecahan. Biasanya sulit membedakan

(11)

C

ONTOH

 orang sakit cancer kejadian, peristiwa, atau

fenomena.

 Yang menjadi masalah adalah : obat apa untuk

mengatasi penyakit cancer

 atau apakah makanan daging menyebabkan

penyakit cencer?

(12)

M

ASALAH PENELITIAN

Khususnya penelitian survei, harus

memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:

 Suatu masalah penelitian harus menggambarkan hubungan antara dua variabel atau lebih.

 Masalah penelitian hendaknya dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Mengapa dalam bentuk

pertanyaan? Suatu masalah penelitian yang

dinyatakan dalam bentuk pertanyaan akan lebih mengarahkan pada jawaban yang diharapkan. Dengan bentuk pertanyaan, jawabannya akan lebih jelas dan langsung pada sasarannya.

 Suatu masalah penelitian memerlukan pengujian secara empirik. Pengujian empirik berarti bahwa pemecahannya dilandasi oleh bukti-bukti empirik yang diperoleh dari lapangan, dengan jalan

(13)

K

ELAYAKAN

M

ASALAH

P

ENELITIAN

Perlu dipertimbangkan mengenai hal-hal :

1. Masalah perlu dipecahkan melalui penelitian lapangan

(field research). Tujuan utamanya ialah untuk

melakukan pengujian teori ataupun untuk menemukan jawaban terhadap masalah penelitian.

2. Kebermaknaan atau keberartian (signifikansi)

pemecahan masalah. Signifikansi praktis berarti bahwa hasil pemecahan masalah penelitian akan memberikan sumbangan terhadap praktik kehidupan sehari-hari. Sedang signifikansi teoritis berarti bahwa dari hasil pemecahan masalah tersebut akan mampu melahirkan prinsip-prinsip penting yang berguna untuk

memperkaya, memperluas wawasan, dan mengembangkan teori yang telah ada.

3. Keaslian (originalitas), merupakan sesuatu yang baru,

bukan duplikasi atau replikasi dari apa yang pernah dikemukakan orang lain.

(14)

K

ELAYAKAN

M

ASALAH

P

ENELITIAN

4.

Kelayakan untuk dilaksanakan

(manageable problem).

5.

Tentang keberanian peneliti dalam

mengangkat masalah-masalah

penelitian yang oleh pihak-pihak

tertentu dianggap sensitif atau rawan

6.

Tentang minat (interest) peneliti

7.

masalah penelitian yang dipilih harus

diseleksi dari informasi,

pengalaman-pengalaman, maupun teori-teori yang

relevan.

(15)

K

RITERIA

P

ERMASALAHAN

 Masalah terjadi apabila terdapat kesenjangan

antara apa yang seharusnya terjadi dengan apa yang terjadi.

 Beberapa masalah tidak perlu diteliti, karena

sudah jelas konteks dan penyebabnya sehingga peneliti tidak perlu mengumpulkan data untuk menjelaskan masalah tersebut.

(16)

C

ONTOH

 Hubungan antara kebiasaan merokok dengan

gangguan pernafasan pada saat ini tidak perlu dipermasalahkan lagi, sehingga tidak perlu

diteliti. Demikian pula fakta bahwa rata-rata kadar hemoglonin ibu hamil lebih rendah dari pada ibu yang tidak hamil (kehamilan

berhubungan dengan kadar hemoglobin) selayaknya bukan merupakan masalah penelitian. Sebaliknya, apakah pemberian

konstrat protein disamping tablet besi dan asam folat dapat meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil, merupakan permasalahan yang dapat

(17)

P

ERUMUSAN

M

ASALAH

1. Masalah penelitian harus dirumuskan secara spesifik.

 Sehingga menunjukkan tentang gambaran yang

lebih menfokus mengenai arah pemecahannya

 Peneliti pada waktu mengidentifikasi masalah

penelitiannya, terlebih dahulu harus memberikan gambaran umum dan menyeluruh tentang

masalah-masalah yang bersifat umum, agar peneliti tetap memiliki wawasan yang lebih komprehensif dan makro.

 Sesudah gambaran komprehensif dan makronya,

pembatasan masalah penelitian yang sifatnya lebih spesifik dikemukakan. Hal itu disarankan, oleh karena masalah-masalah penelitian yang dirumuskan terlalu spesifik dan sempit,

dikhawatirkan peneliti akan kehilangan dari konteks wawasan yang bersifat makro.

(18)

P

ERUMUSAN

M

ASALAH

2.

Masalah penelitian yang telah dirumuskan

secara spesifik, harus diikuti dengan

perumusan secara operasional. 

terkandung maksud bahwa masalahnya

menjadi mudah untuk diamati dan diukur

indikator-indikatornya.

3.

Masalah penelitian harus dirumuskan

dalam bentuk pernyataan deklaratif atau

dalam bentuk kalimat pertanyaan  lebih

memfokuskan pada jawaban atau

(19)

P

ERUMUSAN

M

ASALAH

5.

Masalah penelitian harus dirumuskan

dengan kalimat yang sederhana, pendek,

dan padat (concise), dan mencerminkan

inti masalah yang diajukan  agar dapat

difahami dengan mudah oleh pihak-pIhak

lain tanpa adanya kemungkinan untuk

diinterpretasi secara beragam dan

membingungkan.

6.

Masalah penelitian harus memiliki

landasan rasional (dapat dinalar) dan

argumentasi yang jelas, sehingga dapat

meyakinkan pihak-pihak lain untuk

(20)

S

UMBER

-S

UMBER

M

ASALAH

P

ENELITIAN

1.

Hasil kajian pustaka  buku,

dokumen-dokumen ilmiah, jurnal, terbitan berkala,

indeks, laporan hasil penelitian, abstrak

tesis dan disertasi, dan internet

2.

Hasil diskusi dengan sejawat atau kolegial

yang seprofesi

3.

Masalah penelitian juga dapat diperoleh

dari lapangan, misalnya sekolah,

universitas, organisasi, masyarakat,

maupun lembaga-lembaga lain di mana

peneliti berada dan bergaul dengan sesama

dalam kehidupan sehari-harinya.

(21)

S

UMBER

-S

UMBER

M

ASALAH

P

ENELITIAN

4.

Pengalaman-pengalaman pribadi

5.

Surat kabar harian, majalah-majalah, dan

media elektronik  dapat menjumpai

berita-berita yang menarik untuk diangkat

menjadi masalah penelitian.

6.

Masalah penelitian juga sering muncul

sebagai akibat kemajuan dan perubahan

teknologi-informasi  mengandung efek

samping yang patut dan layak untuk

diteliti. Masalah penelitian dapat berasal

dari dampak negatif dari kemajuan

(22)

P

ENTINGNYA MASALAH DALAM

PENELITIAN

 Suatu penelitian berangkat dari permasalahan

yang ada.

 Adanya masalah merupakan dasar untuk

dilaksanakan penelitian.

 Pentingnya permasalahan biasanya dituangkan

dalam latar belakang penelitian.

 Masalah yang menyebabkan dilakukan

(23)

L

ANJUTAN

 Pada hakikatnya masalah penelitian kesehatan

itu adalah segala bentuk pertanyaan yang perlu dicari jawabannya, atau segala bentuk rintangan dan hambatan atau kesulitan yang muncul pada bidang kesehatan kedokteran yang perlu diatasi atau dipercahkan.

 Masalah banyak dan kompleks dan bahkan tidak

(24)

P

EMILIHAN MASALAH PENELITIAN

 Masalah masih baru  Masalah aktual

 Praktis  Memadai

 Sesuai dengan kemampuan peneliti  Sesuai dengan kebijakan pemerintah  Ada yang mendukung

Referensi

Dokumen terkait

Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja keuangan adalah usaha formal yang telah dilakukan oleh perusahaan yang dapat mengukur keberhasilan

untuk mengetaui nilai arus# tegangan# !an ambatan "a!a rangkaian. Pra Prakti ktikka kkan n )ug )uga a mem memba$ ba$a a nil nilai ai am" am"erem eremeter eter

Hasil analisis menunjukan bahwa kompetensi, penempatan, dan lingkungan kerja secara bersama- sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada PT.PLN (Persero) Wilayah Sulutenggo

[r]

Jenis kuesioner mencoba untuk menilai bagaimana kondisi yang ditemukan di tempat kerja dapat mempengaruhi motivasi Anda (misalnya apakah Anda akan bekerja lebih keras atau tidak

Pada penelitai ini dilakukan untuk menganalisis beberapa komponen yang ada di dalam gaya bahasa artis di media sosial, yaitu (1) jenis-jenis gaya bahasa artis di media sosial, dan

Berdasarkan alat geraknya, Protozoa dibedakan menjadi 4 kelas, yaitu: (1) Rhizopoda (Sarcodina) , dicirikan dengan tidak memiliki alat gerak khusus, gerakan dilakukan