• Tidak ada hasil yang ditemukan

No. 01/PA/D3-KS/2021 PROYEK AKHIR PERENCANAAN DIMENSI PADA JARINGAN DRAINASE PERUMAHAN GRAND RISCON DARMAGA, BOGOR, JAWA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "No. 01/PA/D3-KS/2021 PROYEK AKHIR PERENCANAAN DIMENSI PADA JARINGAN DRAINASE PERUMAHAN GRAND RISCON DARMAGA, BOGOR, JAWA BARAT"

Copied!
117
0
0

Teks penuh

(1)

No. 01/PA/D3-KS/2021 PROYEK AKHIR

PERENCANAAN DIMENSI PADA JARINGAN DRAINASE PERUMAHAN GRAND RISCON DARMAGA, BOGOR, JAWA BARAT

Disusun untuk melengkapi salah satu syarat kelulusan program Diploma III Politeknik Negeri Jakarta

Disusun oleh : Ilham Rafid Andito

NIM. 1801321031 Muhammad Atqo Atmaja

NIM. 1801321048

Dosen Pembimbing : Desi Supriyan, Drs, S.T., M.M NIP. 19591231 198703 10 018

PROGRAM STUDI D-III KONSTRUKSI SIPIL JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA DEPOK

(2)

ii

HALAMAN PERSETUJUAN

Proyek Akhir berjudul :

PERENCANAAN DIMENSI PADA JARINGAN DRAINASE PERUMAHAN GRAND RISCON DARMAGA KABUPATEN BOGOR

Yang disusun oleh :

Ilham Rafid Andito 1801321031

Muhammad Atqo Atmaja 1801321048

Telah disetujui oleh dosen pembimbing untuk dipertahankan dalam Sidang Proyek Akhir Tahap 1

Dosen Pembimbing

Drs. Desi Supriyan, S.T., M.M. NIP. 19591231 198703 1 018

(3)

iii

HALAMAN PENGESAHAN

Proyek akhir yang berjudul

PERENCANAAN DIMENSI PADA JARINGAN DRAINASE PERUMAHAN GRAND RISCON DARMAGA, BOGOR, JAWA BARAT

Disusun oleh:

1. Ilham Rafid Andito NIM 1801321031

2. Muhammad Atqo Atmaja NIM 1801321048

Telah dipertahankan dalam Sidang Proyek Akhir Tahap I di depan Tim Penguji pada hari Kamis, tanggal 29 Juli 2021

Mengetahui,

Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta

Dr. Dyah Nurwidyaningrum, S.T., M.M., M.Ars. NIP 197407061999032001

(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya dapat menyusun proyek akhir yang berjudul “Perencanaan Dimensi pada Jaringan Drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga Kabupaten Bogor”. Proyek akhir ini disusun guna memenuhi syarat kelulusan dalam program studi Diploma III Konstruksi Sipil pada jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta.

Dengan telah tersusunnya laporan proyek akhir ini, ucapan terimakasih disampaikan kepada :

1. Ibu Dr. Dyah Nurwidyaningrum, S.T., M.M., M.Ars. selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil yang telah mengizikan penulis melaksanakan kerja praktik. 2. Bapak Drs. Desi Supriyan,.,ST.,MM. selaku dosen pembimbing akademik

yang telah memberikan arahan dan petunjuk.

3. Bapak Fani Rizki Syaiftiawan dan PT. Riscon Victory selaku pihak pengembang yang telah mengizinkan penulis untuk melakukan penelitian di Perumahan Grand Riscon Darmaga, Bogor.

4. Orang tua dan keluarga besar penulis yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil dan senantiasa mendoakan penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan proyek akhir ini.

5. Teman – teman kelas 3 Sipil 2 yang selalu memberikan dukungan dan bantuan dalam menyelesaikan proyek akhir ini.

6. Pihak-pihak lain yang turut membantu sampai penyusunan proyek akhir ini selsai tepat pada waktunya.

Semoga Allah Yang Maha Esa memberikan balasan yang berlipat ganda atas semua kebaikan yang telah dilakukan. Kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan laporan proyek akhir ini.

Depok, 11 Juli 2021

(5)

v

PERENCANAAN DIMENSI PADA JARINGAN DRAINASE PERUMAHAN GRAND RISCON DARMAGA KABUPATEN BOGOR

Ilham RAfid Andito1, Muhammad Atqo Atmaja2, Desi Supriyan3

Program Studi Konstruksi Sipil, Politeknik Negeri Jakarta Jl. Prof. Dr. G. A. Siwabessy, Kampus Baru UI Depok, 16424

Telp: (021) 7270036. (021) 7270044, Fax: (021) 7270034 E-mail : [email protected], [email protected]2

ABSTRAK

Perumahan Grand Riscon Darmaga Kabupaten Bogor merupakan perumahan yang berada di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Luas perumahan ini ±14 Ha. Perumahan ini merupakan daerah yang dekat dengan sungai. Keadaan ini menyebabkan perumahan tersebut akan terpengaruh bila terjadi air meluap atau kapasitas air melebihi kapasitas aliran sungai. Data dan informasi yang digunakan adalah data primer yang diperolah dari pengamatan penulis ke Perumahan Grand Riscon Darmaga dan data sekunder yang diperoleh dari pengembang perumahan berupa site plan. Metode pengolahan data menggunakan perhitungan secara manual sesuai dengan metode rasional untuk menghitung debit hujan, dan rumus manning untuk perhitungan debit saluran. Dari debit saluran, akan didapatkan dimensi saluran. Dari hasil perhitungan, didapatkan 3 tipe dimensi saluran, untuk saluran tersier dengan dimensi terbesar digunakan b = 0,3 m dan h = 0,5 m, untuk saluran sekunder dengan dimensi terbesar digunakan b = 0,8 m , h = 1,0 m, serta untuk saluran primer dengan dimensi terbesar digunakan b = 1,2 m , h = 1,6 m. Untuk dimensi terbesar gorong-gorong terletak pada saluran primer dengan diameter 1,5 m.

(6)

vi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

KATA PENGANTAR ... iv ABSTRAK ... v DAFTAR ISI ... vi DAFTAR TABEL ... ix DAFTAR GAMBAR ... x DAFTAR LAMPIRAN ... xi BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 2 1.2.1 Identifikasi Masalah ... 2 1.2.2 Perumusan Masalah ... 2 1.3 Tujuan Perencanaan ... 2 1.4 Manfaat Perencanaan ... 3 1.5 Lingkup Perencanaan ... 3 1.6 Sistematika Penulisan ... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Drainase ... 5

2.1.1 Pengertian Drainase ... 5

2.1.2 Fungsi Drainase ... 5

2.2 Sistem Drainase ... 5

2.2.1 Pengertian Sistem Drainase ... 5

2.2.2 Pola Jaringan Drainase ... 6

2.3 Hidrolika Drainase ... 9

2.3.1 Tinggi Jagaan ... 9

(7)

vii

2.3.3 Bentuk Saluran ... 11

2.3.4 Perhitungan Gorong-Gorong ... 15

2.3.5 Kemiringan Dasar Saluran ... 16

2.4 Hidrologi ... 18

2.5 Siklus Hidrologi ... 18

2.6 Data Hidrologi ... 19

2.7 Hujan ... 19

2.8 Analisis Data Curah Hujan ... 19

2.8.1 Pengisian Data Curah Hujan Yang Hilang ... 19

2.8.2 Tebal Hujan Rata-Rata ... 21

2.9 Analisis Curah Hujan ... 23

2.9.1 Analisis Frekuensi ... 23

2.9.2 Analisis Intesitas Curah Hujan ... 30

2.9.3 Debit Banjir Rencana ... 32

BAB III METODOLOGI ... 36

3.1 Objek Dan Lokasi Perencanaan ... 36

3.2 Data Perencanaan ... 36

3.2.1 Teknik Pengambilan Data ... 36

3.2.2 Jenis Data ... 37

3.2.3 Alat Pengambilan Data ... 38

3.3 Metode Analisis Data ... 38

3.4 Tahapan Perencanaan ... 44

BAB IV DATA PERENCANAAN ... 45

4.1 Siteplan Perumahan ... 45

4.2 Peta Topografi ... 46

4.3 Arah Aliran Air ... 46

4.4 Data Elevasi Tanah ... 47

4.5 Data Curah Hujan ... 52

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN ... 55

(8)

viii

5.1.1 Layout Rancangan Sistem Jaringan Drainase ... 55

5.1.2 Analisis Hidrologi ... 57

5.1.3 Perhitungan Kapasitas Saluran... 107

5.1.4 Dimensi Saluran Yang Digunakan ... 116

5.1.5 Perhitungan Dimensi Gorong-Gorong ... 129

5.1.6 Analisis Tinggi Muka Air ... 136

5.2 Pembahasan... 137

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 139

6.1 Kesimpulan ... 139

6.2 Saran ... 139

DAFTAR PUSTAKA ... 140

(9)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Hubungan Debit dan Tinggi Jagaan ... 9

Tabel 2. 2 Koefisien Kekasaran Manning ... 10

Tabel 2. 3 Hubungan kemiringan selokan samping (i) dan jenis material ... 17

Tabel 2. 4 Reduce Variate dalam beberapa periode ulang ... 24

Tabel 2. 5 Reduce Mean (Yn) ... 24

Tabel 2. 6 Standard Deviation (Sn) ... 25

Tabel 2. 7 Nilai G berdasarkan Skew Coef. Dan Precent Change ... 26

Tabel 2. 8 Standar Variabel Haspers ... 28

Tabel 2. 9 Koefisien limpasan ... 35

Tabel 4. 1 Data Elevasi Tanah ... 486

Tabel 4. 2 Data Curah Harian Maksimum PCH Karacak ... 53

Tabel 4. 3 Data Curah Harian Maksimum PCH Cibanteng ... 53

Tabel 4. 4 Data Curah Harian Maksimum PCH Cikasungka ... 54

Tabel 5. 1 Curah Hujan Bulan Juni pada 3 Pos Curah Hujan ... 57

Tabel 5. 2 Perhitungan Curah Hujan yang Hlang pada Pos Curah Hujan Karacak ... 58

Tabel 5. 3 Curah Hujan Maksimum Pertahun ... 59

Tabel 5. 4 Perhitungan Analisis Frekuensi Metode Gumbel ... 60

Tabel 5. 5 Perhitungan Intensitas Curah Hujan ... 65

Tabel 5. 6 Perhitungan Debit Saluran ... 87

Tabel 5. 7 Perhitungan Nilai A perlu, H perlu dan B perlu ... 108

Tabel 5. 8 Perhitungan Dimensi Saluran... 118

Tabel 5. 9 Perhitungan Dimensi Gorong-gorong ... 133

(10)

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Sistem Drainase ... 6

Gambar 2. 2 Pola jaringan drainase siku ... 7

Gambar 2. 3 Pola jaringan drainase paralel ... 7

Gambar 2. 4 Pola jaringan drainase grid iron ... 7

Gambar 2. 5 Pola jaringan drainase alamiah ... 8

Gambar 2. 6 Pola jaringan drainase radial ... 8

Gambar 2. 7 Pola jaringan drainase jarring-jaring ... 8

Gambar 2. 8 Profil Basah Berbentuk Lingkaran ... 11

Gambar 2. 9 Profil Basah Berbentuk Trapesium ... 12

Gambar 2. 10 Profil Basah Berbentuk Segitiga ... 13

Gambar 2. 11 Profil Basah Berbentuk Segiempat ... 14

Gambar 2. 12 Penampang lingkaran gorong-gorong ... 15

Gambar 2. 13 Kemiringan Dasar Saluran Ekuivalen ... 16

Gambar 2. 14 Siklus Hidrologi ... 18

Gambar 2. 15 Poligon Thiesen ... 22

Gambar 2. 16 Kontur Isohiet ... 23

Gambar 3. 1 Peta Lokasi Perencanaan ... 36

Gambar 4. 1 Siteplan Perumahan Grand Riscon Darmaga ... 45

Gambar 4. 2 Peta Topografi Lokasi Perencanaan ... 46

Gambar 4. 3 Arah Aliran ... 47

Gambar 4. 4 Peta Poligon PCH yang Mempengaruhi Lokasi Penelitian ... 52

Gambar 5. 1 Layout Rancangan Sistem Jaringan Drainase ... 56

Gambar 5. 2 Detail Dimensi Saluran Tersier ... 126

Gambar 5. 3 Detail Dimensi Saluran Sekunder ... 127

Gambar 5. 4 Detail Dimensi Saluran Primer ... 128

Gambar 5. 5 Tampak atas potongan siteplan gorong-gorong node G1 ... 129

(11)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Rekomendasi Penelitian ... 142 Lampiran 2 Data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor dan Berita Detik.com ... 143 Lampiran 3 Dokumentasi Survey Lokasi Perencanaan ... 145 Lampiran 4 Siteplan Node dan peta Kontur ... 146 Lampiran 5 Data Curah Hujan ... 156

(12)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Angka pertumbuhan penduduk Kabupaten Bogor selalu naik setiap tahunnya. Contohnya pada Kecamatan Leuwiliang pada tahun 2019 jumlah penduduk 122.602 ribu jiwa sedangkan pada tahun 2020 jumlah penduduk 122.867 ribu jiwa, naik ±300 jiwa. (Badan Pusat Statisik Kab. Bogor, dapat dilihat pada lampiran 2). Hal ini menimbulkan perkembangan kawasan terbangun khususnya perumahan yang tidak terkendali, mengakibatkan banyak kawasan terbuka hijau yang tadinya berfungsi sebegai tempat penampungan air sementara menjadi tempat hunian penduduk. Tentunya masyarakat menginginkan tempat tinggal yang nyaman dan aman. Nyaman dalam arti bisa berteduh pada saat hujan tiba dan aman dari segala bentuk kejahatan. Pada saat hujan tiba tentunya akan terjadi genangan apabila air yang turun tidak mengalir ke saluran pembuang akhir yaitu sungai.

Terjadinya genangan air pada suatu wilayah yang dikarenakan air tidak mengalir ke saluran biasa disebut banjir. Banjir selalu saja terjadi akhir-akhir ini di Indonesia akibat hujan deras. Pada Februari tahun 2021, lima dari total 40 kecamatan di Kabupaten Bogor dilanda beragam bencana akibat hujan deras disertai angin kencang. Salah satunya banjir di Perumahan Villa Nusa Indah Gunung Putri, Kab. Bogor. (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Bogor, dapat dilihat pada lampiran 2). Faktor alam ini tidak bisa disalahkan karena hujan datang bisa kapan saja. Banjir ini dapat dicegah melalui perencanaan kawasan terbangun dengan jaringan drainase yang baik.

Drainase adalah prasarana yang berfungsi mengalirkan air permukaan ke badan penerima air dan atau ke bangunan resapan buatan. (Permen PU No. 12 Th. 2014). Jika air hujan yang turun pada suatu kawasan perumahan yang memiliki drainase sesuai fungsinya yaitu mengalirkan air ke badan penerima air atau sungai, tentunya tidak akan terjadi banjir.

Permasalahan diatas, yakni kebutuhan penduduk memiliki tempat tinggal yang nyaman dan aman serta terbebas dari banjir mendorong pegiat konstruksi untuk

(13)

2 membangun tempat tinggal contohnya perumahan. Saat ini banyak perumahan sedang dibangun diberbagai daerah, salah satunya perumahan di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor yaitu Grand Riscon Darmaga dibangun oleh PT. Riscon Victory yang luas nya ±14 Ha, area pada perumahan ini awalnya merupakan bukit yang membuat elevasi antar blok tidak sama. Di perumahan ini juga terdapat dua aliran sungai.

Melihat latar belakang tersebut, direncanakan dimensi pada jaringan drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga agar saat hujan, air dapat dialirkan menuju sungai tanpa melebihi kapasitas saluran drainase agar terhindar dari banjir.

1.2 RUMUSAN MASALAH

1.2.1 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, terdapat beberapa pertanyaan terkait masalah tersebut, yaitu :

1. Dimensi saluran drainase pada Perumahan Grand Riscon Darmaga.

1.2.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah yang diuraikan di atas, maka permasalahan yang timbul adalah :

1. Bagaimana perencanaan dimensi pada jaringan drainase yang sesuai untuk Perumahan Grand Riscon Darmaga dengan menggunakan debit banjir rencana 5 tahunan?

1.3 TUJUAN PERENCANAAN

Tujuan yang ingin dicapai setelah dilakukannya analisis dan perhitungan terkait masalah di atas, terdapat beberapa tujuan sebagai berikut:

1. Tujuan Umum

a. Untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Diploma III (DIII) Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta

b. Untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta

(14)

3 2. Tujuan Khusus

a. Merencanakan dimensi pada jaringan drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga.

1.4 MANFAAT PERENCANAAN

Manfaat dari penulisan Proyek Akhir ini adalah merencanakan dimensi pada jaringan drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga untuk mengalirkan air ke sungai tanpa melampaui kapasitas sungai agar terhindar dari banjir.

1.5 LINGKUP PERENCANAAN

Mengingat akan keterbatasan waktu dalam penyusunan Tugas Akhir ini, maka penulis akan membatasi pembahasan menjadi beberapa poin, sebagai berikut :

1. Analisis curah hujan dalam kurun waktu 5 tahun untuk daerah Perumahan Grand Riscon Darmaga.

2. Analisis dimensi pada jaringan drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga dengan menggunakan debit banjir rencana 5 tahunan.

1.6 SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan pada laporan Proyek Akhir ini terdiri dari 6 (enam) bab yang bertujuan agar pembaca dapat memahami dan mengerti isi dari laporan ini, yang terdiri dari :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang, perumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat, dan sistematika penulisan laporan Proyek Akhir Perencanaan Dimensi pada Jaringan Drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini menjelaskan landasan teori perhitungan yang akan dipakai pada analisis yang dilakukan. Digunakan beberapa metode dan perhitungan yang bersumber dari referensi yang terkait.

(15)

4

BAB III METODOLOGI

Bab ini menjelaskan bagan alir pelaksanaan dan metode-metode yang digunakan di dalam pengumpulan data maupun dalam menganalisis data dalam menyelesaikan permasalahan yang dikembangkan.

BAB IV DATA PERENCANAAN

Bab ini menjelaskan data umum Perumahan Grand Riscon Darmaga yang merupakan lokasi dari analisis yang dilakukan. Pada bab empat ini juga berisikan data, salah satunya data curah hujan yang telah didapatkan dari stasiun curah hujan terdekat melalui PUPR Kab. Bogor.

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Bab ini menjelaskan tentang hasil analisis dan pembahasan atau ulasan yang menjelaskan hasil perhitungan mengenai data yang diperoleh.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini menjelaskan kesimpulan dan saran-saran yang direkomendasikan terkait analisis Perencanaan Dimensi pada Jaringan Drainase di Perumahan Grand Riscon Darmaga yang telah dilakukan dan dijelaskan pada bab-bab sebelumnya.

(16)

55

BAB V

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

5.1 ANALISIS DATA

5.1.1 Layout Rancangan Sistem Jaringan Drainase

Layout rancangan sistem drainase berbentuk peta arah aliran beserta node saluran dari saluran tersier sampai badan sungai sebagai tempat pembuangan terakhir yaitu sungai Cibeber.

(17)

56 Gambar 5. 1Layout Rancangan Sistem Jaringan Drainase

(18)

57

5.1.2 Analisis Hidrologi

Dalam perencanaan system drainase dibutuhkan analisis hidrologi. Analisis hidrologi diperlukan data curah hujan jam-jaman minimal 2 tahun atau data hujan bulanan 10 tahun terakhir. Yang terdiri dari analisis data hujan dan analisis curah hujan sampai menghasilkan debit banjir rencana.

1. Analisis Data Curah Hujan yang Hilang

Terbatasnya data curah hujan bulanan per tahun yang kami dapatkan dari PUPR Kabupaten Bogor, maka kami harus melengkapi data curah hujan tersebut menggunakan rumus yang tepat. Ada 3 rumus untuk mendapatkan curah hujan yang hilang yaitu metode aritmatika, perbandingan normal, dan kantor cuaca Amerika Serikat. Berikut analisis dalam menentukan rumus apa yang digunakan untuk mengisi curah hujan yang hilang:

a. Tidak bisa menggunakan metode kantor cuaca amerika serikat karena memerlukan 4 pos hujan

b. Jika perbedaan curah hujan normal tahunan dari pos X yang hilang datanya dengan pos disekelilingnya (Pos A, B dan C) kurang dari 10 % menggunakan rumus aritmatik.

c. Jika perbedaan curah hujan normal di A, B dan C tersebut lebih besar dari 10 % dari pos X, menggunakan metode perbandingan normal.

Berikut contoh perhitungan untuk melengkapi data curah hujan yang hilang di Pos Hujan Karacak di bulan Juni tahun 2000.

Tabel 5. 1Curah Hujan Bulan Juni pada 3 Pos Curah Hujan

Pos Curah Hujan Curah Hujan Bulan

Juni (mm) Curah Hujan Tahunan (mm) Karacak x 262 Cibanteng 52 613 Cikasungka 40 533

(19)

58 Rata-rata curah hujan tahunan tahun 2000 pada pos curah hujan Cibanteng dan Cikasungka :

= 1

2 (Ha + Hb ) = 1

2 (613 + 533) = 573.

Beda curah hujan tahunan di pos curah hujan karacak :

= (573−262)

262 = 1,18% < 10% . Jadi digunakan metode aritmatik.

X = 1

2 (52 + 40 ) = 46 mm.

Tabel 5. 2Perhitungan Curah Hujan yang Hlang pada Pos Curah Hujan Karacak

0 TAHUN CURAH HUJAN BULANAN

K A R A C A K

TAHUN JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES

CH MAX 1999 9,0 18,0 14,0 10,0 11,0 15,0 8,0 11,0 11,0 15,0 13,0 17,0 18,0 2000 30,0 22,0 18,0 27,0 29,0 46,0 22,0 26,0 16,0 20,0 24,0 28,0 46,0 2001 45,0 32,0 29,0 41,0 29,0 32,0 40,0 15,0 38,0 44,0 34,0 37,0 45,0 2002 70,0 55,0 68,0 58,0 58,0 12,0 25,0 34,0 25,0 49,0 41,0 46,0 70,0 2003 49,0 51,0 45,0 38,0 29,0 39,0 31,0 44,0 29,0 43,0 31,0 34,5 51,0 2004 31,0 30,0 22,0 27,0 34,0 23,0 32,0 31,0 22,0 27,0 25,0 35,0 35,0 2005 35,0 31,0 24,0 20,0 27,0 29,0 31,0 20,0 15,0 25,0 30,0 29,0 35,0 2006 64,0 48,0 73,0 54,0 81,0 75,0 50,0 43,0 114,0 49,0 167,0 30,0 167,0 2007 102,0 120,0 73,0 77,0 38,0 24,0 40,0 60,0 16,0 70,0 63,0 57,0 120,0 2008 60,0 55,0 45,0 41,0 57,0 37,0 14,0 57,0 40,0 54,0 42,0 49,0 60,0

Sumber : Hasil Analisis.

2. Periode Ulang Rencana

Pada Pedoman perencanaan sistem drainase departemen pekerja umum Pd. T-02-2006-B ditentukan periode ulang 5 tahunan sesuai dengan peruntukannya. Karena pada proyek akhir ini diperuntukan

(20)

59 drainase untuk permukiman sebesar ±14 ha di Kabupaten Bogor yang merupakan kota besar, jadi digunakan periode ulang 5 tahunan.

3. Analisis Curah Hujan Maksimum

Data Curah hujan 10 tahun terakhir yang didapatkan dari PUPR Kabupaten Bogor harus dianalisis karena yang digunakan adalah data curah hujan maksimum setiap tahunnya untuk perhitungan analisis frekuensi.

4. Analisis Frekuensi Curah Hujan

Data curah hujan yang digunakan adalah data dari PCH Karacak karena pada peta poligon DAS PCH Karacak adalah PCH yang paling berpengaruh pada lokasi proyek akhir dibandingkan PCH Cibanteng dan PCH Cikasungka. Berikut data curah hujan untuk analisis frekuensi curah hujan ditunjukan pada tabel.

Tabel 5. 3Curah Hujan Maksimum Pertahun

Tahun CH Max Harian per tahun

1999 18,0 2000 46,0 2001 45,0 2002 70,0 2003 51,0 2004 35,0 2005 35,0 2006 167,0 2007 120,0 2008 60,0

Sumber : Hasil Analisis

Analisis frekuensi terhadap curah hujan dapat dilakukan dengan menggunakan metode Gumbel, log normal (LN), atau log Pearson tipe III (LN3). Mengacu pada kriteria perencanaan yang ada di PERMEN PU

(21)

60 No. 12 Tahun 2014, kami menggunakan metode Gumbel untuk menghitung analisis frekuensi.

Berikut adalah hasil analisis frekuensi curah hujan di Pos Hujan Karacak dengan menggunakan metode Gumbel.

Metode Gumbel Xrencana = Xa + 𝑌𝑡+𝑌𝑛 𝑆𝑛 .Sx n = 5 Yn = 0,4952 Sn = 0,949 Sx = 45,270 Xa = 647 10 = 64,7 mm Yt = 1,4999

Berikut adalah contoh perhitungan dengan periode ulang 5 tahunan.

X rencana = 64,7 + 1,4999+0,4952

0,949 .45,27

= 112,62 mm

Hasil lengkap perhitungan terdapat pada tabel 5.4 Tabel 5. 4Perhitungan Analisis Frekuensi Metode Gumbel

METODE GUMBEL RETURN PERIODE Xa Yn Sn Yt Sx Xt 2 64,700 0,495 0,949 0,367 45,270 58,561 5 64,700 0,495 0,949 1,500 45,270 112,627 10 64,700 0,495 0,949 2,250 45,270 148,427 20 64,700 0,495 0,949 2,970 45,270 182,764 25 64,700 0,495 0,949 3,199 45,270 193,654 50 64,700 0,495 0,949 3,902 45,270 227,208 75 64,700 0,495 0,949 4,251 45,270 243,861 100 64,700 0,495 0,949 4,600 45,270 260,514

(22)

61 Sumber : Hasil Analisis.

5. Analisis Intensitas Curah Hujan

Dalam menganalisis intensitas curah hujan, menggunakan rumus dari Dr. Mononobe karena data curah hujan yang didapatkan yaitu berupa curah hujan harian.

Berikut adalah contoh perhitungan analisis Intensitas curah hujan dengan menggunakan rumus dari Dr. Mononobe pada node 1-2.

Panjang saluran (L) = 90 m Vizin = 1,5 m/s

Curah hujan maksimum dalam 24 jam (R24) = 112,627 mm a. Kemiringan Jalan Beton (Kemiringan Melintang)

Asumsi kemiringan melintang jalan (So) = 3% Lebar setengah jalan (Lo) = 4 m

Beda elevasi (y) = 𝑆𝑜 × 𝐿𝑜 = 0,03 × 4 = 0,12 𝑚

b. Perhitungan Kemiringan halaman rumah (Permukaan Rumput) Asumsi Kemiringan rumput (So) = 1%

Panjang (Lo) = 3 m

Beda elevasi (y) = 𝑆𝑜 × 𝐿𝑜 = 0,01 × 3 = 0,03 𝑚

c. Perhitungan Kemiringan Atap (So) Asumsi kemiringan atap rumah = 30° Asumsi lebar setengah atap (Lo) = 4 m

Panjang kemiringan atap (r) =𝑙𝑒𝑏𝑎𝑟 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑎𝑡𝑎𝑝 cos 30°

4

cos 30° = 4,6 m

Panjang vertikal atap (y) = tan 30° × 𝑙𝑒𝑏𝑎𝑟 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑛𝑔𝑎ℎ 𝑎𝑡𝑎𝑝 = tan 30° × 4 = 2,3 m

Kemiringan atap (So) = 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑣𝑒𝑟𝑡𝑖𝑘𝑎𝑙 𝑎𝑡𝑎𝑝

𝑙𝑒𝑏𝑎𝑟 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑛𝑔𝑎ℎ 𝑎𝑡𝑎𝑝 × 100%

= 2,3

(23)

62 d. Perhitungan Panjang Limpasan Jalan (Lo’)

𝐿𝑜′ = √𝐿𝑜2+ 𝑦2

= √42+ 0,122 = 4,002 m

e. Perhitungan Panjang Limpasan Rumput (Lo’) 𝐿𝑜′= √𝐿𝑜2+ 𝑦2

= √32 + 0,032 = 3 m

f. Perhitungan Panjang Limpasan Atap (Lo’) 𝐿𝑜′= √𝐿𝑜2+ 𝑦2

= √42 + 2,32 = 4,614 m

g. Perhitungan waktu pengaliran pada permukaan menuju saluran (To) Pada permukaan jalan

To = 3,26 (1.1−𝑐 √𝐿𝑜 √𝑆𝑜 3 = 3,26 (1.1−0,8 √4.002 √3 3 = 1,357 menit.

Pada permukaan rumput To = 3,26 (1.1−𝑐 √𝐿𝑜 √𝑆𝑜 3 = 3,26 (1.1−0,2 √3 √1 3 = 5,082 menit. Pada permukaan atap

(24)

63 To = 3,26 (1.1−𝑐 √𝐿𝑜 √𝑆𝑜 3 = 3,26 (1.1−0,75 √4,614 √57,5 3 = 0,635 menit.

h. Perhitungan waktu pengaliran dalam saluran

Td = 𝐿

60.𝑉𝑖𝑧𝑖𝑛 = 90

60. 1,5 = 1 menit.

i. Perhitungan waktu konsentrasi/waktu yang diperlukan menuju titik tertentu yaitu ujung saluran.

Terdapat tiga sumber datangnya air hujan dengan tiga permukaan yang berbeda, dari permukaan rumput dan atap serta jalan. Diambil waktu konsentrasi yang paling lama.

Tc Jalan = To + Td = 1,357 + 1 = 2,357 menit. Tc Rumput = To + Td = 5,082 + 1 = 6,082 menit. Tc Atap = To + Td = 0,635 + 1 = 1,635 menit. Σtc = 6,082 + 1,635 = 7,717 menit.

(25)

64 Tc yang dipakai adalah Σtc rumput dan atap.

j. Perhitungan Intensitas Curah Hujan

I = 𝑅24 24

(

24 𝑡

)

2/3 I = 112,627 24

(

24 (7,717/60)

)

2/3 I = 153,241 mm/jam.

(26)

65 Tabel 5. 5Perhitungan Intensitas Curah Hujan

No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 1 3–1 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,211 1,728 1,728 415,609 2 1–2 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 1,000 2,357 7,717 153,241 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,082 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,635 3 3–4 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,778 2,047 7,273 159,422 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,860 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,413 4 4–2 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,389 1,658 1,658 498,916 5 5–6 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,167 1,683 1,683 422,893 6 6–7 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,833 2,102 4,666 214,300 Rumput 3 0,3 3,015 0,1 10 0,2 2,365 3,198 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,468 7 7–8 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,667 1,936 4,333 225,154 Rumput 3 0,3 3,015 0,1 10 0,2 2,365 3,031 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,302 8 8–9 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,344 1,613 1,613 435,030 9 5–10 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,944 2,213 7,606 154,730 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,026 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,579 10 11–12 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,611 1,880 9,889 129,884

(27)

66 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Rumput 10 0,1 10,00 0 0,01 1 0,2 9,278 9,889 11 13–12 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,800 2,069 10,750 122,857 Rumput 11, 5 0,115 11,50 1 0,01 1 0,2 9,950 10,750 12 10–9 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,933 2,202 6,650 169,217 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,082 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,568 13 62–63 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 1,633 3,150 8,984 138,475 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,715 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 2,268 14 63–65 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,244 1,513 1,513 453,989 15 64–65 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,511 3,369 8,739 141,045 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,593 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 2,146 16 66–68 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,244 1,513 1,513 453,989 17 68–69 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,700 3,557 6,011 181,006 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,75 1,976 3,676 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 2,335 18 15–14 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 19 14–16 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,411 1,680 6,539 171,129 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,493

(28)

67 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,046 20 15–17 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,411 1,680 6,539 171,129 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,493 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,046 21 17–16 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 22 18–20 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 23 20–21 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,533 1,802 6,250 176,362 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,082 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,168 24 18-19 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,472 1,741 6,661 169,029 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,554 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,107 25 19–21 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 26 22–23 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 27 23–25 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 28 22–24 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 29 24–25 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191

(29)

68 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 30 26–27 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 31 27–29 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 32 26–28 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 33 28–29 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 34 30–31 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 35 31–33 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 36 30–32 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 37 32–33 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 38 34–35 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 39 35–37 Jalan 3,5 0 0,11 3,502 0,03 3,00 0,80 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 40 34–36 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780

(30)

69 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 41 36–37 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,533 1,802 6,784 166,993 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,615 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,168 42 38–39 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,556 1,824 6,828 166,267 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 43 39–41 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 44 38–40 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,111 1,380 1,380 482,779 45 40–41 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,578 1,847 6,873 165,549 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,660 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,213 46 58–60 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,80 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 47 60–61 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,922 2,191 7,561 155,335 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,004 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,557 48 42–43 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,944 2,213 18,714 84,897 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,026 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,579 Rumput 12 0,12 12,00 1 0,01 1 0,2 10,164 11,108 49 43–44 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 50 45–44 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,739 2,008 7,195 160,569

(31)

70 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,821 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,374 51 46–47 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,628 1,897 6,973 163,963 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,710 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,263 52 47–48 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 53 49–48 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,628 1,897 6,973 163,963 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,710 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,263 54 50–51 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,683 1,952 7,084 162,244 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,765 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,318 55 51–52 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 56 53–52 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,733 2,002 5,717 187,167 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,082 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 0,635 57 54–55 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,922 2,191 7,561 155,335 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,004 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,557 58 55–57 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 59 54–56 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225

(32)

71 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 60 56–57 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,922 2,191 7,561 155,335 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,004 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,557 61 58–59 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,922 2,191 7,561 155,335 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,004 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,557 62 59–61 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 63 66–67 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 1,667 2,936 9,050 137,794 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,749 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 2,302 64 67–69 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,278 1,547 1,547 447,442 65 146-147 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,244 1,513 6,206 177,203 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,326 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 0,879 66 147-148 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 67 149-148 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,172 1,441 6,061 180,007 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,254 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 0,807 68 150-151 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 6,184 177,627 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,315 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 0,868

(33)

72 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 69 151-152 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 70 153-152 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,483 1,752 6,684 168,654 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,565 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,118 71 154-155 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,517 1,786 6,750 167,542 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,599 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,152 72 155-170 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,939 2,208 7,595 154,880 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,021 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,574 73 170-169 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,278 3,135 8,273 146,301 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,360 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,913 74 163-164 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 1,194 2,551 8,106 148,299 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,276 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,829 75 164-169 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,244 1,601 1,601 437,271 76 162-161 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,117 1,473 1,590 439,306 77 160-161 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,483 1,752 8,436 144,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,565 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,118

(34)

73 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 78 159-158 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,483 1,752 8,436 144,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,565 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,118 79 158-157 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,233 1,590 1,590 439,306 80 156-157 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,467 1,736 6,650 169,217 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,549 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,102 81 168-167 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,272 1,541 9,780 130,854 Rumput 10, 5 0,105 10,50 1 0,01 1 0,2 9,507 9,780 82 167-166 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,622 1,979 11,986 114,260 Rumput 15 0,15 15,00 1 0,01 1 0,2 11,364 11,986 83 165-166 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,611 1,968 11,784 115,562 Rumput 14, 5 0,145 14,50 1 0,01 1 0,2 11,173 11,784 84 209-208 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,094 1,451 1,451 466,911 85 207-208 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,456 1,724 6,628 169,595 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,538 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,091 86 206-205 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,533 1,802 6,784 166,993 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,615

(35)

74 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,168 87 205-204 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,211 1,568 1,568 443,448 88 203-204 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,417 1,686 6,550 170,935 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,499 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,052 89 202-201 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 90 201-200 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,211 1,568 1,568 443,448 91 199-200 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,561 1,918 6,839 166,087 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,643 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,196 92 172-173 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,700 2,057 7,117 161,737 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,782 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,335 93 173-174 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,244 1,601 1,601 437,271 94 174-175 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 0,833 2,691 7,384 157,819 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,915 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,468 95 176-175 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,533 1,802 6,784 166,993 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,615

(36)

75 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,168 96 196-195 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,500 1,769 8,799 140,407 Rumput 8 0,08 8,000 0,01 1 0,2 8,299 8,799 97 195-198 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 0,067 1,924 6,627 169,606 Rumput 5 0,05 5,000 0,01 1 0,2 6,561 6,627 98 70–71 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,611 3,469 16,281 93,156 Rumput 25 0,25 25,00 1 0,01 1 0,2 14,670 16,281 99 71–72 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 0,833 2,691 7,384 157,819 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,915 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,468 100 86–85 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,089 1,358 1,358 488,032 101 84–85 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,811 2,080 7,339 158,455 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,893 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,446 102 83–82 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,744 2,013 7,206 160,404 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,826 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,379 103 82–81 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 104 80–81 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,611 1,880 6,939 164,487 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,693 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,246

(37)

76 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 105 79–78 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,578 1,847 6,873 165,549 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,660 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,213 106 78–77 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 107 76–77 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,517 1,786 6,750 167,542 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,599 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,152 108 75–74 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,500 1,769 6,717 168,096 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,582 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,135 109 74–73 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 110 73–72 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,633 1,990 6,984 163,789 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,715 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,268 111 101-102 Jalan 4 0,12 4,002 0,03 3 0,8 1,357 0,644 2,001 7,006 163,442 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,726 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,279 112 102-103 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,067 2,924 7,850 151,501 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,149 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,702 113 101-100 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451

(38)

77 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 114 99-100 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 115 98-97 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 116 97-96 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 117 95-96 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 118 94-93 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 119 93-92 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 120 91-92 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 121 90-89 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 122 89-104 Rumput 2 0,02 2,000 0,01 1 0,2 4,149 0,206 4,355 4,355 224,396

(39)

78 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 123 87–88 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 2,033 3,302 15,753 95,226 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 7,115 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 2,668 Rumput 1,8 0,018 1,800 0,01 1 0,2 3,936 5,970 124 88-88a Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,056 1,324 1,324 496,187 125 88a–105 Rumput 2 0,02 2,000 0,01 1 0,2 4,149 0,167 4,316 4,316 225,742 126 108-109 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 1,078 2,347 23,621 72,690 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,160 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,713 Rumput 25 0,25 25,00 1 0,01 1 0,2 14,670 15,748 127 110-109 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,422 1,691 19,432 82,793 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,504 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,057 Rumput 18 0,18 18,00 1 0,01 1 0,2 12,448 12,870 128 111-112 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,406 1,674 6,528 171,323 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,488 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,041 129 112-113 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 130 114-113 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543

(40)

79 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 131 115-116 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 132 116-117 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 133 118-117 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 134 119-120 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 135 120-121 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,233 1,502 1,502 456,225 136 122-121 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,461 1,730 6,639 169,406 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,543 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,096 137 107-106 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 2,133 3,402 9,984 129,066 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 7,215 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 2,768 138 106-105 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,283 1,800 6,284 175,738 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,365 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 0,918

(41)

80 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) 139 105-104 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,022 1,539 11,386 118,239 Rumput 15 0,15 15,00 1 0,01 1 0,2 11,364 11,386 140 104-103 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,661 2,178 9,217 136,128 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,743 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,296 141 123-124 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,483 1,752 6,684 168,654 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,565 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,118 142 125-124 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,172 1,689 1,689 421,965 143 127-126 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,556 2,072 17,548 88,619 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,638 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,191 Rumput 12 0,12 12,00 1 0,01 1 0,2 10,164 10,719 144 126-145 Jalan 5 0,15 5,002 0,03 3 0,8 1,517 0,933 2,450 7,584 155,032 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 6,015 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,568 145 145-144 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,122 2,980 5,194 199,529 Konblok 5 0,1 5,001 0,02 2 0,7 2,315 3,437 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,757 146 133-134 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166

(42)

81 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 147 134-135 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 148 136-135 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 149 137-138 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 150 138-139 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 151 140-139 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 152 141-142 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 153 142-143 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,211 1,480 1,480 460,780 154 143-144 Jalan 4,5 0,135 4,502 0,03 3 0,8 1,439 0,589 2,028 6,895 165,194 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,671 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,224 155 132-131 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,667 1,936 7,050 162,755

(43)

82 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,749 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,302 156 131-130 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,078 1,347 1,347 490,713 157 130-129 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,117 1,386 1,386 481,488 158 129-128 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,900 2,169 16,180 93,546 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,982 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,535 Rumput 7 0,07 7,000 0,01 1 0,2 7,763 8,663 159 177-128 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,533 1,802 1,802 404,076 160 179-180 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 161 180-181 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 162 182-181 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 163 183-184 jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 164 184-185 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 165 186-185 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166

(44)

83 No Node Jenis Permukaan Lo (m) Beda Elevasi (y) Lo' (m) So So (%) C to (menit) td (menit) tc (menit) tc pakai (menit) I (mm/jam) Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 166 187-188 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,439 1,708 6,595 170,166 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,521 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,074 167 188-189 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,189 1,458 1,458 465,451 168 189-190 Jalan 4,5 0,135 4,502 0,03 3 0,8 1,439 0,589 2,028 6,895 165,194 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,671 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,224 169 190-191 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 1,022 2,880 4,994 204,821 Konblok 5 0,1 5,001 0,02 2 0,7 2,315 3,337 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,657 170 192-191 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,850 2,119 7,417 157,346 Rumput 3 0,03 3,000 0,01 1 0,2 5,082 5,932 Atap 4 2,3 4,614 0,575 57,5 0,75 0,635 1,485 171 194-193 Jalan 3,5 0,105 3,502 0,03 3 0,8 1,269 0,861 2,130 13,309 106,553 Rumput 18 0,18 18,00 1 0,01 1 0,2 12,448 13,309 172 194-197 Jalan 7,5 0,225 7,503 0,03 3 0,8 1,857 0,106 1,963 6,666 168,946 Rumput 5 0,05 5,000 0,01 1 0,2 6,561 6,666

(45)

84 Sumber : Hasil Analisis

(46)

85 6. Perhitungan Debit Banjir Rencana

Dalam menghitung debit banjir langkah – langkah yang dilakukan adalah :

1. Tentukan luas daerah tangkapan tiap saluran.

2. Tentukan panjang saluran (L) pada setiap daerah tangkapan.

3. Tentukan panjang limpasan permukaan (Lo) dan kemiringan medan limpasan (s) untuk menghitung waktu konsentrasi (tc) pada setiap daerah tangkapan.

4. Tentukan nilai koefisien pengaliran (C) sesuai dengan jenis atau kondisi permukaan.

5. Hitung waktu konsentrasi (tc) yang terjadi pada setiap daerah tangkapan.

6. Hitung intensitas curah hujan dengan berdasarkan rumus dengan memasukkan nilai waktu konsentrasi.

7. Hitung besarnya debit pada setiap saluran Perhitungan debit rencana dilakukan dengan menggunakan metode rasional,dengan persamaan.

𝑄 = 0,00278 𝐶 × 𝐼 × 𝐴 Dimana :

Q = debit aliran air limpasan (m3/detik) C = koefisen run off (pengaliran)

I = intensitas hujan (mm/jam) A = luas daerah pengaliran (Ha)

a. Menghitung Nilai Koefisien Pengaliran (C)

Contoh perhitungan koefisien pengaliran pada node 1-2 Luas jalan (A1) = panjang jalan x lebar jalan

= 92 x 4 = 368 m.

Luas halaman/rumput (A2) = panjang saluran x lebar rumput = 92 x 3 = 276 m.

Luas atap (A3) = lebar rumah x panjang rumah x jumlah rumah

(47)

86 Koefisien pengaliran jalan (C1) = 0,8 (Tabel 2.8)

Koefisien pengaliran rumput (C2) = 0,2 (Tabel 2.8) Koefisien pengaliran atap (C3) = 0,75 (Tabel 2.8)

C max = 𝐴1 .𝐶1+ 𝐴2.𝐶2+ 𝐴3.𝐶3

𝐴1+ 𝐴2+ 𝐴3

=

368 .0,8+276 .0,2+780.0,75

368+276+780

= 0,656.

b. Menghitung Luas Area (a) Luas Total = 𝐴1+ 𝐴2+ 𝐴3

= 368 + 276 + 780

= 1424 𝑚2 = 0,142 Ha.

c. Menghitung Nilai Debit (Q)

Contoh perhitungan debit pada node 1-2 Q = 0,00278. C.I.A

Q = 0,00278. 0,656. 153,241. 0,142 = 0,04 𝑚3/𝑠.

(48)

87 Tabel 5. 6 Perhitungan Debit Saluran

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

1 3–1 Jalan 95 95 0,8 0,800 415,609 0,010 0,009 2 1–2 Jalan 368 1424 0,8 0,656 153,241 0,142 0,040 Rumput 276 0,2 Atap 780 0,75 3 3–4 Jalan 245 1115 0,8 0,657 159,422 0,112 0,032 Rumput 210 0,2 Atap 660 0,75 4 4–2 Jalan 122,5 123 0,8 0,800 498,916 0,012 0,014 5 5–6 Jalan 75 75 0,8 0,800 422,893 0,008 0,007 6 6–7 Jalan 262,5 1268 0,8 0,663 214,300 0,127 0,050 Rumput 225 0,2 Atap 780 0,75 7 7–8 Jalan 210 990 0,8 0,661 225,154 0,099 0,041 Rumput 180 0,2 Atap 600 0,75 8 8–9 Jalan 108,5 108,5 0,8 0,800 435,030 0,011 0,010 9 5–10 Jalan 297,5 1332,5 0,8 0,656 154,730 0,133 0,038 Rumput 255 0,2 Atap 780 0,75

(49)

88

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

10 11–12 Jalan 294 635 0,8 0,478 129,884 0,064 0,011 Rumput 341 0,2 11 13–12 Jalan 252 905,0 0,8 0,367 122,857 0,091 0,011 Rumput 653 0,2 12 10–9 Jalan 289 1321 0,8 0,656 169,217 0,132 0,041 Rumput 252 0,2 Atap 780 0,75 13 62-63 Jalan 673 2597 0,8 0,670 138,475 0,260 0,067 Rumput 441 0,2 Atap 1483 0,75 14 63-65 Jalan 77 77 0,8 0,800 453,989 0,008 0,008 15 64-65 Jalan 1028 3543 0,8 0,701 141,045 0,354 0,097 Rumput 408 0,2 Atap 2107 0,75 16 66-68 Jalan 77 77 0,8 0,800 453,989 0,008 0,008 17 68–69 Jalan 1291 4386 0,8 0,765 181,006 0,439 0,169 Rumput 459 0,75 Atap 2636 0,75 18 15–14 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 19 14–16 Jalan 129,5 540,5 0,8 0,649 171,129 0,054 0,017

(50)

89

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Rumput 111 0,2 Atap 300 0,75 20 15–17 Jalan 129,5 540,5 0,8 0,649 171,129 0,054 0,017 Rumput 111 0,2 Atap 300 0,75 21 17-16 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 22 18–20 Jalan 129,5 129,5 0,8 0,800 460,780 0,013 0,013 23 20–21 Jalan 168 732,0 0,8 0,653 176,362 0,073 0,023 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 24 18-19 Jalan 148,75 444,3 0,8 0,559 169,029 0,044 0,012 Rumput 168 0,2 Atap 127,5 0,75 25 19-21 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 26 22–23 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 27 23-25 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 28 22–24 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 29 24–25 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022

(51)

90

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 30 26–27 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 31 27-29 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 32 26–28 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 33 28–29 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 34 30–31 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 35 31-33 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 36 30–32 Jalan 66,5 66,5 0,8 0,800 460,780 0,007 0,007 37 32–33 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 38 34–35 Jalan 168 732 0,8 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2

(52)

91

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Atap 420 0,75 39 35-37 Jalan 66,5 66,5 0,80 0,800 460,780 0,007 0,007 40 34–36 Jalan 66,5 66,5 0,80 0,800 460,780 0,007 0,007 41 36–37 Jalan 168 732,0 0,80 0,653 166,993 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 42 38–39 Jalan 168 732,0 0,80 0,653 166,267 0,073 0,022 Rumput 144 0,2 Atap 420 0,75 43 39–41 Jalan 66,5 66,5 0,80 0,800 460,780 0,007 0,007 44 38–40 Jalan 35 35 0,80 0,800 482,779 0,004 0,004 45 40–41 Jalan 182 638 0,80 0,630 165,549 0,064 0,018 Rumput 156 0,2 Atap 300 0,75 46 58–60 Jalan 73,5 73,5 0,80 0,800 456,225 0,007 0,007 47 60–61 Jalan 290,5 1499,5 0,8 0,668 155,335 0,150 0,043 Rumput 249 0,2 Atap 960 0,75 48 42–43 Jalan 192,5 1157,5 0,8 0,670 84,897 0,116 0,018 Rumput 165 0,2

(53)

92

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Atap 780 0,75 Rumput 20 0,2 49 43–44 Jalan 73,5 73,5 0,8 0,800 456,225 0,007 0,007 50 45–44 Jalan 232,75 1212,25 0,8 0,669 160,569 0,121 0,036 Rumput 199,5 0,2 Atap 780 0,75 51 46–47 Jalan 197,75 1027,25 0,8 0,669 163,963 0,103 0,031 Rumput 169,5 0,2 Atap 660 0,75 52 47–48 Jalan 73,5 73,5 0,8 0,800 456,225 0,007 0,007 53 49–48 Jalan 197,75 1027 0,8 0,669 163,963 0,103 0,031 Rumput 169,5 0,2 Atap 660 0,75 54 50–51 Jalan 215,25 1120 0,8 0,669 162,244 0,112 0,034 Rumput 184,5 0,2 Atap 720 0,75 55 51–52 Jalan 73,5 73,5 0,8 0,800 456,225 0,007 0,007 56 53–52 Jalan 231 1209 0,8 0,669 187,167 0,112 0,039 Rumput 198 0,2 Atap 780 0,75

(54)

93

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

57 54–55 Jalan 290,5 1500 0,8 0,668 155,335 0,150 0,043 Rumput 249 0,2 Atap 960 0,75 58 55-57 Jalan 73,5 73,5 0,8 0,800 456,225 0,007 0,007 59 54–56 Jalan 73,5 73,5 0,8 0,800 456,225 0,007 0,007 60 56–57 Jalan 290,5 1499,5 0,8 0,668 155,335 0,150 0,043 Rumput 249 0,2 Atap 960 0,75 61 58–59 Jalan 290,5 1499,5 0,8 0,668 155,335 0,150 0,043 Rumput 249 0,2 Atap 960 0,75 62 59–61 Jalan 73,5 73,5 0,8 0,800 456,225 0,007 0,007 63 66–67 Jalan 495 2824 0,8 0,671 137,794 0,282 0,073 Rumput 450 0,2 Atap 1879 0,75 64 67–69 Jalan 87,5 87,5 0,8 0,800 447,442 0,009 0,009 65 146-147 Jalan 77 343 0,8 0,655 177,203 0,034 0,011 Rumput 66 0,2 Atap 200 0,75 66 147-148 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006

(55)

94

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

67 149-148 Jalan 54,25 260,75 0,8 0,662 180,007 0,026 0,009 Rumput 46,5 0,2 Atap 160 0,75 68 150-151 Jalan 73,5 356,5 0,8 0,663 177,627 0,036 0,012 Rumput 63 0,2 Atap 220 0,75 69 151-152 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 70 153-152 Jalan 152,25 722,75 0,8 0,661 168,654 0,072 0,022 Rumput 130,5 0,2 Atap 440 0,75 71 154-155 Jalan 162,75 772,25 0,8 0,661 167,542 0,077 0,024 Rumput 139,5 0,2 Atap 470 0,75 72 155-170 Jalan 295,75 1429,25 0,8 0,663 154,880 0,143 0,041 Rumput 253,5 0,2 Atap 880 0,75 73 170-169 Jalan 862,5 2754,5 0,8 0,697 146,301 0,275 0,078 Rumput 345 0,2 Atap 1547 0,75 74 163-164 Jalan 430 2060,5 0,8 0,674 148,299 0,206 0,057

(56)

95

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Rumput 322,5 0,2 Atap 1308 0,75 75 164-169 Jalan 88 88 0,8 0,800 437,271 0,009 0,009 76 162-161 Jalan 84 84 0,8 0,800 439,306 0,008 0,008 77 160-161 Jalan 152,25 822,75 0,8 0,672 144,406 0,082 0,022 Rumput 130,5 0,2 Atap 540 0,75 78 159-158 Jalan 152,25 822,75 0,8 0,672 144,406 0,082 0,022 Rumput 130,5 0,2 Atap 540 0,75 79 158-157 Jalan 84 84 0,8 0,800 439,306 0,008 0,008 80 156-157 Jalan 147 813 0,8 0,674 169,217 0,081 0,026 Rumput 126 0,2 Atap 540 0,75 81 168-167 Jalan 85,75 231,75 0,8 0,422 130,854 0,023 0,004 Rumput 146 0,2 82 167-166 Jalan 224 559 0,8 0,440 114,260 0,056 0,008 Rumput 335 0,2 83 165-166 Jalan 220 640 0,8 0,406 115,562 0,064 0,008 Rumput 420 0,2

(57)

96

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

84 209-208 Jalan 34 34 0,8 0,800 466,911 0,003 0,004 85 207-208 Jalan 143,5 671,5 0,8 0,660 169,595 0,067 0,021 Rumput 123 0,2 Atap 405 0,75 86 206-205 Jalan 168 782 0,8 0,659 166,993 0,078 0,024 Rumput 144 0,2 Atap 470 0,75 87 205-204 Jalan 76 76 0,8 0,800 443,448 0,008 0,007 88 203-204 Jalan 131,25 623,75 0,8 0,661 170,935 0,078 0,025 Rumput 112,5 0,2 Atap 380 0,75 89 202-201 Jalan 138,95 658,05 0,8 0,659 170,166 0,078 0,024 Rumput 119,1 0,2 Atap 400 0,75 90 201-200 Jalan 76 76 0,8 0,800 443,448 0,008 0,007 91 199-200 Jalan 202 863,5 0,8 0,665 166,087 0,086 0,027 Rumput 151,5 0,2 Atap 510 0,75 92 172-173 Jalan 252 1209 0,8 0,674 161,737 0,121 0,037 Rumput 189 0,2

(58)

97

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Atap 768 0,75 93 173-174 Jalan 88 88 0,8 0,800 437,271 0,009 0,009 94 174-175 Jalan 562,5 1814,5 0,8 0,697 157,819 0,181 0,056 Rumput 225 0,2 Atap 1027 0,75 95 176-175 Jalan 168 1032 0,8 0,681 166,993 0,103 0,033 Rumput 144 0,2 Atap 720 0,75 96 196-195 Jalan 157,5 173,5 0,8 0,745 140,407 0,017 0,005 Rumput 16 0,2 97 195-198 Jalan 45 55 0,8 0,691 169,606 0,006 0,002 Rumput 10 0,2 98 70–71 Jalan 1095 4722 0,8 0,339 93,156 0,472 0,041 Rumput 3627 0,2 99 71–72 Jalan 576 2264 0,8 0,657 157,819 0,226 0,065 Rumput 435 0,2 Atap 1253 0,75 100 86–85 Jalan 28 28 0,8 0,800 488,032 0,003 0,003 101 84–85 Jalan 255,5 1074,5 0,8 0,650 158,455 0,107 0,031 Rumput 219 0,2

(59)

98

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Atap 600 0,75 102 83–82 Jalan 234,5 975,5 0,8 0,649 160,404 0,098 0,028 Rumput 201 0,2 Atap 540 0,75 103 82–81 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 104 80–81 Jalan 192,5 897,5 0,8 0,660 164,487 0,090 0,027 Rumput 165 0,2 Atap 540 0,75 105 79–78 Jalan 182 818 0,8 0,656 165,549 0,082 0,025 Rumput 156 0,2 Atap 480 0,75 106 78–77 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 107 76–77 Jalan 162,75 722,25 0,8 0,655 167,542 0,072 0,022 Rumput 139,5 0,2 Atap 420 0,75 108 75–74 Jalan 157,5 712,5 0,8 0,657 168,096 0,071 0,022 Rumput 135 0,2 Atap 420 0,75 109 74–73 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 110 73–72 Jalan 114 878 0,8 0,649 163,789 0,088 0,026

(60)

99

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Rumput 171 0,2 Atap 593 0,75 111 101-102 Jalan 232 1016 0,8 0,667 163,442 0,102 0,031 Rumput 174 0,2 Atap 610 0,75 112 102-103 Jalan 750 2760 0,8 0,704 151,501 0,276 0,082 Rumput 300 0,2 Atap 1710 0,75 113 101-100 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 114 99-100 Jalan 145,25 669,75 0,8 0,659 169,406 0,067 0,021 Rumput 124,5 0,2 Atap 400 0,75 115 98-97 Jalan 145,25 669,75 0,8 0,659 169,406 0,067 0,021 Rumput 124,5 0,2 Atap 400 0,75 116 97-96 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 117 95-96 Jalan 145,25 669,75 0,8 0,659 169,406 0,067 0,021 Rumput 124,5 0,2 Atap 400 0,75 118 94-93 Jalan 145,25 669,75 0,8 0,659 169,406 0,067 0,021

(61)

100

No Node Jenis Permukaan Luas (m2) Total Luas (m2) C C Rata-rata I (mm/jam) Total Luas (Ha) Q (m³/s)

Rumput 124,5 0,2 Atap 400 0,75 119 93-92 Jalan 59,5 59,5 0,8 0,800 465,451 0,006 0,006 120 91-92 Jalan 145,25 669,75 0,8 0,659 169,406 0,067 0,021 Rumput 124,5 0,2 Atap 400 0,75 121 90-89 Jalan 145,25 669,75 0,8 0,659 169,406 0,067 0,021 Rumput 124,5 0,2 Atap 400 0,75 122 89-104 Rumput 18,5 18,5 0,2 0,200 224,396 0,002 0,000 123 87–88 Jalan 640,5 3097,5 0,8 0,660 95,226 0,310 0,054 Rumput 549 0,2 Atap 1890 0,75 Rumput 18 0,2 124 88-88a Jalan 17,5 17,5 0,8 0,800 496,187 0,002 0,002 125 88a–105 Rumput 15 15 0,2 0,200 225,742 0,002 0,000 126 108-109 Jalan 339,5 1422,5 0,8 0,659 72,690 0,310 0,041 Rumput 291 0,2 Atap 720 0,75 Rumput 72 0,2

Gambar

Tabel 5. 1 Curah Hujan Bulan Juni pada 3 Pos Curah Hujan  Pos Curah Hujan  Curah Hujan Bulan
Tabel 5. 2 Perhitungan Curah Hujan yang Hlang pada Pos Curah Hujan Karacak
Tabel 5. 3 Curah Hujan Maksimum Pertahun
Gambar 5. 5 Tampak atas potongan siteplan gorong-gorong node G1  Berikut adalah langkah-langkah menghitung dimensi gorong-gorong:

Referensi

Dokumen terkait

Dari uraian serta pembahasan tersebut diatas, maka penelitian ini yang berjudul “Studi Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Muatan Lokal Kitab Tauhid Assarqowi Alal

Table 4.2.2d Data for High Solid Polyvinyl Adhesive 40 bonding failure load with different

Pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, pada tahun 2000 jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 210 juta jiwa, dengan tingkat

Kenyataan ini sesuai dengan hasil uji sebelumnya yang menunjukkan untuk PO/C 100:1 menghasilkan produk reaksi perengkahan katalitik dengan densitas dan viskositas yang lebih

Dengan demikian, materi jasa lingkungan ini dapat menjadi pengetahuan tambahan bagi peserta didik bahwa banyak potensi di sekitar manusia yang belum digarap untuk

Respons tanaman berupa hasil (bobot polong, bobot biji kering) baik per tanaman maupun per petak akibat perlakuan POC memberikan gambaran yang sama, yaitu

Proses lumpur aktif pada tangki aerasi IPAL PT.UNITEX dapat berjalan dengan baik berdasarkan parameter yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi lumpur

Intervensi yang dilakukan adalah merujuk klien ke LKSA sebagai tempat tinggal sementara karena kondisi di lingkungan masyarakatnya yang belum kondusif hingga anak