• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PEA 1104791 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PEA 1104791 Chapter5"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Reita Mayang Puspita, 2014

ANALISIS PERBEDAAN TINGKAT PROFESIONALISME AUDITOR WANITA DAN AUDITOR PRIA Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai “Analisis Perbedaan Tingkat Profesionalisme Auditor Wanita dan Auditor Pria”, maka

dalam bab ini dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Tingkat profesionalisme auditor wanita dan auditor pria pada kantor

akuntan publik di Kota Bandung memiliki tingkat profesionalisme yang

sangat baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan angket/kuisioner yang

berkaitan dengan tingkat profesionalisme auditor yang terdiri dari lima

dimensi, dengan persentase 84,41% pada interprestasi skor. Data yang

diperoleh tersebut menunjukkan rata-rata jawaban auditor wanita dan

auditor pria pada kantor akuntan publik di Kota Bandung. Namun terdapat

tiga indikator yang masih memiliki kategori baik yaitu, 1) Tidak di bawah

pengaruh orang lain, 2) Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan

profesional secara berkelanjutan dan 3) Mengikuti standar-standar

profesional dan teknik yang berlaku.

2. Tingkat profesionalisme auditor wanita dan auditor pria pada kantor

akuntan publik di Kota Bandung secara keseluruhan memiliki perbedaan.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa auditor pria memiliki tingkat

profesionalisme yang lebih baik daripada auditor wanita. Perbedaan

tingkat profesionalisme auditor wanita dan auditor pria terdapat pada

dimensi; kompetensi dan kecermatan profesional, kerahasiaan dan perilaku

profesional. Sedangkan untuk dimensi integritas dan objektivitas tidak

terdapat perbedaan yang signifikan untuk tingkat profesionalisme auditor

wanita dan auditor pria.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti

(2)

76

Reita Mayang Puspita, 2014

ANALISIS PERBEDAAN TINGKAT PROFESIONALISME AUDITOR WANITA DAN AUDITOR PRIA Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

1. Berdasarkan hasil penelitian yang berkaitan dengan tingkat

profesionalisme auditor yang terdiri dari lima dimensi, masih terdapat tiga

indikator yang termasuk ke dalam kategori baik yaitu terkait dengan

menentukan laporan audit yang dilakukan di bawah pengaruh orang lain,

dan pengembangkan pengetahuan dan keterampilan profesional secara

berkelanjutan. Maka dari itu, penulis menyarankan kepada auditor pada

kantor akuntan publik untuk: 1) Meminimalisir pengaruh dari pihak luar

dalam menentukan laporan audit, 2) Lebih meningkatkan keahlian,

kemampuan, latar belakang pendidikan akuntansi atau bidang lain yang

telah mendapatkan training audit dan kompetensi lainnya yang dimiliki,

dapat juga dengan berlangganan serta membaca berbagai jurnal atau

majalah yang berkaitan dengan audit, mendapatkan pelatihan-pelatihan

atau seminar audit dan melaksanakan program pengembangan keahlian

dan pengetahuan secara berkala dan 3) Memperkaya informasi dan

mengikuti perkembangan standar, prosedur dan teknik audit terbaru.

2. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan untuk melakukan

sebagai berikut:

a. Menambahkan variabel selain tingkat profesionalisme, yang

berkaitan dengan gender, seperti perbedaan motivasi, kepuasan

kerja, keinginan berpindah kerja dan hierarki jabatan.

b. Teknik pengumpulan data juga dapat dilakukan tidak hanya

menggunakan kuesioner tetapi bisa dilengkapi dengan

Referensi

Dokumen terkait

Berkenaan dengan uraian di atas, penulis menyimpulkan bahwa pengaruh bimbingan belajar dari orang tua adalah daya yang dimiliki orang tua untuk mempengaruhi

Menurut Daud Ali, tidak diimplementasikannya hukum publik bahkan hukum privat islam (kecuali hukum keluarga) dalam perundang-undangan negara muslim dikarenakan kedua hukum tersebut

Analisis hidrologi digunakan untuk menghitung debit banjir rencana dengan menggunakan metode rasional, dimana debit rencana yang digunakan adalah periode ulang 10

Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat untuk memberikan informasi bagi pihak-pihak yang membutuhkan khususnya bagi peneliti terkait dengan

PENGARUH PEMBELAJARAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP PEMAHAMAN SISWA DALAM PROSES PRAKTIKUM SISWA SMK. JURUSAN

Cadangan karbon adalah kandungan karbon tersimpan baik itu pada permukaan tanah sebagai biomasa tanaman, sisa tanaman yang sudah mati (nekromasa), maupun dalam

program yang dapat berfungsi sebagai alat bantu dalam perhitungan Rencana. Anggaran Biaya (RAB) suatu proyek dengan menggunakan analisa

Hasil Uji Independent Sample T Test Karbon Serasah pada Agroforestri Kopi dan Tegakan Pinus.. T-TEST GROUPS=x(1 2) /MISSING=ANALYSIS